Repository IAIN Palopo
Not a member yet
9951 research outputs found
Sort by
PERAN ORANG TUA TERHADAP ADAB BERBICARA REMAJA DI DESA TO’LEMO KECAMATAN LAMASI TIMUR
Skripsi ini membahas tentang “Peranan Orang Tua Terhadap Adab Berbicara Remaja Di Desa To‟Lemo Kecamatan Lamasi Timur”. Penelitian ini bertujuan: Untuk mengetahui bentuk komunikasi atau berbicara yang di lakukan oleh Remaja kemudian Tindakan dan peran orang tua terhadap adab berbicara pada remaja di Desa To‟lemo Kecamatan Lamasi Timur. jenis penelitian yang
digunakan adalah penelitian dengan menggunakan pendekatan studi kasus (Case Study) dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan Teknik lapangan (Field Research). Subjek utama pada penelitian ini yaitu orang tua dan anak remaja umur 10-17 tahun. prosedur pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya, data penelitian ini di analisis dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pertama, Bentuk komunikasi atau berbicara
yang dilakukan oleh Remaja lebih cenderung menggunakan pola komunikasi dengan bahasa yang kasar yang selalu mengedepankan emosi dan amarah yang tidak terkontrol, yang mengakibatkan pola komunikasi orang tua terhadap anak
berdampak sangat tidak baik (buruk). Ada juga orang tua dan anak bentuk komunikasi orang tua menggunakan bahasa yang lemah lembut, bertujuan untuk anak tidak takut melakukan komunikasi dengan orang tua. kedua Tindakan dan peran orang tua terhadap adab berbicara pada remaja dimana beberapa orang tua belum mampu untuk memberikan bimbingan dan contoh yang baik pada anak dalam komunikasi dikarenakan orang tua lebih mendahulukan emosionalnya ketika anak berbuat salah. Anak merasa tidak pernah diajarkan untuk berbicara
dengan tidak lantang dan keras dikarenakan orang tua pada saat mau menegur anaknya dengan cara berbicara dengan lantang dan keras. Anak yang orang tuanya mendidik dan mengajarkan anaknya untuk berbicara dengan baik dan sopan. Metode orang tua dalam memberikan arahan untuk anaknya berbicara dengan
baik dengan lemah lembut dan menegurnya dengan penuh kasihsayang sehingga penerimaan anak juga sangat baik. Orang tua dalam berkomunikasi dengan anak dengan Bahasa-bahasa yang baik dan benar sehingga terjalin komunikasi yang baik antara orang tua dengan anak. Namun beberapa orang tua akan melontarkan Bahasa-bahasa yang tidak semestinya (Bahasa tidak benar) jika orang tua dalam kondisi marah, mereka akan melontarkan bahasa yang tidak baik pada anak.
Kata Kunci: Peran, orang tua, adab berbicara, remaj
استعمال وسيلة Smart Apps Creator لتح سين مهارة الحوار ف الفصل العاشر بالمدرسة العالية الحك ومية فالوفو
حسن الخاتمة، 2024 "استعمال وسيلة Smart Apps Creator لتحسين مهارة الحوار ف الفصل العاشر بالمدرسة العالية الحك ومية فالوفو". الرسالة الجامعية شعبة تدريس اللغة العربية كلية التربية والعلوم التعليمية الجامعة الإسلامية الحكومية فالوفو.مشرفة: الدكتورة ، الحاجة كارتيني الماجستيرة ،مشرف: الدكتور أندي عارف ف اميسانجي الماجستير.
يهدف هذا البحث )1( لمعرفة كي فية وسيلة Smart Apss Creator ف تحسين مهارات الحوار ف الطلبة الصف العاشر مدرسة العالية الحكومية فالوفو) .2( لمعرفة كيفية إتقان الطلبة الحوار قبل وبعد التطبي ق وسيلة Smart Apps Creator في الطلبة الصف العاشر مدرسة العالية الحكومية فالوفو .
هذا الإجراء البحث على دورتان، بالنموذج Kemmis و taggart التي كل دورة بأربع مراحل، وهو: التخطيط ،التنفيذ، الملاحظة، والإنعكاس. تألفت كل دورة من اجتماعين طريقة جمع البيانات المستخدمة هي ملاحظة، إختبار، والملاحظات ميداني ة. نتائج هذا البحث هو)1( خطوات هذا البحث هي تبدأ الباحثة التعليم بمتغيب الطلبة، ثم أوضح الباحثة وسيلة Smart Apps Creator و تقسيم الطلبة إلى أزواجا. بعد ذلك، طالبا بحفظ نص المحادثة في وسيلة Smart Apps Creator ثم يقوم طالبا بإجراء المحادثة أمام الفصل. )2( النسبة المئوية للزيادة في الدورة أولى يمكن ملاحظة أن 26 ط البا أكمل 17 طالبا بنسبة مئوية) 3،65٪( في حين الذي لم يكمل بمقدارما 9 طالبا بنسبة مئوية
)6،34٪( في دورة الثانية من 26 طالبا أكمل يصل 24 طالبا بنسبة مئوية) 3،92٪( في حين الذي لم يكمل بمقدارما 2 الطالبا بنسبة مئوية) 7،7٪( من الدورة الأولى إلى الدورة الثانية الإرتقاء في نتائج التعلم من خلال )27٪( وهكذا في الدورة الثانية أن نتائج التعلم كاملة .
الكلمة المفتاحية : وسيلة Smart Apps Creator ، مهارة الحوار، بحث إجرائي ص في المدرسة العالية الحكومية فالوف
STRATEGI BAURAN PEMASARAN PADA USAHA MIKRO GENERASI Z DI DESA SUKAMAJU KECAMATAN SUKAMAJU KABUPATEN LUWU UTARA
Salmayanti, 2024.“Strategi Bauran Pemasaran Pada Usaha Mikro Generasi Z di Desa Sukamaju Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara”,
Skripsi Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan
Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh Edi Indra Setiawan, S.E., M.M
Skripsi ini membahas tentang Strategi Bauran Pemasaran pada Usaha Mikro Generasi Z di Desa Sukamaju Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi strategi bauran
pemasaran pada usaha mikro generasi Z di Desa Sukamaju Kecamatan Sukamaju
Kabupaten Luwu Utara serta peluang dan tantangan pada usaha mikro generasi Z
di Desa Sukamaju Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Melalui observasi dan wawancara terhadap 5 informan di Desa Sukamaju ditemukan bahwa: 1). Strategi
bauran pemasaran yang dilakukan pelaku usaha Generasi Z yaitu Strategi Product berupa inovasi dan kreativitas melalui kreasi produk yang khas dan menarik, menjaga kualitas produk, melakukan diversifikasi produk dengan menciptakan
menu-menu baru dan mengembangkan produk lebih bervariasi dari segi ukuran, model, dan warna. Strategi Price yaitu dengan menawarkan harga yang relatif murah di sesuaikan dengan kualitas dari produk tersebut, menerapkan potongan harga dan diskon serta pemberian free gift kepada Customer. Strategi Promotion berupa pembuatan akun di media sosial yaitu Facebook, Instagram, TikTok,
Shopee dan Whatsapp sebagai tempat untuk mengupload berbagai produk yang dijual. Strategi Place berupa fleksibilitas dalam pemesanan online, pengiriman produk serta lokasi yang mudah dijangkau konsumen. 2). Peluang usaha mikro
Generasi Z di Desa Sukamaju yaitu kemampuan untuk menciptakan barang�barang yang unik dan menarik, pemanfaatan media sosial sebagai media promosi
dan penggunaan modal usaha yang minim. Adapun tantangan yang dihadapi yaitu bahan baku dan barang yang dipesan pengirimannya lama dan terkadang terjadi kerusakan, berubahnya selera konsumen, harga bahan baku di supplier naik dan lokasi usaha yang kurang strategis.
Kata Kunci: Bauran Pemasaran, Generasi Z, Usaha Mik
USAHA SARANG BURUNG WALET DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA PAO KECAMATAN MALANGKE BARAT KABUPATEN LUWU UTARA
Nur Aisah, 2024. ―Usaha Sarang Burung Walet dalam Meningkatkan Pendapatan
Masyarakat di Desa Pao Kecamatan Malangke Barat
Kabupaten Luwu Utara‖. Skripsi program studi Ekonomi
Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama
Islam Negeri Palopo. Dibimbing Muhammad Alwi, S.Sy.,M.E.
Skripsi ini membahas tentang Usaha Sarang Burung Walet dalam
Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Desa Pao Kecamatan Malangke Barat
Kabupaten Luwu Utara. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini yaitu
bagaimana pengelolaan usaha burung walet dalam meningkatkan pendapatan
masyarakat di Desa Pao, Kecamatan Malangke Barat. Sedangkan tujuan penelitian
untuk menganalisis usaha burung walet dalam meningkatkan pendapatan
masyarakat di Desa Pao, Kecamatan Malangke Barat, serta mengidentifikasi
pengelolaan usaha burung walet terhadap kesejahteraan masyarakat setempat.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
penelitian kualitatif yang berlokasi di Desa Pao, Kecamatan Malangke Barat,
Luwu Utara dengan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini data primer dan
sekunder, selanjutnya analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian mejelaskan bahwa 1) Budidaya burung walet terbukti
memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat di
Desa Pao. Pendapatan dari penjualan sarang burung walet memberikan tambahan
ekonomi bagi petani dan warga sekitar. 2) Keberhasilan usaha budidaya burung
walet didukung oleh masyarakat sekitar, yang tidak mempermasalahkan dampak
negatif dari usaha ini, serta mendapatkan keuntungan tambahan dari penjualan
sarang walet.
Kata Kunci: Pendapatan, Sarang Burung Walet, Usah
ANALISIS MOTIVASI DAN PREFERENSI TERHADAP KEPUTUSAN BEKERJA PARUH WAKTU MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM IAIN PALOPO
A.PUPUT PURNAMA SARI, 2024. ”Analisis Motivasi Dan Preferensi Terhadap Keputusan Bekerja Paruh Waktu Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN
Palopo.” Dibimbing Oleh Muh. Ginanjar,
S.E., M.M.
Skripsi ini membahas tentang pengaruh motivasi dan preferensi terhadap keputusan bekerja paruh waktu mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
IAIN Palopo, dimana tujuannya untuk mengetahui pengaruh motivasi dan preferensi terhadap keputusan bekerja paruh waktu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasinya adalah seluruh mahasiswa aktif Fakultas
Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Palopo. Sampel yang digunakan sebanyak 97 mahasiswa diperoleh dari hasil hitung menggunakan rumus slovin. Alat analisis
yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi
linear berganda, dan uji hipotesis dengan menggunakan IBM SPSS versi 30.
Berdasarkan hasil pengujian, peneliti menyatakan bahwa variabel motivasi (X1)
berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan bekerja paruh waktu (Y)
dimana Thitung (8,503) > Ttabel (1,985) dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05 H0
ditolak dan H1 diterima. Variabel preferensi (X2) berpengaruh secara signifikan
terhadap keputusan bekerja paruh waktu (Y) dimana Thitung (5,141) > Ttabel (1,985)
dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05 H0 ditolak dan H2 diterima. Sedangkan
secara bersama-sama (simultan) variabel motivasi dan preferensi berpengaruh
terhadap keputusan bekerja paruh waktu terlihat dari Fhitung (113,170) > (3,09)
Ftabel dengan tingkat signifikan yang dihasilkan yaitu 0,000 < 0,05. Hasil dari uji
koefisien determinasi diperoleh variabel motivasi dan preferensi berpengaruh
terhadap keputusan bekerja paruh waktu sebesar 70,7% sedangkan sisanya sebesar
29,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.
Kata kunci : keputusan bekerja paruh waktu, motivasi, preferens
IMPLEMENTASI UPAH LEMBUR PADA PT. TIRTA MARWAH MANDIRI KAB. LUWU PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH
Nurul Qhadijjah, 2024. “Implementasi Perjanjian Kerja Terkait Upah Lembur
pada PT. Tirta Marwah Mandiri Kab. Luwu Persfektif Hukum
Ekonomi Syariah”. Skripsi Program Studi Hukum Ekonomi
Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Palopo.
Dibimbing oleh Tahmid Nur, dan Agustan.
Skripsi ini membahas tentang Implementasi Terkait Upah Lembur pada PT. Tirta
Marwah Mandiri Kab. Luwu. Perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi perjanjian kerja terkait upah
lembur pada PT. Tirta Marwah Mandiri Kab. Luwu, mengetahui kendala dalam
implementasi terkait upah lembur, dan menganalisis perspektif hukum ekonomi
syariah terkait Upah Kerja. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian
empiris. Subjek dalam penelitian ini yaitu Manager (Annisa Dewantari) PT. Tirta
Marwah Mandiri dan karyawan divisi keuangan (Sarmia dan Rosdiana). Adapun
sumber data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Instrumen
pengumpulan data menggunakan alat bantu seperti handphone, buku catatan,
panduan wawancara dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data yaitu: observasi
(pengamatan), wawancara (interview) dan dokumentasi. Dianalisis dengan teknik
reduksi data (data reduction), Paparan data (data display) dan penarikan kesimpulan
(conclusion drawing/verifying). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pertama,
Implementasi perjanjian kerja terkait upah lembur tidak sesuai dengan UU No. 13
tahun 2003 tentang ketenagakerjaan terkait waktu kerja karena terdapat kelebihan
jam kerja dan tidak mendapatkan upah lembur. Kedua, kendala implementasi
perjanjian kerja terkait upah lembur yaitu adanya waktu kerja lembur yang
dimasukkan pada waktu kerja biasa dalam perjanjian kerja yang bertentangan
dengan undang-undang, dan tidak mendapatkan upah lembur. Ketiga, Perspektif
Hukum Ekonomi Syariah terkait upah kerja pada PT. Tirta Marwah Mandiri.
Berdasarkan Hadis Riwayat Ibnu Majah yang berbunyi sesungguhnya jual beli
hanya dilakukan dengan saling ridha, dengan demikian akad menjadi sah karena
kedua belah pihak saling ridha.
Kata kunci: Hukum Ekonomi Syariah, Ketenagakerjaan, Upah lembur, Perjanjian
Kerj
POLARISASI PEMAHAMAN ULAMA TERHADAP PRODUK TABUNGAN HAJI DI BANK MUAMALAT KOTA PALOPO
Nurfadila, 2024.”Polarisasi Pemahaman Ulama Terhadap Produk Tabungan
Haji di Bank Muamalat Kota Palopo." Skripsi Hukum Ekonomi
Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Palopo.
Dibimbing oleh Muh. Darwis dan Muhammad Fachrurrazy.
Skripsi ini membahas tentang polarisasi pemahaman ulama terhadap produk
tabungan haji di Bank Muamalat Kota Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui sistem pengelolaan dana tabungan haji pada Bank Muamalat Cabang
Kota Palopo, untuk mengetahui polarisasi pemahaman ulama terhadap produk
tabungan haji di Bank Muamalat Cabang Kota Palopo dan untuk menjelaskan
pandangan Bank Muamalat terhadap pengelolaan dana haji yang dikelola khusus
di Bank Muamalat Cabang.
Untuk menjawab penelitian ini digunakan metode penelitian dan penelitan
ini berjenis empiris dengan menggunakan metode analisis data kualitatif yang
disajikan dalam bentuk deskriptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan
sosiologis untuk menganalisis fenomena yang diteliti. Sumber data utama adalah
data primer yang diperoleh dari wawancara dengan 4 ulama dan 1 orang dari
bagian customer service Bank Muamalat Kota Palopo. Data dikumpulkan melalui
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga
tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa (1) Polarisasi pemahaman ulama
terhadap tabungan haji di Bank Muamalat Kota menunjukkan perbedaan
pandangan: sebagian mendukung produk ini karena mempermudah persiapan haji
sesuai syariah, sementara yang lain khawatir tentang kesesuaian dengan prinsip
syariah, transparansi pengelolaan dana, serta fatwa ulama. Evaluasi dan
pengawasan mendalam terhadap aspek-aspek tersebut diperlukan untuk
memastikan kehalalannya (2) Sistem pengelolaan dana tabungan haji di Bank
Muamalat menggunakan akad wadi‟ah yad dhamanah, tanpa bagi hasil, namun
memungkinkan pemberian bonus kepada nasabah. Setelah saldo mencapai Rp.
25.000.000, dana dipindahkan ke BPKH, dengan bank hanya menyediakan
layanan simpanan. Sistem ini dianggap sesuai dengan syariah karena penggunaan
akad wadiah, transparansi dalam laporan pengelolaan dan alokasi dana, serta
keterlibatan Dewan Pengawas Syariah dalam memantau kepatuhan terhadap
prinsip-prinsip syariah. (3) Dalam hukum ekonomi Syariah, Bank Syariah seperti
Bank Muamalat Cabang Kota Palopo mengatur pengelolaan dana haji dengan
mematuhi prinsip-prinsip Islam dari Al-Qur'an dan Hadis. Mereka
memprioritaskan keadilan, kemitraan, ketentraman, transparansi, dan universalitas
dalam operasionalnya. Prinsip tolong-menolong juga menjadi dasar dalam
pengelolaan dana haji, sebagaimana yang diajarkan dalam Al-Qur'an Surah Al�Maidah ayat 2.
Kata Kunci: Bank Muamalat, Polarisasi Pemikiran Ulama, Produk Tabungan
Haji
TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PENCANTUMAN KLAUSULA LARANGAN MENIKAH DENGAN REKAN KERJA DI BANK BRI CABANG BELOPA
Isma, 2024. “Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Pencantuman
Klausula Larangan Menikah Dengan Rekan Kerja di Bank BRI Cabang
Belopa,” Skripsi Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas
Syariah Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh
Rahmawati dan Fitriani Jamaluddin.
Skripsi ini membahas tentang Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap
Pencantuman Klausula Larangan Menikah dengan Rekan Kerja di BRI Cabang
Belopa, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tentang
praktik pencantuman klausula larangan menikah dengan rekan kerja di BRI
Cabang Belopa dan juga untuk mengetahui dan menganalisis tinjauan Hukum
Ekonomi Syariah terhadap pencantuman klausula larangan menikah dengan
rekan kerja di Bank BRI Cabang Belopa.
Jenis penelitian ini adalah penelitian empiris dengan pendekatan sosiologis
yang dimana data atau informasi bersumber langsung dari kantor Bank BRI
Cabang Belopa. Sumber data primer dikumpulkan melalui wawancara dan
observasi dan dilengkapi dengan data-data sekunder.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, pencantuman klausula
larangan menikah dengan rekan kerja di BRI Cabang Belopa dilakukan saat
penandatanganan kontrak kerja yang berisi tentang aturan larangan menikah
dengan rekan kerja. Dimana peraturan tidak diperbolehkannya menikah selama
masa kontrak kerja ini disampaikan ketika awal ingin memulai bekerja. Tujuan
diberlakukannya larangan menikah sesama rekan kantor adalah agar tercapainya
visi misi perusahaan seperti yang diharapkan dan ketentuan yang harus dipatuhi
dan dilaksanakan seperti harus profesional dalam bekerja, mencegah kinerja
karyawan yang menurun, agar karyawan lebih produktif, menjaga kualitas
perusahaan dan tercapainya harapan perusahaan. Kedua, Perjanjain Klausula
larangan menikah dengan rekan kerja selama masa kontrak kerja di PT. Bank
Rakyat Indonesia Cabang Belopa, secara Hukum Islam kebijakan ini hukumnya
diperbolehkan, karena apabila ada hal yang memang harus menunda pernikahan
atau dalam hal ini suatu yang mendesak, Islam akan memperbolehkannya. Pada
umumnya hukum menunda pernikahan dalam Islam sendiri tidak dosa. Seperti
seseorang yang sedang menempuh jenjang pendidikan, bekerja, atau
mempersiapkan kebutuhan materi maka hukumnya menjadi mandub dan mubah.
Kata Kunci: Klausula, larangan menikah, BRI Cabang Belop
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KOTA PALOPO NO 1 TAHUN 2013 TENTANG PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN PEREDARAN MINUMAN BERALKOHOL ( STUDI KASUS DI KECAMATAN TELLUWANUA )
Pajrul Falaq Kaso, “Implementasi Peraturan Daerah Kota Palopo Nomor 1
Tahun 2013 tentang Pengawasan dan Pengendalian
Peredaran Minuman Beralkohol (Studi Kasus di
Kecamatan Telluwanua)”. Skripsi Program Studi Hukum
Tata Negara Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri
Palopo. Dibimbing oleh Firman Muhammad dan
Firmansyah.
Skripsi ini membahas tentang Implementasi Peraturan Daerah Kota Palopo Nomor
1 Tahun 2013 tentang Pengawasan dan Pengendalian Peredaran Minuman
Beralkohol (Studi Kasus di Kecamatan Telluwanua). Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui implementasi peraturan daerah Nomor 1 Tahun 2013 di Kecamatan
Telluwanua dan untuk mengetahui faktor penghambat implementasi peraturan
daerah Nomor 1 Tahun 2013 di Kecamatan Telluwanua. Jenis penelitian ini adalah
penelitian kualitatif dengan pendekatan normatif-empiris. Sumber data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Selanjutnya
teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan
dokumentasi. Teknik pengelolaan data yaitu editing dan organizing dan penarikan
kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Implementasi Peraturan
Daerah Nomor 1 Tahun 2013 di Kecamatan Telluwanua yang mengatur tentang
pengawasan dan pengendalian peredaran minuman beralkohol di Kota Palopo
belum terlaksana secara efektif. Dan faktor penghambat implementasi peraturan
daerah Nomor 1 Tahun 2013 yaitu minuman tradisional belum diatur secara spesifik
terkait izin penjualannya, kurangnya personel atau sumber daya untuk melakukan
penyidikan secara mandiri, tradisi minum ballo sebagai pelengkap perayaan, dan
penjualan minuman berlakohol sebagai sumber mata pencaharian.
Kata Kunci: Implementasi, Peraturan Daerah, Minuman Beralkoho
PENERAPAN ASAS AKUNTABILITAS PENGELOLAAN DANA DESA DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA (STUDI KASUS DESA SALUTUBU KECAMATAN WALENRANG UTARA KABUPATEN LUWU)
Muh. Ashar, 2024 “Penerapan Asas Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa Dalam
Undang-Undang No 6 Tahun 2014 Tentang Desa (Studi Kasus Desa Salutubu
Kecamatan Walenrang Utara Kabupaten Luwu)”. Skripsi Progran Studi Hukum
Tata Negara Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo.
Dimbimbing oleh Rahmawati dan Agustan.
Skripsi ini membahas tentang Penerapan Asas Akuntabilitas Pengelolaan Dana
Desa Dalam Undang-Undang No 6 Tahun 2014 Tentang Desa Studi Kasus Desa
Salutubu Kecamatan Walenrang Utara Kabupaten Luwu. Penelitian ini bertujuan untuk,
pertama, untuk mengetahui penerapan asas akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa di
Desa Salutubu Kecamatan Walenrang Utara Kabupaten Luwu. Kedua, untuk mengetahui
hambatan-hambatan yang timbul dalam Penerapan Asas Akuntabilitas Dalam
Pengelolaan Dana Desa di Desa Salutubu Kecamatan Walenrang Utara Kabupten luwu.
Jenis Penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan yuridis empiris.
Sumber data primer yang berasal dari wawancara dan sekunder yang berasal dari buku,
jurnal, peraturan perundang-undangan dan lain-lain. Data diperoleh melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi di Desa Salutubu Kecamatan Walenrang Utara Kabupaten
Luwu.
Hasil penelitian di Desa Salutubu Kecamatan Walenrang Utara Kabupaten Luwu,
menunjukkan bahwa: Penerapan asas akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa pertama,
Tahap perencanaan Dana Desa telah menerapkan prinsip partisipasi dan transparansi.
Kedua, Tahap pelaksanaan telah menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Ketiga, Tahap pengawasan dana desa telah dilakukan secara fungsional dalam hal ini tim
pendamping dari Kecamatan yang melakukan pendampingan dan pembinaan terkait
pengawasan Dana Desa. Keempat, Tahap pertanggungjawaban Dana Desa baik secara
teknis maupun administrasi sudah baik, namun harus tetap mendapat atau diberikan
bimbingan dari pemerintah kecamatan. Adapun faktor penghambat penerapan asas
akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa di Desa Salutubu Kecamatan Walenrang Utara
Kabupaten Luwu yitu, Pertama, Aparat pemerintah Desa sebagian berpendidikan
SMA/SMK Hal tersebut menyebabkan kurang optimalnya pengetahuan tentang
pengelolaan Dana Desa. Kedua, Masyarakat yang belum mampu mengutarakan pendapat
di depan umum sehingga Pemerintah Desa Salutubu mengalami kesulitan dalam
menetukan program yang ingin di laksanakan. Ketiga, Belum maksimalnya proses
laporan terkait pertanggungjawaban penggunaan dana desa.
Kata Kunci: Asas Akuntabilitas,Dana Des