Repository IAIN Palopo
Not a member yet
9951 research outputs found
Sort by
“THE USE OF QUESTION ANSWER RELATIONSHIP STRATEGY IMPROVING STUDENTS READING COMPREHENSION AT SMAN 4 PALOPO”
ABSTRACT
Hasdar, 2024. ―The Use Of Question Answer Relationship Strategy Improving
Students Reading Comprehension At Sman 4 Palopo.” Thesis. English
Education Study Program Tarbiyah and Teachers Training State Islamic
Institute of Palopo. Supervised by: Masruddin as the first consultant and
Rusdiansyah as the second consultant.
This research aims to determine the increase in students' reading comprehension by
using Question Answer Relationship (QAR) which focuses on narrative texts at
SMAN 4 Palopo. This research is pre-experimental research with one group pre-test
and post-test methods. The population of this research is class X students of SMAN 4
Palopo in the 2023 academic year. The population is 210 students. The sample was
class X, totaling 25 students as an experimental class. Researcher applied purposive
sampling. The instrument of this research is a reading test, researcher used a multiple
choice test consisting of 20 narrative text questions. Researcher gave pretests and
posttests to students. Research findings show that Question Answer Relationship
(QAR) can improve students' reading comprehension of narrative texts. This is proven
by the average pre-test score of 56.80 (fair), which is considered adequate, post-test of
84.00 (good), which is considered good and has increased. The results of this research
found that Question Answer Relationship (QAR) was effectively used in teaching
reading comprehension to students in the tenth grade of SMAN 4 Palopo. The
improvement results are also proven by the t-test value. Researcher found the tcount
value (15.269) was higher than the ttable value (2.064). This value means there is a
significant difference between the students' pre-test and post-test results. It was
concluded that the use of Question Answer Relationship (QAR) can improve students'
reading comprehension.
Keywords: Reading , Narrative Text, QA
INCREASING THE STUDENTS’ READING COMPREHENSION THROUGH DIRECTED READING THINKING ACTIVITY (DRTA) STRATEGY AT SMPN 1 SABBANG
ABSTRACT
Rahma Bulan, 2024. “Increasing the Students’ Reading Comprehension
Through Directed Reading Thinking Activity Strategy at SMPN 1
Sabbang.”Thesis, English Language Education Study Program Tarbiyah
and Teacher Training Faculty State Islamic Institute of Palopo. Supervised
by: Wahibah, and Magfirah Thayyib.
This research aimed to find out the increasing of the students’ reading
comprehension by Directed Reading Thinking Activity Strategy at SMPN 1
Sabbang. The research applied pre-experimental research with one group pre-test
and post-test method. The population of this research is class eigh students of
SMPN 1 Sabbang in the 2023/2024 academic year. The sample was class VIII A
with 25 students as an experimental class. The research applied total sampling.
The instrument of this research was a reading test, of multiple choice test
consisting of 30 narrative text questions. The mean score of the pre-test was 56,80
it classified as fair posttest was 84.00 it classified as good. The result of
improvoment is also proved with t-test value. The research found that the value of
t-test (15.269) was higher than t-table value (2.064). It was concluded that the use
of guided reading can improve students’ reading comprehnsion.
Keywords: Directed Reading Thinking Activity, Learning Strategy, Reading
Comprehensio
PENGARUH PENGETAHUAN DAN LITERASI KEUANGAN TERHADAP MINAT MENABUNG DI BANK SYARIAH INDONESIA KOTA PALOPO (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Iain Palopo Angkatan 2020)
ABSTRAK
Marsenia, 2024. “Pengaruh Pengetahuan Dan Literasi Keuangan Terhadap
Minat
Menabung Di Bank Syariah Indonesia Kota
Palopo(Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis
Islam Iain Palopo Angkatan 2020-2023)”. Skripsi Program
Studi Perbankan Syariah, Institut Agama Islam Negeri Palopo
,Di Bimbimbing Oleh Dr. H. Muh. Rasbi, S.E., M.M.
Penelitian ini membahas tentang Pengaruh Pengetahuan dan Literasi
Keuangan Terhadap Minat Menabung Di Bank Syariah Indonesia Kota Palopo
(Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Iain Palopo
Angkatan 2020-2023). Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
Pengaruh Pengetahuan dan Literasi Keuangan Terhadap Minat Menabung Di
Bank Syariah Indonesia Kota Palopo. Jenis penelitian ini kuantitatif untuk
mengkaji pengaruh pengetahuan dan literasi keuangan terhadap minat menabung
Di Bank Syariah Indonesia Kota Palopo. Populasinya adalah seluruh Mahasiswa
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Palopo Angkatan 2020-2023. Jumlah
anggota populasi sebanyak 1.759 mahasiswa. Hasil penelitian Pengetahuan dan
literasi keuangan secara simultan berpengaruh terhadap minat menabung di Bank
Syariah Indonesia Kota Palopo. Dimana nilai dari hasil uji F untuk
pengetahuan (X1) dan literasi keuangan (X2) secara simultan terhadap minat
menabung (Y) adalah sebesar 0,000 < 0,005 dan F hitung 88,347 ˃ nilai f tabel
3,99. Maka dapat disimpulkan bahwa Ha3 diterima dan Ho3 ditolak yang berarti
terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel Pengetahuan dan variabel
literasi keuangan secara simultan secara bersamaan terhadap variabel minat
menabung. Sehingga jika Pengetahuan dan literasi keuangan semakin
ditingkatkan maka minat menabung menggunakan Bank Syariah Indonesia
(BSI) Kota Palopo akan semakin meningkat.
Kata Kunci : Literasi Keuangan, Minat Menabung, Pengetahuan
MANAJEMEN KEARSIPAN DALAM MENINGKATKAN MUTU LAYANAN ADMINISTRASI DI SMA NEGERI 2 LUWU
ABSTRAK
Namira Putri Andini, 2024. “Manajemen Kearsipan dalam Meningkatkan Mutu
Layanan Administrasi di SMA Negeri 2 Luwu”. Skripsi
Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas
Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri
Palopo. Dibimbing oleh Taqwa dan Firman Patawari.
Skripsi ini membahas tentang manajemen kearsipan dalam meningkatkan
mutu layanan administrasi di SMA Negeri 2 Luwu. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui bagaimana implemetasi manajemen kearsipan yang dilakukan di
SMA Negeri 2 Luwu dan apa saja kendala manajemen kearsipan dalam
meningkatkan mutu layanan administrasi di SMA Negeri 2 Luwu.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif
deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Sumber data terdiri dari data primer
dan data sekunder, dengan teknik pengumpulan data terdiri dari observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tiga tahapan yaitu
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pengelolaan arsip menggunakan
format yang sudah ada di sekolah, pengelolaan kearsipan menggunakan sistem
abjad dan nomor urut, menggunakan daftar klasifikasi yang sudah ditentukan dari
sekolah, dan menggunakan buku agenda untuk mengidentifikasi arsip. Kemudian
pada prosedur penemuan kembali arsip menggunakan cara manual, yaitu mencari
terlebih dahulu arsip tersebut di komputer, apabila arsip tersebut sudah
dimusnahkan kemudian mencari arsip tersebut di lemari penyimpanan arsip
dengan melihat kode arsip di buku agenda. Terakhir yaitu prosedur penyusutan
arsip dilakukan apabila arsip sudah menumpuk, arsip yang dimusnahkan
merupakan arsip yang sudah tidak memiliki nilai guna lagi, penyusutan arsip ini
dilakukan dengan cara pembakaran. Dan kendala yang ditemukan yaitu
diantaranya kurangnya sumber daya manusia ahli dalam mengelola kearsipan,
kurangnya sarana dan prasrana, dan kurangnya pelayanan yang didapat dari
bidang administrasi.
Kata Kunci: Administrasi, Kearsipan, Manajemen, dan Mutu Layanan.
xxi
ABSTRACT
Namira Putri Andini, 2024. “Archives Management in Improving the Quality of
Administrative Services at SMA Negeri 2 Luwu”. Thesis Islamic
Education Management Study Program, Faculty of Tarbiyah and
Teacher Science, Palopo State Islamic Institute. Supervised by
Taqwa and Firman Patawari.
This thesis discusses archival management in improving the quality of
administrative services at SMA Negeri 2 Luwu. This study aims to determine how
the implementation of archival management is carried out at SMA Negeri 2 Luwu
and what are the obstacles to archival management in improving the quality of
administrative services at SMA Negeri 2 Luwu.
The type of research used in this research is descriptive qualitative with a
phenomenological approach. Data sources consist of primary data and secondary
data, with data collection techniques consisting of observation, interviews, and
documentation. Data analysis was carried out with three stages, namely data
reduction, data presentation, and conclusion drawing.
The research results show that archive creation uses a format that already
exists in schools, archive management uses an alphabetical sistem and sequential
numbers, uses a predetermined classification list from the school, and uses an
agenda book to identify archives. Then the archive retrieval procedure uses a
manual method, namely searching for the archive on the computer first, if the
archive has been destroyed then looking for the archive in the archive storage
cabinet by looking at the archive code in the agenda book. Finally, the archive
shrinkage procedure is carried out when the archives have accumulated, the
destroyed archives are archives that no longer have any use value, this archive
shrinkage is carried out by burning. And the obstacles found include the lack of
expert human resources in managing archives, the lack of facilities and
infrastructure, and the lack of services obtained from the administrative field.
Keywords: Administration, Archives, Management, and Service Qualit
PENETRASI SOSIAL DALAM MENENTUKAN UANG PANAI’ SUKU BUGIS DI DESA BULU BONGGU KABUPATEN PASANG KAYU SULAWESI BARAT
ABSTRAK
SARNO, 2024. “Penetrasi Sosial dalam Menentukan Uang Panai‟ di Desa Bulu
Bonggu Kabupaten Pasang Kayu Sulawesi Barat”. Skripsi Studi
Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan
Dakwah Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh
Muhammad Ashabul Kahfi dan Fajrul Ilmy Darussalam.
Penelitian ini membahas tentang Penetrasi Sosial dalam Menentukan Uang Panai‟ di
Desa Bulu Bonggu Kabupaten Pasang Kayu Sulawesi Barat. Jenis penelitian ini
yaitu penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data yang menggunakan
observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun pendekatan yang digunakan ialah
pendekatan sosiologi dan fenomonologis. Teknik analisis data dalam penelitian ini
terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari
penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Tata cara dalam menentukan uang panai‟ di
Desa Bulu Bonggu dalam perspektif teori penetrasi sosial Altman & Taylor meliputi:
a) tahap orientasi (pengenalan), pengenalan dalam adat Suku Bugis sebelum
pernikahan berlangsung atau biasa disebut dengan paitta. Hal ini tentu sejalan dengan
tahapan yang dilakukan oleh kaum laki-laki dalam Suku Bugis pra pernikahan tentu
ada beberapa hal yang harus dilalui terlebih dahulu saeperti paitta. b) tahap
pertukaran afektif (kemunculan diri), munculnya diri dalam konteks penetrasi sosial
menurut Altman & Taylor ialah tahap di mana seseorang mulai terbuka pada aspek-
aspek kepribadian. Teori ini apabila dikaitkan dengan tradisi suku Bugis dalam
menentukan uang panai, di mana sebelum pernikahan berlangsung ada berbagai
tahapan komunikasi dan proses yang harus dilalui seperti mammanu-manu‟. c)
pertukaran efektif (komitmen dan kenyamanan), tahap ini dalam teori penetrasi sosial
menurut Altman & Taylor merupakan tahap yang dapat ditandai dengan munculnya
hubungan yang lebih dekat atau hubungan individu yang lebih intim. Teori tersebut
jika dikaitkan dengan budaya yang melekat dalam tradisi orang Bugis khususnya di
Desa Bulu bonggu sama halnya dengan tahap massuro atau madduta (meminang). d)
pertukaran stabil (kejujuran total dan keintiman), pada tahap pertukaran stabil dalam
teori penetrasi sosial Altman & Taylor ialah individu menunjukkan perilaku yang
intim artinya perilaku dari masing-masing individu. 2) Dampak uang panai‟ dalam
aspek sosial budaya masyarakat di Desa Bulu Bonggu Kabupaten Pasang Kayu
Sulawesi Barat. Adapun dampak aspek sosial budaya meliputi munculnya perilaku
kerja keras pada kaum laki-laki, melestarikan budaya (uang panai‟) dalam suku Bugis
dan munculnya perilaku silariang (kawin lari).
Kata kunci: Penetrasi Sosial, Uang Panai‟, Suku Bugi
PEMANFAATAN POTENSI SUMBER DAYA MANGROVE DENGAN KONSEP BLUE ECONOMY DI KOTA PALOPO
ABSTRAK
SANTI DEWI, 2024. “Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Mangrove dengan
Konsep Blue Economy di Kota Palopo”. Skripsi Program Studi
Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama
Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh Jumarni.
Penelitian ini membahas tentang Pemanfaatan Potensi Sumber Daya
Mangrove dengan Konsep Blue Economy di Kota Palopo. Tujuan penelitian ini
yaitu untuk mendeskripsikan Pemanfaatan Sumber Daya Mangrove dengan Konsep
Blue Economy di Kota Palopo.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif,
adapun jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian lapangan (field
research). Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan untuk mendapatkan
data yang objektif dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan
dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan antara lain pengumpulan data,
reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dalam pemanfaatan
mangrove dengan konsep blue economy di Kota Palopo menggunakan 4 pilar blue
economy yaitu 1) Integrasi Pembangunan Daratan dan Lautan: Pemerintah Kota
Palopo sedang berupaya mengintegrasikan pembangunan daratan dan lautan
dengan merencanakan pengembangan ekowisata mangrove sebagai potensi
pariwisata yang dapat memberikan manfaat ekonomi dan melindungi lingkungan.
2) Pembangunan Inklusif, Bersih, dan Berkelanjutan: Pemerintah Kota Palopo telah
melakukan upaya pelestarian hutan mangrove melalui penanaman kembali untuk
mengatasi kerusakan yang telah terjadi. Meskipun potensi ekonomi wisata bahari
dari hutan mangrove sangat besar, pengelolaannya masih belum optimal oleh
pemerintah. 3) Peningkatan Nilai Tambah dan Daya Saing Produk melalui Inovasi:
Potensi mangrove di Kota Palopo sebagai sumber daya alam sangat besar belum
sepenuhnya dimanfaatkan untuk mengembangkan produk-produk lokal,
disebabkan kurangnya pemahaman akan potensi ekonominya dan tantangan dalam
infrastruktur serta pengetahuan teknis yang diperlukan. 4). Peningkatan Pendekatan
Masyarakat yang Adil, Merata, dan Pantas: Pengolahan hasil mangrove di kota
Palopo belum membuka lapangan kerja karena kurangnya edukasi dan pelatihan
menyebabkan banyak masyarakat tidak mampu mengoptimalkan potensi ekonomi
mangrove secara efisien dan kurangnya fasilitas dalam mendukung pengelolaan
tersebut.
Kata kunci: Pemanfaatan, Sumber Daya Mangrove, Blue Economy
PERAN PEMUDA DALAM PENGELOLAAN PENGEMBANGAN WISATA PERMANDIAN AIR PANAS DIDESA PINCARA KAB. LUWU UTARA
ABSTRAK
Fardillah, 2024. “Peran Pemuda Dalam Pengelolaan Pengembangan Wisata
permandian Air Panas Didesa Pincara kab.Luwu Utara”. Skripsi
Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Islam Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh Umar,
S.E., M.SE.
Skipsi ini membahas mengenai Peran pemuda Dalam Pengelolaan Pengembangan
Wisata Air Panas Pincara di Desa Pincara Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran pemuda pincara dalam
mengembangkan objek wisata permandian Air Panas dan untuk mengetahui
bagaimana faktor penghambat dan pendukung dalam pengelolaan objek wisata
permandian air panas pincara. Jenis penelitian ini adalah Metode Kualitatif
dengan pendekatan deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah data primer
dan sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi,wawancara dan
dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian
data, Penarikan Kesimpulan dan Verifikasi.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa peran
pemuda dalam pengelolaan pengembangan wisata air panas didesa pincara
kecamatan Masamba kabupaten Luwu Utara. Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa sejak ada pemuda yang berperan pengembangan wisata air panas pincara
dapat di kembangkan sebagai salah satu sektor andalan dalam mendorong
pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pendapatan daerah. Sebagai fasilitator yaitu
pengelola telah menyediakan beberapa fasilitas tetapi masih ada beberapa fasilitas
yang belum memadai. Adapun faktor pendukung dalam pengelolaan objek wisata
air panas pincara yaitu panorama alam yang indah alam yang masih asri dan
Keunikan sumber air panasnya. Faktor penghambat dalam pengelolaan objek
wisata air panas di desa pincara yaitu keterbatasan anggaran untuk biaya sarana
dan prasarana objek wisata , masalah Kebersihan dan masalah Cuaca.
Kata Kunci: Peran pemuda, Objek wisata,wisata air panas pincar
PENGARUH MEDIA SOSIAL BERBASIS KONTEN PARIWISATA TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG WISATAWAN PADA ERA DIGITAL (Studi di Bukit Kajuangin Kota Palopo)
ABSTRAK
Auliana, 2024.“Pengaruh Media Sosial Berbasis Konten Pariwisata Terhadap
Keputusan Berkunjung Wisatawan Pada Era Digital (Studi Di Bukit
Kajuangin Kota Palopo)”. Skripsi Program Studi Ekonomi Syariah
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Palopo.
Dibimbing oleh Suci, S.E.,M.Ak.
Skripsi ini membahas tentang Pengaruh Media Sosial Berbasis Konten Pariwisata
Terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan Pada Era Digital (Studi di Bukit
Kajuangin Kota Palopo). Penelitian ini bertujuan: Untuk mengetahui pengaruh
media sosial berbasis konten pariwisata terhadap keputusan berkunjung
wisatawan di Bukit Kajuangin Kota Palopo secara parsial. Jenis penelitian ini
adalah kuantitatif untuk mengkaji pengaruh media sosial terhadap keputusan
berkunjung wisatawan di Bukit Kajuangin Kota Palopo. Populasinya adalah
seluruh pengunjung Bukit Kajuangin. Pengambilan sampel dilakukan dengan
teknik Purposive Sampling dan penentuan jumlah sampel dengan rumus Chocran.
Berdasarkan rumus tersebut, jumlah sampel yang digunakan sebanyak 97
wisatawan. Data diperoleh melalui survey, kuesioner, dan dokumentasi.
Selanjutnya data penelitian diolah dengan analisis regresi linear sederhana, uji t,
dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel
media sosial berbasis konten pariwisata (X) berpengaruh positif dan signifikan
terhadap keputusan berkunjung (Y) wisatawan. Adapun kemampuan media sosial
berbasis konten pariwisata (X) dalam menjelaskan pengaruh pada keputusan
berkunjung (Y) wisatawan yaitu sebesar 32,1% dan 67,9% lainnya dijelaskan oleh
variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian.
Kata Kunci: Keputusan Berkunjung, Media Sosial, Pariwisat
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN, KOMPETENSI DAN FASILITAS KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT KASMAR MATANO PERSADA DI DESA RADDA KABUPATEN LUWU UTARA
ABSTRACT
Rospika, 2024. “The Influence of Education Level, Competence and Work
Facilities on Employee Performance of PT Kasmar Matano Persada in
Radda Village, North Luwu Regency.” Thesis of Sharia Business
Management Study Program, State Islamic Institute of Palopo.
Supervised by Nur Ariani Aqidah.
This thesis discusses the influence of education level, competence and work
facilities on employee performance of PT Kasmar Matano Persada in Radda
Village, North Luwu Regency. This study aims to analyze the influence of
education level, competence and work facilities on employee performance of PT
Kasmar Matano Persada in Radda Village, North Luwu Regency, both partially
and simultaneously. The type of research used is quantitative, with the population
being employees of PT Kasmar Matano Persada in Radda Village, North Luwu
Regency. Sampling was carried out using the saturated sampling method with a
sample size of 53 people. Data were obtained through a survey with a
questionnaire. Furthermore, the research data was processed with a validity test,
reliability test, classical assumption test, multiple linear regression analysis which
includes the t test, f test, and determination coefficient test. The results of this
study indicate that the education level variable (X1) does not have a significant
effect on employee performance (Y), competence (X2) has a significant positive
effect on employee performance (Y), the work facility variable (X3) has a
significant positive effect on employee performance (Y), and simultaneously the
education level, competence, work facilities variables affect employee
performance. The ability of education level (X1), competence (X2) and work
facilities (X3) in explaining the influence of employee performance (Y) is 46,2%
and the remaining 53,8% is explained by other variables not included in this
study.
Keywords: Education level, competence, work facilities, employee performanc
HAK KHIYAR DALAM JUAL BELI TANPA LABEL HARGA (Studi Angkringan di Lapangan Pancasila Kota Palopo)
ABSTRAK
Nur Aziza Muslan,2024. “Hak Khiyar Dalam Jual Beli Tanpa Label Harga
(Studi Kasus Angkringan di Lapangan Pancasila)”. Skripsi Program Studi
Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri
Palopo. Dibimbing oleh Rahmawati dan Hardianto.
Skripsi ini membahas tentang Hak khiyar dalam jual beli tanpa label harga
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem jual beli tanpa label harga, serta
untuk mengetahui pandangan hukum Islam terhadap sistem jual beli tanpa label
harga. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah hukum Empiris melalui
pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi,
wawancara, dan dokumentasi, yaitu suatu teknik pengumpulan data yang
mengumpulkan data-data dari berbagai sumber seperti data dari hasil wawancara
yang kemudian penulis akan mengolah data dari hasil wawancara tersebut. Teknik
analisi data yang digunakan adalah teknik analisi data kualitatif yaitu
menganalisis data yang dimana peneliti mendapatkan data dari berbagai sumber
kemudian peneliti menarik kesimpulan dari data yang dapat disusun kemudian
dapat dianalisis.
Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa sistem jual beli tanpa label harga
pada angkringan di Kota Palopo Lapangan Pancasila di lakukan dengan sistem
mengambil memesan terlebih dahulu, kemudian makan dan bayar di akhir, Ada
enam pelaku usaha angkringan yang sangat pasif mengenai informasi harga.
Sehingga jual belinya di katakan khiyar aib. Dalam Q.S. sehingga jual belinya di
katakan khiyar aib. Dalam Q.S. An-Nisa Ayat 29 pada dasarnya jual beli boleh
dilakukan selagi didasari rasa suka sama suka dan HR. Al-Bukhari No.1937 dan
Muslim No.1532 dalam hukum Islam melarang melakukan transaksi jual beli
tidak diperbolehkan berpisah dari khiyar majelis. Sedangkan menurut ijma‟,
bahwa jual beli itu dibolehkan asalkan tidak melanggar syari‟at.
Kata Kunci: Jual Beli, Khiyar, Label Harga
xvii
ABSTRACT
Nur Aziza Muslan, 2024. “Khiyar's Rights in Buying and Selling Without a
Price Tag: Case Study of Angkringan in Pancasila Field". Thesis of Sharia
Economic Law Study Program, Faculty of Sharia, Palopo State Islamic
Institute. Supervised by Rahmawati and Hardianto.
This thesis discusses the right of khiyar in buying and selling without a price
tag. This research aims to find out the system of buying and selling without a
price tag, as well as to find out the view of Islamic law towards the system of
buying and selling without a price tag. The research method used by the author is
empirical law through a qualitative approach. The data collection technique uses
observation, interview and documentation techniques, which is a data collection
technique that collects data from various sources such as data from interviews
and then the author will process the data from the interview results. The data
analysis technique used is a qualitative data analysis technique, namely analyzing
data where the researcher obtains data from various sources, then the researcher
draws conclusions from the data which can be compiled and then analyzed.
The results of this research show that the buying and selling system without
price tags on angkringan in the city of Palopo, Pancasila Field is carried out by
taking the order first, then eating and paying at the end. There are six angkringan
business actors who are very passive regarding price information. So the buying
and selling is said to be a disgrace. In Q.S. so the buying and selling is said to be
a disgrace. In Q.S. An-Nisa Verse 29 basically buying and selling can be done as
long as it is based on like-mindedness and HR. Al-Bukhari No.1937 and Muslim
No.1532 in Islamic law prohibit buying and selling transactions and are not
allowed to separate from the khiyar majlis. Meanwhile, according to ijma', buying
and selling is permissible as long as it does not violate the Sharia.
Keywords: Buying and Selling, Khiyar, Price Ta