Repository IAIN Palopo
Not a member yet
9951 research outputs found
Sort by
TINJAUAN SIYASAH IDARIYYAH TERHADAP PERAN KEPALA DESA DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (PTSL) DI DESA TUMALE KECAMATAN PONRANG KABUPATEN LUWU
Skripsi ini membahas tentang Peran Kepala Desa Dalam Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Desa Tumale. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Kepala Desa Dalam Program PTSL; untuk mengetahui faktor apa yang menghambat peran kepala desa dalam pelaksanaan program PTSL dan
mengetahui tinjauan siyasah idariyyah terhadap peran kepala desa dalam pelaksanaan program PTSL. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan studi kasus, metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Peran Kepala Desa Dalam Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Desa Tumale memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan program ini melalui sosialisasi,
pendampingan proses pendaftaran, serta penyelesaian konflik agraria. Namun, pelaksanaan PTSL masih menghadapi berbagai hambatan, seperti mekanisme pengaturan kantor pertanahan, kurangnya koordinasi antar instansi, administratif dan regulasi, serta konflik dan sengketa tanah. Dalam tinjauan Siyasah Idariyyah, kepemimpinan Kepala Desa harus berlandaskan prinsip mashlahah ‘ammah dan keadilan administratif, dengan menjunjung tinggi nilai amanah, transparansi, dan akuntabilitas. Kaidah "Tasharruf al-imam ‘ala al-ra‘iyyah manuthun bi al
mashlahah" menegaskan bahwa kebijakan pemimpin harus berpihak pada kepentingan masyarakat. Upaya untuk mengatasi penghambat dalam pelaksanaan PTSL di Desa Tumale meliputi peningkatan pemahaman masyarakat melalui sosialisasi yang lebih intensif, penyederhanaan mekanisme administratif di kantor
pertanahan agar lebih efisien, serta memperkuat koordinasi antar instansi guna sinkronisasi data dan pelaksanaan teknis di lapangan, sehingga PTSL dapat berjalan dengan transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Kata Kunci: Peran Kepala Desa, PTSL, Siyasah Idariyyah
UPAYA MENGATASI POST-TRAUMATIC STRESS DISORDER (PTSD) TERHADAP ISTRI KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
Penelitian ini membahas tentang dampak psikologis yang dialami oleh istri korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), dalam konteks post-traumatic stress disorder (PTSD). Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana hukum Islam memberikan perlindungan dan solusi terhadap trauma
psikologis yang dialami oleh korban. Dengan pendekatan psikologi Islam, penelitian ini berusaha menggabungkan prinsip-prinsip psikologi modern dan ajaran Islam, sehingga dapat memberikan pemahaman yang menyeluruh mengenai
kondisi psikologis korban dan upaya pemulihannya.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam dengan para korban kekerasan dalam rumah tangga untuk menggali pengalaman dan gejala post-traumatic stress disorder yang mereka hadapi. Selain itu, penelitian ini juga melibatkan kajian literatur yang relevan untuk memberikan
konteks teoritis dan praktik mengenai penanganan PTSD. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai perspektif hukum Islam terhadap masalah kesehatan mental, serta bagaimana nilai-nilai tersebut
dapat diintegrasikan dalam upaya pemulihan bagi istri korban kekerasan dalam rumah tangga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya mengatasi Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) pada istri korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) memerlukan pendekatan multidisiplin. Pendekatan ini mencakup terapi psikologis, dukungan sosial, serta perlindungan fisik dan emosional. Terapi yang disarankan meliputi psikofarmakoterapi untuk gejala awal PTSD, cognitive behavior therapy untuk memproses pengalaman traumatis, dan self healing.
Dukungan dari keluarga, teman, dan komunitas sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung pemulihan. Penelitian ini menekankan bahwa pemulihan PTSD adalah tanggung jawab bersama, melibatkan partisipasi
aktif dari lingkungan sekitar. Pendekatan psikologi Islam juga berperan dalam memberikan dukungan spiritual, yang dapat memperkuat proses pemulihan. Temuan ini menegaskan bahwa trauma akibat KDRT berdampak tidak hanya secara fisik, tetapi juga menyebabkan gangguan psikologis jangka panjang yang
memerlukan perhatian khusus
PEMMALI KAWING KEMBAR PADA MASYARAKAT DESA CENNING KECAMATAN MALANGKE BARAT KABUPATEN LUWU UTARA (TINJAUAN HUKUM ISLAM)
Skripsi ini membahas tentang Pemmali Kawing Kembar Pada Msyarakat di Desa Cenning Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara (Tinjauan Hukum Islam). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami pelaksanaan dan tinjaun hukum Islam dalam. Pemmali kawing kembar Jenis
penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan Sosiologi Empiris dan Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder, selanjutnya teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah
observasi, wawancara, dan dokumentasi, teknik pengelolaan data yaitu mengunakan metode induktif, metode deduktif, metode komparatif dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa pelaksanaan pemmali kawing kembar sama halnya dengan perkawinan pada umumnya hanya yang membedakan
yaitu akad nikah tidak di laksanakan pada hari yang sama salah satu dari mempelai pengantin melakukan akad nikah satu hari sebelum resepsi melakukan akad nikah dan mempelai yang satu akad pada hari resepsi karena masyarakat desa cenning
meyakini bahwa jika akad nikah dilakukan secara bersamaan akan mengakibatkan masalah dari salah satu mempelai perkawinan kembar. Sedangkan dalam tinjauan
hukum Islam pemmali kawing kembaritu boleh, karena berdasarkan hasil penelitian dalam pelaksanaannya tidak ditemukan hal-hal yang yang dapat merusak aqidah
atau bertentangan dengan syariat Islam
PENGEMBANGAN VIDEO ANIMASI PEMBELAJARAN BERBANTUAN POWTOON UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMAN 1 PALOPO
Skripsi ini membahas tentang pengembangan video animasi pembelajaran berbantuan Powtoon untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika siswa kelas X SMAN 1 Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas video animasi pembelajaran, praktikalitas video animasi pembelajaran, efektivitas video animasi pembelajaran terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas X SMAN 1 Palopo, efektivitas video animasi pembelajaran terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMAN 1 Palopo, dan prototype akhir video animasi pembelajaran matematika.
Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D), dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu: analisis (Analysis), desain (Design), pengembangan (Development), implementasi (Implementation), dan evaluasi (Evaluation). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X Merkurius SMAN 1 Palopo. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara, lembar validasi produk (materi dan media), angket praktikalitas siswa, angket motivasi belajar matematika siswa (sebelum dan sesudah menggunakan video) dan soal tes hasil belajar (pretest dan posttest). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif.
Hasil pengembangan video animasi pembelajaran menunjukkan bahwa: (1) hasil validasi ahli materi dan media berada pada kategori sangat valid, (2) hasil uji praktikalitas oleh siswa berada pada kategori sangat praktis, (3) hasil uji efektivitas terhadap motivasi belajar matematika siswa berada pada kategori efektif digunakan dalam meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas X SMAN 1 Palopo, (4) hasil uji efektivitas terhadap hasil belajar matematika siswa berada pada kategori efektif digunakan dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas X SMAN 1 Palopo, (5) prototype akhir dari pengembangan ini berupa video animasi pembelajaran dengan pokok bahasan barisan dan deret aritmetika kelas X. Adapun produk yang dikembangkan memuat pembuka, tujuan pembelajaran, materi inti, contoh soal, latihan soal, penutup dan profil pengembang. Implikasi dari video animasi pembelajaran berbantuan Powtoon adalah: (1) memudahkan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran, (2) memudahkan siswa untuk belajar secara mandiri, (3) meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika siswa, (4) alternatif bahan ajar guru.
Kata kunci: Barisan dan deret aritmetika, Hasil Belajar Matematika Siswa, Motivasi Belajar Matematika Siswa, Powtoon, Video Animasi Pembelajaran
FENOMENA SANDWICH GENERATION DAN RELEVANSINYA DENGAN AL-ĪṠĀR DALAM AL-QUR’AN
Skripsi ini menganalisis tentang Relevansi antara Sandwich generation dengan Al-Īṡār menurut perspektif al-Qur’an. Penelitian ini memiliki tujuan mengetahui hakikat al-Īṡār, definisi Sandwich Generation dan relevansi antar keduanya. Penelitian ini menggunakan analisis deksriptif. Data dikumpulkan dengan
menggunakan metode penelitian pustaka (library research). Metode yang diterapkan dalam penelitian ini ialah metode tafsir tematik (mauḍūī). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah al-Qur’an, kitab-kitab tafsir, dan sumber literatur pustaka tambahan yang mendukung penelitian ini. Hasil penelitian ini
menunjukkkan bahwa al-Īṡār merupakan bentuk tindakan mulia dengan unsur ketulusan dan keikhlasan. Wujud nyata dari al-Īṡār dijelaskan dalam kisah kaum Ansar kepada kaum Muhajirin. Sementara itu sandwich generation merupakan generasi yang berada di posisi “terhimpit” di antara dua generasi, yaitu di antara
orang tua mereka yang mulai menua dan saudara mereka yang masih membutuhkan bantuan. Keterikatan antara Sandwich Generation dengan al-Īṡār, yaitu: berkorban untuk keluarga, ikhlas dan empati, budaya, dan kasih sayang. Keselarasan tersebut
menghasilkan beberapa bentuk nilai yang bermakna: Kebahagiaan batin dalam berbagi dan membantu keluarga, warisan berharga untuk generasi selanjutnya dan
menguatkan hubungan keluarga yang telah dijelaskan dalam beberapa ayat dalam al-Qur’an seperti dalam al-Ḥasyr/59: 9, QS. al- Baqarah/2: 177, QS. al-Taḥrīm/6: 6, QS. al-Nisā’/4: 9, QS. al-Insān /76: 8, QS. Āli-`Imrān/3: 92, QS. al-Isrā’/17: 23,
QS. al-Nisā’/4: 36. Implikasi dari penelitian ini diharapkan mampu memberikan informasi mengenai hakikat al-Īṡār, latar sosial generasi Sandwich serta bagaimana relevansi antar keduanya dalam perspektif al-Qur’an sehingga dapat menjadi acuan
atau dorongan bagi mereka yang berada dalam lingkungan sandwich generation
PERLINDUNGAN TERHADAP DATA PRIBADI DI ERA DIGITAL BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 27 TAHUN 2022 TENTANG PERLINDUNGAN DATA PRIBADI
Skripsi ini membahas tentang Perlindungan Terhadap Data Pribadi di Era Digital Berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk; mengetahui perlindungan hukum terhadap data pribadi di era digital; untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap data pribadi di era digital berdasarkan undang-undang nomor 27 tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan teknik
analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.
Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Kemajuan Teknologi Informasi telah mengubah kehidupan manusia dalam berbagai aspek, termasuk dalam Pengelolaan Data Pribadi yang sangat rentan disalahgunakan. UU PDP bertujuan untuk memberikan perlindungan hukum dengan mengatur pengumpulan, pengolahan, dan penggunaan data pribadi, serta menetapkan sanksi bagi yang melakukan pelanggaran data. Sebelumnya Pengaturan
mengenai perlindungan data pribadi tersebar dalam beberapa undang-undang sektoral, tetapi tidak secara khusus membahas perlindungan data pribadi. Kebocoran Data yang terjadi pada Tokopedia, KreditPlus, BPJS, SIM Card, dan BSI, ini menunjukkan kelemahan dalam sistem keamanan perangkat lunak
dan kesalahan manusia sendiri. Perlunya sistem keamanan yang lebih kuat, seperti enkripsi data, autentikasi ganda, pembaruan perangkat lunak secara berkala dan memberikan edukasi terhadap masyarakat tentang pentingnya perlindungan data pribadi. UU PDP memberikan perlindungan hukum preventif dan represif. Akan tetapi UU PDP masih memerlukan peraturan tambahan seperti peraturan pemeritah dan lembaga independen khusus perlindungan data pribadi untuk memastikan implementasi undang-undang ini efektif.
Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Data Pribadi, Era Digita
STRATEGI DAKWAH PAI PADA MASYARAKAT MINORITAS MUSLIM DI LEMBANGRANO TENGAH KABUPATEN TANA TORAJA
Skripsi ini membahas Strategi dakwah PAI pada masyarakat minoritas muslim di Lembang Rano Tengah Kabupaten Tana Toraja. Penelitian ini bertujuan; (1) mengungkap bentuk dakwah PAI pada masyarakat minoritas muslim di Lembang
Rano Tengah Kabupaten Tana Toraja. (2) mengungkap strategi dakwah PAI berdakwah pada masyarakat minoritas muslim di Lembang Rano Tengah Kabupaten Tana Toraja (3) menganalisa faktor panghambat PAI dalam berdakwah pada masyarakat minoritas muslim di Lembang Rano Kabupaten Tana Toraja.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya, data pada penelitian
ini dianalisis dengan melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyadian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini bahwa. (1) bentuk dakwah PAI adalah dakwah bil lisan dakwah bil qalam. (2) strategi dakwah PAI yaitu Strategi dakwah sentimental, strategi dakwah rasional, strategi dakwah
indrawi. (3) faktor penghambat PAI dalam berdakwah yaitu menunjukkan bahwa keterbatasan pengetahuan masyarakat tentang agama Islam, keterbatasan waktu dan kurangnya minat masyarakat
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN UMKM DIGITAL DAN UMKM KONVENSIONAL DI KECAMATAN BARA KOTA PALOPO
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pendapatan antara UMKM digital dan UMKM konvensional di Kecamatan Bara, Kota Palopo.
Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, di mana data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan metode statistik untuk mengukur dan membandingkan variabel yang ada, khususnya pendapatan antara kedua jenis UMKM tersebut. Populasi penelitian ini terdiri dari seluruh pelaku UMKM di sektor makanan, pakaian, dan kosmetik yang ada di Kecamatan Bara, baik yang beroperasi secara digital maupun konvensional. Sampel yang diambil sebanyak 30 UMKM, dengan 15 UMKM digital dan 15 UMKM konvensional, yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu menggunakan teknik purposive sampling. Data primer diperoleh melalui observasi langsung dan pengisian kuesioner oleh responden, sedangkan data sekunder dikumpulkan dari dokumentasi dan literatur yang relevan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi terhadap kegiatan operasional UMKM dan penggunaan kuesioner untuk memperoleh informasi mengenai karakteristik usaha, strategi pemasaran, dan pendapatan bulanan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif, analisis pendapatan, uji normalitas, dan uji homogenitas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM digital memiliki pendapatan bersih rata-rata yang lebih tinggi, yaitu Rp 3.356.667 per bulan, dibandingkan dengan UMKM konvensional yang mencatatkan pendapatan bersih rata-rata Rp 2.816.667 per bulan. Uji statistik Independent Samples Test menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,019 yang lebih kecil dari 0,05. Maka hasil yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara pendapatan kedua kelompok UMKM tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun UMKM digital menghadapi biaya yang lebih tinggi, keunggulan dalam hal jangkauan pasar dan penggunaan model bisnis yang lebih modern memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan.
Kata Kunci: Pendapatan, UMKM digital, UMKM konvensional
PEMBAGIAN HARTA MANA’ PADA MASYARAKAT BA’TAN KOTA PALOPO DALAM TINJAUAN HUKUM ISLAM
Penelitian ini membahas permasalahan tradisi Mana’ dalam masyarakat Ba’tan di Kota Palopo, di mana pembagian warisan dilakukan secara adat. Warisan Mana’ adalah harta yang diwariskan tetapi tidak dibagi kepada ahli waris sesuai prinsip Islam, melainkan hanya dimanfaatkan secara bersama-sama. Hal ini menimbulkan perbedaan terhadap nilai-nilai hukum waris Islam dan berpotensi memicu konflik antaranggota keluarga akibat pembagian yang tidak merata. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pembagian harta mana’ yang terjadi di masyarakat Ba’tan. serta memberikan analisis berdasarkan hukum islam. Metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan historis, sosiologis, normatif, dan ijtihadi. Penelitian dilakukan di komunitas Ba’tan, Kota Palopo, dengan teknik pengumpulan data yaitu melalui wawancara, observasi, dan studi
literatur terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi Mana’ masih terus eksis dalam di masyrakat Ba’tan. Meskipun tradisi ini terkadang menimbulkan pertentangan karena tidak dibagi 2:1 sebagaimana dalam aturan hukum islam Namun, tradisi ini juga memiliki aspek positif dalam menjaga solidaritas keluarga.Melalui pendekatan hukum islam, penelitian ini merekomendasikan solusi yang mengintegrasikan keadilan dalam pembagian warisan tanpa mengabaikan nilai kearifan lokal. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam upaya
sinkronisasi antara hukum adat dan hukum Islam di Indonesia.
Kata Kunci : Tradisi Mana’, Masyarakat Ba’tan, Hukum Isla
TINJAUAN YURIDIS PERAN PEMERINTAH DALAM MEMBANGUN EKONOMI KREATIF (STUDI KASUS DESA TOLAJUK KECAMATAN LATIMOJONG KABUPATEN LUWU SULAWESI SELATAN)
Skripsi ini membahas tentang Tinjauan Yuridis Peran Pemerintah Dalam Membangun Ekonomi Kreatif di Desa Tolajuk Kecamatan Latimojong Kabupaten Luwu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi yuridis, peran pemerintah, serta kendala yang dihadapi dalam pengembangan ekonomi kreatif di Desa Tolajuk. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif
kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi pustaka yang meliputi Undang-undang No. 24 Tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif, Peraturan Pemerintah Tahun 2022, dan RPJM Desa Tolajuk. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran pemerintah Desa Tolajuk dalam membangun ekonomi
kreatif telah sesuai dengan regulasi yang berlaku, namun pelaksanaanya belum sepenuhnya optimal. Pemerintah Desa telah menerapkan berbagai kebijakan, seperti pengembangan potensi lokal (kopi), pemberdayaan masyarakat, dan pengalokasian dana Desa untuk mendukung pembangunan ekonomi kreatif. Namun masih terdapat kendala seperti keterbatasan anggaran, minimnya sumber daya manusia yang kompeten, serta minimnya infrastruktur pendukung. Selain
itu, belum adanya Peraturan Daerah (Perda) di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan maupun Kabupaten Luwu yang secara khusus mengatur tentang ekonomi kreatif juga menjadi salah satu tantangan tersendiri dalam pengembangan sektor ini.
Kata Kunci: Implementasi Yuridis, Peran Pemerintah, Ekonomi Kreatif