Repository IAIN Palopo
Not a member yet
9951 research outputs found
Sort by
PERAN KOMISI PEMILIHAN UMUM DAERAH DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK PEMILIH PEMULA DI TANA TORAJA
dalam meningkatkan partisipasi politik pemilih pemula di Kabupaten Tana Toraja. Tujuannya adalah untuk menganalisis peran KPUD dalam meningkatkan partisipasi politik serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini adalah penelitian Hukum emperis dan menggunakan pendekatan perundang
undangan (statute approach). Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran yang dilakukan oleh KPUD di Tana
Toraja dalam meningkatkan partisipasi politik pemilih pemula di wilayah Tana Toraja dilakukan melalui kegiatan sosialisasi dan pendidikan politik. Dalam melakukan kegiatan sosialisasi politik, KPUD di Kabupaten Tana Toraja memperhatikan sasaran, materi, dan metode yang digunakan. Dan melakukan pendidikan politik. Dalam memberikan sosialisasi politik bagi pemilih pemula
telah dilaksanakan yaitu dengan melakukan sosialisasi secara tatap muka (face to face) dan melalui media sosial. Selain itu KPUD di Kabupaten Tana Toraja juga menyelenggarakan sosialisasi politik bagi pemilih pemula pensiunan TNI/POLRI
secara tatap muka (face to face). Adapun faktor pendukung dalam meningkatkan partisipasi politik bagi pemilih pemula yaitu anggaran yang memadai, sumber daya manusia yang memadai dan kerjasama dengan lembaga Pendidikan yaitu SMA dan SMK, dan faktor hukumnya sendiri yaitu Undang-Undang Nomor 7
Tahun 2023 tentang pemilihan umum. Sedangkan faktor penghambat dalam meningkatkan partisipasi politik ini adalah keterbatasan waktu KPU Kabupaten Tana Toraja, minat rendah dari pemilih pemula, dan kurangnya akses internet di suatu daerah terpencil.
Kata Kunci: Peran KPUD, Partisipasi Politik, Pemilih Pemul
ANALISIS HUKUM TERHADAP POLITICAL VOLUNTARISM DI KOTA PALOPO
Skripsi ini membahas tentang Analisis Hukum Terhadap Political
Voluntarism di Kota Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Bentuk-bentuk political voluntarism Pada Masyarakat Kota Palopo dan untuk mengetahui analisis hukum terhadap political voluntarism pada Masyarakat Kota Palopo. Jenis penelitian yang digunakan adalah hukum empiris
dengan pendekatan studi kasus, metode pengumpulan data adalah dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keterlibatan political voluntarism dalam
Pilkada 2024 di Kota Palopo menunjukkan tingginya partisipasi politik masyarakat. Political voluntarism berperan secara sukarela
dalam merekomendasikan kandidat, mengajak orang lain untuk memilih, mendukung kandidat yang memiliki rekam jejak yang baik, dan tanpa imbalan. Meskipun tidak terdaftar sebagai bagian dari tim kampanye resmi yang terdata di Komisi Pemilihan Umum (KPU), political voluntarism menjadi salah satu bentuk partisipasi yang sah dalam pemilu. Namun, keberadaan volunteer politik yang tidak secara eksplisit diatur dalam regulasi, kemungkinan terlibat dalam pelanggaran hukum seperti money politic atau pelanggaran pemilu lainnya yang dilakukan secara tersembunyi dan dapat dikenakan sanksi pidana. Badan pengawas pemilu (Bawaslu) memiliki kewenangan untuk mengawasi keterlibatan
political voluntarism sesuai dengan undang-undang nomor 7 Tahun 2023 tentang pemilihan umum dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 11 tahun 2020 tentang kampanye pemilihan kepala daerah.
Kata kunci : Political Voluntarism, Pilkada, Bawasl
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEGAWAI PEMERINTAHAN DENGAN PERJANJIAN KONTRAK DALAM MENJALANKAN TUGAS DI BADAN SAR NASIONAL KOTA PALOPO
Skripsi ini membahas perlindungan hukum bagi pegawai pemerintahan dengan perjanjian kontrak di Basarnas Kota Palopo, dengan fokus pada risiko yang mereka hadapi dalam menjalankan tugas. Tujuan penelitian ini meliputi: (1) untuk
mengetahui bentuk/upaya perlindungan hukum bagi petugas/pegawai pemerintahan dengan perjanjian kontrak menjalankan tugas di Badan SAR Nasional, (2) untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam memberikan perlindungan hukum petugas/pegawai pemerintahan dengan perjanjian kontrak
dalam menjalankan tugas di Badan SAR Nasional Kota Palopo, (3) untuk mengetahui sistem yang digunakan dalam memberikan jaminan perlindungan hukum bagi pegawai pemerintahan dengan perjanjian kontrak dalam menjalankan tugas di Badan SAR Nasional Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum empiris dengan metode Yuridis Normatif, yang mencakup data primer dan sekunder, serta metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketentuan dan aturan pemerintah daerah
yang dirancang untuk melindungi hak-hak pegawai Pemerintahan dengan perjanjian kontrak, yang termasuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN mengkategorikan aparatur negara menjadi ASN dan PPPK, dengan PP Nomor 49 Tahun 2018 mengatur manajemen PPPK berdasarkan sistem merit. Namun, implementasi peraturan ini di lapangan menghadapi tantangan, khususnya terkait pemutusan hubungan perjanjian kerja (PHPK).
Penelitian ini menemukan bahwa perlindungan hukum bagi PPPK meliputi aturan PHPK yang terdiri dari PHPK dengan hormat, tidak atas permintaan, dan tidak dengan hormat. Upaya hukum yang dapat diambil oleh PPPK jika menghadapi PHPK mencakup upaya administratif, namun saat ini belum ada peraturan
pemerintah yang mengatur secara rinci pelaksanaannya. Penelitian ini merekomendasikan pembuatan peraturan pelaksana, baik dalam bentuk Peraturan Presiden atau Peraturan Menteri, untuk menyempurnakan aturan pemberhentian
PPPK dan memperjelas upaya hukum administratif yang dapat ditempuh.
Kata kunci: perlindungan hukum, tugas, pegawai pemerintahan dengan perjanjian
kontra
PENGARUH TEKNIK SOSIODRAMA DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS VIII.6 DI SMP NEGERI 8 PALOPO
Skripsi ini membahas tentang pengaruh teknik sosiodrama dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VIII.6 di SMP Negeri 8 Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah berpengaruh teknik sosiodrama dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VIII.6 di SMP negeri 8 Palopo. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan populasi dan sampel 29 orang, peneliti menggunakan teknik pengambilan total sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ada empat yaitu wawancara, observasi, angket/kuesioner, dan dokumentasi. Data diungkap melalui angket model skala likert dan analisis dengan program SPSS statistic versi 25 menggunakan perhitungan nilai rata-rata (mean) untuk mengetahui hasil pretest dan posstest. Teknik analisis yang digunakan ada tiga yaitu uji normalitas, menghitung nilai rata-rata (mean), dan uji T dari hasil analisis data diperoleh perhitungan nilai rata-rata (mean) pada posstest lebih tinggi (85,96) dibandingkan dengan perhitungan nilai rata-rata (mean) pada pretest (62,13) dengan selisih nilai rata-rata (mean) adalah sebesar 23,83. Artinya H0 ditolak dan H1 diterima. Pada penelitian ini menggunakan empat indikator kepercayaan diri dalam angket/kuesioner, dan hasilnya menunjukkan bahwa dari empat indikator tersebut indikator 3 yaitu memiliki rasa positif terhadap diri sendiri, yang paling banyak mengalami perubahan kepercayaan diri siswa dengan selisih pretest posstest sebesar 215 poin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengatuh teknik sosiodrama dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VIII.6 di SMP Negeri 8 Palopo setelah diberikan treatment.
Kata kunci: Teknik Sosiodrama, Kepercayaan dir
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PENGGUNA JASA ENDORSEMENT DI KOTA PALOPO
Skripsi ini membahas tentang Perlindungan Hukum Bagi Pengguna Jasa Endorsement di Kota Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum bagi pengguna jasa endorsement dan untuk mengetahui pelaksanaan perjanjian antara selebgram dan pelaku usaha di Kota Palopo. Jenis
penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian empiris dengan pendekatan studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer yang bersumber dari selebgram dan pelaku usaha yang menggunakan jasa endorsement di kota palopo yang berjumlah 5 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik: observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diketahui: Pertama, pelaksanaan perjanjian endorsement antara selebgram dan pelaku usaha di Kota Palopo menunjukkan bahwa, pelaksanaan perjanjiannya
secara pesan whatssApp dan bertemu secara langsung hanya dilakukan sesekali saja, untuk melakukan pemasaran produk melalui media sosial instagram. Adapun hak yang diberikan oleh selebgram terhadap pelaku usaha, jika promosi yang dibawakan tidak sesuai maka mereka akan mengganti hak yang telah diberikan. Sementara strategi yang mereka lakukan seperti membuat video promosi secara estetis, merubah karakter, keunikan diri sendiri dan penyulihan suara harus tegas.
Kedua, perlindungan hukum bagi pengguna jasa endorsement. Pentingnya perlindungan hukum bagi kedua pihak untuk melaksanakan perjanjian atau kontrak, baik yang tertulis maupun tidak tertulis. sebab dari itu pihak selebgram memberikan pertanggungjawaban sebagai wujud perlindungan hukum terhadap pengguna jasa endorsement, wujud pertanggung jawaban sendiri merupakan keadaan dimana seseorang menanggung segala hal dan akibatnya.
Kata kunci: endorsement, selebgram, perlindungan huku
IMPLEMENTASI AKAD SALAM DALAM TRANSAKSI JUAL BELI PISANG DENGAN SISTEM TEBAS BERPANJAR (STUDI KASUS DI DESA SAMPA, KECAMATAN BAJO KABUPATEN LUWU)
Skripsi ini membahas tentang Implementasi Akad Salam dalam Transaksi Jual Beli Pisang dengan Sistem Tebas Berpanjar. Penelitian ini bertujuan: gunamengetahui dan memahami pelaksanaan transaksi jual beli pisang dengan sistem tebas berpanjar di Desa Sampa Kecamatan Bajo Kabupaten Luwu; Guna mengetahui dan memahami pelaksanaan jual beli pisang dengan sistem tebas berpanjar dan tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap pelaksanaan akad salam pada jual beli pisang di Desa Sampa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah perundang-undangan, dan sosiologis. Subjek/informan pada penelitian ini adalah masyarakat Desa Sampa Kecamatan Bajo Kabupaten Luwu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Tahapan analisis data yaitu reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan dari penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, pelaksanaan jual beli pisang dengan sistem tebas berpanjar di Desa Sampa Kecamatan Bajo Kabupaten Luwu antara pembeli yang memesan barang berupa pisang pada petani atau penjual pisang yang masih dipohon kemudian akan ditebas sesuai perjanjian kedua belah pihak, sistem pembayarannya berupa DP atau panjar. Kedua, berdasarkan rukun dan syarat dari akad salam, pada praktiknya sesuai dengan rukun akad salam. Namun pada syarat akad salam terdapat beberapa hal yang tidak sesuai yaitu kualitas dan jumlah pisang belum dapat dipastikan saat awal akad berlangsung, praktik ini sudah termasuk dalam gharar kualitas dan kuantitas, kemudian harga dari pisang tidak
dibayar keseluruhan diawal akad melainkan hanya sebagian dalam bentuk DP atau panjar dan waktu penyerahan yang tidak sesuai karena buah pisang yang akan ditebas hanya diperkirakan waktu penyerahannya oleh pemilik pisang. Berdasarkan tinjauan
pada Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah ada 2 poin yang tidak sesuai yaitu kualitas dan kuantitas barang seharusnya jelas namun pada praktiknya pisang masih dipohon sehingga belum jelas kualitas dan kuantitasnya. Kemudian sistem pembayaran pada pelaksanaannya tidak sesuai karena seharusnya uang diserahkan tunai dan kontan sedangkan pada jual beli pisang di Desa Sampa menggunakan sistem DP atau panjar.
Kata kunci: As-Salam, Panjar, Pisang, Tebasan, Hukum Ekonomi Syaria
QASA<M DALAM AL-QUR’AN (STUDI PENDEKATAN SEMANTIK TOSHIHIKO IZUTSU)
Pratiwi, 2025. “Qasa>m dalam Al-Qur‟an (Studi Pendekatan Semantik Toshihiko
Izutsu).” Skripsi Ilmu Al-Qur‟an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah. Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh Nuryani, dan Saifur Rahman. Ragam bahasa dalam al-Qur‘an merupakan salah satu kemukjizatan al-Qur‘an. Salah satu ragam bahasa yang ada dalam al-Qur‘an adalah kata qasa>m yang memiliki kesamaan arti dengan kata h}ilf, dan yami>n. Kata h}ilf di sebut sebanyak 13 kali, kata aqsa>m disebut sebanyak 27 kali, kata qasa>m disebut sebanyak 33 kali, sedangkan kata yami>n disebut sebanyak 71 kali. Dalam penelitian ini, peneliti fokus pada makna sumpah atau qasa>m yang dianalisis menggunakan teori Toshihiko Izutsu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tinjauan umum terhadap sumpah di dalam al-Qur‘an serta untuk menganalisis makna qasa>m dengan pendekatan semantik Toshihiko Izutsu. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yang berbentuk deskriptif-analisis, ditujukan untuk memahami masalah secara mendalam guna menemukan pola maupun teori. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan ilmu tafsir, dan metode Maudhu‘i. Adapun data primernya yaitu al-Qur‘an dan terjemahannya, sedangkan data sekunder yaitu kitab tafsir, buku, jurnal, skripsi, artikel dan beberapa sumber data lainnya. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi. Kemudian, metodologi yang peneliti gunakan dalam kajian ini ialah metode semantik Toshihiko Izutsu. Metode ini mengkaji makna dasar dari term tersebut, kemudian mengungkap makna relasional sintagmatis term qasa>m berelasi dengan lafaz wa rabbina, uqsimu, syams dan qamari. Sedangkan makna relasional paradigmatis bersinonim dengan lafaz h}ilf, dan yami>n, kemudian berantonim dengan lafaz hanasun, naksun, dan khiyanat. Selain itu, dikaji juga makna term qasa>m dengan pendekatan semantik historis, pada masa pra-Qur‘ani menyatakan bahwa pada masa Jahiliyah berhala yang disembah pada masa itu disebut sebagai Latta dan Uzza, yang hanya disebut sesekali dalam syair untuk bersumpah. Pada masa Qur‘ani, menyatakan bahwa kosa kata bahasa Arab mengalami perkembangan khas dibandingkan pada masa Jahiliyah. Sedangkan, masa pascaQur‘ani menyatakan bahwa qasa>m tidaklah jauh dari masa Qur‘ani, namun term tersebut mengalami pergeseran melalui pengalihan kata. Hingga sampai kepada weltanschauung al-Qur‘an terhadap term qasa>m berdasarkan hasil analisis semantik Toshihiko Izutsu, menyatakan bahwa qasa>m yang bermakna sumpah dan mencakup makna menyumpah, memegang tangan kanan, berjanji, mematahkan sumpah, melanggar, mengingkari dan pengkhiyanatan, seiring munculnya sistem pemikiran baru seperti ideologi, politik, tasawuf, hukum dan sebagainya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa term qasa>m berdasarkan hasil analisis semantik Izutsu berkaitan erat dengan kepercayaan, tidak hanya sekedar janji, tetapi yang terpenting adalah kejujuran, rasa penyesalan dan keimanan kepada Allah swt. Maka yang dimaksud dengan qasa>m ialah orang-orang yang beriman, yang memiliki rasa penyesalan terhadap segala perbuatan yang diingkarinya dan percaya akan kebesaran Allah atas segala ciptaannya.
Kata Kunci : Qasa>m, Semantik, Toshihiko Izutsu
PENGARUH TEKNIK SOSIODRAMA DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS VIII.6 DI SMP NEGERI 8 PALOPO
Pengaruh teknik sosiodrama dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VIII.6 di SMP Negeri 8 Palopo” Skripsi Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh Subekti Masri dan Sabaruddin
Skripsi ini membahas tentang pengaruh teknik sosiodrama dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VIII.6 di SMP Negeri 8 Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah berpengaruh teknik sosiodrama dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VIII.6 di SMP negeri 8 Palopo. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan populasi dan sampel 29 orang, peneliti menggunakan teknik pengambilan total sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ada empat yaitu wawancara, observasi, angket/kuesioner, dan dokumentasi. Data diungkap melalui angket model skala likert dan analisis dengan program SPSS statistic versi 25 menggunakan perhitungan nilai rata-rata (mean) untuk mengetahui hasil pretest dan posstest. Teknik analisis yang digunakan ada tiga yaitu uji normalitas, menghitung nilai rata-rata (mean), dan uji T dari hasil analisis data diperoleh perhitungan nilai rata-rata (mean) pada posstest lebih tinggi (85,96) dibandingkan dengan perhitungan nilai rata-rata (mean) pada pretest (62,13) dengan selisih nilai rata-rata (mean) adalah sebesar 23,83. Artinya H0 ditolak dan H1 diterima. Pada penelitian ini menggunakan empat indikator kepercayaan diri dalam angket/kuesioner, dan hasilnya menunjukkan bahwa dari empat indikator tersebut indikator 3 yaitu memiliki rasa positif terhadap diri sendiri, yang paling banyak mengalami perubahan kepercayaan diri siswa dengan selisih pretest posstest sebesar 215 poin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengatuh teknik sosiodrama dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VIII.6 di SMP Negeri 8 Palopo setelah diberikan treatment.
Kata kunci: Teknik Sosiodrama, Kepercayaan dir
IMPLEMENTASI PENINGKATAN SELF ESTEEM UNTUK MENGURANGI KASUS BULLYING SISWA DI KELAS VIII SMP NEGERI 1 BUA
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi peningkatan self-esteem sebagai strategi dalam mengurangi kasus bullying di kelas VIII SMP Negeri 1 Bua. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat upaya penanganan bullying di SMP Negeri 1 Bua melalui program peningkatan self-esteem, yang melibatkan bimbingan konseling, pemberian motivasi, penerapan kebijakan sekolah yang tegas, kampanye anti bullying secara rutin melalui seminar dan workshop serta keterlibatan guru dan orang tua dalam mendukung kepercayaan diri siswa. Selain itu, ditemukan bahwa siswa dengan self-esteem yang lebih tinggi cenderung memiliki ketahanan psikologis yang lebih baik dalam menghadapi tekanan sosial, sehingga risiko menjadi korban atau pelaku bullying dapat diminimalkan. Program ini juga berhasil meningkatkan kesadaran siswa mengenai dampak negatif bullying serta mendorong budaya saling menghargai di lingkungan sekolah.
Kata kunci: Self Esteem, Bullyin
PERSPEKTIF KOMUNITAS MASTURAH TERHADAP MAKNA KAFIR DAN RELEVANSINYA DALAM AL-QUR’AN (STUDI KOMUNITAS MASTURAH DI KOTA PALOPO)
Perspektif Komunitas Masturah Terhadap Makna Kafir dan Relevansinya dalam Al-Qur‟an (Studi Komunitas Masturah di Kota
Palopo). Skripsi Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh Haris Kulle dan Amrullah Harun.
Eksistensi wanita merupakan segmen penting dalam masyarakat, terutama dalam konteks tantangan dakwah yang dihadapi, yang menuntut peran wanita sebagai da’iyah untuk menyeru sesama wanita dan memberikan pengetahuan agama. Salah satu gerakan dakwah di kalangan wanita adalah Masturah, yang lahir dari gerakan dakwah Jamaah Tabligh.
Submasalah dalam penelitian ini meliputi: Makna kafir dalam al-Qur’an, dinamika gerakan dakwah Masturah di Kota Palopo, dan pemahaman komunitas Masturah mengenai makna kafir serta relevansinya dalam al-Qur’an. Tujuan penelitian ini adalah untuk: mengetahui makna kafir dalam al-Qur’an, memahami gerakan dakwah Masturah di Kota Palopo, dan mengeksplorasi pemahaman komunitas Masturah terkait makna kafir dan relevansinya dalam al-Qur’an.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan metode deskriptif kualitatif. Pendekatan yang diterapkan mencakup pendekatan ilmu tafsir dan sosiologi komunikasi. Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara, sementara data sekunder bersumber dari kajian kepustakaan. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta teknik snowball sampling untuk mengumpulkan responden. Informan dalam penelitian ini adalah anggota Masturah yang berada di Kota Palopo.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Kafir adalah individu yang tidak percaya kepada Allah SWT. Dalam al-Qur’an, istilah kafir lebih banyak merujuk kepada penolakan dan pendustaan terhadap Allah SWT dan ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Komunitas Masturah memahami kafir sebagai orang yang mengingkari Allah sebagai pencipta, dengan konsekuensi balasan kekal di neraka. Menurut Masturah, kafir berkaitan dengan kafir akidah, di mana individu yang tidak mengakui Allah SWT sebagai Tuhan dan keluar dari agama Islam dianggap kafir. Usaha dakwah yang dilakukan oleh Masturah terhadap orang kafir meliputi interaksi sosial, toleransi, dan dakwah bil hikmah