Repository IAIN Palopo
Not a member yet
9951 research outputs found
Sort by
PENGARUH KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG KEMBALI DENGAN EXPERIENTIAL
Skripsi ini membahas tentang Pengruh Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Berkunjung Kembali dengan Experiential Marketing sebagai Variabel Intervening pada Cafe Sobat Sudut Belopa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh langsung dan tidak langsung antara variabel Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Berkunjung Kembali, Experiential Marketing terhadap Keputusan Berkunjung Kembali dan Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Berkunjung Kembali melalui Experiential Marketing pada Cafe Sobat Sudut Belopa. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif yang dilakukan 1 Januari hingga 1 Februari 2025 melalui penmbagian kuisioner secara online dan ofline. Populasi yang digunakan adalah para pelanggan yang sudah pernah mengunjungi Cafe Sobat Sudut Belopa minimal 2 kali. Adapun jumlah sampel yang digunakan sebanyak 103 sampel yang diperoleh dengan menggunakan rumus lemeshow dan pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling yakni dengan menentukan kriteria dalam pengumpulan sampel. Analisis data yang digunakan yaitu analisis uji asumsi klasik dan Path Analisis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kualitas Layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Berkunjung
Kembali dangan nilai Thitung lebih besar dari Ttabel dan nilai signifikansi yang lebih besar dari standar yang ditentukan serta Experiential Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Berkunjung kembali dengan nilai Thitung lebih besar dari Ttabel dan nilai signifikansi yang lebih besar dari standar yang ditentukan dan Variabel Experiential Marketing mampu memediasi antara variabel Kualitas Layanan terhadap keputusan berkunjung kembali dengan pengaruh tidak langsung sebesar yang lebih besar dari pengaruh langsung
Kata Kunci : Kualtas Pelayanan, Experiential Marketing, Keputusan Berkunjung kembal
SISTEM PENJUALAN PETANI DURIAN PERSPEKTIF ETIKA BISNIS ISLAM DI DESA TANDUNG KEC SABBANG
Skripsi ini membahas tentang Sistem Penjualan Petani Durian Perspektif Etika Bisnis Islam Di Desa Tandung Kec Sabbang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perilaku penjualan hasil tani durian di Desa Tandung, Kec Sabbang dan bagaimana penerapan etika Bisnis Islam pada penjualan usaha
pertanian durian di Desa Tandung, Kec Sabbang. Dengan fokus pada tiga kelompok utama yaitu petani, pengepul, dan konsumen akhir. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang melibatkan petani durian, pengepul durian, dan konsumen akhir buah durian di Desa Tandung, Kecamatan Sabbang. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, data primer diperoleh dari pemerintah Desa Tandung dan masyarakat Desa Tandung dengan cara observasi dan wawancara. Sedangkan data sekunder diperoleh dari buku-buku dan jurnal penelitian terdahulu yang relevan. Analisis
data pada penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem penjualan durian di Desa Tandung melibatkan petani yang tekun merawat pohon durian, pengepul yang
menghubungkan petani dengan konsumen akhir, dan konsumen yang menyukai durian berkualitas tinggi dari Desa Tandung, dengan durian dari Desa Tandung dikenal memiliki kualitas yang baik dan menjadi sumber penghasilan utama bagi masyarakat. Penerapan etika bisnis Islam dalam penjualan durian di Desa
Tandung masih belum sepenuhnya terlaksana, meskipun sebagian masyarakat telah menerapkan prinsip-prinsip seperti kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab.Namun, masih terdapat praktik pencampuran durian yang baik dengan durian
yang tidak bagus, yang dilakukan oleh sebagian petani dan pengepul, untuk mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi.
Kata Kunci : Petani Durian dan Etika Bisnis isla
STRATEGI REKRUTMEN GURU PROFESIONAL DI SDIT INSAN MADANI KOTA PALOPO
Skripsi ini membahas tentang strategi rekrutmen guru profesional di SDIT Insan Madani Kota Palopo. Dalam observasi awal salah satu kendala dalam rekrutmen guru adalah ketidak sesuaian klasifikasi pendidikan calon guru dengan kebutuhan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan rekrutmen guru di SDIT Insan Madani dan strategi rekrutmen guru di SDIT Insan Madani Kota Palopo. Jenis penelitian ini yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualiatif deskriptif. Sumber data terdiri dari data primer dan sekunder, dengan teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis
data dilakukan dengan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan rekrutmen guru di SDIT Insan Madani Kota palopo terdiri dari tahapan perencanaan, pengumuman informasi rekrutmen, seleksi, penentuan dan penerimaan, orientasi
dan magang. Strategi rekrutmen di SDIT Insan Madani Kota Palopo sudah dilaksanakan dengan baik dan dimaksimalkan untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Adapun strategi yang digunakan dalam rekrutmen guru di SDIT Insan
Madani Kota Palopo yaitu: 1) Prioritas penghafal Al-Qur’an untuk guru Qur’an, 2) Rekrutmen dilakukan pasa akhir semester genap dan sesuai kebutuhan, 3) Publikasi informasi rekrutmen dengan memanfaatkan teknologi, 4) Prioritas calon guru dengan lulusan nilai terbaik, 5) Pembentukan tim rekrutmen yang ahli di
bidangnya. 6) Pengembangan kompetensi guru. Faktor pendukung trategi rekrutmen guru profesional di SDIT Insan Madani Kota palopo yaitu; komitmen pimpinan yang emberikan dukungan dan support dalam pelaksaan rekrutmen
guru, banyak lulusan sarjana pendidikan yang mendaftarkan diri dalam kegiatan rekrutmen guru, relasi dari pegawai atau guru, yayasan, dan orag tua dalam penyebaran informasi rekrutmen guru, serta citra positif sekolah juga dapat menarik calon guru yang berkualitas. Faktor penghambat yang menghambat
kegiatan rekrutmen di SDIT Insan Madani Kota Palopo diantaranya; sebagian guru baru belum memiliki kapasitas dan pengalaman yang cukup untuk diberikan tangung jawab sebagai wali kelas dan guru mata pelajaran, loyalitas dan komitmen guru belum sepenuhnya ingin mengabdi, kesejahteraan guru atau gaji
dan pendapatan
IMPLEMENTASI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH PADA PENINGKATAN KINERJA GURU DI SMAN 1 KOTA PALOPO
Skripsi ini membahas tentang Implementasi Kepemimpinan
Transformasional Pada Peningkatan Kinerja Guru Di SMAN 1 Kota Palopo. Tujuan penelitian ini yaitu: untuk mengetahui kinerja guru, implementasi kepemimpinant ransformasional kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru, dan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang berkontribusi dalam
implementasi kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMAN 1 Palopo Palopo.
Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif, dengan menggunakan Teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini analisis data yang digunakan yaitu menggunakan analisis deskriptif dengan model analisis
interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) kinerja guru di SMAN 1 Palopo mengalami peningkatan, guru mampu merancang bahan ajar dengan baik, guru mampu menguasai dan memahami bahan ajar, mampu menggunakan metode yang bervariasi dan guru mampu memahami peserta didik. 2) implementasi kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMAN 1 Palopo di antaranya. kepemimpinan ideal/karismatik, dapat memberikan daya tarik pribadi yang dimiliki oleh kepala sekolah, implementasi
inspirasional motivasi, memberikan dorongan semangat secara langsung kepada pendidik melalui rapat forum mingguan, implementasi stimulasi intelektual, kepala sekolah memberikan ilmu dan wawasan melalui MGMP dan worskop pelatihan lainya, Implementasi Pertimbangan individual, kepala sekolah bermitra
dengan guru untuk memberikan solusi dari masalah yang di hadapi. 3) faktor internal yang berkontribusi yaitu lingkungan sekolah yang kondusif, sarana dan prasarana yang memadai, rasio guru dan siswa yang ideal. Faktor eksternal yang
berkontribusi dalam implementasi kepemimpinan transformasional adalah adanya dukungan dari instansi dari luar dan pihak orang tua peserta didik
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN SELF-EFFICACY GURU DI SMK NEGERI 2 PALOPO
Skripsi ini membahas tentang Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Self-efficacy Guru di SMK Negeri 2 Palopo. Penelitian ini bertujuan, Untuk mengetahui kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan self-efficacy guru di SMK Negeri 2 Palopo; Untuk mengetahui hambatan yang di hadapi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan self-efficacy guru di SMK Negeri 2 Palopo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Adapun sumber data penelitian yakni kepala
sekolah , wakil kepala sekolah, serta empat guru lainnya. Dan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data yang digunakan adalah Reduksi data, Data display, dan Conclusion drawing. Hasil penelitian dan pembahasan penelitian ini menunjukkan bahwa
mengenai kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan self-efficacy guru di sekolah tersebut kurang efektif, Maka dari itu di SMK Negeri 2 Palopo, masih diperlukan upaya untuk meningkatkan dan mendorong keyakinan diri terhadap
para guru agar lebih optimal. Hal ini dikarenakan terdapat hambatan yang dihadapi kepala sekolah dalam meningkatkan self-efficacy guru, oleh karena itu kepala sekolah menerapkan dua jenis kepemimpinan yaitu, kepemimpinan transformasional, Kepala sekolah secara konsisten menggerakkan serta
menginspirasi para guru, memotivasi para guru. Dan kepemimpinan partisipatif, kepala sekolah mengadakan pertemuan rutin untuk berbicara tentang pembelajaran, di mana guru-guru memberikan masukan yang diharapkan mereka
dari sekolah. Terdapat juga dua bentuk self –efficacy guru yang diterapkan yaitu self-efficacy guru dalam pembelajaran sosial, guru tidak hanya memfasilitasi pembelajaran akademik, tetapi juga membantu siswa mengembangkan keterampilan sosial yang kritis dalam berinteraksi dengan orang lain di lingkungan yang beragam dan kompleks. Serta self-efficacy guru dalam penerapan
self-regulated learning, guru bukan hanya memengaruhi kualitas penerapan SRL di kelas, tetapi juga memberikan fondasi yang kuat bagi perkembangan keterampilan belajar mandiri dan kemandirian siswa secara keseluruha
PENGEMBANGAN MEDIA BILIK LITERASI DALAM MEMAHAMI MATERI PEMBELAJARAN FIQIH DI MADRASAH TSANAWIYAH SALUBANGA KECAMATAN SULI BARAT KABUPATEN LUWU
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS KOMIK PADA MATERI AKHLAK TERPUJI DI KELAS IV SDN 116 SEPAKAT KABUPATEN LUWU UTARA
Penelitian ini membahas tentang pengembangan media komik pemblajaran pendidikan agama islam pada materi akhlak terpuji di kelas VI SDN 116 Sepakat. Adapun tujuan penelitian: (1)Untuk mengetahui pengembangan media komik pada pembelajaran pendidikan agama islam materi akhlak terpuji di kelas VI SDN
116 Sepakat (2) Untuk mengetahui validitas media komik dalam pendidikan agama islam pada materi akhlak terpuji di kelas VI SDN 116 Sepakat. (3) Untuk mengetahui kepraktisan media komik dalam pembelajaran pendidikan agama islam pada materi akhlak terpuji kelas VI SDN 116 Sepakat. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif menjelaskan berdasarkan nilai dan hasil wawancara yang dilakukan.
Lokasi dan waktu penelitian yaitu di SDN 116 Sepakat. Subjek penelitian yaitu: seluruh siswa agama islam kelas VI SDN 116 Sepakat yang berjumlah 22 Orang. Adapun teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara. Angket dan dokumentasi. Teknik analisis data (reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan). Pada data hasil uji validitas yang dilakukan oleh validator ahli media, validator ahli materi, dan validator ahli bahasa. Berdasarkan pada data hasil uji validitas yang dilakukan oleh validator ahli media diperoleh persentase sebesar 70,8% kategori valid, pada hasil validasi ahli materi diperoleh 92,8% kategori sangat valid dan hasil validasi ahli bahasa diperoleh persentase 86,3% kategori sangat praktis. Sedangkan berdasarkan data hasil uji praktikalitas guru kelas VI SDN 116 Sepakat memperoleh rata-rata persentase sebesar 100% dengan kategori sangat praktis. Sedangkan hasil uji praktikalitas terhadap 22 siswa kelas VI SDN 116 Sepakat media komik yang dikembangkan memperoleh rata-rata persentase sebesar 88,6% kategori sangat
praktis. Hal ini menunjukkan bahwa media komik yang dikembangkan memiliki tingkat kevalidan yang tinggi, maka media komik yang dikembangkan oleh peneliti layak digunakan untuk kegiatan pembelajaran. Peneliti berharap produk
yang dikembangkan dapat memudahkan guru dalam proses pembelajaran dan peserta didik mampu memahami materi akhlak terpuji dengan baik
PENGELOLAAN WAKAF PRODUKTIF DALAM RANGKA PEMBERDAYAAN UMAT DI KOTA PALOPO
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan wakaf produktif dalam pemberdayaan umat di Kota Palopo. Wakaf produktif memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun masih menghadapi
berbagai tantangan, seperti keterbatasan manajemen, kurangnya transparansi, dan minimnya dukungan regulasi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk memahami bagaimana pengelolaan wakaf produktif dapat dioptimalkan guna
mendukung pemberdayaan umat.Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan nazhir, tokoh agama, dan pihak terkait, serta observasi dan analisis dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan wakaf produktif di Kota Palopo masih belum optimal, namun memiliki potensi besar jika didukung dengan manajemen yang profesional, regulasi yang kuat, dan keterlibatan berbagai stakeholder. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas nazhir melalui pelatihan manajemen wakaf, penguatan regulasi, serta kerja sama yang lebih erat antara pemerintah, lembaga keuangan syariah, dan masyarakat. Dengan pengelolaan yang lebih baik, wakaf produktif dapat menjadi instrumen strategis dalam
meningkatkan kesejahteraan umat dan membangun ekonomi berbasis keadilan sosial.
Kata Kunci: Pemberdayaan, Produktif, Umat, Waka
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS FLIPPINGBOOK TERINTEGRASI NILAI-NILAI KEISLAMAN UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IX SMPN SATAP PONGSAMELUNG
Skripsi ini membahas mengenai Pengembangan E-Modul Berbasis Flippingbook Terintegrasi Nilai-Nilai Keislaman Untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar peserta didik Kelas IX SMPN Satap Pongsamelung. penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui desain media 2) Mengetahui validitasnya; 3)
mengetahui tingkat praktikalitasnya; dan 4) Mengetahui efektivitas
pengembangan E-Modul berbasis flippingbook terintegrasi nilai-nilai keislaman dalam meningkatkan minat dan hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di kelas IX SMPN Satap Pongsamelung. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (research & development) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE, yang terdiri
dari lima tahapan: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini melibatkan 30 peserta didik dan satu guru. Teknik pengumpulan data meliptui: observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini
menunjukkan: 1) Tahap Analisis: Peneliti melakukan analisis kebutuhan melalui wawancara dengan guru dan angket kepada peserta didik. Hasilnya menunjukkan bahwa media pembelajaran tersedia, seperti buku paket membuat peserta didik
merasa bosan, sementara mereka membutuhkan media yang lebih menarik. 2) Tahap Desain; Peneliti merancang E-Modul berbasis flippingbook dimulai dari penyusunan jadwal penelitian, pembuatan spesifikasi media, penyusunan materi, serta pengumpulan teks, gambar, audio dan video yang akan disajikan dalam E�Modul. 3) Tahap Pengembangan: Media yang telah dirancang divalidasi oleh ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Saran perbaikan dari validator digunakan untuk enyempurnakan desain agar produk lebih layak. Berdasarkan penilaian,
ahli media memberikan skor 96%, ahli materi 94% dan ahli bahasa 90%, yang semuanya masuk dalam kategori sangat valid. 4) Tahap Implementasi: Media yang telah divalidasi diuji kepada guru dan peserta didik untuk mengukur praktikalitasnya melalui angket. Berdasarkan penilaian respon peserta didik sebesar 92% dan respon guru sebesar 92%, yang termasuk dalam kategori sangat praktis. Selain itu, soal digunakan untuk menilai efektifitas media.. 5) Tahap Evaluasi: Evaluasi dilakukan secara formatif (untuk perbaikan selama proses pengembangan) dan sumatif (untuk mengukur penguasaan materi melalui pre-test
dan post-test). Keefektifan media ditunjukkan oleh nilai pre-test dan post-test peserta didik, dengan rata-rata skor N-Gain 0,8 atau 80%, yang termasuk dalam kategori sangat tinggi