UMN Knowledge Center (Universitas Multimedia Nusantara)
Not a member yet
33948 research outputs found
Sort by
Perancangan Digital Transformation dalam Migrasi Aplikasi Desktop-Based Ke Web-Based dengan Metode Agile di PT Antareja Prima Antaran, RPX
Laporan magang ini disusun berdasarkan pengalaman langsung dalam kegiatan transformasi digital di PT Antareja Prima Antaran (RPX) yang berfokus pada migrasi sistem operasional dari desktop-based- menuju web- based. Permasalahan utama yang dihadapi Perusahaan terletak pada sistem lama yang tidak terintegrasi dan kurang fleksibel, sehingga menghambat efisiensi operasional dan pengambilan Keputusan antar devisi. Melalui peran sebagai Staff Intern Operatin Digitalization, dilakukan berbagai kegiatan seperti analisis sistem lama, perancangan ulang visualisasi aplikasi internal (DELTA,PANDA,OBIS, dan CASY) hingga pembuatan alur sistem baru untuk kebutuhan pengembangan aplikasi berbasis web. Kegiatan magang ini juga mencakup pembuatan data master, pelatihan operasional World Service Center (WSC), serta presentasi hasil desain kepada tim internal sebagai bentuk validasi kebutuhan. Metode agile digunakan dalam proses iterasi desain, memungkinkan penyesuaian secara cepat berdasarkan umpan balik lapangan. Hasil dari proyek ini diharapkan dapat mendukung RPX dalam membangun sistem operasional yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Keseluruhan kegiatan ini sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam mendukung transformasi digital Perusahaan berbasis praktik industri
Peran Reporter Lifestyle dalam Proses Produksi Artikel Berita di Media Bisnis Indonesia
Perkembangan teknologi digital telah mendorong media massa bertransformasi dari cetak ke platform daring. Bisnis Indonesia menjadi salah satu perusahaan media bisnis yang ikut mengembangkan kanal digital, tetapi tetap mempertahankan edisi cetaknya. Tidak hanya berfokus menyajikan informasi terkait ekosistem bisnis, Bisnis Indonesia juga menyediakan kanal khusus, Hypeabis.id, yang membahas berita gaya hidup untuk menunjang dan mendorong aktivitas bisnis serta kebutuhan informasi masyarakat urban. Ketertarikan terhadap jurnalisme lifestyle dalam industri bisnis mendorong penulis untuk memilih perusahaan ini sebagai tempat magang. Selama menjalani program magang, penulis bertugas membuat dua artikel berita dan satu konten video lifestyle setiap hari, serta menyusun satu artikel feature bisnis setiap minggu untuk rubrik NewbiZ. Dalam pelaksanaannya, penulis menghadapi beberapa kendala, termasuk kesulitan memperoleh narasumber, kendala teknis pada sistem, ketidakjelasan penempatan desk, dan minimnya panduan penulisan serta evaluasi dari atasan. Untuk mengatasi hal tersebut, penulis menerapkan sejumlah solusi, seperti menyiapkan topik alternatif, inisiatif bertanya, dan inisiatif melakukan evaluasi mandiri. Namun demikian, berkat program magang ini, penulis dapat memahami perbedaan ritme kerja di media online dan cetak, mendapatkan pengalaman praktis di industri media, dan memahami tren terkini di bidang lifestyle
Digitalisasi Alur Kerja Operasional melalui Pengembangan Aplikasi Internal Berbasis Web di PT. Samakta Mitra
Kerja magang di PT. Samakta Mitra, sebuah strategic business unit PT. Sinarmas Land di bidang teknologi, dilaksanakan untuk memenuhi syarat kelulusan program Sarjana dan mengaplikasikan ilmu rekayasa perangkat lunak dalam lingkungan korporat. Observasi selama magang menunjukkan adanya beberapa proses kerja internal yang masih manual dan tidak efisien, yang melatarbelakangi inisiasi beberapa proyek digitalisasi. Penulis terlibat dalam perancangan dan pengembangan tiga aplikasi web utama: Aruba SLA Calculator untuk otomatisasi pemantauan performa jaringan, OneSmartDMS untuk manajemen dokumen, dan SAM (Smart Auto Mobile) untuk pengelolaan kendaraan operasional. Dalam prosesnya, ditemukan kendala seperti keterbatasan akses data yang kemudian diselesaikan melalui implementasi API, serta penerapan autentikasi OAuth 2.0 untuk keamanan dan teknologi Progressive Web App (PWA) untuk meningkatkan aksesibilitas. Berdasarkan pengalaman tersebut, disarankan agar perusahaan meningkatkan standardisasi dokumentasi teknis dalam proyek kolaborasi lintas divisi untuk mempercepat proses integrasi di masa depan. Secara keseluruhan, kegiatan magang ini berhasil menghasilkan purwarupa solusi digital yang fungsional sekaligus memberikan pengalaman berharga dalam pengembangan aplikasi dari tahap konsep hingga perencanaan deployment
Pengembangan Frontend dan Backend Rumah Donor di PT WIR Asia Tbk
Laporan ini disusun berdasarkan pengalaman magang penulis sebagai Fullstack Developer Intern di WIR Group, sebuah perusahaan teknologi yang bergerak di bidang pengembangan solusi digital interaktif, termasuk pengembangan situs web dan sistem berbasis web. Pemilihan WIR Group sebagai tempat magang didasarkan pada kesesuaian posisi dan tanggung jawab kerja dengan latar belakang studi penulis di bidang teknik komputer, serta keinginan untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan teknis yang telah diperoleh selama masa perkuliahan dalam konteks kerja profesional. Selama masa magang, penulis terlibat dalam beberapa proyek utama, salah satunya adalah pengembangan website profil Rumah Donor menggunakan platform WordPress serta pengembangan backend dan Content Management System (CMS) dengan menggunakan teknologi seperti NestJS dan React. Proses pengembangan ini mencakup tahapan analisis kebutuhan, implementasi, integrasi API, serta deployment. Penulis juga menghadapi beberapa kendala teknis, antara lain proses adaptasi terhadap penggunaan NestJS sebagai backend framework dan kompleksitas dalam pengelolaan tampilan responsif di WordPress. Kendala-kendala tersebut berhasil diatasi melalui diskusi aktif bersama pembimbing teknis dan studi mandiri melalui dokumentasi serta tutorial resmi. Melalui kegiatan magang ini, penulis memperoleh pemahaman praktis dalam pengembangan perangkat lunak berbasis web serta meningkatkan kemampuan kolaborasi dalam tim
Peran Reporter Intern dalam Program Kuliner Cerita Rasa Kompas TV
Ruang lingkup jurnalisme berkembang seiring bertambahnya kebutuhan manusia manusia. Pada mulanya, media hanya identik dengan berita berbau politik atau isu-isu serius. Namun, mulai tahun 1950-1960-an surat kabar dan majalah mengalami tabloidisasi yang menyebabkan fokus jurnalisme melebar ke pembahasan yang lebih "lembut" yang disebut dengan soft news. Meskipun demikian, soft news tidak bisa diabaikan. Menurut Hanusch, pembahasan soft news lebih dekat dengan masyarakat sehingga pembahasannya akan lebih mudah dipahami. Salah satu cabang soft news adalah jurnalisme kuliner atau gastronomic journalism. Seperti namanya, cabang ini banyak membahas hal-hal seputar makanan, mulai dari rasa, visual, proses pembuatan, dan rekomendasi tempat untuk mendapatkan makanan tersebut. Pada kesempatan ini, penulis berkesempatan untuk magang sebagai reporter intern di Kompas TV dengan penempatan pada program kuliner Cerita Rasa. Kompas TV adalah salah satu media televisi nasional yang fokus menyajikan berita, hard news maupun soft news. Cerita Rasa termasuk pada program soft news di bawah divisi News & Current Affairs. Di sini, penulis diberikan tugas untuk memproduksi satu episode setiap bulan. Penulis bertanggung jawab penuh atas proses praproduksi, produksi, sampai pascaproduksi satu episode tersebut. Melalui pengalaman ini penulis belajar banyak keterampilan yang harus dimiliki reporter. Misalnya, kemampuan berkomunikasi lisan maupun tulisan, kreatif menyajikan konten, kecakapan riset dan memilih narasumber, juga kemampuan beradaptasi dengan hal-hal tidak terduga di lapangan. Selain itu, pengalaman ini juga mengajarkan penulis mengenai etika bekerja di perusahaan
Analisis Isi pemberitaan Childfree dalam Perspektif Media Massa Religious dan Media Massa Mainstream
Fenomena childfree, yaitu keputusan individu atau pasangan untuk tidak memiliki anak, semakin ramai diperbincangkan di ruang publik dan media massa. Isu ini menimbulkan pro dan kontra, terutama karena bertentangan dengan nilai-nilai tradisional dan keagamaan yang masih kuat di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana media religius dan media mainstream membingkai isu childfree dalam pemberitaannya, serta bagaimana perbedaan perspektif keduanya membentuk opini publik. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kuantitatif dengan teknik web scraping untuk mengumpulkan data dari media online. Seluruh data dianalisis menggunakan teori framing Robert N. Entman dengan empat elemen utama: pendefinisian masalah, diagnosa penyebab, penilaian moral, dan rekomendasi solusi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan dalam penekanan narasi antara kedua jenis media, yang mencerminkan latar ideologis masing-masing dalam menyampaikan isu childfree
Identifikasi Video Deepfake Menggunakan Deep learning Model ResNet-50 dan Algoritma LSTM
Penyebaran video deepfake yang semakin masif menimbulkan tantangan serius terhadap integritas informasi digital. Teknologi deepfake berbasis deep learning, khususnya Generative Adversarial Networks (GANs), mampu menghasilkan video sintetis yang sangat meyakinkan, sehingga sulit dibedakan dari video asli. Metode deteksi konvensional semakin kurang efektif seiring berkembangnya teknik manipulasi seperti face swapping dan lip-syncing. Oleh karena itu, penelitian ini mengangkat masalah bagaimana mengimplementasikan kombinasi algoritma ResNet-50 dan LSTM untuk membangun model deteksi video deepfake, serta mengevaluasi performa akurasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi model deteksi video deepfake dengan memanfaatkan ResNet- 50 sebagai feature extractor untuk merepresentasikan informasi spasial dari setiap frame, dan LSTM sebagai pemodel urutan temporal untuk mendeteksi perubahan ekspresi wajah dari rangkaian frame. Proses pelatihan dilakukan menggunakan dataset ForgeryNet yang memiliki variasi manipulasi lebih kompleks dibanding dataset umum seperti FaceForensics++ dan Celeb-DF. Model dikembangkan melalui eksplorasi 30 kombinasi hyperparameter untuk mendapatkan konfigurasi terbaik. Hasil terbaik diperoleh pada kombinasi: 512 LSTM Units, 2 LSTM Layers, Sequence Length 16, Dropout Rate 0.3, Learning Rate 1e-5, Weight Decay 1e-3, Batch Size 24, RAdam Optimizer, Cross-Entropy Loss, dan Scheduler ReduceLROnPlateau. Model akhir menunjukkan performa deteksi yang tinggi dengan akurasi 96.65%, Precision 0.9753, Recall 0.9576, F1 Score 0.9664, dan Loss 0.2034. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan hybrid ResNet-50 dan LSTM, dikombinasikan dengan eksplorasi hyperparameter yang optimal serta penggunaan dataset yang kompleks, mampu menghasilkan sistem deteksi deepfake yang adaptif dan andal
Studi Pemaknaan Generasi Z Mengenai Kasus Perselingkuhan di Media Sosial Instagram
Kehadiran media sosial menimbulkan kebiasaan baru untuk membuat pengguna media sosial membagikan cerita pribadinya atau curhat di media sosial, salah satunya Instagram. Dalam kasus perselingkuhan, pihak wanita atau pria memilih untuk menyebarkan perselingkuhan pasangannya di media sosial untuk memberikan sanksi sosial kepada pasangan yang menjadi pelaku perselingkuhan dan korban perselingkuhan berharap dengan menyebarkan kasus perselingkuhan di media sosial dapat memperoleh dukungan dari pengguna media sosial atas pengalaman yang didapatkannya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat generasi Z memaknai kasus perselingkuhan di media sosial Instagram. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode wawancara mendalam kepada 4 (empat) partisipan, lalu dianalisis berdasarkan teknik analisis data menurut Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan melalui proses eksternalisasi ketika generasi Z menggunakan media sosial Instagram sebagai platform untuk mengekspresikan pendapat, meluapkan emosi, dan berbagi informasi ketika melihat informasi kasus perselingkuhan di media sosial Instagram. Objektivasi, generasi Z memahami dan menerima pandangan bahwa perselingkuhan dapat terjadi pada siapa saja dan perselingkuhan tidak dapat dihindari dari penampilan fisik dan keromantisan di media sosial. Internailasi, generasi Z menyerap pemaknaan dari informasi yang telah diterima dan diterapkan, seperti memiliki kewaspadaan dalam menjalin hubungan percintaan dengan berhati-hati dan selektif dalam memilih pasangan, karena adanya trust issue
Laporan Pelaksanaan Kerja Magang sebagai Accounting Staff di KAP Bayudi, Yohana, Suzy, Arie
Pelaksanaan kerja magang berlangsung di KAP Bayudi, Yohana, Suzy, Arie sebagai staf akuntansi pada divisi akuntansi dan administrasi pada periode 3 Juni 2024 - 3 Oktober 2024. Tugas yang dilakukan selama pelaksanaan kerja magang adalah memberikan jasa akuntansi kepada PT. HYK dan PT. CL, serta melakukan jasa administrasi kepada KAP BYSA. Tugas yang dikerjakan yaitu melakukan rekap rekening giro, membuat jurnal penjualan kena PPN, pencocokan beban dengan buku bank dan buku besar, mengisi buku kas, mengisi buku bank, membuat jurnal pendapatan dimuka pada ayat jurnal penyesuaian, mengisi buku penjualan, membuat jurnal uang muka PPh 23, membuat invoice, membuat kwitansi, membuat proposal audit, dan rekap timesheet karyawan. Dalam proses pelaksanaan kerja magang ditemukan kendala yang dapat menghambat penyelesaian tugas magang. Kendala yang pertama terjadi pada saat melakukan rekap rekening giro dimana tanggal pembayaran yang tertera pada rekening giro berbeda dengan tanggal pembayaran yang tertera pada rincian pembayaran yang telah terjadi, sehingga solusi yang dilakukan adalah meminta staff senior untuk mengkonfirmasi kembali dasar penetapan tanggal pembayaran perusahaan klien apakah berdasarkan penerbitan cek atau rekonsiliasi setelah rekening giro terbit. Kendala yang kedua terjadi pada saat mencari transaksi rincian beban dalam buku bank dan buku besar terdapat transaksi yang tidak ditemukan pada kedua dokumen tersebut, sehingga solusi yang dilakukan adalah ditanyakan langsung kepada staff klien untuk transaksi yang tidak ditemukan
Aktivitas Social Media Internship di Bank Indonesia (Museum Bank Indonesia)
Perkembangan teknologi digital yang pesat, terutama di ranah media sosial, telah membawa perubahan besar dalam masyarakat berkomunikasi dan mengakses informasi. Media sosial menjadi salah satu sarana utama dalam strategi komunikasi digital yang digunakan berbagai instusi termasuk Museum Bank Indonesia, untuk menjangkau audiens secara luas. Laporan ini disusun sesuai dengan berdasarkan pengalaman kerja magang di Museum Bank Indonesia.Tujuan dari pelaksanaan magang ini adalah untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang social media marketing, keterlibatan membuat content planning dari awal hingga akhir. Dengan menggunakan konsep SOSTAC yang mencakup analisis situasi, tujuan, strategi, taktik, serta evaluasi performa engagement konten. Selama praktik kerja magang, beberapa tantangan yang dihadapi antara lain, keterbatasan komunikasi antara staff dan pekerja magang, juga perbedaan antara teori perkuliahan dengan kerja nyata