UMN Knowledge Center (Universitas Multimedia Nusantara)
Not a member yet
33948 research outputs found
Sort by
Pemaknaan Identitas Profesional Jurnalis dalam Meliput Peristiwa Seni Budaya di Indonesia
Skulte (2015) mengatakan praktik jurnalisme seni budaya dianggap bertentangan dengan nilai profesionalisme jurnalis, yakni objektivitas, karena seni budaya berkaitan dengan unsur simbolik dan emosi yang cenderung hanya dipahami kalangan tertentu seperti pelaku atau penikmat seni budaya. Dengan begitu, media cenderung menggabungkan bidang lain seperti hiburan hingga politik ke dalam berita seni budaya agar lebih menarik, menjangkau seluruh kalangan, dan tetap menaati nilai profesionalisme jurnalis. Situasi tersebut kemudian mengaburkan identitas profesional jurnalis ketika meliput peristiwa seni budaya. Melalui penelitian ini, penulis mengeksplorasi bagaimana jurnalis memaknai identitas profesionalnya ketika meliput peristiwa seni budaya di Indonesia. Penelitian menggunakan metode fenomenologi dengan teknik analisis data fenomenologi interpretatif atau interpretative phenomenological analysis (IPA) oleh Smith, Flowers, & Larkin (2009) dan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam bersama enam jurnalis seni budaya dari media arus utama serta alternatif yakni ANTARANews.com, CNNIndonesia.com, Detik.com, ArtCallsIndonesia.com, Seni.co.id, dan Tatkala.co. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan identitas profesional jurnalis dalam meliput peristiwa seni budaya di Indonesia dapat dipengaruhi oleh faktor makro yakni pandangan publik, faktor meso yakni regulasi dan nilai perusahaan, dan faktor mikro yakni pemaknaan diri jurnalis terhadap pengalamannya. Eksistensi jurnalis seni budaya juga perlu diakui secara strategis oleh seluruh pihak mulai dari publik, pemerintah, hingga sesama jurnalis guna melahirkan berita seni budaya yang berdampak bagi kelestarian dan pemberdayaan seni budaya Indonesia
Perancangan Destination Branding Kapuas Waterfront
Kapuas Waterfront merupakan salah satu destinasi wisata di kota Pontianak yang satu-satunya berlokasi di Alun Sungai Kapuas, destinasi ini memiliki potensi besar dalam mendukung pariwisata lokal, terutama mewujudkan visi misi Kota Pontianak yang ingin meningkat jumlah wisatawasan domestik maupun mancanegara. Namun, hasil wawancara dengan pihak Disporapar Kota Pontianak menunjukkan bahwa terdapat mispersepsi akan keberadaan Kapuas Waterfront di mata masyarakat lokal yang masih mengganggapnya sebagai kawasan pemukiman, sehingga menghambat perkembangan Kapuas Waterfront sebagai wisata unggul di Kota Pontianak. Tujuan Penelitian ini adalah merancang destination branding yang mampu membentuk citra dan persepsi Kapuas Waterfront sebagai destinasi wisata unggul di Kota Pontianak. Metode perancangan yang digunakan adalah The Design Process oleh Alina Wheeler dan Rob Meyerson, yang meliputi tahapan conducting research, clarifying strategy, designing identity, creating touchpoints, managing assets. Penulis menggunakan metodologi perancangan kualitatif yang meliputi teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, penyebaran kuesioner, studi eksisting, serta studi referensi. Hasil riset menunjukkan perlunya perancangan destination branding yang mampu membentuk citra serta memperlihatkan keunikan dan keberagaman wisata, atraksi, budaya, wahana rekreasi, dan kuliner di Kapuas Waterfront secara lebih menarik dan terarah
Analisis Klasifikasi Kualitas Udara di Kota Bekasi Berdasarkan AQI dengan Algoritma Support Vector Machine, XGBOOST, dan Random Forest
Kualitas udara merupakan faktor penting yang berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat. Di daerah perkotaan seperti Bekasi yang mengalami pertumbuhan industri dan kepadatan lalu lintas yang tinggi, risiko pencemaran udara semakin meningkat. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu sistem klasifikasi kualitas udara yang akurat dan dapat diakses oleh masyarakat untuk mendukung pengambilan keputusan dan pencegahan risiko kesehatan lingkungan. Penelitian ini menggunakan algoritma machine learning untuk membangun model klasifikasi kualitas udara berdasarkan data historis. Tiga algoritma yang digunakan adalah Support Vector Machine, XGBoost, dan Random Forest. Dataset yang digunakan terdirfi dari parameter pencemar udara seperti PM10, SO2, CO, O3, dan NO2. Proses pelatihan dilakukan dengan teknik preprocessing, normalisasi data, pembagian data latih dan uji, serta evaluasi menggunakan metrik akurasi, precision, recall, dan f1-score. Model terbaik kemudian deploy menggunakan Streamlit untuk membuat antarmuka prediksi berbasis web. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa algoritma XGBoost memberikan performa terbaik dengan akurasi mencapai 99,8%, disusul oleh Random Forest dengan akurasi 98,77%, dan SVM sebesar 97,5%. Dengan demikian, sistem klasifikasi kualitas udara yang dibangun dapat digunakan sebagai alat bantu untuk memantau dan mengklasifikasikan kondisi udara di Bekasi secara efektif. Implementasi menggunakan Streamlit memungkinkan sistem ini dapat diakses oleh pengguna non-teknis serta membuka peluang untuk pengembangan yang lebih luas di masa mendatang
Perancangan Kampanye Interaktif Gerakan Mengurangi Seksisme bagi Remaja Laki-Laki
Budaya patriarki di Indonesia menyebabkan isu sosial seperti seksisme. Seksisme adalah pola pikir dan tindakan diskriminasi terhadap suatu gender tertentu yang mengarah pada stigma peran dan tingkatan berbeda antara laki-laki dan perempuan. Ketidakadilan ini melahirkan gerakan menjunjung hak kesetaraan perempuan. Di era teknologi yang banyak pengguna aktif media sosial, kian banyak pula yang berani berpendapat bersifat seksis, serta konten dan opini negatif ini mudah menyebar di media sosial. Seksisme berdampak ke semua pihak, terutama remaja laki-laki yang bisa menjadi contoh buruk dan berpotensi ditiru tanpa pemahaman memadai dan berdampak ke masa depan individu mereka, seperti cyberbullying dan perilaku negatif lainnya. Tujuan penelitian adalah merancang kampanye interaktif mengurangi seksisme bagi remaja laki-laki dengan tujuan memahami dan ajak melawan tindakan seksisme yang marak terjadi terhadap perempuan. Metode perancangan yang digunakan adalah metode design thinking dan menggunakan strategi komunikasi AISAS untuk membantu perancangan kampanye. Media utama dari perancangan ini adalah interactive storytelling website agar penyampaian pesan mudah dipahami secara emosional dan melihat dari sudut pandang korban mengenai seksisme. Dan didukung dengan media sekunder yang didasari strategi komunikasi AISAS, yang terdiri atas sponsored Instagram story, sponsored Instagram post, poster, merchandise, dan gimmick. Dengan pendekatan persuasif dan inovatif, diharapkan remaja laki-laki dapat mengerti bahwa seksisme itu tidak baik dengan pendekatan pemahaman kesetaraan gender
Pengaruh Financial Knowledge, Financial Attitude, Financial Behavior, Financial Advice, dan Financial Satisfaction terhadap Financial Capability
PenelitianinibertujuanuntukmenganalisispengaruhFinancialKnowledge, Financial Attitude, Financial Behavior, Financial Advice, dan Financial Satisfaction terhadap Financial Capability pada alumni Universitas Multimedia Nusantara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan teknik purposive sampling.Penelitiandilakukandengan155 respondenmelaluiGoogleForm,dandatadianalisismenggunakansoftware IBM SPSS Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Financial Knowledge, Financial Attitude, Financial Behavior, Financial Advice, dan Financial Satisfaction berpengaruh signifikan terhadap Financial Capability. Temuan ini mengindikasikan bahwa kelima variabel tersebut secara langsung berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan finansial individu, khususnya pada alumni Universitas Multimedia Nusantara. Penelitian ini berfokus pada alumni perguruan tinggi yang menghadapi tantangan dalampengelolaankeuanganpribadipadaawalmasakerja,serta mengkaji peran penting pengetahuan, sikap, perilaku, saran, dan kepuasan keuangan dalam membentuk kemampuan finansial yang lebih baik. Penelitian ini menyarankan integrasi literasi keuangan dalam pendidikan tinggi serta akses pendampingan keuangan guna membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis yang dapat meningkatkan kesiapan mereka dalam mengelola keuangan pribadi dan mendukung keberhasilan finansial di masa depan
Perancangan Kampanye Sosial Meningkatkan Kesadaran Bahaya Konsumsi Kopi Berlebih untuk Pekerja Sif Malam
Konsumsi kopi bagi masyarakat Indonesia sudah dijadikan gaya hidup dan berakar dari budaya Indonesia dari dahulu. Para pekerja sif malam merupakan subjek yang seringkali mengonsumsi kopi berlebih di karenakan keharusan dalam menjaga produktifitas dan melawan rasa kantuk di malam hari yang seharusnya waktu dimana tubuh beristirahat. Toleransi terhadap kafein dapat berefek kepada caffeine withdrawl yang dimana efek samping ketika individu berhenti mengonsumsi kopi. Dengan itu, toleransi terhadap kafein yang tinggi dapat berpengaruh terhadap kualitas tubuh dan juga kinerja di hari berikutnya, membuat para pekerja sif malam berpotensi bergantung pada kafein untuk menjalankan aktifitas harian. Kesadaran mengenai konsumsi dengan batasan yang baik adalah hal yang penting agar para pekerja terhindar dari efek negatif kafein. Perancangan kampanye sosial akan menggunakan metode dari buku Robin Landa `Graphic Design Solutions' (2011) dalam memecahkan studi kasus hingga perancangan strategi kampanye sosial dengan lima fase yakni material gathering dengan melakukan study case riset melalui penelitian, berita yang ada, serta jurnal, analysis discovery yakni melakukan wawancara kepada audiens dan ekspert serta mengumpulkan responden untuk kuesioner, conceptual design yaitu brainstorming karya visual, design development dengan melakukan bimbingan spesialis serta market validation. Kemudian diakhiri dengan tahapan terakhir yaitu implementation dari hasil desain
Strategi Penerapan Keamanan pada Jurnalis Investigatif Perempuan: Studi Kasus terhadap Tempo
Indonesia mengalami penurunan signifikan dalam Indeks Kebebasan Pers pada tahun 2024, salah satunya dipengaruhi oleh meningkatnya kekerasan terhadap jurnalis. Kekerasan ini tidak dapat dilepaskan dari isu gender, mengingat jurnalis perempuan cenderung menghadapi risiko berlapis yang lebih besar dibandingkan kolega laki-laki mereka, terutama saat meliput isu sensitif dan investigatif. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bentuk kekerasan yang dialami, dampak psikososial yang ditimbulkan, serta strategi perlindungan yang diterapkan terhadap jurnalis investigatif perempuan di Tempo. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan studi kasus instrumental menurut Stake, serta dianalisis melalui metode analisis tematik dari Braun dan Clark. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jurnalis perempuan mengalami kekerasan baik secara luring maupun daring, mulai dari pelecehan verbal, intimidasi, hingga teror simbolik yang berkelanjutan. Strategi keamanan yang diterapkan belum terdokumentasi secara formal, namun telah menunjukkan respons berbasis solidaritas institusional, sensitivitas gender, dan penguatan verifikasi editorial. Praktik ini merefleksikan prinsip feminist media theory, dengan penekanan pada perlindungan holistik, ruang aman, dan pemulihan psikologis. Kesimpulannya, keamanan jurnalis investigatif perempuan harus dibangun tidak hanya melalui perlindungan fisik, tetapi juga melalui pendekatan struktural yang sadar gender
Penerapan CLAHE dan Convolutional Neural Network dalam Deteksi Penyakit Paru-paru pada Citra Radiografi
Paru-paru memiliki peran penting dalam pertukaran gas di sistem pernapasan, memungkinkan oksigen dan karbon dioksida saling bertukar antara darah dan udara. Pencemaran udara menjadi permasalahan serius karena mengakibatkan udara tercemar polutan yang merugikan sistem pernapasan, terutama paru-paru. Penyakit pada paru-paru, seperti pneumonia, tuberkulosis, dan COVID-19, dapat menjadi ancaman serius terhadap kesehatan manusia dan berpotensi fatal jika tidak ditangani dengan cermat. Dalam bidang kedokteran, analisis citra radiografi paru-paru melalui foto rontgen (X-Ray) merupakan metode umum untuk mendeteksi penyakit paru-paru. Untuk meningkatkan efektivitas diagnosis, kecerdasan buatan, khususnya Convolutional Neural Network (CNN), menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode identifikasi penyakit paru-paru, khususnya pneumonia, tuberkulosis, dan COVID-19, menggunakan teknologi CLAHE (Contrast Limited Adaptive Histogram Equalization) sebagai metode pemrosesan citra dan CNN sebagai metode klasifikasi. Metode identifikasi berbasis CLAHE dan CNN ini diimplementasikan ke dalam aplikasi website berbasis Streamlit guna meningkatkan kemampuan deteksi dini penyakit paru-paru. Model EfficientNetB3 yang dikembangkan menunjukkan performa optimal, dengan akurasi validasi tertinggi sebesar 98,75%, dan akurasi pengujian sebesar 98,64%. Penelitian ini diharapkan dapat menunjukkan pengaruh penggunaan metode CLAHE terhadap peningkatan akurasi dalam mendeteksi penyakit paru-paru secara otomatis melalui citra radiografi
Prediksi World Driver Champion Formula 1 Tahun 2025 Menggunakan XGBoost
Formula 1 (F1) merupakan salah satu olahraga balap mobil paling bergengsi di dunia yang memadukan kecepatan, strategi, dan teknologi tinggi. Prediksi juara dunia atau World Driver Champion (WDC) menjadi tantangan menarik dalam era analitik olahraga modern. Penelitian ini bertujuan membangun model prediksi WDC musim 2025 dengan menggunakan algoritma Extreme Gradient Boosting (XGBoost), yang dikenal unggul dalam menangani data kompleks dan tabular. Dataset diperoleh dari Jolpi API, mencakup data historis F1 dari musim 1950 hingga 2025, termasuk hasil balapan, sesi kualifikasi, klasemen pembalap, dan data tim. Data kemudian diproses melalui tahapan merging, cleaning, feature engineering, dan transformasi, lalu dibagi menjadi data latih dan data uji. Model dikembangkan dan disesuaikan secara optimal melalui proses tuning hyperparameter menggunakan pustaka Optuna, untuk menemukan kombinasi parameter terbaik yang meningkatkan akurasi prediksi. Evaluasi model dilakukan menggunakan metrik Mean Absolute Error (MAE), Root Mean Squared Error (RMSE), dan R2 Score. Hasil evaluasi pada data musim 2025 menunjukkan bahwa model memiliki nilai MAE sebesar 1.0610, RMSE sebesar 1.3634, dan skor R2 sebesar 0.9441. Hasil tersebut menunjukkan bahwa model XGBoost mampu memprediksi posisi akhir pembalap dengan akurasi tinggi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem prediksi berbasis data untuk olahraga otomotif, khususnya Formula 1
Strategi Social Behavior Change Communication di Komunitas Lokal dalam Membangun Kesiapsiagaan Masyarakat Potensi Megathrust: Studi pada Gugus Mitigasi Lebak Selatan
Potensi gempa megathrust di wilayah Lebak Selatan merupakan ancaman serius yang memerlukan kesiapsiagaan masyarakat secara menyeluruh. Komunikasi menjadi penting dalam proses mitigasi untuk berinteraksi dan mendorong perilaku yang positif. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan komunikasi perubahan perilaku. Sebagai komunitas lokal yang ada di Lebak Selatan, Gugus Mitigasi Lebak Selatan berusaha untuk membangun kesiapsiagaan masyarakat pada potensi megathrust melalui program-program yang melibatkan strategi komunikasi untuk membentuk perilaku kesiapsiagaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi perubahan perilaku sosial (Social Behavior Change Communication/SBCC) yang diterapkan oleh Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat menghadapi risiko bencana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus yang mengacu kepada konsep Social Behavior Change Communication dan strategi seperti komunikasi interpersonal dan intercultural, advokasi isu, mobilisasi komunitas, dan edukasi. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data, penelitian ini menggunakan triangulasi data menurut (Yin, 2018). Hasil penelitian menunjukkan bahwa GMLS menerapkan empat elemen utama SBCC, yaitu advokasi isu, komunikasi interpersonal dan antarbudaya, mobilisasi komunitas, serta edukasi berbasis lokal. Strategi ini diterapkan melalui berbagai program seperti Tsunami Ready, Safari Kampung, dan Marimba, serta melalui kolaborasi aktif dengan komunitas seperti DESTANA dan nelayan pesisir. Pendekatan partisipatif dan berbasis kearifan lokal terbukti efektif dalam membangun kesadaran dan mendorong perubahan perilaku kesiapsiagaan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi SBCC yang dijalankan GMLS dapat menjadi model komunikasi mitigasi bencana yang berkelanjutan di komunitas lokal lainnya