Universitas Terbuka Repository
Not a member yet
    9681 research outputs found

    Pengaruh Desain Pekerjaan, Diklat dan Fasilitas Kantor Terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara di Kelurahan Sekecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah

    Get PDF
    Aparatur Sipil Negara yang ada di kelurahan adalah merupakan yang bersentuhahan langsung dengan masyarakat. Sangat dibutuhkan kualitas sumber daya manusia yang handal sehingga pelayanan di Kelurahan se kecamatan Pandan dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan yang diinginkan dan kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Pengaruh Desain Pekerjaan, Diklat dan Fasilitas Kantor terhadap kinerja aparatur sipil negara di kelurahan se kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 75 orang Aparatur Sipil Negara yang ada di kelurahan se Kecamatan Pandan diantaranya adalah Lurah, Sekretaris Lurah dan Kepala seksi yang ada di Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah. Teknik analisis data dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian pada taraf signifikan a= 0,05 menunjukkan Fhit = 17,426 dengan tingkat signifikansi 0,000, nilai signifikansi lebih kecil dari tingkat signifikansi yang digunakan didalam penelitian ini (0,000< 0,05) menunjukkan bahwa secara bersama – sama variabel desain pekerjaan, diklat dan fasilitas kantor berpengaruh secara signifikan terhadap variabel kinerja aparatur yang ada di Kelurahan. Variabel Desain pekerjaan, Diktat clan Fasilitas Kantor mampu menjelaskan variabel Kinerja aparatur kelurahan se kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah sebesar : 42,4 %, sedangkan sisanya sebesar: 57,6 % dijelaskan variabel lain diluar konsep penelitian ini. Dengan menggunakan Uji-t, ternyata variabel Desain Pekerjaan, Diklat dan Fasilitas Kantor berpengaruh positif secara signifikan terhadap variable kinerja aparatur yang ada di Kelurahan se kecamatan Pandan. Berdasarkan hasil analisis penelitian ini, Desain Pekerjaan, Diktat dan Fasilitas Kantor diperlukan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui diklat, untuk menambah keahlian, pengetahuan dan kemampuan dari Pegawai kelurahan yang ada di kecamatan Pandan

    Komunikasi Kreatif Budaya Madura Melalui Lagu

    Get PDF
    Lagu memiliki fungsi sebagai media komunikasi untuk mentransmisikan atau menyebarkan pesan. Melalu konsep New Media semua kalangan bisa mengakses lagu kapan saja dan dimana saja tanpa batasan. Lagu adalah salah satu metode komunikasi kreatif dalam mengirim pesan kepada khalayak. Mendengarkan lagu merupakan peristiwa terjadinya proses komunikasi dimana khalayak sebagai komunikan tidak hanya mendengarkan lirik. Namun komunikan juga ikut meresapi pesan dalam lirik lagu yang dibawakan oleh penyanyi. Lagu merupakan media komunikasi yang mudah diterima dan didengar oleh semua kalangan. Sehingga lagu kemudian dipakai sebagai media komunikasi yang universal dan efektif. Pesan yang terkandung dalam lirik lagu memiliki muatan berupa nilai-nilai tertentu baik pesan moral, budaya, atau bahkan kritikan. Melalui lagu proses transmisi nilai budaya bisa dilakukan yakni dengan menggunakan lirik-lirik yang mengandung pesan moral. Lagu bisa menjadi media dalam mewariskan identitas kultural antar generasi. Bahkan lagu bisa berfungsi sebagai bentuk kritik sosial dan ajakan kepada masyarakat untuk kembali peduli dengan budaya leluhurnya. Lagu berbahasa Madura berjudul “Kacong tor Jhebbing” adalah sebuah contoh komunikasi kreatif melalui sebuah lagu. Didalamnya terdapat proses transmisi pesan tentang budaya Madura kepada khalayak khususnya orang madura. Lirik lagu ciptaan Adrian Pawitra ini berisi representasi identitas kultural orang Madura. Konotasi citra positif tentang orang Madura divisualisasikan melalui subtansi lirik lagu. Ajakan untuk peduli & melestarikan adat Madura terdapat dalam lagu “Kacong tor Jhebbing”. Stereotype orang Madura yang terkesan negatif dan telah melekat cukup lama berusaha diluruskan kembali melalui lirik lagu “Kacong tor Jhebbing”. Lagu sebagai salah satu media komunikasi massa dengan pengaruh dan penyebaran cukup luas merupakan fakta penting untuk dikaji. Melalui pendekatan kualitatif deskripstif kajian dilakukan terhadap objek lagu “Kacong tor Jhebbing”. Metode analisis wacana digunakan dalam menganalisis lirik lagu “Kacong tor Jhebbing”. Sumber data utama dalam kajian adalah lirik lagu kemudian diperkuat data tambahan berupa wawancara dengan pencipta lagu

    Evaluasi Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Utara

    Get PDF
    Pembentukan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) merupakan kebijakan Pemerintah dalam rangka memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan publik yang berkualitas dibidang perizinan dan non perizinan dalam rangka penanaman modal. Evaluasi kinerja penyelenggaraan PTSP merupakan altematif proses pembelajaran untuk melihat keberhasilan dan kekurangan pelaksanaan pelayanan tugas selama ini, sekaligus upaya memperbaiki dalam rangka peningkatan kualitas, perlunya adanya evaluasi untuk mengetahui capaian kinerja dan peningkatan kualitas layanan untuk pelayanan piblik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan sebagai penyelenggara pelayanan ( merujuk pendapat Agus Dwiyanto)dilihat dari dimensi produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, responsibilitas dan akuntabilitas. Peneliti berupaya menggali informasi kendala-kendala yang mempengaruhi kinerja dan upaya-upaya yang dilakukan ( merujuk pendapat simanjuntak ). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan dengan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu mendeskripsikan fakta yang diperoleh melalui pengamatan, wawancara mendalam dan telaah dokumen. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kinerja DPMPTSP Provinsi Kalimantan Utara rnasih belum optimal, namun pada dimensi responsivitas dan akuntabilitas telah menunjukkan hasil yang lebih baik. Kemampuan manageman dan dukungan organisasi belum memadai, melihat dari permasalahan tersebut perlu adanya peningkatan pelayanan dan komitmen bersama sangat dibutuhkan untuk meningkatkan sarana dan prasarana pelayanan terutama kebijakan insentif bagi aparatur secara proporsonal. Hasil yang diharapkan dalam penelitian ini peningkatan kinerja DPMPTSP Provinsi Kalimantan Utara

    Hubungan Disposisi Matematis Dan Efikasi Diri Dengan Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Kelas V SDN 2 Pasuruan Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan

    Get PDF
    Kegiatan pembelajaran dipengaruhi oleh faktor intern dan ekstem. Faktor intern meliputi disposisi matematis dan eftkasi diri. Disposisi matematis merupakan dorongan/keinginan, kesadaran, dan dedikasi yang knat pada diri siswa untuk belajar matematika. Efikasi diri merupakan keyakinan yang dimiliki oleh seseorang. Disposisi dan efikasi diri sangat berpengaruh terhadap hasil belajar matematika Rumusan masalah dillam penelitian ini adalah apakah ada hubungan yang positif dan signiftkan antara disposisi matematis dan eflkasi diri dengan hasil belajar matematika pada siswa kelas V SDN 2 Pasuruan kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat hubungan disposisi dan efikasi diri dengan hasil belajar matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif korelasi. Subjek dan populasi penelitian semua siswa kelas V SDN 2 Pasuruan kecamatan Penengahan dengan jumlah sampel sebanyak 60 siswa dengan menggunakan teknik total sampling. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan tes hasil belajar. Teknik: analisis data dengan statistic deskriptif, analisis regresi sederhana clan regresi berganda. Pengujian hipotesis menggunakan korelasi product moment yang sebelumnya dilakukan uji prasyarat yang meliputi uji nonnalitas, uji homogenitas dan uji linearitas. Berdasarkan hasil yang diperoleh 1) terdapat hubungan signiftkan antara disposisi matematis dengan hasil belajar matematika dengan nilai rhitung sebesar 8,685 clan rtabel 2,002, 2) terdapat hubungan signiftkan antara efikasi diri dengan hasil belajar matematika dengan nilai rhitung sebesair 11,354 dan ftabel 2,002, 3) disposisi matematis dan efikasi diri berhubungan secara bersama-sama dengan hasil belajar matematika dengan nilai korelasi sebesar 0,849 dan R Square sebesar 72, 1 %. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan yang positif dan signiftkan antara disposisi matematis dan eftkasi diri dengan hasil belajar matematika pada siswa kelas V SDN 2 Pasuruan Kecamatan Penengahan Kabupaten Larnpung Selatan

    Insani Indonesia yang unggul dan berkarakter di era Siber

    Get PDF
    Bicara mengenai karakter banyak memunulkan beragam makna, namun pada dasarnya karakter adalah apay ng kita bawa sebagai individu dan ini akan mendasari setiap Langkah kita dalam kehidupan. Oleh karenanya dalam rangka mengingatkan dan sekaligus menyamakan persepsi terhadap karakter, maka presetasi ini memberikan pembekalan kepada calon wisudawan Universitas Terbuka di Kendari, yang mayoritas adalah pendidik agar menyadari bahwa Pendidikan karakter tidaklah instan sifatnya namun pervasive, artinya pelan-pelan dan menyerap, dan tidak hanya disampaikan secara verbal namun perlu contoh konkrit dari kita sebagai pendidik

    Determinasi Kompensasi, Kepemimpinan Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Melalui Kepuasan Kerja Karyawan Di PT. VMI

    Get PDF
    Permasalahan dalam penelitian ini, apakah konstruk laten eksogen: kompensasi, kepemimpinan, budaya organisasi berdeterminasi secara langsung terhadap konstruk laten endogen: kepuasan kerja dan kinerja karyawan di PT. VMI. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis derminasi secara langsung konstruk laten eksogen: kompensasi, kepemimpinnan, budaya organisasi terhadap konstruk laten endogen: kepuasan kerja dan kinerja karyawan. Teknik sampling menggunakan teknik simple random sampling dan instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Dari total populasi 702 karyawan PT. VMI diambil 150 karyawan sebagai sampel. Pengujian validitas menggunakan Pearson Product Moment dan reliabilitas menggunakan crobach alpha yang diolah dengan software SPSS. Sedangkan Uji confirmatory factor analysis (CF A), Uji Normalitas dan uji model menggunakan structural Equation Model (SEM)dengan software Amos. Hasil dari penelitian ini adalah: kompensasi berdeterminasi positif clan signifikan secara langsung terhadap kepuasan kerja di PT.VMI, akan tetapi kompensasi berdeterminasi negatif tidak signifikan secara langsung terhadap kinerja karyawan di PT.VMI. Kepemimpinan berdeterminasi positif dan signifikan secara langsung terhadap kepuasan kerja di PT.VMI. Kepemimpinan juga berdeterminasi positif dan signifikan secara langsung terhadap kinerja karyawan di PT.VMI. Budaya organisasi berdeterminasi positif tidak signifikan secara langsung terhadap kepuasan kerja di PT.VMI. Budaya organisasi berdeterminasi positif tidak signifikan secara signifikan dengan kinerja karyawan PT,.VMI. Kepuasan kerja berdeterminasi positif dan signifikan secara langsung terhadap kinerja karyawan di PT. VMI

    lmplementasi Peningkatan Pelayanan Prima Pasien Rawat Jalan Pada Rumah Sakit Umum Daerah Ade Mohammad Djoen Sintang

    Get PDF
    Memperhatikan kondisi umum dari RSUD Ade Muhammad Djoen khususnya pada Poliklinik Rawat Jalan belum mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Hal ini diindikasikan masih terdapat pasien-pasien yang belum mendapatkan pelayanan medis maupun administrasi secara optimal. lndikasi hal tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut: Terkait aspek pelayanan medis, masih terdapat pasien-pasien yang belum mendapatkan tindakan medis secara cepat, mendapatkan informasi yang jelas tentang penyakit yang diderita maupun obat yang di konsumsi dan sebagainya. Terkait aspek pelayanan administrasi, belum tertibnya sistem antrian sehingga pasien menunggu terlalu lama, tempat tunggu yang belum memadai, plang atau papan informasi yang belum tersedia secara lengkap, pengurusan kelengkapan untuk rawat jalan, pelayanan apotik yang belum optimal dan sebagainy

    Peluang Dan Tantangan Alumni: Universitas Terbuka Dalam Menghadapi Era Revolusi 4.0

    Get PDF
    Memasuki era revolusi industri 4.0 dibutuhkan kemampuan dan kemahiran digital. Agar para lulusan perguruan tinggi dapat menguasai tuntutan diperlukan inovasi berupa kemampuan kognitif, keterampilan, pemecahan masalah, keterampilan berkaitan dengan kompetensi pekerjaan, dan keterampilan proses berupa keterampilan mendengarkan secara aktif, berpikir, dan monitoring diri dan orang lain. Alumni perguruan tinggi harus memiliki literasi data, literasi teknologi, dan literasi teknologi manusia. Keterampilan inilah yang perlu dikuasai agar para lulusan dapat bersaing di dunia kerja

    Implementasi Kebijakan Pengalihan Urusan Pengelolaan Pendidikan Menengah Atas dan Menengah Kejuruan Dari Pemerintah Kabupaten Sintang Kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat

    Get PDF
    Adanya pengalihan urusan penclidikan menengah (SMA/SMK/MA) menjadi urusan pemerintah provinsi sehingga seluruh aset, personil dan pembiayaan dialihkan ke provinsi. Hal tersebut penting untuk menjadi perhatian, karena pada pasal 404 menyatakan bahwa serah terjma personjJ, pendanaan dan prasarana serta dokumen (P3D) sebagai akibat pembagian urusan dimaksud dilaksanakan paling lambat 2 tahun setelah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah diterbitkan. Beberapa pemasalahan terkait Implementasi Kebijakan Pengalihan Urusan Pengelolaan Pendidikan Menengah Dari Pemerintah Kabupaten Sintang Kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat antara lain adalah: (1) Masalah proses pengalihan personiL Masih banyak personil yang terlibat dalarn pengelolaan pendiclikan menengah (SMA/SMK.) baik tenaga pendidik (guru) maupun tenaga kependidikan (tata usaha, penjaga sekolah dan sebagainya) menolak untuk dialihkan statusnya dari pegawai Kabupaten Sintang menjadi pegawai Provinsi Kalimantan Barat. Hal ini disebabkan mereka harus berurusan ke ibukota provinsi yang jaraknya sangat jauh dan tentunya memerlukan biaya yang tidak sedikit. (2) Masalah proses pengalihan pendanaan dan prasarana. Sebagian besar prasarana pada jenjang pendidikan menengah (SMA/SMK) baik berupa bangunan gedung sekolah, tanah/lahan sekolah, kendaraan dinas, maupun seluruh peralatan yang ada di sekolah pengadaannya bersumber dari APBD Kabupaten Sintang, sehingga masih ada yang menolak untuk menyerahkannya. Selain itu, sistem pencatatan aset di sekolah yang kurang tertib menyebabkan harus dilakukan pendataan ulang kembali. Permasalahan lainnya adalah masih adanya aset-aset sekolah seperti lahan/tanah yang masih dalam sengketa. (3) Masalah pengalihan dokumen. Pengumpulan dokumen sangat sulit dilakukan karena tersebar di seluruh sekolah yang ada. Bahkan beberapa dokumen seperti sertifikat tanah, BPKB kendaraan dinas, tidak diketahui keberadaannya lagi

    Pengembangan Media Belajar Dengan Memanfaatkan Aplikasi The Game Factory Tentang Pesawat Sederhana Pada Mata Pelajaran IPA Di Kelas V Sekolah Dasar

    Get PDF
    Tujuan pengembangan ini adalah menguji kelayakan media belajar dengan memanfaatkan aplikasi the game factory yang layak dalam pembelajaran IP A tentang Pesawat Sederhana untuk meningkatkan basil belajar peserta didik. Pengembangan ini diujicobakan di SDN Tempuran II Kecamatan Ngluyu Kabupaten Nganjuk pada kelas V dengan jumlah 25 peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pengembangan yang dilakukan dengan lima tahap yakni anaJisis, desain, pengembangan, implementasi, dan penilaian. Tahap desain dihasilkan desain pembelajaran dan desain software. Pada tahap produksi dihasilkan produk awal yang kemudian di review oleh ahli materi dan ahli media. Penelitian dilakukan untuk menguji kevalidan media melalui uji ahli dan uji ekperimen, dari keseluruhan proses penelitian dihasilkan suatu unit media belajar pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Kelas V sekolah clasar yang interaktif. Kualitas produk termasuk kriteria "sangat valid" dengan basil validasi ahli materi 87,5%, ahli media 89,5%, peserta didik 88,2% dan penilaian ujicoba produk 81,90/o. Dari perhitungan basil belajar 25 siswa dengan bantuan SPSS.23 diperoleh harga F sebesar 6,509 dengan harga signifikan 0,014, dengan demikian dapat diberi pergertian bahwa pembeda yang ditemukan adalah signifikan di mana rerata nilai kelas eksperimen sebesar 83,80 dan nilai kelas kontrol sebesar 73,00. Dapat disimpulkan bahwa kelas eksperimen lebih besar dari kelas kontrol dan menghasilkan perbedaan. Saran dalam pengembangan ini meliputi, sebelum menggunakan media pembelajaran ini hendaknya memahami tata cara pengoperasian, sehingga pembelajaran yang dilakukan dapat lebih optimal

    9,422

    full texts

    9,681

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Terbuka Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇