Universitas Terbuka Repository
Not a member yet
    9681 research outputs found

    Efektivitas Penyerapan Anggaran Belanja Langsung pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana efektivitasnya penyerapan anggaran belanja langsung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan dan untuk menganalisis faktor apa saja yang menjadi kendala dalam penyerapan anggaran belanja langsung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan. Desain penelitian yang · digunakan adalah eksplanatif kualititatif. Infonnan penelitian ini adalah pihak-pihak yang berperan dalam penyerapan anggaran belanja langsung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif model Milles dan Hubennan dan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengujian keabsahaan data menggunakan teknik triangulasi model Flick. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyerapan anggaran belanja langsung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan selama periode tahun anggaran 2013 sampai dengan tahun anggaran 2017 memperoleh capaian tertinggi pada tahun anggaran 2015 dengan capaian 74,43% dan capaian terendah daya serap anggaran belanja langsung adalah pada tahun anggaran 2013 yaitu sebesar 51,59% dan basil penelitian berikutnya adalah Faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan anggaran belanja langsung pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan adalah tujuan yang hendak dicapai, kejelasan strategi yang hendak dicapai, proses analisis dan perumusan kebijaksanaan,perencanaan, penyusunan program, sarana dan prasarana, sistem pengawasan dan pengendalian yang memadai

    Pengaruh Lingkungan Kerja dan Motivasi Terhadap Peningkatan Kinerja ASN Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kab. Tana Tidung

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis pengaruh Lingkungan Kerja dan Motivasi terhadap Peningkaan Kinerja ASN baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan angket atau kuesioner berdasarkan skala likert. Teknik analisis regresi linear berganda dengan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik serta uji hipotesis untuk menguji uji t maupun uji F. Hasil penelitian berdasarkan basil pengolahan data kuantitatif diketahui bahwa data lolos uji validitas serta reliabilitas. Model regresi memenuhi uji asumsi klasik kemudian uji F menunjukkan probabilitas 0,000 < 0,05 sehingga dapat diketahui bahwa HO ditolak yang menyatakan bahwa Lingkungan Kerja dan Motivasi tidak berpengaruh signifikan secara simultan terhadap Peningkatan Kinerja ASN dan HI diterima bahwa Lingkungan Kerja dan Motivasi berpengaruh signifikan secara simultan terhadap Peningkatan Kinerja ASN. Hasil regresi uji t pada Lingkungan Kerja terhadap Peningkatan Kinerja ASN menunjukkan hasil probabilitas 0,007 < 0,05 maka HO ditolak yang menyatakan bahwaLingkungan Kerja tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap Peningkatan Kinerja ASN dan HI diterima dimana Lingkungan Kerja berpengaruh signifikan secara parsial ternadap Peningkatan Kinerja ASN. Hasil regresi uji t pada Motivasi terbadap Peningkatan Kinerja ASN menunjukkan hasil probabilitas 0,000 < 0,05 maka HO ditolak yang menyatakan bahwa Motivasi tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap Peningkatan Kinerja ASN dan HI diterima dimana Motivasi berpengaruh signifikan secara parsial terbadap Peningkatan Kinerja ASN

    Peran Kepala Dinas dalam Melakukan Fungsi Pengawasan Kinerja Pegawai di Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Tana Tidung

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetabui: (1) Bagaimana pengawasan kinerja pegawai Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Tana Tidung, (2) Faktor-faktor apa saja yang memepengaruhi pengawasan kinerja pegawai Dinas Pertanian, Pangan dan Kabupaten Tana Tidung. Bentuk penelitian yang digunakan adalah kualitatif, sedangkan metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Sumber data yang digunakan tercliri dari informan, tempat dan peristiwa, dan dokumen. Teknik sampling yang digunakan teknik bola salju (Snowball Sampling). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Untuk mengukur validitas data digunakan triangulasi sumber (data) dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pelaksanaan pengawasan di Kantor Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Tana Tidung sebagai berikut: (a) Jenis pengawasan menurut pelaksananya yaitu pengawasan melekat, pengawasan fungsional dan pengawasan masyarakat, (b) metode pengawasan yaitu pengawasan langsung dan tidak langsung, (c) Waktu pengawasan dilakukan sebelum kegiatan dan sesudah kegiatan, ( d) Sistem pengawasan inspektif atau memeriksa sendiri, (e) Proses pengawasan dengan menentukan kualitas, menilai dan memperbaiki, (f) Adanya tindaklanjut dari pengawasan. (2) Faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pengawasan pegawai sebagai berikut: (a) Kualitas sumber daya manusia, (b) Kemampuan manajerial, (c) Motivasi yang dilakukan pimpinan terhadap pegawai, (d) Intensitas komunikasi, (e) tindak lanjut dari pengawasan

    Penguatan Pendidikan Karakter melalui Kegiatan Ektrakurikuler Pramuka dan Marching Band

    Get PDF
    Penelitian ini berjudul "Penguatan Pendidikan Karakter melalui Kegiatan Ektrakurikuler Prarnuka dan Marching Band". Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat pendidikan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler Prarnuka dan Marching Band. Penelitian ini dilakukan di SDN 078 Sindangsari Antapani, dan metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada proses perencanaan. penguatan pendidikan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler disusun secara terperinci mulai dari perumusan program kerja kegiatan ekstrakurikuler, perumusan anggaran serta perumusan kualifikasi SDM, dalam hal ini pelatih atau Pembina. Proses pelaksanaaan, pendidikan karakter dintegrasikan dalam setiap aspek kegiatan ekstrakurikuler melalui pendekatan pengalaman, pembiasaan dan rasional. Proses evaluasi dilakukan secara berkala dan untuk melihat sejauh mana pelaksanaan ekstrakurikuler dapai mendorong perekembangan karakter siswa, serta dikaji mengenai faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan ekstrakurikuler tersebut Faktor pendukung kegiatan ekstrakurikuler antara lain adalah dukungan semua pihak, serta ketersediaan sarana dan prasarana, sedangkan faktor penghambat adalah keterbatasan dana serta keterbatasan kuantitas SDM. Secara umum penguatan pendidikan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler di SDN 078 Sindangsari Antapani telah berjalan dengan baik sesuai tujuan yang hendak dicapai

    Digital Literacy; Ethics in Whatsapp Consumption

    Get PDF
    The media has the ability to make a message as a reality, this is the expression of Walter Lippman that we can feel together today. Ironically, without understanding the meaning of the message, the information directly forwarded to other parties. Messages, especially through whats-app groups (WAG), are unnoticed and so quickly spread. The idea of this writing is based on the results of the 2018’s research study which implies that technological understanding, especially for educators, is still at the surface stage, meaning that they have not yet realized the enormous consequences of sharing the news they have received, without being preceded by processing the message received. technological progress always has positive and negative consequences depending on how to interpret it, one of which is the disclosure of information that can be seen from both sides. Technological progress always has positive and negative consequences depending on how to interpret it, one of which is the disclosure of information that can be seen from both sides. The existence of any educator from both the formal and informal sides has a lot of influence on students' understanding of social media. Utilization of technology will make all think creatively, coupled with an understanding of ethics in communicating through social media, making digital technology increasingly necessary. By using the basic theory of computer mediated communication (CMC), media literacy, hyper-personal communication, and ethics of communication, this article will discuss the importance of digital literacy for the community, especially educators through a conceptual approach, so with a good understanding of media especially communication ethics, it will be able to utilizing the latest technology for useful things

    Pengaruh Kemampuan Merencanakan dan Keterampilan Tutor Terhadap Kualitas Tutorial di UPBJJ-UT Makassar (Studi Tutor Tahun 2018)

    Get PDF
    Dalam menghadapi perkembangan teknologi dan penyesuaian kondisi lingkungan belajar diperlukan tutor yang memiliki kemampuan dan keterampilan dalam merencanakan dan melaksanakan aktivitas tutorial yang baik. Penelitian ini terkait dengan analisis kinerja tutor perlu dilakukan dan dikembangkan secara terus menerus sebagai bahan informasi dan evaluasi bagi peningkatan kualitas tutor dan pelayanan pendidikan khususnya dalam proses perencanaan dan pelaksanaan aktivitas tutorial yang lebih baik. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa kemampuan tutor dalam merencanakan aktivitas tutorial berpengaruh terhadap kualitas tutorial di UPBJJ-UT Makassar Tahun 2018 dalam kategori baik. Untuk keterampilan tutor dalam melaksanakan aktivitas tutorial berpengaruh terhadap kualitas tutorial di UPBJJ-UT Makassar Tahun 2018 dalam kategori sangat sesuai

    Hubungan Supervisi Kepala Sekolah dan Iklim Sekolah dengan Kinerja Guru Sekolah Dasar Swasta Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi

    Get PDF
    Kunci utama dari kemajuan Pendidikan Indonesia adalah kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan kinerja guru. Contoh upaya untuk meningkatkan kinerja guru dengan melakukan kegiatan pengawasan kepala sekolah. Kepala Sekolah melakukan pengawasan yang sistematis, terprogram, dan berkelanjutan untuk menyelesaikan masalah guru dalam melakukan kegiatan pembelajaran. Padahal, sistem pendidikan dan pengawasan yang baik membutuhkan lingkungan kerja yang nyaman di sekolah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara pengawasan kepala sekolah dan iklim sekolah dengan kinerja guru sekolah dasar swasta di Setu, Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik regresi dan korelasi. Itu menggunakan kuesioner sebagai instrumen yang telah diuji vahditasnya oleh Pearson Moment Product dan Cronbach Alpha diuji untuk reliabilitas. Populasi penelitian adalah guru sekolah dasar swasta di Setu, Bekasi, yang diambil dengan teknik sistem sampel acak. Uji persyaratan analisis menggunakan uji normal kesalahan evaluasi dengan uji Liliefors dan uji Bartlett. Uji hipotesis penelitian menggunakan regresi linier sederhana, regresi linier berganda, teknik korelasi sederhana, korelasi parsial, dan korelasi berganda. Hipotesis pertama menunjukkan bahwa ada korelasi positif antara pengawasan kepala sekolah (Xl) dan kineija guru (Y) sekolah dasar swasta di Setu menunjukkan bahwa 35,7% kineija guru swasta guru sekolah dasar di Setu diperkuat oleh pengawasan kepala sekolah. Uji hipotesis kedua juga menghasilkan korelasi positif antara iklim sekolah (X2) dan kineija guru (Y) menunjukkan bahwa 37,3% kinerja guru diperkuat oleh iklim sekolah. Uji hipotesis ketiga menggabungkan semua variabel dan ada korelasi positif antara variabel independen dari pengawasan kepala sekolah (Xl) dan iklim sekolah (X2) dengan kineija guru (Y) di sekolah dasar swasta di Setu menunjukkan bahwa 39,4% berdasarkan data tes diketahui bahwa ada korelasi yang kuat antara pengawasan kepala sekolah dan iklim sekolah (korelasinya kuat). Dengan demikian, berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa meningkatkan kinerja guru dapat dilakukan dengan mengadakan pengawasan kepala sekolah dan menciptakan iklim sekolah yang kondusif

    Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model Creative Problem Solving Dengan Pendekatan Saintifik Bermuatan Karakter Kemandirjan Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan perangkat pembelajaran matematika model Creative Problem Solving (CPS) dengan pendekatan saintiflk bermuatan karakter kemandirian untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 40 yag dimodifikasi menjadi 3D terdiri dari tahap pendefinisian, perancangan dan pengembangan. Jenis perangkat yag dikembangkan adalah Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Siswa (LKS), Buku Siswa (BS), dan Tes Kemampuan Pemecahan Masalah (TKPM). Subjek uji coba pada penelitian ini adalah siswa SD Negeri Bakalan kelas IV A sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IVB sebagai kelas kontrol. Variabel penelitian ini adalah kemandirian (X) dan kemampuan pemecahan masalah (Y). Perangkat pembelajaran valid ditentukan berdasarkan rata-rata skor validasi ahli dengan kategori baik dan perangkat pembelajaran praktis dilihat dari rata-rata skor kepraktisan yang didapat dari angket respon siswa dan pengamatan pengelolaan pembelajaran oleh guru, sedangkan untuk perangkat pembelajaran yang efektif menggunakan uji proporsi, uji banding, uji regresi, dan uji gain. Hasil pengembangan perangkat pembelajaran sebagai berikut : (1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan valid menurut validator; (2) perangkat pembelajaran dikatakan praktis karena respon siswa positif dengan skor 85 % dan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dengan skor 4,17 tennasuk tinggi; (3) penggunaan perangkat pembelajaran model CPS dengan pendekatan saintifik adala..h efektif, ditandai dengan tercapainya; (a) siswa mencapai ketuntasan secara individual maupun klasikal (nilai minimal 70), (b) kemampuan pemecahan masalah matematika pada kelas yang menggunakan perangkat model CPS dengan pendekatan saintifik lebih baik dibanding kelas yang menggunakan met ode konvensional, (c) adanya pengaruh kemandirian belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika sebesar 75,41% dan (d) adanya peningkatan kemampuan pemecahan masalah sebesar 0,65 termasuk kategori sedang

    Kumpulan Dokumen Rulinawaty

    Get PDF
    1. Accountability Performance Public Service: Community Based Organization Solution for Base Public Service 2. Agile Bureaucracy for Public Policy Accountability: Implementation of the Street Vendor Policy in Indonesia 3. Behavioral Finance Theory in Investment Decision 4. Capacity Building Model of Governance Participatory Network: How Community-Based Organization is Changing the Culture of Local Governance in Indonesia 5. Cluster Application with K-Means Algorithm on the Population of Trade and Accomodation Facilities in Indonesia 6. Clustering School Libraries in Indonesia using C4.5 and K-Means Algorithm 7. Crafting Agile Bureaucracy: Transforming Work Ethics of Civil Servants and Organisational Culture of Bureaucracy in Indonesia 8. Impact of Cash in Hand in the Total Priority Sector Lending: An Empirical Assessment 9. Implementation of data mining with Apriori techniques to determine the pattern of purchasing of agricultural equipment (Case Study: XYZ Store) 10. Inter-Organizational Network in Handling Traffic Congestion in Makassar City 11. Leading Agile Organization Can Indonesian Bureaucracy Become Agile? 12. Local Collaborative Network: is it Smart Implementer of the Cocoa Business Development Policy in Indonesia? 13. Measurement of Sustainable Competitive Advantages Through Digital Capability and Innovation Strategy: An Empirical Study in Indonesia 14. The Unwise Policy of Community Bases-Organisation: Can it Empower them? Implementation Network of Food Diversification in Indonesia 15. Policy Study Case: A Study on Problems & Opportunities of it Asia in Long-Term Perspectives 16. Red-Tapes it’s Heaven for Bureaucratic Public Services a Case Study on Trade in Services Business License of Makassar City 17. Sama Dengan no.10 18. Stimulating Business Activities Using Positional Strategy of Ergo-Iconic Values and Its Implication on SMEs Agility 19. Talent Management of State Civil Officer (ASN), Bureaucratic Digitalization Era in Indonesia 20. Tax Policies the System of Tax Regional Hierarchy in Regional Tax Revenues in Indonesia 21. The Relationship Between People and the Relationships within the Organization 22. Analisis isi komunikasi publik polri terkait mudik libur natal dan tahun bar

    Faktor Demografi Yang Mempengaruhi Upah Pekerja Di Aceh Tahun 2017 (Studi Kasus Di Wilayah Bekas Konflik)

    Get PDF
    Terdapat perbedaan yang cukup besar pada penerimaan upah di Provinsi Aceh. Berbagai faktor faktor demografi dan nondemografi seperti pendidikan, jenis kelamin, wilayah tempat tinggal, masa kerja, dan faktor lainnya. Wilayah tempat tinggal dapat diuraikan lagi apakah tempat tinggal tersebut berada di wilayah bekas konflik dan berada di wilayah kota atau desa. Berdasar kenyataan tersebut, penulis ingin menganalisis karakteristik rumah tangga yang mempengaruhi pendapatan di Provinsi Aceh dan mengestimasi besarnya pengaruh masing-masing variabel bebas. Penelitian ini menggunakan data primer hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2017 yang dilakukan Badan Pusat Statistik. Objek penelitiannya adalah penduduk yang bekerja dengan memperoleh upah/gaji dan tunjangan, baik dalam bentuk uang dan barang. Variabel yang digunakan selain upah tersebut adalah jenis kelamin, tingkat pendidikan, usia, pengalaman kerja/jumlahjam kerja, dan tempat tinggal (perkotaan/perdesaan, konflik/nonkonflik). Model Analisis Klasifikasi Berganda (Multiple Classification Analysis) digunakan untuk menggambarkan hubungan antara vmiabel tak bebas (upah) dengan sejumlah variabel penjelas/bebas. Untuk memperkuat kajian, analisis statistik deskriptif juga dilakukan. Estimasi model Analisis Klasifikasi Berganda secara signifikan menunjukkan bahv;a variabel-variabel jenis kelamin, tingkat pendidikan, usia, pengalaman kerja/jumlah jam kerja, dan tempat tinggal (perkotaan/perdesaan, konflik/nonkonflik) mempengaruhi upah pekerja. Dibutuhkan upaya tertentu untuk meningkatkan upah pekerja, antara lain melalui perbaikan dan peningkatan kualitas faktor terpenting seperti pendidikan, pelatihan kerja, bantuan modal kerja, insentif bagi perusahaan, dan pemerataan pembangunan antar wilayah

    9,422

    full texts

    9,681

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Terbuka Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇