Universitas Terbuka Repository
Not a member yet
    9681 research outputs found

    Pengaruh Motivasi dan Kedisiplinan Terhadap Kinerja dengan Employee Engagement sebagai Mediator

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan kedisiplinan dengan employee engagement sebagai mediator di Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan Sumber Daya Manusia Kesehatan. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah pegawai yang berjumlah 59 orang. Teknik pengumpulan data digunakan kuesioner dan teknik analisis data digunakan analisis jalur (path analysis) menggunakan SPSS. Hasil analisis diketahui bahwa: (I) Motivasi berpengaruh positif terhadap kinerja di Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan SDM Kesehatan, (2) Kedisiplinan berpengaruh positif terhadap kinerja di Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan SDM Kesehatan, (3) Employee engagement berpengaruh positif terhadap kinetja di Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan SDM Kesehatan, (4) Motivasi dan kedisiplinan dengan mediator employee engagement sama-sama mempunyai pengaruh yang positif terhadap kinerja di Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan SDM Kesehatan. Employee engagement sebagai mediator memiliki kontribusi terhadap kinerja, meskipun konstribusinya sangat kecil

    Motivasi Pegawal pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau

    Get PDF
    Optimalisasi pelayanan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau sangat ditentukan oleh kinerja para pegawai sebagai pelaksana operasional dan pengambil kebijakan. Kondisi yang terjadi menunjukkan bahwa kinerja pegawai belurn menunjukan hasil yang optimal karena pegawai belum memiliki motivasi kerja yang tinggi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis factor intrinsik dan ekstrinsik terhadap motivasi kerja pegawai pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dasar penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian secara kualitatif deskriptif Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode observasi dan mempelajari data berupa laporan dan buktibukti yang berkaitan dengan penelitian dan kemudian data yang diperoleh akan dianalisis secara deskriptif kualitatif Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor intrinsik memberikan pengaruh terhadap motivasi kerja pegawai, hal ini terlihat dari adanya rasa tanggungjawab dari pegawai untuk dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan kualitas dan waktu yang telah ditetapkan, organisasi dan pimpinan memberikan dukungan yang tinggi kepada pegawai untuk dapat meningkatkan kapasitasnya melalui jenjang pendidikan Iebih tinggi maupun melalui bimbingan teknik dan pelatihan. Faktor ekstrinsik juga memberikan pengaruh terhadap motivasi kerja pegawai, penghasilan yang diterima pegawai mampu memberikan motivasi kepada pegawai untuk bekerja dengan baik, kondisi lingkungan kerja yang nyaman juga mampu meningkatkan motivasi pegawai

    Kompetensi Aparatur Sipil Negara pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kabupaten Tana Tidung

    Get PDF
    Penelitian ini membahas tentang Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) Oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tana Tidung. Dalam penyelenggaraan tugas-tugas dan fungsi pelayanan, SKPD Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Tana Tidung menghadapi berbagai kendala, seperti Aparatur Sipil Negara yang belum memiliki kemampuan sesuai dengan jabatannya, Belum mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Struktural dan Teknis Fungsional, Pendidikan Formal Aparatur Sipil Negara masih belum memenuhi ,Pelayanan di bidang kepegawaian yang belum terlaksana dengan maksimal, mudah, prosedural, profesional, Belum maksimalnya sistem akurasi data,Tingkat pemahaman aparatur tentang aturan kepegawaian belum maksimal, dan Terbatasnya formasi yang dibutuhkan untuk jabatan-jabatan tertentu seperti Jabatan Teknis, Belum maksimalnya penerapan sangsi pelanggaran disiplin terhadap PNS. Seperti: menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan pribadi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif yaitu menjelaskan fenomena secara mendalam melalui pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (I) Pengetahuan pegawai dalam melaksanakan tugasnya mengalami peningkatan; (2) Keterampilan pegawai dalam melaksanakan tugasnya semakin meningkat dikarenakan pegawai merasa terpacu dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan; (3) Latar belakang pendidikan pegawai berbeda-beda akan tetapi pekerjaan yang dibebankan tetap dapat terlaksana selama tanggung jawab pekerjaan yang diberikan sesuai dengan pendidikan yang ditempuh oleh para pegawai; (4)Tingginya respon pegawai dalam menindaklanjuti ketidakpuasaan masyarakat; (5) Motif pegawai dalam menjalakan tugas-tugasnya sebagai faktor pendukung dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai pegawai di Kantor BKPSDM KTT pada dasarnya relative sama dan juga sangat mempengaruhi kinerja para pegawai. Namun dalam melakukan suatu pekerjaan atau menjalankan fungsi-fungsi di suatu instansi perlu adanya rasa tanggung jawab pada pekerjaan atau posisi yang diemban oleh setiap pegawai sehingga apa yang menjadi tujuan pribadi dan tujuan suatu instansi tersebut dapat tercapai dengan baik sesuai yang diharapkan

    Efektifitas pada AKIP Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jember (Studi Kasus Pelaksanaan Anggaran Tahun 2017)

    Get PDF
    Buruknya perencanaan, rendahnya kualitas SDM, kurangnya komitmen pencapaian tujuan, menyebabkan program tidak berjalan sesuai dengan target dalam perencanaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati tingkat efektifitas Akuntabilitas Kinera Instansi Pemerintah (AK.IP) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Jember. Desain penelitian yang digunakan adalah menggunakan penelitian deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Penentuan narasumber dan informan ini dilakukan secara purposive, yaitu memilih narasumber yang paling berkompeten memberikan informasi dan data yang diperlukan yaitu beberapa pejabat BKPSDM dan staflnspektorat yang terkait dalam proses Pelaksanaan dan penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Pengumpulan data dilakukan dengan cara interview dan observasi yang kemudian dianilisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan AKIP pada BKPSDM Kabupaten Jember tidak berjalan efektif dikarenakan mayoritas program yang dijalankan tidak mencapai target pada realisasinya, yakni sebesar 57% program. Untuk itu rekomendasi yang dapat diberikan adalah BKPSDM Kabupaten Jember melakukan pengembangan Sumber Daya Manusia, secara rutin memastikan bahwa perencanaan yang di buat dan ditetapkan masih relevan dengan kondisi terkini, serta melakukan evaluasi internal atas pelaksanaan program/kegiatan

    Disaster Management Dalam Upaya Penanggulangan Bencana Di Kabupaten Tana Tidung

    Get PDF
    Sesuai dengan Undang-undang No. 24 Tahun 2007 penyajian dokumen RPB Kabupaten Tana Tidung ini mencakup penyelenggaraan penanggulangan bencana Kabupaten Tana Tidung pada 3 tahapan yakni pengurangan tingkat ancaman (Hazard Reduction), pengurangan tingkat kerentanan (Vulnerability Reduction) dan peningkatan kapasitas (Capacity Development). Disaster Manajemen merupakan salah satu proses pengelolaan terhadap adanya potensi serta resiko bencana. Pengkajian dan penilaian risiko bencana dilaksanakan dengan mengkaji dan memetakan tingkat bahaya (hazard), tingkat kerentanan (vulnerability) dan tingkat kapasitas, berdasarkan indeks bahaya,indeks penduduk terpapar, indeks kerugian dan indeks kapasitas. Hasil menunjukkan Sistem Kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tana Tidung diarahkan pada pengurangan resiko bencana, penguatan kapasitas penganggulangan bencana, optimalisasi insrumen pengendalian, pemanfaatan ruang dalam pengurangan resiko bencana. Sistem Pengelolaan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tana Tidung fokus pada penerapan perbaikan khususnya pada kebijakan yang mempertimbangkan berbagai aspek perubahan transformasi tersebut antara lain dapat dilihat dari kondisi ekonomi, sosial serta persepsi masyarakat dan Sistem penanggulangan bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tana Tidung dalam Mitigasi, mengatasi bencana dan dampak bencana berkaitan dengan kebijakan kondisi sosial yang dijelaskan mengenai perubahan yang terjadi dalam kondisi kesehatan, kondisi pendidikan, aktivitas kemasyarakatan dan relasi sosial

    Profil Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Sekolah Menengah Pertama Ditinjau dari Tingkat Kecemasan Matematika dan Gender

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa SMP ditinjau dari tingkat kecemasan matematika dan gender. Aspek kemampuan berpikir kreatif yang digunakan pada penelitian ini adalah kefasihan, fleksibilitas, dan kebaruan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptifkualitatif. Instrumen yang digunakan berupa soal open-ended yang terdiri dari soal ajabar dan geometri, angket kecemasan matematika, dan pedoman wawancara. Penelitian dilakukan di kelas IX E SMPI Al Azhar 12 Rawamangun Jakarta. Subjek penelitian ini terdiri dari empat siswa, yaitu siswa laki-laki berkecemasan matematika rendah, siswa perempuan berkecemasan matematika rendah, siswa laki-laki berkecemasan matematika sedang, dan siswa perempuan berkecemasan matematika sedang. Hasil angket kecemasan matematika menunjukkan bahwa siswa kelas IX E tidak ada yang memiliki kecemasan matematika tinggi. Terdapat perbedaan keterpenuhan aspek berpikir kreatif ditinjau dari perbedaan tingkat kecemasan dan gender. Siswa dengan kecemasan matematika rendah memenuhi aspek kefasihan, fleksibilitas, dan kebaruan baik pada soal aljabar, maupun soal geometri. Siswa dengan kecemasan matematika sedang memenuhi aspek kefasihan dan fleksibilitas baik pada soal aljabar, maupun soal geometri. Siswa perempuan memenuhi aspek kefasihan, fleksibilitas, dan kebaruan baik pada soal aljabar maupun geometri. Siswa laki-laki memenuhi aspek kefasihan dan fleksibilitas pada soal aljabar, sedangkan aspek yang terpenuhi pada soal geometri adalah kefasihan, fleksibilitas, dan kebaruan

    Pengaruh Pengembangan Karir, Gaya Kepemimpinan dan Nilai Nilai Individu Terhadap Komitmen Organisasi dari Personel Lemdiklat Polri dengan Budaya Kerja Sebagai Pemediasi

    Get PDF
    Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan unsur pendukung Polri yang bertugas membina dan menyelenggarakan bidang pendidikan dan pelatihan dalam rangka "Menciptakan lnsan Tri Brata yang bermoral dan Profesional." Untuk mewujudkan personil Kepolisian yang profesional, maka personil perlu meningkatkan komitmen organisasinya. Personil yang memiliki komitmen yang baik akan senantiasa melakukan pekerjaan ke arah yang lebih baik. Namun, berdasarkan pengamatan yang dilakukan Peneliti di Lemdiklat Polri Jakarta, ditemukan komitmen personil yang bervariasi hal ini terlihat dari banyaknya personil yang datang terlambat, tidak mengikuti apel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengembangan karir, gaya kepemimpinan dan nilai-nilai individu terhadap komitmen organisasi dengan variabel budaya kerja sebagai pemediasi. Populasi dan sampel dalam penelitian ini personil Polri dan PNS berjumlah 181 orang. Teknik pengumpulan data digunakan kuesioner dan teknik analisis data digunakan analisis jalur (path analysis) menggunakan PLS. Hasil analisis diketahui bahwa: I) Pengaruh langsung pengembangan karir terhadap komitmen organisasi dari personil Lemdiklat Polri positif dan terbukti tidak signifikan, 2) Pengaruh langsung gaya kepemimpinan terhadap komitmen organisasi dari personil Lemdiklat Polri positif tidak signifikan, 3) Pengaruh langsung nilai-nilai individu terhadap komitmen organisasi dari person Lemdiklat positif dan terbukti signifikan, 4) Pengaruh langsung budaya kerja terhadap komitmen organisasi dari personil Lemdiklat positif dan terbukti signifikan, 5) Pengaruh langsung nilai nilai individu terhadap budaya kerja dari personil Lemdiklat Polri positif dan terbukti signifikan, dan (6) Pengaruh langsung nilai-nilai individu terhadap gaya kepemimpinan dari personil Lemdiklat Polri positif dan terbukti signifikan

    Pengaruh Strategi Pembelajaran (STAD VS Konvensional) dan Gaya Belajar (Auditorial VS Kinestetik) Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SD Negeri Purwaraja 1 Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh strategi pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD vs Konvensional) dan gaya belajar (Auditorial vs Kinestetik) terhadap hasil belajar IPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan strategi pembelajaran tipe (STAD vs Konvensional) dan gaya belajar (Auditorial vs Kinestetik) dalam meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SD Negeri Purwaraja 1 Kecamatan Menes. Data diperoleh dengan melakukan observasi dan tes dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan strategi pembelajaran tipe STAD terbukti sangat berpengaruh dalam meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SD Negeri Purwaraja I Kecamatan Menes dengan nilai rata-rata kelas eksperimen (86,67) lebih besar dibandingkan kelas konvensional (70,00). Penggunaan gaya belajar terbukti sangat berpengarauh dalam meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SD Negeri Purwaraja I Kecamatan Menes dengan nilai rata rata kelas eksperimen (80,00) lebih besar dibandingkan kelas konvensional (70,00). Dan pengunaan strategi pembelajaran tipe STAD dan gaya belajar terbukti sangat berpengaruh dalam meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SD Negeri Purwaraja 1 Kecamatan Menes dengan nilai rata-rata kelas eksperimen (90,00) lebih besar dibandingkan kelas konvensional (80,00)

    Pengembangan Bahan Ajar Seni Budaya dan Prakarya Dengan Pendekatan Tematis Berbasis Tari Nyonjhung Topeng untuk Kelas 5 Sekolah Dasar di Kabupaten Situbondo

    Get PDF
    Pendidikan Seni di Sekolah Dasar biasa disebut Seni Budaya dan Prakarya. Mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya ini memuat seni rupa, seni kerajinan, seni tari, seni teater dan juga seni musik. Dalam kurikulum 2013 pun menjadi kesatuan yang sangat penting karena dapat menggerakan kompetensi inti keterampilan, sehingga siswa dirasakan perlu untuk memahami dan memiliki keterampilan. Dalam kurikulum 2013 semua kompetensi pun harus muncul yang diharapkan siswa memiliki skill dan karakter tinggi dan mengenal budaya yagn ada di daerah masing-masing bahkan budaya dari Indonesia itu sendiri. SD Negeri 1 Curahjeru adalah sekolah dasar diberikan kepercayaan oleh dinas pendidikan sebagai salah satu sekolah percontohan implementasi kurikulum 2013. Implementasi kurikulum 2013 ini sementara untuk kelas I dan kelas IV saja. Dengan mengikuti amanat kurikulum 2013 SD Negeri 1 Curahjeru telah menerapkan pendekatan saintifik pada pelaksanaan pembelajaran. Berdasarkan pola (ematik terpadu inilah, maka buku-buku siswa di jenjang SD tidak Jagi dibuat berdasarkan mata pelajaran, tapi berdasarkan tema yang merupakan gabungan dari beberapa mata pelajaran yang relevan dengan kompetensi yang telah ditentukan pada jenjang pendidikan itu. Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D). penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D), merupakan metode penelitian yang digunakan untuk mengembangkan atau memvalidasi produk-produk yang digunakan dalam pendidikan dan pembelajaran. Berdasarkan paparan data dan deskripsi hasil penelitian tentang keefektifan pengembangan bahan ajar SBDP kelas 5 melalui pendekatan tematis pada tari nyonjhung topeng di SD Negeri I Curahjeru Panji Situbondo Tahun Pelajaran 2016/2017

    Analisis Pengembangan Budidaya Rumput Laut dengan Metode Long Line di Kecamatan Poso Pesisir Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian lahan dan daya dukung perairan untuk pengembangan budidaya rumput laut, mengevaluasi kelayakan usaha pembudidaya rumput laut, menyusun stratergi dan kebijakan pengembangan budidaya rumput laut di Kecamatan Poso Pesisir. Kondisi perairan di tiga stasiun pengamatan menunjukkan bahwa kondisi perairan yang sesuai berada pada stasiun A (Masani dan Tokorondo) dan stasiun B (Bega), sedangkan kondisi perairan yang sangat sesuai berada pada stasiun C (Mapane, Toini dan Lanto Jaya). Analisis kelayakan finansial menunjukan bahwa usaha budidaya rumput laut diperairan Kecamatan Poso Pesisir secara finansial menguntungkan dan layak dikembangkan. Hal ini ditunjukkan dengan tingkat suku bunga 10% diperoleh nilai NPV positif, B/C ratio > 1 (2.71), nilai IRR lebih besar dari tingkat suku bunga yang disyaratkan sebesar 10% yaitu 50%, PBP selama 0.9 tahun, nilai BEP diperoleh pada Rp17.012.535,00 atau penjualan sebanyak 1.000 kg rumput laut kering. Sedangkan hasil analisis sensitifitas menunjukkan bahwa usaha budidaya rumput laut akan rugi dan tidak layak dilaksanakan apabila harga jual menurun hingga 39% (7.400,00 rupiah/kg) atau biaya yang dikeluarkan meningkat hingga 63% (Rp107.116.525,00/tahun) atau volume produksi menurun hingga 39% (2. 728,00 kg/tahun). Strategi pengembangan usaha budi daya rumput laut Eucheuma cottonii dengan metode longline di perairan Kecamatan Poso Pesisir yang paling tepat dilakukan adalah meningkatkan keterampilan teknik budidaya untuk meningkatkan produksi usaha, memperluas lahan usaha budidaya, dan pemberdayaan anggota dan kelompok untuk mengingkatkan sekala usahanya. Ketiga strategi tersebut dapat dilaksanakan secara bersamaan karena saling mendukung satu dengan yang lain. fierdasarkan perpaduan (shynthesis) hasi1 peni1aian prioritas pada perbitungan AHP diperoleh urutan pelaksanaan strategi adalah Daya dukung lingkungan perairan, Penataan ruang, Nilai alamiah kawasan perairan, Dukungan permodalan, Penataan kelembagaan, Peningkatan pendapatan, Peningkatan sarana prasarana, Pengawasan dan pengendalian kawasan, Peningkatan SDM, Penyerapan tenaga kerja dan Penanganan hasil dan jaringan pemasaran

    9,422

    full texts

    9,681

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Terbuka Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇