Universitas Terbuka Repository
Not a member yet
9681 research outputs found
Sort by
Students' Instructional Success: A Foundation of Psychology Perspective
Psychology is the study of the character of a person/human being. In the field of communication, education is one thing that is very important in achieving learning goals. Learning is the process of meeting teachers and students in conveying information, both conventionally and technologically. In the learning process, the teacher must be able to be a manager of learning resources. In this study aims to determine the importance of psychological foundations on the learning success of elementary school students. This study aims to determine the importance of the psychological foundation of the students learning success in elementary school. The method used is qualitative research the data sources of the study for 80 students. Research techniques through the study of literature and field research with the techniques of data collection stages used are observations about several aspects related to the psychological foundation that the teacher applies to students. The tool used to obtain data in this study uses observation sheets, interview guidelines and archival documents or photographs obtained at the research site. Analysis of the data uses qualitative data analysis, meaning that the data that has collected in the research data source is processed and arranged according to categories, the nature and type through the stages of reduction, presentation and verification/conclusion. The results of the study indicate that the teacher did not pay much attention to the important points of the students' psychological foundation. Teachers can understand learning styles, characteristics, potential and interests, multiple intelligence, etc
Analisis Diskriminan untuk Menentukan Status Ketertinggalan Desa di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014
Ketimpangan pembangunan antar wilayah dapat menimbulkan terbentuknya desa tertingal. Jawa Tengah sebagai salah satu provinsi di Pulau Jawa yang telah melakukan berbagai proses pembangunan, masih memiliki masalah ketimpangan dan ketertinggalan pada wilayah pedesaan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk menentukan kategori kertinggalan desa tersebut melalui pembentukan fungsi diskriminan. Variabel yang digunakan dalam fungsi tersebut sebanyak 17 variabel dan hanya 3 variabel yang signifikan dan berarti dalam pembentukan model. Ketiga variabel tersebut adalah letak desa terhadap hutan, penerangan jalan, dan penggunaan bahan bakar memasak. Fungsi diskriminan yang terbentuk mampu memprediksi pengelompokan desa tertinggal dan desa tidak tertinggal sebesar 84,1 persen
Perencanaan Persebaran Lubang Resapan Biopori (LRB) di RW 13 Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan
Secara kewilayahan, Kawasan Sudimara yang masuk dalam RW 13, Kelurahan Jombang termasuk kategori pusat
pertumbuhan (growth pole), karena mempunyai stasiun kereta api Sudimara dan pasar Jombang. Berdasarkan Perda No. 15
tahun 2011 tentang RTRW peruntukannya adalah wilayah yang berfungsi sebagai pusat pemerintahan, pelayanan umum,
perdagangan dan jasa dengan skala pelayanan regional, dan perumahan kepadatan tinggi, namun mempunyai potensi
bencana banjir dan tanah longsor. Oleh karena itu, diperlukan antisipasi agar bencana tersebut dapat diminimalisir, salah
satunya adalah melalui penelitian tentang perencanaan persebaran lubang resapan biopori (LRB). Tujuan penelitian adalah
untuk merencanakan titik-titik persebaran LRB berdasarkan debit run off, laju infiltrasi, dan kesesuaian lahan. Metode
penelitian adalah: (a) debit aliran permukaan (run off) dengan metode Rational, (b) laju infiltrasi menggunakan metode
Horton, (c) kebutuhan lubang biopori dengan metode Lubang Resapan Biopori (LBR) yaitu dengan membandingkan debit
limpasan dengan laju infiltrasi, dan (d) identifikasi kecocokan lahan untuk biopori menggunakan pembobotan dan skoring.
Hasil analisis menunjukkan: debit run off sebesar 3.2397 m3/detik, laju infiltrasi sebesar 1.418 mm/menit. LRB sebanyak 137 buah, dan cocok diterapkan di wilayah RW 13, karena jenis tanahnya alluvial dan grumusol. Implementasi persebaran titik titik LBR adalah setiap 5 rumah 1 LRB, sehingga mampu mengurangi bencana banjir sebesar 0.23%
Independensi Media Massa Lokal di Madura Selama Masa Kampanye Pemilihan Presiden 2014
Media massa memiliki peran penting selama masa kampanye Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Sebagai alat komunikasi politik, media massa memiliki pengaruh kuat
bagi publik. Fen omena tersebut menjadi komoditas pemberitaan pada media massa, baik lingkup nasional maupun daerah. Topik tentang pemilihan presiden menjadi tajuk berita utama di mayoritas media massa. Radar Madura, salah satu media cetak lokal di Madura,Bahkan beberapa kali menjadikan kampanye pemilihan presiden dan wakil presiden
sebagai tajuk berita utama. Netralitas dan independensi media massa pada masa kampanye kemudian perlu dikaji kembali. Berdasarkan fakta bahwa redaksi media massa
bisa menentukan sudut pemberitaannya. Maka perlu dikaji untuk mengetahui makna pembingkaian berita. Analisis framing dengan pendekatan teori milik Pan dan Kosicky
digunakan untuk mengkajinya. Hasilnya adalah ditemukan fakta bahwa Radar Madura telah melakukan pembedaan tema dan konsep pemberitaan kampanye calon presiden dan wakil presiden. Fakta tersebut merupakan representasi kecondongan redaksi
terhadap salah satu cal on Presiden dan W akil Presiden
Strategi PDAM Tirta Tawar Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Aceh Tengah
Kemampuan keuangan daerah dapat dilihat dari struktur APBK; dimana kontribusi PAD masih relatif kecil terhadap total penerimaan daerah, sebaliknya bagian penerimaan pembangunan dan pendapatan terbesar daerah berasal dari pos pendapatan yang berasal dari pemerintah dan atau instansi yang lebih tinggi. Kabupaten Aceh Tengah juga berada dalam kondisi yang sepertj ini. Karena dari struktur APBK selama ini menunjukkan bahwa proporsi terbesar terhadap total penerimaan daerah adalah berasal dari sumbangan/bantuan pemerintah pusat. Salah satu sumber dana untuk mendukung keuangan daerah adalah hasil perusahaan milik daerah. Sebagaimana diketahui bahwa tugas dan peranan SUMO adalah mendorong kegiatan ekonomi daerah, menciptakan kesempatan kerja, menyediakan jasa pelayanan sosial dan memberikan kontribusi bagi PAD. Jika saja pemerintah daerah mampu mengelola secara professional tidak tertutup kemungkinan BUMD merupakan sumber pendapatan daerah yang sangat potensial. PAD Kabupaten Aceh Tengah hanya mampu memberikan kontribusl terhadap APBK dalam lima tahun terakhir ini rata-rata sebesar 11,45 persen.
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetabui Strategi Pdam Tirta Tawar Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Di Kabupaten Aceh Tengah, desain penelitian dengan pendekatan diskriptif Kualitatif dengan metode penelitian yang digunakan yaitu observasi wawancara dan dokuentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Pdam Tirta Tawar dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Di Kabupaten Aceh Tengah I) Mengembangkan Pemasaran dan Memperluas Cakupan Pelanggan Dengan Mengembangkan pemasaran dan cakupan pelanggan PDAM Tirta Tawar adalah salah satu cara untuk memperluas pelayanan air bersih kepada masyarakat. Dengan makin luasnya masyarakat yang dapat menikmati fasllitas air bersih dari PDAM Tirta Tawar ,diharapkan dapat makin meningkatkan kesejahteraan masyarakat Takengon, karena salah satu indicator sejahteranya masyarakat perkotaan adalah makin mudahnya mereka mendapatkan dan mengakses fasilitas-fasilitas perkotaan/pelayanan publik yang menunjang kehidupan mereka. 2) Meningkatkan Kualitas SDM Guna Mengoptimalkan Manajemen
Operasi dan Meningkatkan Kualitas 3) PelayananMenekan Tingkat Kebocoran Air, Dalam Proses Produksi, Transrnisi dan Distribusi tingkat kebocoran air di PDAM Tirta Tawar adalah sebesar 25%, dengan rata-rata tingkat kehilangan air per bulan sebesar 22%. Kondisi ini jauh dari am bang batas yang ditetapkan
Pengaruh Motivasi dan Kemampuan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kementerian Agama Kabupaten Tolikara
Pengaruh Motivasi dan kemampuan kerja terhadap Kinerja Pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tolikara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan kemampuan kerja secara parsial dan simultan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tolikara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan sebanyak 28 responden dengan teknik sampling jenuh. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda dengan menggunakan uji F, uji t dan uji determinan. Hasil regresi linear berganda, menunjukkan variabel motivasi berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai t hitung 2,283 > t tabel 2,060 dengan nilai sig 0,031 t tabel 2,060 dengan nilai sig 0,040 F tabel =3,37 dengan nilai sig=O,OOO < 0,05, menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel motivasi dan kemampuan keija secara simultan berpengaruh terhadap kineija pegawai
Implementasi Peraturan Menteri Pertanian No 67/Permnentan/SM.00/12/2016 Tentang Pembinaan Kelembagaan Petani Dalam Mendukung Peningkatan Ketahanan Pangan di Kabupaten Tana Tidung
Peraturan Menteri Pertanian Nomor 67/Permentan/SM.O50/12/2016 Tentang Pembinaan Kelembagaan Petani. Hal Ini Ditumbuhkembangkan Dari, Oleh, Dan Untuk Petani Guna Memperkuat Dan Memperjuangkan Kepentingan Petani. Kelembagaan Petani Terdiri Atas, Kelompok Tani, Gabungan Kelompok Tani, Asosiasi Komoditas Pertanian Dan Dewan Komoditas Pertanian Nasional Ketahanan Pangan Diartikan Sebagai Tersedianya Pangan Dalam Jumlah Dan Kualitas Yang Cukup, Terdistribusi Dengan Harga Terjangkau Dan Aman Dikonsurnsi Bagi Setiap Warga Untuk Menopang Aktivitasnya Sehari-Hari Sepanjang Waktu. Metode Penelitian Ini Menggunakan Analisis Deskriptif Kualitatif. Hasil Menunjukkan Penerapan Peraturan Menteri. Pertanian Nomor 67/Permentan/ SM.OS0/12/2016 Tentang Pembinaan Kelembagaan Petani Pada Dinas Pertanian, Pangan Dan Perikanan Kab. Tana Tidung Berhasil Meningkatkan Ketahanan Pangan Sesuai Dengan Rencana Definitive Kelompok Tani (RDK), Definitif Kebutuhan Kelompk (RDKK), Sistem Latihan Kerja, Kunjungan Pada Lembaga Pertanian Dan Supervisi (Sistem Kerja LAKU SUSI) Pada Lembaga Pertanian Kab Tana Tidung Khususnya Pada Kelompok Tani, Gabungan Kelompok Tani, Asosiasi Komoditas Pertanian Dan Dewan Komoditas Pertanian Nasional. Saran Penelitian Ini Yakni Pengembangan Kembali Program Kelembagaan Pertanian Terkait Dengan Kerusakan Lingkungan Dan Perubahan Iklim, Sarana Prasarana, Lahan Dan Air, Kepemilikan Lahan, Sistim Perbenihan Dan Perbibitan, Akses Petani Terhadap Permodalan Kelembagaan Petani, Lemahnya Kapasitas Dan Kelembagaan Petani, Rendahnya Produksi Dan Produktivitas, Nilai Tambah Dan Daya Saing Komoditi Tanaman Pangan, Hortikultura Dan Perkebunan, Tingginya Kehilangan Hasil, Terbatasnya Ragam Produk Olahan Komoditi Tanaman Pangan, Hortikultura Dan Perkebunan
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Motivasi Kerja, dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Tim Pendidikan di SMA Negeri 1 Riau Silip Kabupaten Bangka
Tesis ini melakukan evaluasi terhadap kepemimpinan Kepala Sekolah, motivasi kerja, disiplin kerja, dan kinerja tim pendidikan di SMA Negeri 1 Riau Silip Kabupaten Bangka. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengaruh kepemimpinan Kepala Sekolah, motivasi kerja, disiplin kerja terhadap kinerja tim pendidikan di SMA Negeri 1 Riau Silip Kabupaten Bangka. Penelitian menggunakan metode deskriptif, pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi sederhana dan berganda. Penelitian ini termasuk penelitian populasi atau sensus karena meneliti sejumlah populasi tanpa mengambil sampel dari jumlah subjek populasi penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey, yaitu teknik pengumpulan dan analisis data berupa opini dari subyek yang diteliti melalui kuesioner, wawancara, observasi. Hasil penelitian ini total pengaruh kepemimpinan Kepala Sekolah (X1) terhadap kinerja tim pendidikan (Y) sebesar -1,20%, total pengaruh motivasi kerja (X2 ) terhadap kinerja tim pendidikan (Y) sebesar 31,38%, pengaruh disiplin kerja (X 3) terhadap kinerja tim pendidikan (Y) sebesar 34,32%, pengaruh kepemimpinan Kepala Sekolah (X1 ), motivasi kerja (X2), dan disiplin kerja (X 3) secara simultan terhadap kinerja tim pendidikan (Y) di SMA Negeri 1 Riau Silip Kabupaten Bangka sebesar 64,40%. Sisanya sebesar 35,60% dipangaruhi variable lain yang tidak diteliti (epsilon). Implikasi dari penelitian ini disarankan agar kepala sekolah dapat meningkatkan dimensi kepemimpinan suportif secara efekiif yang mengikuti manajemen sumber daya berbasis sekolah secara optimal sehingga motivasi kerja, disiplin kerja dan kinerja pendidik dapat lebih optimal
Implementasi Pengawasan Dalam Ketaatan Pemanfaatan Air Tanah di Provinsi Kalimantan Utara (Studi Kasus Kota Tarakan)
Kebutuhan Air bersih di Kota Tarakan terus meningkat seiring dengan bertambahnya populasi. Pengambilan air tanah akan sebanding dengan kebutuhan sumber air bersih yang masih mengandalkan Air Tanah sebagai sumber air bersih utama selain Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Sejak di berlakukannya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Pasal 14 penyelenggaraan urusan Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sudah menjadi kewenangan Provinsi dan Pusat sehingga penyelengaraan kawasan terhadap ketaatan pemanfaatan air tanah di
Kota Tarakan menjadi kewenangan provinsi. Bebera penelitian telah membuktikan bahwa pengawasan terhadap izin pemanfaatan air tanah menemukan masih banyak pemilik SIPA tidak memasang meter air pemboran air sulitnya memantau pengambilan air di bor, belum dibuatnya sumur resapan, menyediakan sumuran pantau, pembayaran retribusi dan laporan hasil pengeboran, jumlah pengambilan air yang melebihi batas, serta izin lingkungan tidak ada (Addoe, 2008; Apriyana, 2014), dap Wibowo, 2018). Tujuan dilakukan penelitian ini diantaranya yaitu untuk mendeskripsikan kebijakan pengawasan pengambilan air tanah yang memiliki SIPA urat lzin Pengambilan Air Tanah), Untuk mendeskripsikan Implementasi pengawasan pemerintah dalam pengambilan air tanah yang memiliki SIPA dan untnk menguraikan dan menjelaskan faktor-faktor penghambat pengawasan pengambilan air tanah di wilayah Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara, Penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber penelitian terdiri dari informasi utama dan informan pendukung. Metode pengumpulan data yaitu menggunakan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menunjukan hasil yaitu masih banyak pengguna sumur bor air tanah di Kota Tarakan yang tidak mengikuti prosedur kelengkapan
pemanfaatan air tanah sesuai Peraturan Perundangan yang berlaku. Terdapat beberapa faktor penghambat pengawasan pengambilan air tanah di wilayah Kota Tarakan seperti Kesadaran Masyarakat/Pengusaha yang masih rendah, kurangnya SDM di Bidang Geologi Dinas ESDM, Infonnasi Tata Cara Pengawasan belum diatur pada Peraturan Daerah maupun Peraturan Gubernur, dan fasilitas yang masih kurang
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dan Think Pair And Share Pada Mata Pelajaran Ipa Terhadap Motivasi dan Hasll Belajar Siswa Kelas V
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dan--Think Pair and Share (TPS) pada mata pelajaran IPA terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas V. Populasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah Peserta Didik. Kelas V A dan Kelas V B sebagai Kelas Eksperimen I dan Kelas Eksperimen II. Desain penelitian ini menggunakan One Group Pre- Test-Pos Test Design. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan instrumen kuesioner atau angket dan data hasil pretest dan posttest basil belajar peserta didik. Data dianalisis dengan teknik Descriptif Statistik frequency, Uji Paired Sample T-test dan uji Correlation Bivarite. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (l) terdapat pengaruh penerapan model pembelajan kooperatif Tipe Jigsaw dan TPS dalam menigkatkan motivasi peserta didik dalam pelajaran IPA kelas V, (2) Terdapat pengaruh penerapan model pelajaran kooperatif Tipe Jisaw dan TIS dalam meningkatkan motivasi peserta didik dalam pelajaran IPA kelas V (3) Terdapat peningkatan motivasi belajar peserta didik terhadap mata pelajaran IPA kelas V