Universitas Terbuka Repository
Not a member yet
9681 research outputs found
Sort by
Analisis Persepsi Guru Tentang Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Se-Kecamatan Gunung Kijang Kabupaten Bintan
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis persepsi guru tentang faktor-fakor apa saja yang mempengaruhi hasil belajar siswa sekolah dasar se-Kecamatan Gunung Kijang Kabupaten Bintan serta menghitung seberapa pengaruh dari faktor-faktor tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif-korelasional pada Sekolah Dasar se Kecamatan Gunung Kijang Kabupaten Bintan. Subjek penelitian ini adalah sebanyak 30 orang guru dengan perincian 5 orang guru SDN 001 Gunungkijang, 5 orang guru SDN 002 Gunungkijang, 7 orang guru SDN 003 Gunungkijang, 5 orang guru SDN 006 Gunungkijang, 3 orang guru SDN 007 Gunungkijang, dan 5 orang guru SDN 008 Gunungkijang. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan angket berbentuk Rating Scale dan Skala Likert. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis faktor dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal dan faktor ekstemal baik secara parsial maupun secara simultan berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa SD Se Kecamatan Gunung Kijang Kabupaten Bintan. Secara parsial faktor internal dan faktor eksternal masing-masing berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa sebesar 32,36% dan 21,82%. Secara simultan faktor internal dan faktor ekstemal berpengaruh terhadap hasil belajar siswa sebesar 54,18%, sedangkan sisanya sebesar 45,82% ditentukan oleh faktor yang lain
Pengaruh Strategi Experiential Learning (Outdoor dan Indor) Dan Gender Terhadap Hasil Belajar Ipa Pada Siswa Kelas V SD di Kecamatan Pinang
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD. Alasan diambil mata pelajaran IPA dalam penelitian ini adalah karena pelajaran IPA merupakan bagian dari pelajaran yang diujikan secara Nasional dan masih banyak siswa yang mendapat nilai kurang memuaskan di Ujian Nasional. Materi ekosistem dengan subtema rantai makanan dianggap memiliki peranan penting dalam kehidupan sehari-hari, sehingga strategi experiential learning dianggap sesuai untuk diterapkan pada materi ini. Penelitian ini disusun dengan menggunakan eksperiment design karena penelitian ini dilakukan secara langsung dan hasil yang didapat merupakan data asli dari lapangan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini d.iambil dari 30 siswa outdoor dan 30 siswa indoor pada siswa laki-laki. dan perempuan. Variabel independen pada penelitian ini adalah experiential/earning (outdoor dan indoor) dan gender. Sedangkan variabel dependen adalah hasil belajar IPA. Pengukuran hasil belajar dilakukan dengan menggunakan metode statistik deskriptif. Perangkat lunak yang digunakan untuk: analisis adalah SPSS. Untuk menentukan hasil dalam penelitian ini menggunakan Anova Dua Jalur (Two Way Anova) jika terdapat interaksi antara dua variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa anatara siswa yang diajarkan experiential learning outdoor dengan siswa yang diajarkan experiential/earning indoor dengan hasil signifikan Frutung > Ftabe1 yaitu 31,461 > 4,013. Untuk perbedaan hasil belajar diperoleh hasil signifikan Frutung > Ftabet yaitu 31,461 > ~,013 yang berimplikasi terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa laki-laki dan perempuan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah strategi experiential learning (outdoor dan indoor) dan gender memiliki pengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V. Dengan demikian peran guru dalam menciptakan suasana pembelajaran yang efektif dan menyenangkan sangat penting agar siswa bersemangat dalam mengikuti kegiatan pembelajaran, sehingga basil belajar dapat dicapai secara maksimal
Assessment Continued Professional Development (CPD) Through Mobile Phone In Teacher Working Group; Age Matter
The purpose of this research is to develop guides by the adoption process of mobile phone in teacher working group or “Kelompok Kerja Guru” (KKG) to assess continued professional development (CPD) context with surface, deep and implicit structures. The members of KKGs have disparities age between junior teacher, middle and senior teacher where they have advantages and drawbacks. A KKG provides workshops, training and discussions that are held each month. To enable and foster these activities across diverse communities, across urban, suburban and rural settings where they have intentions to help teachers improve their competences, KKGs use mobile phone platform (for example; WhatsApp, BBM, Line, Facebook, Twitter) to communicate and share ideas between group members. This study still ongoing through working closely with members (young and old) of KKGs to explore the benefits and drawbacks of a mobile learning approach to assess continued professional development context with surface, deep and implicit structures. The methodology of this study uses qualitative research with a case study based on the government project namely Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi (initial in English; Zoning based Learning Competency Improvement Program) to extend through mobile phones in teacher working groups to complete High order thinking skill (HOTS). The project will take several weeks by observation on the mobile phone, semi-interview to find the aim of this study
The Effect of Motivation on the Interest of Accounting Students to Follow Accounting Professional Education
Objective – This study aims to investigate the motivation and interest of Accounting Students at Economy Faculty of UT to participate in Accounting Professional Education, several motivational factors such as quality, career, economy, degree, and achievement. Accounting Professional Education has been implemented since September 2002, with the commencement of Accounting Professional Education, the title of accountant is no longer the monopoly of certain state universities are given special privileges by the Ministry of National Education. Thus, all Accounting graduates have the same opportunity to get an accountant degree. Opportunities have been widely opened but the problem now is the willingness of every accounting student himself to continue his education at Accounting Professional Education.
Methodology/Technique – Using 296 accounting students from Bogor, Bandung, Purwokerto, Batam, Gorontalo UT Regional Offices, we run the form of Structural Equation Model (SEM) to test the accounting students’ motivation to follow Accounting Professional Education. Meanwhile for the measurement model in this study using a Confirmatory Factor Analysis (CFA) which shows a latent variable measured by one or more observed variables.
Findings – The result shows that quality motivation has a significant effect towards the interest of accounting students at undergraduate degree of Accounting Study Program at Universitas Terbuka to follow the Accounting Professional Education.
Novelty – This finding implies that the greater the motivation of the quality of students, the greater their interest in taking the Accounting Professional Education
Pengaruh Sumber Daya Manusia Terhadap Kualitas Pelayanan (Studi Kasus di Kantor Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Samosir)
Fenomena yang terjadi pada Kantor Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Samosir rendahnya kualitas pelayanan publik merupakan salah satu sorotan yang diarahkan kepada birokrasi pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Perbaikan pelayanan publik di era reformasi merupakan harapan seluruh masyarakat, namun dalam perjalanan reformasi yang memasuki tahun ke enam, ternyata tidak mengalami perubahan yang signifikan. Berbagai tanggapan masyarakat Kabupaten Samosir justru cenderung menunjukkan bahwa berbagai jenis pelayanan publik mengalami
kemunduran yang utamanya ditandai dengan banyaknya penyimpangan dalam layanan publik tersebut. Sistem dan prosedur pelayanan yang berbelit-belit, dan sumber daya manusia yang lamban dalam memberikan pelayanan, mahal, tertutup, dan diskriminatif se11a berbudaya bukan melayani melainkan dilayani juga merupakan aspek layanan publik yang banyak disoroti.
Jenis penelitian ini adalah penelitian asosiatif. Penelitian asosiatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh atau hubungan antara variabel bebas
terhadap variabel terikat dan seberapa eratnya pengaruh atau hubungan kedua variabel tersebut.
Secara Uji Validitas bahwa Correct total correlation menunjukkan korelasi antara skor item dengan skor total item yang dapat digunakan untuk menguji validitas instrumen.
Untuk mengetahui validitas pada setiap pertanyaan, maka nilai pada colom corrected item total correlation yang merupakan nilai rhitung dibandingkan dengan r1abel· Adapun pada a = 0,05 dengan derajat bebas df = 68, sehingga (0,05:55), diperoleh r1aoel adalah 0,244. Sehingga
menunjukkan bahwa hanya 15 butir penyataan dinyatakan valid. Berdasarkan data tersebut maka dapat disimpulkan bahwa butir penyataan tersebut layak untuk digunakan sebagai
instrumen penelitian. Variabel Sumber Daya Manusia terhadap Kualitas Pelayanan diperoleh nilai thitung>ttabel (2,220 > 2,021) sehingga dapat disimpulkan bahwa Sumber Daya
Manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Pelayanan Pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Samosir Koefisien determinasi pada penelitian ini adalah 0,21 lni menunjukan bahwa Sumber daya Manusia sebagai variabel bebas dapat menjelaskan kualitas pegawai sebagai variabel terikat sebesar 21 % Pada Univeritas Medan Area artinya dengan adanya disiplin ke1ja yang dibuat pihak Pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Samosir sehingga agar lebih meningkatkan kualitas pelayanan pegawai. Sedangkan sisanya sebesar 14,6% dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini
Partisipasi Masyarakat Desa Saitnihuta dalam Mewujudkan Perencanaan Strategik (Visi dan Misi) Kabupaten Samosir
Visi Kabupaten Samosir tahun 2016 - 2021 berbunyi ·· Terwujudnya Masyarakat Samosir yang Sejahtera, Mandiri, dan Berdaya Saing Berbasis Pariwisata dan Pertanian" . Saat ini sektor pariwisata merupakan penggerak ekonomi paling
ampuh di berbagai belahan dunia. Di Indonesia, sudah banyak desa yang dulunya miskin kini menjadi sejahtera karena pariwisata. Desa Saitnihuta merupakan salah satu
desa di Kabupaten Samosir yang memiliki potensi pariwisata yang layak untuk dikembangkan. Penelitian ini dimaksudkan untuk me/ihat bagaimana masyarakat desa saitnihuta berpartisipasi dalam pembangunan, arah penggunaan dana desa dan kaitannya untuk mewujudkan visi dan misi kabupaten samosir. Penelitian yang dilakukan bersifat kualitatif deskriptif. Subjek penelitian meliputi Kepala Desa
Sailnihuta, Sekretaris Desa Saitnihuta, Tokoh Agama di Desa Saitnihuta, Tokoh Adat di Saitnihuta, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi
masyarakat desa dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan masih rendah,sedangkan partisipasi dalam penerimaan hasil pembangunan cukup tinggi kecuali untuk
pemeliharaan rutin. Arah penggunaan dana desa untuk membangun insfrastruktur desa dan ha/ ini mendukung perwujudan perencanaan strategik Kabupaten Samosir. Untuk
itu, pemerintah desa saitnihuta perlu melakukan /angkah - langkah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat sebagaimana disarankan dalam penelitian ini
Pengaruh Budaya Organisasi, Motivasi Dan Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Komunikasi Dan Informatika Di Kabupaten Kota Waringin Timur
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh budaya organisasi, motivasi clan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan. Unit analisis dalam penelitian ini adalah pegawai di lingkungan Dinas Komunikasi dan lnfonnatika Kabupaten Kotawaringin Timur.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian primer dengan pengambilan data secara langsung dari responden yang berjumlah 24 pegawai dengan teknik sampling sensus menggunakan kuesioner. Hal ini berarti bahwa seluruh responden pada unit analisis dijadikan sebagai sampel penelitian. Pengukuran variabel menggunakan Skala Likert dengan Teknik Analisis Regresi Berganda setelah melalui uji
instrumen (uji validitas dan reliabilitas), uji asumsi klasik dan uji hipotesis menggunakan SPSS versi 25.0. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan, variabel budaya organisasi, motivasi dan
kepemimpinan berpengamh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotawaringin Timur. Berarti bahwa ketiga hipotesis dalam penelitian ini seluruhnya diterima. Hasil koefisen
determinasi menunjukkan bahwa sumbangan pengaruh variabel budaya organisasi,motivasi dan kepemimpinan terhadap variabel kinerja pegawai adalab 98,8% dan sisanya sebesar 1,2% dipengaruhi oleh variabel lain diluar model penelitian. Dari studi ini juga dapat disarankan bahwa melalui peningkatan pemahaman akan budaya organisasi, motivasi kerja dan kepemimpinan yang baik akan berdampak nyata dalam peningkatan kinerja pegawai rnaupun organisasi dan sangat
menentukan keberhasilan pencapaian tujuan organisasi ke depan
Democracy and Public Accountability in Digital Era
Perkembangan demokrasi dan teknologi informasi sangat relevan untuk diangkat sebagai tema konferensi. Saat ini, hak-hak politik, sosial dan ekonomi adalah ranah demokrasi yang terus diperjuangkan demi kesejahteraan umat manusia. Ruang lingkup demokrasi tidak hanya mencakup dimensi politik, tetapi juga mempengaruhi dimensi ekonomi, budaya dan sosial. Pada sisi yang lain, demokrasi mempunyai keterkaitan yang erat dengan akuntabilitas publik. Aktivitas pemerintahan harus dipertanggunggugatkan kepada publik. Kehadiran masyarakat informasi dalam bentuk Cyberspace, telah mengalihkan berbagai aktivitas masyarakat dan pemerintah di dunia nyata ke dalam berbagai bentuk subtitusi artifisialnya, termasuk penyajian informasi, data, laporan keuangan, dan hubungan antara Negara dan warga Negara. Kehadiran buku ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran atau gagasan konstruktif untuk menjadikan masyarakat yang lebih maju baik secara kapasitas dalam menggunakan teknologi maupun ekonomi sebagai salah satu perwujudan dari cita cita bangsa menuju masyarakat adil dan makmur
Peranan Kepala Distrik Dalam Pembinaan Dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Kampung Di Kampung Asotipo Distrik Asotipo Kabupaten Jayawijaya
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan kepala
Distrik dalam pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan
pemerintahan kampung serta faktor-faktor yang mempengaruhi
keefektivan peranan kepala Distrik dalam hat dimaksud. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dimana penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan dan menganalisis data berupa kata-kata dan perbuatan-perbuatan manusia. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, pengumpulan dokumen, melakukan observasi terlibat dan melakukan diskusi
kelompok fokus (Focus Group Discussion/ FGD). Lokasi penelitian berfokus di Kampung Asotipo Distrik Asotipo namun untuk mendukung kelengkapan data maka penulis juga mengambil data di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait seperti, Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung (BPMK), Bagian Hukum,Bagian Organisasi dan Kantor Distrik Asotipo. Variabel independen pada penelitian ini adalah peranan kepala Distrik dalam pembinaan dan pengawasan, sedangkan variabel independen adalah penyelenggaraan pemerintahan Kampung. Teknik analisis data dengan cara mengumpulkan data-data baik hasil wawancara dan dokumen-dokumen kemudian melihat faktor-faktor yang mempengaruhi peranan kepala Distrik dalam hal koordinasi, pembinaan, pengawasan,
monitoring dan evaluasi serta pembinaan kerja kemudian dikaitkan dengan penyelenggaraan pemerintahan kampung melalui Kepastian hukum, tertib penyelenggaraan pemerintahan, kearifan lokal dan partisipatif. Hasil analisis menunjukan bahwa peranan kepala Distrik
sebagai pemimpin sangat menentukan keberhasilan pencapaian tujuan organisasi walaupun secara struktur Kampung tidak berada dibawah Distrik dan kampung memiliki hak otonomi seluas-luasnya untuk mengurus urusan pemerintahan berdasarkan hak asal usul kampung atau hak tradisional yang diakui dan dihormati namun sesuai dengan aturan bahwa Distrik menjalankan fungsi pemerintahan umum dan
beberapa tugas lainnya yang menjadi kewenangan Distrik dalam hal koordinasi, pembinaan, pengawasan, monitoring dan evaluasi serta pembinaan kerja sehingga berhasil dan tidaknya penyelenggaraan pemerintahan kampung bergantung pada fungsi kepemimpinan kepala Distrik
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepuasan Pegawai Badan Pusat Statistik di Sulawesi Barat
Secara umum tugas seorang manajer adalah meningkatkan kinerja organisasi dan meningkatkan kepuasan pegawai. Dalam beberapa kasus menunjukkan bahwa kinerja yang tinggi tidak selalu diikuti oleh kepuasan kerja karyawan, oleh karena itu dalam praktik para manajer biasanya secara reguler melakukan survei untuk mengetahui sikap karyawan dan dampaknya terhadap kepuasan kerja.
Badan Pusat Statistik mengemban fungsi pelayanan publik di bidang statistik, peranan yang harus diemban dalam menyediakan data statistik terpercaya membutuhkan kemampuan
manajerial yang baik, sehingga dapat memberikan kepuasan kerja yang optimal bagi pegawai yang diharapkan akan meningkatkan fungsi pelayanan masyarakat.
Penelitian ini bertujuan menganalisis fakto r-faktor yang berpengaruh terhadap kepuasan pegawai di Badan Pusat statistic Provinsi Sulawesi Barat, faktor-faktor yang di analisis adalah: faktor psikologis; faktor social; faktor fiisk; dan faktor finansial, pada kesimpulannya seluruh faktor tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap
kepuasan pegawai di Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Barat