Universitas Terbuka Repository
Not a member yet
    9681 research outputs found

    Motivasi, Komitmen Dan Fasilitas Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Barat

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Motivasi, Komitmen dan Fasilitas kerja terhadap kinerja pegawai Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sula.wesi Barat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Barat. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah keseluruh jumlah populasi sebanyak 49 responden. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey melalui pendekatan kuantitatif, menggunakan kuesioner. Pengumpulan data menggunakan skala likert untuk mengukur data yang diperoleh. Data Penelitian dianalisis secara deskriptif dan regresi linear berganda dengan uji F dan uji t dengan tingkat signifikansi a= 0,05. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Barat dengan tingkat signifikan 0,005 <a 0,05. Komitmen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Barat dengan tingkat signifikan 0,026 <a 0,05. Fasilitas Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Barat dengan tingkat signifikan 0,017 <a 0,05. Sedangkan secara simultan Motivasi,Komitmen dan Fasilitas kerja mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Barat dengan F hitung 28,623 > F tabel 2,79. Hasil hitung koefisien Determinasi sebesar 0,633, sehingga dapat disimpulkan bahwa persentase sumbangan pengaruh secara bersama-sama variabel motivasi (X1), komitmen (X2), dan fasilitas kerja (X3) terhadap kinerja pegawai adalah sebesar 63,3%. Sedangkan sisanya sebesar 36, 7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini

    Pengaruh Sarana dan Prasarana dan Iklim Organisasi Terhadap Kualitas Pelayanan Kesehatan di RSU Dr Hadrianus Sinaga Pangururuan

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh prasarana dan sarana iklim organisasi terhadap kualitas pelayanan kesehatan pada RSU Dr. Hadrianus Sinaga Pangururuan di Kabupaten Samosir. Perolehan data pada penelitian ini dengan menggunakan metode deskriptif Kuantitatif. Populasi pada penelitian ini pegawai RSU Dr. Hadrianus Sinaga Pangururuan, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode slovin, sehingga dari 70 koresponden menjadi 59 koresponden pada RSU Dr. Hadrianus Sinaga Pangururuan. Pada penelitian ini melakukan 3ahapan dalam meregress data tersebut yakni tahap pertama dengan Metode Analisis, Uji Asumsi Klasik, dan uji Hipotesis. Hasil pada penelitian ini menjelaskan bahwa sarana dan prasarana tidak ada pengaruh atau tidak berpengaruh terhadap kualitas pelayanan, sedangkan pada iklim organisasi berpengaruh terhadap kualitas pelayanan. Saran yang diberikan kepada peneliti selanjutnya adalah diharapkan agar memperluas sumber data yang diperoleh dan menambah jumlah variabel yang diteliti pada RSU Dr. Hadrianus Sinaga Pangururan

    Implementasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap Di Kelurahan Kasongan Baru Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan

    Get PDF
    Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Nomor 6 Tahun 2018 tentang Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap. Dalam implementasinya masih terdapat hambatan-hambatan. Hal ini juga terjadi di Kantor Pertanahan Kabupaten Katingan, sehingga menyebabkan pelaksanaan PTSL tidak terlaksana dengan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kebijakan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan hambatan-hambatannya di Kelurahan Kasongan Baru, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan. Penelitian ini mengunakan metode desk.riptif analitik dengan teknik pendekatan secara kualitatif. Adapun teori yang digunakan adalah teori yang mempengaruhi keberhasilan suatu kebijakan. Adapun variabel terhadap penilaian keberhasilan pelaksanaan Kebijakan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Kelurahan Kasongan Barn adalah Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi atau Sikap Pelaksana dan Struktur Birokrasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Kebijakan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Kelurahan Kasongan Baru Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan belum berhasil. Hal ini terlihat dari masih banyaknya bidang tanah yang belum terdaftar clan masih banyaknya bidang tanah bersertipikat yang belum terpetakan. Hal ini disebabkan karena dari empat variabel keberhasilan Kebijakan, hanya variabel Disposisi atau sikap pelaksana yang dapat dikatakan berhasil, sedangkan variabel Komunikasi, Sumber Daya, serta Struktur Birokrasi masih belum bisa dikatakan berhasil. Sedangkan hambatanhambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan Kebijakan PTSL di Kelurahan Kasongan Baru adalah Kurangnya Pemahaman masyarakat tentang PTSL, Kurangnya Kuantitas Sumber Daya Manusia Pelaksana (PTSL) di Kantor Pertanahan Kabupaten Katingan, Kurangnya data Pendukung tentang jumlah bidang tanah di suatu desa/kelurahan,Belum Optimalnya Penyiapan Peta Kerja pada lokasi PTSL, khususnya terhadap bidang tanah yang sudah bersertipikat (sertipikat lama), Pemilik tanah tidak berdomisili dilokasi letak tanah yang ditetapkan sebagai Lokasi PTSL, Banyaknya penguasaan tanah masyarakat yang berada dalam Kawasan Hutan, serta adanya Keluhan dari masyarakat tentang pengenaan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Pajak Penghasilan Perolehan Hak (PPh) saat penerbitan Sertipikat Hak atas Tanah dalam kegiatan PTSL

    Pengaruh Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai Atas Barang Hasil Perkebunan Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai Di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Utara II

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh pengenaan Pajak Pertambahan Nilai atas barang hasil perkebunan terhadap penerimaan Pajak Pertambahan Nilai di Kanwil DJP Sumatera Utara II sehingga memberikan jawaban terhadap pertanyaan apakah jumlah Pengusaha Kena Pajak sektor perkebunan kelapa sawit dan pembayaran Pajak Pertambahan Nilai sektor perkebunan kelapa sawit mcmpengaruhi penerimaan Pajak Pertambahan Nilai di Kanwil DJP Sumatera Utara II. Dengan latar belakang penelitian adalah dikeluarkan Putusan Mahkamah Agung RI nomot 70P/HUM/2013 yang berdampak terhadap barang hasil perkebunan yang sebelumnya dibebaskan menjadi dikenakan Pajak Pertambahan Nilai. Analisis ini menggunakan variabel independen yaitu jumlah Pengusaha Kena Pajak dan pembayaran Pajak Pertambahan Nilai sektor perkebunan kelapa sawit sedangkan variabel independennya adalah penerimaan Pajak Pertambahan Nilai di Kanwil DJP Sumatera Utara II. Sampel penelitian adalah jumlah Pengusaha Kena Pajak dan pembayaran Pajak Pertambahan Nilai sektor perkcbunan kelapa sawit yang terdaftar di Kanwil DJP Sumatera Utara II dengan rentang waktu Tahun 2013 sampai dengan 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah rnetode penelitian kuantitatif dengan pengumpulan data berupa data sekunder yang ada di Kanwil DJP Sumatera Utara II. Sedangkan metode analisis menggunakan Analisis Regresi Berganda Time Series. Tahapan Analisis yang di lakukan berupa pengujian stasioner tiap variabel,uji kointegrasi residual, melakukan analisis regresi time series dan melakukan analisis korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah Pengusaha Kena Pajak dan pembayaran Pajak Pertambahan Nilai sektor perkebunan keiapa sawit mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap pencrimaan Pajak Pertambahan Nilai di Kanwil DJP Sumatera Utara 11, pada a= 5%. Dan jumlah Pengusaha Kena Pajak dan pembayaran Pajak Pertambahan Nilai sektor perkebunan kelapa sawit mempengaruhi penerimaan Pajak Pcrtambahan Nilai di Kanwil DJP Sumatera Utara II sebesar 90,76%

    Penerapan Good Governance Dalam Pengelolaan Dana Desa Di Kecamatan Ronggurnihuta Kabupaten Samosir

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini untuk (1) mengetahui dan menganalisis bagaimana penerapan good governance dalam pengelolaan dana desa dan (2) untuk mengetahui dan menganalisis mengapa penerapan good governace dalam pengelolaan dana desa di Kecamatan Ronggumihuta belum optimal. Metode yang digunakan (observational case study). Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Penelitian ini menggunakan beberapa pendekatan dalam pengumpulan data yang dibutuhkan yaitu Studi kepustakaan/literature, Observasi, Wawancara dan Internet Searching. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Transparansi dalam penetapan APBDesa masih rendah, dimana forum penetapan APBDesa belum ada dilaksanakan, hanya melibatkan Kepala Desa dan Ketua BPD saja. Penerapan transparansi masih hanya sebatas penggunaan papan plank proyek, sedangkan penerapan prinsip akuntabilitas masih sebatas pertanggungjawaban fisik,sedangkan sisi administrasi masih belum lengkap. Sumber Daya Manusia yang dimiliki desa masih lemah, dimana masih masih ditemukan kesalahan dalam menyajik.an realisasi dan laporan keuangan desa. Pengawasan yang dilaksanakan oleh BPD masih belum optimal, dimana Anggota BPD masih belum elaksanakan peran dan fungsinya dengan baik

    Proceeding Social and Political Challenges in Industrial Revolution 4.0

    Get PDF
    Perubahan sosial dan politik terhadap revolusi industri keempat adalah kondisi yang sulit dihindari oleh masyarakat di dunia ini. Selain dimungkinkan untuk mengkarakterisasi oleh digitalisasi, Artificial Intelligence dan machine learning, perubahan-perubahan ini akan terlihat jelas dalam robotika, 3D-Printers, nanoteknologi dan bioteknologi, dan sebagainya. Hal ini bukan hanya mengenai perubahan teknologi tetapi juga seberapa dalam dan cepat perubahannya akan dikembangkan. Mereka akan mengganggu karena integrasi pengetahuan dan disiplin ilmu adalah hasil dari ekosistem baru yang diciptakan oleh dampak dari Artificial Intelligence. Oleh karena itu, Pemerintah harus menyediakan akses ke teknologi agar lebih banyak warga menikmati manfaat dari standar teknologi baru dan masyarakat global. Saat ini, lebih dari 30% orang di dunia menggunakan layanan media sosial untuk berkomunikasi dan menemukan informasi di dunia. Banyak inovasi telah dapat menciptakan perubahan global yang nyata. Mereka membawa akses kepada produk dan layanan ke pasar yang sama sekali baru. Mereka juga memberi orang kesempatan untuk belajar dan menghasilkan dengan cara baru, dan mereka memberikan identitas baru kepada orangorang karena mereka melihat potensi untuk diri mereka sendiri yang sebelumnya tidak tersedia. Oleh karena itu, kehadiran buku ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran atau gagasan konstruktif untuk menjadikan masyarakat yang lebih maju baik secara kapasitas dalam menggunakan teknologi maupun ekonomi sebagai salah satu perwujudan dari cita cita bangsa menuju masyarakat adil dan makmur

    Ancaman Bencana Longsor di Hutan Lindung Bukit Tiban, Batam

    Get PDF
    Keberadaan hutan di Batam memiliki peran penting, baik secara ekologi maupun secara ekonomi. Secara ekologi hutan penting untuk menjaga ketersediaan air tawar, menjaga kelestarian sumber daya alam di dalamnya, menjaga fungsi tanah sebagai penopang dan peran penting lainnya. Peran penting secara ekonomi karena hutan menyimpan berbagai sumber daya yang dapat menjadi pendapatan bagi daerah seperti kayu, hasil hutan bukan kayu serta jasa lingkungan seperti wisata alam. Di Kecamatan Batuaji dan Sekupang terdapat kawasan Hutan Lindung Bukit Tiban. Hutan lindung ini memliki luas 1770 hektar. Dua kecamatan ini diketahui merupakan daerah yang ramai dengan berbagai aktivitas masyarakat. Hutan lindung ini begitu mudah diakses oleh masyarakat, bahkan berdasarkan hasil observasi ditemukan beberapa area di hutan lindung ini dijadikan pemukiman oleh masyarakat. Topografi hutan yang cukup terjal cukup berbahaya bagi aktivitas alami maupun antropogenik yang terjadi di dalam hutan lindung ini. Beberapa area diketahui memiliki tingkat kemiringan yang sangat terjal sehingga peluang tanah longsor menjadi besar. Berdasarkan hasil observasi ditemukan pula area terjal berupa lereng yang mengalami pembabatan vegetasi dan dibiarkan kosong hingga tercipta lahan kritis. Bahkan di beberapa titik sudah terlihat bekas terjadinya tanah longsor. Potensi terjadinya tanah longsor sangat besar, sehingga saat diperlukan upaya agar bencana tidak terjadi atau meminimalkan dampak terjadinya longsor. Penelitian dilakukan memiliki tujuan untuk mengetahui potensi terjadinya longsor dan menganalisa upaya pencegahan terjadinya longsor di Hutan Lindung Bukit Tiban. Penelitian ini dilakukan dengan observasi ke kawasan hutan lindung dan wawancara mendalam dengan pihak berwenang dalam hal ini UPT Kehutanan

    Karakteristik Keputusan Pembebanan terhadap Bendahara oleh Badan Pemeriksa Keuangan

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji dan menganalisis tentang karakteristik dari keputusan pembebanan terhadap bendahara yang dikeluarkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan, keabsahan dari surat keputusan pembebanan tersebut dan akibat hukum dari keputusan pembebanan terhadap bendahara yang dengan sengaja ataupun lalai dalam kewenangannya sehingga mengakibatkan kerugian negara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa surat keputusan pembebanan terhadap bendahara secara substantive memenuhi syarat –syarat keabsahan dari sebuah keputusan tata usaha negara, dimana didalam keputusan pembebanan tersebut telah terpenuhinya unsur –unsur dari asas legalitas, selain itu juga terpenuhi unsur-unsur dari asas asas hukum administrasi negara, yang mana kedua asas tersebut menjadi sebuah dasar dalam pembentukan sebuah keputusan tata usaha negara. akibat hukum yang akan berlaku apabila bendahara tersebut melakukan kerugian negara/daerah yang dimana akibat hukum dari keputusan pembebanan terhadap bendahara adalah melakukan sita jaminan dari aset bendahara tersebut

    Online Training To Enable Online Tutors: Experience of Universitas Terbuka, Indonesia

    Get PDF
    This study aims to look at the effectiveness of Open University online tutor training. The competencies that must be achieved by trainees are being able to plan, implement and evaluate student learning outcomes in online tutorials (administrative, learning design, facilitation, evaluation and technical aspects). Training participants are trained online for 1 week to achieve these competencies. The research data was obtained through analysis of the training participants 'activities on the etraining.ut.ac.id website, tutors' self-perception questionnaire after carrying out online learning and tutor activity data on elearning.ut.ac.id website. The results of the data analysis of tutor activities during online training showed that the training helped tutors in implementing 3 aspects of online learning in the classroom (administrative, design and technical). While the other 2 aspects (facilitation and evaluation) are obtained after the participants have served in the real tutorial class. This research shows that tutors still need guidance, enrichment and strengthening as tutors to produce better performance in guiding students. The recommendations that emerged from this study were that there was a need to improve the Open University online tutoring training strategy in the future

    The Effect Of Application Of Cavendish Jepara 30 Banana Pseudostem Flour On Production Of Short-Chain Fatty Acids And Cholesterol In Caecum Digesta Of Hypercholesterolemic Mice

    Get PDF
    Cavendish Jepara 30 banana pseudostem flour (EBP flour) was reportedly rich in bioactive components.The objective of study was to determine the effect of EBP flour and canna-starch-EBP based food bar on the production of short-chain fatty acids and cholesterol in the caecum digesta reduction in terms of lowering blood cholesterol. One group of normal mice consisted of 5 mice were given standard food diet. Five groups of hypercholesterolemic mice, each 5 mice, fed with a standard diet and EBP flour. The analysis on caecum digesta consisted of water content, weight of digesta caecum, pH, levels of short-chain fatty acids, and cholesterol levels. Dietary interventions of canna starch-EBP based food bar produced the highest concentration of propionic acid of 38.1 ± 15.3% followed by blanched EBP flour 18.1 ± 9.1%. However, the intervention diet of blanched EBP flour showed a higher number of cholesterol of caecum digesta compared to the canna-starch-EBP based food bar and natural EBP flour diet, 83.9 ± 2.1 mg GAE/100 g, 79.1 ± 1.2 mg GAE/100 g, and 53.3 ± 1.4 mg GAE/100 g. To conclude, blanched EBP flour and canna starch-EBP based food bar increased the concentration of propionic acid and cholesterol excretion on caecum digesta so that both could benefit for health. : Yuliatmoko Welli, ,

    9,422

    full texts

    9,681

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Terbuka Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇