Universitas Terbuka Repository
Not a member yet
9681 research outputs found
Sort by
Analisis Produktifitas Alat Penangkapan lkan Terhadap Tingkat Kesejahteraan Keluarga Nelayan di Keluraban Muarareja Kota Tegal
Luas daerah kota Tegal adalah 39.68 km2 dengan panjang pantai Kota Tegal kurang lebih 10.5 km. Wilayah Kota Tegal secara administrasi terbagi menjadi 4 Kecamatan dengan 27 Kelurahan dengan wilayah terluas adalah Kecamatan Tegal
Barat sebesar 15.13 km2. Muarareja adalah salah satu kawasan terluas di Kota Tegal yang berada di wilayah Kecamatan Tegal Barat dengan luas 8.91 km2. Potensi sumberdaya ikan di lokasi penelitian umumnya berasal dari kawasan perairan pantai utara Laut Jawa dan salah satunya berasal Kelurahan Muarareja. Kota Tegal berada di wilayah pesisir pantai utara pulau Jawa dan letaknya sangat strategis sebagai jalur
ekonomi penghubung kota-kota besar penting di pulau Jawa mengalami berbagai tekanan akibat perkembangan kota yang demikian pesat. Intensitas penangkapan ikan yang terjadi, kondisi stok yang dimiliki, dan kualitas lingkungan di perairan pantai akan direspon oleh nelayan melalui aksi-aksi pengelolaan yang dilakukannya.
Karakteristik sosial ekonomi tersebut akan menentukan cara nelayan bersikap dalam pengelolaan sumberdaya perikanan, memilih cara menangkap ikan, serta sekaligus
mencerminkan tingkat kesejahteraan dan ada tidaknya kesenjangan sosial di kalangan nelayan. Terkait dengan ini, maka perlu dilakukan kajian penelitian yang terkait dengan produktifitas alat penangkapan ikan terhadap tingkat kesejahteraan keluarga nelayan skala kecil di Kota Tegal.
Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Muarareja, Kota Tegal pada bulan Januari 2018 sampai dengan bulan April 2018 di Pangkalan Pendaratan Ikan Muarareja, Kota Tegal. Hasil analisis menunjukkan bahwa alat tangkap yang banyak
digunakan olah nelayan skala kecil di lokasi penelitian adalah bubu lipat 38 unit,arad 164 unit, trammel net 41 unit, gill net 33 unit. Secara teknis unit penangkapan
bubu lipat, arad, Trammel Net,dlan Gill Net memiliki perbedaan pada besarya ukuran jaring, rancang bangun dan sasaran tangkapan. Alat tangkap bubu lipat
mempunyai sasaran tangkapan rajungan, dengan metode menjebak sasaran tangkapan melalui pintunya yaitu sisi kiri dan sisi kanan. Jaring arad mempunyai sasaran tangkapan udang-udangan memiliki mulut jaring bagian bawah yang lebih menjorok ke dalam, dalam pengorasian alat tangkap arad dengan ditarik atau hela kapal sehingga diduga tidak ramah lingkungan dan melanggar Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 71/PERMEN-KP/2016 tentang Jalur Penangkapa
Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Brand Image di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Serang
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Keterampilan Menulis Puisi Melalui Model Pedagogi Genre Siswa Kelas 4 Sekolah Dasar
Penelitian Pengembangan perangkat pembelajaran ini menggunakan model pengembangan versi Thiagarajan yang disebut juga dengan model 4 D,yang terdiri dari Tahap pendefinisian (define), Tahap perancangan (design), tahap
pengembangan (develop), Tahap Penyebaran (desimination). Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran keterampilan menulis puisi melalui pendekatan konstektualmenggunakan model pembelajaran
Pedagogi Genre (Membangun konteks, Menelaah Model, Mengonstruksi terbimbing,dan Mengonstruksi Mandiri).sehingga siswa kelas 4 Sekolah Dasar terampil dalam menulis puisi. Metode penelitian yang digunakan kwantitatif deskriptif.
Obyek pada penelitian ini adalah siswa kelas 4 SDN 2 dan 5 Dawuhan Situbondo Tahun Pelajaran 2008/2009. Hasil dari analisa data proses pengembangan perangkat
pembelajaran keterampilan menulis puisimelalui pendekatan kontektual model pedagogi genre menunjukkan keberhasilan, obsevasi keterlaksanaan pembelajaran dari ujicoba terbatas menuju ujicoba luas mengalami kenaikan sebesar I 0%
menunjukkan bahwa perangkat yang digunakan praktis, hasil ketiga jenis tes dari kedua uji coba yang lakukan, mengalami kenaikan untuk tes lisan 0,43%, tes tulis 2,07%, dan tes perbuatan 0,9% hal ini menunjukkan bahwa perangkat yang
digunakan efektif . Rata-rata respon siswa terhadap pembelajaran mengalami kenaikan sebesar 3%. Ini menunjukkan perangkat yang digunakan praktis. Hasil validasi dari validatorpun juga naik yaitu RPP 4%, LKS 5% dan alat penilaian 2% yang menunjukkan bahwa perangkat yang digunakan valid. Dari data tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa perangkat pembelajaran keterampilan menulis puisi melaluimodel pedagogi genrevalid, praktis dan efektif untuk digunakan dan diterapkan khususnya untuk siswa kelas 4 Sekolah Dasar
Pengaruh Kompetensi dan Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Dinas Pekerjaan Umum Propinsi Kepulanan Bangka Belitung
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kompetensi dan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Dinas Pekerjaan Umum Propinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik analisis korelasional, dengan jumlah populasi sebanyak 217 orang. Adapun teknik sampling yang digunakan adalah teknik disproportionate stratified random sampling.
Variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 2 variabel bebas,yaitu kompetensi (XI) dan kepemimpinan (X2), serta 1 variabel terikat, yaitu kinerja pegawai (Y), yang tertuang dalam 21 dimensi dan diuraikan menjadi 51
pemyataan. Skala pengukuran terhadap jawaban responden menggunakan skala Likert yang kisaran skomya antara 1-5. Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana dan berganda.
Hasil penelitian ditemukan (1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kompetensi terhadap kinerja pegawai, dengan pengaruh sebesar 45,50%. (2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kepemimpinan terhadap
kinerja pegawai, dengan pengaruh sebesar 28,40%. (3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kompetensi dan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai secara simultan, dengan pengaruh sebesar 51,80% . Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kompetensi dan
kepemimpinan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Dinas Pekerjaan Umum Propinsi Bangka Belitung. Untuk itu, diperlukan perhatian serius dalam hal kompetensi pegawai dan kepemimpinan
yang ada, sehingga tercapai kinerja pegawai yang tinggi
Local Government Marketing:Between Needs And Limitations In The Implementation Of Decentralization In Indonesia
This article aims to discuss the application of the concept of marketing governent, especially in local governments
in Indonesia. The main problem in implementing local government marketing in Indonesia is that local
governments need greater authority to develop local revenues but there is limited space for local governments to
develop their local potential, especially in the tourism sector. The problems in this study are: 1) how is the
application of the government marketing concept in the tourism sector? 2). How is the modification of the
government marketing model that can be developed to strengthen government marketing in Indonesia? This article
is the result of a research with a qualitative approach. The research location is in Toba Samosir Regency, North
Sumatra Province. Primary data includes selected informants who are in accordance with the research topic,
namely the head of the tourism department, the head of the village community empowerment office, the village
head of tourism, tourism business actors, and the local community. Secondary data consists of government policy
documents, related research results, literature studies and other relevant data. This study uses the theory of 7Ps
marketing public sector as a basis for analyzing research problems. The results showed that many tourism villages
were developed in Toba Samosir Regency that relied on the natural potential of Lake Toba, but still lacking in
marketing. The main obstacle is the lack of authority and available budget, even though the local community is
very much awaiting local government intervention in tourism development. The presence of the Badan Otoritas
Danau Toba (BODT)/ the Lake Toba Authority, which is an extension of the central government, has not
contributed significantly to increasing the income of the local community. This study found the power aspect as
one aspect that needs to be added in the theory of 7Ps to protect the strength of local wisdom in tourism
development in Toba Samosir Regency, North Sumatra Province. The recommendation of this study is the need
to further examine the theory of 8Ps, as a modification of the marketing model of government in the city, district,
and provincial level that has similar characteristics and is different from the location of the research
Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia Dalam Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa di Kecamatan Pamboang.
Keterbatasan Kapasitas SDM Pengelola sejumlah BUMDes di Kee. Pamboang Kab. Majene mengakibatkan pengelolaan tidak berjalan maksimal temtama dari sisi pengembangan SDM.
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu menganalisis Strategi Pengembangan SDM dalam Pengelolaan BUMDes.
Analisis SWOT digunakan untuk menemukan indikator strategi pengembangan SDM dan Pengelolaan BUMDes.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Strategi SO : Menggunakan modal penyertaan, Fasilitas, Prasarana yang ada untuk memberdayakan SDM tamatan SMA dan Sarjana menggarap potensi laut dan pertanian, Mengembangkan
pengetahuan, kemampuan dan keterampilan SDM lokal desa, Menyewa seorang Manajer professional dalam mengembangkan dan membina pengelolaan BUMDes, Memanfaatkan potensi pasar kecamatan dan kabupaten. Strategi WO : Memanfaatkan SDM Lokal Desa yang ada, Meningkatkan kapasitas pengelola
dengan bekerja sambil belajar, Meningkatkan partisipasi masyarakat dengan memberdayakan warga untuk memanfaatkan potensi pasar hasil laut dan pertanian. Strategi ST : Memaksimalkan penggunaan modal penyertaan, fasilitas,
sarana, prasarana yang ada, memberdayakan SDM Lokal Desa, tamatan SMA dan Sarjana untuk : Mengelola unit usaha simpan pinjam dan penyewaan molen;mempekerjakan SDM Lokal Desa pada unit-unit usaha BUMDes; Menambah unit usaha sesuai dengan potensi lokal masyarakat desa dengan tetap mengembangkan
issue pemberhentian subsidi Dana Desa dari Pemerintah Pusat; Meningkatkan intensitas pengelolaan BUMDes dengan memanfaatkan Situasi dan Kondisi Politik Desa. Strategi WT : Memanfaatkan keterbatasan SDM Lokal Desa untuk
selalu diberikan pembinaan dan diberdayakan sesuai dengan kemampuannya
Fasilitas Kerja Pengawasan Dan Etos Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Biro Perekonomian Dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Di Provinsi Sulawesi Barat
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis fasilitas kerja terhadap kinerja pegawai pada Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah di Provinsi Sulawesi Barnt; (2) menganalisis pengawasan terhadap kinerja
pegawai pada Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah di Provinsi Sulawesi Barnt; (3) menganalisis etas kerja terhadap kinerja pegawai pada Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat
Daerah di Provinsi Sulawesi Barnt dan Jumlah responden sebanyak 42 orang.
Data yang dikumpulkan dengan metode kuesioner yang dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Fasilitas kerja terhadap kinerja pegawai pada Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah di Provinsi Sulawesi Barnt, (2) Pengawasan terhadap kinerja pegawai pada
Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah di Provinsi Sulawesi Barnt, (3) Etas kerja terhadap kinerja pegawai pada Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah di Provinsi
Sulawesi Barn
Pengaruh Supervisi Kepala Sekolah dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Guru SD di Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung
Permasalahan yang diangkat pada penelitian ini adalah masih rendahnya kinerja guru SD yang berakibat pada menunmnya kualitas pembelajaran. Perilaku-perilaku kerja yang terjadi di tempat kerja belum bisa meningkatan kualitas pendidikan yang berkarakter dan mengacu pada pembelajaran abad 21. Peran kepala sekolah dan budaya organisasi tentunya bisa menjadi solusi dati pennasalahan yang terjadi di
lingkungan sekolah yang dipimpinnya. Berdasarkan hal tersebut maka peneliti melakukan penelitian dengan tujuan adalah untuk memperoleh informasi adanya hubungan antara Supervisi Kepala Sekolah (Xl) dan Budaya Organisasi (X2)
sebagai variabel bebas, dengan Kinerja Guru SD (Y) sebagai variabel terikat.
Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung. Sampel diambil dengan teknik random sampling sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 76 guru. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan Metode korelasional. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner,yang berisi skala sikap sebagai acuan jawaban dari responden. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan bantuan spss 22 for window.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat hubungan antara supervisi kepala sekolah dengan kinerja guru SD di Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung dengan kategori baik, (2) terdapat hubugan antara budaya organisasi dengan kine1ja
guru SD di Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung dengan kategori baik, (3)terdapat hubungan antara supervisi kepala sekolah dan budaya organisasi dengan kinerja guru SD di Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung dengan kategori
baik