Universitas Terbuka Repository
Not a member yet
    9681 research outputs found

    Pengembangan Media Belajar Perkalian Bilangan Asli Berbantuan Teknik Jari Sakti di Kelas VI Sekolah Dasar

    Get PDF
    Penelitian ini diawali dengan wawancara analisis kebutuhan, observasi aktivitas siswa, dan pre test yang menghasilkan informasi tentang rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VI SDN Kedungwangi I pada materi operasi hitung perkalian bilangan. Dari hasil pre test diketahui bahwa nilai rata-rata aktivitas siswa dalam pembelajaran operasi perkalian bilangan bulat sebelum menerapkan teknik jari sakti adalah 65,88 dan hasil belajarnya 14,24. Hipotesis penelitian penyebab rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa adalah guru belum menggunakan media pembelajaran yang valid, praktis, dan efektif Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka peneliti melaksanakan penelitian pengembangan model R & D, yaitu mengembangkan media belajar perkalian bilangan asli berbantuan teknik jari sakti, hasil pengembangan teknik jarimatika yang telah ada selama ini. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk media belajar berupa buku dan video tutorial penerapan teknik jari sakti dalam melakukan operasi perkalian bilangan asli yang teruji valid, praktis, dan efektif. Penelitian pengembangan ini terdiri atas 5 langkah. Langkah-langkah tersebut terdiri atas: 1) potensi dan masalah, 2) pengumpulan data, 3) desain produk, 4) validasi ahli dan uji coba, dan 5) revisi desain. Berdasarkan hasil validasi ahli diketahui bahwa media belajar perkalian bilangan asli berbantuan teknik jari sakti mendapatkan nilai 3,46 dari ahli isi/materi dan 3,28 dari ahli media pembelajaran. Adapun skala penilaian yang dipergunakan validator adalah 1-4 . Selain itu. hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan aktivitas dan hasil belajar yang cukup signifikan setelah guru menggunaan media belajar perkalian bilan asli berbantuan teknikjari sakti. Aktivitas belajar siswa meningkat 26,79 %, yaitu dari rata-rata 65,88 menjadi 83,53. Hasil belajar siswa meningkat 399,02 %, yaitu dari nilai rata-rata 14?24 menjadi 71?06. Dengan demikian? media belajar perkalian bilangan asli berbantuan teknik jari sakti ini telah teruji dan dapat dinyatakan sebagai media pembelajaran yang valid, praktis, dan etektif

    Analisis Kinerja Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) di Kabupaten Tana Tidung

    Get PDF
    Komisi Pemilihan Umum (KPU) adalah lembaga yang bersifat nasional tetap dan mandiri untuk menyelenggarakan pemilu dan untuk di daerah tersebut dinamai Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) yang ditugaskan untuk melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang merupakan bagian dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Propinsi (pasal 66 ayat 2). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Kinerja Komisi-Pemihan Umum (KPU) Kabupaten Tana Tidung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah Deskriptif Kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan, dokumentasi. Data dianalisis secara Deskriptif kualitatif, data yang sudah terkumpul kemudian direduksi berupa pokok-pokok temuannya. yang relevan dengan fokus kajian, selanjutnya disajikan secara naratif. Berdasarkan hasil penelitian dapat Disimpulkan bahwa kinerja KPU Kabupaten Tidung sudah baik, karena banyak upaya-upaya yang dilakukan oleh KPU Kabupaten dalam meminimalisir masalah-masalah yang timbul selama masa tahapan pemilihan berlangsung. Hanya saja masih kurang dalam aspek Sumber Daya Manusia yang paham teknologi

    Indeks Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Pemberian Surat Keterangan dan Pengantar Pada Kantor Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan (untuk menganalisis indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pada Kantor Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Simpan Empat Kabupaten Tanah Bumbu Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan skala Likert dengan jenis instrumen angket atau kuesioner dimana jawaban setiap item instrumen memiliki tingkatan nilai sangat positif sampai sangat negatif dengan pemberian skor sebagai berikut : Sangat setuju nilai 4, setuju nilai 3, tidak setuju nilai 2, sangat tidak setuju nilai 1. Hasil dari penilaian masyarakat melalui kusioner diolah hingga menjadi nilai IKM dan nilai indeks kepuasan masyarakat dengan interval 25 - 43,75 kinerja pelayanan tidak baik nilai D, interval 43,76 - 62,50 kinerja pelayanan kurang baik nilai C, interval 62,51 - 81,25 kinerja pelayanan baik nilai B, dan interval 81,26 -100 kinerj pelayanan sangat baik nilai A. Sesuai pedoman survey kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan pelayanan publik nomor 16 Tahun 2014 indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan .pada Kantor Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu 78,38 dan berdasarkan keputusan Men.PAN Nomor: KEP/25M.P AN/2/2004 kinerja pelayanan pada Kantor Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu termasuk pada mutu pelayanan "B" atau kinerja unit pelayanan termasuk "Baik" karena berada pada nilai interval antara 62,51 - 81 ,25. Saran-saran dari hasil penelitian adalah ( 1) Kantor Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu sebaiknya selalu melakukan survei atau penelitian kepada masyarakat, untuk melihat apakah masyarakat tersebut puas atau tidak terhadap pelayanan yang telah diberikan minimal satu kali dalam satu tahun bisa dengan mekanisme metode survey dengan responden masyarkat penerima layanan pada Kantor Kelurahan K.ampung Baru. (2) Apabila lurah tidak berada di kantor, hendaknya salah satu petugas diberikan wewenang untuk menandatangani surat atau berkas-berkas yang pada saat itu sangat di perlukan sekali oleh masyarakat. Hal ini dimaksudkan agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat bisa lebih cepat. (3) Pegawai sebaiknya disiplin dalam bekerja agar jadual pelayanan bisa tepat waktu, pada saat jam pelayanan buka maka petugas sudah harus siap ditempat untuk memberikan pelayanan. (4) Walaupun lingkungan kerja pelayanan dianggap baik oleh masyarakat, namun sebaiknya tetap selalu menjaga kebersihan lingkungannya dan menata tempat parkir yang baik. (5) Meskipun menurut data sudah dianggap baik, pihak kelurahan perlu melakukan inovasi terobosan untuk lebih mempermudah dalam pemberian pelayanan bisa dengan hal yang sederhana seperti membuat tempat bermain sederhana untuk anak-anak, agar pada saat berurusan rnasyarakat yang membawa anak bisa fokus dan mudah dalam berurusan

    Menentukan Sinonim Kata Melalui Media Teka – Teki Silang SD Inpres Perumnas Kota Sorong

    Get PDF
    Kemampua SD Kota Sorong Menentukan Sinonim Kata melalui Media Teka Teki Silang. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk memperoleh data dan informasi tentang kemampuan memahami sinonim kata siswa SD Kota Sorong. . Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan analisis stastik ragam presentase. Populasi dalam penelitian ini terpokus adalah seluruh siswa kelas V SD Inpres Pereumnas Kota Sorong Tahun Ajaran 2018/2019 sebanyak 30 sisiwa. Sampel diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalu teknik tes. Setelah menganalisis data, penulis menemukan bahwa kemampuan memahami sinonim kata melalui media teka – teki silang siswa krlas V SD Inpres Perumnas Kota Sorong sudah memadai, karena jumlah siswa yang memperoleh nilai 6,5 diatas standar keberhasilan 85% yaitu 24 siswa atau 92,31%

    Model Struktural Persistensi Belajar Mahasiswa Universitas Terbuka

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan (1) model pengukuran persistensi belajar mahasiswa, (2) model pengukuran faktor-faktor yang menentukan persistensi belajar mahasiswa, (3) model struktural persistensi belajar mahasiswa, dan (4) menentukan pengaruh langsung dan tidak langsung setiap faktor terhadap persistensi belajar mahasiswa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode ex-post facto. Subyek penelitian ini sebanyak 1876 mahasiswa UT seluruh Indonesia yang terpilih secara acak berstrata dengan alokasi secara proporsi. Periode pengumpulan data selama tiga semester, dari Januari 2015 sampai dengan Juni 2016. Data dikumpulkan dengan instrumen kuesioner cetak dan elektronik. Instrumen dikembangkan dengan tahapan yang dapat dipertanggungjawabkan dengan melibatkan sembilan pakar dan praktisi dalam bidang pengukuran, bahasa, pendidikan, dan praktisi pendidikan jarak jauh. Data diolah dengan analisis faktor multilevel dan analisis model persamaan struktural (SEM) menggunakan paket program IBM SPSS Statistics v25 dan IBM SPSS AMOS v24. Penelitian ini menghasilkan empat temuan. Pertama, model pengukuran persistensi belajar mahasiswa dibentuk dari tiga dimensi, yaitu dimensi komitmen pada tujuan (lima butir), dimensi integrasi akademik (dua butir), dan dimensi integrasi sosial (tiga butir). Model pengukuran ini cocok (fit) terhadap data empiris dan nilai statistik ujinya adalah CMIN=59,240, df=28, p=0.001, CMINdf=2,116, GFI=0,992, AGFI=0,985, TLI=0,939, dan RMSEA=0,024. Kedua, ada empat faktor utama yang menentukan persistensi belajar mahasiswa, yaitu faktor internal mahasiswa (dengan dimensi karakteristik mahasiswa, dan motivasi belajar), lingkungan eksternal mahasiswa (dengan dimensi lingkungan keluarga, tempat tinggal, dan tempat kerja), layanan akademik (dengan dimensi layanan bahan ajar, bantuan belajar, dan ujian), dan layanan administrasi (dengan dimensi layanan profesionalitas staf, informasi dan komunikasi, dan biaya). Model pengukuran setiap faktor utama beserta dimensi dan butirnya ini menunjukkan hasil yang cocok (fit) dengan data empiris. Ketiga, dengan sedikit modifikasi, pengujian kecocokan terhadap model struktural konstruk persistensi belajar mahasiswa yang dibangun menunjukkan hasil yang baik dan cocok (fit) terhadap data empiris dan nilai statistik ujinya adalah CMIN=218,610, df=54, p=0.001, CMINdf=4,048, GFI=0,969, AGFI=0,498, TLI=0,890, dan RMSEA=0,040. Keempat, seluruh empat faktor utama (dari temuan kedua) mempunyai pengaruh langsung terhadap persistensi belajar mahasiswa. Faktor internal mahasiswa juga mempunyai pengaruh tidak langsung (melalui faktor layanan akademik) terhadap persistensi belajar mahasiswa. Faktor lingkungan eksternal mahasiswa juga mempunyai pengaruh tidak langsung (baik melalui layanan akademik, maupun melalui layanan administrasi) terhadap persistensi belajar mahasiswa

    Analisis Kualitas Pelayanan Publik Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)Bangka Tengah

    Get PDF
    Pemerintah didalam menyelenggarakan pelayanan publik masih banyak dijumpai kekurangan sehingga jika dilihat dari segi kualitas belum seperti yang diharapkan masyarakat. Masih ditemukannya berbagai keluhan masyarakat mengenai pelayanan langsung yang diberikan pemerintah. Keluhan ini dapat dirasakan dan dilihat langsung ketika berada ditempat pelayanan maupun keluhan dan tanggapan masyarakat melalui media. Kualitas pelayanan pemerintah secara umum masih jauh dari memenuhi harapan masyarakat, tidak terkecuali di Poliklinik Gigi pada lnstalasi Rawat Jalan RSUD Bangka Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan publik di instansi tersebut. Pisau Analisis yang digunakan adalah Teori ServQual dari Parasuraman, Berry dan Zethitamal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif pendekatan kualitatif. Teknik Pengumpulan Data penelitian ini menggunakan kuesioner, observasi, wawancara dan dokumentasi yang diperoleh di lokasi penelitian dengan informan yang berasal baik dari internal maupun ekstemal RSUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi Tangibles (berwujud) dinilai oleh masyarakat sebagai pengguna layanan adalah cukup berkualitas, Reliability (kehandalan) dinilai berkualitas, Assurance (jaminan) dinilai cukup berkualitas, dimensi Responsivenes (ketanggapan) dinilai berkualitas dan Emphaty ( empati) dinilai cukup berkualitas

    Pengembangan Media Belajar Dakon Tutup Botol Untuk Meningkatkan Keterampilan Berhitung KPK Dan FPB Siswa Kelas IV Di Sekolah Dasar

    Get PDF
    Proses pembelajaran matematika materi berhitung di sekolah dasar khususnya kelas IV tentang KPK clan FPB masih dilakukan secara konvensional. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan penelitian pengembangan media guna membantu memvisualisasikan hal abstrak dalam pembelajaran matematika materi KPK dan FPB. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa pengembangan media dakon tutup botol yang valid,praktis dan menarik. Selain itu validitas dan efektifitas produk media juga diuji. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. Desain penelitian menggunakan quasi eksperimen. Populasi yang menjadi objek coba penelitian adalah siswa kelas IV sekolah dasar di Gugus I Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung. Sedang sampel yang digunakan cluster random sampling, SDN 1 Kalidawir sebagai kelas eksperimen dan SDN 1 Ngubalan sebagai kelas kontrol. Untuk menguji hipotesis penelitian menggunakan Uji-t Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) hasil uji validitas media oleh tim ahli terhadap media belajar dakon tutup botol untuk materi KPK dan FPB diperoleh nilai sig<0,05,yaitu 0,4973<0,05 sehingga dapat ditarik kesimpulan terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV; 2) hasil uji-t pengembangan media dakon tutup botol terhadap hasil belajar matematika materi KPK dan FPB diperoleh nilai sig<0,05, yaitu 0,001 <0,05 sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa media dakon tutup botoJ meningkatkan basil belajar siswa kelas IV secara signifikan; 3) hasil uji-t respon siswa terhadap efektivitas media dakon tutup botol diperoleh nilai sig<0,05, yaitu 0,4973<0,05 sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa media dakon tutup botol dapat meningkatkan hasil belajar matematika materi KPK dan FPB siswa kelas IV. Penelitian ini merekomendasikan bahwa media dakon tutup botol dapat dijadikan media pembelajaran. Media ini juga dapat diterapkan di kelas yang Iain

    Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Berorientasi Inkuiri Terbimbing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Struktur Kerangka Manusia, Fungsi, Dan Pemeliharaannya Di SDN Patianrowo 1 Nganjuk

    Get PDF
    Konstruktivisme merupakan gambaran kognisi manusia yang sering dikaitkan dengan pendekatan pembelajaran learning by doing. Keterampilan siswa akan merangsang keaktifan siswa dalam proses belajar, sehingga hasil belajar siswa bisa meningkat. Hal ini sesuai tujuan pembelajaran IPA di tingkat SD dalam kurikulum KTSP. Berkaitan dengan hal tersebut dilakukan observasi terhadap dokurnen perangkat pembelajaran pada kelas IV SDN Patianrowo 1 Kabupaten Nganjuk yang meliputi, silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), dan lembar kegiatan siswa (LKS). Dan ditemukan fakta, bahwa siswa merasa kesulitan pada materi struktur kerangka manusia, fungsi, dan pemeliharaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berupa silabus, RPP, dan modul yang berorientasi inkuiri terbimbing yang valid, praktis, dan efektif. Model yang digunakan dalam pengembangan perangkat pembelajaran ini adalah model Thiagarajan yang dikenal dengan model 4D, terdiri dari: (i)Define (pendefinisian), (ii) Design (perancangan), (iii) Develop (pengembangan),(iv) Disseminate (penyebaran). Tahap penyebaran (disseminate) tidak dilakukan karena keterbatasan waktu dan membutuhkan eksperimen lebih lanjut. Hasi1 uji validasi ahli pendidikan dan ahli materi didapat hasil rata-rata tingkat kevalidan produk mencapai 85%, dengan kriteria sangat valid dan dapat digunakan untuk kegiatan pembelajaran. Hasil respons siswa pada uji coba lapangan pada skala terbatas didapatkan basil 81 % dengan kriteria sangat posirif. Sedangkan kepraktisan dari penilaian ahli mendapatkan kriteria tinggi sebesar 4, l. Untuk keefektifan perangkat pembelajaran meliputi; (i) ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal mencapai 80%, (ii) aktivitas siswa mencapai rata-rata 71 %, (iii)respons siswa pada uji lapangan terbatas mencapai 81 %. Berdasar analisis tiga indikator keefektifan produk, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran IPA berorientasi inkuiri terbimbing efektif digunakan dalam pembelajaran. Hasil penghitungan t tes menggunakan Microsoft Excel diperoleh P value kelas eksperimen dan kelas kontrol = 0,00229508 atau < 0,05, artinya ada perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Perbedaan kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah 14,35 atau > 0 dengan kecenderungan menurun pada kelas kontrol dibanding kelas eksperimen. Dari hasil uji t dapat dikatakan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran berorientasi inkuiri terbimbing berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa

    PENERAPAN KESETARAAN GENDER MELALUI SOSIALISASI DALAM KELUARGA

    Get PDF
    Kesadaran akan adanya sosialisasi gender melalui pola asuh anak ini telah menimbulkan keinginan untuk menerangkan pola asuh yang tidak berifat seksis (yang oleh Giddens disebut non sexist child rearing). Namun dalam praktik terbukti bahwa ide semacam ini tidak mudah dilaksanakan. Dalam sosialisasi gender terkandung didalamya tentang konsep kesetaraan gender. Persoalan kesetaraan sesungguhnya berkaitan erat dengan distribusi kekuasaan yang seimbang baik antara laki-laki dan perempuan dalam keluarga maupun dalam masyarakat. Kesetaraan sesungguhnya merupakan ide untuk mendudukkan manusia (baik laki-laki maupun perempuan) dalam posisi yang sama baik dalam hak maupun dalam kewajiban yang harus dipatuhi dan dilaksanakan. Namun konstruksi sosial masyarakat berbeda dengan realita, karena sistem nilai budaya patriarkhi-lah yang menyebabkan hal tersebut menjadi berbeda, sehingga ide tentang kesetaraan ini masih di dalam wacana dan belum banyak termanifestasikan di dalam realita. Berdasarkan latar belakang pemikiran tersebut di atas, maka penelitian dilakukan untuk melakukan kajian tentang bagaimana penerapan kesetaraan gender dilakukan melalui sosialisasi dalam keluarga

    Perbedaan Efektifitas Metode Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Metode Pembelajaran Problem Posing (PP) Ditinjau dari Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita Matematika dan Efikasi Diri Siswa Kelas IV

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektifitas metode pembelajaran problem based learning dan metode pembelajaran problem posing ditinjau dari kemampuan menyelesaikan soal cerita malematika dan efikasi diri siswa kelas IV. Sample dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV di Ml Riyadlus Shibyan yang terdiri dari dua kelas yaitu keias A dan kelas B. Kedua kelas IV tersebut dilakukan simple random sampling sehingga didapatkan kelas IVA sebagai kelas control dan kelas IVB sebagai kelas eksperimen. Kelas IVA akan diberi perlakuan metode pembelajaran problem based learning dan kelas IVB akan diberi perlakuan metode pembelajaran problem posing. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain non equivalent control group design. Langkah-langkah penelitiannya yaitu: kedua kelompok diberikan pretest kemudian kelompok eksperimen mendapat perlakukan metode problem based learning dan kelompok control mendapat perlakuan metode problem posing, tahap akhir kedua kelompok mendapatkan posttest. Hipotesis penelitian diuji dengan uji paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1). Metode pembelajaran problem based learning efektif daiam meningkatkan kemampuan penyeiesaian soai cerita matematika dan efikasi diri siswa (2). Metode pembelajaran problem posing efektif dalam meningkatkan kemampuan penyelesaian soal cerita matematika dan efikasi diri siswa. (3). Metode pembelajaran problem based learning lebih efektif dari metode pembelajaran problem posing dalam meningkatkan kemampuan penyelesaian soal cerita matematika dan efikasi diri siswa. Hasil dari penelitian ini dapat dijadikan pertimbangan bagi guru untuk menggunakan metode pembelajaran problem based learning unluk meningkatkan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika siswa dan efikasi diri siswa. Guru dapat menerapkan metode pembelajaran problem based learning dengan melatih siswa memahami masalah yang disajikan dengan cara memahami ciri-ciri masalah kemudian mengidentifikasi hal-hal yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Penerapan tahapan metode pembelajaran problem based learning 1nampu meningkatkan efikasi diri siswa dilakukan dengan cara mengatur rencana, mengatur kognisi, dan tindakan berdasarkan pengalaman dan atau lingkungan untuk mendapatkan harapan tertentu

    9,422

    full texts

    9,681

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Terbuka Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇