Universitas Terbuka Repository
Not a member yet
9681 research outputs found
Sort by
Model Perilaku Pencarian Informasi Masyarakat Pedesaan di Era Digital
Penelitian ini mengkaji tentang model perilaku pencarian informasi masyarakat pedesaan di era digital. Masyarakat pedesaan memiliki mata pencaharian yang berbagai macam, seperti petani, pedagang, buruh, pegawai negeri, dan pelajar. Cara mereka untuk mencari dan mendapatkan informasi yang dibutuhkan juga bermacam-macam. Perkembangan teknologi dan pesatnya arus informasi juga memengaruhi cara atau model masyarakat desa dalam mencari informasi yang mereka butuhkan. Berbagai hambatan yang dihadapi oleh masyarakat desa dalam mencari informasi juga menjadi fokus pada penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif survei. Populasi dalam penelitian ini merupakan masyarakat desa yang berada di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Responden dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling yang berdasarkan pada kriteria pekerjaan atau profesi masyarakat desa di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku pencarian informasi masyarakat desa di era digital memiliki pola perilaku yang beragam. Keberagaman model perilaku pencarian informasi masyarakat desa sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, misalnya pengalaman, motivasi, usia, profesi, dan geografis
Pengembangan Media Pembelajaran Augmented Reality Pada Nilai-Nilai Budaya Lokal Nusa Tenggara Timur Sebagai Sumber Pembelajaran Di Sekolah
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) yang dinamakan "AR Nilai Budaya Lokal NTT," yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai budaya lokal di Nusa Tenggara Timur (NTT). Proses pengembangan dimulai dengan analisis kebutuhan dari guru-guru di NTT, diikuti oleh perencanaan materi, pengembangan prototipe, uji lapangan tahap awal, revisi produk, dan uji lapangan utama yang melibatkan 100 siswa dari beberapa sekolah di NTT. Hasil uji lapangan utama menunjukkan bahwa penggunaan media AR secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa tentang budaya lokal, sebagaimana dibuktikan oleh peningkatan rata-rata skor posttest kelompok eksperimen sebesar 32,7% dibandingkan skor pretest. Selain itu, media AR ini juga meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, dengan siswa menunjukkan minat yang lebih besar dan partisipasi yang lebih aktif setelah menggunakan AR. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan terkait ketersediaan infrastruktur teknologi di sekolah-sekolah yang lebih terpencil dan perlunya pelatihan tambahan bagi guru. Untuk mengatasi tantangan ini, disarankan agar pengembangan lebih lanjut difokuskan pada peningkatan aksesibilitas AR, termasuk pengembangan versi offline dan perluasan konten budaya lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa "AR Nilai Budaya Lokal NTT" adalah alat pembelajaran yang efektif dan inovatif yang dapat mendukung upaya pelestarian dan pemahaman budaya lokal di NTT. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, media ini memiliki potensi untuk diterapkan secara luas di sekolah-sekolah di NTT, memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendidikan budaya di wilayah tersebut
The Violence Against Woman and Children Prevention Program: A Microsystem Intervention
Based on analysis carried out on communities living in Sabah oil palm plantations, there are various problems, including 1) widespread domestic violence, including violence against children and women. 2) lagging educational processes and children's growth and development, 3) low awareness of nutrition and health, 4) economic management that tends to be consumerist only, and 5) mental health problems. 6) low level of legal awareness of migrants regarding employment law. This problem must be addressed immediately so that it does not become a cycle passed down from generation to generation in the next generation. The method of implementing this international community service uses two modes, namely offline and online (3-4 meetings). Therefore, the Open University, Ladang FGV Lahat Datu Sabah and the University Malaysia Sabah collaborate in community service activities to carry out various programs
Edukasi Motif Batik Khas Malangan Hasil Karya Komunitas Preman Super Tahun 2024
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan corak khas malangan kepada Masyarakat sehingga karya Komunitas Preman Super tersebut dapat dikenal oleh Masyarakat dan menjadi salah satu icon Kota Malang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa kegiatan sosialisasi corak batik khas malangan kreasi Komunitas Preman Super kepada Masyarakat luas. Mitra dalam pengabdian kepada Masyarakat ini, Anggota Komunitas Preman Super, selaku creator Corak Batik Khas Malangan. Belum adanya corak batik yang menjadi identitas Kota Malang. Oleh karena itu dengan inisiasi dari Bappeda Kota Malang, Komunitas Preman Super berupaya mengembangkan kreasi corak batik motif malangan yang dikreasikan dengan memperhatikan nilai historis dan nilai filosofis Kota Malang. Permasalahan yang dihadapi oleh Komunitas Preman Super ialah bagaimana mempromosikan kreasi corak batik khas malangan kepada Masyarakat. Hal tersebut bertujuan untuk mengenalkan kepada Masyarakat Kota Malang memiliki corak batik khas yang menjadi identitas Kota Malang. Tim pengabdian kepada Masyarakat juga bekerja sama dengan Bappeda Kota Malang sebagai salah satu inisiator yang mendorong adanya kreasi corak khas malangan ini. Selain itu, tim juga bekerja sama dengan media massa di Kota Malang untuk mensosialisasikan kepada Masyarakat tentang corak batik khas malangan kreasi Komunitas Preman Super. Desain kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah kegiatan sosialisasi kepada masyarakat tentang corak khas malangan kreasi Komunitas Preman Super. Kegiatan sosiasisasi akan diselenggarakan di Malang Creative Center. Rangkaian sosialisasi ini dilanjutkan dengan mengajak Masyarakat membatik bersama. Metode yang digunakan dalam metode Participatory Action Research (PAR). PAR diimplementasikan dalam kegiatan sosialisasi dan praktik pada kegiatan workshop
Literasi Sumber Pembelajaran Digital Untuk Guru Pendidikan Dasar (BNBB)
Dalam era di mana teknologi telah merasuk ke dalam hampir setiap aspek kehidupan, guru sebagai garda terdepan dalam proses pendidikan dituntut untuk memiliki pemahaman yang mendalam tentang pemanfaatan sumber pembelajaran digital. Pentingnya literasi guru dalam mengelola dan memanfaatkan sumber pembelajaran digital, terutama di tingkat pendidikan dasar, tak dapat diabaikan. Guru pendidikan dasar memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk fondasi pembelajaran yang kokoh bagi siswa-siswa muda. Dengan memanfaatkan sumber pembelajaran digital, guru memiliki akses yang lebih luas terhadap materi-materi yang relevan dan menarik bagi siswa. Namun, penggunaan teknologi dalam pembelajaran tidak semata-mata tentang mengakses informasi, tetapi juga tentang bagaimana mengelola dan memanfaatkan informasi tersebut dengan penuh etika dan tanggung jawab
Isu Lingkungan dalam Media Sosial Instagram Organisasi Non-Profit
Berbagai pencemaran yang mengiringi perubahan iklim yang semakin ekstrem menjadi masalah yang harus segera diselesaikan. Konten positif dari lembaga nirlaba terkemuka yang mengajak dan menginformasikan masyarakat untuk menjaga lingkungan diharapkan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk memahami konten postingan media sosial berupa unggahan visual atau video dari salah satu lembaga nirlaba terkemuka seperti Greenpeace Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui isu lingkungan apa saja yang diangkat pada Instagram Greenpeace Indonesia melalui analisis konten deskriptif. Analisis konten dilakukan terhadap konten Instagram Greenpeace Indonesia yang diunggah pada bulan Juni 2024 yang berjumlah 57 konten. Reliabilitas alpha Krippendorff dalam penelitian ini terbukti reliabel. Temuan penelitian ini ialah ditemukan 15 tema masalah lingkungan pada konten yang diunggah Greenpeace Indonesia di Instagram. Ditemukan dua tema yang menjadi sorotan utama, yaitu terkait isu plastik dan upaya pelestarian lingkungan. Isu plastik lebih banyak diunggah dalam bentuk Instagram Posts. Lain halnya dengan isu pelestarian lingkungan yang lebih banyak diunggah dalam bentuk Instagram Reels
Implementasi Firefly Algoritma Pada Optimisasi Multi-Objektif Portofolio Saham IDX-MES BUMN 17 dengan Kendala Cardinality
Meningkatnya minat terhadap produk keuangan syariah mencerminkan permintaan pasar yang kuat,menjadikan penelitian ini relevan dalam mendukung pengelolaan investasi berbasis syariah. Saham Syariah, seperti yang tergabung dalam IDX-MES BUMN 17, memiliki potensi pertumbuhan yang baik karena berasal dari perusahaan dengan fundamental yang kuat dan beroperasi di sektor produktif. Oleh
karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan portofolio saham IDX-MES BUMN 17
menggunakan Algoritma Firefly dan model multi-objektif mean-variance dengan mempertimbangkan
kendala cardinality. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini untuk mengoptimalkan
portofolio saham syariah IDX-MES BUMN 17. Algoritma Firefly diterapkan untuk menentukan kombinasi
bobot saham yang optimal dengan menyeimbangkan risiko dan pengembalian. Keunggulan algoritma ini
terletak pada kemampuannya dalam mengeksplorasi ruang solusi secara efektif, menghindari jebakan
lokal optima, serta mencapai solusi global yang lebih baik. Dengan mempertimbangkan kendala
cardinality, pendekatan ini menghasilkan portofolio yang lebih efisien dan mudah dikelola. Keunikan
penelitian ini terletak pada penerapan algoritma Firefly dalam optimasi portofolio saham syariah
menggunakan model multi-objektif mean-variance dengan kendala cardinality. Implementasi algoritma
dalam MATLAB menghasilkan optimasi yang lebih efektif dalam menyeimbangkan risiko dan
pengembalian, sekaligus mengelola keterbatasan jumlah saham dalam portofolio. Hasil penelitian ini
diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi literatur mengenai penggunaan algoritma
berbasis alam dalam optimasi portofolio saham serta memberikan wawasan bagi investor dalam
mengelola investasi berbasis syariah secara lebih optimal
Pengembangan Model Pembelajaran Perlindungan Anak Berbasis Role Playing Di Lembaga PAUD
Tingkat kekerasan pada anak semakin tinggi sehingga diperlukan langkah preventif sebagai upaya pencegahannya. Sekolah merupakan salah satu pihak yang bertanggungjawab dalam upaya melindungi anak dari segala kekerasan yang terjadi sehingga perlu untuk membelajarkan sedini mungkin pada anak untuk melindungi dirinya sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan model pembelajaran perlindungan anak berbasis role playing. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Dick and Carey yang sudah dimodifikasi menjadi empat tahap, yaitu tahap identifikasi kebutuhan pengembangan produk, tahap pengembangan produk, tahap validasi produk dan tahap evaluasi produk. Pengumpulan data pada tahap identifikasi dan analisis kebutuhan produk (research and information collecting) dilakukan dengan mewawancarai 26 guru dari tiga wilayah, yaitu Serang, Magelang dan Malang, sedangkan tahap pengembangan draft produk (develop preliminary form of product) dan tahap validasi produk melibatkan pakar ahli disain pembelajaran dan ahli materi perlindungan anak. Hasil pengembangan produk diperoleh lima materi perlindungan anak dua topik dan tujuh subtopik pembelajaran perlindungan anak, sedangkan uji validasi pakar terhadap produk menyatakan produk sangat layak diimplementasikan ke lapangan
The empowerment of indigenous peasants through agricultural extension in Indonesia, 1900–1940
During colonial government, large plantations in Indonesia used indigenous peasants as unskilled laborers. In 19th century, the government began to pay attention to empower indigenous peasants by the establishment of agricultural extension service.
One important thing was how the success of agricultural extension program can sustain the Indonesian economy that occurred after the Second World War. However, very little
writing in detail about the history of empowerment activities conducted in agricultural extension. Therefore, this paper is expected to fill the vacant historiography. It is intended to analyze the birth of agricultural extension and the efforts made by the agricultural extension services to empower indigenous peasants. By using the history method, the sources used in this study were colonial archives, journals, or magazines published in the period 1900–1945. The findings indicated that through the agricultural extension services, the government provided guidance to indigenous peasants in the form of providing superior seeds, as well as guidance in the use of technology and agricultural economics. In 1894 the export value of indigenous agricultural products was only 11%, however in 1937 it increased significantly to 45.8%, indicating that
indigenous agriculture can support the economy of the colonial when facing the crisis.
This means that indigenous peasants can be empowered through agricultural extension services. The success of extension model carried out in the colonial period whichempower peasants to became independent and had a better quality of life, was adopted continously until Indonesia became independent
Pengembangan Aplikasi Knowledge Management System dengan Pendekatan Soft System Methodology Berbasis Android dan IoT (studi kasus UMKM Padang dan UMKM Ternate)
Penelitian ini mengkaji implementasi Soft System Methodology (SSM) untuk mengembangkan Knowledge Management System (KMS) pada Kantor UMKM Kota Ternate. Pendekatan SSM dipilih karena kemampuannya mengatasi masalah organisasi yang kompleks dengan mempertimbangkan berbagai perspektif dan mendorong pemecahan masalah partisipatif. Menggunakan metodologi tujuh tahap SSM, penelitian melibatkan pemangku kepentingan dalam mendefinisikan masalah, membuat rich picture, merumuskan definisi akar, mengembangkan model konseptual, membandingkan model dengan realitas, mengidentifikasi perubahan yang dibutuhkan, dan mengambil tindakan perbaikan. Penelitian menghasilkan aplikasi KMS yang dirancang untuk menangkap, menyimpan, dan membagikan pengetahuan terkait pengembangan UMKM, kebijakan, praktik terbaik, dan tren pasar. Sistem dilengkapi fitur basis data terpusat, alat kolaborasi, manajemen dokumen, dan kemampuan analitik untuk mendukung pengambilan keputusan dan inovasi sektor UMKM. Penelitian berkontribusi pada literatur penerapan SSM dalam pengembangan sistem informasi di konteks pemerintah daerah negara berkembang, menekankan pentingnya pendekatan holistik dan berpusat pada pengguna