Universitas Terbuka Repository
Not a member yet
    9681 research outputs found

    Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Motivasi, Dan Insentif Terhadap Kinerja Karyawan PT Salawati Motorindo Sorong

    Get PDF
    PT Salawati Motorindo merupakan sebuah pemsahan yang bergerak dibidang jasa penyewaan kendaraan bennotor dan alat berat. Perusahaan yang bergerak di bidang jasa tentu saja harus memperhatikan kinerja dari sumber daya manusianya supaya dapat memberikan pelayanan yang prima kepada konsumennya. Hal ini disebabkan karena sumber daya manusia dapat menjadi sumber keunggulan bersaing yang berkelanjutan dalam meningkatkan kinerja dari perusahaan. Faktor-faktor yang dominan dan berpengaruh terhadap kinerja karyawan harus selalu menjadi fokus dan perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pengaruh variabel gaya kepemimpinan, motivasi, dan insentif terhadap kinerja karyawan di PT Salawati Motorindo Sorong. Dengan menggunakan metoda penelitian kuantitatif dan kuesioner sebagai instrumen penelitian, maka data primer yang dikumpulkan dari responden diolah dengan bantuan program komputer IBM SPSS (Statistical Product Solution Service) versi 22, 2013. Analisis statistik deskriptif dilakukan untuk menggambarkan karakter dari masing-masing variabel sedangkan analisis statistik inferensial untuk menganalisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan atau bersama-sama, semua variabel bebas yaitu gaya kepemimpinan, motivasi dan insentif berpengaruh signifikan terbadap variabel terikat kinerja. Sedangkan secara parsial, variabel gaya kepemimpinan dan motivasi berpengaruh terhadap kinerja namun variabel insentif tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Faktor Motivasi merupakan variabel yang paling dominan pengaruhnya terhadap kinerja dibandingkan variabel lainnya yaitu insentif dan gaya kepemimpinan. Hal ini menunjukkan bahwa karena memiliki umur karyawan yang relatif masih muda dan berada pada usia produktif maka manajemen perusahan perlu memperhatikan gaya kepemimpinan yang sesuai dengan kebutuhan dan pemberian motivasi untuk meningkatkan kinerja, baik motivasi yang berasal dari dalam maupun motivasi yang berasal dari luar dirinya

    Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah dan Motivasi Belajar Siswa terhadap Prestasi Belajar IPA Siswa Kelas 5 SDN di Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk

    Get PDF
    Pelajaran IPA di SD adalah salah satu mata pelajaran yang harus dipelajari oleh siswa. Kenyataan di sekolah, prestasi belajar IPA masih banyak yang di bawah KKM. Setelah diteliti temyata faktor model pembelajaran menjadi salah satu penyebab rendahnya prestasi belajar IPA. Saat ini masih banyak guru yang menggunakan metode ceramah yang menjadikan guru sebagai satu-satunya sumber belajar di kelas. Pembelajaran berpusat pada guru, siswa pasif, enggan bertanya, dan pembelajaran tidak menyenangkan, serta motivasi belajar siswapun rendah. Dampaknya, prestasi belajar IPA siswa menjadi rendah. Pembelajaran Berbasis Masalah merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat dipakai untuk mengatasi permasalahan rendahnya prestasi belajar IPA siswa. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian menggunakan penelitian ex post facto, dengan jenis explanatory research. Populasi penenlitian adalah Guru Kelas 5 se- Kecamatan Rejoso untuk variabel keterlaksanana Pembelajaran Berbasis Masalah. Penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik startified random sampling atau sampel acak dan berlapis. Sampelnya 6 guru kelas 5 yang sudah memakai model Pembelajaran Berbasis Masalah dalam kegiatan belajar mengajamya. Untuk variabel motivasi belajar dan prestasi belajar, diambil sampel 91 siswa dari 6 SD yang sudah memakai model pembelajaran Berbasis Masalah. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lembar observasi keterlaksanaan Pembelajaran Berbasis Masalah, Angket Motivasi Belajar Siswa, dan tes untuk mengukur prestasi belajar siswa. Sebelum instrumen peneli tian digunakan, maka dilakukan uji coba instrumen, yang meliputi: uji validitas, uji reliabilitas, tingkat kesukaran butir soal, daya beda soal, data hasil observasi, uji normalitas data, uji homogenitas data, dan yang terakhir adalah uji hipotesis. Prosedur pengumpulan data meliputi : 1) Pengamatan (observasi) untuk variabel Pembelajaran Berbasis Masalah; 2) Angket untuk variabel Motivasi Belajar; 3) Tes untuk mengukur prestasi belajar siswa. Metode Analisis Data meliputi: 1) Uji normalitas data; 2) Uji normalitas data; 3) Uji multikolinieritas. Uji Hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda, meliputi: persamaan regresi berganda,analisis korelasi berganda,analisis koefisien determinan, uji signifikansi. Dari hasil penghitungan untuk menentukan koefisien determiinasi dengan menggunakan SPSS for Windows versi 19 diperoleh nilai R2 adalah sebesar 0,971. Hal ini berarti variabel-variabel independen memberikan 97,1 % informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variabel-variabel dependen. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa Pembelajaran Berbasis Masalah berpengaruh positif terhadap motivasi belajar dan prestasi belajar IP A siswa, Motivasi belajar berpengaruh positif terhadap prestasi belajar siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ada pengaruh positif Pembelajaran Berbasis Masalah dan Motivasi Belajar Siswa terhadap Prestasi Belajar IPA siswa

    Efektivitas Penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah Dalam Menunjang Operasional Sekolah Dasar Negeri Wamena dan Sekolah Dasar Inpres Mulele Pada Distrik Wamena Kabupaten Jaya Wijaya

    Get PDF
    Program Wajib Belajar 9 Tahun adalah program pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan, dan untuk menunjang program pemerintah tersebut maka dikeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional (BOS). Penelitian ini bersifat kualitatif. Efektivitas penggunaan. dana Bantuan Operasional ini untuk menunjang operasional sekolah telah diras3kan oleh sekolah-sekolah baik sekolah negeri maupun sekolah swasta, terutama SD Negeri Wamena dan SD lnpres Mulele, nainun permasalah yang dihadapi oleh kedua sekolah ini adalah dana yang ditransfer setiap semester sedangkan kebutuhan sekolah perbulan setiap bulan tidak dapat terpenuhi, mutu gurupun tidak dapat dikembangkan terutama dengan kurikulum Kl3 dan kekurangan guru yang berstatus sarjana pendidikan dasar. Sosialisasi tentang petunjuk Bantuan Openisional Sekolah (80S) tidak disosialisasikan oleh Dinas Pendidikan. Namun secara keseluruhan Barituan Operasional Sekolah telah menunjang operasional SD Negeri Wamena dan SD Inpres Mulele

    Kualitas Pelayanan Pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Utara

    Get PDF
    Tesis ini berjudul Kualitas Pelayanan Pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Utara. Permasalaham yang dihadapi, belum optimalnya pelayanan yang diberikan oleh penyelenggara Pelayanan Pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Utara. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana kualitas Pelayanan Pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Utara. Adapun teori yang digunakan untuk mengkaji kualitas pelayanan melalui lima dimensi pelayanan menurut Zeithalm dkk (1990) terdiri dari dimensi Tangible (Berwujud), dimensi Reliability (Kehandalan), dimensi Responsiviness (Ketanggapan), dimensi Assurance (Jaminan) dan dimensi Emphaty (Empati) Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati dari fenomena yang teijadi. Lebih lanjut Moleong (2007: 11) menjelaskan bahwa penelitian deskriptif menekankan pada data berupa kata-kata, gambar, dan bukan angka-angka disebabkan oleh adanya penerapan metode kualitatif. Selain itu, semua yang dikumpulkan berkemungkinan menjadi kunci terhadap apa yang sudah diteliti. Informan dalam penelitian ini mencakup unsur pemerintah maupun user (swasta) yang berjumlah 10 orang. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan, bahwa kualitas pelayanan melalui lima dimensi yang dinilai terdapat tiga dimensi kategori baik yaitu: Dimensi tangible yang mempunyai indikator penampilan pegawai, kenyamanan tempat, kemudahan proses pelayanan, dan penggunaan alat bantu sudah diterapkan di DPMPTSP Provinsi Kalimantan Utara , Dimensi Assurance yang mempunyai indikator jaminan tepat waktu danjaminan kepastian biaya sudah diterapkan di DPMPTSP Provinsi Kalimantan Utara, dan Dimensi emphaty yang mempunyai indikator mendahulukan kepentingan pengguna layanan, melayani dengan ramah dan sopan santun, tidak diskriminatif dalam proses pelayanan, dan menghargai dan menghormati semua pengguna layanan sudah diterapkan di DPMPTSP Provinsi Kalimantan Utara. Sedangkan dua dimensi lainnya yaitu dimensi reliability yang mempunyai indikator kecerrnatan, standar pelayanan yang jelas, kemampuan, dan keahlian sudah diterapkan di DPMPTSP Provinsi Kalimantan Utara, namun ada indikator yang masih belwn sesuai dengan harapan masyarakat mengenai kecerrnatan pegawai dalam proses pelayananan dan Responsiviness yang mempunyai indikator merespon pengguna layanan, melakukan pelayanan dengan cepat, pegawai memberikan layanan dengan cermat, dan merespon semua keluhan pengguna layanan sudah diterapkan di DPMPTSP Provinsi Kalimantan Utara, namun ada dua indikator yang belum memenuhi harapan masyarakat terkait dengan pelayanan yang cepat dan cermat masih perlu ditingkatkan lagi

    Efektivitas Penindakan Peredaran Narkoba di Wilayah Kepolisian Resor Sintang

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah mengungkapkan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas Penindakan Narkoba di wilayah Polres Sintang. Penelitian melalui metod kualitatif dilakukan pada satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Kepolisian Resor (Polres) Sintang, melibatkan sejumlah informan sebagai subyek penelitian, sebanyak 11 orang yang ditentukan secara purposive atau bertujuan. Pengumpulan data penelitian melalui teknik/alat, berupa: Observasi (panduan observasil check list), wawancara (panduan wawancara) dan dokumentasi catatan lapangan, tape recorder dan foto-foto penelitian), sedangkan teknik penelitian melalui kegiatan pengJmpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpu lan, setelah dianalisis selanjutnya diabstraksi sebagai kesimpulan akhir penelitian. Hasil analisis bahwa Satresnarkoba di wilayah kerja Polres Sintang belum efektif dalam penindakan peredaran gelap Narkoba, karena sarat keterbatasan dalam ketersedipan personil dan peralatan pendukung kerja, meskipun dapat diatasi melalui koordinasi dengan berbagai pihak, terutama koordinasi dengan BNNK Sintang

    Pengembangan Perangkat Pembelajaran Bervisi SETS untuk Meningkatkan Pengetahuan Bencana dan Kepedulian Lingkungan di Kelas V Sekolah Dasar

    Get PDF
    Indonesia merupakan negara dengan rawan bencana baik bencana karena kondisi alam maupun karena ulah manusia itu sendiri. Pengetahuan tentang bencana dan kepedulian terhadap lingkungan perlu dipupuk sejak dini. Penelitian pengembangan ~ajaran bervisi SETS ini merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan pengetahuan bencana dan kepedulian siswa terhadap lingkungan. penelitian ini berujuan untuk mendeskripsikan prosedur pengembangan perangkat, menguji kevalidan perangkat, menguji kepraktisan dan keefektidan model pembelajaran bervisi SETS dalam mata pelajaran IPA di SD. Penelitian dengan populasi siswa kelas V SD Negeri di Desa Tahunan Jepara sebanyak 6 seko1ah. Sampel yang diambil siswa kelas 5 SDN 3 Tahunan dan siswa kelas 5 SDN 4 Tahunan Tahun pelaJaran 201 -2017. Jenis penelitian pengembangan dengan produk outnya adalah perangkat pembelajaran berupa silabus, RPP, bahan ajar dan alat evaluasi. Data diperoleh melalui tes dan diuji menggunakan uji hasil penelitian menunjukkan ~ngembangan perangkat pembelajaran bervisi-SETS dalam mata pelajaran IPA. SD dilakukan dengan cara menyusun perangkat pembelajaran yang meliputi silabus, RPP, bahan ajar dan seperangkat alat evaluasi, dilanjutkan dengan valiaasi oleh ahli dan dilakukan Uji coba lapangan. perangkat pembelajaran yang dikembangkan tergolong sangat valid, terbukti dari hasil validasi ahli dengan rata-rata.skor penilaian pada interval 4,2-5,0. Perangkat pembelajaran. yang dikembangkan tergolong praktis dan mampu meningkatkan pengetahuan bencana dan kepedulian lingkungan tergolongefektif, terbukti adanya peningkatan pengetahuari kebencanaan, mencapai ketuntasan, secara nyata pengetahuan tersebut lebih dari kelompok kontrol dan kepedulian siswa terhadap lingkungan tergolong tinggi

    Model Problem Based Learning dengan Pendekatan Kontekstual untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematika dan Kerjasama Materi Operasi Hitung Pecahan

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat pembelajaran matematika dengan model problem based learning berpendekatan konstektual untuk meningkatkan kerjasama dan kemampuan literasi matematika pada materi operasi hitung pecahan kelas V yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas V SDN 1 Mindahan tahun pelajaran 2016/2017 dengan jumlah kelas eksperimen sebanyak 25 siswa dan kelas kontrol 28 siswa. Variabel independen pada penelitian ini adalah kerjasama siswa dan keterampilan literasi matematika siswa, sedangkan variabel dependen adalah kemampuan literasi matematika. Pengukuran variabel dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan tes. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis butir soal, analisis deskriptif, uji beda rata-rata, dan analisis regresi. Hasil analisis menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran dengan model problem based learning berpendekatan konstektual untuk meningkatkan Kerjasama dan literasi matematika pada materi operasi hitung pecahan pada siswa kelas V dapat dinyatakan valid, praktis, dan efektif. Validitas diketahui dari hasil validasi oleh para ahli (validator) yang mendapat nilai rata-rata dalam kategori baik, dengan rincian nilai rata-rata untuk validasi Silabus (4,23), RPP (4,10), Buku siswa (4,08), LKS (4,02), Instrumen pengamatan kerjasama (3,92), Instrument pengamatan keterampilan literasi matematika (3,80), Instrument pengamatan guru mengelola kelas (3,82), Angket respon siswa (4,02) dan tes kemampuan literasi matematika (3,88). Model praktis dilihat dari kemampuan guru yang baik dalam mengelola pembelajaran (nilai rata-rata 4,30) dan respon positif siswa terhadap pembelajaran (nilai rata-rata 3,88). Efektif diketahui dari ketuntasan siswa yang melebihi KKM (65) serta peningkatan kemampuan literasi matematika siswa. Hasil uji beda menunjukkan kemampuan literasi matematika siswa dengan model PBL berpendekatan konstektual lebih baik daripada kelas konvensional (t hitung = 4,970 > t tabel = 2,008)

    Pengaruh Sistem Pelayanan Terhadap Kualitas Pelayanan Publik Pada Dinas Penanaman Modal, Koperasi dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Jayawijaya

    Get PDF
    Kebijakan mengenai standar operasional prosedur pada Dinas Penanaman Modal, Koperasi dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Jayawijaya belum menggunakan pelayanan secara elektronik sebagaimana yang diwajibkan oleh Peraturan Presiden republik Indonesia Nomor 97 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Selain itu masih terbatasnya personil/sumber manusia yang memberikan pelayanan pada Dinas Penanaman Modal, Koperasi dan pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Jayawijaya juga menjadi kendala dalam penyelenggaraan TSP di Kabupaten Jayawijaya. Dengan demikian tujuan pelayanan terpadu satu pintu yang ditegaskan oleh Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu yaitu memperpendek proses pelayanan dan mewujudkan proses pelayanan yang cepat, mudah, murah, transparan, pasti, pasti, serta terjangkau belum dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh sistem, prosedur dan metode terhadap kualitas pelayanan publik. (2) pengaruh personil terhadap kualitas pelaya publik. (3) pengaruh sarana prasana terhadap kualitas pelayanan publik. (4) Pengaruh masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. (5) pengaruh system pelayanan terhadap kualitas pelayanan publik. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan instrument penelitian kuisioner. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara sistem prosedur dan metode terhadap kualitas pelayanan publik. Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara personil terhadap kualitas pelayanan publik. Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara sarana prasarana terhadap kualitas pelayanan publik. Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan sistem prosedur dan metode, personil, sarana prasarana dan masyarakat secara simultan terhadap kualitas pelayanan publik. Artinya perubahan-perubahan yang terjadi pada sistem prosedur dan metode, personil, sarana prasarana dan masyarakat akan memberikan pengaruh nyata dan peningkatan terhadap kualitas pelayanan publik Dinas Penanaman Modal, Koperasi dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Jayawijaya

    Pengaruh Model Pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Materi Pembelajaran IPA Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa Kelas V SD Negeri Sekecamatan Jabung

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen yang bertujuan untuk rnemperoleh informasi tentang pengaruh model NHT terhadap kemarnpuan pemahaman konsep rnateri pelaran IPA di tinjau dari motivasi belajar siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD kelas V sekecamatan Jabung, dengan sampel penelitian terdiri dari dua kelas. Kelas eksperirnen adalah kelas yang belajar materi IPA menggunak:an model NHT dan kelas kontrol adalah kelas yang belajar materi IPA menggunakan model Direct Instruction (DI). Instrument yang diguanakan dalam mengumpulkan data kemampuan pemahaman konsep materi IPA adalah bentuk tes uraian dan untuk motivasi belajar menggunakan angket. Data hasil tes dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep peserta didik antara kelas yang menggunakan model pembelajaran Numbered Head Together dengan kelas yang menggunakan model Direct Intruction, (2) terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep peserta didik antara kelas yang menggunakan model pembelajaran Numbered Head Together pada peserta didik yang memiliki Motivasi belajar tinggi, sedang, dan rendah, dan (3) tidak terdapat interaksi antara penggunaan model pembelajaran Numbered Head Together dengan Motivasi belajar terhadap kemampuan pemahaman konsep peserta didik

    Hubungan Antara Efikasi Diri dan Minat Belajar dengan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V Sekolah Dasar Sekecamatan Bojongmanik Kabupaten Lebak Provinsi Banten

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan efikasi diri dengan hasil belajar IPA, hubungan minat belajar dengan hasil belajar IPA, dan hubungan efikasi diri dan minat belajar dengan hasil belajar IPA siswa Ke las V. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasional.Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas V SD se kecamatan Bojongmanik, dan Jumlah sampel yang diambil sebanyak 90 siswa kelas V SD. Instrumen Penelitian terkait efikasi diri dan minat belajar IPA siswa berupa angket. Metode analisis data dengan menggunaan uji nonnalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil uji hipotesis penelitian, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Terdapat hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri dengan hasil belajar IPA siswa. Hal ini berdasarkan hasil uji t diperoleh t hitung sebesar 101,65. Dari hasil thitung dikonsultasikan pada tiabet dengan N=90 dan taraf signifikansi 5%, diperoleh harga tiabel sebesar 1,9870. Hal ini menunjukkan bahwa nilai thitung > tiabet. Terdapat hubungan positif yang signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar IPA siswa. Hal ini berdasarkan hasil uji t pada tabel 4.14 diperoleh thitung sebesar 45,577. Dari hasil thitung dikonsultasikan pada Ttabel dengan N=90 dan taraf signifikansi 5%, diperoleh harga Ttabel sebesar 1,9870. Hal ini menunjukkan bahwa nilai thitung > Ttabel. Berdasarkan pada hasil uji hipotesis simultan (uji t) pada tabel 4.15 dapat diketahui bahwa nilai Fhitung = 2,097 < Fiabet = 3,10. Hal ini mengandung arti bahwa terdapat hubungangan positif yang tidak signifikan antara efikasi diri dan minat belajar secara bersama-sama dengan hasil belajar IPA Siswa

    9,422

    full texts

    9,681

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Terbuka Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇