Universitas Terbuka Repository
Not a member yet
9681 research outputs found
Sort by
Tipologi Provinsi Berdasarkan Kejadian Bencana Alam (Analisis Data Informasi Bencana Indonesia 2010-2019)
Sesuai dengan keadaan geografisnya, ada sembilan jenis bencana alam di Indonesia, yaitu: banjir, badai angin puting beliung, tanah longsor, kebakaran lahan dan hutan, kekeringan, gempa bumi, gelombang pasang, letusan gunung api, dan tsunami. Data bencana alam pada tingkat provinsi tahun 2010-2019 dianalisis untuk menggambarkan tipologi kelompok provinsi menurut kejadian dan jenis bencana alamnya dalam sepuluh tahun terakhir menggunakan metode Multiple Factor Analysis (MFA) dan Hierarchical Cluster Principal Component (HCPC). Berdasarkan delapan dimensi yang mewakili variansi tingkat kejadian bencana alam di Indonesia (71.2%), dapat diringkas empat kelompok provinsi-provinsi dengan tipikal tingkat dominasi kejadian bencana alam hidrometeorologi atau geologi, sebagai berikut: (1) Provinsi-provinsi dengan tingkat kejadian yang tinggi pada bencana hidrometeorologi maupun geologi: banjir, puting beliung, kekeringan, tanah longsor, tsunami, atau letusan gunung api, (2) Provinsi-provinsi dengan tipikal kejadian utama bencana geologi: gempa bumi, tsunami, atau letusan gunung api, (3) Provinsi-provinsi dengan tipikal kejadian utama kebakaran lahan/ hutan, dan, (4) Provinsi-provinsi selainnya, dengan tipikal bencana alam hidrometeorologi maupun geologi tetapi dengan kejadian yang lebih sedikit. Keadaan tipologi ini menggambarkan tingkat kejadian bencana alam dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir yang terjadi di wilayah provinsi-provinsi di Indonesia
Peran Hutan Mangrove dalam Mitigasi Bencana
Sebagai bagian dari ekosistem perairan, mangrove merupakan ekosistem utama di daerah pesisir selain ekosistem padang lamun dan terumbu karang. Hutan mangrove mempunyai bermacam peran dalam lingkungannya, antara lain dalam mitigasi bencana yang terjadi di wilayah pesisir. Berbagai bencana wilayah pesisir yang sering terjadi di Indonesia adalah tsunami, erosi dan abrasi pantai karena gerusan gelombang laut, rob, serta badai atau angin kencang. Kemampuan ekosistem mangrove dalam mitigasi bencana tidak terlepas dari struktur vegetasi mangrove yang terbentuk secara alami sebagai adaptasi mangrove yang tumbuh pada habitat ekstrim. Adaptasi terjadi terutama pada sistem perakaran dan struktur daun. Hal ini pula yang menjadikan tumbuhan mangrove dapat bertahan hidup. Dengan adanya adaptasi struktur daun dan sistem perakaran tersebut mangrove mampu berperan secara signifikan dalam mitigasi berbagai bencana di wilayah pesisir. Sebagai negara kepulauan yang berkontribusi sebesar 23% terhadap mangrove dunia, kondisi mangrove di Indonersia saat ini cukup memprihatinkan. Oleh karena itu, walaupun terdapat tantangan yang cukup berat, berbagai upaya rehabilitasi dan konservasi perlu dilakukan dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat
Peningkatan Kinerja Pegawai Melalui Kompensasi, Lingkungan Kerja Dan Komitmen Pada Kantor Wjlayah Kementerian Agama Provins! Sulawesi Barat
Kinerja sumber daya manusia menjadi kunci utama kesuksesan organisasi,karena secanggih apapun teknologi dan sebesar apapun modal yang dimiliki oleh suatu organisasi tanpa sumber daya manusia yang berkinerja tinggi dan professional maka organlsasi tersebut tidak akan dapat bertahan dan berkembang dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui Peningkatan Kinerja Pegawai melalui kompensansi,
llngkungan kerja dan komitmen pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat. Jumlah populasi sebanyak 171 dengan menggunakan rumus slovin didapatkan sampel sebanyak 63 pegawai yang akan menjadi responden dalam penelitian ini. Dengan menggunakan Aplikasi statistic melalui uji t diperoleh kesimpulan bahwa Kompensasi,
Komitmen dan lingkungan kerja secara partial berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja pegawai dengan diperoleh thitung lebih besar dibanding ttabeJ nilai signifikansi <0.05, Sementara secara
simultan Kompensasi, Lingkungan kerja dan Komitmen berpengaruh posltif dan signifikan terhadap peningkatan Kinerja Pegawai Kantor Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat yang ditunjukkan oleh nilai F Hitung > (F tabe1) dengan tingkat signifikansi (F-statistic) lebih kecil dari 0,05.
Berdasarkan hasil penelltian tersebut maka penulis merekomendasikan bahwa agar penerapan reward berupa peningkatan nilai tunjangan kinerja per kelas jabatan dan fasilitas serta lingkungen kerja yang nyaman memberikan hasil yang efektif pada peningkatan kinerja maka sebaiknya
pemberian kompensasi dan fasilitas tersebut disertai dengan penerapan sanksi berupa hukuman disiplin bagi pegawai yang indisipliner
Penerapan Pendekatan Open-Ended Berbantuan Software Geogebra Untuk Meningkatkan Kemampuan Spasial Matematis Dan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMP
Penelitian ini mengkaji tentang pembelajaran menggunakan teknologi komputer yang di dalamnya terdapat software geogebra adalah salah satu teknik pembelajaran yang dapat digunakan dalam pembelajaran matematika yang
memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar kreatif, dan lebih aktif sehingga diharapkan bahwa kemampuan spasial matematis dan berpikir kritis siswa dapat meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketuntasan
belajar siswa melalui pembelajaran open-ended berbantuan software geogebra,mengetahui kemampuan spasial dan berpikir kritis siswa, mengetahui sikap siswa terhadap pembelajaran matematika dengan pembelajaran open-ended berbantuan
software geogebra serta untuk mengetahui kendala dan upaya yang dilakukan guru dalam mengelola pembelajaran dengan menggunakan open-ended berbantuan software geogebra. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas instrumen tes dan non tes. Instrumen tes yang digunakan adalah tes kemampuan spasial matematis dan kemampuan berpikir kritis yang berbentuk uraian, sedangkan instrumen non tes yang digunakan bernpa angket. Hasil penelitian secara keselurnhan menunjukkan bahwa kemampuan spasial
matematis dan kemampuan berfikir kritis siswa mengalami peningkatan setelah dilaksanakannya pembelajaran dengan menggunakan open-ended berbantuan software geogebra. Dalam pembelajarannya pun siswa menjadi lebih aktif dalam
pembelajaran matematika Tanggapan siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan open-ended berbantuan software geogebra ini positif Aktivitas siswa di kelas pun menjadi lebih baik,pembelajaran dengan menggunakan openended
berbantuan software geogebra dapat dijadikan salah satu altematif dalam pembelajaran matematika
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Assisted Individualization Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Matematika Pada Kelas 3 SDN Petrokimia Gresik
Motivasi dan basil belajar siswa merupakan dua bal yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran khususnya pada mata pelajaran matematika. Pengarub model pembelajaran kooperatif tipe Teams Assisted Individualization dapat meningkatkan
motivasi dan basil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalab untuk (1) mengetahui pengaruh yang signifikan pada siswa yang diberi model pembelajaran Teams Assisted Individualization terbadap hasil belajar matematika, (2) mengetahui pengaruh pada siswa yang diberi model pembelajaran Teams Assisted Individualization terbadap motivasi belajar matematika dan (3) mengetahui pengaruh antara penggunaan model Teams Assisted Individualization dengan motivasi dan basil belajar matematika pada kelas 3 SDN Petrokimia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen kuasi dengan desain Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas III di SD Negeri Petrokimia Gresik tabun ajaran 2018/2019. Teknik pengambilan sampel adalah teknik cluster random sampling, diperoleh kelas III A sebagai kelas eksperimen dan kelas III B sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang
digunakan yaitu angket tentang motivasi belajar dan tes hasil belajar dalam bentuk tes objektif. Hasil uji homogenitas dari nilai pretest dan posttest basil belajar dan motivasi belajar menunjukkan Frutung 2: Ftabe1 pada taraf signifikan 5% maka data bersifat homogen. Uji normalitas nilai pretest dan pastiest pada kelas eksperimen
dan kelas kontrol dengan menggunakan rumus Lilliefors berdistribusi normal.
Analisis bipotesa dilakukan menggunakan Paired Sample T-Test dengan Thitung ≥: t-tabel, besar t hitung adalah I-7,51I sedangkan t-tabel 1,71 dengan taraf signifikan
0,05 atau 5% maka diperoleb kesimpulan terdapat pengaruh pembelajaran tipe Team Assisted Indivualization terhadap hasil belajar matematika dan motivasi belajar pada kelas III di SD Negeri Petrokimia
Analisis Kesalahan Berbahasa Siswa dalam Karangan Narasi di Kelas V SDN 10 Kampuogdalem
Keterampilan bahasa produktif yang perlu dilatih sejak SD salah satunya adalah karangan narasi, namun berdasarkan pengamatan pada tahap prapenelitian masih banyak siswa melakukan kesalahan berbahasa dalam karangan narasi.
Tujuan penelitian ini adalah menemukan jerus kesalahan berbahasa siswa dalam karangan narasi, dan untuk mengetahui letak kesalahan berbahasa yang dilakukan pada kelompok siswa berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah, serta untuk
mendeskripsikan penyebab siswa melakukan kesalahan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, tes berupa hasil karangan siswa, dan non tes berupa wawancara. Populasi yang menjadi objek penelitian adalah 38
karangan siswa, sedangkan sampel yang diambil adalah 5 siswa pada kelompok siswa berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah yang memiliki pola jawaban yang sama. Kegiatan penelitian dilakukan dengan cara menganalisis hasil karangan siswa dan mengategorikan jenis kesalahannya ke dalam 6 komponen
kebahasaan. Hasil penelitian ini adalah (1) kesalahan terbanyak adalah kesalahan ejaan yang berjumlah 441, (2) Kesalahan fonologi berjurnlah 32, (3) Kesalahan
morfologi yaitu sebanyak 69, (4) Kesalahan semantik sebanyak 58, (5) Kesalahan sintak yaitu sebanyak 265 kesalahan, (6) Kesalahan kohesi dan koherensi yaitu sebanyak 115. Siswa dengan kemampuan tinggi dapat menulis ide lebih cepat,
cerita lebih runtut, dan lebih teliti dalam unsur tata bahasa, ejaan, dan tanda baca.
Penyebab kesalahan berbahasa yakni rninimnya pemahaman kaidah tata bahasa,terbiasa menggunakan bahasa Jawa, dan kurangnya latihan menulis karangan.
Saran untuk SDN 10 Kampungdalem adalah menambah kegiatan mengarang narasi, mempublikasikan setiap kesalahan berbahasa yang dilakukan, mengajak siswa berkunjung ke perpustakaan untuk menambah kosakata
Reinforcement The Capacity Of Village Fund Management To Improve The Economy Of Local Communities (Indonesia Example)
This article explains the extent of the capacity to manage village fund to improve the economy of rural communities. The study was conducted in 30 villages, 15 villages were in the developing category and 15 villages were categorized as underdeveloped villages. These villages are not far from the center of the city like other villages if compared geographically. This article says the importance of capacity dimensions in managing village fund so that village fund can be beneficial according to the mandate of the Village Law. Research data came from secondary and primary data. Primary data is obtained through questionnaires to 30 people who are considered to know the process of managing village fund. The questionnaire was analyzed using the SWOT matrix. The results of the study inform that the capacity of village fund management in improving the economy of rural communities has a weight and rate also a fairly good score on the internal environment. Although, the position of strength has a good weight and rating, but the external environment is in a position to face threats. The position of the SWOT diagram on reinforcement the management capacity of village fund is in the position of Quadrant II (two). That is, it needs a strategy and capacity building to deal with these threats by means of diversification strategies
through strategies to increase creativity and innovation. This research offers a solution that is the main dimension of capacity that takes precedence is to increase the capacity of the human resources of village officials
Chemical and Functional Properties of Cavendish Jepara 30 (Musa cavendishii) Banana Pseudostem Flour after Blanching and Soaking in Sodium Bisulphite Solution
Background and Objectives: Cavendish Jepara 30 (Musa cavendishii ) banana pseudostem in Indonesia is very abundant and has not been utilized because it is considered to be waste. The pseudostem contains dietary fibre, resistant starch (RS) and antioxidants that are strongly affected by several factors such as plant varieties and processing techniques. This study was conducted to investigate the effect of blanching and soaking in sodium bisulphite solution on changes in dietary fibre, resistant starch, antioxidants and the functional properties of Cavendish Jepara 30 banana pseudostem flour. Materials and Methods: Banana pseudostem of Cavendish Jepara 30 varieties were obtained from PT. Nusantara Tropical Farm Central Lampung, Indonesia. Preparation of the banana pseudostem flour included a blanching treatment at a temperature of 100°C for 10 min or soaking in 1% sodium bisulphite solution for 90 min. Results: The blanching treatment significantly increased the amount of soluble fibre by 3.55%, RS by 10.33%, total phenolic acids by 11.19 mg/100 g and antioxidant activity by 6.15% radical scavenging activity (RSA) but decreased the amount of insoluble fibre by 5.78%. The soaking treatment significantly increased the RS by 9.38% and the antioxidant activity by 12.5% RSA but decreased the insoluble fibre by 6.87%, the total fibre by 6.42% and the total phenolic acids by 17.52 mg/100 g. The blanching treatment also significantly increased the water holding capacity by10.81%, the swelling capacity by 13.87% and the cation exchange capacity was 9.75 meq kg–1. The microscopic structure of the flour after the blanching treatment was more porous and hollower than the natural pseudostem flour. Conclusion: Blanching treatment significantly increased the soluble fibre, RS, total phenolic acid content, antioxidant activity, water holding capacity, swelling capacity and cation exchange capacity of banana pseudostem flour. Blanching had no effect on the oil holding capacity of flour
Efektifitas Pelatihan Terhadap Kepuasan Atas Layanan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) Dan Peningkatan Akademik Dalam Persfektif Mahasiswa Di Universitas Terbuka
Dalam upaya peningkatan kesiapan, ketahanan, dan keberhasilan studi mahasiswa baru, selain Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB), UT memberlakukan kewajiban penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak jauh (PKBJJ) bagi mahasiswa baru dan Klinik Belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kegiatan PKBJJ terhadap pengetahuan , penerapan mahasiswa, dan hasil belajar mahasiswa dalam hal belajar mandiri. Dalam hal ini, peneliti ingin berusaha mengetahui sejauh mana manfaat dan efektivitas kegiatan PKBJJ bagi mahasiswa baru dalam konsep belajar mandiri khususnya dilingkungan Perguruan Tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket dan metode dokumentasi. Sampel data diperoleh dari 4 UPBJJ yaitu UPBJJ-UT Manado, Surakarta, Palangka Raya, dan Bandar Lampung. Sampel yang diambil adalah 20% dari keseluruhan jumlah mahasiswa dari masing-masing UPBJJ yang teregistrasi sebagai mahasiswa baru di masa 2018/2019.1. Cara yang dilakukan untuk pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik purposive sampling dan menunjuk langsung pada responden. Hasil dari penelitian ini menunjukkan Persentase efektivitas kegiatan PKBJJ paling tinggi ada di pilihan 4 (baik), dan UPBJJ yang memiliki angka 50% atau lebih adalah UPBJJ Manado (50%), UPBJJ Palangka Raya (54,8%), dan paling tinggi UPBJJ Bandar Lampung (76,5%).Kegiatan PKBJJ sudah dapat dipahami oleh mahasiswa.Belajar mandiri dapat diterapkan oleh mahasiswa setelah mengikuti PKBJJ. Mahasiswa mendapatkan hasil belajar yang baik setelah mengikuti kegiatan PKBJJ, ini dilihat dari kemampuan mengerjakan tugas, mengikuti tutorial, melaksanakan UAS, dan hasil dari nilai akhir mahasiswa itu sendiri
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah Dan Iklim Sekolah Terhadap Kinerja Guru Serta Dampaknya Bagi Mutu Pendidikan Sekolah Dasar Negeri
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan iklim sekolah terhadap kinerja guru serta dampaknya bagi mutu pendidikan Sekolah Dasar Negeri. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis jalur. Sumber penelitian ini menggunakan data primer. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini yaitu Sekolah Dasar Negeri yang ada di Kecamatan Cicendo Kota Bandung. Sampel penelitian ini sebanyak 92 orang guru yang dijadikan sebagai responden dan dipilih dengan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kepemimpinan Kepala Sekolah dan iklim sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, begitupun Kepala Sekolah, iklim sekolah dan kinerja guru memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap mutu pendidikan Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Cicendo Kota Bandung. Kepemimpinan Kepala Sekolah memiliki pengaruh terhadap mutu pendidikan melalui kinerja guru sebesar 12.53%. lklim sekolah memiliki pengaruh terhadap mutu pendidikan melalui kinerja guru sebesar 13.16%. Kinerja guru berpengaruh langsung kepada mutu pendidikan sebesar 10.18%. Maka, berdasarkan hasil tersebut peneliti merekomendasikan agar kepala sekolah memperhatikan sikap kepemimpinannya, iklim sekolah, serta kinerja guru sehingga mutu pendidikan sekolah semakin berkualitas