Universitas Terbuka Repository
Not a member yet
    9681 research outputs found

    Kontribusi Persepsi Dan Kompensasi Tutor Terhadap Kualitas Layanan Tutorial Tatap Muka Melalui Motivasi kerja (Studi Pada Mahassiswa Program Pendas dan Non pendas Di UPBJJ-UT Makassar)

    Get PDF
    Penelitian ini melihat hubungan variabel-variabel yang meliputi persepsi kerja tutor, kompensasi, motivasi kerja tutor terhadap kualitas layanan tutorial tatap muka (TTM) dan kinerja tutor dalam melaksanakan tugas tutorial. Metode penelitian dengan analisis jalur, Pengumpulan data melalui kuesioner, observasi, dan wawancara langsung terhadap responden. Untuk mengumpulkan data akan dilakukan kunjungan langsung kelokasi pokjar tutor bertugas yang tersebar dibeberapa kelompok belajar kabupaten. hasil pengujian secara parsial (uji t), menunjukkan bahwa variabel persepsesi tutor, kompensasi kerja, dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kualitas layanan tutoria tatap muka (TTM). Adapun variabel persepsi dan kompensasi berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja tutor. Hasil pengujian analisis path (path analysis), menunjukkan bahwa variabel motivasi kerja tutor tidak dapat memediasi (intervening) antara variabel persepsi tutor, akan tetapi dapat memediasi (intervening) antara variabel kompensasi tutor terhadap kualitas layanan tutorial tatap muka (TTM). Untuk hasil uji f, menunjukkan bahwa variabel persepsi, kompensasi tutor dan motivasi kerja berpengaruh secara bersama-sama terhadap kualitas layanan tutuorial tatap muka (TTM) program pendas dan non pendas di UPBJJ UT Makassar

    Kinerja Keuangan Bank BUMN Di Indonesia

    Get PDF
    Lembaga keuangan memiliki peran yang sangat penting bagi perekonomian suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk meng-analisis pengaruh kecukupan modal (CAR), likuiditas (LDR), risiko kredit (NPL), efisiensi operasional (BOPO) terhadap profitabilitas (ROA). Teknik analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan regresi data panel berupa common effect model, fixed effect model, random effect model. Data yang digunakan bersumber dari empat Bank BUMN dari tahun 2010-2018. Hasil analisis menunjukkan bahwa hanya variabel CAR dan BOPO yang memiliki pengaruh signifikan (negatif) terhadap ROA. Sedangkan dua variabel lainnya yaitu LDR dan NPL tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Penelitian selanjutnya diharapkan menambah variabel penelitian yang mempengaruhi profitabilitas, menambah periode penelitian, sehingga dapat meningkatkan tingkat akurasi data

    Pengaruh Iklim Kerja, Pendidikan Dan Pelatihan (Diklat) Dan Etos Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Di Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk: (l)menganalisis pengaruh iklim kerja terhadap kinerja pegawai di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat; (2)menganalisis pengaruh pendidikan dan pelatihan (diktat) terhadap kinerja pegawai di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat; (3) menganalisis pengaruh etos kerja terhadap kinerja pegawai di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Baratdan (4) menganalisis pengaruhiklim kerja, pendidikan dan pelatihan (diklat) dan etos kerjasecara bersama-sama terhadap kinerja pegawai di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat. Jumlah responden sebanyak 170 orang. Data yang dikumpulkan dengan metode kuesioner yang dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: I. Iklim kerjaberpengaruh terhadap kinerja pegawai di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat 2. Pendidikan dan pelatihan (diklat)berpengaruh terhadap kinerja pegawai di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat 3. Etos kerjaberpengaruh terhadap kinerja pegawai di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat 4. Iklim kerja, pendidikan dan pelatihan {diklat) dan etos kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja pegawai di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Bara

    Pengaruh Pendekatan Kontekstual Dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Kelas V SD Di Gugus 2 Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek

    Get PDF
    Pendekatan kontekstual merupakan pendekatan pembelajaran yang mengaitkan dengan permasalahan nyata yang ada di lingkungan karena proses belajar terjadi karena adanya interaksi antara seseorang dengan lingkungan sekitar. Salah satu pendekatan pembelajaran yang relevan untuk meningkatkan hasil belajar matematika adalah pendekatan kontekstual. Selain pendekatan pembelajaran,motivasi belajar juga berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan adanya pengaruh pendekatan kontekstual terhadap hasil belajar maternatika, pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika, serta pengaruh pendekatan kontekstual dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. Desain penelitian menggunakan true eksperimen dengan rancangan pretest posttest control group design. Populasi yang menjadi objek penelitian adalah siswa kelas 5 sekolah dasar di Gugus II Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek. Sedang sampel yang digunakan cluster random sampling, SDN 4 Sukorejo sebagai kelas eksperimen dan SDN 2 Sukorejo sebagai kelas kontrol. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal pretest dan postest (hasil belajar) matematika siswa dan angket motivasi belajar siswa. Untuk menguji hipotesis penelitian, rnenggunakan analisis data anova (analysis of variance) two way. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: I) hasil uji anova pendekatan kontekstual terhadap hasil belajar matematika djperoleh nilai sig<0,05, yaitu 0,000<0,05 sehingga dapat ditarik kesimpulan terdapat pengaruh pendekatan kontekstual terhadap basil belajar matematika siswa kelas 5; 2) hasil uji anova motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika diperoleh nilai sig<0,05, yaitu 0,000<0,05 sehingga dapat ditarik kesimpulan terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap basil belajar matematika siswa kelas 5; dan 3) hasil uji anova pendekatan kontekstual dan motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika diperoleh nilai sig<0,05, yaitu 0,042<0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan kontekstual dan motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas 5. Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan bahwa pendekatan kontekstual dapat dijadikan salah satu pendekatan pembelajaran dan dapat diterapkan di sekolah karena terbukti berpengaruh pada hasil belajar siswa. Pendekatan kontekstual dapat diterapkan pada muatan pelajaran lain selain matematika

    Evaluasi Kualitas Pelayanan Bantuan Pemerintah Terhadap Kepuasan Masyarakat Penerima Bantuan Di Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung

    Get PDF
    Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung adalah salah satu UPT (Unit Pelaksana Teknis) dari Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya yang mendapatkan tugas untuk memberikan pelayanan bantuan pemerintah kepada masyarakat penerima bantuan yang pada akhirnya menciptakan kepuasan masyarakat dan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah seberapa besar pengaruh kualitas layanan bantuan pemerintah yang dilakukan oleh BBPBL Lampung terhadap kepuasan masyarakat penerima bantuan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengevaluasi kualitas pelayanan bantuan pemerintah yang diberikan oleh BBPBL Lampung kepada masyarakat penerima bantuan, (2) mengetahui dan mengevaluasi tingkat kepuasan masyarat penerima bantuan terhadap pelayanan bantuan pemerintah yang diberikan oleh BBPBL Lampung dan (3) mengevaluasi kesesuaian antara kinerja pelayanan bantuan pemerintah dengan harapan atau tingkat kepentingan masyarakat penerima bantuan. Dalam penelitian ini ada dua pokok variabel yang akan diteliti, yaitu variabel X, dan variabel Y. Variabel X (kualitas layanan) terdiri atas : Tangibles,reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Untuk variabel Y (kepuasan masyarakat) terdiri atas : prosedur pelayanan, persyaratan pelayanan, kejelasan petugas pelayanan, kedisiplinan petugas pelayanan, tanggung jawab petugas pelayanan, kemampuan/ kompetensi petugas pelayanan, kecepatan waktu pelayanan, keadilan mendapatkan pelayanan, perilaku petugas layanan,biaya / tarif layanan,kepastian jadwal pelayanan,kenyamanan lingkungan,keamanan lingkungan, produk layanan, pengaduan, saran dan masukan. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa (1) berdasarkan perhitungan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM), kinerja pelayanan bantuan pemerintah yang dilakukan oleh BBPBL Lampung sebesar 81,51 dalam kategori "BAIK", (2) berdasarkan perbitungan kesenjangan antara harapan dan kenyataan sebesar 0,303 yang artinya semua parameter sudah memenuhi harapan masyarakat penerima bantuan walaupun masih belum sempuma, dan (3) berdasarkan perhitungan Importance Performance Analysis (IPA) dengan nilai kesesuaian 35,023 yang artinya pelayanan bantuan pemerintah yang dilakukan BBPBL Lampung belum memuaskan sehingga masyarakat penerima bantuan kurang puas. Rekomendasi untuk BBPBL Lampung dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat adalah (1) menyusun SOP (Standar Operasional Prosedur) untuk pelayanan bantuan pemerintah, (2)melakukan sosialisasi mengenai SOP, persyaratan administrasi dan teknis tentang layanan bantuan pemerintah kepada stakeholder atau calon penerima bantuan pemerintah, (3) membuat brosur tentang layanan bantuan pemerintah yang dilakukan oleh BBPBL Lampung, sehingga infonnasi tentang bantuan pemerintah dapat diketahui oleh masyarakat, (4)meningkatkan kualitas dan kompetensi petugas pelayanan termasuk pemberian reward dan punishment. Reward yang diberikan kepada petugas pelayanan terbaik adalah piagam penghargaan yang diberikan pada setiap tanggal 17 Agustus bersamaan dengan upacara bendera hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Punishment yang diberikan pada petugas layanan adalah sesuai dengan PP No. 53 tahun 2010, dan (5)meningkatkan sistem layanan bantuan pemerintah dan mengembangkan sistem layanan yaitu melalui· Iayanan satu pintu

    Implementasi Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Kegiatan Pertambangan Mineral Dan Batubara

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan secara konkrit irnplementasi Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusaban (PROPER) kegiatan pertambangao mineral dan batubara daJam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui Peraturan Gubemur Provinsi Kalimantan Utara Nomor 51 Tahun 2015,menganalisis informasi yang dihasilkan Program penilaian peringkat kinerja'kegiatan pertambangan mineral dan batubara dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup menjadi dasar kelanjutan usaha pertambangan di Provinsi Kalimantan Utara, dan mengetahui kendala-kendala dihadapi dalam implementasinya. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif, pendekatan deskriptif dipilih untuk mengungkapkan temuan-temuan di lokasi penelitian berdasarkan redaksi atau uraian kalimat yang menjelaskan kejadian-kejadian berdasarkan fakta di lapangan. Penelitian dilakukan pada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Utara. Teknik. pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling yaitu informan dipilih dengan tujuan-tujuan tertentu. Hasil penelitian ini adalah a) hasil analisa menggunakan teori Edward III seperti komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi telah didapatkan bahwa keempat dimensi tersebut mendukung pelaksanaan program implementasi kebijakan, b) Penjaringan informasi baik dari warga masyarakat, perusahaan dan instansi terkait telah tersedia melalui website, whatsapp dan teknologi informasi lainnya milik DLH Provinsi Ka1imantan Utara dan c) Kendala yang ditemukan dalam menjalankan implementasi kebijakan terdiri dari 3 hal yaitu: Tim Proper (kemampuan dan keahlian teknis yang dimiliki Tim), Dinas Lingkungan Hidup (Sarana dan Prasarana), dan pihak Perusahaan (pengetahuan dan peemahaman peraturan)

    Implementasi Program Wajib Belajar 16 (Enam Belas) Tahun Di Kabupaten Malinau Kalimantan Utara

    Get PDF
    Pembangunan Pendidikan formal di Kabupaten Malinau mempercepat dan menginginkan pemerataan akses pendidikan teru1ama Pendidikan Usia Dini,dan pendidikan non formal,dari jenjang PAUD, SD,SMP,dan SMA karena selama ini masyarakat belum dapat menjangkau pendidikan yang bermutu dan terakses kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Malinau, Keberhasilan Wajib Belajar 16 (enam belas) tahun ini menjadi tolak ukur pemerataan pendidikan di Kabupaten Malinau. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan implementasi program wajib belajar 16 (enam belas) tahun,hambatan dan kendala yang dihadapi, dan solusi mengatasi hambatan dan kendala. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui teknik wawancara dan studi kepustakaan. Hasil penelitian dianalisis secara kualitatif dengan alat analisis interaktif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pelaksanaan program Wajib Belajar 16(enam belas) tahun berjalan pada semua jenjang pendidikan PAUD, SD, SMP dan SMU/SMK dan Pendidikan Non Formal, namun tidak terlaksana secara penuh oleh Pemerintah Kabupaten Malinau. Aspek kurangnya komunikasi lintas perangkat daerah, tenaga pendidik dan kualitas pendidik, sarana gedung sekolah, serta pembiayaan yang terbatas, dan aspek struktur birokrasi pemegang kewenangan yang menimbulkan kendala dan hambatan di dalamnya

    Efektivitas Penggunaan Realistic Mathematic Education (RME) Dengan Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Dasar Di Kabupaten Bekasi

    Get PDF
    Pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) dengan Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemarnpuan pemecahan masalah merupakan hal yang baru diterapkan dan perlu dikaji keefektifannya. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui efektifitas penggunaan RME dengan PBL untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini dilakukan di SD Islam Insan Taqwa Kabupaten Bekasi. Teknik sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV tahun pelajaran 2018/2019, dengan sampel siswa kelas IVD sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IVC sebagai kelas kontrol. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuasi eksperimen. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu instrumen tes, dengan bentuk soal uraian. Data yang berkaitan dengan kemampuan pemecahan masalah dikumpulkan melalui pretest dan posttest. Metode analisis data yang digunakan yaitu 1) deskripsi hasil pelaksanaan penelitian, 2) analisis deskriptif, dan 3) analisis inferensial. Kemampuan pemecahan masalah pada kelas kontrol untuk aspek mengidentifikasi masalah memiliki persentase paling tinggi yaitu sebesar 64,20% dan terendah pada aspek menjelaskan hasil sebesar 55,93%. Kemampuan pemecahan masalah pada kelas eksperimen untuk aspek mengidentifikasi masalah memiliki persentase paling tinggi yaitu sebesar 92% dan terendah pada aspek menjelaskan hasil sebesar 73,60%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum penggunaan RME dengan PBL efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Berikut kesimpulan secara khusus: ·(1) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah aspek mengidentifikasi masalah antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol yang signifikan dengan signifikansi 0,000 < 0,05; (2) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah aspek merumuskan masalah antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol yang signifikan dengan signifikansi 0,000 < 0,05; (3) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah aspek menerapkan strategi antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol yang signifikan dengan signifikansi 0,000 < 0,05; (4)terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah aspek menjelaskan . hasil antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol yang signifikan dengan signifikansi 0,000 < 0,05

    Peran Penyuluh Pendamping dalam Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil di Era Revolusi Industri 4.0 (Studi Kasus Suku Anak Dalam Jambi)

    Get PDF
    Era Revolusi Industri tidak hanya memberikan dampak positif bagi masyarakat adat, tapi juga memberikan dampak negatif. Perkembangan Industrialisasi tanpa memperhatikan ekologi telah membawa masalah baru bagi lingkungan. Kebakaran hutan dan Lahan, mengakibatkan hilangnya sumber pangan, berdampak negatif bagi komunitas adat. Berbagai program pemberdayaan telah digalakkan pemerintah untuk melindungi komunitas adat. Program pemberdayaan komunitas adat terpencil (PKAT) sudah dilaksanakan sejak tahun 1970 di propinsi Jambi, namun hasilnya belum berdampak signifikant. Salah satu faktor penyebab adalah lemahnya peran faktor penyuluh pendamping. Penelitian ini bertujuan memaparkan peran penyuluh sebagai (agent of change) dalam melakukan proses pendampingan pada masyarakat adat. Metode Penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui pengamatan langsung, focus group discussion, wawancara, observasi, dokumentasi dan studi literatur. Hasil studi menunjukkan bahwa peran penyuluh pada komunitas adat terpencil (KAT) di era revolusi industrI 4.0 mengalami pergeseran dari triangulasi model (penyuluh, sasaran, peneliti) menjadi tripehelix model (akademisi, bisnisman, komunitas dan penyuluh) atau disebut model penyuluhan terintegrasi (one stop services model). Peneliti harus meningkatkan kompetensi yang dimilikinya agar komunitas adat berdaya dan tujuan program pemberdayaan tercapai

    Pengaruh Budaya Kerja, Motivasi dan Kemampuan Terhadap Kinerja Pegawai di Dinas Perhubungan Kota Probolinggo

    Get PDF
    Permasalahan dalam penelitian ini apakah budaya kerja, motivasi, dan kemampuan berpengaruh terhadap kinerja pegawai di Dinas Perhubungan Kota Probolinggo. Salah satu hal yang melatar belakangi munculnya permasalahan itu adalah perbedaan lingkungan kerja dalam lingknp Dinas Perhubungan Kota Probolinggo dimana hal tersebut menyebabkan pimpinan harus tepat untuk memetakan kompetensi pegawai, agar penempatan pegawai sesuai dengan kemampuannya. Kesesuaian kemampuan pegawai dengan job deskripsi atau tupoksinya merupakan hal yang penting. Oleh karena hal tersebut berdampak bagi kedua pihak, baik bagi organisasi maupun bagi pegawai itu sendiri. Sehingga penelitian ini menganalisis pengaruh budaya kerja, motivasi, dan kemampuan berpengaruh terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan. Populasi penelitian sebanyak 370 orang, selanjutnya dengan rumus Slovin ditentukan ukuran sampel sebesar 93 orang. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala data mengacu pada skala Likert, dan diuji dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Variabel bebas penelitian adalah budaya kerja (X1), motivasi (X2), dan kemampuan (X3) serta variabel terikat kinerja pegawai (Y). Metode analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda, serta uji hipotesis yang terdiri dari Uji t dan Uji F. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa budaya kerja, motivasi, dan kemarnpuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai di Dinas Perhubungan Kota Probolinggo secara parsial maupun simultan. Variabel budaya kerja, motivasi, dan kemampuan mempengaruhi kinerja pegawai sebesar 74,5%. Sementara besarnya Kinerja Pegawai dipengaruhi faktor lain di luar Budaya Kerja, Motivasi, dan Kemampuan Pegawai sebesar 25,5%

    9,422

    full texts

    9,681

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Terbuka Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇