Universitas Terbuka Repository
Not a member yet
9681 research outputs found
Sort by
Pengaruh Motivasi Kerja, Sarana Prasarana Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Barat
Kinerja merupakan hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau kelompok orang dalam suatu instansi sesuai dengan tanggung jawab masing-masing dalam rangka
upaya pencapaian tujuan instansi sesuai dengan prinsip tertentu. Fenomena yang terjadi pada Dinas Kehutanan sebagai salah satu OPD yang melaksanakan Pengalihan P3D (Personil, Pembiayaan Sarana Prasarana dan Dokumen) berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, berdampak pada bertambahnya jumlah pegawai dinas kehutanan, tidak proporsionalnya jumlah sarana prasarana dengan
jumlah pegawai dan gedung/lokasi dan perubahan lingkungan kerja yang terjadi akibat
bertambahnya pegawai. Berdasarkan fenornena ini, maka perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk rnenganalisis pengaruh motivasi kerja, sarana prasarana dan
lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Barat baik secara parsial dan simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode
kuantitatif. Teknis sampling yang digunakan adalah sampel jenuh dengan jumlah responden sebanyak 70 orang. Data yang dikurnpulkan dengan metode kuesioner yang dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rnotivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai,
sarana prasarana berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai,lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dan motivasi kerja, sarana prasarana dan lingkungan ke1ja secara bersarna-sama
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Barat. Dari hasil penelitian disirnpulkan untuk meningkatkan kinerja
pegawai Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Barat perlu dilakukan peningkatan motivasi kerja sebagai variabel yang rnernberikan pengaruh positif dan signifikansi
terbesar pada penilitian ini. Berdasarkan hasil pengolahan data kuesioner, Motivasi kerja dapat ditingkatkan melalui penilaian prestasi kerja yang adil dan transparan
Panduan Dasar Menggunakan Mendeley Desktop
Mendeley merupakan perangkat lunak untuk peneliti dapat mengatur atau menambah sitasi sesuai
dengan gaya kutipan yang dipilih, selain itu peneliti juga dapat berkolaborasi dengan peneliti lain di
berbagai belahan dunia untuk melakukan melakukan sharing data penelitian ke dalam dokumen.
Perangkat lunak ini dapat dijadikan sebagai Personal Library bagi para peneliti.
Dalam kesempatan ini kita akan mempelajari Perangkat lunak Mendeley dalam versi Dekstop yaitu
perangkat lunak “citation & reference manager” yang bisa didapatkan secara gratis (tidak berbayar)
dan sangat kompatibel dengan program pengolah kata MS Word (2003,2007,2010), Mac Word (2008,
2011), Open Office/Libre Office (3.2), dan Bib Tex
Implementasi Kebijakan Administrasi Kependudukan (Studi Kasus Penerbitan Akta Kematian Di Kabupaten Bangka Tengah)
Dalam pelaksanaan program Akta Kematian yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bangka Tengah, masih banyak kendala yang dihadapi di lapangan antara lain : rendahnya kesadaran masyarakat untuk segera mengurus akta kematian, faktor pendidikan dan ekonomi yang masih rendah, faktor ekstemal stakeholder lainnya yang menyederhanakan segala urusan waris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan
administrasi kependudukan terutama dalam hal penerbitan akta kematian ditinjau dari faktor komunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif - kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang dan diambil secara stratified sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam (indepth interview), observasi
dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis data yang mencakup reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian ini adalah Implementasi Kebijakan Administrasi Kependudukan dalam hal
penerbitan Akta Kematian di Kabupaten Bangka Tengah sudah cukup baik,namun masih menghadapi beberapa permasalahan yaitu kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya Akta Kematian, rendahnya tingkat pendidikan dan ekonomi yang menyebabkan kurangnya pengetahuan akan pentingnya Akta
Kematian, faktor eksternal stakeholders lainnya yang menyederhanakan segala urusan waris. Faktor yang mempengaruhi Penerbitan Akta Kematian yaitu faktor
internal dan eksternal. Faktor internal berupa kurang memadainya kemampuan staf, dan tidak ada staf khusus dalam melayani pembuatan Akta Kematian. Faktor eksternal berupa kurangnya sosialisasi khusus tentang Akta Kematian, belum
adanya kerjasama yang resmi dengan Instansi yang berwenang dalam hal program Akta Kematian. Penelitian ini merekomendasikan agar dinas terkait memberikan
sosialisasi khusus tentang Akta Kematian dan meningkatkan perjanjian kerjasama yang berkaitan dengan Akta Kematia
Pengaruh Gross Tollage (GT) Kapal Gill Net Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Nelayan Di Kelurahan Rangas Kecamatan Banggae Kabupaten Majene
Nelayan di Kelurahan Rangas, Kecamatan Banggae, Kabupaten majene pada umunmya melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan jaring insang. Hasil tangkapan dominan
adalah ikan terbang Hirundicthys oxycephalus. Tujuan penelitian ini untuk rnengetahui pengaruh Gross Tonnage (GT) kapal terhadap peningkatan kesejahteraan nelayan buruh,
menganalisis tingkat kesejahteraan nelayan buruh yang menggunakan kapal gill net dengan ukuran4 , 3 dan 2 (GT) Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Rangas, Kecamatan Banggae Kabupaten Majene selama empat bulan dari bulan April 2019 hingga Juni 2019. Metode deskriptif degan studi kasus yang digunakan dalam penelitian Metode pengambilan
responden dengan cara purposive sampling Metode analisis untuk menentukan tingkat kesejahteraan menggunakan parameter tingkat kesejahteraan berdasarkan kriteria UMP
Sulawesi Barat 2019 dan indikator kemiskinan (Bappenas, 2000) sedangkan untuk analisis pengaruh hubungan antara variabel independent terhadap variabel dependent menggunakan
analisis regresi linear dan analisis korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesejahteraan nelayan buruh yang menggunakan kapal 4, 3 dan 2 GT berdasarkan kriteria UMP Sulawesi Barat 2019 berada pada tingkat kesejahteraan yang rendah Sedangkan untuk tingkat
kesejahteraan nelayan buruh berdasarkan indikator kemiskinan Bappenas (2000) diperoleh bahwa nelayan yang menggunakan kapal 4 dan 3 GT berada pada kriteria sejahtera tinggi
namun nelayan yang menggunakan kapal 2 GT berada pada kriteria sejahtera rendah.
Berdasarkan analisis statistik didapatkan bahwa GT kapal berpengaruh positif terhadap peningkatan kesejahteraan nelayan buruh. Setiap peningkatan GT kapal gill net sebesar 1 (satu)satuan, maka akan meningkatkan tingkat kesejahteraan nelayan sebesar 3,517
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Motivasi Kerja Promosi Jabatan Terhadap Kinerja Pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Bima
Kinerja pegwai merupakan hal yang penting dalam suatu organisasi khususnya dalam Sekretariat Daerah Kabupaten Bima. Oleh karena itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, motivasi kerja dan promosi jabatan terhadap kinerja pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Bima.
Penelitian ini ditinjau dari tingkat penjelasannya disebut penelitian asosiatif kausalitas dengan teknik sampling populasi jenuh dengan responden 78 orang staf
Sekretariat Daerah Kabupaten Bima. Instrumen penelitian adalah kuesioner dan data yang dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan regresi linier berganda.
Hasil analisis deskriptif bahwa gaya kepemimpinan tergolong sesuai dengan lingkungan dan keadaan pegawai, motivasi keija tergolong tinggi dan promosi jabatan tergolong baik sesuai dengan peraturan yang berlaku serta kinerja pegawai
berada pada kategori tinggi. Hasil analisis regresi linier berganda diketahui bahwa gaya kepemimpinan, motivasi kerja dan promosi jabatan berpengaruh signifikan terhadap kineija pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Bima. Kemudian setelah
dilakukan analisis simultan diketahui bahwa gaya kepemimpinan, motivasi kerja dan promosi jabatan motivasi memiliki pengaruh secara bersama-sama yang signifikan
terhadap kineija pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Bima. Dengan demikian maka pemerintah daerah hams menunjukkan gaya kepemimpinan yang fleksibel,namun tegas dalam meningkatkan motivasi kerja termasuk melalui promosi jabatan bagi pegawai yang memiliki kinerja baik dengan tetap memperhatikan prinsip akuntabilitas
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Research Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Sekolah Dasar Dalam Penyelesaikan Masalah Polamatika
Tuntutan siswa abad ke-21 adalah agar memiliki kecakapan hidup untuk dapat bersaing dalam kehidupan global yang penuh tantangan. Diantara keterampilan yang wajib dimiliki siswa abad 21 adalah kreativitas. Tiga komponen kunci kreativitas yang dinilai menggunakan The Torrance Tests of Creative Thinking (TICT) sebagaimana dijelaskan oleh Siswono (2018: 125) adalah kefasihan (fluency), fleksibilitas (flexibility), dan kebaruan (novelty). Untuk meningkatkan .keterampilan berpikir kreatif siswa perlu adanya upaya inovatif guru dalam mengembangkan perangkat pembelaja.ran khususnya pada mata pelajaran matematika dalam menyelesaikan masalah polamatika. Pengembangan perangkat pembelajaran yang dapat menumbuhkan keterampilan berpikir kreatif sejalan dengan karakteristik Research Based Learning (RBL). Penelitian ini mendeskripsikan bagaimana proses dan hasil pengembangan perangkat pembelajaran berbasis RBL, menunjuk:kan peningkatan keterampilan berpikir kreatif siswa, menunjukkan ak:tivitas siswa pada saat penerapan perangkat pembelajaran berbasis RBL, dan menunjukkan potret fase keterampilan berpikir kreatif siswa.. Subjek penelitian adalah siswa SON Tamanan 1 Bondowoso, yaitu kelas 4A sebagai kelas kontrol dengan jumlah 31 siswa yang terd.iri dari 15 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan, dan kelas 4B sebagai kelas eksperimen dengan jurnlah 30 siswa yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian campuran (mix methods) atau triangulasi (triangulation). Pengembangan perangkat pembelajaran mengacu pada model pengembangan/our D Models (model 4-D) dari Thiagarajan, Semmel, dan Semmel dengan penyederhanaan rnenjadi 3 tahap pengembangan yaitu tabap pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop). Adapun perangkat yang dikembangkan meliputi RPP dan LKS yang dilengkapi dengan TKBK. Instrumen penelitian terdari dari ( 1) lembar validasi, (2) angket keterbacaan perangkat pembelajaran, (3) angket penilaian guru, (4) angket respon siswa, (5) lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, (6) tes keterampilan berpikir kreatif, (7) lembar observasi aktivitas RBL, dan (8) pedoman wawancara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk mengetahui kevalidan, keprak:tisan dan keefektifan dari perangkat yang dikembangkan. Analisis data peningkatan keterampilan berpikir kreatif dilakukan dengan statistik inferensial dengan uji homogenitas (levene test), uji normalitas (shapiro wtlk) dan uji t independent sample dengan bantuan software SPSS versi 25.0. Hasil pengembangan perangkat pembelajaran menunjukkan kategori yang valid, praktis, dan efektif. Berdasarkan basil analisis dapat dilihat bahwa tingkat keterampilan keterampilan berpikir kreatif dari kelas kontrol dengan kategori tidak kreatif 9,7%, kurang kreatif
19,4%, cukup kreatif 16,1%, kreatif 45,2%, dan sangat kreatif 9,7%, sedangkan untuk kelas eksperimen dengan kategori tidak kreatif 0%, kurang kreatif 6,7%, cukup kreatif 10%, kreatif 46,7%, dan sangat kreatif 36,7%. Skor independetu sample I-test dari postes menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen dengan nilai sig (2-tailed) adalah 0,000 (p = <0,05). Hasil analisis aktivitas RBL pada kelas ekperimen dengan kategori tidak aktif0%, kurang aktif 3,3%, cukup aktif 16,7%, aktif20%, dan sangat aktif
60%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan perangkat pembelajaran berbasis RBL dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa Sekolah Dasar dalam menyelesaikan masalah polamatika. Selain itu penggambaran potret fase terhadap keterampilan berpikir kreatif dalam menyelesaikan masalah polamatika menunjukkan pola yang beragam
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah Dan Iklim Sekolah Terhadap Produktmtas Kerja Guru Di Sd Negeri Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampungs Selatan
Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh: 1) kepemimpinan kepala sekolah terhadap produktivitas kerja guru, 2) Iklim sekolah terhadap produktivitas kerja guru serta 3) kepemimpinan kepala sekolah dan iklim sekolah secara simultan terhadap produktivitas kerja guru di SD Negeri Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan variabel bebasnya adalah kepemimpinan kepala sekolah dan iklim sekolah, sedangkan variabel terikat adalah produktivitas kerja guru. Populasi sekaligus sampel penelitian ini adalah guru-guru SD Negeri di Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan yang berjumlah 111 orang yang tersebar di 30 SD Negeri. Data diperoleh melalui studi dokumentasi dan teknik angket, kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik korelasional dan regresi baik secara sederhana maupun ganda, yang sebelumnya telah dilakukan uji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian: 1) terdapat pengaruh yang signifikan antara kepemimpinan kepala sekolah terhadap produktivitas kerja guru, mengandung arti bahwa semakin baik kepemimpinan seorang kepala sekolah, maka semakin tinggi pula tingkat produktivitas kerja gurunya, 2) terdapat pengaruh yang signifikan antara iklim sekolah terhadap produktivitas kerja guru mengandung arti bahwa semakin baik iklim sekolah tersebut, maka semakin
tinggi pula tingkat produktivitas kerja gurunya, 3) terdapat pengaruh yang signifikan antara kepemimpinan kepala sekolah dan iklim sekolah secara bersarnasama terhadap produktivitas kerja guru. Mengandung arti bahwa semakin baik kepemimpinan seorang kepala sekelah dan iklim sekelah tersebui, maka semakin tinggi pula tingkat produktivitas kerja gurunya
Kewibawaan Akademik: 36 Tahun Universitas Terbuka
Buku Profil 36 Tahun UT dengan judul utama
Kewibawaan Akademik diluncurkan pada acara
puncak Dies Natalis UT ke-36. Melalui buku ini,
diharapkan UT dapat menginspirasi perguruan
tinggi lain di tanah air tentang pengembangan,
pengelolaan, pemeliharaan, dan peningkatan
kewibawaan akademik dalam konteks jarak
jauh. Buku Profil 36 Tahun UT ini secara umum
menyajikan narasi dan dokumentasi perjuangan
UT dalam menegakkan kewibawaan akademik
melalui keunggulan UT sebagai Perguruan
Tinggi Jarak Jauh (PTJJ). Narasi dan dokumentasi
yang disajikan di dalam buku ini mengisahkan
sejumlah cerita dan perjuangan UT yang terjadi
antara tahun 2018 s.d. 2020. Penyajian materi
dibagi dalam tiga fase, yaitu fase normal, fase
pandemi Covid-19, dan fase adaptasi kebiasaan
baru. Fase pandemi Covid-19 ditandai dengan maraknya penyelenggaraan pendidikan jarak
jauh (PJJ) yang selama ini diimplementasikan
oleh UT, PJJ menjadi alternatif solusi terbaik di
seluruh perguruan tinggi. Selanjutnya masuk
fase adaptasi kebiasaan baru yang ditandai
dengan beragam upaya dan kebijakan dalam
rangka mempersiapkan penyelenggaraan
layanan pendidikan yang disesuaikan dengan
perkembangan dan dinamika yang terjadi di
masyarakat termasuk dikeluarkannya kebijakankebijakan
baru dari Pemerintah
Efektivitas Mata Kuliah Praktik Pengalaman Beracara Pada Mahasiswa Strata 1 Program Studi Ilmu Hukum Universitas Terbuka, Yogyakarta
Pada konteks Program Studi (Prodi) Strata 1 (S1) Ilmu Hukum, terdapat mata kuliah Praktik Pengalaman Beracara (PPB) yang ditujukan untuk memenuhi tuntutan aspek praktis pada proses pembelajaran mahasiswa di lapangan. Terlebih lagi mata kuliah ini dimaksudkan agar mahasiswa mampu untuk menerapkan berbagai ilmu pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang telah diperolehnya dalam pembelajaran secara utuh dan terintegrasi dalam situasi nyata di lapangan atau masyarakat. Adapun syarat yang harus dipenuhi oleh mahasiswa agar dapat mengambil mata kuliah ini adalah bahwa mereka harus sudah menyelesaikan mata kuliah pendukung lainnya, seperti Hukum Perjanjian, Teori Perundang-undangan, Hukum Acara Perdata, serta Arbitrase, Mediasi, dan Negosias