Universitas Terbuka Repository
Not a member yet
    9681 research outputs found

    Penguatan Penguasaan Pengetahuan Dasar Musik Guru Kelas Di SDN Pamulang Timur 01 Tangerang Selatan

    Get PDF
    Kegiatan penguatan pengetahuan dasar musik bagi guru kelas di SDN Pamulang Timur 01 dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan mitra dalam penguasaan materi dasar musik. Mitra tidak puas dengan pengetahuan dasar musik yang dimilikinya; dan selama bertugas menjadi guru, mereka belum pernah mengikuti pembekalan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan seni musik. Dengan keadaan seperti ini, menurut mereka pencapaian tujuan KTSP tidak dapat maksimal. Mitra kegiatan PkM ini adalah guru kelas di SDN Pamulang Timur 01, Tangerang Selatan, Banten sebanyak 13 orang. Strategi intervensi dimulai dari survey dan need assessment oleh tim dosen di kelas 1 dan kelas 4 untuk memvalidasi informasi hasil wawancara. Tim dosen bersama mitra menyusun rencana kegiatan pembekalan: (1). Sebelum dimulai mitra mengikuti pre test. (2). Bentuk intervensi, berupa: (a). Pembekalan sebanyak 8 kali pertemuan yang diisi melalui diskusi, praktik/simulasi. (b). Pendampingan dilakukan pada saat mitra menyelenggarakan pembelajaran di kelas 1, 4, dan 5. Pada tahap pendampingan dilakukan supervisi terhadap mitra. Ini dimaksudkan untuk mengetahui kebermanfaatan materi pelatihan dalam pembelajaran mereka. (c). Monitoring hasil pelatihan dilakukan sebanyak 2 kali kunjungan masing-masing oleh petugas monitoring yang ditugasi oleh LPPM dan oleh tim pelaksana PkM. Diakhir kegiatan mitra diminta mengisi Format Kepuasan Mitra. Tim dosen pelaksana memberikan 1 unit metronome kepada sekolah melalui kepala sekolah. Luaran kegiatan ini adalah sebuah makalah atau artikel yang disajikan dalam seminar atau jurnal nasional

    Grammar Learning At Tertiary Level In Indonesia: A Curriculum Development Of Genre-Task Based Approach

    Get PDF
    This article explores the grammar learning in two influential English language teaching (ELT) curriculum approaches to tertiary level and the potential approach to interweave them. The two prominent approaches shaping language learning in Indonesia are communicative language teaching (CLT) specified in Task-based Instruction and Genre approaches rooted in Systemic Functional Language (SFL). Given the various curriculum which comes and goes, bringing together with miscellaneous methods or approaches, it is urgently needed to adapt rather than adopt the wholesale methods or approaches by making the nexus between those two aproaches to fit the context. This article aims at revisiting creative and innovative grammar teaching and learning at tertiary educational level. We elucidate how those approaches foster English as a Foreign Language (EFL), notably, how grammar should be learnt and assessed through them

    Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Sirnagalih Dalam Mengolah Berbagai Masakan Ikan Nila Dan Mujair

    Get PDF
    Mengolah ikan nila dan ikan mujair menjadi berbagai jenis masakan yang dilaksanakan di Desa Sirnagalih bertujuan untuk meningkatkan konsumsi ikan sebagai lauk yang dapat dikonsumsi setiap hari sebagai pengganti telur ataupun ayam. Penggunaan pekarangan rumah yang dijadikan kolam ikan, memudahkan masyarakat untuk memelihara dan mengkonsumsi ikan tanpa harus membeli dipasar tetapi pada kenyataanya sebagian masyarakat bahkan memilih membeli ikan untuk dikonsumsi daripada mengkonsumsi ikan dari kolam sendiri. Dampaknya masyarakat memiliki pola hidup konsumtif karena kurangnya kreativitas dan kesadaran dalam mengelola hasil budidaya ikan. Kegiatan ini dilakukan bekerjasama dengan ibu-ibu yang berada dalam naungan KBM Salimah desa Sirnagalih, Ciapus Bogor. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini meliputi (1) Penyajian Materi tentang Pengolahan Ikan dengan berbagai macam jenis masakan: (2) Praktek Lapangan dan Pendampingan; (3) Monitoring; (4) Evaluasi. Hasil dari kegiatan PkM yang telah dilakukan menunjukkan adanya pola konsumtif dari para ibu menurun untuk membeli ikan dipasar dan adanya peningkatan kreativitas ibu-ibu dalam mengolah berbagai menu masakan ikan nila dan ikan mujair serta meningkatkan kemampuan mereka dalam memasarkan hasil masakan ikan dari kampung ke kampung

    Program Kampung Sehat Melalui Pengelolaan Sampah Dan Limbah Ternak Menjadi Energi Biogas Di Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang

    Get PDF
    Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Nasional yang dijalankan fokus dalam bidang pembinaan desa Melalui Program Kampung Sehat Melalui Pengelolaan Sampah Dan Limbah Ternak Menjadi Energi Biogas. Program ini dilaksanakan di Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Desa Kolam akan menjadi mitra utama dan didukung oleh mitra lainnya seperti PILAR INDONESIA, Kelompok Tani Dame. Dengan membangun kemitraan yang luas, diharapkan selama tiga tahun program berjalan, Universitas Terbuka melalui UPBJJ Medan akan mampu menjadikan Desa Kolam menjadi Desa Sehat sekaligus menjadi Desa Mandiri Energi. Pengembangan biogas dari kotoran ternak sapi dan pelatihan pengolahan sampah organik (daun/ranting) menjadi produk yang bernilai ekonomi. Dengan program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang sehat sekaligus Pengembangan energi biogas sebagai pengganti elpiji bagi rumah tangga di Desa Kolam. Pembangunan reaktor biogas dilakukan secara bertahap setiap tahunnya, sehingga masyarakat mahir dan mandiri untuk membangun reaktor biogas dan menjadikan desa kolam sebagai desa mandiri energi yang tidak tergantung oleh ketersediaan gas elpiji di pasaran

    Pengembangan Taman Bacaan Masyarakat Desa Pakusari, Jember, Jawa Timur

    Get PDF
    Kurangnya minat masyarakat dalam melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi menjadi salah persoalan yang dihadapi Pakusari dalam menghasilkan SDM berkualitas. Hal ini berdampak pada banyaknya warga masyarakat usia sekolah yang telah bekerja. Selain itu, di Pakusari juga belum terdapat sarana belajar publik yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memperkaya wawasan dan menambah minat belajar. Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Desa Pakusari merupakan hasil Pengabdian Kepada Masyarakat yang menjadi sarana belajar bagi masyarakat dengan penyediaan berbagai sumber belajar untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Pengembangan TBM tidak terlepas dari proses perencanaan yang melibatkan berbagai pihak terkait mulai dari pemerintah desa, tokoh masyarakat hingga organisasi kepemudaan atau Karang Taruna. Selain itu, proses pemanfaatannya juga ditujukan untuk seluruh golongan masyarakat dari berbagai usia, latar belakang pendidikan dan karakteristik yang lainnya. TBM Desa Pakusari telah memiliki 152 judul buku dengan jumlah 350 eksemplar serta dilengkapi dengan sarana penunjang lain seperti komputer, jaringan internet, printer dan mainan untuk anak-anak

    Pelatihan Dan Pendampingan Pembuatan Laporan Keuangan Di Yayasan Yatim Piatu Fatahillah Pangkalan Jati Depok

    Get PDF
    Pengabdian ini bertujuan untuk membantu anak-anak yatim piatu Fatahillah dalam mencari laba usaha dari setiap transaksi yang terjadi dalam satu periode akuntansi. Hasil pengabdian ini adalah pelaku usaha bisa mengetahui laba usaha. Oleh karena itu, pencatatan keuangan sangat penting, terlebih untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Banyak pelaku bisnis pemula yang sering melupakan catatan keuangan bisnis yang sedang mereka jalankan. Ketika usaha semakin maju dan membutuhkan modal, ketika melakukan pengajuan pinjaman ke bank, laporan keuangan bisnislah yang akan dilihat oleh pihak perbankan. Oleh karena itu, pencatatan akuntansidan pembuatan lporan keuangan harus rapi dari awal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan oleh pengabdi di wilayah Pangkalan Jati, sehingga pelaku usaha mengetahui laba usaha sesungguhnya, yang dapat dilihat dari transaksi-transaksi sederhana yang telah dicatat pada jurnal yang disediakan. Dengan demikian, pembukuan usahapun dapat tertata dengan rapih sehingga pemilik dapat meghitung dan mengetahui laba usaha

    Peran Budaya Organisasi Dalam Motivasi Kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) Di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamasa

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memberi pemahaman bagi peneliti mengenai peran budaya khususnya budaya organisasi kaitannya dengan ilmu manajemen PNS dan diharapkan agar peneliti mengetahui dan memahami kaitannya dengan ilmu manajemen mengenai motivasi kerja PNS. Untuk mengidentifikasi serta lebih memahami permasalahan tersebut secara mendalam maka penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamasa. Dari hasil penelitian menyimpulkan bahwa budaya organisasi PNS yang berperan adalah faktor inovasi dan pengambilan resiko belum berjalan secara maksimal, factor perhatian pada ha! detail dalam bekerja belum terlaksana dengan baik, kemudian factor orientasi pada manfaat belum berjalan dengan maksimal dan factor orientasi pada tim yang artinya aktivitas kerja di organisasi berdasarkan tim dari pada individual belum sesuai dengan keinginan standar oprasinal prosedur. Sehingga penulis melihat bahwa peran budaya oraganisasi sebagaimana yang terlihat pada factor factor tersebut dalam motivasi kerja PNS tersebut belum berfungsi sepenuhnya. Motivasi kerja PNS dimana factor pemberian daya penggerak yang menciptakan kegairahan kerja seseorang agar mereka bekerja sama yang di dukung oleh sarana dan prasarana kantor, belum memadai dan masih terbatas. Demikian pula factor yang mempengaruhi PNS bekerja secara efektif dalam menyelesaikan pekerjaannya adalah adanya tingkat pendidikan PNS yang tidak sesuai dengan beban kerja yang dilaksanakan, dengan memperhatikan pendidikan PNS umumnya Sarjana Agama, maka turut mempengaruhi sebagian PNS tidak bekerja secara efektif dan factor kepuasan PNS dalam bekerja sebagian merasakan kepuasan dikarenakan adanya tunjangan-tunjangan yang didapatkan. Disisi lain terdapat ketidak puasan yang disebabkan oleh terbatasnya fasilitas sarana dan prasarana dalam mendukung penyelesaian pekerjaan. Sehingga penulis melihat bahwa motivasi kerja PNS hubungannya dengan peran budaya organisasi dalam motivasi kerja di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamasa sebagaimana yang terlihat pada factor-faktor diatas masih rendah

    Fundamentals of Adjusting MOOCs in Acquiring Innovation Competencies

    Get PDF
    Observable arrangements in adjusting quality-satisfied massive open online courses (QS-MOOCs) related to Indonesia 4.0 were particularized in this study. It was expected to visualize its determinants observed by faculty related to endorsing innovation competencies. It was also of interest to disclose how and in what routines all attributes involved interrelated with one another. Design/methodology/approach – An exploratory design (mixed methods) was utilized. A conceptual framework was established first by conducting activities consisting of a series of literature reviews and focus group discussions. QSMOOCs includes presage, pattern, process, product, practicability, prospective, and power (7P). QS-MOOCs was viewed from scientific, technical, economic, and socio-cultural perspectives. QS-MOOCs preceded innovation competencies (critical thinking, creativity, and networking). The operational framework was then established with the 7P, QS-MOOCs, and innovation competencies as independent, moderating, and dependent variables respectively. The population was the faculty of Universitas Terbuka Indonesia. Respondents were randomly chosen to accumulate data through a survey of 631 academic staff. Methodically, importance-performance analysis (IPA) and a customer-satisfaction index (CSI) were emulated and then utilized to synchronously estimate the satisfaction level of QS-MOOCs and their degree of importance. Ten hypotheses were developed and then examined by applying structural equation modelling (SEM). This was meant to scrutinize the loading factor and interrelation power among the factors involved. Replies from 142 respondents were finally completed. Findings – Statistically, seven out of the ten hypotheses examined were validated by the analysis. It was decisively recognized that product was the most significant determinant of QS-MOOCs, followed by power, practicability, pattern, and prospective. QS-MOOCs had direct control over critical thinking and creativity, whereas presage, process, and networking were excluded by the analysis. The study was also able to encounter 24 (out of 32) attributes as the pillars of QSMOOCs. The quantitative frame was statistically satisfactory as of the nine cut-off values, seven were in the good-fit and two in marginal-fit categories. Originality/value/implications – The qualitative framework seems defectively strengthened by the quantitative procedure. The study recognized that variance refers to the three invalidated hypotheses. A further in-depth review is required to find the motives and diminish plausible divergence. This can be done by searching for a more relevant approach, augmenting conjectural coverage, and/or enlarging the sample siz

    Analisis Tunjangan Kinerja Aparatur Sipil Negara di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Manna

    Get PDF
    Implementasi kebijakan tunjangan kinerja merupakan salah satu program pemerintah dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN) demi mewujudkan Pelayanan publik yang lebih baik dengan dasar perolehan kinerja setiap ASN. Pelaksanaan pemberian tunjangan kinerja di Rutan Kelas Iffi Manna belum sepenuhnya berjalan secara efektif dan optimal, dimana masih ada rasa ketidakadilan antara ASN yang masa kerja dan pangkat/golongan yang lebih tinggi akan menerima tunjangan kinerja yang sama apabila berada dalam posisi kelas jabatan (grade) yang sama dengan ASN yang masa kerja, pangkat/golongan yang lebih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan tunjangan kinerja Aparatur Sipil Negara di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Manna. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif den an informan sebanyak 6 orang yang terdiri dari 3 orang jabatan struktural dan 3 orang jabatan fungsional. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, dokumentasi dan wawancara langsurg. Sedangkan metode analisis data dengan cara reduksi data (data reduction), If.nyajian data (data display) serta penarikan kesimpulan dan verifikasi (conc/u ·ion drawing/verification). Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan tunjangan kinerja ASN di Rumah Tahanan Kelas Iffi Manna sudah berjalan dengan baik, dimana tunjangan kinerja diberikan berdasarkan kelas jabatan yang sudah ditetapkan sesuai dengan bobot, beban kerja dan tanggungjawab serta dilakukan secara transparansi. Implementasi pemberian tunjangan kinerja yang diberikan di f umah Tahanan Kelas liB Manna hendaknya dievaluasi lagi, terutama penetapan standar besaran tunjangan kinezja yang akan diterima ASN dengan mempertimbangan masa kerja, pangkat dan golongan sehingga dapat meningkatkan motivasi kinerja dalam mencapai tujuan organisasi

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Terbuka Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇