Universitas Terbuka Repository
Not a member yet
9681 research outputs found
Sort by
Coastal Area Management Strategy Through Strengthening Community Capacity in Sumber Jaya Kampung Melayu District Bengkulu City
In general, the socioeconomic life of the coastal communities of Kampung Melayu is still in a circle of poor life, identical to the lives of the fishing communities living in the coastal areas. This is influenced by the low capacity of human resources, social economy, culture, environment, and government policies. This research aims to 1) describe the conditions and problems faced by fishing communities living in coastal areas: 2) know the strategy for building the capacity of people living in the coastal areas of Kampung Melayu, through field observations methods, interviews, FGD`s, and related literature. The results of this study are often the condition of people living in a better location within the coastal areas of Kampung Melayu. This involves the government, which provided infrastructure in the form of environmental roads, sanitation, and parks. However, there is a need to increase the capacity of human resources, alternative innovations for people's livelihoods, technology development, easy access to capital, provision of infrastructure, and market governance. In line with this, the government needs to collaborate with universities, private media sector, and local communities, for a greater success
Assessment of Practical Work Assesment at Biology Education Program In Distance Education
This paper analyzes the results of a descriptive study of practical work at the Biology Education Program. It was based on distance learning and showed the student's perception of biology practical. Data were collected using document analysis sheets, observations, and questionnaires. The results of the study indicated that assessment is conducted before, during, and after practical work by instructors, lab assistants, or lecturers. The assessment of the skills and abilities was carried out using an observation sheet and document analyses form. Also, an assessment of readiness to carry out the practicum examined the purpose of lab work, description or explanation of equipment and materials used, and work procedures or steps. This study showed that students had positive attitudes towards practical and assumed that all the activities involved, as well as writing reports, were easy, enjoyable, and useful. In general, practical works enhance science knowledge and improve skill
Analysis of The Effect of Spiritual Motivation,Competency and Leadership on Employee Performance to Strengthen Food Security (Study on Food and Fisheries Agriculture in The City of Tanjungpinang, Riau Islands-Indonesia)
The problem in this research is whether exogenous latent constructs:spiritualmotivation, competence, leadership directly affect endogenous latent constructs: employee performance and food security at the Department of Food Agriculture and Fisheries, Tanjungpinang City.This study aims to examine and analyze the direct effect of exogenous latent constructs: spiritual motivation, competence, leadership, on endogenous latent constructs: employee performance and food security.The sampling technique useda census methodand research instruments used a questionnaire.From a total population of 112 employees of the Food and Fisheries Agriculture Office, the whole sample was taken.Testing the validity usingPearson Product Momentand reliability using Crobach alpha processed with SPSS software. Meanwhile, theconfirmatory factor analysis(CFA) test, normality test and model test used thestructuralequationmodel(SEM) with the Amos software.The results of this study are: spiritual motivation has a positive and significant effect directly on the performance of employeesat theDepartment of Agriculture, Food and Fisheries, Tanjungpinang City.Spiritual motivation has a positive and indirect effect on food security.Competence has a negative and insignificant effect on the performance of the employees of the Office of Food Agriculture and Fisheries of Tanjungpinang City, but competence has a positive and significant effect on food security. Leadership has a positive and significant effect directly on the performance of the employees of the Office of Agriculture, Food and Fisheries of Tanjungpinang City.Leadership also has a positive and significant effect directly on Food Security.Employee performance has a positive and not significant effect directly on food securit
Menggugat Negara Maritim, Konflik Kebijakan Di Wilayah Perbatasan
Substansi kajian dalam buku ini adalah menganalisis implementasi kebijakan di bidang maritime secara nasional dan sectoral. Di Bidang nasional berkaitan dengan peraturan perundang-undangan nasional dengan penegakkan hukum dan keamanan di laut, terutama pengamana dan pengawasal terhadap illegal ffhising, nelayan asing di wilayah perbatasan. Implementasi kebijakan nasional yang dimaksud adalah UU No.31 tahun 2004 tetang Perikanan dan UU No. 45 tahun 2009 tentang Perubahan atas UU NO. 31 tahun 2003 tentang Perikanan serta keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 50 tahun 2012 tentang Aksi Nasional Pencegahan dan Penaggulangan Illegal,Unreported and Unregulated Fihsing. Sedangkan kebijakan sectoral adalah undang=undang yangbdiimplemtasikan oleh departene=men sectoral di laut sepertiTNI-AL, Dipolair (Kepolisisan), Satker PSDKP dan Kementian Kelautan dan Perikanan itu sendirin. Pada akhirnya semua kebijakan tersebut menimbulkan koflik di lapangan terutama di wilayah perbatasan, karena terjadi ego sectoral pada tiap-tiap institusi ata departemen tertentu
Analisis Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah Di Kecamatan Bengkong Kota Batam
Kota Batam adalah kota terbesar di Provinsi Kepulauan Riau dan merupakan kota terbesar ke tiga populasinya di Sumatera setelah Medan dan Palembang, dengan jumlah penduduk pada Tahun 2019 mencapai 1.349.775 jiwa. Dari segi penyelenggaraan fungsi pemerintahan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan warga atas berbagai jenis
pelayanan tunum, pemerintah dari waktu ke waktu dihadapkan pada dinamika penyelenggaraan pelayanan-pelayanan publik. Di sejumlah sektor, seperti penyelenggaraan pendidikan. peningkatan pelayanan kesehatan, peningkatan pelayanan
pengelolaan sampah, upaya menanggulangi kemacetan dan sejumlah pelayanan lainnya,Pemerintah Kota telah membuat kebijakan meningkatkan pelayanan pengelolaan sarnpah
Pemerintahan Kota Batam telah menggulirkan Peraturan Daerah Kota Batarn Nomor 11 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah. Tugas Pemerintah Daerah dalam pengelolaan sampah meliputi, upaya menumbuh kembangkan dan meningkatkan kesadaran dan
pattisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah, memfasilitasi, mengembangkan dan melaksanakan upaya pengurangan, penanganan dan pemanfaatan sampah.
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pelaksanaan pengelolaan sampah di Kecatnatan Bengkong Kota Batam yang dilakukan pada pelaksanaan pengelolaan sampah
di Kecamatan Bengkong Kota Batam serta menganalisis bentuk partisipasi masyarakat menurut latar belakang sosial ekonomi yang berbeda-beda dalam pengelolaan sampah.
Dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi yang mendalam telah diperoleh data tentang tingkat keberhasilan pengelolaan sampah.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang dihasilkan dalam penelitian ini berupa kata-kata tertulis dan rekaman wawancara
dianalisis dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul dengan menggunakan teori-teori implementasi. Key informan penelitian ini antara lain
Kabid DLH , Anggota DPRD Komisi III, Kasi Kebersihan dan Pengelolaan Sampah,staf Pengawas Pengelolaan sampah, Tokoh Masyarakat 3 orang dan l orang Masyarakat.
Hasil dari penelitian menunjukan secara umum bahwa pelaksanaan kebijakan pengelolaan sampah di Kecamatan Bengkong Kota Batam masih belum optimal,
Kecamatan Bengkong dalam mengimplementasikan kebijakan yang sudah dibuat, dimana masyarakat di Kecamatan Bengkong Kota Batam masih belum memahami implementasi atau pelaksanaan 3R (reuse, reduce, recycle) menggunakan kembali, mengurangi dan
mendaur ulang. Pemerintah perlu memberikan informasi yang relevan dan mudah diterima oleh masyarakat untuk dapat memahami pelaksanaan dari kebijakan yang dibuat
pemerintah yang berguna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh di Kota Batam khususnya di Kecamatan Bengkong. Pelaksanaan implementasi kebijakan memerlukan sosialisasi yang baik kepada masyarakat, agar
masyarakat paham betul luaran dari kebijakan yang diterapkan
Batam Tourism Visits and Economic Growth: Policy and Impact
This tourism sector has good potential to create job opportunities and business opportunities as well as to increase and even the income of the people and the region. Gross Regional Domestic Product greatly influences the Number of Tourist Visits, this can be seen by increasing the Number of Tourist Visits by 10, it will encourage an increase in the Gross Regional Domestic Product of the Tourism Sector by 19.91 units per year. The number of hotel dwellings increased by 10 units, will increase the number of tourist visits by 75894 units per year. Increasing the number of tourist destinations increased by 10 units, will increase the number of tourist visits by 20864 units, increasing the number of hotel rooms by 10 units will increase the number of tourist visits by 267 units, increasing the number of stays by 10 units will increase the number of tourist visits by 12420 units. If the Government carries out policies by adding tourist Destinations by 20 percent, it will directly impact the increase in Batam's Gross Regional Domestic Product by 2.44 percent, increase tourist visits to Batam by 1.7 percent, and If the Government conducts policies by increasing the number of hotels by 20 percent, will have a direct impact on increasing Batam's Gross Regional Domestic Product by 1.86 percent, and increasing the number of tourist visits to the city of Batam by 20 percent in the long run
Penerapan Pembelajaran Digital Project terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar statistika Siswa Kelas IX UPTD SMP Negeri 25 Depok
Motivasi belajar merupakan keseluruhan daya penggerak di dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar, yang menjamin kelangsungan dari kegiatan belajar dan yang memberikan arah pada kegiatan belajar, sehingga tujuan yang
dikehendaki oleh siswa dapat tercapai. Tujuan akhir pembelajaran adalah hasil belajar. Berdasarkan hasil pengamatan oleh guru bidang studi matematika kelas
IX dijumpai hasil belajar dan motivasi yang masih rendah serta informasi mengenai hasil pencapaian nasional UNBK dalam lima tahun terakhir yang masih sangat rendah sehingga membutuhkan suatu model pembelajaran yang dapat
meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar dan motivasi yang diajarkan melalui pembelajaran digital project dengan yang diajarkan melalui pembelajaran konvensional. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design dengan bentuk desain nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX UPTD SMP Negeri 25 Depok.
Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling, yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas IX-4 sebagai kelas eksperimen yang merupakan kelas yang menerapkan pembelajaran digital project dan kelas IX-8 sebagai kelas kontrol yang merupakan kelas yang menerapkan pembelajaran konvensional.
Pengumpulan data digunakan dengan menggunakan lembar tes basil belajar siswa dan angket motivasi siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah independent sample t-test. Hasil penelitian hasil belajar siswa dengan motivasi
tinggi diperoleh thitung sebesar 8,297 dan ttabd sebesar 1 ,68288, maka thitung > ttabel.
Hasil penelitian rasil penelitian dengan motivasi rendah diperoleh thitung sebesar 7,576 dan ttabel sebesar 1,69092, maka thitung > ttabel. Hal ini berarti tolak Ho terima
H1, sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang menerapkan pembelajaran digital project dengan motivasi tinggi dan motivasi rendah lebih baik daripada hasil belajar siswa yang menerapkan pembelajaran konvenswnal.
Skala pengukuran yang digunakan adalah skala Likert. Hai ini terlihat pada perolehan skor angket. Rata-rata skor angket motivasi belajar siswa pada kelas yang menerapkan pembelajaran digital project sebesar 117,65 sedangkan rata-rata skor angket motivasi belajar siswa pada kelas yang menerapkan pembelajaran konvensional sebesar 99,59. Sehingga dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar siswa pada kelas yang menerapkan pembelajaran digital project lebih tinggi jika dibandingkan dengan tingkat motivasi belajar siswa pada kelas yang menerapkan pembelajaran konvensional
Berdamai dengan Bencana Melalui Pendidikan (Panduan Penyelenggaraan Pendidikan dalam Kondisi Darurat Bencana)
Buku ini merupakan hasil penelitian yang didanai oleh Universitas Terbuka. Penelitian dengan Judul Keberlangsungan Pendidikan Anak yang Terdampak Bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap terjadi bencana, baik bencana alam, gunung Meletus, banjir, gempa bumi, atau pandemic terjadi kevakuman dalam berbagai aktivitas yang menjadi korbannya. Salah satu yang terdampak yaitu sektor Pendidikan. Anak-anak usia sekolah hampir dua bulan atau lebih tidak mendapatkan pelayanan pendidikan secara baik. Melihat kondisi tersebut, perlu adanya panduan penyelenggaraan Pendidikan bagi anak yang terdampak bencana. Pendidikan dalam kondisi darurat bencana mengintegrasikan muatan kurikulum dengan trauma healing. Penyelenggaraan pembelajarannya dapat dilakukan dalam kelompok kecil, sedang, dan besar baik secara homogen ataupun heterogen. Model pembelajarannya berbasis aktivitas sesuai kondisi di lokasi dan diperlukan oleh masyarakat
Pengaruh Iklim Kerja Dan Kepribadian Guru Terhadap Kompetensi Paedagogik Guru SD Negeri Dl Kecamatan Waway Karya Lampung Timur
Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh: ( 1) iklim kerja terhadap kompetensi paedagogik gum, (2) kepribadian guru terhadap kompetensi paedagogik gum, serta (3) iklim keija dan kepribadian gum secara simultan
terhadap kompetensi paedagogik gum SD Negeri di Kecamatan Waway Karya Lampung Timur. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan variabel bebasnya adalah iklim kerja dan kepribadian gum, sedangkan variabel terikat adalah kompetensi paedagogik gum. Sarnpel menggunakan proportional random sampling sebanyak 143 dari 222 guru yang mengajar di SD Negeri Kecamatan Waway Karya Larnpung Timur. Data diperoleh melalui angket dan dokumentasi,
kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik korelasional dan regresi baik secara sederhana maupun ganda, yang sebelumnya telah dilakukan uji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian: (1) terdapat pengaruh yang signifikan iklim kerja terhadap kompetensi paedagogik guru, mengandung arti bahwa semakin tinggi tingkat iklim keija di sekolah maka semakin baik pula kompetensi paedagogik gurunya; (2) terdapat pengaruh yang signifikan kepribadian guru
terhadap kompetensi paedagogik guru, mengandung arti bahwa semakin baik kepribadian guru maka semakin baik pula kompetensi paedagogiknya; (3) terdapat pengaruh yang signifikan iklim kerja dan kepribadian gum secara bersarna-sama terhadap kompetensi paedagogik guru. Mengandung arti bahwa semakin tinggi tingkat iklim kerja di sekolah dan persepsi gum mengenai kepribadian guru, maka semakin baik pula kompetensi paedagogik guru
Manajemen Pemberian Pakan Dengan Metode Pemuasaan Pada Pendederan Ikan Nila Anjani (Oreochromis Niloticus)
Ikan nila Anjani mempakan akronim dari andalan jejaring nila Indonesia.Ikan nila Anjani adalah strain induk unggul Nusa Tenggara Barat (NTB).Dukungan potensi alam dan adanya induk unggul dan benih nila Anjani yang memiliki keunggulan pertumbuhan relatif cepat dan tingkat kelangsungan hidup
tinggi menjadi peluang usaha dalam pengembangan budidaya ikan nila,khususnya di NTB. Tingginya permintaan dan kebutuhan benih nila Anjani yang banyak diminati pembudidaya adalah benih pada fase pendederan yaitu benih umur 1 - 2 bulan. Keterbatasan kemampuan dan keterampilan pembudidaya dalam teknik pemberian pakan mengakibatkan pemberian pakan berlebih dan biaya pakan pada fase pendederan menjadi tinggi. Salah satu upaya dalam menghemat pakan dan mempersingkat percepatan pertumbuhan adalah dengan metode
pemuasaan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh tingkat pertumbuhan dan menghitung tingkat efisiensi ekonomi pada pendederan ikan nila
Anjani dengan metode pemuasaan. Penelitian ini menggunakan 2 eksperimen yaitu eksperimen 1 pada kolam umur benih 1 bulan dengan ukuran benih 2-3cm dan eksperimen 2 pada kolam umur benih 2 bulan dengan ukuran benih 4-Scm.
Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan yaitu B 1 (ikan makan setiap hari/kontrol), B2 (1 hari dibeRi pakan 1 hari puasa), B3 (2 hari diberi pakan 1 hari puasa), B4 (3 hari diberi
pakan 1 hari puasa). Parameter yang dianalisis adalah RGR (Relative Growth Rate), pertumbuhan panjang, SR (Survival Rate), TKP (Total Konsumsi Pakan),FCR (Feed Convertion Ratio), EPP (Efisiensi Pemanfaatan Pakan), kualitas air
dan efisiensi ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemuasaan pada eksperimen I (umur 1 bulan) dan eksperimen II memberikan pengaruh nyata (P<0,005) terhadap pertumbuhan ikan nila Anjani. Metode pemuasaan pada
eksperimen I (umur 1 bulan) dan eksperimen II (umur 2 bulan) menunjukkan bahwa perlakuan B4 (3 hari diberi pakan 1 hari puasa) memiliki tingkat pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 4.58±0.34%/hari dan 3.97 ±0.33%/hari. Pada ekspe1imen I dan ekseperimen II menunjukkan bahwa periakuan pemuasaan B3 (2
hari makan, 1 hari puasa) memberikan tingkat efisiensi ekonomi pada fase pendederan dengan keuntungan tertinggi diantara perlakuan pemuasaan lainnya