Universitas Terbuka Repository
Not a member yet
    9681 research outputs found

    PKM Bagi Pengelola Perpustakaan Sekolah Di Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak Propinsi Jawa Tengah

    Get PDF
    Perpustakaan Sekolah merupakan elemen yang sangat terkait dan tak terpisahkan untuk mendapatkan kualitas pendidikan yang baik. Dari data dinas pendidikan kabupaten Demak dapat disimpulkan bahwa kebutuhan sarana dan prasarana Perpustakaan Sekolah masih sangat kurang, baik dari segi kwantitas maupun kwalitasnya. Beberapa permasalahan penyebab pengelolaan perpustakaan sekolah di kabupaten Demak belum optimal adalah: Walaupun telah memiliki komputer, pengelola masih menggunakan cara-cara manual dalam pencatatan sirkulasi buku di perpustakaan, karena keberadaan komputer hanya sebagai pencatat koleksi buku. Pengelola belum menerapkan pengelolaan perpustakaan sekolah secara otomatis, oleh kerena itu tujuan dari PKM ini adalah mengotomatisasi pengelolaan Perpustakaan Sekolah SMP N 3 Mranggen kabupaten Demak menggunakan software SLIMS. Metode pelakasanaan PKM ini dilakukan dalam 7 tahap: Pelatihan Pengelolaan Sirkulasi Buku, Pelatihan pembuatan pengkodean menggunakan Barcode, Pelatihan menginstal hardware perangkat keras berupa scanner infrared dan menggunakan software Senayan, Pelatihan Pembuatan basis data sederhana, Pelatihan Pengoperasian Peralatan, Pelatihan Perawatan dan pemeliharaan peralatan, Penerapan Sistem Informasi Perpustakaan Sekolah, Monitoring dan Evaluasi. Hasil kegiatan PKM ini adalah : Perpustakaan Sekolah SMP N 3 Mranggen Kabupaten Demak telah terinstal SLIMS, Pengelola telah mengetahui pengoperasian dan manejemen perpustakaan sekolah dalam transisi migrasi ke system SLIMS selain itu, luaran kegiatan PKM ini juga berupa seperangkat computer, scanner, printer, buku panduan SLIMS

    Students’ Perception Towards Computer-Based Testing-Edubox-And Its Impact To Their English Learning Motivation At SMP Negeri 45 Bandung

    Get PDF
    Penelitian ini dimaksudkan untuk menguji hubungan antara persepsi siswa tentang penggunaan Edubox sebagai alat penilaian dengan motivasi belajar bahasa Inggris mereka. Metode campuran dilakukan untuk mendapatkan temuan yang lebih bermakna. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian tes bahasa Inggris menggunakan Edubox, observasi, kuesioner, dan diskusi kelompok terfokus (FGD) sebagai data primer. Statistik inferensial: uji-T dan uji korelasi Pearson digunakan untuk menganalisis data kuantitatif. Sementara itu, hasil FGD dianalisis menggunakan metode analisis domain Spreadly. 253 siswa yang terdiri dari 96 siswa kelas 7, 89 siswa kelas 8 dan 68 siswa kelas 9 dari 843 total populasi di satu tingkat pendidikan menengah pertama di Bandung dipilih sebagai sam pel penelitian menggunakan teknik stratified sampling dan teknik purposive sampling. 253 siswa mengikuti tes bahasa Inggris menggunakan Edubox pada penilaian tengah semester {PTS) satu, dan mereka juga yang diberi kuesioner. Pengamatan dilakukan secara bersamaan oleh tiga guru dengan bantuan perekam video dari ponsel pintar selama pelaksanaan tes bahasa lnggris. 30 siswa dipilih untuk mengikuti sesi forum diskusi kelompok (focused group discussion). Sebagai data sekunder, skor tes bahasa Inggris berbasis kertas sebelumnya dibandingkan dengan skor yang diperoleh siswa setelah mengikuti tes bahasa Inggris menggunakan Edubox (hasil tes bahasa lnggris). Studi ini menemukan bahwa sebagian besar peserta memiliki persepsi negatif terhadap implementasi Edubox sebagai sarana untuk mengevaluasi kinerja mereka dalam bahasa lnggris; hal ini disebabkan karena masalah teknis yang mereka temui sebelum dan selama tes. Ini ditunjukan dari hasil uji korelasional di mana r-value = 0,550 dan t-test p-value = 0,000. Pada akhimya, direkomendasikan untuk melakukan studi pendahuluan sebelum menerapkan Edubox di lingkungan pendidikan dan untuk melakukan upaya ekstra dalam meminimalkan faktor teknis yang telah mempengaruhi persepsi siswa terhadap Edubox secara negatif

    Pengaruh Komitmen Organsasi, Gaya Kepemimpinan Serta Budaya Organisasi Terhadap Klnerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Di Lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Halmahera Timur

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji_pengaruh variabel indepcnden yang meliputi komitmen organisasi, Gaya Kepemimpinan, dan Budaya Organisasi,terhadap variabel dependen yaitu Kincrja pegawai. Data penelitian adalah data primer berupa kuesioner dengan skala Likert yang dibagikan secara langsung kepada seluruh responden penelitian. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Halmahera Timur dengan total sampel sebanyak 105 responden. Metode Analisis data dalam penelitian ini mcnggunakan analisis regresi linear berganda dan perangkat lunak yang digunakan untuk mengolah data adalah SPSS 21. Hasil pcnelitian diperoleh persamaan regresi Y = 48.541 + 0.788X1 + 0.159X2 + 0,146X3 di mana setiap koeficsien variabel independen memiliki pengaruh yang positif terhadap variabel dependen. Hasil analisis secara parsial diperoleh t hitung komitrnen organisasi sebesar (4.13), Gaya Kepemimpinan sebesar (6,1434), Budaya Organisnsi sebesar (7,119) > t tabel (l,983) maka H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh sccara parsial terhadap Kinerja pegawai, sedangkan hasil analisis secara simultan menggunakan uji F diperoleh nilai Fhitung (69,032) > F tabel (3,09) maka H0 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa komitmen organisasi, Gaya Kepemimpinan, dan budaya Organisasi secara bersama-sama (uji F) berpengaruh positif terhadap Kinerja pegawai pegawai ASN di Sekretariat Daerah Kabupaten Halmahera Timur

    Buku perangkat model ABT (assistance based training)

    Get PDF
    Dalam penyusunan buku model ABT terlebih dahulu penulis melakukan kajian terhadap teori-teori dan empiris dengan harapan dapat meningkatkan motivasi dan kepuasan kerja pegawai. Penulisan buku Model ABT memiliki tahapan yang menggambarkan aktivitas, baik itu menggambarkan aktivitas peserta pelatihan maupun instruktur pelatihan. Yang menjadi pembeda model ABT dengan model pelatihan yang lain adalah adanya pendampingan langsung terhadap peserta pelatihan sehingga peserta pelatihan akan lebih termotivasi, aktif dan mampu menyelesaikan permasalahan bersama. Model ABT memiliki 4 tahapan penting dalam pelaksanaan pelatihan yaitu: (1)Belajar dan didampingi (Assistance Training), (2)Penyampaian materi (Presentation), (3)Tanya jawab interaktif (Dialog), (4)Evaluasi (Evaluation)

    Do Liquidity And Capital Adequacy Ratio Matter For Islamic Banks Performance In Indonesia? An Analysis Using Financing Risk As Mediator

    Get PDF
    This study is driven by the inconsistent findings of previous research on assessing the determinants of banks' performance. In addition, financing risk has been indicated as a significant variable in mediating the related research but failed to incorporate in previous research. Therefore, this study aims to assess the role of liquidity and Capital Adequacy Ratio (CAR) on Islamic bank's performance in Indonesia using financing risk as a mediator. Data were collected from 14 samples operating in Indonesia in the period 2013-2019. They were then analyzed using Partial Least Squares – Structural Equation Modelling (PLS-SEM) with Warp PLS 7.0 as a tool of analysis. The results show that variable liquidity (FDR) significantly influences Bank Performance mediated by Financing Risk (NPF). Meanwhile, variable CAR shows no significant influence on Bank Performance even when it was mediated by the Financing Risk variable (NPF). This finding implies that providing short-term financing is more profitable for an Islamic bank than a longer one. This finding is in line with the Commercial Loan Theory, which states that it is better to provide loans in the short term to minimize the possibility of defaults that will impact the bank's performance

    Modul Konsep Metodologi Pembelajaran bagi Guru Jenjang MI, MTS, Dan MA

    Get PDF
    Modul konsep metodologi diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memahami metodologi pembelajaran yaitu meliputi konsep, strategi, pendekatan, metode, model dan Teknik pembelajaran. Kegiatan-kegiatan ini akan saudara lakukan dalam satu tahap, saudara akan melakukan kegiatan diskusi, curah pendapat (brainstorming), simulasi dan lain-lain. Kegiatan ini dapat dilakukan secara mandiri jika jumlah peserta tidak memungkinkan. Modul ini memperhatikan aspek-aspek inklusi sosial, dapat dipergunakan dalam kondisi sosial budaya sekolah yang beragam, mempertimbangkan isu-isu suku, agama, ras, golongan, jenis kelamin, status sosial ekonomi, diberlakukan bagi pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik

    Model Pengembangan Pendekatan Saintifik Berbasis Kearifan Lokal Dalam Muatan IPS Pada Sekolah Dasar Dasar Di Provinsi Banten

    Get PDF
    Kearifan lokal yang ada di Provinsi banten, adalah sebagai warisan bagi generasi berikutnya dan sudah mulai luntur oleh karena itu warisan budaya kearifan lokal ini sebagai sumber pembelajaran IPS Sekolah Dasar. Tujuan penelitian ini adalah : 1) menjelaskan Model pendekatan saintifik berbasis kearifan lokal dalam muatan IPS di sekolah dasar Provinsi Banten; 2) Mengidentifikasi model pembelajaran berbasis kearifan lokal yang digunakan dalam muatan IPS di Sekolah Dasar Provinsi Banten. 3) Mengimplementasikan Model Pengembanan saitifik berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran IPS di SD Provinsi Banten. Penelitian ini menggunakan model pendektan research and development (Borg dan Gall, 1979:624) dan Kemmis (1983). Adapun langkah model ini adalah bentuk pengulangan (cycle) hasil temuan penelitian setelah itu dibuat produknya. Pada tahun pertama dalam penelitian ini menghasilkan sebuah prototype buku pengembangan saintifik berbasis kearifan lokal pada muatan IPS di SD Provinsi Banten. Hasil dari penilaian para ahli materi dan media instruksional menujukan bahwa buku yang dikembangkan termasuk kategori sangat baik. Buku yang dikembangkan sudah sesuai dengan kurikulum 2013 baik secara isi, proses maupun penilaian. Buku juga sudah terlihat dengan menggunakan pendekatan saintifik serta memasukan unsur-unsur kearifan lokal secara kontek maupun ilustrasi. Berdasarkan hasil penilaian baik para ahli maupun hasil ujicoba kepada siswa maka buku ini layak dijadikan sebagai sumber belajar bagi pesrta didik jenjang SD di provinsi Banten karena sudah memasukan unsur-unsur kearifan lokal. Unsur kearifan lokal yang ada dalam buku baik secara kontek mengandung adat istiadat, budaya, situs serta keadaan alam, akan memudahkan anak dalam memahami konsep IPS maupun terbentuknya karakter rasa cinta dan bangga dengan kearifan lokal

    Pengembangan Media 3 Dimensi (3D) Berbasis Virtual Reality untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD

    Get PDF
    Pembelajaran berbasis IT pada abad 21 ini kita sebagai tenaga pengajar harus siap dalam menghadapi era 4.0. yang diindikasikan dengan kemajuan ICT. Perlu dikembangkan media pembelajaran yang berbasis teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang kreatif, inovatif, bersifat konkrit dan menyenangkan membangkitkan minat siswa khususnya materi IPA. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendiskripsikan kondisi awal minat dan basil pembelajaran TPA tentang proses siklus air pada siswa kelas V SD; (2) Menjelaskan prosedur untuk menghasilkan media pembelajaran 3 dimensi (3D) berbasis virtual reality pada materi IP A siswa kelas V SD yang valid, praktis, dan efektif; (3) Mendiskripsikan keefektifan media pembelajaran 3 dimensi (3D) berbasis virtual reality untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada materi "Proses Siklus Air" untuk kelas V SD. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian pengembangan (Research and Development) model ADDlE yang terdiri dari analisis (Analysis), desain (Design),pengembangan (Development), implementasi (Implementation), dan evaluasi (Evaluation). Penelitian dilaksanakan terhadap siswa yang tersebar di 7 sekolah dasar, yaitu 1 sekolah uji coba, 3 sekolah kontrol, 3 sekolah eksperimen di Kecamatan Tasikmadu Tahun Pelajaran 2019/2020. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, angket, wawancara dan tes. Teknik analisis data berupa anal isis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kondisi awal pembelajaran menunjukkan adanya minat dan hasil belajar IPA materi "Proses Siklus Air" masih kurang memuaskan, hal ini dikarenakan guru belum maksima] dalam penggunaan media pembelajaran khususnya mengunakan TT dan masih cenderung menggunakan pembelajaran yang konvensional; (2) Prosedur penyusunan media pembelajaran 3 dimensi (3D) berbasis virtual reality dilaksanakan melalui tahap anal isis (Analysis),desain (Design), pengembangan (Development), implementasi (implementation),dan evaluasi (Evaluation). Proses penyusunan media pembelajaran diwujudkan dalarn bentuk PowerPoint berbasis virtual reality yang menggunakan kacamata 3D dan telah melalui tahap uji validasi yang meliputi uji validasi ahli materi, dan validasi aWi media yang telah dinyatakan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif; (3) Media pembelajaran 3 dimensi (3D) berbasis virtual reality efektif untuk meningkatkan minat dan hasil belajar IPA siswa kelas V SD materi "Proses Siklus Air". Ada perbedaan minat dan hasil belajar siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran 3D berbasis virtual reality. Dari rata-rata yang semula 52,95 diperoleh capaian rata-rat baru sebesar 82,05. Artinya pelaksanaan media pembelajaran 3 dimensi (3D) berbasis virtual reality efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa

    The Development of Effective Communication Skills Instruments: Identification of Student Communication Skills

    Get PDF
    To maintain the continuity of science education through practicum/experimental activities, teachers have several problems in developing alternative simple science teaching aids which are easier and more affordable to provide and simple to use because they do not break easily. This study aims to analyze the level of satisfaction of the Community Service Program based on the problems faced by Elementary School and Early Childhood Education Teachers. This research is a cross-sectional study using a satisfaction survey of the assistance that has been carried out. The research subjects involved in this study were 30 participants who would be assessed in this study. The results showed that the Community Service Program succeeded in overcoming the problems faced by Elementary School and Early Childhood Education Teachers. This is evidenced by the high participation of teachers in participating in training and the success of teachers in developing educational teaching aids. This research has clear implications in developing innovative alternative media in the field of science

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Terbuka Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇