Universitas Terbuka Repository
Not a member yet
9681 research outputs found
Sort by
Perbedaan Penegakan Hukum Perdata dan Pidana Melalui Proses Litigasi
Dalam rangka memenuhi aspek kompetensi praktik, program studi ilmu hukum UT memiliki matakuliah Praktik Pengalaman Beracara (PPB), sebagai matakuliah yang memiliki aspek kompetensi praktik, sekaligus sebagai pemenuhan standar kompetensi yang dipersyaratkan KKNI. Matakuliah PPB memiliki bobot 4 (empat) sks, diberikan praktik lapangan yang merupakan kegiatan pembelajaran dengan pengalaman.
Pelaksanaan matakuliah ini adalah setiap mahasiswa Program Studi S-1 Ilmu Hukum FHISIP-UT diwajibkan melakukan observasi proses peradilan, baik perkara perdata maupun pidana, pada pengadilan negeri/peradilan agama/peradilan Tata Usaha Negara/Badan Arbitrase Nasional Indonesia setempat. Kemudian membuat berkas-berkas hasil observasi secara simulative
Manajemen Covid 19 Gambaran Dampak Covid 19 Pada Semua Lini (Sosial, Ekonomi, Pendidikan dan Pangan)
Book Chapter ini menggambarkan perubahan-perubahan yang terjadi saat ini karena kondisi pandemic covid 19. Tema dalam Book Chapter ini, sesuai dengan bidang kajian para penulis. Penulis dalam buku ini terdiri dari berbagai profesi, yakni, sebagai Peneliti, Aparatur Sipil Negara dan sebagai Dosen diberbagai Perguruan Tinggi.
Buku ini terdiri dari Sembilan Bab, bab pertama, membahas terkait aktivitas harus menyesuaikan dengan tatanan baru, misalnya aktivitas beribadah dan berdoa bersama harus dijalankan sesuai dengan protokol kesehatan, masyarakat sebaiknya dapat bergotong royong dan berkolaborasi mengelola sumber daya local. Bab ke dua membahas, pembelajaran daring yang dilakukan dengan kombinasi e learning atau online learning. Pembelajaran dengan metode eleraning minimal harus memperhatikan beberapa hal, diantaranya : 1) kapabilitas penguasaan teknologi baik guru, wali murid maupun siswa, 2) biaya untuk pembelian kuota data maupun listrik, 3) perangkat dan infrastruktur IT yang belum merata, 4) materi yang kurang adaptif.
Bab ke tiga, membahas tentang managemen pangan di masa pandemi COVID-19 bisa disiasati dengan penyediaan sayuran dari rumah dengan cara tabula pot untuk tetap menguatkan dan mengoptimalkan imunitas untuk peningkatkan kesehatan. Bab ke empat, mengkaji ketahanan komunitas local dalam Pengurangan Risiko Bencana (PRB) dengan menggunakan model Twigg tentang “tonggak-tonggak penting” (milestones) masyarakat tahan bencana.
Bab berikutnya, studi kasus di sebagian wilayah Indonesia, Bab ke lima membahas fenomena tentang penerapan physical distancing & kewajiban memakai masker, Penetapan PSBB untuk wilayah Kota Banjarmasin. Bab ke enam tentang bagaimana meningkatkan kapasitas kelembagaan UMKM saat kondisi Covid 19, sehingga UMKM dapat berevolusi dalam menghadapi pergeseran pola ekonomi saat ini. Bab ke tujuh, bercerita tentang dampak pandemi wabah Covid-19 ini telah menimbulkan kecemasan dan ketakutan bagi masyarakat sehingga terjadi disorganisasi sosial dan disfungsi sosial di masyarakat. Sedangkan bab ke delapan membahas tentang tindakan atau mitigasi sebagai solusi dalam meningkatkan kesehatan masyarakat saat Covid 19. Terakhir bab ke sembilan, memaparkan peran media dapat menggiring persepsi publik untuk hidup sehat dan meminimalisir diskriminasi pada pasien yang terdampak.
Penulis menyadari masih banyak kekurangan dari sisi narasi maupun dari kedalam bahasan materi. Penulis yakin ada yang memiliki pandangan yang berbeda terhadap isi buku ini. Baik perbedaan dari sudut pandang gagasan yang diuraikan maupun cara penulisan. Hal ini, akan menjadi masukan berharga bagi perbaikan di masa- masa yang akan datang
Stakeholder Collaboration Community Empowerment in The Coastal Area of Bengkulu
Community empowerment has so far created community dependence which makes them less likely to be independent. In the coastal area of Bengkulu City, community empowerment has been carried out especially among fisherman communities. However, it was not done sustainably and did not encourage the communities to become independent. In this context, for example, several government agencies often provide coastal communities funds, but its benefit was only temporary. There was no evaluation of program outcomes causing the program not to run optimally. This article describes a pattern of stakeholder collaboration in community empowerment in the coastal area of Bengkulu City. This study was conducted using a qualitative descriptive method. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Object determination was done using purposive sampling and convenience sampling techniques, while data validity was obtained using data triangulation techniques. Results showed that stakeholder collaboration was not going well with an indicator that involved stakeholders had not yet entered into an agreement and cooperation agreement as an effort to increase the capacity of coastal communitie
Adjective Phrase Construction Indicated In Students Descriptive Texts:A Cross Sectional Study On Students Of SMA Negeri 1 Matauli Pandan Tapanuli Tengah
Penelitian ini berfokus pada meneliti interlanguage yang berkaitan dengan pengkonstruksian phrase kata sifat yang dibuat oleh siswa siswi SMA Negeri 1 Matauli Pandan ketika mereka menulis teks deskriptif. Penelitian ini dilakukan berdasarkan fakta bahwa para siswa masih terus membuat kesalahan (error) meskipun telah cukup lama mempelajari Bahasa Inggris. Error itu sendiri juga merupakan suatu system dan dapat digunakan untuk menentukan interlanguage. Peneliti menggtmakan metode deskriptif kualitatif dan cross sectional karena deskriptif teks siswa sebagai data utama
di kumpulkan pada satu titik waktu yang mencakup level kemampuan siswa yang berbeda-beda. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 30 siswa kelas 10 di SMA
Negeri 1 Matauli Pandan Tapanuli tengah Sumatera Utara. Teori Error Analisis dan Jnterlanguage menjadi kunci utama data analisis. Hasil penelitian mengungkapakan
bahwa tulisan bahasa inggris para siswa masih pada tahap interlanguage karena pada hasil tulisan mereka masih banyak terdapat berbagai jenis error yang berkaitan dengan
penggunaan adjective phrase. Ada sebanyak 113 jenis kesalahan/error. Diantaranya sebanyak 70 jenis kesalahan adalah kategori omission error (62%), 19 jenis
misformation error (17%), 15 jenis misordering error (13%), dan 9 jenis kesalahan addition error (8%). Hasil penelitian juga mengungkapkan terdapat empat jenis proses yang berkontribusi pada interlanguage siswa, dimana pengarug bahasa ibu adalah yang terbesar. Hasilnya, language transfer (71 %), strategies of second language learning
(14%), false concepts hypothesized (9.7%), dan overgeneralization (5.3%). Selain hal tersebut, berbagai faktor kesalahan pada pengkonstruksian adjective phrase juga di teliti berdasarkan pada teori sumber kesalahan pada pembelajaran bahasa asing (the sources of error). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber kesalahan siswa
termasuk pada keasalahan interlingual dan intralingual. Dapat disimpulkan bahwa kompetensi bahasa Inggris para siswa di setiap level masih belum lengkap dan masih
pada tahapan interlangauage. Hal ini dikarenakan system bahasa siswa masih memiliki stuktur intermediate status yaitu antara bahasa pertama mereka dan bahasa yang sedang
dipelajari
Efektivitas Alokasi Anggaran Dalam Pengadaan Tanah Untuk Pelebaran Jalan Nasional Lingkar Pulau Samosir Di Kabupaten Samosir
Tujuan penelitian ini adalah untuk Proses pelaksanan pengadaan tanah di kabupaten samosir sesuai peraturan perundang - undangan, Alokasi anggaran yang berjalan sudah efektif dan efesien dan mengetahui hambatan - hambatan
yang timbul dalam proses pengadaan tanah di kabupaten samosir. Setelah dirumuskan masalah penelitian dan dikumpulkan data maka dilakukan analisis data dengan observasi kelapangan dan melakukan wawancara. Kemudian,
dilakukan pengecekan keabsahaan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tim Penilai Harga Tanah belum bekerja dengan maksimal. Perencanaan pembangunan pelebaran jalan sesuai Undang-Undang dan peraturan perpres berlum berjalan
optimal. Hal ini diketahui dari laporan langsung hasil wawancara dengan SekKab dan Bupati beserta data-data sekunder berupa blueprint pembangunan pelebaran
jalan. Alokasi anggaran di tiap kecamatan untuk pelepasan lahan belum efektiv,atau belum terserap secara maksimal. Dari total anggaran yang direncanakan dibandingkan dengan hasil penilaian pengganti wajar, hanya sebesar 12,82 %.
Sangat jauh dari standar nilai Efektif. Hal ini dikarenakan dalam kurun waktu tahun 2017 sampai akhir 2018 tidak adanya anggaran dikecamatan sehingga P2T tidak dapat bekerja secara maksimal terlihat dari 1 kecamatan belum selesai
dilakukan pengadaan tanah. Namun pekerjaan fisik sudah dilakukan. Kendala yang ada dilapangan sebelum memulai melaksanakan penggantian lahan, P2T sempat mengalami beberapa kendala, diantaranya (1) Anggaran yang tidak
terdapat dikecamatan yang menghambat dalam pengadaan tanah dan membuat tim pengadaan tanah tidak dapat bekerja secara maksimal. (2) Pemilik hak atas tanah tidak sepakat dengan harga yang ditentukan oleh panitia pengadaan tanah.
(3)Sulitnya dalam menentukan ahli waris dikarenakan tanah tersebut merupakan tanah warisan. (4) Adanya beberapa warga yang melakukan jual beli lahan (tanah dijual) yang dilakukan oleh pemilik tanah secara bebas, tanpa melapor ke pihak-pihak yang berwenan
Penggunaan Aplikasi Classdojo Oleh Tenaga Pendidik Asing Dan Tenaga Pendidik Indonesia Dan Pengaruhnya Terhadap Hasil Belajar Siswa
Tenaga pendidik yang kompeten, baik itu guru asing ataupun Indonesia dan ditambah dengan aplikasi online yang tepat untuk mendukung guru dalam mengelola kelas akan membawa kelas tersebut lebih siap dan focus selama proses belajar
mengajar hingga pada akhimya siswa akan mencapai nilai Quiz, PTS dan PAS yang maksimal. Aplikasi ClassDojo sebagai aplikasi online yang featurenya cukup lengkap akan mendorong peserta didik memunculkan perilaku positif sehingga
muncul work etic yang tinggi, dan penguasaan materi lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan aplikasi Classdojo oleh
tenaga pendidik asing dan Indonesia serta menganalisis bagaimana perbedaan penggunaan oleh keduanya berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa.
Tenaga pendidik asing ataupun Indonesia yang dalam proses belajar mengajar menggunakan Bahasa yang sama yaitu Bahasa lnggris dan juga didukung oleh aplikasi yang sama dan tepat, akan mampu meningkatkan hasil belajar siswa,
diantaranya dalam pclajaran Matematika kelas 3 SD. Terdapat 30 siswa yang dijadikan sampel dari total I 72 siswa namun 2 diantaranya tidak bisa hadir selama proses pengambilan data. Variable bebas dalam penelitian ini (XI) Penggunaan
aplikasi ClassDojo oleh tenaga pendidik asing, (X2) Penggunaan aplikasi ClassDojo oleh tenaga pendidik Indonesia dan variable terikatnya (Y) Hasil belajar pelajaran
Matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif statistik. Dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik pretest
dan posttest. Teknik analisis datanya menggunakan teknik analisis interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sementara untuk analisis deskriptif data menggunakan SPSS 25. Uji yang dilakukan yaitu uji reliabilitas, normalitas, homogenitas, Paired Sample T Test,Wilcoxon dan N-Gain. Nilai rata- rata N Gain score untuk kelas tenaga pendidik
a sing a tau eksperimen ( dengan menggunakan aplikasi ClassDojo) adalah sebesar 41,7756 atau 41,8% artinya berpengaruh dan termasuk ke dalam kategori Sedang.
Sedangkan nilai rata - rata N Gain score pada kelas tenaga pendidik Indonesia atau kelas control ( dengan menggunakan aplikasi ClassDojo) adalah sebesar 2 I, I 333 a tau
21,1% artinya berpengaruh dan hal tersebut termasuk ke dalam kategori Rendah
Fundamental and Technical Factors on Stock Prices in Pharmaceutical and Cosmetic Companies
In investing in the capital market, investors need accuracy in making decisions related to stocks. Accurate stock valuation can minimize the risk of being wrong in decision-making. Therefore, investors need to analyze conditions corporate finance for decision making in investing stock. To evaluate the company's financial condition, investors can do it by calculating the company's financial ratio, namely Earning Per Share (EPS), Debt to Equity Ratio (DER), and Return on Equity (ROE) and for determining the appropriate timing of the investor's transactions will also be considering technical factors such as the Rupiah exchange rate against the US Dollar, Inflation and Bank Indonesia Interest Rates. This study aims to determine the effect. Earnings Per Share, Debt to Equity Ratio, Return on Equity, Exchange Rates, Inflation, and Bank Interest Rates Indonesia to Stock Prices. The population in this study are Go-Public companies from the Pharmaceutical sub-sector and the cosmetics sub-sector household goods, which are listed on the Indonesia Stock Exchange as long as 2014-2019 period. The sample selection technique in this study is purposive sampling. Thirty-six companies were acquired which complied research sample criteria. This study uses secondary data analyzed by descriptive method and multiple linear regression tested with classical assumption experiments, T-Test and F-Test. The results showed that the test results: EPS had an effect significant and partially affect the share price., DER is not has a significant and partial effect on stock prices., ROE has a significant effect simultaneously and partially share price., Exchange rate has no significant effect simultaneously and partially has no effect on stock prices, inflation has no significant effect Simultaneously and partially it has no effect on stock prices. Tribe Interest has no significant effect simultaneously and partially not take effect
The role of organisational performance in moderating human resource management and outstanding outcomes in open distance learning context
Plausible factors interrelated in human resource management (HRM), organisational performance (OP), and outstanding outcomes (OO) in open distance learning (ODL) context laden tightly with educational technology were explored. It was aimed at exposing the moderating role of OP between HRM and OO (services, products, and systems). Qualitatively, HRM included selection and recruitment, work definition, training program, performance measurement, compensation scheme, career planning, quality assurance, and employee participation. OP was influenced by HRM and leading to OO. Quantitatively, HRM, OP, and OO were independent, moderating, and dependent variables respectively. Responses from 158 faculty were completed. Eight of 11 hypotheses assessed were validated by the analysis utilising structural equation modelling (SEM). Career planning was the most significant influence while selection and recruitment, work definition, and quality assurance were not validated. Besides, OP led to OO. Importanceperformance analysis (IPA) and customer-satisfaction index (CSI) discovered 18 attributes as the pillars of HRM and OP
The Influence of Online Media on Radicalism Among Senior High School Students
The analysis of radicalism attitudes among students is triggered by the lack of supervision of information and communication technology usage. This study aims to find the attitude of radicalism among senior high school students based on gender. The research is designed with a quantitative approach. The data were collected using a questionnaire. This study involved 229 students selected by random sampling, with a total of 107 male and 122 female students. The data were collected using a questionnaire and essay. The data were further analysed qualitatively and quantitatively. The results of this study showed that in Part A, 34% male and 19% female students often sent and shared religious content and conflicts on social media. In Part B, 13% male and 14% female students agreed on courtship, marriages with different religion, polygamy, and divorce. In Part C, 2% male and female students are anti-ideological and uphold Islamic law. Furthermore, in Part D, 67% male and 46% female students declare non-Muslims as infidel, and war is a part of jihad
The Implementation of The Policy on School Operational Assistance (BOS) at Junior High Schools In Indragiri Hilir Riau Indonesia
BOS policy is one of the public policies made by the government aiming at improving the quality of human resources as the indicator of the progress of a nation’s development. This study aimed at analyzing and describing BOS policy, the implementation of BOS funds, and the supporting factors and inhibiting factors in implementing BOS policy at Junior High Schools in the Tembilahan sub-district. This study design was qualitative using a descriptive method. The data and information were collected through an observation technique, interview, and documentation. Data analysis was conducted using classification steps, analysis, and data interpretation until the conclusion was drawn. The result showed that the BOS policy was an appropriate and effective public policy for people in general and, particularly, for the school, teaching staff, and the students. Regarding the implementation of the BOS policy at Public Junior High Schools in the Tembilahan sub-district, it was good and met the BOS technical guideline. However, it still had an obstacle that several school activities could not be accommodated using BOS funds. The supporting factors of the BOS policy implementation at Public Junior High Schools in the Tembilahan sub-district were good communication between several relevant parties and the availability of competent human resources. Meanwhile, the inhibiting factors were financial resources and the characteristics of the policy were too rigid in the use in every school