Universitas Terbuka Repository
Not a member yet
9681 research outputs found
Sort by
Karakterisasi Operator Diferensial Fraksional dan Penerapannya di Bidang Ekonomi
Persamaan diferensial (orde bilangan bulat), memegang peranan penting dalam rekayasa fisika, ilmu ekonomi, dan berbagai disiplin ilmu lainnya. Namun, untuk permasalahan yang membutuhkan turunan berode bilangan rasional ataupun yang membutuhkan model Matematika untuk peristiwa dengan efek momori, persamaan diferensial berode bilangan bulat tidak bisa menyelesaikan permasalahan tersebut. Oleh karena itu, orde persamaan diferensial diperluas menjadi orde fraktal/bilangan rasional. Bentuk umum persamaan diferensial fraksional memuat operator diferensial fraksional. Beberapa definisi operator diferensial fraksional muncul dengan berbagai versi antara lain operator diferensial fraksional Riemann-Liouville, Caputo, dan Grunwald-Letnikov. Faktanya, definisi derivatif Caputo dan Grunwald-Letnikov merupakan modifikasi dari definisi derivatif Riemann-Liouville. Untuk itu, perlu dikaji lebih mendalam terkait karakterisasi dari operator diferensial fraksional ini agar penggunaannya sesuai dengan kebutuhan dalam kehidupan nyata. Selanjutnya, dalam penerapannya, operator diferensial fraksional dapat digunakan untuk memodelkan berbagai peristiwa fisis yang memiliki efek memori seperti masalah viskoelastisitas, mekanika fluida, masalah Strum-Liouville fraksional, dan model pertumbuhan ekonomi. Pada penelitian ini, penerapan operator diferensial fraksional di fokuskan pada bidang ekonomi. Untuk itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan karakterisasi operator diferensial fraksional dan menyelidiki serta menganalisis masalah-masalah tertentu di bidang ekonomi melalui operator diferensial fraksional. Hasil penelitian ini menargetkan hasil akhir dengan tingkat kesiapterapan teknologi yang berada pada level tiga (TKT 3) yaitu berupa konsep dan karakteristik penting yang telah diidentifikasi dan diprediksi karakter/sifat dan kapasitas unjuk kerja dari suatu operator diferensial fraksional. Adapun target luaran yang direncanakan adalah hasil penelitian: (1) dipublikasikan dalam jurnal terakreditasi minimal sinta 3; (2) dideseminasikan dalam seminar nasional/internasional Matematika/Terapanny
Transformasi Sosial Di Balik Pesona Pariwisata (Studi Tentang Perubahan Sosial Pada Masyarakat Sekitar Destinasi Wisata Ledok Sambi Dan Eling Bening)
Pertumbuhan sektor pariwisata yang pesat di Indonesia membawa implikasi besar terhadap perubahan ekonomi, sosial-budaya, dan dampak lingkungan pada masyarakat setempat, baik positif maupun negatif. Fenomena ini menjadi semakin kompleks dengan adanya dampak pandemi COVID-19 yang memberikan tekanan tambahan terhadap sektor pariwisata, sehingga setelah pandemi selesai, setiap destinasi wisata harus berusaha memulihkan kondisi seperti sebelum pandemi terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami transformasi sosial, perubahan dan dampak sosial pariwisata terhadap masyarakat sekitar destinasi wisata di Indonesia khususnya Ledok Sambi dan Eling Bening dengan menggunakan pendekatan campuran (mixed method) yang menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi, sementara metode kuantitatif menggunakan survei melalui angket. Analisis data melibatkan transformasi skala ordinal ke interval, diikuti oleh uji regresi untuk mengukur pengaruh destinasi wisata terhadap perubahan sosial masyarakat. Sementara analisis data kualitatif mengikuti model Miles dan Huberman. Partisipan terdiri dari 60 responden masyarakat sekitar dan 5 informan dari pengelola destinasi, dengan tambahan 2 narasumber dari instansi terkait di Kabupaten Sleman dan Semarang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang transformasi sosial Masyarakat sekitar destinasi wisata Ledok Sambi dan Eling Bening, seperti peran destinasi pariwisata dalam membentuk dinamika sosial komunitas, termasuk pemberdayaan masyarakat, perubahan struktur sosial, nilai-nilai komunitas, pemberdayaan perempuan dalam sektor pariwisata, serta kemungkinan dampak negatif seperti penyimpangan sosial dan pergeseran identitas masyarakat lokal
Meningkatkan Kebiasaan Membaca Ilmiah di Kalangan Mahasiswa: Sebuah Studi Berbasis Survei
Literasi membaca di Indonesia masih jauh di bawah standar global, sebagaimana dibuktikan dengan rendahnya nilai pada penilaian internasional, seperti PISA dan peringkat OECD. Meningkatnya prevalensi platform membaca digital menawarkan
peluang untuk mengatasi masalah ini dengan meningkatkan aksesibilitas, kenyamanan,dan keterlibatan. Penelitian ini menyelidiki kebiasaan membaca, motivasi, tantangan,
dan preferensi siswa mengenai format digital dan cetak. Dengan menggunakan data dari survei dan wawancara dengan 86 mahasiswa sarjana dan pascasarjana, penelitian ini
mengidentifikasi tren utama, termasuk dominasi motivasi ekstrinsik (misalnya,persyaratan tugas), preferensi yang kuat untuk format digital, dan tantangan umum
seperti kesulitan pemahaman dan hambatan aksesibilitas. Responden membutuhkan fitur-fitur seperti glosarium, alat rangkuman, rekomendasi yang dipersonalisasi, dan
pemberitahuan untuk meningkatkan konsistensi dan pemahaman. Analisis tematik mengungkapkan bahwa platform digital harus menyeimbangkan preferensi pengguna untuk mobilitas dan keterlibatan dengan kelelahan layar dan tantangan akses yang
terbatas. Rekomendasi yang diberikan mencakup integrasi alat bantu kognitif, alat bantu interaktif, dan peningkatan aksesibilitas. Dengan mengatasi faktor-faktor ini, platform
membaca digital memainkan peran penting dalam meningkatkan literasi membaca dan kesuksesan akademik
Daya Dukung Penerapan Green Infrastructure dalam Mendukung Kawasan Pertanian Lahan Berkelanjutan (PLP2B) dan Agribisnis di Kabupaten Belitung Timur
Menurut Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Belitung Timur Nomor 4 Tahun 2021 bahwa pemerintah daerah telah menyusun regulasi tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2). Regulasi tersebut disusun sebagai upaya untuk melindungi kualitas lahan agar terhindar dari degradasi lahan, alih fungsi lahan serta meningkatan kapasitas produksi pertanian di Kabupaten Belitung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi komoditas ungulan prosfektif di Kabupaten Belitung Timur serta daya dukung penerapan green infrastructure yang mendukung kegiatan pertanian dan agribisnis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix method yakni untuk mengidentifikasi komoditas unggulan pertanian di wilayah Belitung Timur maupun analisis level of performance green infrastructure bidang pertanian dan agribisnis di Kabupaten Belitung Timur. Hasil dari penelitian ini adalah pengelolaan pertanian maupun perkebunan yang dikelola masyarakat lokal di Kabupaten Belitung Timur masih banyak kendala yang dialami antara lain masih lemahnya produksi dan distribusi, belum maksimalnya sumberdaya manusia yang mendukung peningkatan pertanian dan kegiatan agribisnis, serta belum meratanya penyediaan infrastruktur untuk mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan tersebut. Kecamatan Gantung, yang termasuk dalam kawasan PLP2B, mengalami penurunan prospektivitas di lima sektor agribisnis yang menjadi basis akibat alih fungsi lahan pertanian menjadi tambang selama empat tahun terakhir. Berdasarkan pendekatan Importance-Performance Analysis (IPA) bahwa indikator fisik yakni green street dan retention pond berada pada Kuadran III artinya secara ketersedian sudah ada yang dibeberapa lokasi dapat di terima manfaatnya kepada masyarakat walaupun belum secara menyeluruh memenuhi aspek ramah lingkungan. Sementara itu untuk indikator improving physical and social well-being sebagai indikator yang memperoleh capaian rendah, disebabkan oleh kemampuan sumberdaya petani
Pengembangan AI Adaptive Feedback dan Recomendation Course pada Learning Management System (LMS) Universitas Terbuka dan ICE Institute untuk Optimalisasi Layanan Digital Learning
Penggunaan Adaptive Feedback menggunakan kecerdasan buatan (AI) dalam Sistem Manajemen Pembelajaran (LMS) adalah cara inovatif untuk memberikan umpan balik yang disesuaikan secara otomatis kepada pengguna berdasarkan perilaku dan kinerja mereka. Penerapan AI adaptive feedback pada LMS memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih personal, mendukung pertumbuhan dan perkembangan individu, dan meningkatkan efektivitas proses pembelajaran secara keseluruhan.
Proses penelitian ini adalah bagaimana AI mengumpulkan dan menganalisis data dari interaksi pengguna dengan LMS, termasuk respons terhadap materi pembelajaran, kehadiran, dan kinerja dalam tugas atau ujian dan AI menganalisis pola perilaku dan kinerja pengguna untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan mereka dalam proses pembelajaran serta AI memberikan umpan balik secara real-time kepada pengguna. Ini bisa berupa pujian untuk prestasi atau saran untuk perbaikan dalam area tertentu.
Proses penting penelitian ini juga mempertimbangkan umpan balik dari AI disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat pemahaman individu setiap pengguna. Ini meningkatkan relevansi dan efektivitas umpan balik. Yang selanjutnya AI memberikan rekomendasi materi pembelajaran tambahan sesuai kebutuhan pengguna dan mengidentifikasi area di mana pengguna mungkin memerlukan bantuan tambahan atau materi khusus. Selanjutnya sistem AI adaptive feedback terintegrasi secara menyeluruh dengan LMS, memastikan pengguna dapat dengan mudah mengakses umpan balik mereka dan melibatkan diri dalam pembelajaran yang disesuaikan. Model pengembangan penelitian menggunakan R&D implementasi digital learning disruptif berbantuan AI dengan target dan focus penelitian ini adalah memberikan umpan balik yang tepat waktu dan disesuaikan, AI adaptive feedback membantu meningkatkan motivasi daen efisiensi pembelajaran
Pengaruh Proses Rekrutmen, Seleksi, Dan Pelatihan Petugas / Mitra Terhadap Kualitas Dan Kinerja Sensus Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mojokerto
Sensus adalah pencarian informasi secara deskripftif tentang anggota suatu populasi. Sensus merupakan hal yang sering dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) disetiap tahunnya berdasarkan perintah dari pemerintah. Dalam pelaksanaan sensus Badan Pusat Statistik (BPS) tentunya membutuhkan petugas/mitra yang akan membantu berjalannya sensus. Tujuan penelitian ini menjelaskan bagaimana pengaruh proses rekrutmen, seleksi, dan pelatihan petugas/mitra BPS Kabupaten Mojokerto. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara langsung kepada pegawai BPS Kabupaten Mojokerto, mencari informasi di internet dan buku, dan wawancara langsung kepada mitra BPS. Artikel ini menjelaskan tentang tahapan rekrutmen dan seleksi tenaga kerja di BPS Kabupaten Mojokerto, mulai dari pendaftaran online sampai pelatihan mitra BPS. Hasil penelitian ini menunjukkan rekrutmen, seleksi, dan pelatihan yang baik sangat berpengaruh dalam mencapai target dan mencari data akurat yang dibutuhkan oleh BPS Kabupaten Mojokerto
Penguatan identitas wisata sejarah plengkung pitu dan edukasi lebah madu klanceng, desa sudimoro, kabupaten klaten
Plengkung Pitu di Kompleks Objek Wisata Kalimosodo merupakan salah satu objek wisata di Desa Sudimoro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten. Objek Wisata Kalimosodo memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi berbagai wisata namun akir akhir ini mengalami kemacetan. Tim dan Warga Desa dan Perangjat Desa inggin tetap mem[ertahankan wisata tersebut khususnya masalah eduwisata lebah madu klanceng trigona. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mempertahankan dan menghidupkan kembali menjadi Obyek Wisata Sejarah Plengkung Pitu dan Edukasi Lebah Madu Klanceng sebagai wisata sejarah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar dan meningkatkan nilai tambah Objek Wisata Kalimosodo. Desa Sudimoro merupakan salah satu desa di Kabupaten Klaten. Sebagian besar penduduk Desa bermatapencaharian di bidang pertanian. Desa Sudimoro memiliki berbagai potensi wisata, mulai dari wisata alam, wisata Sejarah, wisata air dan wisata edukasi. Keberadaan Plengkung Pitu di Komplek Obek Wisata Kalimosodo merupakan salah satu daya tarik Objek Wisata Kalimosodo, namun identitas Plengkung Pitu perlu dilestarikan keberadaannya. Nilai historis Plengkung Pitu sebagai peninggalan Belanda yang bersejarah Kalimosodo belum mendapat atensi khusus oleh pengelola dan Masyarakat luas. Branding penguatan identitas Plengkung Pitu dan Edukasi Lebanh Madu Trigona diharapkan mampu menarik wisatawan untuk berkunjung ke Obyek Wisata Kalimosodo Desa Sudimoro. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan, ceramah, diskusi tanya jawab, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan pendampingan. Materi yang akan diberikan menekankan pada faktor 5A wisata (Accessibility, Accommodation, Attraction, Activities dan Amenities). Mitra sasaran dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah Masyarakat Desa Sudimoro, Pengelola Obyek Wisata Kalimosodo, dan ibu-ibu PKK. Hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian ini adalah menguatkan identitas Plengkung Pitu sebagai wisata Sejara
Investigating the Interrelationships of Student Satisfaction, Learning Outcomes, and Employment in Open and Distance Learning: A Structural Equation Modeling Approach
This study explores the complex interrelationships between key factors influencing student satisfaction, learning outcomes, and employment prospects in Open and Distance Learning (ODL)
environments. Employing a mixed-methods approach, the research integrates quantitative analysis through Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) and qualitative insights from semi-structured interviews. The study examines critical variables such as Student-Lecturer Ratio, Technology and Infrastructure, Lecturer Competency, and Course Design and Content,
assessing their direct and indirect effects on student outcomes. A sample of 200 students from
higher education institutions across Southeast Asia participated in the quantitative survey, while
30 students were selected for in-depth interviews. The findings provide a comprehensive
understanding of how these factors interact to influence overall educational effectiveness and post-
graduation success in ODL programs. This research contributes to the existing literature by
addressing gaps in previous studies, offering practical insights for enhancing ODL programs, and
serving as a valuable resource for policymakers and educators committed to improving student
experiences and outcomes in distance education
Pendekatan Balanced Scorecard (BSC) Dalam Pengembangan Model Evaluasi Pelaksanaan Latsar CPNS Blended Learning Periode 2023 Di Provinsi Gorontalo
Peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui pendidikan dan pelatihan (diklat) harus sesuai dengan kaidah kediklatan. Lembaga Administrasi Negara (LAN) sebagai lembaga yang memiliki peran strategis dan bertanggungjawab dalam manajemen aparatur pemerintahan, terus berupaya meningkatkan kapasitas, kompetensi dan etos kerja ASN melalui manajemen kediklatan yang efektif dan efisien. Selama ini, evaluasi pelaksanaan pelatihan dasar (Latsar) blended learning menggunakan google form yang terkait dengan pelaksanaan proses kediklatan itu sendiri dan sistem pengajaran (penilaan terhadap fasilitator atau widyaiswara). Proses evaluasi ini pun sifatnya formalitas saja, karena hasil evaluasi belum sepenuhnya dijadikan rujukan dalam pelaksanaan kediklatan, khususnya Latsar CPNS. Sehingga target dan capaian belum dapat diukur kualitas dan efektivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model BSC pada evaluasi pelaksanaan Latsar CPNS blendeed learning pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Gorontalo. Penelitian ini menggunakan desain penelitian mix methode research dengan menggabungkan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 120 peserta Lastar dan Lembaga Diklat pengirim dari Kabupaten/Kota di provinsi Gorontalo tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan BSC pada pelaksanaan latsar CPNS blended learning di Provinsi Gorontalo sangat efektif karena dapat mengevaluasi secara keseluruhan pelaksanaannya. Pengembangan model evaluasi program kediklatan yang berbasis BSC menghasilkan sebuah kerangka kerja evaluasi yang lebih akuntabel dan relevan dengan semua kebutuhan kediklatan. Pendekatan ini tidak hanya pada aspek keberhasilan pembelajaran saja, tetapi mencakup semua aspek yang mendukung terlaksananya kediklatan, yaitu kepuasan peserta, proses bisnis internal, pengembangan kompetensi pengajar dan SDM penyelenggara, serta peran pemangku kepentingan