Universitas Terbuka Repository
Not a member yet
    9681 research outputs found

    Model Pembelajaran Konsep Dasar IPS SD Berbantuan Aplikasi Youtube Channel Untuk Meningkatkan Pemahaman Belajar Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Terbuka

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas model pembelajaran berbantuan aplikasi YouTube Channel dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Terbuka terhadap Konsep Dasar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) yang diadaptasi dari model Borg & Gall yang melibatkan sepuluh tahapan, mulai dari penelitian awal hingga diseminasi produk. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan wawancara dengan mahasiswa dan dosen untuk mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran berbasis video. Produk yang dikembangkan berupa video pembelajaran yang diunggah di YouTube Channel dan diujicobakan pada 100 mahasiswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental dengan matching-only pretest-posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbantuan YouTube Channel secara signifikan meningkatkan pemahaman mahasiswa. Kelompok eksperimen yang menggunakan video pembelajaran menunjukkan peningkatan skor pemahaman yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Rata-rata peningkatan skor pada kelompok eksperimen mencapai 25 poin, sementara kelompok kontrol hanya mengalami peningkatan sebesar 11 poin. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berbasis YouTube Channel merupakan media yang efektif untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi Konsep Dasar IPS. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi respon positif dari mahasiswa terkait penggunaan video pembelajaran, yang dianggap lebih menarik dan memudahkan dalam memahami konsep-konsep yang abstrak. Disarankan agar model pembelajaran ini diimplementasikan secara lebih luas di Universitas Terbuka dan dikembangkan untuk mata kuliah lainnya

    MOOCs in Asia Higher Education

    Full text link

    Uji Fitokimia Daun Jelatang (Urtica dioica L.) Sebagai Produk Alternatif Ketahanan Pangan

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi secara kualitatif kandungan alkaloid, flavonoid, steroid, triterpenoid, tanin, saponin, dan quinon, pada bagian akar, kulit, dan daun jelatang. Metode yang digunakan yaitu skrining fitokimia dengan mengidentifikasi berbagai senyawa aktif pada simplisia tumbuhan jelatang. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan manfaat dan potensi daun jelatang sebagai sumber makanan yang bergizi dan menyehatkan. Pengembangan produk inovasi pangan menjadi semakin penting karena adanya kebutuhan akan makanan yang sehat, aman, dan berkelanjutan di tengah populasi manusia yang terus bertambah. Selain itu, tantangan lingkungan seperti perubahan iklim dan keterbatasan sumber daya alam juga mempengaruhi produksi pangan dan memerlukan solusi inovatif untuk memastikan ketersediaan pangan di masa depan. Sehingga, dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang kompleks dan memerlukan kerja sama antara berbagai pihak seperti peneliti, produsen, regulator, dan konsumen untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Penelitian pengembangan produk inovasi pangan ini penting dilakukan untuk mengembangkan material ketahanan pangan

    Analisis Kepuasan Masyarakat Mal Pelayanan Publik Kabupaten Pemalang

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan masyarakat terhadap layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Pemalang. Menggunakan metode kuantitatif dengan penyebaran kuesioner berdasarkan Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 14 Tahun 2017, penelitian ini mengukur Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap sembilan unsur layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan di MPP Pemalang umumnya berada pada kategori baik hingga sangat baik, dengan beberapa unsur seperti persyaratan dan penanganan pengaduan mendapatkan nilai yang lebih rendah. Ini mengindikasikan perlunya perbaikan di bidang tersebut untuk meningkatkan efisiensi dan kepuasan layanan. Penelitian ini juga menekankan pentingnya sosialisasi informasi yang jelas dan perbaikan infrastruktur dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di MPP Kabupaten Pemalang. Rekomendasi utama adalah peningkatan berkelanjutan melalui evaluasi rutin dan penerapan teknologi informasi yang lebih baik. Dengan implementasi perbaikan yang disarankan, diharapkan kualitas layanan publik di MPP Kabupaten Pemalang dapat terus meningkat, memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, dan mendukung tata kelola pemerintahan yang baik

    Implementasi Pendidikan Jarak Jauh Dalam Menghadapi Bonus Demografi Di Pulau Madura

    Full text link
    Penelitian ini dilakukan untuk menemukan gambaran utuh sekaligus mengkaji secara komprehensif, bagaimana peran model Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) dalam menghadapi bonus demografi di Pulau Madura. Bonus demografi selama ini dinilai menjadi salah satu potensi masalah yang akan dihadapi oleh penduduk Indonesia. Semakin bertambahnya jumlah penduduk berimplikasi semakin meningkatnya kebutuhan sosial yang memadai. Salah satunya adalah akses pendidikan yang menjadi kebutuhan bersama, dan pada akhirnya akan diperebutkan. Kondisi tersebut menjadi dilema sosial bagi masyarakat secara umum terutama di daerah kepulau seperti Pulau Madura. Model PJJ dianggap bisa memberikan solusi ditengah kebutuhan akses pendidikan konvensional yang membutuhkan ketersedian SDM dan prasarana. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan kajian kasus tunggal (single case study) yaitu Pulau Madura, Jawa Timur yang memiliki jumlah penduduk sekitar 4 juta jiwa. Penelitian ini direncanakan menghasilkan luaran berupa artikel jurnal internasional bereputasi, yang isinya mengagas kebaruan dalam bidang PJJ dan perubahan sosial

    Transformasi Komunikasi Digital Dan Tantangan Literasi Informasi Pada Program Smart Sustainable City (Studi Komparatif Pada Kota Besar Di Indonesia Kategori Smart City Index)

    Full text link
    Pembangunan smart city di Indonesia telah mengalami perkembangan dalam beberapa tahun terakhir dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan penduduk melalui integrasi teknologi informasi dan komunikasi. Penelitian ini mengusung konsep smart sustainable city, strategi komunikasi digital, dan tantangan literasi informasi di dua kota besar Indonesia. Transformasi komunikasi digital dan literasi informasi merupakan elemen kunci dalam pengembangan Smart Sustainable City, terutama dalam menjawab tantangan keberlanjutan perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana kedua aspek tersebut diterapkan di Jakarta dan Bandung, dua kota besar yang masuk dalam kategori Smart City Index. Melalui pendekatan kualitatif berbasis wawancara, observasi, dan analisis dokumen, penelitian ini menemukan bahwa Jakarta mengoptimalkan integrasi teknologi untuk efisiensi layanan publik melalui aplikasi JAKI, sementara Bandung lebih menonjolkan pendekatan kolaboratif berbasis komunitas dengan platform Bandung Sadayana. Meski demikian, kedua kota menghadapi tantangan literasi digital masyarakat, ketimpangan akses teknologi, dan kurangnya integrasi informasi lintas sektor. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori komunikasi digital dengan menekankan pentingnya sinergi teknologi, keberlanjutan lingkungan, dan partisipasi masyarakat dalam menciptakan ekosistem kota pintar berkelanjutan. Rekomendasi yang diusulkan mencakup peningkatan infrastruktur digital yang inklusif, edukasi literasi informasi berbasis komunitas, dan optimalisasi media sosial untuk memperkuat kolaborasi pemerintah dan masyarakat. Hasil penelitian ini memberikan panduan strategis untuk implementasi program Smart Sustainable City yang lebih efektif di masa depan

    Pengembangan Online Adaptive Learning Kalkulus

    Full text link
    Dampak wabah Covid-19 selama tiga tahun terakhir telah memaksa kita menggunakan teknologi informasi dan komunikasi sebagai alat bantu utama kegiatan sehari-hari, termasuk di bidang pendidikan. Sementara itu, statistik demografi, kependudukan, dan ekonomi Indonesia menjadi bonus sekaligus tantangan pada pembelajaran dalam jaringan (daring). Pembelajaran daring diperkirakan menjadi arah pendidikan masa depan. Namun, sebagian besar e-learning saat ini menerapkan model pembelajaran tradisional. Semua peserta mengikuti penyajian materi pembelajaran dan tingkat kesulitan materi sama. Perbedaan antara pembelajaran e-learning dan tatap muka atau tradisional, sebagian besar, hanya pada media penyajian; daring versus luring, sehingga model pembelajaran e-learning seperti ini kurang tepat untuk diikuti oleh seluruh peserta didik dengan beragam latar belakang. Menyadari hal tersebut, para peneliti dan praktisi dari berbagai institusi pendidikan di Indonesia, mulai meneliti, merancang, dan mengembangkan model adaptive learning Kalkulus. Mata kuliah Kalkulus dipilih karena Kalkulus merupakan mata kuliah dasar umum (MKDU) di perguruan tinggi dan sebagian besar mahasiswa tingkat pertama diharuskan mengambil mata kuliah tersebut. Selain itu, struktur materi pembelajaran Kalkulus lebih sederhana dan relatif lebih mudah untuk dibuat materi pembelajaran dan instrumen penilaiannya dibandingkan MKDU lainnya. Pada tahun pertama, penelitian ini telah menghasilkan struktur dan model adaptive learning (AL) Kalkulus serta prototype modul pembelajaran AL Kalkulus. Selain itu, penelitian ini juga telah menghasilkan tiga sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) terkait struktur model AL Kalkulus, modul pembelajaran AL Kalkulus, dan Asesmen AL Kalkulus, serta artikel prosiding internasional. Pada tahun kedua, penelitian ini telah menghasilkan aplikasi berbasis web Adaptive Learning Kalkulus (Prototype Software Online Adaptive Learning Kalkulus)

    Kajian Manajemen Perpajakan dan Good University Governance di Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum dengan Penerapan di Universitas Terbuka

    Full text link
    Terkait adanya Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-34/PJ/2017 tentang penegasan perlakuan perpajakan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH), UndangUndang Harmonisasi (UU HPP) Peraturan Perpajakan, dan Peraturan Pemerintah No. 39 Tahun 2022 tentang Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum Universitas Terbuka, maka diperlukan kajian khusus untuk kesiapan Universitas Terbuka dalam menerapkan setiap kebijakan yang ada, dan untuk menjaga kualitas diperlukan tata kelola universitas yang baik atau yang dikenal Good University Governance (GUG). Penelitian ini mengkaji bagaimana proses manajemen perpajakan dan GUG diterapkan pada Universitas Terbuka secara komprehensif. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan Research and Development dengan pendekatan kualitatif dan mencari informasi dari informan PTNBH untuk menjadi referensi dalam membuat kebijakan yang tepat dan tidak merugikan sumber daya manusia di Universitas Terbuka. Dengan adanya Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan dan perubahan status PTNBH, maka akan semakin sedikit kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi dikecualikan dari pemotongan/ pemungutan pajak. Oleh karena itu, perlu mempertimbangkan untuk merekonstruksi kebijakan khusus PTNBH agar memastikan ketentuan pajak yang berlaku sejalan dengan prinsip pemungutan pajak yaitu harus didasari oleh prinsip kepastian dan keadilan, serta dikawal penyelenggarannya sebagai bentuk tata kelola yang baik dengan melihat transparansi, akuntabilitas, responsif, independen, dan keadilan. Manajemen yang baik akan menghasilkan kesejahteraan dan keadilan untuk setiap pemangku kepentingan yang berdampak kepada kualitas pendidikan dengan melihat otorisasi yang sudah bersinerg

    Analisis Pembiayaan Sektor Pengangkutan dan Komunikasi Berdasarkan Jenis Penggunaan Akad pada Perbankan Syariah di Indonesia

    Full text link
    Sektor pengangkutan dan komunikasi merupakan salah satu sektor penting dalam perekonomian Indonesia yang mampu menyediakan sarana dan prasarana dalam menunjang aktivitas ekonomi, termasuk integrasi perekonomian antar wilayah. Pengembangan sektor ini membutuhkan dukungan perbankan, terutama perbankan syariah, dalam menyediakan akses permodalan melalui penyaluran pembiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat pembiayaan sektor pengangkutan dan komunikasi berdasarkan jenis penggunaan akad pada perbankan syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan panel statis (unbalanced panel data) dengan data yang bersumber dari delapan Bank Umum Syariah (BUS) selama periode 2010 hingga tahun 2023. Kebaruan dari penelitian ini yaitu mengklasifikasikan pembiayaan sektor pengangkutan dan komunikasi ke dalam tiga kategori yaitu pembiayaan pada skema akad murabahah, mudharabah, dan musyarakah. Hasil studi menunjukkan bahwa variabel Non-Performing Financing (NPF) secara signifikan berpengaruh negatif terhadap ketiga skema pembiayaan. Variabel total aset secara signifikan berpengaruh positif terhadap pembiayaan berdasarkan skema akad musyarakah dan mudharabah. Sedangkan variabel rasio likuiditas hanya berpengaruh signifikan positif terhadap skema pembiayaan murabahah. Faktor eksternal (makroekonomi) seperti Gross Domestic Product (GDP), secara signifikan berpengaruh positif terhadap pembiayaan berdasarkan skema musyarakah dan mudharabah. Berdasarkan hasil penelitian, BUS hendaknya mengoptimalkan system monitoring yang dimiliki untuk menekan tingkat NPF yang berpengaruh signifikan negatif terhadap ketiga skema pembiayaan. Selanjutnya BUS diharapkan untuk terus meningkatkan total aset yang dimiliki sehingga mampu memberikan pembiayaan pada akad yang berbasis penyertaan aset seperti akad musyarakah dan mudharabah. Selain itu BUS juga diwajibkan meningkatkan tingkat likuiditas perbankan untuk menjaga rasio kecukupan sehingga dapat meningkatkan pembiayaan pada akad murabaha

    Tingkat Mortalita Selama Pandemi COVID-19 Menggunakan Model Adaptasi Nolfi Kedua

    Full text link
    Kasus pertama COVID-19 terjadi di Wuhan, Cina, pada akhir tahun 2019. Situs web Perserikatan Bangsa-Bangsa melaporkan perkembangan kasus COVID-19 hingga pandemi ini dinyatakan berakhir pada 5 Mei 2023. Situs web Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan total 775.867.547 kasus dengan 7.057.145 kematian per 22 Agustus 2024. Jumlah kematian tertinggi terjadi di Amerika Serikat, Rusia berada di peringkat keempat, Britania Raya (Inggris Raya dan Irlandia Utara) berada di peringkat keenam, dan Italia di peringkat kedelapan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memodelkan dan memprediksi data mortalita dari Human Mortality Database menggunakan model Adaptasi Nolfi Kedua. Hasil peramalan digunakan untuk membandingkan tingkat mortalita yang terdapat dalam Human Mortality Database selama periode pandemi pada tahun 2019-2021 atau 2019-2022. Secara umum, hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat mortalita pada HMD lebih tinggi daripada tingkat mortalita hasil peramalan ARIMA(p,d,q) untuk usia di atas 80 tahun. Hasil ini mengindikasikan peningkatan tingkat mortalita selama pandemi Covid-19 untuk pasien dewasa yang berusia 80 tahun ke atas dan rentang usia 20 – 40 tahun untuk pasien laki-laki negara Amerika

    9,422

    full texts

    9,681

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Terbuka Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇