Universitas Terbuka Repository
Not a member yet
    9681 research outputs found

    Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Wisatawan terhadap Tradisi Melukat sebagai Daya Tarik Wisata Spiritual

    Get PDF
    The creativity of the Balinese people who combined new tourism trends with Balinese traditions, a new habit was formed, namely Melukat tradition. Currently, Melukat tradition has become an interfaith tourism trend in Bali, many non-Hindu tourists believe in what Hindus believe, by following the procession of the Melukat tradition itself. This phenomenon are based on the data from visitors who follow the Melukat tradition which has increased from year to year. This research aims to find out what factors influence tourists' decisions to follow the Melukat tradition as a spiritual tourism attraction. These factors are based on the theory of Kotler and Keller (2009), factors including culture, social factors, personal factors and psychological factors which become benchmarks for tourist behavior or decisions. The research method used is quantitative. The data collection techniques used were questionnaires and observation. The sampling technique used was Accidental Sampling, with a sample size of 100 respondents. The data analysis techniques used are simple regression, partial test (t test), simultaneous test (f statistical test). The results show the factors that influence tourists' decisions to carry out the melukat tradition or ceremony are cultural factors, social factors, personal factors, and psychological factors. The most dominant factors are influenced by psychological factors and those that are not dominant are cultural factors

    Pengembangan Prototipe Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis Model Problem Based Learning (PBL) (Tahun 1 - 2023)

    Get PDF
    Pendidikan jarak jauh menjadi alternatif yang realistis bagi banyak orang untuk memajukan karier akademis mereka (Belanger & Jordan, 2000). Pendekatan untuk memastikan hal tersebut adalah dengan merancang pengalaman pendidikan yang bermanfaat dari prinsip- prinsip pendidikan yang dianggap menghasilkan pembelajaran yang efektif. Problem Based Learning (PBL) merupakan salah satu metodologi pembelajaran yang muncul dari praktik di lingkungan berbasis ruang kelas tradisional sebagai pendekatan yang berhasil memperkuat pembelajaran. Oleh karena itu, merancang pengalaman belajar jarak jauh dengan PBL dapat menjadi salah satu alternatif dimana institusi menyediakan pendidikan jarak jauh yang sama berkualitas untuk populasi peserta didik mereka (Ortiz, 2004). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan prototipe pembelajaran jarak jauh berbasis model Problem Based Learning (PBL). Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan (R&D) dengan menggunakna model 4 D (Define, Design, Development, Dissemmination) dari Thiagarajan dkk. Penelitian ini direncanakan dilakukan selama 2 tahun. Pada tahun pertama telah dilakukan studi pendahuluan dengan melakukan studi literatur terkait PBL dalam Pembelajaran Jarak Jauh dan membuat rancangan program PJJ berbasis PBL. Rancangan program PJJ berbasis PBL yang dihasilkan adalah sebanyak 8 buah rancangan program tutorial online berbasis PBL yang sudah divalidasi oleh pakar dan siap untuk dikembangkan program tutorial onlinenya pada tahun ke-2

    Penerapan Sistem Informasi Bidang Keuangan

    Get PDF
    Buku ini ditulis oleh para dosen lintas perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia, selain menjelaskan tentang fungsi, tujuan sistem informasi buku ini lebih spesifik membahas penerapan bidang sistem informasi diberbagai bidang di antaranya, pendidikan, pemasaran, akademik, manufaktur, perikanan, kehutanan dan keuangan. Buku ini disusun secara sistemmatis menyajikan materi cukup lengkap, mulai dari pengantar dasar, peran penting sistem informasi, penerapan dan implementasi Sistem Informasi di Indonesia pada masa revolusi industri 4.0 menuju era society 5.0

    Analisis Optimasi Manajemen Proyek, Kajian Six Sigma, Axiomatic Design, dan Two-level Factorial Design Method

    Get PDF
    Tulisan ini menyajikan manfaat dan kendala metode Axiomatic Design (AD) sebagai bagian dari konsep Six Sigma dalam domain Statistika Pengawasan Kualitas yang diterapkan untuk optimasi manajemen proyek. Optimasi dalam manajemen proyek dapat diartikan sebagai peningkatan kualitas, produktivitas dan mengurangi kesalahan. Salah satu upaya optimasi kegiatan tersebut dengan melakukan analisis proses bisnis yaitu segmentasi unit-unit kegiatan menjadi lebih kecil, fleksibel dan terdesentralisasi, dimana ini merupakan bagian dari tren sains dan teknologi untuk kehidupan berkelanjutan. Untuk mencapai optimasi yang diinginkan sering kali harus dilakukan segmentasi dan reduksi variabel penting. Prosedur reduksi dan segmentasi menggunakan metode AD, berbasis pada pembobotan variabel yang memenuhi persyaratan dari segi kualitas, desain strategis, organisasi, dan teknologi. Analisis optimasi manajemen proyek dilakukan dengan menggunakan tahapan Six Sigma yang diterapkan pada salah satu desain pekerjaan pembangunan gedung kantor. Berbasis pada temuan Mader (2005) dan beberapa kajian perbandingan optimasi proses manufaktur dengan Six Sigma dari penulis: Hu dan Pieprzak (2005), Naeem et all. (2016), dan Tanusha, Jyothilakshmi & George (2021), serta Pakdil (2021) tentang penerapan DMAIC dalam menentukan prioritas proyek dan seleksi metodenya yang mayoritas mempergunakan AHP (analytic hierarchy process) dan MCDM (multi-criteria decision-making methods). Hasil studi ini adalah AD dan Six Sigma dapat diterapkan secara simultan dan saling melengkapi untuk keperluan tersebut

    Nilai Kesalehan Sosial dalam Kerangka Etika Profetik Novel-Novel Karya Ahmad Tohari

    Get PDF
    Dalam karya sastra, gambaran kehidupan dengan segala pernak-perniknya selalu memberikan tafsiran beragam bagi para pembacanya. Antara kesadaran iman dengan perilaku amal saleh tampaknya masih menempati ruang yang secara dikotomi terpisah. Padahal, mestinya tidak demikian. Ajaran agama apapun selalu mengajarkan umat-Nya untuk selalu berbuat baik. Pesan-pesan demikian terdapat pula pada novel-novel Ahmad Tohari. Atas dasar itu, peneliti tertarik untuk menganalisis semua novel tersebut, khususnya tentang nilai kesalehan sosial dan filsafat kenabian (prophet). Tujuan penelitian ini mencakup tiga hal. Pertama, menemukan pandangan dunia pengarang tentang nilai kesalehan sosial dalam kerangka etika profetik yang dimunculkan dari struktur cerita novel-novel karya Ahmad Tohari. Kedua, menemukan pola nilai kesalehan sosial dalam kerangka etika profetik pada novel-novel karya Ahmad Tohari. Ketiga, menemukan relasi antara pola-pola nilai kesalehan sosial dalam kerangka etika profetik dengan realitas sosial yang di masyarakat (khususnya saat Pandemi COVID-19)? Sebagai penelitian deskriptif-kualitatif menggunakan pendekatan sosiologi sastra dan ditopang teori strukturalisme genetik Lucien Goldmann, etika profetik Kuntowijoyo, semiotika budaya Jurij Lotman, dan fungsi estetika teks Jan Mukarovsky, peneliti ini ingin mengungkap tujuan penelitian yang dimaksud. Pendekatan sosiologi sastra digunakan karena persoalan kesalehan sosial dalam novel-novel Ahmad Tohari pada penelitian ini hanya dapat diperoleh melalui penelitian ini. Artinya, teks dipandang sebagai objek estetis dan dinamis. Gejala kedinamisan ini merupakan bagian dari strukturasi yang lebih luas. Jadi, terdapat tiga tujuan yang diharapkan diperoleh dengan paradigma tersebut. Pertama, tentang pandangan dunia pengarang tentang nilai kesalehan sosial dalam kerangka etika profetik yang dimunculkan dari struktur cerita novel-novel karya Ahmad Tohari. Kedua, tentang pola nilai kesalehan sosial dalam kerangka etika profetik dalam novel-novel karya Ahmad Tohari. Ketiga, tentang relasi antara pola-pola nilai kesalehan sosial dalam kerangka etika profetik dengan realitas sosial yang di masyarakat, khususnya saat pandemi COVID-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan dunia Ahmad Tohari tentang nilai kesalehan sosial dalam kerangka etika profetik terdeskripsikan pada semua novelnya. Pertama, konsep sangkan paraning dumadi yang bermakna bahwa segala sesuatu itu berasal dari satu titik, dan suatu ketika akan kembali pada titik semula. Kedua, harmonisasi dan keselarasan hidup adalah fondasi yang seharusnya dimiliki setiap individu di dalamnya. Ketiga, desa-kota yang memoderasi pemikiran tentang keterbukaan dan kemajuan menjadi bekal dalam berkehidupan bermasyarakat. Keempat, Islam yang mencerahkan. Sementara itu, pola-pola nilai kesalehan sosial dalam kerangka etika profetik yang terbentuk pada novel-novel Ahmad Tohari mencakup tujuh pemikiran: memiliki solidaritas sosial, suka menolong, toleransi, adil dan seimbang, mempertimbangkan kesejahteraan umum, senang bekerja sama, dan bersikap jujur. Dalam kerangka etika profetik, pesan itu pun merujuk juga pada upaya yang secara garis besar melingkupi tiga hal, yakni upaya memanusiakan manusia; melakukan pembelaan dengan memerdekakan mereka yang ‘tertindas’, sebagaimana yang menimpa Mbok Ralem, Karman, Kinah, Srintil, Lasi, Darsa, Kabul, Amid, dan lainnya; serta transendensi yang mengandung maksud bahwa segala sesuatu harus mendasarkan pada keyakinan bahwa itu semua dilakukan atas dasar Tuhan sebagai penguasa jagad raya. Dalam hal relasi antara pola yang terbentuk dengan realitas sosial khususnya pada saat pandemi COVID-19 menunjukkan bahwa manusia-manusia yang berbudi pekerti luhur dan berakhlak mulia masih harus terus diupayakan. Atas dasar tersebut, pesan-pesan yang disampaikan Ahmad Tohari melalui semua novelnya telah menunjukkan pandangan dunianya bahwa segala sesuatu berasal dari satu titik, dan akan kembali ke titik semula. Selain hierarki asal-usul manusia dalam konsep sangkan paraning dumadi, salah satu titik pergerakan yang digunakan adalah desa-kota dalam artifisal yang tidak hanya merujuk geografis. Konsep ini diderivasikan dalam bentuk harmonisasi dan keselarasan hidup yang menjadi pijakan semua umat manusia, apa pun agama mereka. Pada akhirnya, terdapat sebuah pesan mendasar bahwa heterogenitas adalah sebuah keniscayaan karena Indonesia adalah negara dengan beragam suku, adat, dan budaya yang ada dan dalam konteks yang demikian. Islam adalah agama yang memberi rahmat bagi sekalian alam. Pemikiran-pemikiran moderat yang demikian menjadi satu dasar untuk terciptanya masyarakat yang berbudi pekerti luhur sebagaimana muncul dalam pemikiran Haji Bakir, Pak Tarya, dan Kyai Ngumar, serta beberapa tokoh lain pada semua novel karya Ahmad Tohari

    Pembelajaran Daring untuk Game Developer

    Get PDF
    Salah satu upaya Pemerintah Indonesia dalam mengembangkan ekonomi kreatif adalah mengeluarkan kebijakan tentang pengembangan industry game. ICE Institute bersama dengan 10 PT di Indonesia berpartisipasi mendukung pengembangan industry game ini dalam hal penyediaan talen game nasional melalui Program Mikrokredensial Game Developer (PMGD). PMGD diselenggarakan secara blended daring dengan beban studi 20 sks, terdiri dari 27 mata kuliah untuk 5 peminatan dan capstone project. Sampai saat ini, ada 849 mahasiswa dari seluruh Indonesia yang berpartisipasi dalam PMGD dan melibatkan lebih dari 80 dosen/mentor di 10 PT. Penyelenggaraan PMGD secara blended daring merupakan keunikan tersendiri, karena pada umumnya pendidikan/pelatihan game developer dilakukan secara tatap muka dan memanfaatkan laboratorium media game. Penelitian dan pengembangan PMGD dilaksanakan dengan tujuan untuk mengupas secara komprehensif proses pembelajaran PMGD yang diselenggarakan secara blended daring serta mengidentifikasi factor-factor penghambat ataupun pendukung proses pembelajaran PMGD, a.l., rancangan pembelajaran, pemanfaatan multimedia, kesiapan mahasiswa untuk belajar daring, perbedaan mahasiswa, perilaku belajar mahasiswa, dinamika kelompok, pemanfaatan digital story telling dalam capstone project dan hasil belajar mahasiswa. Informasi yang diperoleh dari penelitian kemudian digunakan untuk melakukan revisi mata kuliah daring PMGD, secara iterative, sehingga diperoleh PMGD daring yang berkualitas

    PANGAN ALTERNATIF dari Berbagai Komoditas Lokal di Indonesia

    Get PDF
    Pemanfaatan komoditas lokal sebagai sumber pangan saat ini mulai berkembang dengan aneka inovasi proses pengolahan, baik dengan cara tradisional hingga menggunakan teknologi modern. Namun, sosialisasi pengenalan sumber bahan pangan lokal kepada masyarakat masih perlu terus dilakukan. Dengan demikian, terdapat kesinambungan informasi dari generasi ke generasi yang didukung oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Melalui buku ini diharapkan dapat membantu menyebarluaskan informasi mengenai potensi dan pemanfaatan komoditas pangan lokal sebagai sumber pangan alternatif. Beberapa sumber pangan alternatif yang dibahas pada buku ini diantaranya adalah porang, ganyong, gembili, kentang hitam, alkesa, parijoto, labu kuning, bekatul, jangkrik, belalang, dan ulat sagu. Komoditas-komoditas ini hanya sebagian kecil dari sumber pangan alternatif yang ada di Indonesia. Masih banyak potensi komoditas lokal lainnya di Indonesia ini yang dapat dikembangkan dan dimanfaatkan sebagai sumber pangan alternatif di masa depan

    Quality Assurance of Blended & Online Learning: Standards and Implementation

    Get PDF

    9,422

    full texts

    9,681

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Terbuka Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇