Universitas Terbuka Repository
Not a member yet
    9681 research outputs found

    Pengaruh Lingkungan Kerja dan Pelatihan Terhadap Motivasi dan Kinerja Pegawai Negeri Sipil pada Inspektorat Kabupaten Tapanuli Tengah

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan pelatihan terhadap motivasi dan kinerja. Kinerja pegawai yang baik sangat menentukan dalam mencapai keberhasilan visi dan misi organisasi. Rendahnya serapan anggaran dapat dijadikan salah satu acuan penilaian rendahnya capaian kinerja organisasi. Pegawai dapat termotivasi untuk bekerja dengan baik apabila memiliki lingkungan kerja yang baik dan memiliki keterampilan melalui pelatihan. Namun kondisi yang ada bahwa lingkungan kerja masih kurang baik dan masih sedikitnya jumlah pegawai yang telah mengikuti pelatihan sehingga menyebabkan rendahnya kinerja pegawai. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian penjelasan (explanatory research) dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan metode analisis path. Dari hasil uji analisis diketahui lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi, pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi, lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dan pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dan secara bersama-sama lingkungan kerja, pelatihan dan motivasi berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja

    Pengaruh Lingkungan Kerja dan Motivsi Mengajar Terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Bandar SriBraWono Kabupaten Lampung Timur

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh lingkungan kerja dan motivasi mengajar terhadap Kinerja guru sekolah dasar Kecamatan Bandar Sribhawono Kabupaten Lampung Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan memberikan angket berupa instrumen kepada responden. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah (1) terdapat pengaruh lirigkungan kerja terhadap kinerja guru (2) terdapat pengaruh motivasi mengajar terhadap kinerja guru (3) terdapat pengaruh lingkungan kerja dan motivasi mengajar secara bersama-sama terhadap kinerja guru. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survey, dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru di sepuluh Sekolah dasar binaan di Kecamatan Bandar Sribhawono, Instrumen yang digunakan untuk masing-masing variabel adalah berupa kuisiooer yang berisi pemyataa-pemyataan yang dijawab responden. Sebelum peneljtian dilakukan uji coba instrumen untuk mengetahui validitas dan reliabilitas, maka dilakukan analisis butir. Hasil penelitian menyimpulkan sebagai berikut : pertama, berdasarkan analisis statistik antara lingkungan kerja terhadap kinerja guru diperoleh koefisien korelasi (r) = 0,876 dan koefisien determinasi (KD) = (r2) = 0,577. Ada pengaruh yang kuat antara lingkungan kerja terhadap kinerja guru dan kontribusi lingkungan kerja terhadap kinerja guru sebesar 57, 7%. Kedua, analisis statistik antara motivasi mengajar terhadap kinerja guru diperoleh koefisien korelasi (r) = 0,604 dan koefisien determinasi (r2) = 0,600. Ada pengaruh yang kuat antara motivasi mengajar terbadap kinerja guru dan kontribusi motivasi mengajar terhadap kinerja guru sebesar 60%. Ketiga, hasil analisis statistik diperoleh koefisien korelasi ganda (r) = 0,879 dan koefisien determin;isi (r2) = 0,678. Ada pengaruh yang kuat antara lingkungan kerja dan motivasi mengajar secara simultan terhadap kinerja guru sekolah dasar di kecamatan Bandar Sribhawono Kabupaten Lampung Timur. Kontribusi lingkungan kerja dan motivasi mengajar terhadap kinerja guru sebesar 67,8% dan selebihnya 32,2% dipengaruhi oleh faktor lain. Hasil ini membuktikan bahwa terdapat hubungan dan besarnya pengaruh dari kedua variabel independen terhadap variabel dependen. Implikasi penelitian ini, lingkungan kerja harus mengupayakan kenyamanan kerja dapat lebih baik lagi. Motivasi mengajar ; guru harus lebih giat lagi dalam bekerja dan sekolah (atasan) lebih memperhatikan faktor kesejahteraan guru sehingga guru akan mendapatkan dorongan giat bekerja. Kinerja guru; setiap guru harus mampu berprestasi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, serta tindak lanjut di dalam kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi dunia pendidikan dan khususnya untuk meningkatkan Kinerja guru sekolah dasar di Kecamatan Bandar Sribhawono Kabupaten Lampung Timur

    Pengaruh Kepemimpinan, Kemamampuan Kerja dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Badan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo

    Get PDF
    Kondisi evaluasi dalam aspek laporan kinerja instansi d1 lingkup Badan Keuangan (Bankeuda) menunjukkan bahwa target capaian kinerja tidak tercapai sesuai target dengan angka capaian masing-masing 95,90%; 97.07%; 94,35%. Hal tersebut membuat pencliti tertarik mencari penyebab dari tidak tercapainya target capaian kinerja. Sebagai salah satu pengambil keputusan di unit analisis, kondisi tersebut juga sekaligus menarik minat peneliti karena secara langsung mampu berkontribusi melalui hasil penelitian ke dalam unit analis1s. Pengaplikasian hasil penelitian dapat digunakan sebagai rekomendasi kuat selama pengambilan keputusan dan meningkatkan kinerja pada unit analisis yang diteliti sehingga penelitian memiliki dampak manfaat secara langsung dalam perbaikan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan, kemampuan kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerga pegawai. Penelitian ini dilakukan di Bankeuda Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Desain pendekatan dari penelitian ini yakni menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan strategi pendekatan survei. Temuan dari penelitian yang telah dilaksanakan adalah variable kepemimpinan (Xi) berpengaruh signifikan terhadap kualitas kinerja pegawat dengan indikator angka t hitung variabel kepemimpinan (3,359) yang lebih besar dibanding angka t tabel (2,017). Budaya organisasi (X1) berpengaruh signifikan terhadap kualitas kinerja pegawai dcngan indikator angka t hitung variabel budaya organisasi (21,379) yang lebih besar dibanding angka t tabel (2,017). Variabel kepemimpinan (X1), kemampuan kerja (X2), clan budaya organisasi (X3) berpengaruh secara simultan terhadap variabel kinerja pegawai (Y) di Bankeuda Kabupaten Probolinggo. Dengan kata lain H1 diterima dalam pengujian yang telah dilaksanakan dalam penelitian melalui 2 dasar pengatnbilan keputusan yakni pertama, dengan perbandingan F hitung dengan F tabel, serta; kedua, dengan melihat angka signifikansi uji F. Variabel kepemimpinan (X 1), kemampuan kerja (X2), dan budaya organisasi (X3) berpengaruh secara parsial terhadap variabel kinerja pegawai (Y) di Bankcuda Kabupaten Probolinggo l)engan kata lain, maka l-l2 diterima dalam pengujian yang telah dilaksanakan dalam penelitian Pengujian dilaksanakan baik dan perbandingan t hitung dengan t tabel, dan berdasarkan angka signifikansi uji t

    Implementasi Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung

    Get PDF
    Seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi merupakan upaya penataan aparatur pemerintah dengan menentapatkan orang yang tepat dalam mengisi jabatan struktural. Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Tana Tidung sebagai implementor kebijakan seleksi terbuka, berpedoman pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 13 Tahun 2014. Dilaksanakan mulai tahun 2015 hingga 2017 untuk rnengisi jabatan pimpinan tinggi pratama yang lowong, namun gagal mendapatkan pejabat yang dibutuhkan. Pada proses pelaksanaannya ditemukan berbagai kendala mengenai ketidaksesuaian dengan aturan yang berlaku, terutama pada jumlah peserta seleksi sangat kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dan untuk mengetahui faktor-faktor penghambat implementasi seleksi terbuka tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, pengamatan (observasi) dan dokumentasi. Pemilihan informan menggunakan purposive sampling dengan informan adalah Sekretaris Daerah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengernbangan SDM, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi SOM Aparatur, Kepala Sub Bidang Pengembangan Kompetensi Pegawai, dan Peserta Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Metode analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa implementasi seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung belum berjalan optimal sebagaimana yang diharapkan, terutama pada ketidaksesuaian antara pelaksanaan dengan tahapan pada Permenpan RB Nomor 13 Tahun 2014 dan jumlah peserta yang kurang dikarenakan rendahnya minat dan motivasi dari PNS untuk mengikuti seleksi, yang dikarenakan semangat berkompetisi PNS sangat kurang, merasa tidak mampu dan tidak siap, serta khawatir sebagai pelengkap/pendamping karena Bupati telah memiliki calon unggulan. Sedangkan bagi PNS dari luar Kabupaten Tana Tidung adalah karena mahalnya harga kebuluhan hidup, fasilitas sarana dan prasarana yang kurang memadai. serta telah nyaman dengan jabatan yang dimiliki. Sedangkan yang menjadi faklur penghambat adalah transmisi komunikasi kurang efektif kepnda PNS calon peserta seleksi, dan ruang lingkupnya kurang luas, serta faktor sumberdaya berupa sarann dan prasarana masih kurang memadai dan perlu ditingkatkan

    Akuntabilitas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Kumai dalam Perspektif Pelayanan Kepelabuhanan

    Get PDF
    Berdasarkan tujuannya, penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Sesuai dengan tujuannya, penelitian ini berusaha untuk mendapatkan gambaran pemahaman dibalik mekanisme layanan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kumai. Berdasarkan manfaatnya, penelitian ini dilakukan secara mrni oleh peneliti, yaitu keingintahuan peneliti terhadap fokus aktifitas prosedural pemungutan, pengendalian internal, capaian sasar, serta kepatuhan pengelolaan PNBP dalam perspektif pelayanan kepelabuhan. Penelitian selanjutnya diharapkan menjadi sumber metode, teori, dan gagasan bagi penelitian selanjutnya terkait perbaikan pelayanan kepelabuhan. Pendekatan metodologis penelitian ini adalah kualitatif, instrumen wawancara scbagai penggali data utama dalam menghasilkan gambaran dari informan terkait pennasalahan akuntabilitas PNBP pada ranah pelayanan kepelabuhan sebagai kontribusi intelektual manajemen sektor publik pada thesis ini. Prosedur pemungutan PNBP di Kantor KSOP Kelas IV Kumai dilaksanakan secara transparan/ terbuka, efektif dan efisicn, pctugas yang profesional dan kompeten, bertanggungjawab, sederhana dan mudah, komunikatifdan responsif

    Pengembangan Pangan Darurat untuk Memenuhi Kebutuhan Gizi Masyarakat di Daerah Terdampak Bencana

    Get PDF
    Bencana alam yang seringkali terjadi di Indonesia belakangan ini menyebabkan sejumlah kerusakan yang mengharuskan masyarakat untuk mengungsi atau tinggal di tempat darurat untuk sementara waktu. Tidak hanya kerusakan tempat tinggal, bencana alam juga menyebabkan kerusakan sarana prasarana sosial di lokasi bencana yang menghambat akses korban untuk memperoleh sumber kebutuhan pangannya. Selain itu, dalam beberapa kondisi terjadinya bencana alam menyebabkan rusaknya infrastruktur sehingga mempersulit masyarakat dalam mendapatkan bantuan salahsatunya bahan pangan. Rawan pangan yang terjadi pascabencana dapat diatasi dengan melakukan pengembangan terhadap pangan darurat yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan gizi masyarakat di daerah terdampak bencana terutama dalam masa-masa panik ketika dapur umum belum beroperasi secara baik. Secara umum, pangan darurat merupakan produk pangan olahan yang dirancang khusus untuk dikonsumsi pada situasi yang tidak normal salah satunya pada saat bencana. Pengembangan produk pangan darurat bisa dilakukan oleh pemerintah atau masyarakat menggunakan bahan baku lokal di daerahnya atau bahan yang tersedia pada saat itu yang kemudian diformulasi sedemikian rupa sehingga komposisinya dapat memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Contoh pangan darurat yang dapat dikembangkan yaitu seperti kue kering, food bar,dan sebagainya

    Dampak Bencana Banjir Terhadap Perilaku Petani dalam Mengelola Lahan Pertanian

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku petani dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhinya dalam mengelola lahan pertanian dalam mengelola lahan pertanian di kawasan rawan bencana Banjir di Desa Lubuk Saung, Taba Tembilang, Karang Anyar 1, Karang Anyar 2, Gunung Agung dan Gunung Selan Kecamatan Argamakmur, Bengkulu Utara. Penelitian ini bertujuan menganalisis: (1) perilaku petani, (2) karakteristik lingkungan fisik dan potensi sumberdaya pendukung penghidupan, (3) faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku petani dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana. Perilaku petani diukur mengelola lahan yaitu mengolah lahan pertanian, pembibitan, pemupukan dan frekuensi pemupukan, pengairan dan frekuensi pengairan, pemberantasan hama dan penyakit, penyiangan, cara mencegah erosi dan longsor. Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku petani meliputi umur petani, tingkat pendidikan petani, lama bertani, pengetahuan petani terhadap kawasan rawan bencana longsor, dan frekuensi penyuluhan yang diikuti oleh petani. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar petani memiliki pengetahuan rendah yaitu mengelola lahan pertanian, yaitu perilaku petani yang kurang memahami wawasan lingkungan. Faktor-faktor yang berpengaruh secara nyata terhadap kecenderungan perilaku petani dalam mengelola lahan pertanian adalah umur petani, lama bertani dan penyuluhan. Potensi sumberdaya alam cukup banyak berupa sumberdaya lahan, air, hayati, dan mineral

    Model Hidrologi Das Di Sebagian Daerah Indonesia Berdasarkan Kajian Ilmu Statistika

    Get PDF
    Beberapa model hidrologi telah dikembangkan untuk menggambarkan dengan jelas proses mengubah input (curah hujan) menjadi output (debit aliran sungai) dengan mempertimbangkan berbagai karakteristik fisik Daerah Aliran Sungai (DAS). Model hidrologi dirancang untuk menyederhanakan suatu sistem hidrologi, sehingga perilaku dari beberapa komponen dalam sistem dapat diketahui. Tulisan ini membahas model dalam studi hidrologi berbasis pendekatan pembentukan model dan beberapa model hidrologi yang sudah diterapkan di Indonesia (Harsoyo, 2010). Kekurangan dan kelebihan beberapa model hidrologi yang sudah diterapkan tersebut ditinjau dari sudut pandang ilmu Statistika. Menjadi tantangan bagi para statistisi untuk mencari model dengan data terbatas, tetapi menghasilkan model yang dapat diterapkan, akurat dan sesuai dengan hasil pengukuran dilapangan. Selain itu dari keseluruhan model yang dikaji, belum ada yang mempertimbangkan perubahan iklim (climate change)

    Orasi Ilmiah : Profesionalisme guru dan pendidikan karakter

    Get PDF

    Analisa Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penyerapan Dana Alokasi Khusus Fisik Tahun Anggaran 2017 pada Pemerintah Daerah di Provinsi Aceh

    Get PDF
    Penelitian int bertujuan untuk menganalisa variable - variabel yang mempengaruhi penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus Fisik Tahun Anggaran 2017 pada Pemerintah Daerah di Provinsi Aceh dengan memasukkan perubahan kantor bayar (KPPN) sebagai variabel moderating. Jenis penelitian yang dilakukan adalah korelatif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode sampling jenuh yaitu dengan menjadikan seluruh populasi sebagai sampel. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner dan variabel diukur dengan skala likert. Tingkat pengemballan kuesioner sampai batas waktu yang ditentukan sebanyak 120 responden. Responden terdiri dari KPA, PPK, PPSPM, Bendahara, Pejabat Pengadaan dan Tim Monitoring dan Evaluasi. Data diolah dengan menggunakan analisis regresi linear berganda dan uji residual untuk menganalisa variabel moderating. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan seluruh variabel independen yang diajukan pada penelitian ini yaitu variabel perencanaan, sumber daya manusia, administrasi, pengadaan barang/jasa berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus Fisik Tahun Anggaran 2017 pada Pemerintah Daerah di Provinsi Aceh. Secara parsial hanya variabel sumber daya manusia yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus Fisik Tahun Anggaran 2017 pada Pemerintah Daerah di Provinsi Aceh. Variabel administrasi dan pengadaan barang/jasa berpcngaruh positif dan tidak signifikan, sedangkan variable perencanaan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus Fisik Tahun Anggaran 2017 pada Pemerintah Daerah di Provinsi Aceh. Perubahan Kantor Aayar bukanlah merupakan variabel moderating yang dapat memperkuat atau memperlemah hubungan variable perencanaan, sumber daya manusia, administrasi. pengadaan harang/jasa terhadap penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus Fisik Tahun Anggaran 2017 pada pemerintah daerah di Provinsi Aceh

    9,422

    full texts

    9,681

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Terbuka Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇