Universitas Terbuka Repository
Not a member yet
    9681 research outputs found

    Kualitas Pelayanan Publik Di Kantor Kecamatan Sabangau Kota Palangkaraya

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan bertujuan tmtuk mengetahui dan mendeskripsikan kualitas pelayanan publik di Kantor Kecamatan Sabangau Kota Palangka Raya serta faktor yang mempengaruhi kualitas pelaksanaan pelayanan publik di Kantor Kecamatan Sabangau Kota Palangka Raya. Analisis data yang digunakan merupakan jenis metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara,dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Informan kunci (key informan) penelitian yaitu Kepala Sub Bagian Umwn di Kantor Kecamatan Sabangau Kota Palangka Raya. Informan pendukung terdiri dari petugas pelayanan dan masyarakat Kecamatan Sabangau. Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa berbagai faktor yang menjadi penghambat dalam pelayanan sudah menjadi perhatian semua pihak maupun instansi pemerintahan. Hal ini juga terjadi di Kecamatan Sabangau Kota Palangka Raya. Dalam memberikan pelayanan berdasarkan prosedur yang telah ditetapkan ditemukan adanya beberapa masalah yang perlu diperbaiki oleb instansi pemerintah dalam hat ini Kantor Kecamatan Sabangau Kota Palangka Raya yang terdiri dari faktor internal maupun ekstemal,terutama menyangkut sarana dan prasarana serta sumber daya manusia yang ditempatkan berhubungan langsung dengan pelayanan masyarakat. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan diharapkan ada perbaikan dalarn meningkatkan pelaksanaan pelayanan publik Kantor Kecamatan Sabangau Kota Palangka Raya. Hendaknya pemerintah Kecamatan Sabangau dapat benar-benar konsisten dalam melaksanakan pelayanan publik berdasarkan pada peraturan yang berlaku dan bisa memberikan pelayanan yang memuaskan masyarakat

    Pengaruh Kepemimpinan, Kompetensi Komunikasi, Motivasi Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai (Studi Kasus di lospektorat Kabupaten Bima)

    Get PDF
    Optimalisasi kinerja pegawai lnspektorat Pemerintah Kabupaten/Kota sangat dibutuhkan dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan di daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan dan menganalisis pengaruh sccara parsial kepemimpinan, kompetensi komunikasi, motivasi dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai di Inspektorat Kabupaten Bima serta untuk membuktikan dan menganalisis pengaruh secara simultan kepemimpinan, kompetensi komunikasi, motivasi dan budaya organisasi kinerja pegawai di Inspektorat Kabupaten Bima. Sampel dalam penelitian ini adalah Pejabat Struktural dan Pejabat Fungsional yang terlibat dalam pelaksanaan evaluasi LKjIP SKPD, Reviu LKjIP Pemerintah Daerah dan Self Assesment Peningkatan Kapabilitas APIP sejumlah 50 orang dengan teknik purposive sampling. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Partial Least Square (PLS) dan program Statistical Program for Social Sciences (SPSS) versi 16. Hasil penelitian membuktikan bahwa secara parsial kepemimpinan, kompetensi komunikasi dan budaya organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pegawai dan motivasi berpengaruh positif tidak signifikan terhadap kinerja pegawai serta secara simultan kepemimpinan, kompetensi komunikasi, motivasi dan budaya organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan masukan bagi Pemerintah Kabupaten Bima umumnya,khususnya lnspektorat Kabupaten Bima untuk mengoptimalkan kinerja pegawai dalam menjaJankan fungsinya dan sekaligus sebagai bahan referensi bagi Pemerintah Kabupaten Bima dalam merumuskan kebijakan terkait evaluasi LKjIP SKPD, Reviu LKjIP Pemerintah Daerah dan Self Assesment Peningkatan Kapabi litas APIP

    Dynamic Capability in Licensing and Business Investment Services in Jakarta's Hinterland Area (Case Study of Bekasi City Integrated Licensing and Business Investment Service Agency)

    Get PDF
    The metropolitan city of Bekasi is one of the Jakarta hinterland which it has been urban area developed as one of the Jakarta megapolitan subnetwork. The polarization effect of the megapolitan network of Jakarta which has an impact on the growth of Bekasi, requires facilities for licensing and business investment to support economic growth and regional development of Bekasi. For this reason, the Bekasi City Government launched the one-stop integrated licensing and business investment service i.e Bekasi One-Stop Integrated Licensing and Investment Service (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu/DPMPTSP). The significance of the DPMPTSP is to accommodate the growth and development of Bekasi as a hinterland or a buffer zone of Jakarta. So far, the existence of DPMPTSP service in providing public services has been facing problems of integrity, accountability, accessibility, fairness and responsibility. Therefore, the purpose of the study was about how dynamic capabilities in licensing and business investment services are carried out by the Bekasi City Government. The research method used a qualitative method with a case study strategy. The study revealed that dynamic capabilities support the innovation of licensing business investment services in the city of Bekasi as a hinterland of Jakarta by accommodating integrated services from several technical bodies, so that they are more accessible, accountable, responsive, transparent, but there were several service brokers. So, the dynamic capability supports the innovation of e-adm-based services as a form of e-Gov and it has minimized red tape bureaucracy in the DPMPTSP services. Although it is still an incremental innovation than before and not fully interactive model yet. On the other hand, even though there is a complaint service link in the website of the DPMPTSP service, there is no space provided for public consultation and participation. Even though public participation is providing input for improving the service model process, collaborative governance underlined it. Recommendations of the research are (a) a need for strengthening internal capabilities to carry out service transformation, (b) information technology support needs to be developed into a fully interactive model to meet the industrial era 4.0, (c) high work commitment at the operational level, (d) supervision layered administrative work service operations, and (e) a need of government political will carrying out collaborative governance in the City of Bekasi licensing and investment services for the continuity of better service innovations and systematic networking with stakeholders

    Diagnosis Kelemahan Literasi Matematis Siswa SMP dan Pemberian Scaffolding dalam Menyelesaikan Soal PISA-Like

    Get PDF
    Literasi matematis memiliki peran penting dalam pengembangan potensi dan keterampilan siswa. Literasi matematis digunakan untuk memecahkan berbagai permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Diagnosis kelemahan literasi matematis dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui letak kelemahan siswa dalam menyelesaikan soal PISA-like. Kelemahan dalam menyelesaikan soal PISA-like ditandai dengan adanya kesalahan penerapan proses literasi matematis. Proses literasi matematis terdiri dari formulate, employ dan interpret. Untuk mengatasi kelemahan proses literasi matematis diberikan scaffolding menurut tahapan scaffolding Anghileri (2006). Pemberian scaffolding bertujuan agar siswa mampu mengatasi kelemahan dalam menyelesaikan soal PISA-like. Masalah yang diberikan dalam penelitian ini terdiri dari dua jenis soal PISA-like. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode grounded research (GR). Data yang dihasilkan dalam penelitian berupa tulisan yang diperoleh dari hasil tes, dan observasi. Sedangkan data dalam bentuk ucapan dan gerak diperoleh melalui wawancara dan rekaman audiovisual. Untuk menganalisis data digunakan alur analisis data Miles dan Hubberman (2014:12) meliputi mereduksi data, menyajian data, dan penarikan kesimpulan. Instrurnen pada penelitian ini terdiri dari peneliti sebagai instrumen utama, tes diagnosis dan pedoman scaffolding. Untuk meningkatkan kepercayaan penelitian maka digunakan triangulasi data jenis waktu. Teknik pemilihan informan adalah teknik teoritis sampling (theorical sampling), pemilihan informan dilakukan dengan memilih siswa yang melakukan kesalahan paling banyak pada penerapan proses literasi matematis. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut (1) kelemahan literasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal PISA-like terdiri dari merepresentasikan informasi pada soal, mengidentifikasi pertanyaan, merancang strategi untuk menyelesaikan soal PISA-like, menaksir data pada diagram batang, menerapkan operasi bilangan, menghitung hasil operasi bilangan, menafsirkan solusi, mengomunikasikan solusi sebagai penyelesaian pada soal PISA-like yang diberikan, (2) untuk mengatasi kelemahan yang ditunjukkan oleh siswa diberikan scaffolding sebagai upaya mengatasi kelemahan tersebut. Scaffolding yang dilakukan untuk mengatasi kelemahan dalam menyelesaikan soal PISA-like terdiri dari membaca soal dengan cermat terlebih dahulu, memberikan pertanyaan dengan tujuan menggali pengetahuan siswa mengenai informasi pada soal, mengidentifikasi pertanyaan pada soal, menggali informasi agar dapat menerapkan strategi yang tepat dalam menyelesaikan permasalahan, menjelaskan langkah menaksir data pada diagram batang dan mengarahkan agar siswa agar menggunakan alat matematis yang sesuai, menerapkan cara penyelesaian soal yang tepat dan menggunakan konsep operasi bilangan secara tepat, menjelaskan langkah dalam menentukan hasil clan menerapkan operasi hitung dengan benar, menjelaskan dan mengaitkan hasil yang diperoleh dengan apa yang ditanyakan oleh soaJ PISA-like, dan menarik kesimpulan secara benar dan meninjau ulang hasil penyelesaian yang didapat

    Analisis Kepuasan Layanan bagi Mahasiswa dalam rangka mendukung Peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK) Universitas Terbuka

    Get PDF
    Sebagai perguruan tinggi jarak jauh yang memiliki jaringan kerja luas, Universitas Terbuka (UT) senantiasa melakukan perbaikan pola kerja menuju ke arah yang lebih baik dan lebih mudah diterapkan oleh seluruh jaringan kerjanya. Untuk memfasilitasinya, UT menerapkan sebuah pola kerja yang terurai dalam sistem jaminan kualitas (simintas). Latar belakang dikembangkannya pedoman simintas di UT adalah sebagai sarana perbaikan dan peningkatan kualitas seluruh aspek layanan dan penyelenggaraan pendidikan tinggi jarak jauh yang diselenggarakan oleh UT. Dasar penyusunan pedoman simintas, yaitu mengacu pada dokumen Quality Assurance Framework yang dihasilkan oleh Asian Association of Open Universities (AAOU), yang dalam hal ini, UT pun turut menjadi anggotanya. Pada awalnya, pedoman simintas bukan dilahirkan untuk menciptakan kualitas dan bukan pula sebuah cara untuk menentukan atau mencapai sasaran, serta mengembangkan sistem dan prosedur yang dapat mencapai sasaran tersebut untuk selamanya. Simintas UT merupakan sebuah upaya untuk meningkatkan kualitas secara menyeluruh dan sistematik. Sistem dan prosedur yang dikembangkan oleh unit Pusat Jaminan Kualitas (Pusmintas) UT adalah untuk menjamin bahwa staf UT secara terus menerus mempertanyakan dan meningkatkan kualitas secara berkelanjuta

    Pengembangan Karier Aparatur Sipil Negara Pada Rumah Sakit Ade Muhammad Djoen Sintang

    Get PDF
    Pengembangan karier yaitu pengembangan kemampuan manajerial dalam menduduki jabatan struktural pada RSUD Ade Muhammad Djoen,seringkali menimbulkan polemik yang panjang. Karena setiap PNS selalu ingin mengakses hal ini, padahal kapasitasnya sangat terbatas sekali. Sehingga terlihat persaingan yang sangat kompetitif dan panjang. Hal ini disebabkan beberapa tenaga teknis dalam jabatan fungsional diangkat menjadi pejabat struktural. Pada akhirnya hal ini tidak memberikan efektivitas pada sistem pengangkatan PNS pada RSUD Ade Mohammad Djoen dalam jabatan, tetapi sebaliknya akan memunculkan distorsi dan penyimpangan dari ketentuan yang ada. Dalam hal jabatan fungsional, pengisian informasi jabatan fungsional pada RSUD Ade Muhammad Djoen masih belum optimal. Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan umber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sintang, Fonnasi Pejabat Fungsionalpada RSUD Ade Muhammad Djoen sangat kecil yaitu rata - rata di bawah 5%. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya minat pegawai dan sulitnya mendapatkan diktat untuk menjadi fungsional. Selain itu, CPNS yang diterima untuk formasi jabatan fungsional belum dapat diangkat karena terkendala penempatan yang ditidak sesuai

    Akuntabilitas Kebijakan Transaksi Non Tunai Dalam Penatausahaan Keuangan Di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akuntabiilitas Kebijakan Transaksi Non Tunai dalam Penatausahaan Keuangan di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo. Pengumpulan Data dilakukan selama kurang lebih satu bulan, mulai dari l Agustus sampai dengan 30 September 2018. fokus penelitian ini adalah (1). Akuntabilitas kejujuran dan akuntabilitas hukum. (2). Akuntabilitas proses. (3). Akuntabilitas program. (4). Akuntabilitas kebijakan. Teknik analisa data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kualitatif dengan cara analisis konteks dari telaah pustaka dan analisis pernyataan dari hasil wawancara dari informan. Disimpulkan bahwa (1). Akuntabilitas Kejujuran Dan Akuntabilitas Hukum. Semua Transaksi Non Tunai Dalam Penatausahaan Keuangan Di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Propolinggo yang dilakukan instansi/organisasi selalu berdasarkan pada petunjuk teknis operasional yang mengacu pada lnstruksi Bupati No.1 Tahun 2017. (2). Akuntabilitas Proses. Pelaksanaan kebijakan transasksi non tunai dalam penatausahaan keuangan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo telah memenuhi prosedur yang semestinya. Dimana setiap kebijakan transasksi non tunai dalam penatausahannya memenuhi kecukupan sistem informasi akuntansi, sistem informasi manajemen dan prosedur administrasi. (3). Akuntabilitas program. Kebijan transaksi non tunai dalam penatausahaan keuangan di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo, dapat disimpulkan berhasil sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, yakni tercapainya tingkat efisiensi dan efektifitas baik itu dilihat dari sisi pelaksanaan pekerjaan dalam laporan pertanggungjawaban ataupun dari penggunaan biaya dalam melaksanakan setiap program atau kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi. (4). Akuntabilitas kebijakan. Semua program atau kegiatan yang di dalamnya terdapat kebijakan transasksi non tunai dalam penatausahaan keuangan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo, secara kese1uruhan telah dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan kebijakan atau rencana yang telah ditetapkan diawal penyusunan program atau kegiatan yang akan dilaksanakan oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Proboiinggo

    Analisis Prospektif Usaha Produk Otahan Abon Ikan CV Aroma Food Kota Banda Aceh

    Get PDF
    Ikan merupakan salah satu bahan pangan yang diperlukan oleh tubuh karena memiliki kandungan gizi yang tinggi. Secara urnum basil perikanan cepat mengalami kemunduran mutu jika dibandingkan dengan bahan makanan lain. Kemunduran mutu pada ikan tersebut disebabkan oleh adanya bakteri pembusuk dan terjadi perubahan kimiawi pada ikan yang mati sehingga menyebabkan pembusukan. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mempertahankan rnutu ikan dan memperpanjang daya simpannya adalah dengan pengolahan ikan menjadi ini abon ikan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) dan Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP), menganalisis finansial usaha CV Aroma Food Kota Banda Aceh dengan indikator finansial seperti keuntungan, Benefit Cost Ratio, Break Event Point, dan Payback Period, kandungan gizi abon ikan, aspek mikrobiologi seperti bakteri E. coli dan ALT sebagai indikator mutu pada produk olahan abon ikan, aspek organoleptik terhadap produk olahan abon ikan dengan indikator kenampakan,bau, rasa dan tekstur serta aspek sosial dan lingkungan terhadap masyarakat di sekitar CV Aroma Food Banda Aceh. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan metode wawancara dan observasi. Parameter yang diamati dalam penelitian ini antara lain penerapan GMP dan SSOP, analisis finansial dengan indikator keuntungan, Benefit Cost Ratio, Break Event Point, dan Payback Period, kandungan gizi abon ikan, aspek mikrobiologi seperti bakteri E. coli dan ALT serta organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV Aroma Food Kota Banda Aceh sudah melakukan penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) dan Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP) pada pengolahan abon ikan. Ditinjau dari analisis finansial usaha dengan indikator finansial seperti keuntungan, Benefit Cost Ratio, Break Event Point, Pay Back Period CV Aroma Food Kota Banda Aceh layak untuk dijalankan. Kandungan gizi kadar protein abon ikan sebesar 31,14%. Kandungan air sebesar 29, 76%. Bakteri E. coli dan yang ditemukan pada abon ikan <3 APM/g dan ALT sebanyak 2.0 x 10 koloni/g (20.000 koloni/g). Uji organoleptik terhadap kenarnpakan, bau, rasa dan tekstur masing-masing memiliki nilai 9. Aspek sosial dan lingkungan pada produk abon ikan tuna CV Aroma Food Kota Banda Aceh memberikan dampak positif baik terhadap pemilik usaha maupun masyarakat sekitar

    Pengaruh Model Contextual Teaching And Learning (CTL) Dengan Pendekatan Outdoor Terhadap Kemampuan Representasi Dan Motivasi Matematik Siswa

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Leaming (CTL) dengan pendekatan outdoor terhadap representasi dan motivasi matematik siswa. Pembelajaran model Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan pendekatan outdoor adalah kegiatan pembelajaran yang dilakukan berdasarkan tujuh komponen utama yaitu: konstruktivisme, penemuan, bertanya, pembelajaran masyarakat, pemodelan, refleksi dan penilaian aktual dan proses pembelajaran yang dilakukan di luar kelas sesuai dengan prinsip-prinsip outdoor study. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SUPMN Tega! Tahun Pelajaran 2017/2018, sebanyak 129 siswa tersebar di 8 kelas. Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen. Desain penelitian ini adalah pretest-Postest control group design. Pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random sampling, diperoleh kelompok eksperimen satu yaitu kelas X TBP-B terdiri dari 15 siswa dilaksanakan dengan menerapkan model pembelajaran Contextual teaching and Leaming (CTL) dengan pendekatan outdoor, kelompok eksperimen dua yaitu kelas X TBP-A terdiri dari 15 siswa dengan menerapkan model pembelajaran Contextual Teaching and Leaming (CTL) dan kelompok kontrol yaitu kelas X TPL-A terdiri dari 15 siswa dengan menerapkan model pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian ini berupa tes representasi matematika dan angket motivasi belajar yang valid dan reliabel. Analisis data menggunakan uji kolmogorov-smirnov, uji levene, anova satu jalur dan uji lanjutan post hoc. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan: (1) Contextual Teaching and Leaming (CTL) dengan pendekatan outdoor memberikan pengaruh peningkatan kernampuan representasi matematik siswa lebih tinggi dari pada pembelajaran CTL dan pembelajaran konvensional. (2) Contextual 1'eaching and Leaming (CTL) dengan pendekatan outdoor memberikan pengaruh peningkatan motivasi belajar matematik siswa lebih tinggi dari pada pembelajaran CTL dan pembelajaran konvensional

    9,422

    full texts

    9,681

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Terbuka Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇