Universitas Terbuka Repository
Not a member yet
9681 research outputs found
Sort by
Self-Directed Resources in Online Learning, Motivation and Academic Achievement at Open University
Developing online learning resources is expected to empower students to take charge of their learning, which leads to a standpoint that highlights motivational factors and, ultimately, academic achievement given the flexibility and accessibility of learning at any time and from anywhere. This study examines the extent to which these learning resources affect academic achievement, both directly and indirectly, through learning motivation in highly autonomous learning environments. Data is gathered from 100 student respondents who attend online tutorials at UPBJJ-UT Makassar in the academic year of 2018.2 and use the virtual reading room. Data collection deals with the use of a questionnaire, previously measured to comply with the principles of validity and reliability, and is processed into two-stage multiple regression. Findings show that both self-directed learning resources and learning motivation fit into “very good” response category, while academic achievement (measured by final examination scores) indicates a “good” strength of agreement. In terms of the effect, self-directed learning resources is statistically positive and significant in learning motivation. The same statistic applies in the correlation between the learning resources and academic achievement. This implies that the dynamic influence of self-regulated learning resources facilitates learning motivation and, in turn, contributes to online academic success. This study promotes long-lasting and self- sustaining motivation that navigates students toward desirable academic achievement through the sustainable development of learning resources in self-regulatory online environments
Efektivitas Penggunaan Metode Realistic Mathematic Education (RME) terhadap Peningkatan Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita Pecahan Kelas IV
Metode realistic mathematic education menekankan pada situasi yang dapat dipahami oleh siswa karena dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari,sehingga menjadi suatu metode pembelajaran yang bermakna dan tidak mudah dilupakan. Dengan metode realistic mathematic education diharapkan dapat
meningkatkan pemahaman materi bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menguji penggunaan metode realistic mathematic education (RMB) yang secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan menyelesaikan soal cerita pecahan
pada siswa kelas IV~ 2) mengukur metode realistic matematic education lebih efektif dari pada problem posing dalam upaya peningkatan kemampuan menyelesaikan soal cerita pecahan pada siswa kelas IV. Tehnik pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling. Populasinya seluruh
siswa kelas IV SD yang ada di gugus Ill Kecamatan Widang tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Penelitian ini menggunakan 2 kelas sampel yang dipilih secara random sampling dengan kelas
eksperimen dengan metode pembelajaran realistic mathematic education (RME)dan kelas kontrol dengan metode problem posing. lnstrumen yang digunakan dalam meogumpulkan data dalam penelitian ini adalah lembar observasi, tes.
Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, tes dan dokumentasi.
Analisis data diJakukan dengan deskriptif kuantitatf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai paired t-test pada kelompok intervensi menunjukkan p value 0.000, artinya metode matematika realistik meningkatkan kemampuan
menyelesaikan soal cerita pecahan. t-test 2 sample bebas P-value = 0,000, dengan mean pada kelompok iotervensi 17.47 dan kelompok kontrol 4.91. Dengan demikian metode realistic matematic education (RME) lebih efektif daripada problem posing dalam meningkatkan kemampuan menyelesaikan soal cerita pecahan
Hubungan Antara Disiplin Kerja Dan Kompetensi Pedagogik Guru Dalam Peningkatan Kinerja Guru Sekolah Dasar Negert Gugus III Balikpapan Selatan Kalimantan Timur
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara disiplin kerja,kompetensi pedagogik guru dalam peningkatan klnerJa guru Sekolah Dasar Negeri
Gugus ID Balikpapan Selatan. Dapat diartikan bahwa disiplin guru dan kompetensi guru mempengaruhi baik langsung maupun tak langsung terhadap proses kegiatan belajar mengajar. Untuk mengetahui seberapa jauh hubungan secara signifikan maka penulis mengidentifikasi hal - hal yang menjadi dasar untuk meningkatkan kinerja guru tersebut. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan rancangan korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan Disiplin Kerja dan Kompetensi Pedagogik Guru menghasilkan
Kinerja Guru. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi terhadap disiplin guru dan kompetensi guru terhadap kinerja guru. Guru dituntut meningkatkan disiplin dan kompetensi guru karena pendidikan sangat berkembang pesat, guru harusnya tidak ketinggalan pengetahuan dari peserta didik maka perlunya peningkatan ke arah ini sangat
diperhatikan. Dari hasil pada penelitian ini terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara disiplin kerja dan kompetensi pedagogik guru secara bersama- sama
dengan kinerja guru Sekolah Dasar Negeri gugus Ill Balikpapan Selatan sebesar 37,2% dengan demikian dinyatakan dalam penetitian ini hubungan antara disiplin kerja dan
kompetensi pedagogik guru secara bersama - sama berpengaruh sangat signifikan terhadap kinerja guru
Pengaruh Keaktifan Ekstrakurikuler Pramuka Dan Kemandirian Terhadap Kemampuan Sosial Siswa Kelas IV Di SDN Sekecamatan Puncu Kabupaten Kediri
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keaktifan siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka terhadap kemampuan sosial siswa, dan pengaruh kemandirian siswa terhadap kemampuan interaksi sosial
siswa Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey,menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV se kecarnatan Puncu Kabupaten Kediri yang berjumlah 672 siswa,
yang berasal dari 24 lembaga Sekolah Dasar Negeri 18 lembaga yang mempunyai Pembina Pramuka bersertifikat KMD (Kursus Mahir Dasar) dan 6 lembaga yang mempunyai Pembina Pramuka bersertifikat KML (Kursus Mahir Lanjutan).
Sampel dalam penelitian ini ditentukan berdasarkan Sekolah Dasar Negeri yang mempunyai Pembina Pramuka bersertifikat KML yaitu sebanyak 6 SD Negeri yang terdiri atas 68 siswa laki-laki dan 67 siswa perempuan, sehingga jumlah keseluruhan ukuran sampel sebanyak 135 siswa.
Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi, wawancara.
Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Variabel terikat yang dikembangkan adalah tingkat kemampuan sosial siswa, sedangkan variabel bebasnya adalah tingkat keaktifan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler pramuka dan tingkat kemandirian.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa secara statistika, keaktifan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler prarnuka berpengaruh terhadap kemampuan sosial siswa, begitupun kemandirian siswa juga berpengaruh terhadap kemampuan sosial siswa atau dengan kata lain, bahwa keaktifan siswa pada kegiatan ekstrakurikuler pramuka dan kemandirian siswa secara statistik berpengaruh terhadap kemampuan sosial siswa
kelas IV di SDN sekecamatan Puncu Kabupaten Kediri
Pengaruh Multimedia Berbasis Flash Terhadap Aktvitas Dan Prestasi Siswa Di Sekolah Dasar Gugus 06 Kota Batu
Keberbasilan suatu pendidikan tergantung pada keberhasilan dan keahlian seorang guru dalam merancang implementasi pembelajaran di kelas. Semua pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang efektif dan menarik tergantung pada guru, karena guru adalah ujung tombak dalam proses pembelajaran. Betapapun sempurna suatu kurikulum tanpa didukung oleh kemampuan guru, kurikulum itu hanya sesuatu yang tertulis dan tidak memiliki makna. Guru adalah Perancang lnstruksi
(Perancang Pengajaran). Guru Sebagai Manajer Pengajaran, Guru sebagai Penilai Pembelajaran Siswa. Kegiatan proses pembelajaran harus dirancang agar menarik sesuai dengan kebutuhan siswa dan perkembangan zaman. Pembelajaran yang
menarik minat siswa akan membangkitkan keaktifan belajar bagi siswa dan tentunya akan mengarah pada perolehan prestasi belajar yang maksimal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Multimedia Berbasis Flash untuk meningkatkan keaktifan dan Prestasi BelajarSiswa di Gugus 06 Kota Batu.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, suatu pendekatan yang memungkinkan perekaman dan analisis data penelitian dengan cara yang tepat dan menganalisis data menggunakan perhitungan statistik. Jenis penelitian ini adalah jenis kuasi-eksperimental dari desain kelompok control non quivalent. Populasi penelitian ini adalah siswa kela enam sekolah dasar di Gugus 6 Kota Batu, yang
berjumlah 60 siswa. Dalam menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol,dilakukan uji homogenitas, sehingga kelompok eksperimen ditemukan di kelas VI A SD Sisir 03 dengan total 20 anak dan kelas kontrol Kelas VI B dengan jumlah
14 anak. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes,observasi, dan kuesioner. Tes ini digunakan untuk mengumpulkan data kuantitatif pada hasil belajar siswa yang dilakukan sebelum dan sesudah pembelajaran di
kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pedoman observasi digunakan untuk mengamati kegiatan yang dilakukan oleh siswa selama proses pembelajaran dengan menggunakan multimedia berbasis flash dan pedoman kuesioner untuk mengetahui pendapat siswa tentang pembelajaran dengan Multimedia Berbasis Flash. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif. Pada akhir pembelajaran, penilaian hasil tes yang dicapai oleh siswa dilakukan, karena tanpa bennaksud untuk membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisas
Proceeding Open Society Conference Democracy and Public Accountability in Digital Era
The 2019 Open Society Conference takes the theme "Democracy and Public Accountability in Digital Era". In my opinion, the theme of the conference is very relevant to the current, because democracy has evolved. Democracy is not only interpreted as a rule of law, there are other dynamic aspects in applying the concept of democracy. In the digital era, political, social and economic rights are parts of democracy which must be continually fought for the welfare of humanity. The principle of government for the people as one of the principles of democracy, in addition to government of the people and government by the people, must be voiced continuously. The principle of government for the people relates to public accountability. In principle, everything that is done by the government or not done by the government must be held accountable to citizens. Today, democracy broadens its scope in economic and social dimensions. Modern countries regulate taxes, minimum wages, pensions, public education, insurance, unemployment and poverty. The state has a role in regulating such that the existence of the state is not disturbed by depression and economic crisis. Democracy also encourages the economic rights of citizens to create entrepreneurship, which is currently developing not only limited to the economic field but also extends to socio- entrepreneurship. In the current digital era, democracy and public accountability are supported by the presence of information society which is supported by the development of information technology. This creates a "new space" that is artificial and virtual - known as cyberspace. Cyberspace has shifted various human activities (political, social, economic, cultural, spiritual, and sexual) in the real world into various forms of artificial substitution, including sociopreunership, presentation of information, data, financial statements, and relations between the state and citizen
Pembelajaran Online
Dunia berputar dengan putaran yang terasa semakin cepat. Tentu bukan putaran planet bumi yang semakin cepat, tetapi perkembangan yang terjadi dalam kehidupan kita. Perkembangan teknologi yang sekarang disebut-sebut tengah mengalami revolusi industri ke-4 telah berimbas ke segala sendi kehidupan kita. Bahkan jauh sebelum itu, perkembangan teknologi secara pasti telah mengubah berbagai dimensi kehidupan kita, baik dalam dunia bisnis, pendidikan, maupun keseharian kehidupan kita.
Selama 30 tahun lebih berkecimpung dalam dunia pendidikan jarak jauh, penulis menyaksikan secara langsung berbagai perubahan yang terjadi yang disebabkan oleh perubahan dan perkembangan teknologi khususnya teknologi informasi dan komunikasi, mulai dari era televisi dan radio yang bersifat satu arah hingga berbagai media komunikasi yang kini berbasis Internet dan bersifat interaktif. Untuk pendidikan jarak jauh yang bertumpu pada penggunaan teknologi dan media dalam pembelajarannya, perkembangan teknologi tentu secara langsung ‘mendikte’ riset dan praktik yang dilakukan di seluruh dunia. Perubahan dan perkembangan begitu cepat sehingga kami, para penyelenggara pendidikan jarak jauh, seperti berlari mengejar angin. Berbagai wacana, eksperimen, dan “trend” datang silih berganti tiada henti.
Namun demikian, dalam dua dasawarsa terakhir ada satu benang merah yang semakin kental dalam berbagai perkembangan tersebut, yaitu fenomena pendidikan atau pembelajaran melalui dan dengan bantuan teknologi internet atau pendidikan/pembelajaran online (online learning) dengan segala supra dan subsistemnya. Buku ini bukan buah pemikiran baru atau konsep baru, serta tidak semuanya tulisan baru. Buku ini juga tidak dimaksudkan menjadi buku yang menuliskan semua inovasi terbaru dalam pembelajaran online. Buku ini hanya menyatukan berbagai pemikiran, pengamatan, dan pengalaman penulis dalam perjalanan menggeluti dunia pendidikan jarak jauh, dimana penulis sering diminta untuk menyampaikan baik lisan maupun tulisan tentang beberapa hal yang berkaitan dengan pendidikan jarak jauh dan pembelajaran online
Analisis Indeks Harga Konsumen di Indonesia Melalui Pendekatan Kointegrasi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara nilai tukar rupiah (NTR) dan jumlah uang beredar (M1) terhadap perkembangan indeks harga konsumen (IHK) di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data series bulanan dari Januari 2005 hingga Januari 2019. Hasil kajian empiris menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara NTR dan M1 terhadap IHK dalam jangka panjang serta terdapat koreksi keseimbangan dalam jangka pendek (ECM) yang dipengaruhi oleh M1. Seluruh variabel tersebut signifikan pada α=5% dan sebagian signifikan pada α=1%
Strategi Pengurangan Risiko Bencana Banjir Akibat Perubahan Lingkungan
Salah satu dampak dari pemanasan global adalah kenaikan tinggi permukaan air laut sebagai akibat dari pemanasan global,seperti cuaca ekstrim dan pencairan es di wilayah kutub. Kenaikan tinggi permukaan air laut merupakan ancaman bagi kawasan pesisir. Indonesia sebagai negara kepulauan dengan garis pantai terpanjang yaitu 99.093 km (BIG, 2015).
Ancaman lain akibat adanya pemanasan global adalah perubahan lingkungan yang dapat menimbulkan cuaca ekstrim
seperti curah hujan yang sangat tinggi yang dapat menimbulkan banjir, terutama apabila kapasitas drainase dan sungai tidak mencukupi untuk menampung limpasan air hujan. Bahaya banjir dan rob di wilayah garis pantai di Indonesia diikuti oleh kerentanan bencana, termasuk dari segi sosial dan ekonomi. Sebagian besar wilayah garis pantai dirasa masih rendah dalam penanggulangan bencana banjir dan rob, dilihat dari segi masyarakat, kelembagaan, maupun infrastruktur, sarana,dan prasarananya. Keberhasilan penerapan strategi pengurangan risiko bencana banjir akan berhasil jika dilakukan secara sinergi antara lembaga pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan didukung oleh peran serta masyarakat dengan mengenyampingkan ego sektoral masing-masing para pemangku kepentingan. Sinergitas ini sangat bisa dilakukan pada manajemen kebencanaan terutama di saat terjadi banjir dan rob. Tulisan ini akan membahas mengenai alternatif strategi pengurangan risiko bencana banjir dan rob khususnya yang menimpa wilayah garis pantai berdasarkan beberapa hasil penelitian dan kajian pustaka, sehingga mitigasi dan adaptasi pada wilayah yang beresiko tinggi terhadap banjir dan rob akibat perubahan lingkungan dapat dilakukan secara optimal
Analisis Tingkat Kerawanan Banjir di Kecamatan Kebumen Kabupaten Kebumen Jawa Tengah
Banjir merupakan bencana yang dominan disebabkan oleh tingginya angka curah hujan, hal ini dikemukakan dalam buku
panduan tanggap bencana BNPB tahun 2012. Selain dapat menggenangi suatu wilayah, banjir juga dapat menimbulkan
kerugian baik materil dan non materil. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk melakukan penelitian banjir adalah
dengan Sistem Informasi Geografis, luasan wilayah yang dapat diteliti memungkinkan dilakukannya penelitian secara
berkelanjutan untuk melihat tingkat kerawanan banjir setiap tahun. Dalam penelitian tingkat kerawanan banjir menggunakan
beberapa variabel penentu, di mana setiap variabel nantinya memiliki kriteria nilai kelas yang berbeda-beda. Variabelvariabel
tersebut adalah, curah hujan, tutupan lahan, ketinggian, kelerengan dan sistem lahan. Untuk melakukan analisis
cara yang digunakan adalah analisis menggunakan Composite Mapping Analiysis (CMA), di mana model CMA ini digunakan
untuk mencari bobot dari masing-masing variabel yang nantinya akan digunakan sebagai nilai penentu dalam tingkat
kerawanan bencana banjir. Dari variabel-variabel tersebut diketahui bahwa dari hasil penelitian ini penyebab banjir di
Kecamatan Kebumen yang memiliki nilai penentu paling besar adalah curah hujan dan juga ketinggian