Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Repository
Not a member yet
294 research outputs found
Sort by
Simbolisme Menurut Mircea Eliade
Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita memiliki simbol yaituPancasila; sedangkan dalam kehidupan beragama kita memiliki simbolyaitu Wahyu atau Kitab Suci. Pancasila dan Kitab Suci sebagai simbolmemberi dasar dinamika dan vitalitas dalam kehidupan berbangsa, bemegara,dan beragama; berfungsi sebagai ungkapan dan jawaban yang berdiridi tengah-tengah antara manusia Indonesia dengan Yang Kudus; tidakhanya mengundang untuk berpikir atau menjadi dasar berpikir tetapijuga mendorong dalam tindakan dan pengambilan keputusan; bahkanPancasila dan Kitab Suci sebagai simbol bagi masyarakat Indonesiayang religius menuntut untuk diperiakukan sebagai partner dialog dalammembangun manusia Indonesia yang seutuhnya. Sebagai partner dialogyang selalu hadir di samping manusia Indonesia yang religius; ia mengajar,menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan, dan mendidik dalam kebenaran
Masalah Kejahatan Dan Pemeliharaan Allah
Hidup ini tidak lepas dari kejahatan dan penderitaan. Berita-berita yang diterimasetiap hari (baik dari radio, televisi, koran, majalah, dll.), selalu berbicara mengenai hal ini. Alkitab juga berbicara mengenai problema kejahatan dan penderitaan. Kitab Ayrbmencatatat dengan jelas realita problema ini. Dalam kitab Ayub, adanya realita kejahatandan penderitaan menjadi pokok diskusi dari Ayub, istrinya dan teman-temannya. Dalam kitab Ayub, dapat terlihat bahwa topik mengenai kejahatan dan penderitaan merupakantopik mendasar dari kitab ini
Dimensi Pelayanan Pastoral
Pelayanan Penggembalaan merupakan satu tanggung jawab yang diberikan Tuhan Yesus kepada yang dipercayainya selaku gembala, namun pemahaman di antara para gembala masa kini tentang tanggung jawab itu semakin kabur dengan kebanyakan hanya mejalankan fungsi penggembalaan setengah jadi. Itu sebabnya dalam penelitian pastoral di antara beberapa gereja padatahun silam ditemui adanya sejumlah kelemahan kehidupan keimanan jemaat. Gembala bertanggung jawab mengajar (dodaskalous), menuntun (piomenas) dan memimpin (episkopos). Ketiganya tidak terpisahkan melainkan menyatu dan tersinergi dalam sepanjang kegiatan pastoral seperti yang telah ditunjukkan oleh Yesus Kristus dalam menggembalakan murid-Nya. Menggembalakan umat Tuhan sesungguhnya adalah pelayanan Tuhan Yesus yang Ia sharing-kan kepada para gembala jemaat. Kalau engkau mengasihi Aku, kata Yesus, gembalakanlah domba-dombaKu. Yoh. 21:15-19
Eutanasia
Eutanasia seharusnya diartikan sebagai "mati dengan baik", kematianyang bagus (A good death ), mati dengantenang, atau yang sekarang banyakdiartikan sebagai "mercy killing," (membunuh dengan alasan belas kasihan).Bagaimana pun juga yang berdaulat atas kehidupan dan kematiankita adalah Ailah dan bukan mesin. Jadi apabila kita menghadapi kondisi yangdemikian, /aitu upaya-upaya secara wajar tidak dapat menolong iagi, makayang harus kita lakukan adalah berdoa, karena Allah sanggup mengadakanmujizat sesuai kehendak-Nya (Yakobus 4:2; 5:14-1,5). Tetapi apabila sesudahberdoa dan upaya medis yang wajarsudah tidak marnpu dan pasien tersebutmenemui kematian, kita harus menerimaitu sebagai suatu yang wajar danmerupakan keuntungan (Filipi 1:21) serta yakin bahwa kasih karunia Aliah teiahcukup bagi kita (II Korintus 12:9)
Iman Kristen Dan Akal Budi
Apakah iman bertentangan dengan rasio atau akal budi, ataukah rasio adalahsesuatu yang tidak bersangkut paut dengan iman? Pertanyaan ini pertanyaan klasik di dalam kekristenan, oleh karena pertanyaan ini telah mempengaruhi agama Kristen selama berabad-abad lamanya. Dari pertanyaan di atas muncul dua macam ekstrim yang berbeda, di nurna ada yang memandang bahwa orang Kristen harus menekankan iman sebagai satu-satunya pokokyang harus menjadi landasan dalam kehidupan orang Kristen sehingga tidak menekankan rasio. Di lain pihak, ada yang menjadikan rasio sebagai satu-satunya standar segala sesuatu, kalau tidak masuk akal maka itu bukan kebenaran, seperti yang diungkapakan Immanuel Kant "gunakanlah rasiomu setinggi mungkin", bahkan Rene Descartes berkata, "Cogito ergo sum,I think therefore I am. I am am thinking being", sehingga segala sesuatu menjadi objek pikiran termasuk Allah, inilah pikiran era Rasionalisme
Gerakan Potensi Manusia: Injil Harga Diri Atau .... ?
Gerakan Potensi manusia dalam falsafah New Age merupakan injil hargayang pada akhirnya akan berakhir pada kekosongan spiritual dan citra diri.Manusia telah mati, kata Firman Tuhan. Untuk menemukan identitas, citra diri,dan makna kehidupan tidak ada metode atau pun metodologi lainnya. Bahkansekalipsn secara epistemologi akan muncul metode baru dalam dunia filsafatdan Psikologi atar,r sosiologi yang menawarkan sistem penemuan identitasmanusia, manusia telah mati. Berikanlah berbagai teori psikologi kepada sesosok mayat dan dia tetap menjadi mayat, kecuali dia dihidupkan kembali.Manusia harus dihidupkan kembali dalam hubungan yang dipulihkan bersama Allah penciptanya di dalam dan melalui karya Kristus yang genap danfinal. Di dalam gereja yang secarr sadar atau tak sadar mengajarkan injil harga diri ini di luar Kristus, akan menemukan warganya menjadi turis atau wisatawan spiritual yang akan berkelana dari gereja ke gereja, dari pengkotbah yang satu kepada pengkotbah yang lain untuk mencari kepuasan temporal
Visi Seorang Hamba Tuhan
Ada orang berkata: "Orang Kristen yang paling rugi adalah orang Kristenyang hidup dan melayani tanpa Visi. Tetapi yang lebih rugi lagi ialah seorangpemimpin Kristen yang melayani tanpa memiliki Visi Ilahi y angjelas". Hal ini penting sekali, sebab seorang pemimpin Kristen yang melayani tanpa Visi yang jelas, akan banyak menghabiskan waktu dan energi tanpa hasil yang maksimal. Dan yang paling berbahaya, adalah sang pemimpin akan sangat merugikan semua yang dipimpinnya. Pelayanan dan kegiatan mereka tanpa tujuan, tanpa sasaran, tidak ada pencapaian maksimal, sebal-r tujuan dan sasaran yang jelas mengalir dari Visi yang jelas. Inspirasi dan kinerjayang konsisten memang mengalir dari Visi
Gereja Dan Paradigma Pembaharuan Ditinjau Dari Perspektif Teologi Agama Dan Masyarakat
Gereja atau umat Allah diharapkan selalu berada dalam Perubahan positif, agar tegar dan siap terusmelaksanakan tanggung jawab vertical dan horizontal. Prinsip yang perlu adalahgereja memberi kontribusi bagi masyarakat. Peluang-peluang seperti halnyamengembangkan pelayanan berdasarkan panggilan Allah, bermotif kasih, danberorientasikan perbuatan baik menjadi kekuatan lahirnya pengakuan“Allahmu adalah Allahku, Kristusmu adalah Kristusku
Kajian Penggunaan Nira Aren Sebagai Substrat Pembuatan Ragi Roti (Saccharomyces cerevisiae)
Nira aren memiliki konsentrasi gula yang dibutuhkan oleh Saccharomyces cerevisiae untuk bertumbuh. Kebutuhan ragi roti yang meningkat sejalan dengan pesatnya pabrik roti baik skala pabrik maupun sekala rumah tangga. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk memanfaatkan sumber gula nira aren untuk pertumbuhan ragi roti
Bahasa Roh: Apa Dan Bagaimana?
Apakah itu glossalalia? Glossalalia adalah adalah kata 1.ang dibangun daridtra kata Cerika, yaitu " glossa" yang berarti bahasa atau lidah dan "lalia"artinva pembicaraan, perkataan. Sehingga "glossalalia" adalah suatu pembicaraan dengan lidah, atau perkataan denganlidah. Dari istilah inilah maka orang biasa menyebutnya dengan bahasa roh dan bahasa lidah, di mana bahasa roh, atau bahasa lidah adalah semacam bahasa yang dengan kemampuan Roh Kudus orang dapat mengucapkannya. Baik dalam Korintus maupun dalam Kisah Para Rasul, sama-sama disebutbahasa roh karena keduanya semacam bahasa yang diucapkan dengan kemampuan dari Roh yang sama yaitu Roh Kudus