Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Repository
Not a member yet
    294 research outputs found

    Motivasi Dalam Pelayanan Mempengaruhi Pengajaran Dan Perilaku

    No full text
    Orang percaya dewasa ini harus menyadari bahwa banyak di antara pemimpinpemimpin gerejawi atau dengan kata lain hamba-hamba Tuhan yang tidak dengan sungguh-sungguh melaksanakan tugas pelayanan seperti yang diinginkan oleh Allah. Mereka melayani karena ingin mendapatkan harta kekayaan. Setelah peneliti melakukan penelitian, maka ada beberapa kesimpulan dari hasil penelitian ini:Pertama, motivasi yang salah hanya membawa kepada kesesatan.Kedua, motivasi yang salah akan menimbulkan pelayanan yang hanya untuk menyenangkan hati manusia.Ketiga, motivasi yang salah menghasilkan pelayanan yang menghujat kebenaran.Keempat, motivasi yang salah akan menimbulkan pengajaran dan perilaku yang salah

    Dampak Partisipasi Orangtua Dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada SMU Kristen Diakui Makassar

    No full text
    Pada era globalisasi ini terjadi kemajuan diberbagai sendi kehidupan manusia yang sudah sangat maju, khusus pada bidang pendidikan. Boleh dikatakan bahwa ridak adalagrkelurahan yang tidak punya sekolah. Di kota-kota besar berdiri berbagaijenis pendidikan baik yang dikelolah oleh Negara maupun swasta bahkan ada pendidikan yang dikeloah oleh Asing atau yang bertaraf Intemasional. Saranadanprasaranadisiapkanunrukmemberikankenyamanadan kemudahan bagi peserta didik dalam menyerap pelajaran. Namun keberhasilan siswa dalam meraih prestasi masih sangat jauh dari harapan seperti tergambar pada hasil UjianNasional. Karna itu sangatlah diharapkan peran serta setiap orang tua dalam mendampingiserta memberikan motivasi kepada anak-anaknya sehinga prestasi yang diharapkan dapartercapai.Oleh sebab itulah melalui tulisan ini akan dipaparkan tentang partisipasi orang rua dalammencapaiprestasi ana

    Perdebatan Ilmiah Dan Non-ilmiah Tentang Mitos “Monyet Ke-Seratus”

    No full text
    Tulisan ini membahas fenomena Monyet Ke-Seratus sebagai hasil penelitian di Jepang, sekalipun penelitian ini tidak menyatakan tentang Monyet Ke-Seratus namun perdebatan yang berkembang dan beberapa tanggapan yang terus bergulir terhadap penelitian monyet akhirnya istilah ini muncul.Melalui penelusuran fakta yang ada dan desas-sesus yang berkembang akhirnya penulis mengetahui bahwa kebenaran yang sesungguhnya dapat dibuktikan dengan benar, sekalipun fakta dikemas dengan publikasi supernatural dan adanya kecenderungan untuk mempertahankan pola pikir lama di dalamnya.Menurut teori Kuhn,generasi tua sukar berubah ke paradigma baru, karena pola pikir dan perilakunya yang sudah berakar dalam paradigma lama. Sebaliknya, generasi muda lebih cepat beralih ke paradigma baru, karena pola pikir dan perilakunya belumberakar dalam pada paradigma lama. Perubahan ke perilaku baru ini terjadi secara wajar, bukan karena adanya kekuatan supernatural seperti yang dibayangkan Watson dan Keyes

    Kajian Kritis Terhadap Praanggapan Metafisis-Epistemologis Kosmologi Stephen Hawking

    No full text
    Tulisan ini pada dasarnya merupakan kajian filosofis terhadap suatu "kosmologi ilmiah".Dengan demikian terdapat dua pendekatan yang digunakan,yakni,pertama,hampiran filsafatilmu, terkait dengan aspek-aspek metodologis dari kosmologi ilmiah;dan kedua, hampirankosmologi filsafat, terkait dengan evaluasi kritis atas kosmologi Hawking dalam dimensikosmologi filsafati, terutama berkenaan dengan posisi yang diambinya terhadap unsur hakikipembangun realitas dan peran pengkosmos di dalamnya khususnya terkait dengan konsepruang-wakru, prinsip determinisme, dan hukum kekekalan energi

    Musisi Sekuler Dan Gerejawi

    No full text
    Menjadi seorang musisi tidak sekedar bermain musik atau menyanyi saja. Ada jenjang-jenjang yang akan dilewatidalam dunia musik, yang pada akhirnya setiap musisi dihadapkan kepada tanggung jawab dalam dunia tersebut. Di jaman ini, jika jenjang seorang musisi sudah tahap profesional, maka musik dan bisnis merupakan hal yang tidak terpisahkan. Jadi tidak heran jika ada banyak orang yang memimpikan untuk berkarier dalam bidang musik, bahkan telah men1adicita-cita sejak kecil.Jadi penting bagi musisi gerejawi benar-benar "mengkotakkan dirinya" terhadap persepsi yang dianut oleh musisi sekuler, bukan mencampurkannya. Hal ini sangat esensial, karena musisi gerejawi bukan melayani manusia melainkan oleh anugerah Tuhan dipercayakan pekerjaan ini. Dengan demikian pelayanan sebagai musisi gerejawi tidak tercemar oleh persepsi dari dunia musik sekuler. Selain itu musisi gerejawi dapat merefleksikan Tuhan yang disembahnya kepada dunia sekuler, karena tujuan dari semua yang dilakukannya adalah untuk kemuliaan nama Tuhan

    Kebangkitan Yesus Kristus Dasar Iman Kristen

    No full text
    Kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati adalah salah satu pokok terpenting dari sekian pokok-pokok pengajaran (azas) kekristenan, karena jika Yesus tidak bangkit dari antara orang mati maka pokok-pokok ajaran kekristenan lainnya tidak berarti. Kebangkitan Yesuslah yang memberikan makna serta arti dari seluruh pokok pengajaran kekristenan dan seluruh kegiatan umat kristiani. Kebangkitan Yesus adalah pemberi motivasi, semangat, harapan, kepastian keselamatan serta kekuatan kepada umat kristiani di seluruh muka bumi dari zaman ke zaman untuk hidup memuliakan Tuhan dan melayani sekalipun akan menghadapi berbagai ancaman maut. Kebangkitan Kristus sangat penting di dalam serta dipahami oleh umat kristiani agar tetap hidup setia beriman kepada Tuhan karena kebangkitan Yesus menjamin kebangkitan setiap orang beriman kepada Tuhan Yesus

    Fundamentalisme Hak Asasi Manusia

    No full text
    Masalah Hak Asasi Manusia banyak menyangkut atau berkenaan dengan aspek-aspek kehidupan manusia. Dengan demikian, dalam membahas Fundamentalisme HakAsasi Manusia harus bertumpu pada konsep manusia yang tentunya tidak terlepas dari kodrat manusia itu sendiri, yakni ada bersama dengan sesamanya (eksistensi adalah koeksistensi). Eksistensi manusia yang koeksistensi hanya mungkin tenruujud secara otentik apabila setiap manusia dapat bertingkah dengan tertib dan teratur. Ketertiban dan keteraturan ini pada hakikatnya merupakan perwujudan dari hukum. Dengan demikian, eksistensi manusia dapat terwujud secara otentik melalui hukum pula. Eksistensi manusla yang koeksistensihanya akan terwujud apabila hukum itu sendirrdapat dikembalikan atau bersumber pada asas penghormatan dan pengakuan atas martabat manusia. Oleh karena itu, adalah sebuah kewajiban bagi manusia untuk menolak dan melawan segala bentuk pelanggaran HAM, yaitu segala bentuk perlakuan (termasuk eksekusi mati) yang tidak memperlakukan manusia (baik secara individu maupun kelompok) sebagai gambarAllah dan yang menghalangi manusia untuk menghadirkan diri secara penuh dan otentik (dalam eksistensi yang koeksrstensi) sesuai dengan martabatnya sebagai gambar Allah

    Rasisme

    No full text
    Berdasarkan penguraian yang telah dikemukakan, penulis menyimpulkan beberapa hal terkaitdengan paham rasisme sebagai berikut:1. paham ini berkembang seiring dengan adanya Perubahan-Perubahan dalam sejarahperkembangan masyarakat dunia.yang selalu berputar dari satu keadaan menuju tingkatankeh idupan selanjutnYa.2. paham rasisme bukan sebuah penemuan baru dalam disiplin ilmu sosialkarena paham inisebenarnya sudah ada sejak peradaban Yunani kuno, diturunkan dari generasi ke generasimelalui mitos dan teori-teori yang sama sekalitidak terbukti kebenarannya.3. Beberapa faktor yang mendorong berkembangnya paham rasisme antara lain mitos-mitosdan cara berpikir yang mengagungkan rasionalitas, teori evolusi yang dikemukakan olehCharles Robert Darwin, kolonialisme bangsa Eropa, serta dorongan untuk menguasai materidan memperoleh kekuasaan.4. Dampak yang ditimbulkan akibat rasisme dapat dilihat dari dua sisi yaitu dari sisi ras yangdiuntungkan dan ras yang dirugikan. Keuntungan-keuntungan yang diperoleh oleh ras yangberkuasa sifatnya dominan sedangkan pada ras yang didiskriminasi menimbulkan kerugtanyang sangat fatal baik darr segi mental maupun fisik'5. paham rasisme mempengaruhi berbagai bidang kehidupan, sifatnya negatif dan dampaknyasangat merugikan kelompok masyarakat tertentu. Paham ini tidak seharusnyadikembangkan dalar masyarakat dunia yang heterogen karena tujuannya mementingkansalah satu pihak dan merugikan pihak lainnya

    Metode Pastoral Bagi Anak Sekolah Minggu

    No full text
    Pastoral atau penggembalaan adalah suatu pelayanan yang dilakukan oleh gembala jemaat untuk memimpin anggota jemaat secara pribadi, memberi makanan rohani melalui pengajaran firman Tuhan, menjaga, memelihara, membimbing, mencari dan mengunjungi mereka satu per satu serta menolong mereka agar bertumbuh dalam iman menuju kedewasaan rohani di dalamKristus. Pastoral bukan saja untuk anggota jemaat dewasa dan pemuda, tetapi juga bagi anak-anak sekolah Minggu. Hal ini sangat penting karena orang dewasa adalah gereja hari ini, pemuda adalah gereja hari esok, sedangkan anak-anak adalah gereja masa depan. Untuk menggembalakan anak-anaksekolah minggu diperlukan guru-guru sekolah minggu yang terampil, yang berperan sebagai gembala-gembala bagi anak-anaksekolah Minggu. Dari segi pastoral, guru-guru sekolah minggu dapat disebut "gembala" anak-anak sekolah minggu. Mereka memiliki tugas dan tanggug jawab yang sangat penting untuk membantu gembala jemaat dalam membina dan mengembangkan gereja masa depan melalui anak-anak sekolah Mingg

    Memuji Dengan Nyanyian Dalam Ibadah Jemaat

    No full text
    Apa yang kita lakukan pada waktu kita memuji dalam ibadah? Ketika pemimpin pujianmengajak kita dengan akrab : "Mari kita memuji Tuhan dengan menyanyi dari nomor... bagaimana kita memuji?Di dalam Alkitab banyak kutipan yang maknanya memerintahkan kita untuk memujiTuhan, bagaimana caranya supaya kita berhasil memenuhi perintah tersebut? Persiapan apa yang harus dilakukan? Apakah suara saja tidak cukup?Hal memuji dengan nyanyian rupanya perlu dimaknai secara benar dan tepat karena dalam ibadah, nyanyian dan pujian berperan membawa kita memasuki hadirat Tuhan.Dari banyak hal yang diuraikan tentang memuji dengan nyanyian dalam ibadah, maka aklamasi dan proklamasi merupakan pokok utama yang harus terkandung dalam setiap nyanyian jemaat. Keduanya tidak dapat dipisahkan atau dikesampingkan, karena dari kedua pokok tersebut alamat nyanyian menjadi jelas, bukan diri kita sendiri atau orang-orang yang terlibat dalam pelayanan nyanyian, melainkan Allah dan dunia sebagai kerajaan-Nya. Demikian juga isi nyanyian, bukan perasaan hati kita, melainkan kekudusan dan pengasihan Allah serta perbuatan-Nya yang besar terhadap dunia ciptaan-Nya. Oleh sebab itu, perlu memerhatikan lagu atau nyanyian yang manahendak digunakan; jenis, bentuk, dan gaya menyanyikannya, semua harus dipersiapkan. Barangkali salah satu - bahkan semua - dari keempat cara yang sudah diuraikan di muka, dapat menjadi pilihan, tetapi harus tetap disadari bahwa setiap gereja sudah mempunyai 'aturan main' dalam menata ibadah masing-masing terutama dalam penggunaan nyanyian dan cara menyanyikannya

    73

    full texts

    294

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇