Institut Teknologi Nasional Malang Repository
Not a member yet
    13381 research outputs found

    Penerapan Metode K-Means Untuk Klasterisasi Daerah Dengan Risiko Overpopulasi Di Indonesia

    Get PDF
    Pertumbuhan penduduk Indonesia yang terus meningkat hingga mencapai 281 juta jiwa pada 2024 menimbulkan masalah kepadatan tidak merata di sejumlah wilayah, terutama kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Fenomena overpopulasi ini menimbulkan dampak serius seperti tekanan pada infrastruktur, penurunan kualitas lingkungan, dan kesenjangan sosial. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan aplikasi web yang mengimplementasikan algoritma pengelompokan K-means untuk mengelompokkan wilayah di Indonesia berdasarkan risiko overpopulasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) periode 2021–2024, dengan indikator yang dianalisis meliputi luas wilayah (X1), jumlah penduduk (X2), kepadatan penduduk (X3), serta laju pertumbuhan penduduk (X4). Jumlah klaster ditentukan secara manual sebanyak tiga klaster, yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Evaluasi hasil klasterisasi dilakukan menggunakan silhouette index, yang menunjukkan nilai sebesar 0,724046 pada tahun 2021, 0,721511 pada tahun 2022, 0,721313 pada tahun 2023, dan 0,721605 pada tahun 2024. Nilai-nilai tersebut mengindikasikan bahwa proses pengelompokan telah dilakukan dengan sangat baik, dengan batas antar klaster yang tampak jelas. Hasil dari proses klasterisasi ini menyajikan gambaran spasial yang jelas mengenai distribusi penduduk, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai referensi dalam perumusan kebijakan oleh pemerintah, khususnya dalam upaya pemerataan dan pengendalian jumlah penduduk di masa yang akan datang

    ANALISA PENGARUH VARIASI POSISI PEMANAS HEATER PADA OVEN MESIN POWDER COATING TERHADAP KUALITAS PADA LAPISAN BAJA ASTM A36

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi posisi pemanas (heater) dalam oven powder coating terhadap ketebalan dan kekerasan lapisan pada baja ASTM A36. Metode eksperimental digunakan dengan menguji tiga jarak pemanas (10 cm, 30 cm, dan 50 cm) pada suhu 250°C selama 15 menit. Hasil pengujian menunjukkan bahwa posisi pemanas pada jarak 30 cm memberikan kualitas lapisan powder coating yang paling optimal, ditandai dengan ketebalan yang tinggi dan merata serta kekerasan yang stabil dan superior .Sebaliknya, jarak 10 cm menyebabkan ketebalan tidak merata dan fluktuasi kekerasan akibat pemanasan berlebih, sedangkan jarak 50 cm menghasilkan lapisan yang lebih tipis dan kekerasan rendah karena kurangnya panas yang memadai. Kesimpulan dari studi ini adalah posisi pemanas heater 30 cm merupakan parameter krusial untuk mencapai kualitas pelapisan powder coating yang terbaik pada baja ASTM A36

    Ex-Convict Training Center

    Get PDF
    Masalah mantan napi merupakan masalah yang tidak pernah selesai terutama masalah mantan napi yang suka keluar masuk penjara. Hal ini biasanya dipicu oleh faktor seperti tidak bisa memenuhi kebutuhan pokok ataupun tidak tahan dengan perlakuan dari masyarakat. Seperti salah satu studi kasus mantan napi yang tidak bisa bekerja karena kesusahan dalam mendaftar maupun banyak kasus dari mantan napi yang ingin kembali bekerja tetapi ditolak. Saat ini sudah ada beberapa solusi untuk mengurangi masalah mantan napi pengangguran yang dilaksanakan di Indonesia, tetapi kebanyakan solusi-solusi ini hanya terkesan apa adanya dalam prakteknya. Salah satunya adalah pusat pelatihan kerja yang diperuntukkan para mantan napi hanya berupa rumah tinggal dengan penataan fasilitas seadanya dan susah untuk ditemukan. Hal ini menjadi salah satu hal yang mendasari perancangan Ex-Convict Training Center yang akan memperhatikan kondisi fisik dan psikis para mantan napi dan membantu dalam berintegrasi kembali dalam masyarakat. Pendekatan arsitektur yang digunakan dalam perancangan ini adalah pendekatan Sustainable Architecture yang tidak hanya berfokus pada pengguna tetapi juga membantu menjaga lingkungan dan budaya di sekitar. Metode yang akan digunakan adalah Force-Based Framework karena perancangan memiliki banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Terdapat berbagai macam aspek arsitektur yang akan dirancang dengan menyesuaikan kebutuhan pengguna dan lingkungan agar desain nyaman untuk digunakan dan ramah lingkungan. Rancangan Ex-Convict Training Center ini nantinya akan terwujud menjadi fasilitas gedung kelas, gedung workshop, dan gedung aula dengan bentuk bangunan yang telah dirancang untuk membantu pencahayaan dan penghawaan alami dalam ruangan serta memiliki fasad yang mudah untuk dikenali. Dengan adanya fasilitas yang memadahi dan membantu dalam kegiatan pelatihan, tempat yang nyaman dan layak, dan suasana yang mendukung diharapkan perancangan ini dapat membantu para mantan napi untuk bisa bekerja maupun berintegrasi dalam masyarakat lagi. Kata Kunci : Training Center, mantan napi, Sustainable Architectur

    ANALISIS MANAJEMEN RISIKO TERHADAP ASPEK K3LL PADA PROYEK KONSTRUKSI FASILITAS PIPA PENYALUR MINYAK PERTAMINA EP DI KABUPATEN KUTAI KERTANEGARA

    Get PDF
    ABSTRAK Proyek konstruksi fasilitas pipa penyalur minyak Pertamina EP di Kabupaten Kutai Kertanegara merupakan proyek strategis hulu migas yang memiliki risiko tinggi terhadap aspek Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lindung Lingkungan (K3LL). Kompleksitas pekerjaan, teknologi yang digunakan, serta keterlibatan masyarakat sekitar menambah potensi terjadinya kecelakaan kerja dan dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya K3LL, menganalisis tingkat risiko, serta merumuskan strategi pengendalian yang tepat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan acuan standar AS/NZS 4360:2004, melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), serta triangulasi data untuk memvalidasi hasil analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas dengan indeks risiko tinggi meliputi mobilisasi material, pengelasan pipa, tie-in dan hot-tap, hydrotest, holiday test, serta pigging. Risiko utama bersumber dari tindakan tidak aman (unsafe act), kondisi kerja yang berbahaya (unsafe condition), dan potensi klaim lahan masyarakat. Strategi pengendalian risiko yang diusulkan mencakup rekayasa teknis, pengendalian administrasi, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), inspeksi rutin, serta penguatan komunikasi dan konsultasi antara pemangku kepentingan proyek. Penelitian ini menekankan pentingnya penerapan manajemen risiko proaktif sejak tahap perencanaan proyek untuk meminimalkan dampak negatif terhadap pekerja, lingkungan, serta efisiensi proyek. Kontribusi penelitian tidak hanya memberikan panduan praktis bagi perusahaan migas, tetapi juga memperkuat teori manajemen risiko proaktif dalam penerapan praktik terbaik pada proyek konstruksi sektor minyak dan gas. Kata kunci: AS/NZS 4360:2004, manajemen risiko, K3LL, proyek konstruksi migas. ABSTRACT The construction of Pertamina EP’s oil pipeline facilities in Kutai Kertanegara is a strategic upstream project with significant risks related to Health, Safety, and Environmental (HSE) aspects. The complexity of activities, advanced technology, and community involvement increase the potential for occupational accidents and environmental impacts. This study aims to identify HSE hazards, assess risk levels, and propose appropriate risk control strategies. A qualitative research approach was employed, referring to the AS/NZS 4360:2004 standard, supported by in-depth interviews, Focus Group Discussions (FGDs), and data triangulation to validate the analysis. The results indicate that high-risk activities include material mobilization, pipeline welding, tie-in and hot-tap, hydrotesting, holiday testing, and pigging. The major risks are derived from unsafe acts, unsafe working conditions, and potential land ownership disputes with local communities. Proposed risk control strategies consist of engineering controls, administrative measures, the use of Personal Protective Equipment (PPE), routine inspections, and enhanced communication and consultation among stakeholders. This study emphasizes the importance of proactive risk management from the project planning stage to minimize negative impacts on workers, the environment, and overall project efficiency. The contribution of this research is twofold: providing practical guidance for oil and gas companies to implement effective HSE risk management, and strengthening the theoretical foundation of proactive risk management as part of best practice applications in oil and gas construction projects. Keywords: AS/NZS 4360:2004, risk management, HSE, oil and gas construction projects

    ANALISIS PEMODELAN TARIKAN PERGERAKAN PADA SEKOLAH SMA/SMK DI KOTA MALANG

    Get PDF
    Kota Malang merupakan salah satu kota dengan mobilitas penduduk yang tinggi, sehingga memerlukan sistem transportasi yang efisien. Salah satu penyebab kemacetan di kawasan perkotaan adalah tingginya aktivitas pergerakan kendaraan di sekitar sekolah. Dalam hubungannya dengan peraturan mentri perhubungan Republik Indonesia nomor PM 17 tahun 2021 tentang penyelenggaraan analisis dampak lalu lintas, oleh karena itu perlu pengkajian dan dianalisis lebih lanjut mengenai model tarikan pergerakan terhadap lima sekolah tersebut Tujuan studi ini untuk mendapatkan model tarikan pergerakan pada sekolah di Kota Malang, yang nantinya diharapkan dapat digunakan untuk memperkirakan banyaknya tarikan yang menuju sekolah tersebut dimasa mendatang, sehingga dapat digunakan untuk mengantisipasi permasalahan yang timbul akibat tarikan perjalanan itu. Studi ini dilaksanakan pada SMA Negeri 1 Malang, SMA Negeri 2 Malang, SMA Negeri 3 Malang, SMK Negeri 3 Malang, SMK Nasional Malang) setiap sekolah dilaksanaka selama dua hari. Pengambilan data primer dilakukan secera langsung pada pukul enam pagi sampai pukul empat sore dan pengambilan data sekunder dilakukan secara meminta data yang dibutuhkan kepada pihak sekolah, metode analisis regresi linear dengan jumlah murid (Y) sebagai variabel dependen sedangkan variabel independennya adalah luas lantai bangunan (X1), luas area parkir sekolah (X2), jumlah kelas (X3), Jumlah staf pengajar (X4), jumlah staf pelayanan (X5). dan jumlah kendaraan (X6). Model tarikan pergerakan diambil terbaik dari analisis regresi linear Adalah Y = 47 + 36,456X3 (r) = 0,839 korelasi sangat kuat (R²) = 0,703. Tarikan terbesar terjadi pada SMK Nasional malang sebesar 503 kendaraan/jam dan 2, Besaran trip rate yang mendominasi tiap kelas kendaraan SMAN 2 Malang dengan trip rate tarikan pergerakan kendaraan sepeda motor: 0,452 Kendaraan/jam, SMAN 3 Malang dengan trip rate tarikan pergerakan kendaraan mobil: 0,068 Kendaraan/jam, SMAN 1 Malang dengan trip rate tarikan pergerakan kendaraan angkutan umum: 0,02 Kendaraan/jam

    STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN STRUKTUR ATAS JEMBATAN TIPE PELENGKUNG (NETWORK TIED ARCH) PADA JEMBATAN DUPLIKASI LILIBA KOTA KUPANG

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan studi alternatif perencanaan struktur atas Jembatan Duplikasi Liliba Kota Kupang. Jembatan eksisting yang menggunakan rangka baja tipe Warren truss dianggap kurang memiliki nilai estetika, padahal nilai estetika sangat penting untuk mendukung pariwisata di Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain itu, jembatan eksisting dilengkapi dua pilar penyangga yang berisiko rusak akibat lahar saat musim hujan. Berdasarkan permasalahan tersebut, jembatan ini didesain ulang dengan konstruksi baja tipe pelengkung (network tied arch) untuk bentang panjang. Desain ini juga mengadopsi bentuk melengkung khas alat musik tradisional Sasando sebagai elemen estetika untuk menciptakan landmark baru yang memperkuat identitas budaya NTT. Perencanaan yang dilakukan menggunakan metode Load and Resistance Factor Design (LRFD). Analisis dan pemodelan struktur dilakukan dengan menggunakan program bantu Midas Civil. Perencanaan ini mencakup penentuan dimensi pelat lantai, gelagar memanjang, gelagar melintang, gelagar induk, ikatan angin, serta kabel dan sambungan baut dan perletankan seismic bearing

    ANALISIS KINERJA KONTRAKTOR TERHADAP ASPEK BIAYA DAN WAKTU PEKERJAAN STRUKTUR GEDUNG BERTINGKAT MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCY PROCCESS

    Get PDF
    Perkembangan di industri konstruksi di Indonesia saat ini sangat pesat. Dengan adanya perkembangan yang sangat cepat perusahaan konstruksi dituntut untuk memiliki tingkat kualitas sumber daya manusia yang tinggi dalam pelaksanaan dan pengelolaan pekerjaan pembangunan konstruksi. Dalam penelitian ini dilakukan penilaian kinerja sumber daya manusia (SDM) penyedia jasa konstruksi dengan fokus pengaruhnya pada aspek biaya dan waktu pekerjaan struktur gedung bertingkat. Studi kasus dilakukan pada proyek pembangunan Gedung Asrama Tsurayya Islamic School di Kabupaten Malang. Data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden ahli di lapangan dan diolah menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) yang mampu membandingkan pengaruh sembilan aspek kriteria pada SDM terhadap dua alternatif utama yaitu, biaya dan waktu yang dalam proses pengolahan data dibantu dengan software Expert Choice 11. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa aspek waktu memiliki bobot prioritas lebih tinggi 71,9% dibandingkan aspek biaya 28,1% dan faktor dominan yang memengaruhi kinerja proyek adalah pengalaman 14,3%. Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM, khususnya dalam pengalaman kerja dapat mengoptimalkan efisiensi waktu pada proyek konstruksi

    PEMANFAATAN WEB MAP SERVICE (WMS) FOTO UDARA DALAM PENETAPAN DAN PENEGASAN BATAS RUKUN WARGA MENGGUNAKAN METODE KARTOMETRIK (Studi kasus: Kelurahan Cibeber, Kota Cimahi, Jawa Barat)

    Get PDF
    Permasalahan batas wilayah masih menjadi isu strategis dalam tata kelola pemerintahan. Terutama dalam konteks administrasi kewilayahan di tingkat kelurahan dan Rukun Warga (RW). Permasalahan batas RW di Kelurahan Cibeber, Kota Cimahi, semakin kompleks karena banyak wilayah, khususnya kawasan industri yang belum memiliki batas yang jelas dan belum ditetapkan secara resmi. Hal ini berdampak pada ketidakteraturan administratif, perencanaan pembangunan, serta hambatan dalam koordinasi pemerintahan di tingkat lokal. Penetapan dan penegasan batas RW menggunakan metode kartometrik mengacu pada Peraturan BIG Nomor 15 Tahun 2019. Selain itu, Penetapan dan penegasan batas RW menganalisis perubahan panjang dan luas segmen batas RW sebelum dan sesudah dilakukan verifikasi. Metode penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kartometrik berdasarkan peta kerja dan teknis yang telah ditentukan. Hasil penelitian di lapangan menunjukkan adanya perubahan signifikan pada batas wilayah Rukun Warga (RW), yang ditandaidengan perbedaan panjang segmen batas dan perubahan luasan area. Terdapat tiga segmen batas RW yang mengalami perubahan panjang dibandingkan data sebelumnya, serta empat wilayah RW yang menunjukkan perbedaan luas area

    Manajemen Waktu Pada Konstruksi Rancang dan Bangun Pembangunan di Gedung Jantung Terpadu RSUD Jayapura

    Get PDF
    Abstrak Manajemen waktu merupakan aspek krusial dalam proyek konstruksi, khususnya dalam pembangunan Gedung Jantung Terpadu RSUD Jayapura. Proyek ini memiliki kompleksitas yang tinggi sehingga memerlukan perencanaan dan pengendalian waktu yang efektif untuk memastikan penyelesaian tepat waktu dan sesuai anggaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen waktu yang diterapkan dalam proyek, meliputi penjadwalan, alokasi sumber daya, dan pemantauan kemajuan. Metode yang digunakan kuantitatif untuk mengidentifikasi jalur kritis dan potensi keterlambatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik manajemen waktu yang tepat dapat meningkatkan efisiensi operasional dan meminimalkan risiko keterlambatan. Dengan demikian, diberikan rekomendasi untuk meningkatkan praktik manajemen waktu di masa mendatang. Kata Kunci: Manajemen Waktu, Konstruksi, Gedung Jantung Terpadu, RSUD Jayapura, Efisiensi Operasional. Abstract Time management is a crucial aspect in construction projects, especially in the construction of the Integrated Heart Building of Jayapura Regional Hospital. This project has high complexity so that it requires effective planning and time control to ensure completion on time and within budget. This study aims to analyze the time management strategies applied in the project, including scheduling, resource allocation, and progress monitoring. The methods used include Gantt diagram analysis to identify critical paths and potential delays. The results of the study indicate that the application of appropriate time management techniques can improve operational efficiency and minimize the risk of delays. Thus, recommendations are given to improve time management practices in the future. Keywords: Time Management, Construction, Integrated Heart Building, Jayapura Regional Hospital, Scheduling, Operational Efficienc

    IDENTIFIKASI ZONA POTENSI AIR TANAH MENGGUNAKAN METODE OVERLAY & SCORING BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (Studi Kasus : Kabupaten Lombok Barat)

    Get PDF
    Air adalah sumber daya alam yang terbarukan dan dinamis, dengan hujan sebagai sumber utamanya yang muncul pada musim tertentu setiap tahun. Kehidupan masyarakat sangat bergantung pada ketersediaan air terbarukan karena mempengaruhi dinamika ekonomi dalam berbagai bidang. Sebagian besar kebutuhan air untuk rumah tangga dan industri diperoleh dari sumber air tanah. Pada wilayah Kabupaten Lombok Barat baik diperkotaan dan pedesaan pemenuhan kebutuhan air bersih merupakan masalah yang tidak mudah penyelesaiannya. Pemetaan zona potensi air tanah perlu dilakukan untuk mengetahui potensi air tanah di wilayah Kabupaten Lombok Barat sebagai tindakan awal dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat. Identifikasi zona potensi air tanah pada penelitian ini berbasis Sistem Informasi Geografi dan Penginderaan Jauh dengan menggunakan metode overlay, scoring, dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Aplikasi Sistem Informasi Geografis dilakukan untuk melakukan proses overlay dan scoring terhadap parameter geologi, curah hujan, kemiringan lereng, drainage density, TWI (Topographic Wetness Index), ketinggian, penggunaan lahan, NDVI (Normalized Difference Vegetation Index), dan jenis tanah sehingga didapatkan sebaran potensi akuifer serta overlay terhadap parameter cekungan air tanah sehingga diperoleh zona potensi air tanah. Hasil dari penelitian ini, didapatkan empat kelas potensi air tanah di Kabupaten Lombok Barat yaitu tidak berpotensi dengan persentase 44,66%, rendah dengan persentase 23,96%, sedang dengan persentase 31,21%, dan tinggi dengan persentase 0,15%

    9,921

    full texts

    13,381

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institut Teknologi Nasional Malang Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇