Institut Teknologi Nasional Malang Repository
Not a member yet
    13381 research outputs found

    Usulan Perbaikan Sistem Kerja Pada Proses Produksi Kue Koya Pada CV. Sumbermas Cipta Agung

    No full text
    Perbaikan sistem kerja memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas di perusahaan. Sistem kerja juga merupakan salah satu faktor terpenting dalam kemajuan perusahaan. Sistem kerja yang dirancang dengan baik dapat membantu perusahaan meningkatkan hasil produksi serta menjaga kesejahteraan dan keselamatan pekerja. Hal ini penting karena lingkungan kerja yang optimal dapat mengurangi kelelahan, meningkatkan kualitas kerja, dan mengurangi resiko kecelakaan di tempat kerja. CV. Sumbermas Cipta Agung merupakan pabrik yang memproduksi kue koya yang bertempat di Jl. Raya Bandulan Kota Malang. Pabrik ini memiliki karyawan sebanyak 15 orang di bagian produksi dan 20 orang di bagian packing. Hasil produksi kue koya ditargetkan sebanyak 200 pack dalam sehari. Pemasaran kue koya ini dilakukan di Kota Malang dan Surabaya. Kendala yang terjadi di CV. Sumbermas Cipta Agung yaitu sulitnya regenerasi pekerja di bagian produksi dikarenakan semua pekerja bagian produksi yang sudah berusia lanjut yang sulit mentransfer pengalaman di bagian produksi

    OPTIMALISASI JENIS DAN KONSENTRASI PEREKAT ALAMI TERHADAP KARAKTERISTIK BIOBRIKET TONGKOL JAGUNG

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi tepung tapioka, tepung sagu, dan tepung terigu terhadap karakteristik biobriket berbahan dasar tongkol jagung. Dilatarbelakangi oleh kelangkaan bahan bakar fosil dan melimpahnya limbah tongkol jagung, penelitian ini menawarkan solusi untuk memanfaatkan limbah tersebut sebagai bahan bakar alternatif dalam bentuk briket. Penggunaan perekat merupakan salah satu elemen penting dalam pembuatan briket yang berkualitas. Perekat tidak hanya berperan dalam menjaga kerapatan briket, tetapi juga mempengaruhi kualitas produk secara keseluruhan. Jenis perekat yang berbeda akan menghasilkan kualitas briket yang berbeda pula, karena adanya perbedaan komposisi kimiawi antar perekat. Penggunaan tiga jenis perekat yaitu tepung tapioka, tepung sagu, dan tepung terigu dengan konsentrasi yang berbeda yakni 5%, 10%, 15%, 20% dan 25% diharapkan dapat mempengaruhi kualitas briket berdasarkan standar SNI 01-6235-2000. Pengujian karakteristik biobriket meliputi kadar air, kadar abu, nilai kalor, dan laju pembakaran. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa biobriket yang paling optimal adalah biobriket dengan perekat tapioka 15% dengan nilai kalor tertinggi yaitu 5563,13 kal/g, kadar air 1,96%, kadar abu 3%, kadar zat mudah menguap 5,76%, kadar karbon terikat 89,28%, dan laju pembakaran 0,49 g/menit. Biobriket telah memenuhi SNI-01-6235-2000

    Pembuatan Prototipe Mesin Pencacah Sampah Organik Kapasitas 20 Kg Menggunakan Mata Pisau Tipe X

    No full text
    Sampah organik merupakan jenis limbah yang berasal dari sisa makhluk hidup, seperti daun, yang jumlahnya melimpah di lingkungan sekitar. Meskipun mudah terurai, pengelolaan sampah organik di tingkat rumah tangga masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat prototipe mesin pencacah sampah organik berkapasitas 20 kg/jam, yang menggunakan sistem transmisi sabuk dan mata pisau tipe silang (X). Proses perancangan rangka dilakukan menggunakan perangkat lunak SolidWorks, sedangkan analisis kekuatan struktur menggunakan ANSYS menghasilkan tegangan Von Mises sebesar 129,06 MPa, deformasi 0,064 mm, dan faktor keamanan sebesar 1,9371. Hal ini menunjukkan bahwa rangka mesin berada dalam batas aman. Mesin ini menggunakan motor listrik berdaya 125 watt, dilengkapi dengan drum pencacah berdiameter 28 cm dan volume 22.155,84 cm³, serta rangka dari baja siku berukuran 20×20 mm. Perhitungan menunjukkan gaya potong yang dibutuhkan sebesar 2820,55 N dan daya teoritis sebesar 2444,37 watt, namun mesin tetap dapat bekerja optimal dengan daya aktual 125 watt. Hasil uji kinerja memperlihatkan bahwa mesin mampu mencacah sampah organik kering dan basah secara stabil dengan sistem running feed, menghasilkan potongan yang seragam dan efisien. Mesin ini dinilai efektif, hemat energi, serta cocok digunakan untuk pengolahan sampah organik pada skala rumah tangga maupun usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)

    Pengaruh Brand Awareness terhadap Consumer Loyalty serta Visualisasi Dashboard Business Analyst Produk X di Kabupaten Malang

    Full text link
    Persaingan yang semakin ketat dalam industri jamu herbal di Indonesia menuntut perusahaan untuk mempertahankan loyalitas konsumennya melalui penguatan brand awareness. Salah satu produk unggulan yang memiliki dominasi pasar adalah produk X dari PT XYZ. Meskipun brand awareness produk X sudah kuat, dinamika pasar tetap menjadi tantangan yang dapat memengaruhi loyalitas konsumen. Dengan begitu, penelitian ini dilaksanakan guna mengkaji apakah brand awareness masih berpengaruh terhadap consumer loyalty, khususnya di wilayah Kabupaten Malang. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif melalui metode survei terhadap 100 responden yang telah mengonsumsi Produk X minimal dua kali. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier sederhana melalui SPSS guna mengukur hubungan antara variabel brand awareness dan consumer loyalty. Selain itu, hasil analisis divisualisasikan dalam bentuk dashboard business analyst menggunakan Microsoft Power BI untuk memahami pola konsumsi dan preferensi konsumen secara lebih interaktif. Hasilnya memperlihatkan bahwa brand awareness berpengaruh positif dan signifikan terhadap consumer loyalty produk X dari PT XYZ. Visualisasi dashboard melalui Power BI menampilkan bahwa dimensi brand awareness yang paling dominan adalah brand recognition, sedangkan pada consumer loyalty, repurchase intention menjadi indikator tertinggi. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun banyak konsumen baru mengenali merek ketika melihat atau mendengarnya, mereka sudah memiliki niat membeli ulang. Pola ini menegaskan bahwa repurchase intention dapat menjadi penguat dalam mendorong konsumen naik ke tingkat brand recall atau bahkan top of mind. Dengan demikian, dashboard tidak hanya menyajikan data secara visual, tetapi juga memberikan gambaran hubungan yang strategis antara tingkat kesadaran merek dengan loyalitas konsumen secara berkelanjutan

    Pra Rencana Pabrik Metanol (CH3COH) dari Batubara dengan Proses Gasifikasi Kapasitas 50.000 Ton/Tahun

    No full text
    Metanol juga dikenal sebagai metil alkohol, Wood Alcohol atau spiritus adalah senyawa kimia dengan rumus kimia CH3OH. Metanol merupakan bentuk alkohol paling sederhana. Pada keadaan atmosfer, Metanol berbentuk cairan yang ringan, mudah menguap, tidak berwarna, mudah terbakar, dan beracun dengan bau yang khas (berbau lebih ringan daripada etanol). Metanol digunakan sebagai bahan pendingin antibeku, pelarut, bahan bakar, dan sebagai bahan aditif bagi etanol industri. Proses yang digunakan pada pembuatan Metanol dari batubara adalah proses gasifikasi batubara. Pabrik Metanol direncanakan akan didirikan di Karawang, Jawa Barat dengan kapasitas produksi sebesar 50.000 ton/tahun dan mulai beroperasi pada tahun 2028. Model operasi yang diterapkan adalah sistem kontinue dengan waktu operasi 330 hari/tahun dan 24 jam/hari. Utilitas yang digunakan meliputi air, Steam, listrik, dan bahan bakar. Bentuk perusahaan ini adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan struktur organisasi garis dan staf. Dari hasil perhitungan analisa ekonomi didapatkan ROIBT : 31,44 % , ROIAT : 22,30 % , POT : 3,18 tahun, Break Event Point (BEP) : 44,10 % , Shut Down Point (SDP) : 13,83 %, dan Internal Rate of Return (IRR) = 13,33%. Dari hasil ekonomi tersebut dapat disimpulkan bahwa pabrik Metanol ini layak untuk didirikan

    ANALISIS KUALITAS KOMPOS LIMBAH ORGANIK RUMAH TANGGA DENGAN MENGGUNAKAN MOL TEMPE PADA METODE ANAEROB

    No full text
    Kompos adalah hasil penguraian bahan organik oleh mikroorganisme menjadi bahan yang lebih sederhana yang sifatnya relatif stabil (seperti humus). Pupuk kompos dapat meningkatkan kesuburan tanah secara fisik, kimia dan biologi sehingga dapat menghasilkan tanaman yang lebih sehat dan subur. Namun proses komposting yang terjadi secara alami berlangsung lama, sehingga dapat dipercepat dengan menambahkan mikroorganisme ke dalam aktivator. Bahan baku awal yang dihasilkan memiliki konsentrasi C-Organik sebesar 15,15%, N-Total sebesar 1,91%, dan C/N Rasio sebesar 10,95%. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengolahan terlebih dahulu terhadap limbah domestik rumah makan agar aman ketika dibuang ke lingkungan. Pada penelitian ini pembuatan kompos menggunakan MOL Tempe pada metode anaerob. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji kemampuan MOL tempe sebagai bioaktivator dalam menganalisis kualitas kompos limbah organik rumah tangga. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mengukur durasi waktu pengomposan anaerob selama 1 bulan dengan melakukan pengamatan 3 hari sekali dan variasi dosis mol tempe 0ml, 50ml, 100ml, 150ml. Hasil penelitian menunjukan bahwa kompos dengan menggunakan MOL Tempe telah memenuhi standar kualitas kompos berdasarkan SNI 19-7030- 2004 baik dari parameter fisik (warna, bau, suhu) maupun kimia (C-Organik, N- Total, rasio C/N). Dengan menunjukkan nilai rasio C/N memiliki rata-rata pada dosis 50 ml sebesar 11,21%, dosis 100 ml sebesar 13,50% dan dosis 150 ml sebesar 15,41%. Kompos dengan ketiga variasi dosis dari mol tempe tersebut telah memenuhi syarat SNI 19-7030-2004

    ANALISIS EFEKTIVITAS MESIN POMPA AIR JENIS SUBMERSIBLE DENGAN METODE PREVENTIVE MAINTENANCE

    No full text
    Pompa pada dasarnya dipergunakan orang untuk memindahkan cairan dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Mesin pompa juga merupakan alat yang penting yang digunakan di dalam menjalankan proses produksi air minum. Mesin pompa air menjadi hal yang penting dalam Perusahaan PDAM Trenggalek, untuk menyuplai air bersih ke masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui efektivitas penerapan preventive maintenance pada pompa air dalam mengurangi frekuensi kerusakan atau kegagalan operasi. Penelitian ini dilakukan di PDAM Kabupaten Trenggalek. Penelitian ini menggunakan metode age replacement yang bertujuan untuk dapat menentukan interval waktu pemeliharaan pada masing-masing mesin pompa air, dengan memberikan rekomendasi usulan penjadwalan preventive maintenance. Dimana hasil penelitian dapat dijadikan sebagai alternatif tindakan pemeliharaan sehingga dapat meningkatkan nilai fungsi keandalan dan minimasi biaya perbaikan mesin pompa air. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada mesin pompa air I, II, III dalam periode 50 hari sudah harus melakukan preventive maintenance yang bertujuan untuk mengantisipasi sebelum terjadi kerusakan pada hari ke-146 (pompa I), hari ke-121 (pompa II). Sedangkan mesin pompa air III diharuskan melakukan preventive maintenance setiap 50 hari untuk mengantisipasi akan terjadi kerusakan pada hari ke-182

    ANALISIS KEMAMPUAN LAHAN DI KOTA BATU DENGAN MEMANFAATKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (Studi Kasus: Kota Batu, Jawa Timur)

    No full text
    Kota batu, Jawa Timur, mengalami pertumbuhan pesat yang memerlukan perencanaan penggunaan lahan yang optimal untuk menghindari degradasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan lahan di Kota Batu dengan memanfaatkan sistem informasi geografis (SIG). Analisis dilakukan berdasarkan faktor-faktor fisik seperti topografi, kemiringan lereng, jenis tanah, penggunaan lahan dan kondisi hidrologi. Metode penelitian ini mencakup pengumpulan data spasial dari berbagai sumber, serta analisis satuan kemampuan lahan (SKL) yang mencakup 9 parameter termasuk kestabilan lereng, ketersediaan air, drainase dan tingkat erosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas kemampuan lahannya terbagi menjadi 5 kelas yaitu kelas a (kemampuan pengembangan sangat rendah), kelas b (kemampuan pengembangan rendah), kelas c (kemampuan pengembangan sedang), kelas d (kemampuan pengembangan agak tinggi) dan kelas e (kemampuan pengembangan sangat tinggi tinggi). Kemampuan pengembangan lahan di Kota Batu didominasi oleh kemampuan pengembangan rendah yaitu sebanyak 38.44% dengan luas 7122.97 ha dan kemampuan pengembangan sedang sebanyak 38.21% dengan luas 7080.12 ha

    PENGOLAHAN LIMBAH CAIR DOMESTIK MENGGUNAKAN TANAMAN LIDAH MERTUA (SANSEVIERIA) DENGAN SISTEM HIDROPONIK DEEP FLOW TECHNIQUE

    Full text link
    PENGOLAHAN LIMBAH CAIR DOMESTIK MENGGUNAKAN TANAMAN LIDAH MERTUA (SANSEVIERIA) DENGAN SISTEM HIDROPONIK DEEP FLOW TECHNIQUE Nama : Chindy Tessalonica Nim : 2126004 Dosen Pembimbing I : Candra Dwiratna W, ST., MT. Dosen Pembimbing II : Anis Artiyani, ST., MT. ABSTRAK Limbah cair domestik (grey water) merupakan limbah cair yang dihasilkan dari aktivitas dapur, kamar mandi, dan pencucian pakaian. Air limbah yang tidak memenuhi baku mutu dapat mencemari lingkungan, maka perlu dilakukan pengolahan sebelum di buang ke badan air. Pengolahan limbah cair domestik (grey water) dilakukan dengan metode fitoremediasi tanaman lidah mertua (Sansevieria) menggunakan sistem hidroponik Deep Flow Technique (DFT). Metode ini mengandalkan tanaman untuk mengurangi atau mendegradasi zat pencemar yang larut dalam air melalui akar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas tanaman lidah mertua (Sansevieria) dalam menurunkan nilai BOD dan COD menggunakan sistem hidroponik DFT. Pengolahan ini dilakukan secara bertahap dengan tahap awal yaitu aklimatisasi menggunakan air bersih selama 7 hari, dilanjutkan dengan tahap RFT (Range Finding Test) dengan variasi konsentrasi air limbah 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100% selama 8 hari. Selanjutnya dilakukan analisis sampel. Pengambilan sampel untuk dianalisis sesuai dengan waktu detensi yang ditentukan yaitu selama 24 jam, 48 jam, dan 72 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan air limbah domestik menggunakan tanaman lidah mertua (Sansevieria) dengan sistem hidroponik DFT mampu menurunkan nilai BOD dan COD. Hasil efisiensi optimum didapatkan pada hari ke-3 dengan persentase efisiensi penurunan BOD sebesar 77% dari konsentrasi awal sebesar 116,4 mg/L menjadi 27 mg/L dan pada konsentrasi COD sebesar 71% dari konsentrasi awal 309,6 mg/L menjadi 90 mg/L. Hasil penurunan terbaik pada parameter BOD dan COD belum memenuhi standar baku mutu Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021 Lampiran 6 Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Baku Mutu Air Nasional Kelas 3. Berdasarkan dengan hasil tersebut pengolahan limbah cair domestik (grey water) sebaiknya dilakukan pengolahan lanjutan dan menambahkan waktu detensi agar dapat memaksimalkan penurunan parameter pencemar. Kata Kunci: BOD, COD, Hidroponik Deep Flow Technique (DFT), Lidah Mertua (Sansevieria), Limbah Cair Domestik (Grey water)

    PERENCANAAN MODIFIKASI ENGINE PADA KENDARAAN PROTOTYPE KONTES MOBIL HEMAT ENERGI KELAS GASOLINE

    No full text
    Perencanaan modifikasi mesin Honda Supra X 125 FI untuk diaplikasikan pada kendaraan prototype kelas gasoline pada Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE). Tujuannya adalah meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar sekaligus mempertahankan/meningkatkan karakteristik performa yang relevan untuk lomba, terutama melalui rekayasa geometri silinder (stroke up), peningkatan rasio kompresi, optimasi ruang bakar, dan penyempurnaan sistem bahan bakar serta pengapian. Mesin dimodifikasi menjadi kapasitas 110 cc dengan dimensi piston 47,50 mm, Stroke up 63 mm dan rasio kompresi diubah menjadi 13,8 : 1, perubahan ini disertai modifikasi crankcase, block cylinder, piston, crankshaft, connecting rod, cylinder head (termasuk porting polish dan dual spark plug), klep, serta kalibrasi ulang ECU dan sistem injeksi. Hasil modifikasi didapat putaran mesin dan rasio reduksi, diperoleh kecepatan kendaraan 35,8 km/jam pada parameter perhitungan yang dicantumkan diameter roda 0,508 m, putaran mesin 1.500 rpm, total rasio

    9,921

    full texts

    13,381

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institut Teknologi Nasional Malang Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇