Institut Teknologi Nasional Malang Repository
Not a member yet
13381 research outputs found
Sort by
Implementasi Metode Finite State Machine (FSM) Dan Pathfinding Pada Game 2D Perjuangan Pattimura
Karena sejarah memiliki dampak yang signifikan terhadap kehidupan masyarakat, terutama siswa SMA, sejarah sangatlah penting bagi masyarakat dan semua orang. Dalam sebuah studi terhadap 20 siswa, ditemukan bahwa mereka semua mengetahui tentang pahlawan Pattimura, 40% kurang mengenalnya, 95% tertarik mempelajari prinsip-prinsip perjuangan Pattimura, dan 5% tidak mengetahuinya. Konsep permainan 2D "Perjuangan Pattimura" untuk Android terinspirasi oleh isu ini. Menceritakan kisah para pejuang Pattimura yang melawan penjajah dan tindakan-tindakan gagah berani mereka adalah tujuan dari permainan ini. Permainan instruktif ini menceritakan kisah seorang komandan yang melawan tentara Belanda selama Perjuangan Pattimura. Pathfinding adalah proses menentukan rute optimal bagi pemain untuk mencapai tujuan, sementara FSM digunakan untuk mengontrol status dan transisi perilaku NPC. Berdasarkan hasil uji fungsional, tingkat keberhasilan 100% tercapai. Pengujian terhadap 20 pemain menunjukkan bahwa 89% dari mereka merasa permainan berjalan dengan baik, sementara pengujian teknik FSM dan Pathfinding menghasilkan hasil 100%. Mayoritas pemain yakin bahwa "Perjuangan Pattimura" secara keseluruhan merupakan permainan yang efektif
Peramalan Penjualan Telur Ayam Ras Petelur Menggunakan Metode Double Exponential Smoothing Pada UD. Petelur Horen Pak To
Peternakan ayam petelur milik Pak To di Kidangbang, Wajak, Kabupaten
Malang, menghadapi tantangan dalam memperkirakan penjualan telur secara akurat
akibat berbagai faktor seperti cuaca, kesehatan unggas, dan ketersediaan pakan.
Untuk mengatasi permasalahan ini, penelitian ini menerapkan metode Double
Exponential Smoothing (DES) sebagai pendekatan peramalan yang
mempertimbangkan tingkatan dasar dan tren data penjualan. Tujuan penelitian ini
adalah memprediksi pola penjualan telur, mengaplikasikan hasil peramalan, serta
mengurangi risiko kelebihan pembelian pakan. Data yang digunakan terbatas pada
penjualan telur historis, tanpa mempertimbangkan produk sampingan maupun
faktor eksternal secara terpisah. Hasil dari penelitian ini dari ketiga jenis telur, telur
retak memiliki tingkat kesalahan peramalan paling rendah dengan MAPE sebesar
3,36%, disusul telur kecil (3,76%) dan telur besar (7,82%). Ini menunjukkan bahwa
pola penjualan telur retak dan kecil lebih stabil dan lebih mudah diprediksi
dibandingkan telur besar
PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI DENGAN METODE ALGORITMA BLOCPLAN UNTUK MENGOPTIMALKAN MATERIAL HANDLING ( STUDI KASUS : PT. XYZ )
ABSTRAK
FERDO KHUSNA NURRAHMAT, Program Studi Teknik Industri S-1, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Nasional Malang, Juli 2025, Perancangan Tata Letak Fasilitas Produksi Dengan Algoritma BLOCPLAN Untuk Mengoptimalkan Material Handling (Studi Kasus PT. XYZ), Dosen Pembimbing : Dr. Ir. Iftitah Ruwana, MT dan Dra. Sri Indriani, MM.
Tata letak fasilitas produksi yang tidak efisien dapat meningkatkan waktu dan jarak perpindahan material, sehingga menurunkan produktivitas perusahaan. PT. XYZ, yang mengolah bulu ayam menjadi tepung, mengalami permasalahan pada aliran material yang belum optimal. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk merancang ulang tata letak (relayout) guna meningkatkan efisiensi proses produksi.
Perancangan dilakukan menggunakan metode algoritma BLOCPLAN dan disempurnakan melalui penggabungan departemen dengan fungsi kerja sejenis. Data yang digunakan mencakup luas area tiap departemen, hubungan kedekatan berdasarkan Activity Relationship Chart (ARC), serta jarak perpindahan material aktual. Evaluasi dilakukan menggunakan R-Score dan Rel-Dist Score dari software BLOCPLAN.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa layout usulan dari BLOCPLAN menghasilkan nilai R-Score sebesar 0,49 dan mampu menurunkan total jarak perpindahan material dari 485,484 meter menjadi 440,44 meter (efisiensi 9,28%) dan waktu material handling dari 40.293,214 detik menjadi 34.784,864 detik (efisiensi 13,67%). Setelah dilakukan penggabungan departemen, efisiensi meningkat signifikan dengan total jarak perpindahan berkurang menjadi 164,253 meter (efisiensi 66,17%) dan waktu material handling menjadi 9,204 jam per hari dari sebelumnya 11,193 jam (efisiensi 17,76%). Dengan demikian, metode BLOCPLAN yang disempurnakan terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi tata letak fasilitas produksi di PT. XYZ.
Kata Kunci : Activity Relationship Chart (ARC), BLOCPLAN, Material Handling, Relayout, Tata Letak Fasilitas
PEMBUATAN PROTOTYPE MESIN PENCACAH ECENG GONDOK KAPASITAS 20KG MENGGUNAKAN MATA PISAU SAW BLADE
Pertumbuhan eceng gondok yang tidak terkendali di perairan menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan aktivitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat mesin pencacah eceng gondok kapasitas 20 kg sebagai solusi praktis untuk pengolahan tanaman tersebut. Mesin dirancang menggunakan perangkat lunak Autodesk Inventor untuk model 2D dan 3D, serta dianalisis menggunakan ANSYS Workbench untuk mengevaluasi kekuatan struktur rangka.Metode penelitian melibatkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, dimulai dari studi literatur, perancangan komponen mesin, perhitungan teknis, hingga uji kinerja prototipe. Komponen utama mesin terdiri dari motor listrik 125 watt, mata pisau tipe silinder berdiameter 230 mm, dan sistem transmisi pulley–v-belt. Rangka mesin menggunakan besi siku L 20×20 mm dengan dimensi 300×300×500 mm.Hasil pengujian menunjukkan mesin mampu mencacah eceng gondok hingga kapasitas 20 kg/jam dengan hasil yang merata. Simulasi ANSYS menghasilkan tegangan maksimum 129,06 MPa, displacement 1,02 mm, dan faktor keamanan sebesar 1,93, menandakan bahwa struktur mesin aman dan layak digunakan. Mesin ini cocok untuk penggunaan skala rumah tangga maupun industri kecil karena hemat energi, efisien, dan mudah dipindahkan
IMPLEMENTASI CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK (CNN) UNTUK DETEKSI MARKA JALAN
Deteksi marka jalan merupakan komponen kritis dalam pengembangan sistem kendaraan otonom serta sistem bantuan pengemudi modern. Meskipun demikian, akurasi dalam proses deteksi masih menghadapi tantangan, terutama dalam kondisi jalan berbelok, tanda jalan yang tidak jelas, atau kondisi pencahayaan yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem deteksi marka jalan berbasis Convolutional Neural Network (CNN) yang diterapkan pada video dashcam mobil dan terintegrasi ke dalam aplikasi web menggunakan framework Flask. Dataset yang digunakan terdiri dari video dashcam yang diproses per frame menggunakan OpenCV, kemudian diklasifikasi dengan model CNN berarsitektur VGG16. Hasil deteksi ditampilkan dalam bentuk gambar serta video overlay yang dapat diunduh dan disimpan di cloud Supabase. Pengujian dilakukan pada sepuluh video dengan durasi 60 detik dan rata-rata FPS sekitar 40–41, dengan waktu pemrosesan berkisar antara 115–142 detik. Sementara itu, satu video berdurasi 23 detik (FPS 16) hanya memerlukan waktu pemrosesan sekitar 48 detik. Sistem menunjukkan performa baik pada kondisi jalan lurus dan marka yang jelas, namun masih memerlukan peningkatan untuk kondisi jalan yang kompleks. Penelitian ini memberikan kontribusi sebagai fondasi awal dalam pengembangan sistem deteksi jalur otomatis yang lebih adaptif dan responsif terhadap berbagai skenario lalu lintas
PERENCANAAN SISTEM ENGINE PADA MOBIL JEEP CY6
Jeep adalah sebuah merek mobil asal Amerika yang kini dimiliki oleh Stellantis. Jeep telah menjadi bagian dari Chrysler sejak tahun 1987, saat Chrysler mengakuisisi merek Jeep, beserta sejumlah aset lain, dari American Motors Corporation (AMC). Engine pada mobil jeep CY6 menunjukkan bahwasanya perkembangan zaman yang semakin maju. Selain itu engine merupakan alat yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Misalnya, engine dapat digunakan pada dunia industri dan kendaraan ringan.
Metode yang diterapkan dalam Perencanaan Sistem Engine Pada Mobil Jeep CY6 ini diawali dengan perencanaan alat. Penyajian gambar dan Identifikasi alat dan Sparepart atau Komponen kendaraan pada Perencanaan Sistem Engine Pada Mobil Jeep CY6.
Hasil dari analisa dan pembahasan proses Perencanaa Sistem Engine Pada Mobil Jeep CY6 adalah Engine pada mobil jeep CY6 menggunakan sistem mekanisme 4 langkah, sistem pengapiannya menggunakan CDI dan perbandingan kompresi 9.2 : 1,. Dengan keterangan T = torsi mesin (Nm), W = beban (N), dan b
= jarak pembebanan dengan pusat perputaran (m). kemudian peroleh daya atau ketahanan engine bisa menggunakan rumus power (HP) = torque (lbf. Ft) x rotational speed (RPM)
PERANCANGAN GAME 3D DENGAN FINITE STATE MACHINE BERBASIS DESKTOP “THE FORSAKEN HEIR: LEGEND OF LUTUNG”
Berkembangnya teknologi komputer telah mengubah industri permainan komputer, menawarkan pengalaman bermain game yang lebih menarik dan interaktif. Game Forsaken Heir Legend Of Lutung adalah sebuah game adventure yang masih menghadapi banyak tantangan, termasuk kurangnya respon musuh terhadap pemain dan kurangnya misi dalam game. Penelitian ini menggunakan metode Finite State Machine (FSM) untuk meningkatkan pengalaman bermain game. FSM dipilih karena dapat memudahkan pengambilan keputusan dan tindakan dalam game melalui sistem kontrol yang menggambarkan perilaku karakter dan musuh. Penulis merancang game The Forsaken Heir Legend Of Lutung yang menceritakan tentang kisah petualangan Lutung Kasarung dan Purbasari mengambil alih tahta kerajaan dari Purbararang yang licik. Pada pengujian aplikasi ini penulis melakukan pengujian dengan total 30 responden memberikan tanggapan positif dengan mayoritas responden memberikan penilaian Sangat Baik sebesar 48,75%, disusul oleh penilaian Baik sebanyak 33,75%. Sementara itu, penilaian Cukup hanya mencapai 16,67%, dan penilaian Buruk sangat rendah yaitu 0,83%. Hasil penilaian menunjukkan bahwa game Forsaken Heir Legend Of Lutung dinilai cukup baik dan sesuai
PENGARUH AKTIVATOR KASGOT PADA PENGOMPOSAN SAMPAH BASAH
Permasalahan sampah di Indonesia masih menjadi isu serius akibat rendahnya kesadaran masyarakat dalam membuang dan mengelola sampah. Salah satu solusi yang dikembangkan adalah pengolahan sampah organik melalui proses pengomposan dan teknologi biokonversi menggunakan larva Black Soldier Fly (BSF), yang menghasilkan residu berupa Kasgot. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan kasgot menggunakan metode komposter semi anaerobik . Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan dua variasi kompos: (1) campuran limbah dan sampah organik (1:1), dan (2) 100% sampah organik sebagai kontrol. Pengomposan dilakukan selama 30 hari, dengan pemantauan suhu, pH, serta analisis kadar air, C-organik, N-organik, dan rasio C/N berdasarkan standar SNI 19 7030-2004. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi dengan campuran kasgot mencapai suhu matang lebih cepat (hari ke-21), dibandingkan kontrol (hari ke-25). Parameter akhir pada kedua variasi memenuhi standar mutu kompos sesuai SNI. Variasi dengan kasgot menghasilkan suhu 28°C, pH 7, kadar air 9.14 %, C-organik 22.12 %, N-organik 2.07 %, dan rasio C/N 10,69. Penambahan kasgot terbukti mempercepat proses dekomposisi dan menghasilkan kompos yang sesuai standar. Oleh karena itu, kasgot dapat digunakan sebagai bahan tambahan yang efektif dalam pengomposan untuk mendukung pengelolaan limbah organik yang ramah lingkungan
KAJIAN KESESUAIAN LOKASI TPS 3R BERBASIS SIG DI KECAMATAN LONG BAGUN KABUPATEN MAHAKAM ULU
Pertambahan jumlah penduduk di Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam
Ulu, berpengaruh pada bertambahnya volume sampah. Namun, pengelolaan limbah
di daerah ini masih minim, di mana mayoritas limbah dibakar atau dibuang
sembarangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi lokasi strategis
untuk Tempat Penampungan Sementara Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) melalui
analisis spasial yang menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Studi ini
dilakukan dengan metode kuantitatif melalui pengumpulan data primer dengan cara
pengambilan sampel langsung di lokasi dan data sekunder dari lembaga terkait.
Analisis timbulan sampah mengikuti SNI 19-3964-1994, sedangkan analisis spasial
menggunakan perangkat lunak ArcGIS 10.8. Penelitian kesesuaian lokasi TPS 3R
mempertimbangkan berbagai kriteria, seperti aksesibilitas, status lahan, potensi
banjir, kedekatan terhadap permukiman, serta zona perlindungan sesuai Peraturan
Menteri Pekerjaan Umum No. 03 Tahun 2013. Hasil akhir penelitian ini adalah
rekomendasi lokasi TPS 3R di Desa Ujoh Bilang pada koordinat 0027 0 ̍ 0.2 ̎ N dan
115013 ̍ 38.6 ̎ E, serta di Desa Batu Majang pada koordinat 0037 1 ̍ 3.9 ̎ N dan
115015 ̍ 58.6 ̎ E, yang memenuhi kriteria kelayakan dan mendukung pengelolaan
sampah berkelanjutan di Kecamatan Long Bagun.
Kata Kunci : TPS 3R, Sistem Informasi Geografis, Produksi Sampah, Analisis
Spasial
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PADA PEKERJAAN PEMBANGUNAN DUPLIKAT JEMBATAN LILIBA DI KOTA KUPANG
ABSTRAK
Reyckhard Christian Pellokila, Program Studi Magister Teknik Sipil, Program
Pascasarjana, Institut Teknologi Nasional Malang, Agustus 2025, Analasis
Manajemen Risiko Pada Pekerjaan Pembangunan Duplikat Jembatan Liliba di Kota
Kupang, Tesis, Pembimbing : ( I ) Dr. lr. Nusa Sebayang, MT., ( II ) Dr. Erni
Yulianti, ST., MT.
Kota Kupang merupakan kotamadya sekaligus ibu kota Provinsi Nusa
Tenggara Timur. Dengan pertambahan penduduk yang begitu cepat, meningkatnya
aktivitas dan perjalanan yang makin tinggi maka perlu adanya peningkatkan sarana
dan prasarana jalan. Pelaksanaan pekerjaan Duplikasi Jembatan Liliba ini
menggunakan sumber dana APBN lewat program Impres Jalan Daerah dengan
Kontrak kerja senilai Rp 72.413.655.000,-. Pembangunan Duplikasi Jembatan
Liliba ini tidak dapat di pungkiri akan menimbulkan berbagai risiko dalam
pelaksanaannya, terlebih pembangunan tersebut di laksanakan di jalur aktif
perlintasanan pusat kota dengan lalulintas yang sangat padat dan juga banyaknya
pennggunaan alat-alat berat atau mesin cannggih.
Metode yang akan digunakan pada pengeloaan data dan eksplorasi data
awal penelitian ini mneggunaakan Work Breakdown Structure dan selanjutnya ada
dua metode yaitu, ISO 31000 dan House of Risk untuk mengindetifikasi risiko,
menilai risiko, Memetakan risiko, mengkalsifikasi risiko dan Memitigasi risiko.
Berdasarkan hasil identifikasi didapatkan 134 risiko yang dapat terjadi pada
pelaksanaan proyek duplikasi Jembatan Liliba. Lalu, setelah dilakukan verifikasi
menggunakan kuisoner pertama yang di sebar pada 30 responden didapatkan 84
risiko yang relevan. Dari hasil Analisa di dapatkan 11 agen risiko pada level
tertinggi.
Kemudian dari 11 agen risiko di hitung nilai ARP dengan menggunakan
meotde House Of Risk tahap 1 maka mendapaktan hasil 6 agen risiko yang dominan
dengan nilai tertinggi yaitu A10 dengan nilai ARP 279, A11 dengan nilai 252, A8
dengan nilai 225, A9 dengan nilai 144, A6 dengan nilai 130, dan A7 dengan nilai
120. Strategi untuk mitigasi risiko ada tiga mitigasi utama yaitu gunakan alat
pelindung diri (APD) yang tepat seperti sarung tangan, sepatu safety, safety helmet,
atau safety goggles dan safety belt (PA1), Mengadakan Pelatihan Sesuai Prinsip
Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( K3 ) (PA2), dan Memastikan perencanaan
pengadaan material yang cermat, termasuk jenis, jumlah, dan waktu pengiriman,
Melacak pengiriman material untuk memastikan kedatangan tepat waktu dan
Menyiapkan tempat penyimpanan material yang cukup luas dan terorganisir (PA3).
Kata Kunci : Proyek Konstruksi, Jembatan, Manajemen Resiko.
ABSTRAK
Reyckhard Christian Pellokila, Master’s Program in Civil Engineering,
Postgraduate Program, Institut Teknologi Nasional Malang, August 2025.“Risk
Management Analysis in the Construction of the Liliba Bridge Duplication Project
in Kupang City.”Tesis. Supervisors: (I) Dr. Ir. Nusa Sebayang, MT., (II) Dr. Erni
Yulianti, ST., MT.
Kupang City serves as both a municipality and the capital of East Nusa
Tenggara Province. The rapid population growth, the intensification of activities,
and the increasing frequency of travel necessitate the enhancement of road
infrastructure and facilities. The Liliba Bridge Duplication Project is financed by
the State Budget (APBN) under the Regional Road Instruction Program, with a
contractual value of Rp 72,413,655,000. Inevitably, the implementation of this
project entails various risks, particularly because it is carried out along a major
urban corridor characterized by high traffic density and the extensive utilization of
heavy equipment and advanced machinery.
The approach adopted for data management and preliminary data
exploration in this study employs the Work Breakdown Structure. Subsequently,
two methodologies, ISO 31000 and the House of Risk, are utilized to identify,
assess, map, classify, and mitigate risks. The identification process revealed 134
potential risks associated with the implementation of the Liliba Bridge Duplication
Project. Following verification through the first questionnaire distributed to 30
respondents, 84 relevant risks were retained.
Subsequent analysis identified 11 high-level risk agents. The ARP values of
these agents were then calculated using the House of Risk Phase 1 method, resulting
in six dominant risk agents with the highest scores: A10 (ARP = 279), A11 (ARP
= 252), A8 (ARP = 225), A9 (ARP = 144), A6 (ARP = 130), and A7 (ARP =
120).The risk mitigation strategy comprises three key actions: (PA1) ensuring the
use of appropriate personal protective equipment (PPE), such as gloves, safety
shoes, safety helmets, safety goggles, and safety belts; (PA2) providing training in
accordance with Occupational Safety and Health (OSH) principles; and (PA3)
implementing meticulous planning of material procurement—including type,
quantity, and delivery schedule—monitoring shipments to ensure timely arrival,
and preparing sufficiently spacious and well-organized material storage facilities.
Keywords: Construction Project, Bridge, Risk Management