Institut Teknologi Nasional Malang Repository
Not a member yet
    13381 research outputs found

    PERANCANGAN ALAT LOUDING UNLOADING UNTUK PROSES DRILL, TAP, CHAMPER PADA SHOE LINING BRAKE MENGGUNAKAN APLIKASI SOLIDWORK

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem otomasi loading dan unloading pada mesin drill, tap, dan chamfer menggunakan conveyor roller berbasis desain SolidWorks dan simulasi struktur menggunakan ANSYS Workbench. Permasalahan utama yang diangkat adalah tingginya ketergantungan terhadap operator manual yang menyebabkan waktu produksi tidak efisien dan risiko kecelakaan kerja. Dengan menerapkan sistem conveyor otomatis berbasis sensor dan kontrol pneumatik, proses pemindahan benda kerja dapat berlangsung lebih cepat, presisi, dan aman. Analisis kekuatan struktur dilakukan terhadap desain rangka dan meja kerja dengan material Mild Steel (ASTM A36) dan Aluminium 6061. Hasil simulasi menunjukkan bahwa material Mild Steel menghasilkan tegangan von Mises dan deformasi yang lebih rendah serta faktor keamanan yang lebih tinggi dibanding Aluminium 6061. Dengan demikian, sistem loading- unloading otomatis ini dinyatakan layak untuk diterapkan di lingkungan industri

    Studi Alternatif Perencanaan Struktur Baja Gedung Tower 3 Its, Surabaya Dengan Sistem Rangka Bresing Konsentris Tipe X

    No full text
    Indonesia termasuk negara dengan tingkat kerawanan gempa tinggi, sehingga perencanaan struktur gedung perlu memperhatikan ketahanan terhadap beban lateral. Gedung Tower 3 ITS yang sebelumnya direncanakan menggunakan struktur beton bertulang dengan dinding geser, ditinjau kembali dengan alternatif perencanaan berbasis struktur baja menggunakan Sistem Rangka Bresing Konsentris (SRBK) tipe X. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan ulang struktur atas meliputi balok, kolom, pelat, bresing, sambungan baja serta base plate berdasarkan SNI 1726:2019, SNI 1727:2020, dan SNI 1729:2020. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak ETABS 18 dengan pemodelan tiga dimensi. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa profil baja yang digunakan terdiri atas balok induk WF 450×250×12×22, balok anak WF 400×200×12×22, kolom Kingcross 700×300×13×24, dan bresing C 200×90×8×13,5. Seluruh elemen tersebut memenuhi syarat kekuatan dan stabilitas terhadap beban gravitasi maupun beban gempa sesuai ketentuan. Penerapan SRBK tipe X terbukti meningkatkan kekakuan struktur serta menurunkan simpangan antar lantai hingga berada dalam batas izin

    IDENTIFIKASI KERAWANAN KEBAKARAN HUTAN DENGAN METODE MODIFIED TEMPERATURE VEGETATION DRYNESS INDEX (MTVDI) DI TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU, JAWA TIMUR

    No full text
    Kebakaran hutan merupakan salah satu bencana lingkungan yang berdampak besar terhadap ekosistem, kesehatan, hingga aktivitas sosial-ekonomi. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) termasuk kawasan yang sering mengalami kebakaran, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mitigasi tingkat kerawanan kebakaran hutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kerawanan kebakaran hutan dengan menggunakan metode Modified Temperature Vegetation Dryness Index (MTVDI). Data yang digunakan berasal dari citra satelit Landsat 9 OLI/TIRS periode Bulan Maret–Juni 2025. Dengan mengekstraksi nilai Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dan Land Surface Temperature (LST) yang kemudian digunakan dalam perhitungan MTVDI untuk menentukan tingkat kekeringan vegetasi. Hasil pengolahan MTVDI menunjukkan bahwa wilayah studi kasus berada pada kondisi basah dan normal. Uji akurasi data MTVDI dilakukan dengan metode confusion matrix menggunakan hasil data pengolahan MTVDI Bulan Juni 2025 terhadap data lapangan, didapatkan nilai overall accuracy sebesar 93,33% dan nilai kappa accuracy sebesar 86,84%. Klasifikasi MTVDI kemudian digunakan dalam memetakan tingkat kerawanan kebakaran hutan yang terbagi menjadi 5 tingkatan, yaitu kerawanan sangat rendah, rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Pada periode Maret–Mei 2025 terjadi peningkatan luasan wilayah dengan kerawanan rendah, sedangkan pada Juni 2025 meningkat pada kategori sangat rendah, yang mengindikasikan penurunan potensi kebakaran hutan. Penelitian ini menegaskan bahwa metode MTVDI efektif untuk pemetaan kerawanan kebakaran hutan

    EFISIENSI REAKTOR KOLOM DENGAN MEDIA AMPAS TEBU KERING DAN ARANG AKTIF AMPAS TEBU UNTUK MENURUNKAN POLUTAN PADA AIR LIMBAH TAHU

    No full text
    Limbah tahu umumnya mengandung parameter pencemar seperti TSS sebesar 305,5 mg/l, BOD sebesar 222,8 mg/l, COD sebesar 461,3 mg/l dan pH sebesar 4,95. Dalam hal ini yang melebihi baku mutu jika untuk pemanfaatan lanjut. Oleh sebab itu membutuhkan pengolahan sebelum pemanfaatannya, sebagaimana yang ditetapkan pada PP No. 22 Tahun 2021. Salah satu alternatif yang dapat diterapkan untuk mengurangi kadar polutan limbah cair tahu adalah metode filtrasi- adsorpsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan dan efisiensi ampas tebu kering, arang aktif ampas tebu, serta kombinasi keduanya dalam menurunkan kadar TSS, BOD, COD, dan pH pada reaktor kolom filtrasi-adsorpsi terhadap limbah tahu. Variasi waktu detensi yang digunakan 60, 90, dan 120 menit pada tiga jenis reaktor kolom, Reaktor 1 dengan media ampas tebu kering setinggi 45 cm, Reaktor 2 dengan arang aktif ampas tebu setinggi 45 cm, dan Reaktor 3 dengan kombinasi ampas tebu kering dan arang aktif masing-masing setinggi 22,5 cm. Proses filtrasi dan adsorpsi pada air limbah tahu menunjukkan penurunan kadar TSS sebesar 66%, BOD sebesar 51,7% dan COD sebesar 77,9% serta pH meningkat dari 4,95 menjadi 6,13. Efisiensi tertinggi dicapai pada reaktor 3 dengan media kombinasi ampas tebu kering dan arang aktif ampas tebu pada waktu detensi 120 menit. Kata Kunci : Adsorpsi, Ampas Tebu, Filtrasi, Limbah Tah

    PENERAPAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK ANALISIS KEMAMPUAN LAHAN

    No full text
    Lahan merupakan suatu wilayah yang ada di permukaan bumi, yang meliputi komponen biosfer dan dianggap tetap maupun bersifat siklis yang terdapat diatas dan di bawah suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan lahan di Kota Tidore Kepulauan dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG) sebagai alat bantu dalam evaluasi dan perencanaan penggunaan lahan yang berkelanjutan. Analisis dilakukan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan lahan dalam mendukung berbagai bentuk pemanfaatan ruang, baik untuk permukiman, pertanian, maupun fungsi lainnya, sehingga dapat menjadi acuan dalam pengambilan keputusan pengelolaan wilayah. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini meliputi sembilan Satuan Kemampuan Lahan (SKL), yaitu, SKL Morfologi, SKL Kemudahan Dikerjakan, SKL Kestabilan Lereng, SKL Kestabilan Pondasi, SKL Ketersediaan Air, SKL Drainase, SKL Terhadap Erosi, SKL Pembuangan Limbah, dan SKL Terhadap Bencana Alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan lahan di Kota Tidore Kepulauan terbagi menjadi lima kelas pengembangan, yaitu: sangat rendah (4,42%), rendah (27,26%), sedang (38,15%), agak tinggi (27,07%), dan sangat tinggi (3,11%). Temuan ini memperlihatkan bahwa sebagian besar wilayah memiliki kemampuan sedang hingga rendah, sehingga pemanfaatan lahan perlu memperhatikan aspek konservasi agar tidak menimbulkan degradasi lingkungan

    Analisis Waktu dan Biaya Menggunakan Metode Precedence Diagram Method (PDM) (Studi Kasus: Jalan Simpang Batu-Laburan)

    No full text
    Penjadwalan proyek konstruksi memegang peranan penting dalam memastikan efektivitas pelaksanaan pekerjaan di lapangan baik dari segi waktu maupun biaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis waktu dan biaya pelaksanaan proyek Peningkatan Jalan Simpang Batu-Laburan dengan membandingkan antara penjadwalan konvensional (existing) dan metode Precedence Diagram Method (PDM). Analisis dilakukan dengan menghitung total durassi dan biaya pelaksanaan pada masing-masing metode, kemudian menilai efisiensinya. Hasil analisis menunjukkan bahwa penjadwalan existing memiliki durasi 150 hari kerja, sedangkan penjadwalan ulang menggunakan metode PDM menghasilkan durasi 88 hari kerja. Hal ini menunjukkan efisiensi waktu sebesar 62 hari kerja. Namun, biaya langsung proyek mengalami kenaikan dari Rp17.702.184.000,00 menjadi Rp17.975.324.000,00 akibat penyesuaian pada koefisien alat berat dan strategi peningkatan produktivitas kerja. Meskipun terdapat sedikit peningkatan biaya, penerapan metode PDM terbukti mampu memberikan efisiensi waktu yang signifikan serta mendukung pelaksanaan proyek yang lebih optimal. Oleh karena itu, metode ini direkomendasikan untuk diterapkan sejak tahap perencanaan, terutama pada proyek dengan kompleksitas tinggi

    COWORKING LIBRARY DI KOTA MALANG TEMA ARSITEKTUR KONTEMPORER

    No full text
    Berdasarkan sensus senduduk 2020, generasi Z merupakan 27,94% penduduk Indonesia, banyak di antaranya menempuh pendidikan tinggi. Kota Malang menjadi tujuan utama studi karena banyaknya perguruan tinggi, biaya hidup rendah, lingkungan nyaman, dan beragam destinasi wisata. Generasi Z memiliki karakteristik berbeda dari generasi sebelumnya, seperti figital, FOMO, hiperkustomisasi, realistis, weconomist, dan DIY. Hal ini memengaruhi cara mereka belajar dan berinteraksi. Namun, mereka lebih sering berkumpul di kafe daripada di perpustakaan, karena kafe kini berfungsi sebagai ruang sosial, relaksasi, hingga tempat bekerja. Penggabungan perpustakaan dan coworking space tidak hanya mendukung proses belajar mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang kerja bagi pekerja, sekaligus menjawab pergeseran budaya belajar generasi muda. Dalam perancangan, metode force-based digunakan untuk mengolah data, dan faktor eksternal agar desain relevan, terarah, dan dapat dipertanggungjawabkan. Penerapannya menekankan kenyamanan sekaligus eksplorasi elemen lanskap yang terstruktur. Arsitektur kontemporer dipandang sebagai solusi karena selaras dengan karakter generasi z yaitu, digital native, mobile, visual, mengikuti tren, ekonomis, dan kompetitif sangat memengaruhi pendekatan desain. Arsitektur kontemporer memiliki prinsip bangunan kokoh, bentuk dinamis seperti penggunaan bentuk dasar lingkaran yang mewakili karakter generasi z, ruangan terbuka yang harmonis dengan luar dengan meletakkan taman yang berada pada tengah bangunan sehingga ruang dalam khususnya lantai satu dapat menciptakan suasa yang harmonis dengan ruang luar, serta fasad transparan dengan menggunakan material transparan dan kisi-kisi. Dengan demikian diharapkan fasilitas ini mampu menjadi tempat yang cocok dengan karakter generasi z dalam belajar, bekerja, dan bersosialisasi. Diharapkan pula, fasilitas ini mampu menjadi tempat berkembangnya generasi selanjutnya

    EFEKTIFITAS KARBON AKTIF BERBAHAN DASAR PLASTIK UNTUK MENYERAP CO DAN CO2 PADA GAS BUANG KENDARAAN BERMOTOR

    No full text
    Meningkatnya Karbon Monoksida (CO) dan Karbon Dioksida (CO2) yang diakibatkan oleh kendaraan bermotor merupakan salah satu penyebab utama meningkatnya emisi gas buang di lingkungan. Teknik adsorbsi digunakan untuk menurunkan persentase gas buang dengan karbon aktif sebagai media karena kemampuan menyerap partikel muatan berlawanan yang masuk ke dalam pori-pori dinding adsorben sehingga hasil persentase dari parameter akan berkurang. Botol bekas air minum kemasan berjenis PET (Polyethylene Terephthalate) diubah menjadi karbon aktif karena kemudahan dalam pengumpulan serta kemampuannya yang dapat diubah menjadi karbon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi berat adsorben (0 g, 100 g, dan 200 g) dengan waktu uji (0, 30, dan 60 detik) terhadap penurunan persentase polutan. Metodologi penelitian ini memiliki beberapa macam prosedur, yaitu pembuatan karbon aktif dari botol plastik, pembuatan alat reaktor penyerap gas dan pengujian emisi gas buang menggunakan alat. Metode yang digubnakan eksperimen laboratorium dengan analisis deskriptif serta analisis statistik ANOVA Two-Way untuk mengetahui masing-masing variabel dan interaksinya. Hasil penelitian menunjukkan berat adsorben 200 gram secara signifikan dapat menurunkan persentase CO dan CO₂ lebih baik dibandingkan berat adsorben lainnya. Variasi waktu di pengujian 30 detik memberikan hasil penurunan lebih baik dibandingkan waktu uji lainnya. Analisis interaksi antara kedua variabel menunjukkan bahwa kombinasi berat adsorben 200 gram dan waktu uji 30 detik terbaik dalam menurunkan persentase emisi gas buang kendaraan CO dan CO₂. Penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan berat adsorben dan pengaturan waktu pengujian yang tepat dapat meningkatkan penyerapan gas CO dan CO₂ secara signifikan

    PEMBUATAN MODEL 3D UNTUK BANGUNAN BERBASIS UAV (Studi Kasus : Gedung Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Kayutangan, Kota Malang, Jawa Timur)

    No full text
    enelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model 3D bangunan menggunakan teknologi UAV (Unmanned Aerial Vehicle) dengan studi kasus pada Gedung Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Kayutangan di Kota Malang, Jawa Timur. Dalam era digital saat ini, pemodelan 3D menjadi semakin penting untuk perencanaan, konstruksi, dan pengelolaan infrastruktur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah fotogrametri jarak dekat, yang memungkinkan pengambilan data akurat melalui foto udara. Proses penelitian dimulai dengan pengambilan gambar menggunakan drone Mavic 2 Pro dan Mavic Air 2, diikuti dengan pengolahan data menggunakan software Agisoft Metashape. Hasil dari pengolahan data ini menghasilkan Point Cloud dan Orthophoto yang digunakan untuk membangun model 3D bangunan. Penelitian ini juga mencakup pengukuran manual di lapangan untuk memvalidasi akurasi model yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model 3D yang dihasilkan cukup akurat, meskipun terdapat beberapa kendala dalam detail tertentu akibat hasil data yang Noise di kondisi lingkungan saat pengambilan data. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pemanfaatan teknologi UAV untuk pemodelan bangunan, serta memberikan rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut dalam meningkatkan akurasi dan detail model 3D

    ANALISIS LIFE CYCLE ASSESSMENT (LCA) PADA PROSES PEMBUATAN CUKA APEL DI UMKM HASIL BUMI KOTA BATU

    No full text
    UMKM Hasil Bumi adalah sebuah unit usaha yang memprduksi cuka apel dan berkomitmen untuk menghasilkan produk yang ramah lingkungan sejalan dengan konsep green industry. Untuk mendukung konsep Green Industry, UMKM Hasil Bumi perlu untuk memperhatikan bagaimana proses produksi yang dilakukan tidak berdampak buruk pada lingkungan. Namun, saat ini UMKM tersebut belum mengetahui bagimana dampak yang ditimbulkan dari proses produksi yang dilakukan. Sehingga diperlukan analisis mengenai proses pembuatan cuka apel dengan metode Life Cycle Assessment (LCA) untuk melakukan input data material dan output yang dihasilkan sebagai bahan pertimbangan untuk menerapkan pengelolaan limbah sesuai dengan konsep Green Industry. Pada proses pembuatan cuka apel dilakukan setiap tiga bulan sekali dikarenakan membutuhkan proses fermentasi untuk mendapatkan cuka. Dalam satu kali produksi UMKM Hasil Bumi mampu menghabiskan 50 kg apel jenis Anna. Proses pembuatan cuka apel di UMKM Hasil Bumi berupa limbah padat: ampas apel dan potongan buah yang busuk dengan total berat mencapai 34,8 Kg pada satu kali periode produksi. Limbah tersebut memiliki potensi untuk mencemari lingkungan berupa bau tak sedap dan tumbuhnya kuman, bakteri serta serangga. Setelah melewati proses analisis menggunakan menggunakan aplikasi SimaPro 9.3 dengan metode Eco-Indicator 99 pada database Eco-Invent 3 yang akan membagi menjadi tiga Damage Category. Nilai dampak untuk satu kilogram limbah apel mengandung dampak pada kesehatan manusia yaitu Carcinogens sebesar 1,3E-5 DALY, kualitas ekosistem yaitu Ecotoxicity sebesar 15, 3 PAF*m2yr, dan dampak pada sumber daya nilai tertinggi pada kategori Fosil Fuels dengan nilai sebesar 0,368 MJ Surplus

    9,921

    full texts

    13,381

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institut Teknologi Nasional Malang Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇