Institut Teknologi Nasional Malang Repository
Not a member yet
13381 research outputs found
Sort by
Pra Rencana Pabrik Amonium Sulfat dari Amonia dan Asam Sulfat Dengan Proses Netralisasi Kapasitas Produksi 130.000 Ton/Tahun
Amonium sulfat adalah garam kristal yang berwarna putih dengan kemurnian 99,8%
memiliki rumus molekul (NH4)2SO4 dengan berat molekul 132,14 g/mol. Pada
umumnya, ammonium sulfat digunakan sebagai bahan baku pembuatan pupuk karena
mengandung 21% nitrogen dan 24% sulfur. Hampir sebagian besar dimanfaatkan
sebagai pupuk terutama untuk beberapa tanah yang kekurangan kandungan sulfur atau
dengan pH tinggi. Pabrik ammonium sulfat direncanakan di Kawasan Java Integrated
Industrial and Ports Estate (JIIPE) Gresik, Jawa Timur dengan kapasitas 130.000
ton/tahun dan mulai beroperasi pada tahun 2028. Model operasi yang diterapkan adalah
system kontinyu dengan waktu operasi 330 hari/tahun dan 24 jam/hari. Utilitas yang
digunakan meliputi air, tenaga, listrik, bahan bakar, dan limbah. Bentuk perusahaan ini
adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan struktur organisasi garis dan staff. Dari hasil
perhitungan analisa ekonomi didapatkan ROIBT = 45,62%, ROIAT = 31,93%, POTAT =
2,4 tahun, BEP = 40,70%, SDP = 14,16%, IRR = 32,51%. Dari hasil evaluasi ekonomi
tersebut dapat disimpulkan bahwa, Pabrik Amonium Sulfat dari Amonia dan Asam
Sulfat dengan Proses Netralisasi dapat didirikan
Pra Rencana Pabrik Benzil Klorida dari Toluena dan Klorin Dengan Proses Klorinasi Secara Langsung Kapasitas 70.000 Ton/Tahun
Benzil klorida adalah nama dagang dari -klorotuluena dengan rumus molekul C6H5CH2Cl merupakan cairan yang tidak berwarna serta memiliki bau yang sangat menyengat. benzil klorida dapat dihasilkan salah satunya dari proses klorinasi toluen. benzil klorida yang diproduksi banyak digunakan untuk pembuatan zat atau produk kimia melalui reaksi yang melibatkan subtitusi klorin, selain itu benzil klorida digunakan dalam industri kimia sebagai bahan baku pembuatan benzil alkohol.
Kebutuhan dari benzil klorida di Indonesia saat ini terus mengalami peningkatan dapat dilihat dari data impor dari BPS dimana dari tahun 2019 hingga 2023 jumlah impor mengalami kenaikan, dimana saat ini kebutuhan benzil klorida masih banyak di impor dari negara China, India, Jepang dan Bangladesh
Analisis Produktivitas menggunakan Fault Tree Analysis (FTA) pada Produksi Kakao di CV Labanan Makarti Kabupaten Berau
Kakao (Thebroma cacao) atau coklat adalah salah satu komoditas perkebunan yang sangat penting bagi ekonomi negara, terutama sebagai penyedia lapangan kerja, pendapatan, dan devisa. Kakao juga berkontribusi pada pengembangan wilayah dan agroindustri. Pada tahun 2002, sekitar 900 ribu kepala keluarga petani, sebagian besar di Kawasan Indonesia Timur (KTI), menerima lapangan kerja dan sumber pendapatan dari perkebunan kakao. Dengan nilai US $ 701 Juta, kakao merupakan kontributor terbesar ke tiga subsektor perkebunan, setelah kelapa sawit dan karet.
Pada era ini persaingan dunia industri kian kompetitif, tuntutan semua perusahaan untuk memperbaiki sistem juga meningkat agar persaingan dapat dikelola dengan baik Salah satu kunci utama untuk menghadapi persaingan dapat dengan cara menganalisis produktivitas. Pengukuran produktivitas di lantai produksi perusahaan sangat penting karena penggunaan sumber daya yang tidak tepat dapat memengaruhi produktivitas
Perbaikan Persediaan Bahan Baku di PT. Varia Usaha Beton
Dalam industri manufaktur, pengelolaan persediaan bahan baku yang efisien merupakan salah satu faktor kunci dalam meningkatkan produktivitas dan profitabilitas Perusahaan, terutama di sektor industri beton. PT. Varia Usaha Beton sebagai salah satu pemain utama dalam industri ini, menghadapi tantangan dalam mempertahankan kelancaran proses produksi yang sangat bergantung pada ketersediaan bahan baku yang tepat waktu dan jumlah yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk menghitung kebutuhan persediaan dan pemesanan bahan baku untuk produksi beton di PT. Varia Usaha Beton yang optimal agar tidak terjadi kelebihan dan kekurangan persediaan untuk meminimumkan total biaya dengan menggunakan metode EOQ dan POQ dan membandingkan antara metode EOQ atau POQ yang akan diterapkan.
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan teknik observasi,wawancara. Proses pengolahan data dalam penelitian ini yaitu perbaikan dengan menggunakan metode EOQ dan POQ dengan membandingkan 2 metode.
Hasil penelitian ini memperlihatkan jika sesuai dengan metode EOQ kuantitas pemesanan bahan baku semen sebanyak 3.109,01 ton dengan periode pemesanan 3 kali per tahun dan total biaya persediaan sebesar Rp124.110.362,54. Kemudian pada metode POQ kuantitas pemesanan bahan baku semen sebanyak 708,12 ton dengan frekuensi pemesanan adalah 12 kali dalam satu tahun dengan biaya persediaan tahunan sebesar Rp 368.875.317,77. Dengan metode EOQ kuantitas pemesanan bahan baku pasir sebanyak 9.630,01 ton dengan periode pemesanan 3 kali per tahun dan total biaya persediaan sebesar Rp 126.473.726,00. Kemudian pada metode POQ kuantitas pemesanan bahan baku pasir sebanyak 2.515,78 ton dengan frekuensi pemesanan adalah 12 kali dalam satu tahun dengan biaya persediaan tahunan sebesar Rp 368.875.317,77. Dengan metode EOQ kuantitas pemesanan bahan baku batu sebanyak 8.383,57 ton dengan periode pemesanan 3 kali per tahun dan total biaya persediaan sebesar Rp 111.871.065,21. Kemudian pada metode POQ kuantitas pemesanan bahan baku batu sebanyak 2.429,67 ton dengan frekuensi pemesanan adalah 12 kali dalam satu tahun dengan biaya persediaan tahunan sebesar Rp 242.855.765,96. Dengan demikian, penggunaan bahwa metode EOQ menghasilkan total biaya yang lebih rendah dibandingkan metode POQ. Dengan menerapkan metode EOQ dalam pengelolaan persediaan bahan baku di PT. Varia Usaha Beton pada tahun 2023 diproyeksikan mampu menghemat biaya sebesar 80,5% dari biaya sebelumnya pada bahan baku semen, menghemat sebesar 80,8% dari biaya sebelumnya pada bahan baku pasir, dan menghemat 81% dari biaya sebelumnya pada bahan baku batu
ANALISIS PENGENDALIAN BAHAN BAKU MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY PADA PT. TENTREM SEJAHTERA
Perusahaan transportasi seperti PT. Tentrem Sejahtera merupakan perusahaan yang bergerak di bidang karoseri kendaraan, khususnya bus dan modifikasi kendaraan. Perusahaan yang mengalami kendala dalam pengendalian bahan baku pendukung seperti mur, baut, resin, dan sekun bulat. Ketidaksesuaian antara jumlah pembelian dan jumlah pemakaian menyebabkan terjadinya kelebihan persediaan (overstock) maupun kekurangan persediaan (out of stock), yang berdampak pada terganggunya proses produksi dan meningkatnya biaya operasional. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan usulan pengendalian persediaan bahan baku yang optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Economic Order Quantity (EOQ), dengan menghitung Safety Stock, dan Reorder Point (ROP). Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi jumlah kebutuhan bahan baku, biaya pemesanan, biaya penyimpanan, dan lead time pemesanan, yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode EOQ menghasilkan jumlah pemesanan optimal yang lebih efisien dibandingkan kebijakan perusahaan sebelumnya, dengan penghematan biaya persediaan mencapai hingga 88% pada beberapa item. Selain itu, perhitungan safety stock dan reorder point membantu perusahaan menentukan waktu pemesanan ulang dan jumlah persediaan pengaman secara akurat. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan metode metode economic order quantity (EOQ) didapatkan kuantitas pemesanan bahan baku optimal yang diperlukan pada PT. Tentrem Sejahtera untuk dalam sekali pemesanan adalah untuk kuantitas pemesanan bahan baku JP 6 ¾ hitam sebanyak 2.822 pcs, Nut hex m6 sebanyak 2.123 pcs, Nut hex m5 sebanyak 2.332 pcs, Resin yukalac 235 sebanyak 2.386 pcs, Sekun bulat + sebanyak 1.974 pcs, Bn m6x30xp1.0x grade 4.4 sebanyak 1.234 pcs, dan Bn m8 x20xp1,25, grade 4.4 sebanyak 1.072 pc
Pengembangan Sistem Informasi Dosen (Sidosen) Berbasis Web Di Lingkungan Itn Malang
Pengembangan teknologi informasi dalam dunia pendidikan tinggi
memiliki peran penting dalam menunjang kegiatan administrasi dan akademik.
Sistem Informasi Dosen (SIDOSEN) merupakan aplikasi yang telah digunakan di
lingkungan ITN Malang untuk mengelola data dan aktivitas dosen. Namun, seiring
perkembangan teknologi dan kebutuhan antarmuka yang lebih modern dan
responsif, sistem ini perlu dikembangkan ulang dengan teknologi terbaru. Tugas
akhir ini bertujuan untuk melakukan pengembangan SIDOSEN pada sisi frontend
dengan memanfaatkan framework Next.js. Metode yang digunakan meliputi
analisis sistem eksisting, perancangan ulang antarmuka, implementasi
menggunakan Next.js, dan pengujian tampilan serta interaksi antarmuka. Hasil dari
pengembangan ini berupa website SIDOSEN yang lebih modern, responsive
sehingga dapat meningkatkan pengalaman pengguna serta mendukung efektivitas pengelolaan data dosen di lingkungan ITN Malang
REKOMENDASI PENGENDALIAN UNTUK MENGURANGI CACAT PRODUKSI PADA PRODUK PLYWOOD (STUDI KASUS: PT. X)
PT X merupakan perusahaan yang telah beroperasi lebih dari 40 tahun, memproduksi
plywood dan produk kayu olahan untuk pasar domestik serta ekspor. Namun, perusahaan
menghadapi masalah tingginya tingkat cacat pada produk plywood floor base 8,9 mm
yang berdampak pada penurunan grading mutu dan efisiensi produksi. Data produksi
tahun 2024 mencatat total output sebesar 638.973 unit dengan jumlah cacat mencapai
34.961 unit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis cacat paling dominan
serta menganalisis faktor penyebabnya dalam proses produksi plywood floor base 8,9
mm di PT X. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan Statistical
Process Control (SPC) menggunakan flowchart, check sheet, histogram, diagram
Pareto, peta kendali U (U-Chart), dan diagram sebab-akibat (fishbone). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa overlap merupakan jenis cacat paling dominan dengan kontribusi
25,02% terhadap total cacat pada tahun 2024. Peta kendali U-Chart memperlihatkan
beberapa periode produksi berada di luar batas kendali atas, menandakan proses belum
stabil secara statistik. Analisis fishbone mengidentifikasi bahwa faktor manusia dan
metode menjadi penyebab utama cacat overlap, khususnya pada tahap repair core dan
glue spreader. Permasalahan ditemukan pada ketelitian operator yang rendah,
pemeriksaan hasil repair yang tidak optimal, serta pelaksanaan SOP yang belum
konsisten. penelitian ini merekomendasikan penerapan sistem pemeriksaan ulang antar
proses dengan checklist visual dan administratif, pemberian tanda QC Passed untuk core
yang memenuhi standar, serta pelaksanaan program refresh quality secara berkala untuk
meningkatkan ketelitian dan pemahaman operator. Dengan gambaran ini diharapkan
dapat menekan risiko overlap sejak tahap awal, menjaga mutu plywood, dan mendukung
efisiensi proses produksi
Implementasi Convolutional Neural Network (CNN) Untuk Klasifikasi Penyakit Kulit Psoriasis Pada Manusia
Penyakit kulit merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi pada berbagai kelompok usia dan dapat berdampak pada kenyamanan, kepercayaan diri, serta kualitas hidup penderitanya Kondisi ini berpotensi menunda penanganan sehingga memperburuk keadaan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem klasifikasi penyakit kulit psoriasis yaitu : vulgaris, guttate, pustular, dan inversus. Metode yang digunakan untuk klasifikasi adalah Convolutional Neural Network (CNN). CNN adalah metode yang mampu mengolah masukan berupa citra dengan mengekstraksi fitur-fitur penting, sehingga dapat membentuk model yang mampu mengenali serta membedakan gambar. Dalam implementasi metode yaitu dengan pengumpulan dataset citra psoriasis dari roboflow, pelatihan model CNN dengan arsitektur model inception. Model hasil pelatihan diintegrasikan dalam sistem berbasis website dengan framework flask. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mencapai akurasi sebesar 95,79% dalam memprediksi jenis penyakit kulit psoriasis dan bukan psoriasis. Pada pengujian menggunakan data dengan noise, sistem masih mampu mencapai akurasi sebesar 79%. Selain itu, hasil pengujian black-box menunjukkan kinerja sistem yang optimal dengan tingkat keberhasilan 100% dalam menampilkan output sesuai ekspektasi pada seluruh skenario uji. Dengan demikian, diperlukan perangkat yang memiliki kualitas baik untuk mendukung kinerja sistem, sehingga dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengenali gejala psoriasis secara mandiri dan lebih cepat
ANALISA PENGGUNAAN TERTINGGI DAN TERBAIK (HIGHEST AND BEST USE) PADA LAHAN PABRIK GULA PADJARAKAN KABUPATEN PROBOLINGGO PROVINSI JAWA TIMUR
Perkembangan zaman yang semakin meningkat berdampak terhadap pertumbuhan aktivitas dan pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat pula, hal tersebut mengakibatkan permintaan terhadap lahan juga meningkat. Lokasi studi kasus untuk Tugas Akhir ini yaitu sebuah lahan milik negara yang di atasnya telah dibangun Pabrik Gula Padjarakan yang terletak di Kabupaten Probolinggo. Melihat kondisi yang ada tersebut, Pemerintah Kabupaten Probolinggo merencanakan pengembangan terhadap lahan dan bangunan bekas Pabrik Gula Padjarakan Kabupaten Probolinggo dengan luas lahan 55.200 m2 dan luas bangunan 27.500 m2 tersebut agar lebih produktif. Perlu dilakukan Analisa Highest and Best Use. Metode highest and best use memiliki beberapa kriteria yaitu; aspek fisik, aspek legal, aspek pasar, aspek fiannsial, dan produktivitas maksimum. Berdasarkan analisis highest and best use, mendapatakan beberapa alternatif diantara pertokoan, pasar modern, dan pusat perbelanjaan. Dengan menggunakan metode HBU Alternatif pasar modern dan pusat perbelanjaan merupakan penggunaan terbaik untuk lahan kosong tersebut. Alternatif pasar modern memberikan nilai kenaikan nilai lahan Rp. 538,756/m2 dan pada alternatif pusat perbelanjaan memberikan nilai kenaikan nilai lahan Rp. 2,380,353/m2. Sehingga properti perdagangan dan jasa pasar modern dan pusat perbelanjaan sebagai alternatif penggunaan tertinggi dan terbaik pada lahan Pabrik Gula Padjarakan Kabupaten Probolinggo.
Kata kunci : Highest and Best Use, Lahan Milik Negara, Properti Perdagangan dan Jas
Game Edukasi 2D Berbasis Android "Journey of Tolerance"
Game edukasi merupakan media yang efektif untuk menyampaikan nilai moral dan sosial, khususnya kepada remaja. Penelitian ini bertujuan mengembangkan game 2D berbasis Android berjudul Journey Of Tolerance sebagai media interaktif untuk mengajarkan nilai-nilai toleransi antar umat beragama di Indonesia. Pengembangan menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang terdiri dari enam tahapan agar proses terstruktur dan sistematis, serta pendekatan Finite State Machine (FSM) untuk mengatur pergerakan NPC dalam empat kondisi utama yaitu idle, patrol, interacting, dan responding. Game ini terdiri dari enam stage dengan latar tempat ibadah berbeda dan dialog interaktif berbasis pilihan untuk menguji pemahaman pemain mengenai sikap toleransi. Hasil pengujian pada responden usia 12–18 tahun menunjukkan bahwa sebanyak 96% pengguna merasa game ini membantu memahami toleransi beragama dan menyampaikan pesan moral secara menarik. Ditambah dengan implementasi FSM pada NPC dengan hasil pengujian berjalan sesuai input yang diberikan dan menunjukkan bahwa FSM mampu mengatur perilaku NPC secara dinamis dan mendukung pengalaman bermain yang natural dan realistis. serta hasil pengujian device menunjukkan bahwa game tetap berjalan lancar dan stabil, dengan tampilan resolusi kompatibel di semua perangkat, tanpa mengalami penurunan performa atau masalah UI