Institut Teknologi Nasional Malang Repository
Not a member yet
13381 research outputs found
Sort by
SISTEM PENCAHAYAAN UNTUK PENGAMBILAN GAMBAR MATA PADA ALAT IDENTIFIKASI MATURITAS KATARAK
Seiring berkembangnya teknologi, berbagai inovasi telah
dilakukan untuk membantu diagnosis dan pengobatan katarak. Dalam
konteks deteksi katarak, metode berbasis kecerdasan buatan seperti
Convolution Neural Network (CNN) terbukti sangat efektif dalam
mendeteksi katarak. CNN dapat mengklasifikasi mata dengan akurasi
hingga 87%. Selain teknik pengolahan gambar seperti CNN, kualitas
gambar yang dihasilkan sangat bergantung pada sistem pencahayaan yang
digunakan saat pengambilan gambar mata. Penelitian ini mengharapkan
sistem pencahayaan dapat dirancang untuk mengatur intensitas cahaya
secara fleksibel. Fitur ini memungkinkan mengatur kecerahan sesuai
kebutuhan, memastikan hasil gambar berkualitas tinggi tanpa
membahayakan kesehatan mata. Dari penelitian ini didapatkan hasil
pengujian gambar menunjukkan kualitas bagus direntang dutycycle
23.53% sampai 62.75% dengan intensitas cahaya 30-84 lux. Hal ini
menunjukkan bahwa intensitas cahaya di level menengah memberikan
hasil gambar dengan indikator bagus, meskipun kondisi intensitas cahaya
di level menengah mulai bervariasi terhadap kenyamanan visual dan
masih bisa ditoleransi oleh sebagian besar pengguna. Pada pengujian
akhir dilakukan percobaan dengan melibatkan responden dan analisis
gambar menggunakan pengolahan citra. Dari percobaan tersebut,
responden sudah merasa nyaman dengan intensitas cahaya yang
dikeluarkan oleh LED. Pada bagian pengolahan gambar, rata-rata
pengambilan gambar untuk mendapatkan indikator bagus sebanyak 3 kali.
Dengan sistem pencahayaan yang terstruktur, maka bisa dipastikan akan
mendapatkan hasil gambar bagus dan pasien akan merasa nyaman dengan
intensitas cahaya yang dipakai
PEMILIHAN LOKASI TPS 3R DI KECAMATAN LEKOK KABUPATEN PASURUAN DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)
Faktor yang mempengaruhi pengelolaan persampahan di Kecamatan Lekok
yaitu tingginya jumlah sampah yang dihasilkan dan kurangnya ketersediaan sarana
dan prasarana pengelolaan sampah seperti TPS/TPS 3R. Tujuan dari penelitian ini
adalah menganalisis timbulan sampah serta menentukan persebaran lokasi yang
layak dan memenuhi kriteria untuk dibangun TPS 3R di Kecamatan Lekok,
Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Kriteria lokasi dalam penentuan TPS 3R
mengacu pada Permen PU Nomor 3 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan
Prasarana dan Sarana Persampahan dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan
Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. Pengukuran timbulan sampah mengacu
pada SNI 19-3964-1994. Sedangkan, Kelayakan lokasi TPS 3R dianalisa
menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) yaitu memanfaatkan fitur buffer,
scoring, dan overlay pada perangkat lunak ArcGis 10.8.
Hasil analisis spasial menghasilkan 5 lokasi sebagai lokasi yang layak untuk
lokasi rencana TPS 3R. Lokasi 1 berada di Desa Pasinan, lokasi 2 berada di Desa
Rowogempol, lokasi 3 berada Desa Jatirejo, lokasi 4 berada di Desa Branang, dan
lokasi 5 berada di Desa Pasinan. Berdasarkan Permen PU Nomor 03 tahun 2013,
lahan tersebut telah memenuhi kriteria dan dapat dikatakan sesuai untuk dijadikan
lokasi dibangunnya TPS 3R. Sehingga diharapkan pengelolaan sampah dapat\ud
terkelola dengan maksimal, serta dapat membantu mengurangi beban sampah
masuk di TPA
IMPLEMENTASI INVERSE KINEMATIC PADA LENGAN ROBOT UNTUK PROSES PEMILAHAN BARANG BERDASARKAN OBJEK MENGGUNAKAN COMPUTER VISION
Penelitian ini mengimplementasikan metode inverse kinematic
pada lengan robot untuk proses pemilahan barang berdasarkan warna dan
bentuk menggunakan computer vision. Sistem terdiri dari conveyor,
kamera eksternal, lengan robot, mikrokontroler ESP32, dan platform
SCADA untuk pemantauan data. Kamera menangkap gambar objek di
atas conveyor, yang kemudian diolah menggunakan algoritma HSV untuk
mendeteksi warna (merah, kuning, biru) dan YOLOV8 untuk mendeteksi
bentuk (kubus atau silinder). Algoritma inverse kinematic dirancang
untuk menghitung sudut rotasi setiap sendi lengan robot, berdasarkan
koordinat target, sehingga dapat memindahkan objek ke lokasi yang
sesuai. Hasil pengujian pengolahan citra menunjukkan bahwa sistem
berhasil memilah objek dalam kondisi pencahyaan yang cukup,
pencahayaan yang kurang, dan pencahyaan yang cukup tetapi dengan
banyak objek disekitarnya. Hasil Pengujian inverse kinematic didapatkan
rata rata deviasi dari posisi yang diinginkan yaitu 1-2 cm. Hasil Pengujian
keseluruhan menunjukkan bahwa sistem dapat mendeteksi objek dan
menempatkan objek ke tempat yang sesuai
ANALISIS MANAJEMEN ENERGI PADA DC MICROGRID DENGAN MENGGUNAKAN POWER SHARING CONTROLLER
Microgrid sebagai Energi Terbarukan dalam bidang ketenagalistrikan
biasa disebut dengan Distributed Generation (DG). Penelitian ini
menganalisis pembagian daya pada Microgrid DC dengan menggunakan
metode droop control dalam mode islanding, yaitu ketika Microgrid DC
beroperasi terpisah dari jaringan utama (PLN), dan beban disuplai
sepenuhnya oleh DG. Power Sharing Controller ini memastikan daya
yang dihasilkan oleh masing-masing DG sesuai dengan kebutuhan sistem.
Penelitian ini menggunakan software Matlab Simulink untuk
simulasinya. DC Microgrid terdiri dari tiga konverter buck-boost yang
dihubungkan secara paralel. Kapasitas daya dan nilai droop setiap
konverter buck-boost disesuaikan dengan kasusnya. Hasil pengujian
menunjukkan bahwa penentuan nilai droop mempengaruhi daya yang
dihasilkan oleh konverter buck-boost. Semakin kecil nilai droop maka
daya yang dihasilkan semakin besar, begitu pula sebaliknya. Dari ketiga
kasus yang disimulasikan pada kasus pertama dengan distribusi beban
yang merata pada buck-boost sebesar kenaikan beban sebesar 1000w
terjadi peningkatan daya menjadi 334 w dan arus sebesar 33,4 A,
sedangkan pada kasus kedua dengan peningkatan beban sebesar 1000w
terjadi variasi daya antara 300-360 w dan arus pada kisaran 3,6 hingga 30
ampere. Sedangkan pada kasus 3 peningkatan beban sebesar 1000 w
buck-boost menghasilkan daya dengan nilai 325-345w
Analisa Pengaruh Variasi Suhu Catalytic Cracking Terhadap Sifat Fisik Biodiesel Mikroemulsi
Karena perkembangan pesat ekonomi global, minyak fosil digunakan secara terus menerus sehingga terjadinya kerusakan secara bertahap terhadap lingkungan global termasuk pemanasan global, efek runah kaca, dan kabut. Energi fosil masih jadi sumber energi utama Indonesia, khususnya minyak bumi. Dari konsumsi minyak bumi 1,6 juta barrel per hari, Indonesia hanya memproduksi 700.000-800.000 barrel per hari. Sisanya, atau lebih separuhnya, diimpor. Jika tak segera diatasi, impor energi dipastikan terus naik. Outlook Energi Indonesia 2018 menunjukkan kebutuhan energi Indonesia pada 2016 mencapai 795 juta setara barrel minyak (SBM). Kebutuhan itu akan naik 2,3 kali pada 2030 dan 5,7 kali pada 2050 yang sebagian besar untuk memenuhi kebutuhan industri dan transportasi. Itu membuat defisit neraca perdagangan Indonesia, khususnya saat rupiah melemah, kian membesar. Oleh karena itu, banyak peneliti yang tertarik untuk mempelajari bahan bakar alternatif dalam upaya mengembangkan bahan bakar ramah lingkungan untuk menggantikan bahan bakar konvensional dan mengatasi masalah lingkungan diatas
ANALISA RANCANG BANGUN CONVEYOR PORTABEL PADA MESIN PENCACAH SAMPAH PLASTIK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rancang bangun conveyor portabel pada
mesin pencacah sampah plastik. Dengan semakin meningkatnya permasalahan
sampah plastik di Indonesia, diperlukan solusi yang efisien untuk mengolah dan
mengelola sampah tersebut. Conveyor berfungsi sebagai alat pemindah yang dapat
mempercepat proses pengolahan sampah dengan memindahkan material dari satu
stasiun ke stasiun lainnya. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen
dengan pengujian kecepatan dan torsi pada conveyor yang dirancang. Hasil
pengujian menunjukkan bahwa kinerja conveyor dipengaruhi oleh beban yang
diberikan, di mana kecepatan maksimum tanpa beban mencapai 0,185 m/s,
menurun menjadi 0,167 m/s untuk beban 1 kg, dan 0,149 m/s untuk beban 2 kg.
Penurunan kecepatan ini mengindikasikan adanya peningkatan gaya gesek dan
kebutuhan tenaga yang lebih besar untuk mengatasi beban tambahan. Dengan
demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa desain conveyor yang dirancang
efektif dalam meningkatkan efisiensi pengolahan sampah plastik
EFEKTIVITAS METODE FILTRASI MENGGUNAKAN MEDIA FILTER KARBON AKTIF DARI KULIT SINGKONG DALAM MENURUNKAN KADAR COD DAN TSS PADA LIMBAH CAIR TAHU
EFEKTIVITAS METODE FILTRASI MENGGUNAKAN MEDIA FILTER KARBON AKTIF DARI KULIT SINGKONG DALAM MENURUNKAN KADAR COD DAN TSS PADA LIMBAH CAIR TAHU
Apdi Prasetiyo
Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Nasional Malang
ABSTRAK
Dampak pencemaran dari limbah tahu dapat mengganggu kehidupan biotik dan turunnya kualitas air perairan. Limbah cair tahu mengandung BOD, COD, TSS dan bahan organik tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode filtrasi menggunakan media filter karbon aktif kulit singkong, zeolite, pasir silika dan kerikil pada pengolahan limbah cair tahu dalam menurunkan parameter COD dan TSS.
Penelitian ini menggunakan metode filtrasi dengan variasi ketebalan media filter yaitu reaktor I karbon aktif kulit singkong 10 cm, zeolite 20 cm, pasir silika 20 cm, kerikil 15 cm pada reaktor II karbon aktif kulit singkong 20 cm, zeolite 15 cm, pasir silika 15 cm, kerikil 15 cm dengan waktu detensi pada masing-masing reaktor 0 menit, 30 menit dan 60 menit.
Hasil penelitian ini yaitu metode filtrasi dengan variasi ketinggian media dan waktu detensi mampu mengurangi konsentrasi COD dan TSS dengan efisiensi tertinggi pada reaktor I adalah 69,1 % dan 73,6 %. Pada reaktor II adalah 72,8 % dan 79,5 %. Dari hasil penelitian parameter COD dan TSS masih belum memenuhi Peraturan Pemerintah No.22 Tahun 2021 Baku Mutu Kelas III.
Kata Kunci: Filtrasi, Karbon Aktif, Kulit Singkong
vii
EFFECTIVENESS OF FILTRATION METHOD USING ACTIVATED CARBON FILTER MEDIA FROM CASSAVA SKIN IN REDUCING COD AND TSS LEVELS IN TOFU LIQUID WASTE
Apdi Prasetiyo
Enviromental Engineering Study Program Civil Engineering and Planning Faculty
National Institute of Tecnology Nasional
ABSTRAK
The impact of pollution from tofu waste can disrupt biotic life and decrease the quality of water. Liquid tofu waste contains high BOD, COD, TSS and organic matter. This study aims to determine the effectiveness of the filtration method using activated carbon filter media from cassava skin, zeolite, silica sand and gravel in the processing of liquid tofu waste in reducing COD and TSS parameters..
This study used a filtration method with variations in the thickness of the filter media, namely reactor I cassava peel activated carbon 10 cm, zeolite 20 cm, silica sand 20 cm, gravel 15 cm in reactor II cassava peel activated carbon 20 cm, zeolite 15 cm, silica sand 15 cm, gravel 15 cm with a detention time in each reactor of 0 minutes, 30 minutes and 60 minutes.
The results of this study are that the filtration method with variations in media height and detention time is able to reduce COD and TSS concentrations with the highest efficiency in reactor I being 69.1% and 73.6%. In reactor II it is 72.8% and 79.5%. From the results of the study, the COD and TSS parameters still do not meet Government Regulation No. 22 of 2021 Class III Quality Standards.
Keywords: Filtration, Activated Carbon, Cassava Pee
PEMBUATAN PROTOTYPE PENGEREMAN TURBIN PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU MENGGUNAKAN DUMMY LOAD RESISTOR
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji prototype
sistem pengereman turbin pada Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB)
menggunakan dummy load resistor. PLTB memiliki potensi besar sebagai
solusi dalam memenuhi kebutuhan energi listrik, terutama dalam upaya
diversifikasi sumber energi dan mengurangi ketergantungan pada bahan
bakar fosil. Dalam kondisi ekstrim, seperti badai, kecepatan angin yang
tinggi dapat merusak turbin dan generator serta mengganggu sistem
kelistrikan. Oleh karena itu, diperlukan sistem pengereman yang efektif
untuk mengendalikan kecepatan turbin dan menjaga stabilitas
operasionalnya. Prototype yang dirancang dalam penelitian ini
menggunakan dummy load resistor sebagai komponen utama untuk
membatasi jumlah tegangan yang mengalir dalam rangkaian. Pengujian
dilakukan dengan kecepatan turbin yang dikendalikan pada nilai tegangan
yang di hasilkan pltb. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan
dummy load resistor efektif dalam mengalihkan tegangan berlebih
dengan set point 14 volt. Pengendalian tegangan dilakukan menggunakan
MOSFET sebagai kontrol tegangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa
sistem pengereman yang dirancang mampu mengurangi kecepatan
putaran turbin dan menjaga kestabilan operasional PLTB. Selain itu,
penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan
teknologi PLTB, khususnya dalam aspek keamanan dan efisiensi
operasional. Dengan demikian, penggunaan dummy load resistor sebagai
sistem pengereman pada PLTB terbukti efektif dan dapat diterapkan
dalam skala yang lebih besar
Upaya Pemenuhan Taman Sebagai Ruang Bermain Ramah Anak Di Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah
Kota Palangka Raya sedang tahap menuju kota layak anak tingkat nasional di Indonesia. Kendala yang dihadapi Kota Palangka Raya adalah ketersediaan ruang bermain ramah anak. Ruang bermain ramah anak merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung terwujudnya Kota Layak Anak, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 12 Tahun 2011.Terdapat
beberapa taman bermain yang tersedia berada di Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya sebagai ruang bermain anak, namun masih belum sepenuhnya ramah anak, karena terkendala dari segi fisik taman dan fasilitas pendukung taman. Metode yang digunakan adalah Customer Satisfiction Index untuk menghitung kesesuaian taman sebagai ruang bermain ramah anak, Importan Perforamance Analysis untuk mengetahui harapan pengguna taman, Content Analysis untuk mengetahui faktor pemenuhan taman sebagai ruang bermain ramah anak, dan Analisis deskriptif kualitatif untuk merumusukan upaya pemenuhan taman sebagai ruang bermain ramah anak. Dari hasil penilaian yang dilakukan oleh pengguna taman dan berdasarkan kenyataan dilapangan bahwa taman bermain yang berada di Kecamatan Jekan Raya belum sepenuhnya memenuhi sebagai ruang bermain ramah anak. Maka dari itu perlu dilakukan upaya pemenuhan terkait fasilitas keamanan, ruang bermain, perabot bermain, fasilitas olahraga, pencahayaan, vegetasi, fasilitas beristirahat, fasilitas berteduh saat cuaca tidak mendukung, sanitasi taman, dan aksesibilitas taman. Ketiga taman yang ada di Kecamatan Jekan Raya belum memenuhi sebagai ruang bermain ramah anak karena terkendala dari faktor fasilitas keamanan, ruang bermain, perabot bermain, fasilitas olahraga, pencahayaan, vegetasi, fasilitas beristirahat, fasilitas berteduh saat cuaca tidak mendukung, sanitasi taman, dan aksesibilitas taman. Maka perlu melakukan pembenahan dan penataan kembali terhadapat taman bermain dari pemerintah kota dan dinas terkait untuk dapat memenuhi kualitas dari taman bermain di Kecamatan Jekan Raya
PENERAPAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE MENGGUNAKAN OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DAN SIX BIG LOSSES UNTUK MENGEVALUASI EFEKTIVITAS MESIN RING FRAME (STUDI KASUS : PT. XYZ)
Kelancaran proses produksi di industri manufaktur sangat bergantung pada keandalan mesin produksi. PT. XYZ perusahaan pemintalan benang di Kabupaten Malang, menghadapi permasalahan pada mesin Ring Frame yang memiliki tingkat Breakdown tinggi dibandingkan mesin lainnya. Masalah utama yang ditemukan antara lain mesin sering kotor, komponen aus, operator kurang terlatih, SOP yang tidak dijalankan secara disiplin, dan kondisi lingkungan kerja yang kurang stabil.
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat efektivitas mesin Ring Frame dengan menerapkan metode Total Productive Maintenance (TPM) melalui pendekatan Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk mengukur kinerja mesin dan analisis Six Big Losses untuk mengetahui jenis kerugian yang mempengaruhi besar nilai OEE, serta memberikan rekomendasi perbaikan berdasarkan pilar TPM.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai OEE mesin Ring Frame adalah sebesar 86%, yang tergolong dalam kategori perusahaan kelas dunia (world class). Namun, nilai availability hanya mencapai 89%, masih berada di bawah standar ideal (≥90%), akibat tingginya downtime mesin. Analisis Six Big Losses menunjukkan bahwa kerugian produksi terbesar disebabkan oleh idling & minor stoppages (78,70%), diikuti oleh breakdown losses (11,68%) dan set up & adjustment losses (4,51%). Faktor-faktor penyebab kerugian tersebut dianalisis menggunakan diagram fishbone yang mengelompokkan penyebab ke dalam lima kategori utama: mesin, manusia, metode, material, dan lingkungan. Berdasarkan hasil analisis, disusun beberapa rekomendasi perbaikan berdasarkan pilar TPM, antara lain: autonomous maintenance, planned maintenance, focused improvement, education and training, serta peningkatan sistem manajemen kualitas, manajemen peralatan awal, dan keselamatan kerj