Repository Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Not a member yet
    5701 research outputs found

    ANALISIS PROSES DOCKING KAPAL MV DK 02 TERHADAP KELANCARAN KEGIATAN PELAYARAN PT KARYA SUMBER ENERGY

    Get PDF
    ABTRAKSI Listiyanto, Setyo Bhayu, 2024, 572011337563 K, “Analisis Proses Docking Kapal MV DK 02 Terhadap Kelancaran Kegiatan Pelayaran PT Karya Sumber Energy”, Skripsi Program Diploma IV, Program Studi Tata Laksana Angkutan Laut dan Kepelabuhan, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Okvita Wahyuni, S.ST., M.M., Pembimbing II: Fitri Zuhriyah, S. Psi., M.Sc. Docking adalah perbaikan dan pemeliharaan kapal di suatu tempat di perairan dengan fasilitas pendukung. Kapal yang melakukan docking adalah kapal yang telah beroperasi minimal selama 1 tahun atau 12 bulan dan harus melaksanakan reparasi atau maintenance. Kapal tersebut juga telah mendapatkan inspeksi dari Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) dan syahbandar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kendala dan dampak dalam proses docking kapal MV. DK 02 serta upaya yang dilakukan dalam menangani kendala dalam proses docking kapal. Metode penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif. Sumber data pada penelitian ini diperoleh dari data primer dan data sekunder dengan melakukan wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka yang terarah kepada informan yang berkompeten dan terlibat langsung. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode dari Miles dan Huberman, aktivitas analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung terus-menerus sampai tuntas hingga nanti tidak diperoleh data atau informasi baru. Terdapat tiga tahapan untuk melakukan analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, kendala pada proses docking kapal MV. DK 02 antara lain tertundanya jadwal docking akibat emergency case, penurunan efisiensi pekerjaan docking saat bulan Ramadhan serta kendala dalam pencarian dan pengiriman sparepart kapal. Hal tersebut berdampak pada keterlambatan waktu docking akibat dari emergency case, efisiensi pekerja docking mengalami penurunan saat bulan Ramadhan dan biaya docking yang bertambah mahal akibat kapal labuh lebih lama di perairan Banten. Dengan demikian, PT Karya Sumber Energy melakukan upaya yaitu melakukan komunikasi yang baik dengan pekerja docking, melakukan docking secara efisien dan melaksanakan pekerjaan secara bertahap sambil menunggu antrean docking kapal

    ANALISIS PENYEBAB KERUSAKAN ALAT ARTG (AUTOMATIC RUBBER TYRED GANTRY) DAN DAMPAK TERHADAP ALUR KEGIATAN RECEIVING DAN DELIVERY DI TERMINAL PETI KEMAS SEMARANG

    Get PDF
    ABSTRAKSI Utomo, Federiko R. 2024. “ Analisis Penyebab Kerusakan Alat ARTG (Automatic Rubber Tyred Gantry) Dan Dampak Terhadap Alur Kegiatan Receiving Dan Delivery Di Terminal Peti Kemas Semarang”, Skripsi. Program Studi TALK, Program Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Fajar Transelasi, S.Tr., M.A.P Pembimbing II: Purwantono, S.Psi, M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab kerusakan alat ARTG (Automatic Rubber Tyred Gantry) dan dampaknya terhadap alur kegiatan Receiving dan Delivery di Terminal Petikemas Semarang. ARTG merupakan komponen vital dalam operasional terminal petikemas karena fungsinya yang otomatis dalam memindahkan kontainer. Kerusakan pada ARTG dapat menyebabkan penundaan signifikan dan gangguan dalam proses bongkar muat, yang berdampak negatif pada efisiensi operasional Terminal Petikemas. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan Superintendent Divisi Perencanaan dan pengendalian operasional, Superintendent Divisi Teknik, dan Foreman Lapangan, serta dokumentasi mengenai kerusakan ARTG. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa penyebab utama kerusakan ARTG adalah faktor usia, kondisi cuaca, serta masalah teknis. Dampak kerusakan ARTG terhadap alur kegiatan Receiving dan Delivery di Terminal Petikemas adalah terjadinya kemacetan panjang di jalan baru sebagai alur kegiatan Receiving dan Delivery. Selain itu, kerusakan ARTG juga berdampak pada penurunan produktivitas dan efisiensi terminal secara keseluruhan. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk memperbaiki manajemen pemeliharaan alat, termasuk peningkatan frekuensi dan kualitas pemeliharaan rutin, serta pelatihan bagi teknisi untuk penanganan dan pencegahan kerusakan. Dengan mengatasi penyebab utama kerusakan ARTG dan meningkatkan pemeliharaan serta manajemen operasional, diharapkan Terminal Peti Kemas Semarang dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi waktu tunggu kapal, dan meningkatkan kepuasan pelanggan

    ”Faktor yang mempengaruhi penurunan kompresi diesel genarator di MV. CH Bella”

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penurunan kompresi pada diesel generator di MV. CH Bella dan mengembangkan strategi optimalisasi kinerja yang efektif. Penurunan kompresi pada diesel generator dapat menyebabkan penurunan efisiensi dan kinerja keseluruhan sistem. Pada tanggal 25 Oktober 2023, terjadi kerusakan pada diesel generator yang menyebabkan pengoperasian yang ada di dalam kapal terganggu dalam hal kebutuhan listrik di engine room, akomodasi, bridge dan deck. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui faktor penyebab penurunan kompresi pada DG. Metode pada penelitian ini adalah menggunakan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan kompresi disebabkan oleh faktor-faktor seperti keausan komponen, pemeliharaan yang kurang optimal, kualitas Sparepart yang tidak sesuai dengan spesifikasi dan kondisi operasional yang tidak ideal

    ANALISIS PENYEBAB KADAR KLORIDA TINGGI DI DALAM TANKI PADA PROSES TANK CLEANING MUATAN RBD PALM STERIN KE METHANOL UNTUK WALL WASH TEST DI MT TIRTASARI

    Get PDF
    ABSTRAK Pratama, Rio Cahyo. 2024. “Analisis Penyebab Kadar Klorida Tinggi di Dalam Tanki Pada Proses Tank Cleaning Muatan RBD Palm Sterin ke Methanol Untuk Wall Wash Test di MT Tirtasari”. Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Capt. Anugrah Nur Prasetyo, M.Si., Pembimbing II: Pranyoto, S.Pi., M.Ap. Transportasi laut memiliki peran yang signifikan dalam menghubungkan antar pulau dan antar negara. chemical merupakan salah satu jenis kapal tanker yang dirancang khusus untuk mengangkut muatan berbahaya berbentuk cair berupa produk kimia. MT. Tirtasari adalah chemical tanker yang sering memuat olahan sawit seperti refined bleached deorized (RBD) palm sterin dan selanjutnya memuat methanol. Methanol merupakan salah satu muatan kimia yang memerlukan prosedur tank cleaning cukup rumit dengan mengadakan wall wash test yang berfungsi untuk mengecek kadar hidrokarbon dan klorida pada dinding tangki muatan. Apabila kadar klorida pada tangki lebih dari 0.5 ppm maka harus dilaksanakan tank cleaning ulang sampai kadar klorida kurang dari 0.5 ppm. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kadar klorida tinggi di dalam tangki pada proses tank cleaning muatan RBD palm sterin ke methanol untuk wall wash test di MT Tirtasari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian yang mencakup wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode analisis data diagram fishbone. Hasil penelitian menyampaikan bahwa : 1) faktor penyebab tingginya kadar klorida dalam tangki muatan setelah dilakukannya proses tank cleaning di MT. Tirtasari yaitu waktu pelaksanaan tank cleaning yang tidak maksimal, heater sebagai pemanas air yang digunakan untuk menyemprot tangki tidak bekerja optimal dalam proses tank cleaning, monitor pada water treatment system dalam keadaan tidak berfungsi, awak kapal yang bertugas kurang optimal dalam melakukan pengawasan proses tank cleaning, air tawar dan resin memiliki kualitas yang kurang bagus. 2) Upaya yang harus dilakukan untuk meminimalisir kadar klorida dalam tangki muatan setelah dilakukan proses tank cleaning yakni melaksanakan tank cleaning sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan dan sesusai dengan tank cleaning guide, melakukan perawatan dan perbaikan pada peralatan yang digunakan pada saat tank cleaning, memberikan pengarahan terhadap awak kapal terkait pentingnya tanggung jawab dan resiko pekerjaan di kapal

    Dampak Shifting Kapal Dalam Proses Bongkar Muat Kontainer Pada MV. Pekan Berau di Pelabuhan Tanjung Redeb Berau

    No full text
    Abstrak - Keterlambatan penyelesaian kegiatan bongkar muat barang merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi di pelabuhan Tanjung Redeb Berau yang berdampak pada proses bongkar muat. Di pelabuhan Tanjung Redeb Berau kapal perlu melakukan shifting untuk pelaksanaan proses bongkar muat kontainer. Penyebab pelaksanaan shifting kapal antara lain adalah keterbatasan alat-alat bongkar muat di pelabuhan Tanjung Redeb Berau, dan kapal tidak memiliki crane untuk bongkar muat kontainer. Oleh karena itu tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui penyebab terjadinya shifting kapal, untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan setelah terjadi shifting kapal, dan untuk mengetahui upaya untuk mengatasi dampak shifting kapal dalam proses bongkar muat kontainer pada MV. Pekan Berau di pelabuhan Tanjung Redeb Berau. Metode penulisan yang diterapkan dalam penulisan ini bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data utama berasal dari data primer dan data sekunder. Proses pengumpulan data melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data melibatkan langkah-langkah seperti pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Metode triangulasi digunakan sebagai pendekatan tambahan untuk memastikan validitas dan keandalan hasil analisis. Hasil penulisan menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan terjadinya shifting kapal dalam proses bongkar muat kontainer yaitu tidak terdapat crane pada pelabuhan, penggunaan base crane untuk proses bongkar muat kontainer dan kapal tidak memiliki crane. Akibat hal itu upaya yang dilakukan adalah perusahaan harus memperhatikan kesiapan peralatan bongkar muat disetiap pelabuhan agar tidak berdampak negatif pada kegiatan proses bongkar muat kontainer. Karena kesiapan peralatan bongkar muat disuatu pelabuhan dapat menimbulkan dampak bagi pihak pelabuhan, pihak kapal, maupun perusahaan itu sendiri

    PENGARUH KERUSAKAN BALL BEARING TERHADAP KERJA POMPA BALLAST DI MV. MERATUS ULTIMA 2

    No full text
    Abstrak- Pompa ballast memiliki peran yang sangat penting dalam upaya pengoperasian bongkar muat di atas kapal. Untuk itu Perlunya melakukan perawatan, perbaikan dan perhatian pada pompa ballast untuk kelancaran pengoperasian bongkar muat yang dilakukan oleh seorang masinis. Ball bearing merupakan komponen penting pada pompa ballast karena digunakan secara luas dan penting, kerusakan pada ball bearing sering menjadi kerusakan pada pompa ballast karena dapat mempengaruhi pompa. Jenis metode penelitian yang penulis gunakan dalam penyusuan skripsi ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.. Teknik pengumpulan analisis data secara induktif atau kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan pada maksud daripada generalisasi. Sedangkan pada skripsi ini, penulis menggunakan metode fishbone diagram. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab kerusakan ball bearing, dampak yang di timbulkan akibat kerusakan ball bearing dan upaya pencegahan kerusakan ball bearing di MV. Meratus Ultima 2. Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis lakukan, dapat disimpulkan bahwa untuk mengetahui bagaimana kerusakan ball bearing pada pompa ballast mempengaruhi efisiensi operasional sistem kapal secara keseluruhan, dampak apa yang ditimbulkan dari kerusakan ball bearing pada pompa ballast, bagaimana strategi perawatan dan pemeliharaan yang optimal dapat di implementasikan untuk mencegah kerusakan ball bearing pada pompa ballast agar pompa ballast bekerja dengan maksimal, dan tidak menghambat proses bongkar muat diatas kapal. Dalam pelaksanaan identifikasi dapat diperoleh faktor-faktor dan akibat yang ditimbulkan dan hasilnya dapat digunakan untuk mencari alternatif perbaikan sehingga kerusakan ball bearing pada pompa ballast bisa dikurangi

    UPAYA MEMAKSIMALKAN PENERAPAN SECURITY LEVEL 2 PADA HIGH RISK AREA DI PERAIRAN IVORY COAST

    Get PDF
    ABSTRAKSI Alfarizzy, Muhammad Farhan Naufal, 561911137145 N, 2023, “Upaya Memaksimalkan Penerapan Security Level 2 pada High Risk Area di perairan Ivory Coast”. Skripsi Program Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Dr. Capt. Samsul Huda, M.M, M.Mar., Pembimbing II: Dr. Latifa Ika Sari, S.Psi, M.Pd. Menurut International maritime Organization (IMO), keamanan maritin adalah tatanan lautan yang aman dan damai dari ancaman yang melibatkan pemeliharaan wilayah, perdamaian, dan keamanan kapal. Berdasarkan pengertian tersebut, keamanan merupakan faktor penting dalam kegiatan pelayaran. Pada saat kapal MT. B OCEAN berlayar pada high risk area di perairan Ivory Coast yang harus menerapkan security level 2 terjadi permasalahan karena kurangnya maksimal dalam menerapkan aturan keamanan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang terjadi dan mengetahui langkah langkah apa saja untuk memaksimalkan penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data penelitian bersumber dari metode observasi secara langsung di MT. B OCEAN, wawancara dengan Chief Officer, Second Officer, Third Officer, Bosun, dan AB A, serta dokumentasi seperti foto-foto dokumentasi, checklist, dan pedoman buku Best Management Practices West Africa (BMP WA). Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan metode SHEL. Kesimpulannya adalah dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti dapat diketahui faktor kurangnya maksimal dalam menerapkan security level 2 pada high risk area di perairan Ivory Coast adalah ketidaksesuaian terhadap International Ship and Port Facility Security Code (ISPS Code) yang berisi tentang peningkatan penjagaan di kapal untuk menerapkan security level 2, tidak memasangkan alat keamanan untuk menghindari piracy, serta kurangnya wawasan, pengetahuan, dan pengalaman crew. Pada tingkatan ini kapal harus menugaskan personil tambahan pada penjagaan di anjungan, berpatroli di sekitar kapal, merencanakan dan mempersiapkan alat keamanan di atas kapal saat akan berlayar di high risk area, serta memberikan edukasi terhadap crew seperti melaksanakan drill citadel dan safety meeting secara berkala

    ANALISIS TERJADINYA PIRATES ATTACK PADA KAPAL MT. B OCEAN DI PERAIRAN AFRIKA BARAT

    Get PDF
    ABSTRAKSI Ardi, Armando 561911137194 N, 2024, “Analisis Terjadinya Pirates Attack Pada Kapal MT. B Ocean Di Perairan Afrika Barat”, ”, Skripsi, Program Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Janny Adriani Djari, S.ST., M.M., Pembimbing II: Fajar Transelasi, S.Tr. M.M. Pirates Attack merupakan kejahatan internasional yang terjadi di laut lepas karena kurangnya penanganan yang dilakukan setiap negara. Sampai saat ini, kasus pembajakan diperairan laut masih terjadi, salah satunya pada kapal tanker MT. B Ocean yang mengalami pembajakan pada 23 November 2022 di Afrika Barat. Adapun tujuan penelitian ini, yaitu 1) untuk mengetahui penyebab terjadinya pirates attack di atas kapal MT. B. OCEAN, 2) untuk mengetahui dampak terjadinya pirates attack di atas kapal MT. B. OCEAN, 3) untuk mengetahui tindakan yang dilakukan apabila telah terjadi pirates attack. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, yaitu menerangkan terjadi fenomena dan mengumpulkan data secara mendalam. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan empat komponen, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa (1) Pirates Attack yang terjadi di kapal MT. B Ocean disebabkan karena Ship Security Plan (SSP) tidak maksimal ketika menghadapi ancaman pembajakan dan terjadi masalah pada alat navigasi radar (2) terdapat kerugian materiil dan inmateriil yang terjadi ketika adanya pirates attack pada kapal MT. B Ocean, kerugian materiil yaitu terjadinya kerusakan fisik pada kapal mulai dari alat navigasi hingga bagian luar kapal, dan kerugian inmateriil berupa kerugian finansial karena muatan yang diambil oleh pembajak dan terancamnya nyawa crew kapal sehingga berdampak pada psikologi crew, (3) pentingnya persiapan sebelum memasuki high risk area sesuai dengan prosedur dalam ISPS Code. Pembajak tidak sampai naik ke atas kapal (pembajakan tidak terjadi). Tingkat kewaspadaan yang tinggi harus diterapkan. Apabila pembajak telah naik ke atas kapal, seluruh crew kapal mengetahui tindakan yang harus dilakukan untuk melindungi nyawa dari seluruh crew dan juga melindungi kapal dan muatannya

    PENCEGAHAN PENCURIAN MUATAN BATU BARA SAAT MELEWATI ZONA PELAYARAN BERBAHAYA MUARA BERAU DI PT. TRANSCOAL PACIFIC (STUDI KASUS TK. MISHA)

    Get PDF
    ABSTRAKSI Widiantari, Reni, 2024, 572011337560 K, “Pencegahan Pencurian Muatan Batu Bara Pada TK. MISHA Saat Melewati Zona Pelayaran Berbahaya Muara Berau di PT. Transcoal Pacific.”, Skripsi Program Studi Tata Laksana Angkutan Laut dan Kepelabuhan Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Dr. Nur Rohmah, S.E., M.M., Pembimbing II: Anicitus Agung Nugroho, S.Si.T., M.Si. Pada industri pelayaran terdapat banyak tindak kejahatan yang dapat mengancam kru maupun muatan yang diangkut. Pencurian muatan batu bara TK. MISHA pada tanggal 13 Maret 2023 pukul 16.00 WITA di perairan Muara Berau menyebabkan kerugian karena jumlah muatan yang hilang sebanyak 343.35 MT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya pencurian muatan batu bara pada TK. MISHA saat melewati zona pelayaran berbahaya Muara Berau di PT. Transcoal Pacific, serta memberikan solusi untuk mencegah terjadinya pencurian muatan batu bara saat melewati zona pelayaran berbahaya Muara Berau di PT. Transcoal Pacific. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Sumber data penelitian diperoleh dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data melalui observasi, studi Pustaka, dokumentasi, dan wawancara. Penyebab terjadinya pencurian muatan baru bara di TK. MISHA saat melewati zona pelayaran berbahaya Muara Berau adalah tidak aktifnya alat navigasi radar/ARPA saat melewati zona pelayaran berbahaya Muara Berau karena terjadi kerusakan, serta tidak adanya jaga darurat pada TK. MISHA saat melewati zona pelayaran berbahaya Muara Berau. Upaya yang dilakukan PT. Transcoal Pacific untuk mencegah terjadinya pencurian batu bara pada TK. MISHA saat melewati zona pelayaran berbahaya adalah dengan mengaktifkan alat navigasi radar/ARPA pada TK. MISHA saat melewati zona pelayaran berbahaya Muara Berau dengan cara melakukan perbaikan terhadap kerusakan dan melakukan perawatan rutin untuk mencegah kerusakan terjadi kembali, serta dengan melaksanakan jaga darurat pada TK. MISHA saat melewati zona pelayaran berbahaya Muara Berau

    Efektifitas Dan Kendala Dalam Proses Bongkar Muat Curah Kering Di Terminal Jamrud Selatan Dan Jamrud Utara

    No full text
    Abstrak-Beberapa kendala yang peneliti temukan saat praktik darat di terminal Jamrud seperti Penggunaan Crane manual pun masih banyak digunakan di kapal kapal domestik maupun kapal dari non domestik, adanya Waiting Truck, Pengisian Bahan Bakar Minyak saat proses bongkar muat berlangsung, dan faktor alam cuaca buruk sehingga berdampak pada kebersihan lapangan yang masih tidak sesuai aturan. Untuk mengidentifikasi proses kegiatan bongkar muat di Terminal Jamrud Selatan dan Jamrud Utara sudah berjalan cukup efektif. Pendekatan dan metode yang digunakan peneliti metode penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data yang didapat berupa hasil dari observasi pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Pembahasan dan hasil yang diperoleh dari penelitian diantaranya, pemanfaatan fasilitas guna kerja bongkar muat, Time Schedule, penerapan Kesehatan Keselamatan Kerja, penerapan Standar Operasional Prosedur, eksternal. Beberapa hal untuk mencegah adanya kendala dan hambatan saat proses bongkar muat di Terminal Jamrud Selatan dan Jamrud Utara berdasarkan data penelitian

    3,148

    full texts

    5,701

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇