138 research outputs found

    Motion Graphic Dalam Mendukung Penyampaian Pesan Game Show Edukasi “Clash Of Champions”

    Full text link
    Motion graphics have functions that allow messages to be delivered efficiently and attractively to the audience. "Clash of Champions" is an educational game show that applies motion graphics throughout the video so that the message can be delivered well. This study was conducted to discuss the application of the function of motion graphics in supporting message delivery in "Clash of Champions". The method used is qualitative with a purposive sampling approach. The theory used is the motion graphic theory proposed by Austin Shaw. From the research that has been done, it is concluded that there are motion graphics in the form of infographics, kinetic typography, and characters. Infographics describe the profiles of participants, situations, games, and results throughout the video. Kinetic typography gives a "technological" feel to the text display. Character-based motion graphics are used to show the figure of the tutor who delivers important information at the event. Thus, the application of motion graphics in "Clash of Champions" can provide information efficiently so that the videos displayed are informative, persuasive, and inspiring for the audience.Motion graphic memiliki fungsi agar pesan dapat disampaikan dengan efisien dan menarik kepada penonton. "Clash of Champions" merupakan game show edukasi yang menerapkan motion graphic di sepanjang video agar pesan dapat tersampaikan dengan baik. Penelitian ini dilakukan untuk membahas fungsi penerapan motion graphic dalam mendukung penyampaian pesan dalam "Clash of Champions". Metode yang digunakan merupakan metode kualitatif dengan pendekatan purposive sampling. Teori yang digunakan merupakan teori motion graphic yang dikemukakan oleh Austin Shaw. Dari penelitian yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa terdapat motion graphic berupa infografis, kinetic typography dan karakter. Infografis tersebut digunakan dalam mendeskripsikan profil peserta, situasi, permainan dan hasil di sepanjang video. Kinetic typography memberikan nuansa "teknologi" pada tampilan teks. Motion graphic berbasis karakter digunakan untuk menunjukkan sosok tutor yang memberitahu informasi penting pada acara. Dengan demikian, penerapan motion graphic pada "Clash of Champions" dapat memberikan informasi dengan efisien sehingga video yang ditampilkan menjadi informatif, persuasif dan inspiratif bagi penontonnya

    Pemetaan Desain Kemasan Produk UMKM Makanan: Analisis Visual di Toko Oleh-Oleh Bandung Berdasarkan Jenis, Bentuk, Material, dan Teknik Cetak

    Full text link
    Improving the competitiveness of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the food sector, especially in the city of Bandung, is an ongoing challenge. One key aspect that can enhance the competitiveness of food MSMEs is effective product packaging design. However, MSMEs often face obstacles in creating packaging designs that align with market trends due to limited resources. Therefore, this research aims to conduct a mapping of packaging designs for food MSMEs in souvenir shops in Bandung, focusing on the types of designs, shapes, materials, and printing techniques used. This study employs a qualitative descriptive approach with observational methods, analyzing visual data. The results reveal that the majority of packaging consists of primary packaging, featuring folding carton and stand-up pouch forms, primarily utilizing offset printing and direct print decorations. The most frequently used material is cardboard. This research can serve as a guide for MSMEs in the Bandung region to innovate their packaging designs. The findings are expected to contribute to enhancing the competitiveness of food MSMEs in Bandung and its surrounding areas.Peningkatan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor makanan, terutama di Kota Bandung, merupakan tantangan yang terus dihadapi. Salah satu aspek kunci yang dapat mendukung daya saing UMKM makanan adalah desain kemasan produk yang efektif. Meskipun demikian, UMKM sering menghadapi kendala dalam merancang desain kemasan yang sesuai dengan tren pasar dan kurangnya sumber daya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan desain kemasan UMKM makanan di toko oleh-oleh Kota Bandung dengan fokus pada jenis desain, bentuk, material, dan teknik cetak yang digunakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi terhadap sampel kemasan dari berbagai toko oleh-oleh terkenal. Olah data menggunakan analisis visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kemasan hanya memiliki kemasan primer, dengan bentuk folding carton dan stand up pouch yang menggunakan teknik cetak offset dan dekorasi direct print sebagai pilihan utama. Material yang paling sering digunakan adalah kertas karton. Penelitian ini dapat digunakan sebagai panduan bagi UMKM di wilayah Bandung untuk lebih inovatif dalam desain kemasan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan daya saing UMKM makanan di Kota Bandung dan wilayah sekitarnya

    Analisis Patriarki Dalam Lensa Budaya Jawa Pada Film Pendek “Something Old, New, Borrowed, and Blue”

    Full text link
    The short film "Something Old, New, Borrowed, and Blue" encapsulates a thought-provoking narrative about the reflection of patriarchy in Javanese culture. The film opens a window to explore the complexity of gender and power dynamics in Javanese society. This research uses a qualitative descriptive study method and Roland Barthes\u27 semiotic approach to explore the meaning contained in the text or media in the movie. The results illustrate the impact that patriarchal values have on women in Javanese culture. Concepts such as "Something Old" emphasize the power of tradition that plays a role in maintaining gender hierarchy, while "Something New" highlights the challenges women face in the transition phase of marriage. "Borrowed" and "Blue" show the complex pressures women experience in fulfilling their roles. The film becomes a tool to deepen our understanding of patriarchy in Javanese culture, enriching our insight into the complexity of social and gender relations within it, and highlighting the struggles and strengths of women in the face of dominant cultural structures.Film pendek "Something Old, New, Borrowed, and Blue" merangkum narasi yang menggugah pemikiran tentang refleksi patriarki dalam budaya Jawa. Film ini membuka jendela untuk menjelajahi kerumitan dinamika gender dan kekuasaan di masyarakat Jawa. Penelitian ini menggunakan metode studi deskriptif kualitatif dan pendekatan semiotika Roland Barthes untuk menggali makna yang terkandung dalam teks atau media pada film tersebut. Hasil penelitian menggambarkan dampak yang dimiliki nilai-nilai patriarki terhadap perempuan dalam budaya Jawa. Konsep seperti "Something Old" menegaskan kekuatan tradisi yang berperan dalam menjaga hierarki gender, sedangkan "Something New" menyoroti tantangan yang dihadapi perempuan dalam fase transisi pernikahan. "Borrowed" dan "Blue" memperlihatkan tekanan kompleks yang dialami perempuan dalam memenuhi peran mereka. Film ini menjadi sebuah alat untuk memperdalam pemahaman tentang patriarki dalam budaya Jawa, yang dapat memperkaya wawasan kita tentang kompleksitas hubungan sosial dan gender di dalamnya, serta menyoroti perjuangan serta kekuatan perempuan dalam menghadapi struktur budaya yang dominan

    Penerapan Teori Big Five Personality dalam Perancangan Karakter Maskot

    Full text link
    The mascot, as a representative of the brand, plays a crucial role in interacting with and building relationships with the audience. In order to create a believable mascot, an understanding of the mascot\u27s personality is necessary. This research aims to apply the Big Five Personality theory as a reference in designing mascot characters for the DKV SCU program. Primary data was collected through a questionnaire filled out by 80 respondents. Respondents were selected using purposive sampling method, consisting of DKV SCU students aged 18-23, both male and female, residing in Semarang, Central Java. The results of the research identified a series of visually recognizable characteristics related to physiological, social, and psychological aspects. Furthermore, the discussion explores the relationship between these characteristics and the five dimensions of the Big Five Personality Theory. The conclusion of this research provides recommendations regarding the concept of character related to personality in depth within the framework of the Big Five Personality Theory as a basis for mascot visual design.        Maskot sebagai perwakilan dari brand berperan penting berinteraksi dan menjalin relasi dengan audiens. Dalam rangka menciptakan maskot yang believable, diperlukan pemahaman terkait kepribadian maskot. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan teori Big Five Personality sebagai acuan dalam perancangan karakter maskot untuk Prodi DKV SCU. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh 80 responden. Responden dipilih menggunakan metode purposive sampling, yaitu mahasiswa DKV SCU berusia 18-23 tahun, baik pria maupun wanita, yang berdomisili di Semarang, Jawa Tengah. Hasil penelitian mengidentifikasi serangkaian ciri-ciri yang dapat dikenali secara visual terkait aspek fisiologis, sosial dan psikologis. Selanjutnya pembahasan mengeksplorasi hubungan antara ciri-ciri tersebut dengan ke-lima dimensi Big Five Personality Theory. Kesimpulan dari penelitian ini memberikan rekomendasi terkait konsep karakter terkait kepribadian secara mendalam dalam kerangka Big Five Personality Theory sebagai landasan bagi perancangan visual maskot

    Perancangan Strategi Kreatif Konten Visual Sosial Media Situ Cileunca Pangalengan Kab. Bandung

    Full text link
     The city of Bandung has natural beauty that is still beautiful, especially in the Bandung Regency area. There are still many green lands that have now begun to be managed properly, neatly arranged, and made more comfortable for visitors.  One of them is Situ Cilenca located in Pangalengan, Bandung Regency, is a tourist destination that has views of green hills and dense forests and vast expanses of lakes. In addition to having amazing natural beauty, Situ Cileunca offers several game attraction facilities offered in the form of outbound training such as rafting, flying fox, ATVs and also have a camping ground. With an affordable entrance ticket price, Situ Cileunca already has facilities that can be said to be complete. Moreover, currently the Bandung Regency Disbudpar is arranging the existing facilities in Situ Cileunca in stages. But unfortunately Situ Cileunca has not made maximum use of social media, so it is not uncommon for many who do not know Situ Cileunca in detail. This design was made to implement creative strategies in social media to maximize the promotion of low budget high impact for Situ Cileunca. In collecting data, this design uses a mix method, by conducting interviews, observations, and distributing questionnaires to Bandung residents aged 19-25 years. The results of this plan can be seen that by maximizing social media will be more effective in introducing and disseminating information about Situ Cileunca Pangalengan Kab. Bandung. Kota Bandung memiliki keindahan alam yang masih asri khususnya di daerah Kab. Bandung. Masih banyak lahan hijau yang sekarang sudah mulai dikelola dengan baik, ditata dengan rapih, dan dibuat lebih nyaman untuk pengunjung.  Salah satunya adalah Situ Cilenca yang terdapat di Pangalengan Kab. Bandung, merupakan destinasi wisata yang memiliki pemandangan perbukitan yang hijau dan hutan yang lebat serta hamparan danau yang luas. Selain memiliki keindahan alam yang menajubkan, Situ Cileunca menawarkan beberapa fasilatas atraksi permainan yang ditawarkan berupa outbond training seperti arung jeram (rafting), flying fox, ATV dan juga menyediakan camping ground. Dengan harga tiket masuk yang terjangkau, Situ Cileunca sudah memiliki fasilitas yang bisa dikatakan lengkap. Apalagi saat ini pihak Disbudpar Kabupaten Bandung sedang melakukan penataan fasilitas yang ada di Situ Cileunca secara bertahap. Namun sayangnya Situ Cileunca belum memanfaatkan dengan maksimal penggunaan media sosial, sehingga tak jarang banyak yang belum mengetahui Situ Cileunca secara terperinci. Perancangan ini dibuat untuk menerapkan strategi kreatif dalam media sosial untuk memaksimalkan promosi low budget high impact bagi Situ Cileunca. Dalam pengumpulan datanya, perancangan ini menggunakan mix method, dengan melakukan wawancara, observasi, dan membagikan kuisioner pada warga kota Bandung rentang usia 19-25 tahun. Hasil dari perancangan ini dapat dilihat bahawa dengan memaksimalkan media sosial akan lebih efektif dalam mengenalkan dan menyebarkan informasi tentang Situ Cileunca Pangalengan Kab. Bandung. &nbsp

    STRATEGI VISUAL PROMOSI LELANG KANTOR PELAYANAN UTAMA BEA DAN CUKAI TIPE A TANJUNG PRIOK

    Full text link
    The Tanjung Priok Type A Customs and Excise Main Service Office has an annual auction activity agenda. In 2021 the Tanjung Priok Type A Customs and Excise Main Service Office has successfully held 18 auction activities, of these 18 auction activities were able to increase state income by 43 billion rupiah. Realizing the large potential value of state revenue from auction activities, the Tanjung Priok type A main customs and excise service office uses visual content via Instagram social media as a promotional medium for auction activities. By optimizing promotional activities on Instagram social media, it is hoped that it will be able to increase state revenue in auction sector that exceeded previous years. Researchers are interested in dissecting the application of visual strategies contained in the promotion of auction activities in the application of visual elements of illustration, visual elements of color, layout, typography, design processes and the rationale for choosing these strategies, using qualitative methods, with data collection techniques using observation, interviews and documentation, as well as using theories to strengthen analysis. From the results of data analysis, the author obtained the results of choosing a visual strategy and the rationale for choosing this strategy to help promotional activities carried out on Instagram media with the main aim of attracting the audience to be part of the success of the auction activities being held.    Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok mempunyai agenda kegiatan lelang tahunan, Pada tahun 2021 Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok telah berhasil menyelenggarakan 18 kegiatan lelang, dari 18 kegiatan lelang tersebut mampu menambah pendapatan negara sebesar 43 Milyar rupiah. Menyadari besarnya nilai potensi penerimaan negara pada kegiatan lelang tersebut, kantor pelayanan utama bea dan cukai tipe a tanjung priok menggunakan konten visual melalui media sosial Instagram sebagai media promosi kegiatan lelang, dengan optimalisasi kegiatan promosi yang ada pada media sosial instagram diharapkan mampu menambah pendapatan negara pada sektor lelang yang melebihi tahun-tahun sebelumnya. Peneliti tertarik untuk membedah penerapan strategi visual yang terdapat pada promosi kegiatan lelang dalam penerapan elemen visual ilustrasi, elemen visual warna, layout, tipografi, proses perancangan serta dasar pemikiran dipilihnya strategi tersebut, dengan menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, serta menggunkan teori-teori untuk memperkuat analisis. Dari hasil analisis data, penulis memperoleh hasil pemilihan strategi visual dan dasar pemikiran dari dipilihnya strategi tersebut guna membantu kegiatan promosi yang dilakukan pada media Instagram dengan tujuan utama menarik audience untuk menjadi bagian dari kesuksesan kegiatan lelang yang diadakan.         &nbsp

    Identitas Visual Karakter Animasi Sebagai Representasi Multikultural Labuan Bajo

    Full text link
    The visual identity of the animated characters of the Bugis, Flores and Bima tribes in Labuan Bajo is a creative manifestation of the cultural diversity that characterizes the region. Through meticulous design, these characters become strong visual representations of the rich ethnic and cultural heritage that coexists. The use of local cultural symbols, colors, and motifs provide a deep introduction to the cultural identity of each tribe, while a modern twist on the design acknowledges the changing times without sacrificing respect for tradition. This abstract discusses how the visual identity of the animated characters creates a narrative of inclusiveness and acceptance of diversity, creating an image of Labuan Bajo as a place that blends in multicultural harmony. Overall, the animated characters become a window into the beauty and complexity of the region, and contribute positively to the image of Labuan Bajo as a fascinating multicultural destination.Identitas visual karakter animasi suku Bugis, Flores, dan Bima di Labuan Bajo merupakan manifestasi kreatif dari keberagaman budaya yang mencirikan kawasan tersebut. Melalui desain yang teliti, karakter-karakter ini menjadi representasi visual yang kuat tentang kekayaan warisan etnis dan budaya yang hidup berdampingan. Penggunaan simbol-simbol budaya lokal, warna, dan motif memberikan pengenalan yang mendalam terhadap identitas kultural masing-masing suku, sementara sentuhan modern pada desain mengakui perubahan zaman tanpa mengorbankan penghormatan terhadap tradisi. Abstrak ini membahas bagaimana identitas visual karakter animasi menciptakan narasi inklusif dan penerimaan terhadap keberagaman, menciptakan citra Labuan Bajo sebagai tempat yang menyatu dalam harmoni multikultural. Keseluruhan, karakter animasi ini menjadi jendela yang menggambarkan keindahan dan kompleksitas kawasan, serta memberikan sumbangan positif terhadap pencitraan Labuan Bajo sebagai destinasi multikultural yang mempesona

    Analisis Penggambaran Desain Ilustrasi Makanan pada Webtoon Slice of Life “Mukbang Life”

    Full text link
    Webtoon is a comic that has emerged and is in great demand among young people online in the form of a website that is released continuously following a schedule determined by the licensed comic writer. This research aims to discuss the design of food illustrations in the Webtoon "Mukbang Life" by Hong-kki, based on the true story of an author who likes various delicious foods, especially Korean specialities. The method used in this research is a qualitative descriptive method, which will be explained based on the use of illustration design, color and layout. The results of the research obtained are that using illustration designs designed in detail to describe the author\u27s perception of delicious food can attract the reader\u27s attention and provide clear information through the illustrations used.Webtoon adalah komik yang muncul dan banyak diminati oleh kalangan muda secara online dalam bentuk website yang dirilis secara terus-menerus mengikuti jadwal yang telah ditentukan oleh penulis komik berlisensi. Penelitian ini bertujuan untuk membahas desain ilustrasi makanan pada Webtoon “Mukbang Life” karya Hong-kki dimana diangkat dari kisah nyata penulis yang menyukai berbagai makanan lezat khususnya sajian khas Korea. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yang akan dijelaskan berdasarkan penggunaan desain ilustrasi, warna, dan layout. Hasil dari penelitian yang didapatkan adalah penggunaan desain ilustrasi yang dirancang secara detail untuk menggambarkan persepsi penulis mengenai makanan yang lezat dapat menarik perhatian pembaca juga dapat memberikan informasi dengan jelas lewat ilustrasi yang digunakan

    Transformasi Atribut Menjadi Elemen Estetis Pada Kostum Olahraga

    Full text link
    The use of sports jersey T-shirt products has become a stylish variant of the fashion trend for the community. Users of this t-shirt product have penetrated several circles, both children, teenagers and the elderly. What\u27s interesting is that the jersey basically has attribute components that are produced as function demands, now present as an aesthetic visual ornament in fashion. This research basically comes as a follow-up research that has been done before. Previous research has revealed that there is an additional function of the soccer jersey, both in terms of supporters as a fan identity and a marker for the players themselves. In this study, we try to look at it from a different perspective, namely the form of the transformation function of sports jersey attributes (not limited to football) into aesthetic attributes in the World of Fashion. This will be explained through the aspects of material, visual, color and other functions which are usually used as a function of transforming into a fashion trend. Through the research that has been done, it is concluded that the transformation of Functional Motivation into aesthetics in sports jersey fashion products is a process of sign association. The association involves the role of previous markers (such as color, other attributes and visuals) that have been established in the mind. Through this empirical knowledge it is conceptualized into a "sporty" style which is realized in the jersey fashion trend.Penggunaan produk Kostum jersey Olahraga menjadi varian gaya pada trend Fashion bagi kalangan masayarakat. Pengguna produk kostum ini telah merambah dibeberapa kalangan, baik anak-anak, remaja sampai pada orang tua. Menariknya adalah jersey pada dasarnya memiliki komponen-komponen atribut yang diproduksi sebagai tuntutan fungsi, kini hadir sebagai sebuah ornamen visual estetika pada Fashion. Penelitian ini mencoba melihat dari sisi yang berbeda, yakni bagaimana transformasi fungsi atribut jersey olahraga (atribut merupakan elemen-elemen yang tertera pada kostum olaharaga sebagai media fungsi penanda) menjadi atribut estetis pada Trend Fashion Olahraga. Hal ini akan diuraikan melalui identifikasi aspek-aspek fungsi baik visual, symbol, Phonogram, warna dan lainnya yang biasanya digunakan sebagai fungsi bertransformasi menjadi  tampilan estetika pada produk Fashion Sport. Penelitian ini dilakukan dengan Metode Kualitatif Deskriptif dengan pendekatan analisa wacana. Identifikasi ini dilakukan melalui pendekatan analisa unsur-unsur visual atribut kostum olahraga, khususnya pada sampel kostum Sepak bola dan Baseball. Kostum ini menjadi sampel identifikasi berdasarkan analisa trend Fhasion yang sering muncul pada Masyarakat. Melalui penelitian ini, berupaya menyampaikan perspektif konsep transformatif Fungsi menjadi estetika dalam fenomena Kostum Sport sebagai trend Fhasion. Istilah “sporty” dalam Fhasion kostum olahraga, dihadirkan melalui asosiasi elemen atribut yang pada dasarnya merupakan Fungsi Penanda pada kostum Olahraga yang sebenarnya. Atribut tersebut seperti nomor punggung, logo, phonogram, elemen warna, dan bentuk dari kostum itu sendiri. Trend fhasion olahraga meminjam atribut tersebut untuk menghadirkan nuansa gaya Sporty pada mode trend busana.&nbsp

    Peran Brand Kolaborator Dalam Memperkuat Produk Kustom Interaktif - Studi Kasus Kolaborasi Uniqlo dengan Indomie, Tolak Angin dan Gojek.

    Full text link
    This study discusses how brand collaborations can enhance personal relationship with customers through interactive custom product offerings. The focus of this analysis is the collaboration between Uniqlo, a Japanese retail clothing company, and three local Indonesian brands - Indomie, Tolak Angin, and Gojek. The findings of this research reveal that these collaborations not only produce unique custom products but also strengthen the relationship between brands and customers with interactive products, creating a more intimate and personal shopping experience. This study highlights the importance of the right partner selection for maximum results in collaborations, considering the relevance and value that each brand can offer. Therefore, this study examines what factors support the success of this collaboration from the perspective of the strength of the brands chosen by Uniqlo in this collaboration. Applying a phenomenological study approach, the conclusion drawn from this study affirms that inter-brand collaboration plays a crucial role in creating the interactivity of the series of product experiences offered.Studi ini membahas bagaimana kolaborasi antar merek dapat meningkatkan kedekatan personal dengan pelanggan melalui penawaran produk kustom yang interaktif. Fokus analisis ini adalah kolaborasi antara Uniqlo, perusahaan pakaian ritel Jepang, dengan tiga merek lokal Indonesia - Indomie, Tolak Angin, dan Gojek. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa kolaborasi ini tidak hanya menghasilkan produk kustom yang unik, tetapi juga memperkuat hubungan antara merek dan pelanggan dengan produk yang interaktif, menciptakan pengalaman belanja yang lebih intim dan personal. Penelitian ini menyoroti pentingnya pemilihan partner kolaborasi yang tepat untuk mencapai hasil maksimal, dengan mempertimbangkan relevansi dan nilai yang dapat ditawarkan oleh masing-masing merek. Maka penelitian ini mengkaji faktor-faktor apa yang mendukung keberhasilan kolaborasi ini dari sudut pandandang kekuatan pada  brand-brand yang jadi pilihan uniqlo dalam kolaborasi ini. Dengan menerapkan pendekatan kajian fenomenologi, kesimpulan yang didapat dari studi ini menegaskan bahwa kolaborasi antar merek memegang peran kunci yang utama dama menciptakan interaktifitas dari rangkaian pengalaman produk yang ditawarkan. &nbsp

    119

    full texts

    138

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    VISUALITA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇