PENS Repository
Not a member yet
1406 research outputs found
Sort by
DESAIN DAN SISTEM PENGENDALIAN PELUNCUR ROKET CERDAS BERDASARKAN KECEPATAN DAN ARAH ANGIN
At this final task will be analyzed and implementated position control using PID (Proportional, Integratif and Derivative) controller in a plant of two degree-of-freedom Rocket Launcer with joint-Launcer configuration controlled by two DC motor. Movement input of rocket launcer will be controlled by a Mikrocontroler using C program and Matlab Simulink application. The input has given by the form of target position and PID constanta. Controling the rocket launcer use the DC motor which calculated movement direction and regardless dynamic motor constanta. This implementation process border with special purpose of rocket launcher two degrees freedom is designed to be able to perform the specific function rise-down movement and rotates up to 360 degrees. Rocket launcher equipped with sensor enviromment wind velocity and direction to make rocket launchers that could see the wind direction changes so that know where the rocket launching at the right time. Sensor enviromment wind velocity and direction will be used as input to the system for the value of PID control parameters. Data collected from wind speed and direction sensors enviromment as an input is obtained that changes in a degree equal to 2,44. the results are expected to value the PID control parameters that can be used to design a rocket launcher system with a more complex system with feedback purposes
Implementasi Smart Agent IP PBX pada Perusahaan Kelas SOHO
Smart Agent System which is a system that is needed in every company in memajukkan productivity. With the support of the system is then an employee can manage and improve their performance. Advancements in the field of economic development of areas affected by today's technology, comes a lot of online stores that sell a variety of goods on the internet. Most existing online store today is an enterprise-class SOHO (small office Home office) where by using his home as a residence and place of work. And in the implementation the company has few employees with some parts but have the same sales system with large-scale enterprise. In this final project implements a smart agent system by using an IP PBX Asterisk based on SOHO-class companies. IP PBX that the intent is a PC that serves as a mini server or IP-based PBX. While Asterisk is one of the server software VoIP (Voice over Internet Protocol) which can be used to build an IP PBX. In this final project has taken features of asterisk such as call forward, call pickup, conference calling, call parked, mailbox, followme, blacklist, call transfer, musiconhold, time base context and dial plan security. Results obtained in this final project of a smart agent system-based IP PBX Asterisk on SOHO-class company that has the features that support the communication agent. In testing this system obtained MOS values by 4.68 to *. wav file which is the default of asterisk 16bit PCM with sampling frequency of 8KHz. And the result is a qualitative test involves the full-featured IP PBX opinion as much as 97%, opinions need additional features as much as 3% and opinions of the most useful feature as much as 100% for IVR (Interactive Voice Response) of respondents who are perpetrators of SOHO and SOHO users. Keywords: SOHO, Smart Agent, Features, MOS (Mean Opinion Score), Qualitative testing
Analisa Co-Channel Interference Ratio (CCIR) pada Sistem Komunikasi Seluler Menggunakan Antena Omni-Direksional Pada Daerah Urban dan Sub-Urban
Sekarang ini kebutuhan komunikasi menjadi suatu hal yang sangat dibutuhkan bagi setiap orang. Kebutuhan layanan telekomunikasi menjadi semakin meningkat dikarenakan tuntutan kebutuhan pengguna dimasa depan yang semakin meningkat pula, namun yang pasti kebutuhan fasilitas suara masih merupakan kebutuhan yang utama bagi para pengguna jasa telekomunikasi.
Proyek Akhir ini menganalisa perhitungan co-channel interference ratio untuk meningkatkan C/I, Perhitungan interferensi dilakukan untuk kasus N=7 dengan posisi mobile stations (MS) terletak pada jarak yang berbeda dari base station (BS) yang berpotensi terjadi interferensi pada daerah urban dan sub-urban, pathloss propagasi yang terus meningkat mulai dari 2 sampai 5, sehingga nilai dari co-channel interference ratio (CCIR) meningkat secara eksponensial dan mencapai hasil maksimal. Analisa ini dilakukan untuk sistem komunikasi seluler pada daerah urban dan sub-urban. Pengaruh interferensi terjadi pada lapisan first tier dan second tier.
Dari hasil yang diperoleh, diketahui bahwa pada saat mobile station semakin jauh dari pusat sel maka nilai CCIR yang diperoleh juga semakin besar,nilai CCIR tebesar ada pada saat mobile station berada pada pinggir sel atau jarak terjauh dari pusat sel (R) dengan nilai CCIR = -17,39 dB, begitu pula dengan perubahan penggunaan nilai radius sel yang digunakan. Pada daerah urban dengan nilai R = 0,78 Km diperoleh nilai CCIR sebesar -56,37 dB sedangkan pada daerah sub-urban dengan jarak R= 1,21 Km diperoleh -44,59 dB, dengan demikian bisa diketahui bahwa nilai CCIR pada daerah uraban lebih besar dibandingkan dengan nilai CCIR pada daerah sub-urban. Lapisan sel co-channel yang mempengaruhi terjadinya interferensi co-channel adalah lapisan first tier, sedangkan untuk lapisan second tier tidak begitu berpengaruh, karena nilai CCIR yang ada mencapi -50 dB sehingga diabaikan. Pada sistem komunikasi seluler batas nilai interferensi yang disarankan adalah 0 dB sampai -15 dB agar tidak terjadi proses handoff, sedangkan untuk meningkatkan kualitas layanan nilai CCIR yang disarankan adalah 18 dB.
Kata kunci : pathloss propagasi, co-channel interference ratio(CCIR), 1-tier dan 2-tier, urban dan sub-urba
VERIFIKASI CITRA WAJAH MENGGUNAKAN METODE DISCRETE COSINE TRANSFORM UNTUK APLIKASI LOGIN
Sistem verifikasi menggunakan citra wajah merupakan suatu proses pencocokan wajah yang dengan suatu wajah yang telah diklaim oleh seorang user. Hasilnya adalah suatu keputusan yang dapat menentukan apakah wajah yang diuji milik pengguna sah (genuine user) atau tidak sah (imposter user). Untuk mendapatkan hasil tersebut dilakukan proses ekstraksi ciri dari citra wajah. Proses ekstraksi ciri memegang peranan yang sangat penting terhadap keberhasilan verifikasi. Pada penelitian ini, ciri – ciri wajah akan diekstraksi dengan menggunakan metode Discrete Cosine Transform yang dilakukan secara Real - Time. Sedangkan proses pencocokan hasil ekstraksi ciri dengan data training dilakukan dengan menggunakan Eucledian Distance dan JST Backpropagation. Pengujian pada penelitian ini menggunakan 100 data training dan 50 data uji serta menggunakan 8 hingga 64 koefisien DCT. Dari hasil pengujian tersebut, menghasilkan tingkat akurasi sebesar 64% hingga 84% untuk euclidean distance dan 48% hingga 90% untuk JST backpropagation. Pada pengujian pencocokan wajah dengan jarak yang berbeda, tingkat akurasi yang didapatkan pada jarak 50cm, 100cm, 150cm dengan metode eucledian distance masing- masing adalah 80%, 70% dan 50% sedangkan dengan metode JST backpropagation masing adalah 90%, 90% dan 100%. Hasil tersebut terlihat bahwa, semakin besar jarak wajah terhadap kamera maka akan semakin menurun tingkat akurasinya. Pada pengujian pencocokan wajah dengan tingkat pencahayaan yang berbeda, tingkat akurasi rata-rata pada metode eucledian distance adalah 36.67% dan 26.67% pada metode JST backpropagation. Pada pengujian kecepatan sistem, metode JST backpropagation berjalan lebih cepat yaitu 10fps hingga 12fps daripada menggunakan metode eucledian distance yang berjalan pada kecepatan 9fps hingga 10fps
APLIKASI GIS UNTUK REKOMENDASI PERUMAHAN BARU AKIBAT BENCANA LUMPUR LAPINDO
Relocation of the house is the right choice for the citizens of Lapindo mudflow victims, because a lot of impact caused by the hot mudflow. One of impact that is sinking housing around center of explosion. Home is a very important tool for the continuity of life from a family which for now increasingly encouraged the construction of the housing sector. Increasing number of existing housing to make citizens difficulty in determining the location of housing to suit their individual needs GIS (Geographic Information System) is one application that can help the problems of citizens in choosing the location of new housing in accordance with the consideration of various .GIS was supported by the application of fuzzy query the database for the selection of search housing.Choose of data provided housing is housing prices and housing location.But location if the data is recommended not found then the user is recommended to change the criteria that have been selected or choose a higher priority criteria Keywords : GIS(Geographic Information System),Fuzzy quer
Pemrosesan Citra Satelit dan Pemodelan untuk Prediksi Penyebaran Banjir Bengawan Solo
Flood is a disaster that happens annually in Indonesia. This could be due to various reasons. High rainfall can cause water to overflow the river, inhibition of water channels, the area has little absorption of water, environmental destruction, and so forth. Flooding will lead to various kinds of losses may be material or moral loss. Various things are done to prevent or overcome, but flooding still occurs. Bengawan Solo is the longest river in Java. Areas around the river is also flood prone area. Such incidents of course will cause huge losses, even allow for casualties. Hence the need for solution on the prevention of flooding. In this case the water distribution modeling system is required to determine the approximate movement of water in the Solo river. Of course this system must be accompanied by the distribution of accurate information, early remedial action to correct flooding and evacuation of a good management if flooding was inevitable. If this is fulfilled, then the risk of floods can be reduced. And even if the flood persists, water movement can be known and may be preventions or evacuation
IMPLEMENTASI EFEK FOOTPRINTS PADA PEMBUATAN IKLAN LAYANAN MASYARAKAT PENCEGAHAN AIDS
Dalam proyek akhir ini akan dibuat sebuah iklan layanan masyarakat mengenai HIV/AIDS yang khususnya ditujukan untuk remaja berumur 15 – 24 tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa iklan ini ditujukan untuk para orang tua yang diharapkan akan memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai HIV / AIDS. Dalam iklan ini ada empat sesi. Sesi pertama adalah saat seorang remaja baru mengenal pergaulan bebas. Sesi kedua adalah menceritakan bagaimana remaja tersebut mulai tertarik dengan pergaulan bebas tersebut. Sesi ketiga adalah menceritakan seorang remaja yang mulai mencoba menikmati seks bebas, narkoba, dan lain-lain. Dan pada sesi terakhir akan di tunjukkan bahwa mereka akan merasakan akibat dari perbuatan mereka. Software yang dugunakan untuk editing video adalah Adobe Premiere Pro dan Adobe After Effect, untuk menambahkan animasi 2D (berupa grafik) adalah Adobe Flash.
Dalam proyek akhir ini akan dititik beratkan pada pemberian efek footprints yang dilakukan dengan software Adobe After Effect. Footprints sendiri adalah gambar yang ditinggalkan oleh orang berjalan. Footprints ini muncul saat seseorang telah menapakkan kakinya di aspal trotoar. Tujuan penggunaan efek footprints ini adalah untuk menunjukkan arah dari pergaulan yang tidak benar.
Dengan dibuatnya proyek akhir ini, diharapkan dapat mengingatkan para remaja Indonesia agar tidak terbuai dengan kesenangan sesaat yang akan mencelakakan bagi dirinya sendiri. Jangan hanya karena gengsi dan di anggap tidak gaul sehingga remaja indonesia melakukan seks bebas dan berganti-ganti pasangan tanpa ada ikatan pernikahan
Pembuatan Media Interaktif untuk Profil Wisata Kota Solo
Perkembangan multimedia membuat penyampaian informasi menjadi lebih praktis. Solo merupakan sebuah kota kecil yang memiliki potensi wisata yang merupakan peninggalan sejarah. Masalahnya adalah media untuk mempromosikan aset wisata tersebut belum maksimal dan masih konvensional, yaitu berupa brosur. Informasi di dalam satu brosur cenderung terbatas dan mudah rusak.
Untuk itulah dibuat sebuah aplikasi yang berisi informasi wisata di Kota Solo. Aplikasi ini bersifat interaktif dimana user bisa memilih lokasi mana yang ingin diketahui. Di dalam aplikasi juga disertai peta wisata minimalis yang berisi lokasi wisata dan hotel. Untuk audio menggunakan dari instrument Jawa. Selain itu juga ditambahkan sekilas informasi berisi daftar hotel, transportasi, restaurant, money changer, lokasi pemesanan tiket pesawat dan agent travel di sekitar area wisata.
Output ini nantinya adalah sebuah file aplikasi berbasis flash (.swf) yang berisi informasi mengenai lokasi wisata di kota Solo yang dikemas dalam bentuk CD. Output berupa file akan bisa disimpan dalam jangka waktu yang lama dan lebih praktis. Aplikasi ini diharapkan dapat digunakan oleh masyarakat Solo untuk mempromosikan asset wisata di kotanya. Dengan adanya media ini diharapkan pula dapat menumbuhkan minat masyarakat di luar Solo untuk mengunjungi obyek wisata di Kota Solo.
Kata kunci: Aplikasi, Wisata, Flash, Interactive Use
SISTEM INFORMASI PERIJINAN DAN MONITORING PAPAN REKLAME BERBASIS WEB GIS DENGAN FUZZY-AHP SEBAGAI METODE PEMILIHAN LOKASI PAPAN REKLAME (STUDI KASUS SURABAYA PUSAT)
Proyek akhir ini telah mengerjakan sistem informasi yang menerapkan teknologi informasi untuk membangun sebuah aplikasi berbasis web GIS yang menggantikan proses pelayanan perijinan reklame di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya dari pelayanan perijinan manual menjadi pelayanan perijinan secara komputerisasi. GIS ini memanfaatkan google map untuk menampilkan visualisasi lokasi reklame. Sistem informasi ini dilengkapi dengan Decission Suport System untuk merekomendasikan pemilihan lokasi alternatif pemasangan reklame dengan menggunakan metode Fuzzy AHP. Fuzzy AHP adalah suatu metode yang merupakan penggabungan dari metode Fuzzy dan Metode AHP. Jenis Fuzzy yang digunakan adalah Triangular Fuzzy Number. Nilai fuzzy didefinisikan bagi setiap alternatif pada setiap kriteria menggunakan fungsi keanggotaan linier turun, naik, segitiga sebagai pendekatan untuk memperoleh derajad keanggotaan.
DSS yang mempunyai tipe inputan dengan kualitas yang baik akan menghasilkan output dengan interprestasi yang baik dan sebaliknya. Hasil output dari sistem ini berupa rangking rekomendasi lokasi pemasangan reklame berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.
Kata kunci: Decission Support System, FUZZY AHP, GIS, Reklam
SISTEM PENJEJAKAN BOLA MENGGUNAKAN WEBCAM BERBASIS PROSESOR ARM11
Sistem penjejak bola merupakan sistem yang mampu mengenali dan mendeteksi keberadaan bola. Sistem dilengkapi dengan sebuah webcam sebagai sensor untuk meng-capture objek bola. Sistem dibangun pada arsitektur prosesor MCIMX31 dengan core prosesor ARM11 yang fleksibel dan efisien untuk menerapkan sistem embedded. Prosesor ini terdapat pada modul phyCORE-i.MX31 yang menyediakan beberapa device yang sama dengan device yang disediakan oleh PC, sehingga pengguna bisa mengembangkan sistem pada modul sama halnya pada PC. Pada sistem akan dibuat suatu aplikasi yang menampilkan hasil pengolahan citra dari objek bola yang tertangkap webcam dan akan ditampilkan pada layar LCD modul. Agar aplikasi dapat berjalan pada modul, maka dibutuhkan sistem operasi yang kompatibel dengan hardware pada modul. Untuk itu diperlukan optimasi sistem operasi pada modul agar aplikasi dapat berjalan dengan semestinya. Sistem penjejak bola dapat berjalan dengan baik pada arsitektur phyCORE-i.MX31 dengan sistem operasi linux embedded yang telah dibuat. Sistem dapat mendeteksi bola dengan prosentase keberhasilan 83.3 % untuk kondisi cahaya yang stabil. Sistem penjejak bola tidak stabil jika kondisi cahaya tidak sesuai, dengan prosentase keberhasilan 32.5 % pada malam hari dan 35 % pada siang hari