PENS Repository
Not a member yet
    1406 research outputs found

    Kontrol PID Untuk Pengaturan Kecepatan Motor Pada Prototype Ayunan Bayi Otomatis

    No full text
    In the globalization era like today, to meet the necessities of life required hard work. Therefore, everyone is very busy with their jobs, let alone living in a metropolitan city certainly has a style of life that wants everything completely automated, rapid and practical. For parents who have newborn babies usually at night while asleep, they were disturbed by a crying baby and had to calm him down. Most babies wake up in the middle of the night because sleep phase changes from deep sleep to light sleep and then wake up. When the baby wakes up usually will cry and usually mothers breastfeed or hold her baby. To solve the problem then created a system that can swing the baby to the left and right like a pendulum with a speed that is regulated by PID control to obtain stable swing. Tuning PID parameters obtained with the reaction curve method. Additional facilities are provided by the electoral system level speed adjustable via pushbutton and a baby crying detection using a condenser mic. The results obtained after testing on PID controller, amplifiers, frequency detector and the time of execution stated that the system has 87% accuracy. Keywords: microcontroller, PID controller, the reaction curve, setting point, amplifier, frequency detecto

    Pembuatan Game Catur Jawa dengan Menggunakan Reinforcement Learning

    No full text
    Aritficial Intelligent (AI) can be interpreted as an area of science that convert the human process of thinking and then design the machine so that the machine can imitate human behaviour of thinking. But from so much Artificial Intelegent theory, start from Graph theory, Tree theory, State theory, knowledge based system, till expert system , none of those theory is true according to the meaning of AI itselves. Those theory just depending on the merger of Tree theory and probability theory to take some decision, like expert system does. This fact then constitutoing the scientist to start to learn about machine learning. One of machine learning theory is reinforcement learning. These theory meaning is how to make machine became smart after it interact with it�s environment, as human did.. This theory is competent with the definition of AI. Just if these theory can be transformed into computational system, hence there will be a huge change in computational learning theory

    IMPLEMENTASI TEKNIK ROTOSCOPING DAN MULTIPLE CAMERA PADA PEMBUATAN VIDEO EDUKASI UNTUK PAUD

    No full text
    Perkembangan teknologi multimedia dan broadcasting saat ini semakin pesat. Salah satunya yaitu pendidikan. Dalam bidang pendidikan, teknologi multimedia dan broadcasting sangat berpengaruh sebagai media pembelajaran anak khususnya pada tingkat Taman Kanak-kanak. Salah satu media yang efektif adalah melalui video edukasi. Pada tugas akhir ini akan dibuat sebuah video edukasi yang menyajikan materi pembelajaran untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan menggabungkan real video dengan gambar 2D. Materi-materi yang disajikan yaitu pengenalan warna, pengenalan bentuk, pengenalan angka dan pengenalan anggota tubuh. Real video dibuat dengan pemeran utama seorang anak dan gambar 2D menggunakan karakter yang diciptakan menggunakan Adobe Flash Professional CS5. Penggabungan antara real video dan gambar 2D tersebut terdapat pada penambahan visual efek yang digunakan yaitu efek rotoscope dengan menggunakan roto brush tool pada Adobe After Effects CS5 dan efek multiple camera pada Adobe Premiere Pro CS5. Hasil yang diharapkan dari tugas akhir ini adalah sebuah video edukasi dengan menggabungkan real video dengan gambar 2D untuk memberikan suatu media pembelajaran yang baik bagi para orang tua dan guru tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan metode yang menarik serta dapat memberikan kemudahan bagi anak dalam merangsang daya berpikir mereka melalui media video edukasi. Kata kunci : video edukasi, real video, gambar 2D, roto brush tool, multiple camer

    PENERAPAN TEKNIK BLOCKING CAMERA DALAM PEMBUATAN IKLAN LAYANAN MASYARAKAT UNTUK ANAK JALANAN BELAJAR

    No full text
    Pada tugas akhir ini akan dibuat sebuah ILM (Iklan Layanan Masyarakat) tentang anak-anak jalanan belajar. ILM ini menceritakan bagaimana anak jalanan hidup dan bekerja di jalan yang kebanyakan dari kita menganggap mereka hanya anak-anak brutal (nakal), tidak mengerti aturan, bahkan malas belajar. Justru dibalik semua itu, mereka memiliki minat belajar yang sangat tinggi. Hal ini dibuktikan oleh mereka dengan mengikuti kegiatan belajar yang diadakan oleh lembaga sosial pada saat siang hari. Dalam proyek ini, akan dititik beratkan pada proses pengambilan adegan yang dilakukan dengan teknik blocking camera. Blocking camera adalah Penempatan atau peletakan sebuah kamera yang mengarah kepada suatu obyek sesuai dengan tuntutan naskah atau story board yang dibuat. Tujuan penggunaan blocking camera adalah melihat pengaruh blocking camera itu sendiri terhadap setiap adegan yang diambil. Proyek akhir ini diharapkan mampu menambah SDM agar mengurangi kebodohan anak-anak di generasi berikutnya dengan adanya lembaga sosial yang menangani pendidikan anak jalanan , sehingga menginspirasi kehidupan para anak jalanan untuk selalu belajar kapanpun dan dimanapun demi masa depan, harapan, dan cita-cita mereka. Nantinya proyek ini akan dibuat dengan menggunakan program editing video (adobe premiere) dan efek gambar/teks (after effects). Kata Kunci : Iklan Layanan Masyarakat (ILM), anak jalanan, blocking camer

    PERANCANGAN MMSE EQUALIZER DENGAN MODULASI QAM BERBASIS PERANGKAT LUNAK

    No full text
    Pada sistem telekomunikasi wireless sering kali ditemui banyak gangguan dalam pentransmisian sinyal, seperti adanya fenomena multipath. Multipath adalah suatu bentuk gangguan atau interferensi yang muncul ketika sinyal memiliki lebih dari satu jalur pada saat ditransmisikan. Propagasi dari multipath akan menyebabkan efek yang disebut dengan ISI (Intersymbol Interference) yang nantinya akan menyebabkan informasi yang diterima menjadi cacat. Dalam proyek akhir ini dibuat sebuah software equalizer MMSE (Minimum mean Square Error) menggunakan modulasi QAM dengan tujuan untuk mengurangi ISI dan noise pada sinyal yang dikirimkan ke penerima. Kinerja dari equalizer MMSE dapat diketahui melalui grafik BER yang dihasilkan. Diharapkan software ini dapat menjadi acuan bagi para perancang equalizer pada sistem telekomunikasi . Hasil dari proyek akhir ini berupa grafik BER yang menunjukkan kinerja dari sebuah equalizer. Pada kanal 3 path multipath, nilai BER 10-3 dihasilkan dengan Eb/No sebesar 12,8 dB. Untuk kanal rayleigh dengan kecepatan 30 Km, nilai BER 10-3 pada Eb/No sebesar 11 dB. Untuk kanal rayleigh dengan kecepatan 50 Km, nilai BER 10-3 pada Eb/No sebesar 15 dB. Pada kanal 5 path multipath ht, nilai BER 10-3 dihasilkan dengan Eb/No sebesar 14 dB. Untuk kanal rayleigh dengan kecepatan 40 Km, nilai BER 10-3 pada Eb/No sebesar 13 dB. Untuk kanal rayleigh dengan kecepatan 60 Km, nilai BER 10-3 pada Eb/No sebesar 16,5 dB. Kata Kunci: MMSE, Equalizer, BE

    PENCARIAN LOKASI FASILITAS UMUM TERDEKAT PADA PERANGKAT MOBILE DENGAN PENENTUAN POSISI USER MENGGUNAKAN CELL ID

    No full text
    ABSTRAK Banyak tools atau aplikasi yang telah dikembangkan dengan menggunakan sistem pencarian informasi lokasi. Teknologi ataupun metode yang digunakan untuk mendeteksi lokasi pada tiap aplikasi pun bisa bermacam-macam. Dengan semakin berkembangnya teknologi yang dimiliki piranti mobile, maka aplikasi ini pun banyak dikembangkan pula. Namun aplikasi-aplikasi tersebut lebih banyak dikembangkan pada GPS untuk pencarian dan pendeteksian lokasinya. Tentunya hal ini hanya dapat digunakan pada piranti yang memiliki GPS saja. Sehingga beberapa piranti yang tidak memiliki GPS tidak dapat menggunakannya. Pada paper ini saya mempresentasikan sebuah aplikasi mobile yang dapat melakukan pencarian informasi lokasi fasilitas umum di kota Surabaya yang terdekat dengan posisi pengguna dan mendeteksi posisi pengguna menggunakan Cell ID. Saya memilih Cell ID ini karena pertimbangan biaya yang bisa dijangkau oleh banyak kalangan dan juga bisa digunakan dengan piranti mobile yang tidak mempunyai GPS. Cell ID adalah nomor unik yang umumnya digunakan untuk mengidentifikasi setiap Base transceiver station (BTS) dalam jaringan GSM atau dalam Location area code (LAC). Cell ID tidak seakurat beberapa teknik lainnya, karena cakupan sel tidak tetap. Namun keuntungan dari menggunakan Cell ID adalah tidak ada ponsel khusus yang dibutuhkan, dan layanan ini gratis. Aplikasi pencarian lokasi fasilitas umum ini sudah berhasil untuk merepresentasikan hasil koordinat dari proses Cell ID dan dapat berjalan dengan baik serta mampu menampilkan data – data yang diinginkan dengan benar. Data fasilitas umum pada paper ini terdiri dari 29 fasilitas umum yang didapat dari data GPS. Sehingga keakuratan datanya bisa dipastikan benar dan sesuai dengan lokasi sesungguhnya. Untuk hasil representasi dari pencarian lokasi fasilitas umum ini ditampilkan yang terdekat dengan menggunakan koordinat sesuai ukuran layar mobile sebagai batasan jaraknya. Sehingga jika lebih dari koordinat yang didapat dari ukuran layar maka akan dianggap sebagai bukan jarak terdekat. Kata kunci : pencarian informasi lokasi, fasilitas umum, perangkat mobile, cell id, J2ME

    Analisa Penyebaran Penyakit Demam Berdarah Di Surabaya Dengan Menggunakan Cellular Automata

    No full text
    Demam berdarah adalah penyakit demam akut yang ditemukan di daerah tropis, Surabaya merupakan daerah yang endemis penyakit DBD karena setiap tahun pasti terjadi kasus dan kasus yang terjadi juga tinggi. Pada tahun 2000 sampai 2001 mengalami peningkatan kasus yaitu dari 1741 kasus menjadi 2143 kasus.Berbagai upaya telah dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut.Diantaranya program 3M ( Menguras, Menutup, dan Mengubur ), pengasapan ( fogging ) pada setiap daerah yang merupakan endemis DBD. Namun tetap saja masih ada korban, bahkan terus meningkat dari tahun – tahun. Dari permasalahan tersebut diperlukan pula sistem yang mampu memberikan pertolongan. Solusi dari segi pandang IT untuk permasalahan tersebut adalah sebuah sistem informasi berbasis web serta sistem informasi berbasis sms ( short messages services ) yang mampu memberikan informasi mengenai penyakit beserta upaya untuk pertolongan pertama.Untuk Sistem informasi berbasis web terdiri dari dua bagian utama yaitu dari sisi web design dan pengolahan dat

    ANALISA PERFORMANSI DAN PERAMALAN CALL CENTER PT.INDOSAT, TBK DENGAN MENGGUNAKAN FORMULA ERLANG C

    No full text
    Call center merupakan kantor informasi terpusat yang digunakan sebagai media komunikasi antara perusahaan dengan pelanggan. Antrian panggilan yang masuk pada suatu call center merupakan hal yang sulit dihindari karena berkaitan dengan tingkat aktivitas pelanggan. Oleh karena itu, dalam hal ini diperlukan pengukuran performance Call center yang dilakukan untuk mengetahui seberapa besar kinerja dari Call center tersebut. Pada tugas akhir ini akan dilakukan suatu analisa tentang performansi dari Call center. Data yang didapat dari PT.INDOSAT, Tbk berupa traffic harian, akan digunakan untuk menghitung performansi call centre, jumlah agent yang dibutuhkan serta probabilitas waktu tunggu pelanggan dengan menggunakan Formula Erlang C. Setelah dilakukan analisa tentang performance Call center, proses selanjutnya adalah peramalan dengan menggunakan metode ARIMA. Hasil yang didapatkan dari tugas akhir ini adalah untuk penilaian performansi bila ditinjau dari perhitungan probabilitas delay (P>0) dan rata-rata delay setiap panggilan (T`), kinerja call center PT.INDOSAT pada tahun 2009 lebih baik dari pada tahun 2008. Hal ini dapat dilihat untuk rata-rata probabilitas delay tahun 2008 sebesar 14.6% dan pada tahun 2009 sebesar 4.001%, sedangkan nilai rata-rata delay setiap panggilan tahun 2008 sebesar 61.2 second dan tahun 2009 sebesar 16.2 second. Untuk hasil peramalan dengan menggunakan metode ARIMA (1,0,1), didapatkan nilai call offered pada tahun 2010. Dari peramalan call offered didapatkan rata-rata jam sibuk yang terjadi yaitu sekitar pukul 19.00-20.00 dan juga jumlah agent yang dibutuhkan ±21 agent. Bila dibandingkan antara software aplikasi untuk menghitung nilai performansi dan peramalan call centre yang telah dibuat dengan perhitungan didapatkan nilai error sebesar ±3.42%. Kata kunci : Call center, Traffic, Formula Erlang C, Agent, ARIMA(1,0,1

    Analisa Kinerja Kode Konvolusi pada Sistem Successive Interference Cancellation Multiuser Detection CDMA dengan Modulasi QAM Berbasis Perangkat Lunak

    No full text
    Pada Proyek Akhir ini dilakukan Analisa Kinerja Kode Konvolusi pada Sistem Successive Interference Cancellation Multiuser Detection CDMA dengan Modulasi Quadrature Amplitude Modulation Berbasis Perangkat Lunak. Encoder kode konvolusi digunakan di sisi transmitter dengan rate 1/2 dan decoder di sisi receiver menggunakan algoritma viterbi. Hasil berupa kurva nilai BER terhadap fungsi SNR. Dari hasil simulasi didapatkan hasil bahwa pada sistem tanpa menggunakan kode konvolusi memiliki kinerja yang lebih baik karena sudah mencapai BER 10-3 ketika SNR 15.5 dB sedangkan sistem tanpa menggunakan kode konvolusi belum dapat mencapai nilai BER 10-3. Pada system perbandingan stage pada SIC menunjukkan bahwa penggunaan SIC 3 stage memiliki kinerja yang lebih baik 1.5 dB dibandingkan dengan jika menggunakan 1 atau 2 stage saja. Sedangkan untuk sistem dengan menggunakan 6 user memiliki kinerja yang lebih baik 9.5 dB jika dibandingkan dengan sistem yang menggunakan 10 user. Kata Kunci : BER, Convolution Code, CDMA, Quadrature Amplitude Modulation, Successive Interference Cancellation, multipath fadin

    RANCANG BANGUN JARINGAN ENTERPRISE DENGAN CENTRAL APPLICATION SYSTEM DATABASE TERDISTRIBUSI DAN MOBILE APPLICATION SERVER PADA PABRIK GULA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA X (Persero)

    No full text
    In the process of sugar production, information systems software quite influential in increasing production. The software used greatly affect the decisions of each production process and control the calculation and reporting to match the real situation on the ground and reduces the possibility of fraud and human error. PT. Perkebunan Nusantara X (Persero) as the leader of production of the 11 sugar mills throughout East Java of course must always directly monitor the production process and results of each sugar factory. And if it is done manually, of course, will spend no less clear. In addition, security threats to vital corporate data is risky. Especially in the manipulation of data that could hurt the company. Background of the problems mentioned above, in this study constructed a solution in the form of Enterprise Network Application System which serves to integrate all applications Sugar Production Factory PT Perkebunan Nusantara X (s) through the Private Network and mengoptimalisai monitoring and reporting process of sugar production for rapid decision-making and accurate, and able to save the company budget in the archipelago of sugar production process improvement. Furthermore, this research will make the report of distribution process that occurs between sugar mills and PT Perkebunan Nusantara X (Persero) using a distributed database based applications using WEB, WAP and SMS gateway that aims to broaden the reach of the user's application access. Keywords: distributed database, WAP, WEB, SMS Gatewa

    1,129

    full texts

    1,406

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    PENS Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇