Jurnal Manajemen Sains
Not a member yet
    92 research outputs found

    PHYSICAL EDUCATION INDONESIA - ARGENTINA

    Full text link

    PRINCIPLES OF TRAINING

    Full text link
    There are several principles that have to be implemented as guidelines so that the training objectives are achieved, such as the Principles of Readiness, individual, adaptation, overload, progressive, specific, variation, heating and cooling, long-term, reverse, not excessive training and systematic principles. In applying the practice principle, an athlete must strengthen development thoroughly before heading to specialization in sports, if specialization occurs too quickly in the development of an athlete, then he/she will reach the peak of achievement only in junior times, and will experience burnout soon after. The scope of multilateral training is a very important foundation for young athletes. As long as athletes experience maturity, specialization training becomes more important. All exercises will be dominated by drills and techniques that will take precedence in accelerating adjustments and finally at greater levels of performance. A key factor in improving performance is planning the progress of loading. In young athletes, with simple loading and using a little type will be more effective. In contrast, more experienced athletes need more complex types and paradigms in more experienced athletes

    Training Cycles (Siklus Latihan)

    No full text

    PERBEDAAN PENJAS DAN OLAHRAGA DI INDONESIA DAN JEPANG

    Full text link
    Secara umum tidak ada perbedaan antara struktur pendidikan di Jepang dengan di Indonesia yang terdiri atas Taman kanak-kanak, Pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan tinggi dan pendidikan non formal. Pembuatan kurikulum pendidikan Jepang diawasi oleh The Board of Education yang terdapat pada tingkat perfectur dan munipal.  Karena kedua lembaga ini masih terkait erat dengan MEXT, maka pengembangan kurikulum Jepang masih sangat kental sifat sentralistiknya. Berbeda dengan di Indonesia, dalam memberikan materi, sekolah memiliki otonomi untuk dapat mengatur sendiri materi yang akan diajarkan kepada siswa, sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada di sekolah tersebut. Materi pelajaranpun lebih banyak tertuju pada kecabangan (spesialisasi). Mata pelajaran level pendidikan dasar di Jepang tidak seberagam yang dikembangkan di Indonesia, jumlahnya tidak banyak, sehingga berbagai mata pelajaran tersebut diberikan pada waktu yang berlainan setiap hari selama seminggu, maka jarang ada jadwal pelajaran yang sama pada hari yang berbeda.   Keyword : Perbandingan, Penjas, Pendidikan di Jepang, Pembelajaran

    PERBANDINGAN SISTEM PENJAS DAN OLAHRAGA INDONESIA DENGAN MESIR (EGYPT)

    Full text link

    PERSIAPAN LATIHAN

    Full text link

    VARIABEL VARIABEL LATIHAN

    Full text link

    PERBANDINGAN SISTEM PENJAS INDONESIA DENGAN INGGRIS

    Full text link

    77

    full texts

    92

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Manajemen Sains
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇