Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani
Not a member yet
210 research outputs found
Sort by
Web-Based Cash Contribution Monitoring Information System for Citizens in Graha Sudirman Indramayu Housing
The payment system in economic transactions is experiencing rapid progress along with the development of sophisticated technology. Graha Sudirman is a housing located in Indramayu Regency, West Java. In the cash dues section of residents in the Graha Sudirman Indramayu housing, cash dues collection is still done conventionally by way of the coordinator collecting each resident's house and recording it through a cash book. However, the cash contributions that are collected are not transparent in the data on expenditures or the remaining balance, so that residents do not know the income and disbursements of cash contributions paid every month. This application is designed and implemented using the PHP programming language with MySQL, it can be concluded that with the Citizen Cash Contribution Monitoring application using a codeigniter framework it can help admins recap cash dues, expenses, remaining balances and can help coordinators be able to streamline their time in collecting cash contributions because In this application the coordinator only needs to verify cash contribution payments made by residents by transfer and make it easier for residents to make cash contribution payments, provide criticism and suggestions for housing, find out financial data such as cash contribution reports, and expense reports.Sistem pembayaran dalam transaksi ekonomi mengalami kemajuan yang pesat seiring dengan perkembangan teknologi yang canggih. Graha Sudirman adalah sebuah perumahan yang terletak di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Pada bagian iuran kas warga di perumahan Graha Sudirman Indramayu, penagihan iuran kas yang masih dilakukan secara konvensional dengan cara koordinator melakukan penagihan ke rumah masing-masing warga dan melakukan pencatatan melalui buku kas. Namun, Iuran kas yang terkumpul tidak adanya transparansi data pengeluaran maupun sisa saldo sehingga warga tidak mengetahui pemasukan dan pengeluaran uang iuran kas yang dibayar setiap bulan. Aplikasi ini dirancang dan diimplementasikan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan MySQL, dapat disimpulkan bahwa dengan adanya aplikasi Monitoring Iuran Kas Warga menggunakan framework codeigniter dapat membantu admin merekap keuangan iuran kas, pengeluaran, sisa saldo dan dapat membantu koordinator dapat mengefesiensikan waktu dalam melakukan penagihan iuran kas karena pada aplikasi ini koordinator cukup melakukan verifikasi pembayaran iuran kas yang dilakukan oleh warga secara transfer dan mempermudah warga dalam melakukan pembayaran iuran kas, memberikan kritik dan saran untuk perumahan, mengetahui data keuangan seperti laporan iuran kas, dan laporan pengeluaran
Community Empowerment Through Entrepreneurship Program Based on Information Technology (Technopreneurship) for Residents of RT 03 RW 02 Pondok Jati Jurangmangu Barat Pondok Aren
Residents in the neighborhood of Rukun Tetangga 03 Rukun Warga 02 Pondok Jati Jurangmangu Barat Pondok Aren mostly belong to the lower middle class. Most of the residents in this RT 03 environment run their business businesses such as warungs, drinking water supply services, cellphone counters, workshops, printing houses, internet cafes, house rentals/rents, vehicle rentals, vehicle care services, midwives, and furniture. Although some business actors have used information technology tools to support their business, their use is limited to Facebook, Twitter, Instagram, and WhatsApp. Residents do not understand how to sell and market products using information technology tools. E-Commerce technology is a technology used to conduct business transactions that occur on electronic networks. E-Commerce technology can help market products, especially when implementing large-scale social restrictions (PSBB). Based on the above conditions, we conducted training to build a business using Electronic Commerce (E-Commerce) technology for residents to foster an entrepreneurial spirit based on information technology. the methodology in this community service activity uses the Participatory Rural Appraisal (PRA) approach which consists of the identification of problems, planning activities, implementing activities, monitoring activities, and evaluating community service activities. The output of this community service activity is that the residents of Rukun Tetangga 03 Rukun Warga 02 Pondok Jati Jurangmangu Barat Pondok Aren gain knowledge and experience on how to use E-Commerce technology to support their business activities. For this community service activity to run optimally, it is necessary to provide assistance during the adaptation process of E-Commerce technology and conduct training on digital marketing in the future.Rukun Tetangga (RT) 03 RW 02 Pondok Jati Jurangmangu Barat Pondok Aren adalah lembaga birokrasi yang berperan memberikan pelayanan kepada masyarakat, memelihara kerukunan hidup warga, menyusun rencana dan melaksanakan pembangunan dengan mengembangkan aspirasi dan swadaya murni masyarakat. Sebagian besar warga di lingkungan RT 03 ini menjalankan bisnis usahanya seperti : warung, jasa penyedia air minum, konter handphone, bengkel, percetakan, warung internet, sewa rumah/kontrakan, sewa kendaraan, jasa penitipan kendaraan, bidan dan furniture. Proses penjualan produk dan jasa masih dilakukan secara manual, yaitu dengan memanfaatkan sarana/prasarana yang ada. Meskipun beberapa pelaku usaha sudah memanfaatkan perangkat teknologi informasi untuk mendukung promosi bisnis mereka, namun penggunaannya hanya sebatas melalui facebook, twitter, istagram dan whatsapp. Warga belum mengetahui dan memahami tentang bagaimana cara memasarkan produk usaha menggunakan perangkat teknologi informasi sehingga penggunaan perangkat teknologi informasi dirasakan kurang maksimal. Teknologi E-Commerce merupakan teknologi yang digunakan untuk melakukan transaksi bisnis yang terjadi di jaringan elektronik, seperti internet. Dengan penggunaan teknologi E-Commerce, maka diharapkan dapat membantu memasarkan produk / jasa sehingga perekonomian warga RT 03 dapat tumbuh dan berkembang. Berdasarkan kondisi diatas, maka kami melaksanakan pelatihan membangun bisnis dengan teknologi Electronic Commerce (E-Commerce) bagi warga sehingga dapat membantu membangun jiwa kewirausahaan berbasis teknologi informasi bagi warga
Assistancing and Recogning to the Students on English for Business in Bireuen, Aceh District
Bireuen is one of the district which make a village for Acheness cakes home industry production. A various cakes in Acheness have a quality. English for business is one the English subject must be taken by the students. English for Business is the activities of making, buying and buying selling in good service and then exchanging them for the money, the activities can be completed at home. Some problems were faced by the people; such as is not good in packaging, is not interesting cointainer, and do not how to promote their product by using social media to increase their income and also improve their quality of the products in Bireuen district, Acheh province. The method of this study is help the people by giving the suggestion and providing packing product in interesting cointainer. Giving the deeply understanding to the students and also the people in developing the mindset of enterpreneurship, the facillitate in equipment, marketing strategy, and marketing management. The results of this program are improve the students in comprehending the English for business, a good packaging and interesting cointaners, increasing the income for the people through promote in media social
Training for the Making of Singkong Leaves and Lele Fish for Communities in the Region of New Benda Kelurahan Pamulang-Tangerang Selatan
To increase community empowerment in the Benda Baru sub-district, Pamulang sub-district, South Tangerang City, in the form of product diversification of cassava leaves and catfish so that community welfare is created through optimizing the potential of cassava, processing various processed products of mashed beef jerky from cassava leaves and catfish that are varied, of high quality, nutritious and has a high selling value. This Community Service Program is aimed at the community as many as 16 mothers. The goal is to enable the community to plan and manage the potential of cassava to form/develop a group of people who are economically independent and prosperous. Outputs: (1) Products of cassava leaf jerky and catfish jerky (2) Publication of the activity of making pulverized cassava leaves and catfish jerky on YouTube. The method used in this activity is the provision of material, direct practice, and assistance. The presentation of the material was carried out in the local hall, with material on diversification of local food ingredients to introduce various alternative food sources and to introduce several examples of diversification of food based on existing local ingredients. The technique of making cassava leaves and catfish jerky is mentoring as well as the practice of making ground beef jerky and catfish jerky.Dalam rangka meningkatkan pemberdayaan masyarakat di kelurahan Benda Baru kecamatan Pamulang Kota Tangerang Selatan dalam bentuk diversifikasi produk daun singkong dan ikan lele sehingga tercipta kesejahteraan masyarakat melalui pengoptimalan potensi singkong, pengolahan berbagai produk olahan dendeng lumat dari daun singkong dan ikan lele yang variatif, berkualitas, bergizi dan memiliki nilai jual yang tinggi. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini ditujukan kepada masyarakatsebanyak 16 orang ibu-ibu. Tujuannya memampukan masyarakat dalam merencanakan dan mengelola potensi singkong sebagai upaya untuk membentuk/mengembangkan sekelompok masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan sejahtera. Luaran : (1) Produk dendeng daun singkong dan dendeng ikan lele (2) Publikasi kegiatan pembuatan dendeng lumat daun singkong dan dendeng ikan lele di youtube. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberian materi, praktek secara langsung dan pendampingan. Pemberian materi dilakukan di aula setempat, dengan materi tentang diversifikasi pangan bahan lokal untuk mengenalkan berbagai pilihan alternatif sumber pangan dan mengenalkan beberapa contoh diversifikasi pangan berbasis bahan lokal yang ada. Teknik pembuatan Dendeng Lumat Daun Singkong dan Ikan Lele pendampingan serta praktek pembuatan dendeng lumat singkong dan dendeng ikan lele
Challenges, Opportunities, and Management of Entrepreneurship in the COVID-19 Pandemic for the Milenial Generation
The millennial generation is one of the generations that has entrepreneurial potential and capable using social media, especially in Covid 19 pandemic era. This potential has been utilized by the community but has not been optimal. There are lots of social media, if used maximally, can increase sales turnover. The purpose of this community service is to provide entrepreneurial insight into understanding the challenges, opportunities and business management (especially marketing management) for entrepreneurship through social media. This community service was carried out by means of a webinar with zoom meeting for economic education graduates belonging to the millennial generation with age range of 17-37 years of 15 people. The model used is empowerment with the method of delivering materials. Evaluation is carried out through knowledge tests and questionnaires on the use of social media as a promotional, the difficulties in marketing, capital and entrepreneurial operational costs. The participants' initial test results averaged 6.00 and the final test average 7.07, an increase of 0.27 with the low category. This increase was accompanied by the use of social media as one of the promotional media, the difficulties in marketing, capital, and entrepreneurial operational costs by 78.56%. In conclusion, this community service activity can provide basic knowledge and stimulate the millennial generation to use social media to be entrepreneurial.Generasi milenial merupakan salah satu generasi yang memiliki potensi berwirausaha yang mumpuni memanfaatkan media sosial, terutama di masa pandemi covid 19 saat ini. Potensi ini sudah dimanfaatkan masyarakat namun belum optimal. Padahal banyak media sosial jika dimanfatkan secara maksimal mampu meningkatkan omzet penjualan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan wawasan kewirausahaan tentang pemahaman tantangan, peluang dan manajemen usaha (pemasaran) untuk berwirausaha melalui media sosial yang dimiliki. Pengabdian ini dilaksanakan secara webinar bagi alumni pendidikan ekonomi yang tergolong generasi milineal dengan rentang usia 17-37 tahun dengan menggunakan zoom meeting sebanyak 15 orang. Model pengabdian yang digunakan adalah pemberdayaan dengan metode penyampaian materi tentang tantangan, peluang dan manajemen usaha untuk berwirausaha melalui media sosial yang dimiliki. Evaluasi dilakukan melalui tes pengetahuan dan angket pemanfaatan media sosial sebagai salah satu media promosi, serta kesulitan pemasaran, permodalan, dan biaya operasional berwirausaha. Hasil tes awal peserta rata-rata 6,00 dan tes akhir rata-rata 7,07, meningkat 0,27 dengan kategori rendah. Peningkatan tersebut diiringi dengan pemanfaatan media sosial sebagai salah satu media promosi, serta kesulitan pemasaran, permodalan, dan biaya operasional berwirausaha sebesar 78,56%. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini dapat memberikan bekal pengetahuan dasar dan merangsang memanfatakan media sosial bagi generasi milenial untuk berwirausaha
Exposure of Gender Equality through Children Stories for Students of Kranggan Lembur Mandiri Kindergarten, Jatirangga, Bekasi
This community service activity aims to expose students to understanding the concept of gender and gender equality in order to minimize oppression, discrimination and bullying that mostly occurs against girls. This activity also aims to improve students' understanding of the value of character education and positive attitudes. The partner of this community development are students and teachers of Kranggan Lembur Mandiri Kindergarten, Jatirangga, Jatisampurna District, Bekasi. This community service activity is carried out through the method of assisting story reading, designing syllabus of story reading based on thematic reading, and providing material in the form of children's story books, as well as making children's story telling videos about gender equality, which can be used for students' independent learning. Monitoring and evaluation activities are carried out through observation and interviews. This activity helps improve students' understanding of the role and empowerment of women through education, enrichment of character and positive attitudes on gender justice (can work together, competence, active, empathize, problem solving), improve linguistic competence and visual literacy (recognition of colors and images), and also understanding of cultural literacy through children's stories containing local Indonesian culture and gender perspective.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memajankan pemahaman konsep jender dan kesetaraan jender bagi siswa agar bisa meminimalisir opresi, diskriminasi dan perundungan yang sering terjadi terhadap anak perempuan. Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai nilai pendidikan karakter dan sikap positif. Mitra kegiatan adalah siswa dan guru TK Kranggan Lembur Mandiri, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Bekasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui metode pendampingan pembacaan cerita, perancangan rencana pembacaan cerita berdasarkan pembacaan tematik, dan penyediaan materi berupa buku cerita anak, serta pembuatan video cerita anak bermuatan kesetaraan jender untuk pembelajaran mandiri siswa. Dari pemantauan dan evaluasi kegiatan yang dilakukan melalui observasi dan wawancara, kegiatan ini membantu meningkatkan pemahaman siswa mengenai peranan dan pemberdayaan perempuan melalui pendidikan, pengayaan karakter dan sikap-sikap positif berkeadilan jender (bisa bekerjasama, berkompetisi, aktif, berempati, memecahkan masalah), meningkatkan kompetensi kebahasaan, literasi visual (pengenalan warna dan gambar), pemahaman literasi budaya melalui cerita anak bermuatan budaya lokal Indonesia dan berwawasan jender
Application of Temperature-Controlled Petis (Shrimp Paste) Mixer Machine to Increase the Effectiveness of the Production Process of Petis Sidoarjo Micro, Small and Medium-Sized Enterprises (MSME)
The problem faced by UKM Petis Sidoarjo is that the production process of petis kupang still uses human labor which is done conventionally. This causes the cooking time as well as the stirring required in one production process to be relatively long (5 hours). In the process of stirring the petis still using a wooden stick that is constantly stirred by hand, this requires extra effort so that employees are often tired, and the stove temperature is unstable, causing partners to frequently check so that the petis is not overcooked (burnt). To solve this problem, this community service program will apply a petis mixer machine. The implementation method in this activity is designing, manufacturing, assembly, machine testing, machine handover, machine operation and maintenance training, and periodic monitoring as well as financial management training and regular monitoring. The results of this activity included: accelerating the cooking process as well as stirring from 5 hours to 3 hours; employees are not exhausted during the stirring process because it is carried out by means of an electric motor; and the temperature of the stove can be controlled and adjusted as needed so that the petis is avoided from culverts and saves LPG consumption.Permasalahan yang dihadapi UKM Petis Sidoarjo yaitu proses produksi petis kupang ini masih mengandalkan tenaga manusia yang dilakukan secara konvensional. Hal ini menyebabkan waktu pemasakan sekaligus pengadukan yang dibutuhkan dalam satu kali proses produksi relatif lama yakni 5 jam, proses pengadukan petis masih menggunakan tongkat kayu yang diaduk-aduk terus menerus menggunakan tangan, hal ini membutuhkan tenaga ekstra sehingga karyawan sering kelelahan, dan suhu kompor yang tidak stabil menyebabkan mitra harus sering memeriksa nyala api kompor agar petis tidak kematangan (gosong). Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka pada program pengabdian masyarakat ini akan diterapkan mesin pengaduk petis dilengkapi kontrol suhu. Metode pelaksanaan dalam PKM ini yaitu merancang, manufaktur, assembly, ujicoba mesin, serah terima mesin, pelatihan pengoperasian & perawatan mesin, dan pemantauan secara berkala. Hasil dari kegiatan penerapan mesin pengaduk petis di UKM mitra diantaranya: mempercepat proses pemasakan sekaligus pengadukan dari 5 jam menjadi 3 jam, Karyawan tidak kelelahan saat proses pengadukan karena dilakukan dengan pengerak motor listrik, dan suhu kompor dapat terkontrol dan diatur sesuai kebutuhan sehingga petis terhindar dari gorong dan menghemat konsumsi LPG
Skills Improvement for Local Integrated Healthcare Post (Posyandu) Cadres and Housewives through Training on Making Healthy Snacks Based on Fisheries Waste in Benda Baru, South Tangerang
The program aimed at improving the skills of housewives and Posyandu cadres in Benda Baru Village, South Tangerang Regency in the form of training in making healthy snacks based on fishery waste in the form of shrimp shells, which is a community service program aimed at 25 housewives and Posyandu cadres. The expected outcome of the training is an increase in skills as an effort to form / develop a group of people who are economically independent and prosperous. Outputs in community service are snack products from fishery waste, modules for healthy snacks based on fishery waste, scientific publications and publications on activities of making healthy snacks based on fishery waste in the form of a Youtube platform. The method used in this activity is lectures, demonstrations, and practice together with the training participants to make healthy snacks using ingredients from fishery waste in the form of shrimp shells. The results of the training to improve skills in making healthy snacks based on fishery waste were followed well by the participants by making scallops and salted eggs using flour from shrimp shell waste.Program yang ditujukan untuk meningkatkan keterampilan ibu rumah tangga dan kader Posyandu di Kelurahan Benda Baru Kabupaten Tangerang Selatan dalam bentuk pelatihan pembuatan jajanan sehat berbasis limbah perikanan berupa kulit udang yang merupakan program pengabdian kepada masyarakat yangditujukan kepada sebanyak 25 orang ibu rumah tangga dan kader Posyandu. Hasil yang diharapkan dari pelatihan adalah peningkatan keterampilan sebagai upaya untuk membentuk/mengembangkan sekelompok masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan sejahtera. Luaran dalam pengabdian masyarakat adalah
produk jajanan dari limbah perikanan, modul jajanan sehat berbasis limbah perikanan, publikasi ilmiah dan publikasi kegiatan pembuatan jajanan sehat berbasis limbah perikanan berupa platform Youtube. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini ceramah, demonstrasi, serta praktek bersama-sama dengan peserta pelatihan membuat jajanan sehat dengan bahan dari limbah perikanan berupa kulit udang. Hasil pelatihan peningkatan keterampilan pembuatan jajanan sehat berbasis limbah perikanan diikuti dengan baik oleh peserta dengan membuat produk simping dan telor gabus asin yang menggunakan bahan tepung dari limbah kulit udang
The Health and Adolescents’ Potential Community Movement
Community nurses have an important role in the current society. A number of roles are inherent in community nurses, among them, prevention, maintenance, health promotion and recovery of community diseases. The teenagers become one of the target of community nurses, in case of health care development. Among of them, the Narcotics, Psychotropics, and Addictive Substances (NAPZA) abuse and sex are things that need to be followed up. This can be agreed upon the case studies on Kalipucang Village, Tamantirto, Kasihan, Bantul, which show that some adolescents are involved in deviant behavior, such as drinking alcohol, drug abuse, and unexpected pregnancy –as the result of a lack of understanding of these two things. For this reason, the Youth Health Care and Potential Community Movement (GEMA PESTA REMAJA) activity be held. These activities include health screening, health education, formation and training of Youth Healthcare Services or Posyandu Remaja cadres, as well as optimizing the role of these cadres in managing the Posyandu Remaja that formed. The results of this activity showed a significant changes for the teenagers of Kalipucang Village. This can be seen from the increase in the knowledge of adolescents, which is measured through a post-test, about drug and reproductive health that they get from a series of GEMA PESTA REMAJA activities.Perawat komunitas memiliki peran penting di tengah masyarakat terkini. Sejumlah peran yang melekat dalam perawat komunitas, di antaranya, adalah pencegahan, pemeliharaan, promosi kesehatan dan pemulihan penyakit masyarakat. Kalangan remaja merupakan pihak yang tak terkecuali menjadi target pembedayaan kesehatan oleh para perawat komunitas. Di kalangan remaja, masalah penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) serta kehidupan seks menjadi hal yang perlu ditindaklanjuti. Hal itu dapat diamini melalui studi kasus di Dusun Kalipucang, Tamantirto, Kasihan, Bantul, yang menunjukkan beberapa remaja terlibat dalam perilaku menyimpang, seperti minum minuman berakohol, penyalahgunaan NAPZA, dan kehamilan di luar nikah –akibat minimnya pemahaman tentang dua hal tadi. Untuk itulah, kegiatan Gerakan Masyarakat Peduli Kesehatan dan Potensi Remaja (GEMA PESTA REMAJA) hadir. Kegiatan ini mencakup skrining kesehatan, pendidikan kesehatan, pembentukan dan pelatihan kader Posyandu Remaja serta optimalisasi peran kader-kader tersebut dalam mengelola Posyandu Remaja yang dibentuk. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan perubahan yang signifikan bagi para remaja Dusun Kalipucang. Hal itu dapat dilihat dari peningkatan pengetahuan para remaja, yang dikukur melalui post-test, tentang NAPZA dan kesehatan reproduksi yang mereka peroleh dari rangkaian kegiatan GEMA PESTA REMAJA
Recycle Household Waste For Resident of Karang Tengah Village Bogor West Java
Several local government agencies have made efforts to empower the community in the use of householdwaste, however, due to the vastness and complexity of internal problems resulting not all areas can be reached. The State University of Jakarta requires lecturers to carry out community service or Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) every year. The purpose of PKM is to provide understanding, skills, and enrichment to the community to utilize household waste so that residents of Karang Tengah Village, Bogor, West Java can play an active role in creating economic independence for residents by utilizing waste with the 3R concept (Reuse, Reduce and Recycle). This activity was held on Monday, September 28, 2020, at the Head Office of Karang Tengah Village, Babakan Madang District, Bogor, West Java. The activity was opened by representatives from the Sub-district and attended by around 50 participants. The output of this activity was the publication in the PosKota and Suara Karya ewspapers on October 3, 2020, the Activity Poster, and the Tutorial Video on Making Candles from Used Cooking Oil.Upaya-upaya untuk memberdayakan masyarakat dalam pemanfaatan limbah rumah tangga sudah dilakukan oleh beberapa instansi pemerintah daerah, namun karena begitu luas dan kompleksnya permasalahan internal mengakibatkan tidak semua wilayah dapat terjangkau. Universitas Negeri Jakarta mewajibkan dosen untuk melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di setiap tahunnya. Tujuan dari PKM adalah untuk memberikan pemahaman, keterampilan dan pengayaan kepada masyarakat untuk memanfaatkan limbah hasil rumah tangga sehingga warga Desa Karang Tengah Kabupaten Bogor Jawa Barat dapat berperan aktif dalam menciptakan kemandirian ekonomi warga dengan memanfaatkan limbah dengan konsep 3R (Reuse, Reduce dan Recycle). Kegiatan ini dilaksanakan pada hari senin, tanggal 28 September 2020 bertempat di Kantor Kepala Desa Karang Tengah Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor Jawa Barat. Kegiatan dibuka oleh perwakilan dari Kelurahan dengan dihadiri oleh warga sekitar sebanyak 50 orang peserta. Luaran dari kegiatan ini adalah publikasi di surat kabar PosKota dan Suara Karya tanggal 3 Oktober 2020, Poster Kegiatan dan Video Tutorial Pembuatan Lilin dari Minyak Jelantah