Jurnal Riset Manajemen Sains Indonesia
Not a member yet
264 research outputs found
Sort by
PENGARUH LDR, CAR, BOPO, DAN BANK SIZE TERHADAP ROA PADA BANK UMUM DI MASA PANDEMI COVID-19
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh loan to deposit ratio, capital adequacy ratio, beban operasional pendapatan operasional, dan bank size terhadap bank return on assets pada umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2020. Data diperoleh dari laporan keuangan tahunan bank dan menggunakan 46 bank dengan total sampel 20 bank. Pengambilan data menggunakan metode purposive sampling dengan analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear. Teknik analisis yang digunakan untuk pengujian hipotesis berupa uji F dan uji t. Selain itu, juga digunakan uji asumsi klasik berupa uji normalitas, uji multikoliniearitas, uji autokorelasi, dan uji heteroskedastisitas. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa, hasil uji hipotesis disimpulkan bahwa loan to deposit ratio, capital adequacy ratio, beban operasional dan pendapatan operasional, dan bank size berpengaruh simultan terhadap return on assets. Hasil uji parsial disimpulkan bahwa loan to deposit ratio, capital adequacy ratio, dan bank size tidak berpengaruh terhadap return on assets. Hasil uji parsial disimpulkan bahwa beban operasional pendapatan operasional berpengaruh negatif terhadap return on assets
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI NIAT BELI DAN KESEDIAAN MEMBAYAR HARGA PREMIUM UNTUK GREEN SKINCARE
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh signfikan1) social media influencer terhadap consumer purchase intention, 2) environmental consciousness terhadap consumer purchase intention, 3) consumer innovativeness terhadap consumer purchase intention, 4) consumer purchase intention terhadap willingness to pay premium Metode pengumpulan data menggunakan survei dengan instrumen berupa kuesioner yang disebarkan secara online. Objek penelitian ini adalah responden pengguna rutin skincare dan sedang mempertimbangkan untuk membeli green skincare serta responden merupakan warga DKI Jakarta. Terdapat 272 responden yang dianalisis menggunakan SPSS versi 26 dan SEM (Structural Equation Model) dari software AMOS versi 26 untuk mengelola data dan menganalisis data hasil penelitian. Hasil penelitian ini berdasarkan hipotesisnya menunjukkan bahwa seluruh hipotesis diterima dan signifikan
PENGARUH LEVERAGE, INTENSITAS PERSEDIAAN, DEWAN KOMISARIS, DAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL TERHADAP MANAJEMEN PAJAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh leverage, intensitas persediaan, dewan komisaris, dan kepemilikan institusional terhadap manajemen pajak. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selain sektor keuangan periode 2017 hingga 2019. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling sebagai teknik pengambilan sampel dan diperoleh sampel sebanyak 252. Pengumpulan data dengan dokumentasi dari laporan keuangan serta laporan tahunan. Analisis data yang digunakan yaitu uji asumsi klasik, analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa leverage, intensitas persediaan, dan kepemilikan institusional berpengaruh terhadap manajemen pajak, sedangkan dewan komisaris tidak berpengaruh terhadap manajemen paja
PERHATIAN INVESTOR DAN LIKUIDITAS SAHAM PERUSAHAAN PUBLIK DI BURSA EFEK INDONESIA
Signifikannya geliat internet di Indonesia membuat kontribusi internet (Google) sebagai media perantara penyampaian informasi ke publik menjadi sarana yang semakin diminati. Hal ini menjadi relevan karena andil internet terhadap perkembangan ekonomi Indonesia juga tercatat sebagai determinan yang penting. Oleh sebab itu, penelitian ini bermaksud menguji peran Internet yang dapat dianalogikan sebagai representasi dari perhatian investor, dan menghubungkannya dengan likuiditas saham perusahaan publik yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan menggunakan basis teori asimetri informasi, penelitian ini juga mengkaji secara empiris upaya mitigasi terhadap kesenjangan informasi antara investor terinformasi (informed) vs. investor tidak terinformasi (uninformed). Secara operasional, penelitian ini menggunakan sampel dari 82 perusahaan publik di BEI dengan periode waktu pengamatan bulanan dari bulan Januari 2013 sampai dengan Desember 2017. Dengan karakteristik dan struktur data panel, maka penelitian ini menggunakan analisis regresi panel dengan jumlah data sebesar 4,920 observasi (perusahaan-bulan). Analisis yang digunakan juga menerapkan fixed-effect model (FEM) pada level perusahaan (firm-FE) dan tahun (Month-FE), yang disertai dengan clustered SE guna mengantisipasi potensi overestimasi pada nilai standard error (SE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat asosiasi yang positif antara perhatian investor yang diwakili oleh GSV (Google Search Volume) dengan likuiditas saham perusahaan, TV (Trading Volume). Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa stakeholder (investor) dapat mempergunakan informasi publik yang tersedia dan didistribusikan melalui internet untuk mereduksi tingkat asimetri informasi yang terjadi antara informed vs. uninformed investor di pasar modal
PENGARUH KOMPENSASI, BEBAN KERJA, DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan PT Socfindo, pengaruh beban kerja terhadap kinerja karyawan PT Socfindo, pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan PT Socfindo dan pengaruh kompensasi, beban kerja dan disiplin kerja secara simultan terhadap kinerja karyawan PT Socfindo. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 103 orang. Teknik sampling yang digunakan dalam penentuan jumlah sample adalah probability menggunakan simple random sampling, yang menggunakan rumus Slovin sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 83 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, beban kerja berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dan secara simultan kompensasi, beban kerja dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan PT Socfindo Kabupaten Aceh Tamiang. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebesar 46,6% variabel kompensasi, beban kerja dan disiplin kerja dapat menjelaskan variabel kinerja karyawan
PENGARUH JOB STRESS DAN BURNOUT SYNDROME TERHADAP TURNOVER INTENTION PADA KARYAWAN WANITA DI KOTA MALANG
ABSTRAK
Sumber daya manusia adalah salah satu bagian terpenting bagi perusahaan, karena tujuan perusahaan akan tercapai apabila dapat mengelola sumber daya manusia dengan baik. Perusahaan harus menjaga hubungan yang baik antar karyawan agar tercipta lingkungan kerja yang saling memotivasi. Hal ini memberikan manfaat bagi karyawan untuk mengelola job stress dan burnout syndrome dengan baik. Apabila karyawan tidak bisa mengelola stres kerja dan burnout dengan baik, maka perusahaan akan mengalami peningkatan angka turnover intention karyawan yang berdampak pada penurunan produktivitas perusahaan. Penelitian ini menggunakan objek karyawan wanita karena karyawan wanita lebih memiliki potensi mengalami stres dan burnout lebih tinggi apabila dibandingkan dengan pekerja pria. Metode yang digunakan yaitu deskriptif survey dengan pendekatan causal comparative research, yang digunakan untuk menganalisis pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Populasi pada penelitian ini menggunakan jumlah karyawan wanita di Kota Malang dengan jumlah 184.853 orang dengan sampel sebanyak 100 orang. Hasil penelitian mengatakan bahwa job stress dan burnout syndrome berpengaruh secara parisal dan simultan terhadap turnover intention.
Kata Kunci: Job Stress, Burnout Syndrome, Turnover Intention, Karyawan Wanita
 
PENGARUH PENILAIAN KINERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA DIREKTORAT SISTEM INFORMASI DAN TEKNOLOGI PERBENDAHARAAN
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya hasil penilaian kinerja yang kurang memuaskan pada Direktorat Sistem Informasi dan Teknologi Perbendaharaan. Pada kenyataannya kinerja Direktorat SITP sudah banyak dirasakan oleh stake holder. Hal lain yang menjadi perhatian adalah adanya beban kerja yang besar namun tidak mengurangi motivasi pegawai untuk tetap memberikan hasil kinerja yang maksimal. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: (1) bagaimana pengaruh penilaian kinerja terhadap kinerja pegawai; (2) bagaimana pengaruh penilaian kinerja terhadap motivasi kerja karyawan; (3) bagaimana beban kerja mempengaruhi kinerja pegawai; (4) bagaimana beban kerja mempengaruhi motivasi kerja karyawan dan (5) bagaimana motivasi karyawan mempengaruhi kinerja karyawan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan survei online kepada 135 staf Direktorat SITP pada seluruh Subdirektorat. Analisis data menggunakan model persamaan struktural atau Structural Equation Model (SEM) dengan pengolahan data menggunakan Partial Least Square (PLS) versi 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penilaian kinerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan; (2) penilaian kinerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja karyawan; (3) beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai; (4) beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja pegawai dan (5) motivasi kerja memberikan mediasi parsial antara penilaian kinerja dan beban kerja terhadap kinerja pegawai
KONTRAK PSIKOLOGIS KARYAWAN HR CENTER PADA PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA WITEL JATIM SELATAN
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui isi kontrak psikologis di unit HR center sebagai langkah pencegahan timbulnya masalah, khususnya pada proses transformasi. Pendekatan pengukuran kontrak psikologis dalam penelitian ini adalah pendekatan content oriented.Pendekatan ini dilakukan karena sebelumnya belum pernah dilakukan pengukuran kontrak psikologis di unit HR center pada PT Telekomunikasi Indonesia. Penelitian dilakukan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan pengambilan subjek secara purposive dan menggunakan wawancara dan observasi sebagai teknik pengambilan data. Hasil penelitian ini adalah gambaran isi kontrak psikologis di unit HR center PT Telkom Witel Jatim Selatan sebagai berikut: (1) Harapan yang pantas diterima karyawan dari perusahaan termasuk dalam monetary reward dan non monetary reward. Sedangkan harapan yang diberikan kepada perusahaan termasuk dalam non monetary reward. (2) Harapan yang pantas diterima perusahaan dari karyawan termasuk dalam non monetary reward. Sedangkan harapan yang diberikan kepada perusahaan termasuk dalam monetary reward
PERAN KECERDASAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA GENERASI Z
Generasi Z adalah generasi yang dilahirkan setelah generasi Y atau generasi millenial. Sebagian besar peneliti memperkirakan generasi ini lahir dalam kurun waktu 20-25 tahun terakhir, meskipun banyak peneliti masih memperdebatkan mengenai persisnya tahun kelahiran mereka. Generasi Z ini sekarang sudah menginjak dewasa, bahkan sudah mulai banyak yang mewarnai dunia kerja terutama dalam bidang bisnis. Para pakar meyakini mereka akan menjadi pemutar roda perekonomian dunia dalam waktu dekat ini. Ketertarikan untuk menekuni dunia bisnis yang tinggi pada generasi Z inilah yang mendorong dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran beberapa jenis kecerdasan yang mempengaruhi minat berwirausaha bagi generasi Z. Obyek penelitian difokuskan pada mahasiswa yang tercatat aktif di perguruan tinggi di Yogyakarta pada tahun 2021 dan telah menempuh mata kuliah kewirausahaan. Sampel ditentukan sebanyak minimal 100 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner melalui googleform. Selanjutnya analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis regresi berganda. Temuan dari penelitian ini bahwa kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual berpengaruh positif signifikan terhadap minat berwirausaha pada generasi Z. Sedangkan kecerdasan adversitas dinyatakan tidak berpengaruh pada minat wirausaha generasi Z
PENGARUH KETERLIBATAN PEKERJAAN DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP PERILAKU KEWARGANEGARAAN ORGANISASI (OCB) YANG DIMEDIASI OLEH KOMITMEN ORGANISASI DI PT TOP KARIR INDONESIA
Perilaku Kewarganegaraan Organisasi (OCB) diperlukan dalam suatu organisasi terlepas dari orientasinya, baik mencari keuntungan atau di bidang sosial, karena memungkinkan perusahaan untuk tumbuh lebih cepat dan melampaui pesaingnya. OCB menunjukkan kesediaan karyawan untuk bekerja di luar tanggung jawab mereka. Jika hal ini ada dan berkembang, maka perusahaan akan mampu meningkatkan kinerjanya sehingga tujuan tersebut akan tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Pertama, untuk mengkaji tentang keterlibatan pekerjaan, kepuasan kerja, komitmen organisasi, dan perilaku kewarganegaraan organisasi. Kedua, mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung antara keterlibatan pekerjaan dan kepuasan kerja terhadap OCB yang dimediasi oleh komitmen organisasi. Item kuesioner didistribusikan secara online melalui formulir Microsoft dengan pertanyaan terstruktur. Jumlah responden yang dikumpulkan sebanyak 77 orang. Data tersebut diolah menggunakan software SPSS 24, dan hasilnya menunjukkan bahwa keterlibatan pekerjaan, kepuasan kerja, dan komitmen organisasi berdampak positif terhadap OCB. Selain itu, komitmen organisasi memiliki peran mediasi antara keterlibatan pekerjaan dan kepuasan kerja di OCB