Jurnal Riset Manajemen Sains Indonesia
Not a member yet
264 research outputs found
Sort by
PERAN DUKUNGAN ORGANISASI UNTUK MENINGKATKAN RETENSI KARYAWAN BANK X
Retensi karyawan perlu dilakukan agar organisasi tidak mengalami kerugian akibat biaya rekruitmen yang tinggi. Retensi karyawan dapat dilakukan salah satunya dengan menggunakan program pengembangan karir yang juga merupakan salah satu dukungan organisasi bagi karyawan. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional kuantitatif yang bertujuan menentukan dan menjelaskan peran mediasi dukungan organisasi (POS) terhadap hubungan Program Pengembangan Karir (CDP) dengan retensi karyawan pada Bank X. Seratus enam puluh lima orang karyawan dari berberapa kantor cabang yang telah bekerja minimal 1 tahun berpartisipasi pada penelitian ini. Data dianalisa dengan menggunakan metode analisa korelasi dan regresi. Hasil menunjukkan adanya hubungan tidak langsung yang signifikan antara Program CDP terhadap retensi karyawan melalui peran dukungan organisasi (POS). Dapat disimpulkan bahwa Program CDP bermanfaat untuk mempertahankan karyawan karena merupakan dukungan organisasi yang cukup nyata dirasakan karyawan secara langsung
CREATIVE PERFORMANCE: DAMPAK WORK ENVIRONMENT DAN CREATIVE SELF-EFFICACY (Studi Kasus di PT. Putra Mojo Maju Jaya Abadi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak work environment (WE) terhadap creative performance (CP) melalui mediasi creative self-efficacy (CSE) karyawan PT. Putra Mojo Maju Jaya Abadi. Jenis penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan adalah sebanyak 67 responden dengan teknik purposive sampling. Proses perhitungan dan analisis penelitian menggunakan progam aplikasi software Partial Least Square (PLS). Metode pengumpulan data penelitian dilakukan dengan penyebaran kuisioner dengan menggunakan skala likert lima poin sebagai alat ukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas lingkungan kerja akan mempengaruhi tingginya efikasi diri kreatif yang selanjutnya akan mempengaruhi kreativitas seseorang dalam bekerja. Namun kualitas lingkungan kerja tidak mempengaruhi langsung creative performance seseorang
PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN ANTESEDENNYA TERHADAP TOLERANSI RISIKO DENGAN MODERASI FAKTOR DEMOGRAFI PADA PEKERJA MUDA DI INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh literasi keuangan dan antesedennya terhadap toleransi risiko dengan moderasi faktor demografi pada pekerja muda di Indonesia. Anteseden dalam penelitian ini menggunakan Pendidikan Keuangan, Pengetahuan Keuangan, Sikap Keuangan dan Perilaku Keuangan. Penelitian dimoderasi oleh faktor demografi yaitu jenis kelamin dan status pernikahan. Penelitian dilakukan terhadap 580 pekerja muda di Indonesia khususnya di JABODETABEK melalui survey online (google-form). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan teknik SEM (Structural Equation Modeling), untuk menguji efek moderasi peneliti menggunakan Multigrup Analysis. Penelitian ini menghasilkan bahwa literasi keuangan dan anteseden memiliki pengaruh positif pada toleransi risiko, sedangkan faktor demografi seperti jenis kelamin dan status pernikahan masing-masing memiliki pengaruh pada toleransi risiko
MINAT PENGGUNAAN CASHLESS PAYMENT SYSTEM – DOMPET DIGITAL PADA MAHASISWA DI FE UNJ
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh: a) self-efficacy terhadap perceived ease of use; b) self-efficacy terhadap perceived usefulness; c) perceived risk terhadap perceived usefulness; d) perceived risk terhadap intention to use; e) perceived usefulness terhadap intention to use; f) perceived ease of use terhadap intention to use; g) perceived ease of use terhadap perceived usefulness; untuk produk dompet digital pada mahasiswa di FE UNJ. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode survei, yaitu dengan membagikan kuesioner. Setelah data terkumpul akan dilakukan pengujian terhadap validitas dan reliabilitas instrumen, yang dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan SEM (Structural Equation Modeling) dengan bantuan program Amos 20.0. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang positif dan signifikan: a) self-efficacy terhadap perceived ease of use, b) perceived risk terhadap perceived usefulness, c) perceived risk terhadap intention to use, serta d) perceived ease of use terhadap perceived usefulness.
Kata kunci: self-efficacy, perceived risk, perceived usefulness, perceived ease of use, intention to use, mahasiswa, FE UN
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN
This study aims to determine (1) The influence of organizational culture on the work motivation of PT Posmi Steel Indonesia's employees, (2) The influence of the work environment on the work motivation of PT Posmi Steel Indonesia's employees, (3) The influence of organizational culture on PT Posmi Steel Indonesia's employee job satisfaction, (4) The influence of the work environment on PT Posmi Steel Indonesia's employee job satisfaction, (5) The effect of work motivation on PT Posmi Steel Indonesia's employee job satisfaction, (6) The influence of organizational culture and work environment on the work motivation of PT Posmi Steel Indonesia's employees, and ( 7) The influence of organizational culture and work environment on work motivation and job satisfaction of employees of PT Posmi Steel Indonesia.
The sample used in this study were 215 respondents from permanent employees of PT. Posmi Steel Indonesia. The statistical tests used are validity, reliability and path analysis.
The calculation results show that: (1) organizational culture has a significant effect on the work motivation of PT Posmi Steel Indonesia's employees, (2) the work environment has a significant effect on the work motivation of PT Posmi Steel Indonesia's employees, (3) organizational culture has a significant effect on job satisfaction of PT Posmi employees Steel Indonesia, (4) Work environment has a significant effect on job satisfaction of PT Posmi Steel Indonesia's employees, (5) Work motivation has a significant effect on job satisfaction of PT Posmi Steel Indonesia's employees, (6) Organizational culture and work environment have a significant effect on the work motivation of PT employees Posmi Steel Indonesia, and (7) Organizational culture and work environment significantly influence work motivation and job satisfaction of PT Posmi Steel Indonesia employees
SURVEI INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT (IKM) PENGGUNA JASALAYANAN KESEHATAN BPJS DI RS HASAN SADIKIN BANDUNG
Tujuan penelitian ini adalah: 1. Menilai indeks kepuasan pelanggan pengguna jasa kesehatan BPJS di RS Hasan Sadikin Bandung. Unit analisis adalah pengguna jasa pelayanan kesehatan BPJS yang berobat rawat jalan di poliklinik RS Hasan Sadikin Bandung. Hasil analisis deskriptif menunjukan; (1). Indeks Kepuasan Publik (IKM) pelanggan jasa pelayanan BPJS kesehatan di RS Hasan Sadikin Bandung sebesar 3,56988 dengan kriteria Sangat Baik. Hasil analisis dari masing-masing parameter IKM dapat terlihat sebagai berikut; (1). Prosedur pelayanan Baik dengan skor 3,00; (2) Persyaratan pelayanan Sangat Baik dengan skor 3,67; (3) Kejelasan petugas pelayanan Sangat Baik dengan skor 3,67; (4) Kedisiplinan petugas pelayanan Sangat Baik dengan skor 3,80; (5) Tanggung jawab petugas pelayanan Sangat Baik dengan skor 3,73; (6) Kemampuan petugas pelayanan Sangat Baik dengan skor 3,60; (7) Kecepatan pelayanan Baik dengan skor 3,00; (8) Keadilan mendapatkan pelayanan Sangat Baik dengan skor 3,67; (9) Kesopanan dan keramahan petugas Sangat Baik dengan skor 3,60; (10) Kewajaran biaya pelayanan Sangat Baik dengan skor 3,60; (11) Kepastian biaya pelayanan Sangat Baik dengan skor 3,80; (12) Kepastian jadwal pelayanan Sangat Baik dengan skor 3,80; (13) Kenyamanan lingkungan Sangat Baik dengan skor 3,67; dan (14) Keamanan pelayanan Sangat Baik dengan skor 3,67. Dengan demikian didapat nilai indeks sebesar 3,56988, selanjutnya nilai IKM setelah dikonversi (Nilai Indeks x Nilai Dasar), yaitu; 3,56988 x 25 = 89,247
PENGARUH PELATIHAN, MOTIVASI, KOMPETENSI TERHADAP KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA
Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan keterkaitan pelatihan,kompetensi, dan motivasi aktualisasi diri terhadap kinerja SDM serta meyusun model peningkatan kinerja SDM yang optimal. Variabel independen dalam penelitian yaitu pelatihan, kompetensi, dan motivasi aktualisasi diri.Variabel dependennya adalah kinerja SDM.Serta variabel interveningnya adalah kompetensi. Populasi dalam penelitian yaitu karyawan tetap yang terdapat di PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda.Sampel dihitung memakai rumus slovin dan hasilnya 177 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, beberapa jurnal terdahulu, wawancara, dan kuesioner yang disebarkan langsung. Metode analisis yaitu deskriptif dan statistik. Hasil menunjukkan variabel pelatihan, kompetensi, dan motivasi berpengaruh positif terhadap kinerja SDM dan pelatihan berpengaruh secara tidak langsung terhadap kinerja SDM melalui variabel intervening kompetensi
BAGAIMANA DAMPAK TRANSAKSI NON TUNAI DAN INFLASI TERHADAP JUMAH UANG YANG BEREDAR
ABSTRAK
Transaksi non tunai kini semakin banyak digunakan dalam bertransaksi. Selain lebih praktis, mudah dan cepat, transaksi non tunai memiliki pengaruh terhadap kebijakan moneter di Indonesia. Dalam kebijakan moneter, transaksi non tunai mempengaruhi tingkat jumlah uang beredar di masyarakat. Selain itu, terdapat faktor lain yang dapat mempengaruhi jumlah uang beredar yaitu inflasi. Transaksi non tunai pada penelitian ini menggunakan ATM debet, ATM kredit dan uang elektronik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti pengaruh transaksi non tunai terhadap jumlah uang beredar di Indonesia dengan inflasi sebagai variabel moderasi selama tahun 2015- 2018. Pengumpulan data menggunakan data sekunder dan teknik analisis yang digunakan adalah uji Moderating Regression Analysis (MRA). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan adalah transaksi non tunai memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah uang beredar dan inflasi mampu memperkuat hubungan transaksi non tunai terhadap jumlah uang beredar.
Kata Kunci: ATM debet. ATM kredit, uang eletronik, inflasi, jumlah uang beredar (M1)
ABSTRACT
The use of Non-cash transactions in society are increasing recently. It is more practical, easy and fast, moreover non-cash transactions have an influence on monetary policy in Indonesia. In monetary policy, non-cash transactions affect the level of money supply. In addition, there are other factors that can affect the money supply, namely inflation. Non-cash transactions in this study use a debit ATM, credit ATM and electronic money. The purpose of this study is to obtain evidence of the effect of non-cash transactions on the money supply in Indonesia with inflation as a moderating variable during 2015-2018. Data collection is based on secondary data and the analysis technique used is Moderating Regression Analysis (MRA) test. This research results that non-cash transactions have a positive and significant effect on the money supply and inflation is able to strengthen the relationship of non-cash transactions and the money supply.
Keywords: Debit AT, ATM credit, electronic money, inflation, money supply (M1
AN PENGARUH LOKUS KENDALI, KAPABILITAS KEUANGAN, KESEDIAAN KEUANGAN DAN KECANGGIHAN KEUANGAN TERHADAP PERENCANAAN PENSIUN
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lokus kendali (locus of control), kapabiltas keuangan (financial capability), kesediaan keuangan (financial willingness) dan kecanggihan keuangan (financial sophistication) terhadap perencanaan pensiun karyawan di DKI Jakarta. Variabel bebas yang digunakan pada penelitian ini adalah lokus kendali (locus of control), kapabiltas keuangan (financial capability), kesediaan keuangan (financial willingness) dan kecanggihan keuangan (financial sophistication). Variabel terikat yang digunakan adalah perencanaan pensiun. Ukuran sampel penelitian ini dihitung menggunakan rumus Krejcie-Morgan dan diperoleh jumlah sampel sebanyak 384 orang. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji asumsi klasik, analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) lokus kendali memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perencanaan pensiun, (2) kapabilitas keuangan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perencanaan pensiun, (3) kesediaan keuangan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perencanaan pensiun, (4) kecanggihan keuangan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perencanaan pensiun
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI PADA KINERJA KARYAWAN PT X
Tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui 1) Deskripsi motivasi kerja, komitmen organisasi, dan kinerja karyawan PT X. 2) Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan PT X, 3) Pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan PT X. Penelitian ini dilakukan terhadap 106 karyawan PT X. Teknik pengumpulan data menggunakan metode survei dengan menyebarkan kuesioner kepada para responden. Kemudian data diproses menggunakan aplikasi SPSS versi 22. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif dan eksplanatori. Hasil regresi menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara motivasi kerja terhadap kinerja karyawan, dan juga antara komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan