11381 research outputs found
Sort by
PENGARUH PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP INTENSI BERWIRAUSAHA MELALUI MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA SISWA KELAS XI DI SMKN 50 JAKARTA
Desvika Suciviana. Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan dan Lingkungan
Keluarga terhadap Intensi Berwirausaha melalui Motivasi sebagai Variabel
Intervening pada Siswa Kelas XI di SMKN 50 Jakarta. Program Studi S1
Pendidikan Administrasi Perkantoran, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas
Negeri Jakarta, 2025.
Tingkat intensi berwirausaha siswa SMK tergolong rendah karena siswa lebih
memilih melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dan bekerja sesuai
dengan jurusan yang dijalani. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan
menganalisis pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung pendidikan
kewirausahaan dan lingkungan keluarga terhadap intensi berwirausaha melalui
motivasi sebagai variabel intervening pada siswa kelas XI di SMKN 50 Jakarta.
Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif melalui pengujian statistik SEMPLS dengan aplikasi SmartPLS. Teknik pengambilan sampel menggunakan
proportionate stratified random sampling. Sampel penelitian ini sebanyak 154.
Pengumpulan data dilakukan dengan metode survei. Hasil penelitian berdasarkan
uji hipotesis, yaitu terdapat pengaruh langsung positif dan signifikan pendidikan
kewirausahaan, lingkungan keluarga, dan motivasi terhadap intensi berwirausaha
dan pengaruh tidak langsung positif dan signifikan pendidikan kewirausahaan
terhadap intensi berwirausaha melalui motivasi sebagai variabel intervening.
Semakin tinggi pengaruh ketiga aspek tersebut, maka intensi berwirausaha siswa
semakin meningkat. Oleh sebab itu, diharapkan sekolah dapat menyusun program
pendidikan kewirausahaan yang menarik, sementara orang tua menciptakan
lingkungan keluarga yang positif dan memotivasi siswa untuk mendalami
kewirausahaan, sehingga dapat meningkatkan intensi berwirausaha siswa.
Kata Kunci: Pendidikan Kewirausahaan, Lingkungan Keluarga, Motivasi, Intensi
Berwirausaha
STUDI TENTANG EFEKTIVITAS STRATEGI PEMASARAN DIGITAL DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK DESSERT
Zafira Husna Salsabila, Studi Tentang Efektifitas Strategi Pemasaran Digital
Dalam Meningkatkan Penjualan Produk Dessert, Skripsi Jakarta: Fakultas
Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta. 2025
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas strategi pemasaran digital dalam
meningkatkan penjualan produk dessert, dengan fokus pada Fudgybro, sebuah
merek dessert lokal yang dikenal melalui keberhasilannya dalam strategi viral
marketing. Penelitian ini menganalisis pengaruh viral marketing, brand awareness,
dan social media marketing terhadap purchase intention dan purchase decision
pada konsumen di Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner sebagai alat pengumpulan
data, dan teknik analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation
Modeling (SEM) dengan bantuan software AMOS. Jumlah sampel yang digunakan
sebanyak 280 responden, yang merupakan pengguna aktif media sosial dan telah
mengenal atau pernah mencoba produk Fudgybro. Pengambilan sampel dilakukan
di lima wilayah kota administrasi DKI Jakarta, yaitu Jakarta Timur, Jakarta Selatan,
Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa viral marketing dan social media marketing berpengaruh positif dan
signifikan terhadap purchase intention maupun purchase decision. Sebaliknya,
brand awareness tidak berpengaruh signifikan terhadap kedua variabel tersebut.
Selain itu, purchase intention ditemukan sebagai variabel yang paling kuat
memengaruhi purchase decision, yang menekankan pentingnya membangun niat
beli dalam strategi pemasaran. Temuan ini memperkuat pentingnya penggunaan
strategi digital berbasis konten viral dan media sosial dalam membentuk perilaku
konsumen dan meningkatkan penjualan, khususnya di industri makanan dan
minuman yang kompetitif.
Kata Kunci: Pemasaran Digital, Viral Marketing, Brand Awareness, Social Media
Marketing, Purchase Intention, Purchase Decision
ANALISIS PENGENDALIAN INTERNAL DALAM PERENCANAAN KEBUTUHAN ASET BARANG MILIK NEGARA OLEH KANTOR PUSAT DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI
AMANDA NUR FADIRAH. Analisis Pengendalian Internal Dalam Perencanaan
Kebutuhan Aset Barang Milik Negara oleh Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea
dan Cukai. Skripsi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Jakarta, 2025.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem pengendalian internal
dalam proses perencanaan kebutuhan aset inventaris Barang Milik Negara (BMN)
tahun 2024 berdasarkan lima komponen Standar Pengendalian Intern Pemerintah
(SPIP) serta 25 prinsip didalamnya. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif
dengan metode analisis deskriptif. Jenis penelitian yang diterapkan dalam
penelitian ini adalah studi kasus. Objek penelitian adalah Kantor Pusat Direktorat
Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), dengan data yang diperoleh dari sumber primer
dan sekunder. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dengan pihak terkait,
sedangkan data sekunder berasal dari dokumentasi yang berkaitan dengan
perencanaan kebutuhan aset inventaris BMN.
Dalam analisis data, penelitian ini menerapkan tiga tahapan utama, yaitu reduksi
data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian
yang didapatkan dari hasil wawancara dan dokumentasi menunjukkan bahwa
penerapan pengendalian internal dalam perencanaan kebutuhan aset inventaris
BMN telah berpedoman pada regulasi yang berlaku. Namun, dalam
implementasinya masih terdapat beberapa aspek yang belum sepenuhnya selaras
dengan prinsip SPIP, sehingga dapat menimbulkan potensi kelemahan dalam
pengelolaan aset BMN, seperti ketidaksesuaian dalam perencanaan dan
pengawasan yang kurang optimal.
Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, penelitian ini merekomendasikan
penyusunan buku saku yang berisi evaluasi tindakan perbaikan yang diperlukan
dalam perencanaan kebutuhan aset BMN seperti saran pembuatan kerangka
konseptual dalam buku saku terdiri dari langkah-langkah pengendalian internal
dalam perencanaan aset kebutuhan BMN atau Standard Operational Prosedur
(SOP) dalam bentuk flowchart. Buku saku ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi
pihak terkait dalam mengatasi celah pengendalian internal serta meningkatkan
efektivitas pengelolaan aset secara lebih sistematis, akuntabel, dan transparan.
Kata Kunci: Komponen Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, Perencanaan
Kebutuhan Aset, Barang Milik Negara, Pengelolaan Aset, Efektivitas Pengendalia
ANALISIS IMPLEMENTASI FLEKSIBILITAS KERJA PADA PT METRA-NET
Keyla Larasati. 2025. 1703521050. Analisis Implementasi Fleksibilitas Kerja
pada PT Metra-Net. Program Studi D4 Administrasi Perkantoran Digital,
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Jakarta.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi fleksibilitas kerja pada
PT Metra-Net dari sudut pandang karyawan. Pendekatan kualitatif digunakan
dalam penelitian ini dengan metode studi kasus dan data diperoleh melalui teknik
observasi, wawancara, serta dokumentasi. Informan dalam penelitian ini
merupakan karyawan yang telah merasakan perubahan sistem kerja dari
konvensional menjadi fleksibel dengan masa kerja lebih dari lima tahun. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kebijakan fleksibilitas kerja dirancang berasarkan
regulasi dari induk perusahaan yang disesuaikan dengan kebutuhan internal. Skema
kerja yang diterapkan yaitu hybrid working dengan 4 hari bekerja di kantor (WFO)
dan 1 hari bekerja dari mana saja (WFA). Dalam implementasinya, perusahaan
memanfaatkan teknologi seperti aplikasi absensi online dan platform meeting
online untuk mendukung produktivitas dan komunikasi tim. Evaluasi kebijakan
secara berkala dilakukan oleh tim Human Capital melalui survei dan coaching
untuk menilai efektivitas dan dampak terhadap karyawan. Temuan penelitian
menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan merasakan manfaat positif dari
fleksibilitas kerja, seperti kemudahan mengatur waktu kerja, peningkatan
kenyamanan saat bekerja, dan keseimbangan antara pekerjaan dengan kehidupan
pribadi. Namun, masih terdapat tantangan dari aspek teknologi dan keterlibatan
kerja antar karyawan. Penelitian ini berfokus pada pengalaman karyawan terhadap
fleksibilitas kerja, sehingga hasilnya tidak dapat digeneralisasi kepada seluruh
karyawan di perusahaan.
Kata Kunci: Fleksibilitas Kerja, Hybrid Working, Implementas
ANALISIS GOVERNANSI PEMERINTAH DESA YANG BAIK PADA DESA CANDIRENGGO KABUPATEN KEBUMEN BERDASARKAN PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 20 TAHUN 2018
REKSA AYUNI. Analisis Governansi Pemerintah Desa yang Baik pada Desa
Candirenggo Kabupaten Kebumen Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri
Nomor 20 Tahun 2018, Skripsi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri
Jakarta, 2025
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prinsip governansi pemerintah desa yang
baik berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang
pengelolaan keuangan desa serta menganalisis kendala yang dihadapi dan analisis
strategi yang telah diterapkan. Objek penelitian ini adalah Desa Candirenggo. Analisis
data penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif
dengan data yang dikumpulkan berupa wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis
data pada penelitian ini juga dibantu menggunakan software Nvivo versi 12 untuk
membantu analisis data.
Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan
prinsip governansi pemerintah desa yang baik dalam pengelolaan keuangan desa, yang
mencakup prinsip transparansi, akuntabilitas, partisipatif, serta tertib dan disiplin
anggaran, belum sepenuhnya diterapkan. Hal ini terlihat dari prinsip transparansi yang
belum menyampaikan informasi secara lengkap melalui papan informasi desa dan
belum mengunggah melalui media digital. Website desa juga belum diperbarui secara
rutin, serta belum tersedia alamat pengaduan resmi yang dapat diakses oleh
masyarakat. Kendala yang dihadapi oleh pemerintah Desa Candirenggo yaitu terkait
dengan Sumber Daya Manusia, perubahan regulasi, penggunaan Teknologi Informasi
serta terdapat kendala lainnya. Strategi yang telah diterapkan oleh pemerintah Desa
Candirenggo yaitu, peningkatan keterbukaan informasi, kepatuhan terhadap regulasi,
upaya peningkatan melalui pelatihan dan sosialisasi, serta pelayanan publik yang
responsif dan efisien. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan
strategi bagi Pemerintah Desa Candirenggo dalam mengatasi kendala yang ada,
termasuk dengan memperoleh fasilitas infrastruktur internet yang memadai, pelatihan
rutin bagi perangkat desa, serta pengembangan teknologi informasi guna mewujudkan
governansi pemerintah desa yang baik dalam pengelolaan keuangan desa.
Kata Kunci: Akuntabilitas, Partisipasi, Pengelolaan Keuangan, Prinsip Governansi,
Tertib dan Disiplin Anggaran, Transparansi
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FINTECH ADOPTION PADA PENGGUNA BCA MOBILE
Dendra Hermawan: “Faktor-Faktor yang mempengaruhi Fintech Adoption
pada Pengguna BCA Mobile”. Skripsi, Jakarta: Program Studi S1 Bisnis
Digital, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Jakarta.
Pembimbing: Prof. Dr. Umi Widyastuti, S.E., M.E. dan Diena Noviarini,
MMSi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Financial Literacy, Perceived
Ease of Use, dan Trust in Fintech terhadap Fintech Adoption pada Pengguna BCA
Mobile. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik survei melalui
kuesioner daring. Penelitian ini melibatkan 200 responden berusia 17–44 tahun
yang berdomisili di DKI Jakarta dan merupakan pengguna aktif BCA Mobile.
Analisis data dilakukan menggunakan teknik Partial Least Squares Structural
Equation Modeling (PLS-SEM) melalui software SmartPLS 4. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa Financial Literacy memiliki pengaruh positif yang signifikan
terhadap Trust in Fintech. Selanjutnya, Financial Literacy memiliki pengaruh
positif yang signifikan terhadap Fintech Adoption. Kemudian, Perceived Ease of
Use memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap Trust in Fintech. Selain itu,
Perceived Ease of Use memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap Fintech
Adoption. Selanjutnya, Trust in Fintech memiliki pengaruh positif yang signifikan
terhadap Fintech Adoption. Kemudian, Financial Literacy memiliki pengaruh tidak
langsung yang signifikan terhadap Fintech Adoption melalui Trust in Fintech.
Selain itu, Perceived Ease of Use memiliki pengaruh tidak langsung yang signifikan
terhadap Fintech Adoption melalui Trust in Fintech. Implikasi dari hasil penelitian
ini menekankan pentingnya peningkatan literasi keuangan dan peningkatan
kemudahan penggunaan untuk mendorong kepercayaan terhadap layanan fintech
yang kemudian dapat meningkatkan adopsi layanan fintech. Temuan ini dapat
dijadikan acuan strategis dalam mengembangkan pendekatan edukatif dan inovatif
oleh BCA Mobile.
Kata Kunci: Financial Literacy, Perceived Ease of Use, Trust in Fintech, Fintech
Adoption, BCA Mobile
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN ISAK 335 DENGAN MENGGUNAKAN MICROSOFT EXCEL PADA MASJID BESAR ASSA’ADAH, KOTA PANGKALPINANG, BANGKA BELITUNG
GIVEN FADILLAH. Penyusunan Laporan Keuangan Berdasarkan ISAK 335
Dengan Menggunakan Microsoft Excel Pada Masjid Besar Assa’adah, Kota
Pangkalpinang, Bangka Belitung. Skripsi, Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis,
Universitas Negeri Jakarta, 2025.
Penelitian ini bertujuan untuk menyusun laporan keuangan Masjid Besar Assa’adah
di Kota Pangkalpinang sesuai dengan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan
(ISAK 335) dengan memanfaatkan aplikasi Microsoft Excel. Sebagai organisasi
nirlaba yang bergerak di bidang keagamaan, masjid memiliki tanggung jawab untuk
menyajikan laporan keuangan yang transparan dan akuntabel guna meningkatkan
kepercayaan masyarakat, khususnya para donatur. Saat ini, laporan keuangan yang
dibuat oleh Masjid Besar Assa’adah masih sederhana, terbatas pada pencatatan
pemasukan dan pengeluaran kas tanpa mengikuti standar akuntansi yang berlaku.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung
dengan pengurus masjid, sementara data sekunder diambil dari dokumen keuangan
masjid yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan ISAK
335, masjid dapat menyusun lima laporan keuangan utama, yaitu laporan posisi
keuangan, laporan penghasilan komprehensif, laporan perubahan aset neto, laporan
arus kas, dan catatan atas laporan keuangan. Penerapan ISAK 335 memungkinkan
pengelolaan laporan keuangan menjadi lebih akurat, sistematis, dan sesuai dengan
kebutuhan pengguna laporan keuangan, terutama donatur dan masyarakat umum.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat praktis bagi Masjid
Besar Assa’adah dalam meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan
keuangannya. Selain itu, penelitian ini juga memberikan rekomendasi kepada
pengurus masjid untuk terus mengikuti pelatihan dalam menyusun laporan
keuangan secara mandiri sesuai dengan standar ISAK 335 agar tercipta pengelolaan
keuangan yang berkelanjutan.
Kata Kunci: ISAK 335, Laporan Keuangan, Organisasi Nirlaba, Microsoft Excel,
Masjid
PENGARUH UPAH MINIMUM PROVINSI (UMP), PENANAMAN MODAL DALAM NEGERI (PMDN) DAN NILAI OUTPUT INDUSTRI BESAR DAN SEDANG TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI PULAU JAWA TAHUN 2012 — 2022
Banyaknya jumlah tenaga kerja yang tersedia menjadikan fenomena ini berdampak
positif bila dapat dikendalikan dengan baik sehingga mampu mendorong
pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Sementara pada kenyataannya terdapat tenaga
kerja yang belum mendapatkan pekerjaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
pengaruh upah minimum provinsi, penanaman modal dalam negeri dan nilai output
produksi pada sektor industry besar dan sedang terhadap penyerapan tenaga kerja
di Pulau Jawa. Data yang digunakan adalah upah minimum provinsi yang berlaku,
total realisasi investasi domestik, dan jumlah nilai output pada sektor industry besar
dan sedang dari tahun 2012-2022 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Data
analisis menggunakan regresi berganda data panel dengan Fized Effect Model. Hasil
penelitian menunjukan bahwa secara simultan upah minimum, penanaman modal
dalam negeri dan nilai output produksi berpengaruh terhadap Penyerapan Tenaga
Kerja. Namun secara parsial Upah Minimum Provinsi tidak memiliki pengaruh
signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Sebaliknya Penanaman Modal Dalam
Negeri dan Nilai Output produksi memiliki pengaruh positif dan signifikan
terhadap penyerapan tenaga kerja
PENGARUH GREEN MARKETING MIX TERHADAP GREEN PURCHASE INTENTION PADA INDUSTRI SPORTS FASHION (STUDI KASUS PADA MEREK NIKE)
Aprilia Zahra, 2025; Pengaruh Green Marketing Mix Terhadap Green
Purchase Intention Pada Industri Sports Fashion (Studi Kasus Pada Merek
Nike). Skripsi, Jakarta: Program Studi S1 Manajemen, Fakultas Ekonomi dan
Bisnis, Universitas Negeri Jakarta, Tim Pembimbing: Prof. Dr. Gatot Nazir
Ahmad, M.Si & Nofriska Krissanya, S.E., M.B.A.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green marketing mix (green
products, green price, green place, dan green promotion) terhadap green purchase
intention pada industri sports fashion khususnya pada produk Nike di wilayah DKI
Jakarta. Dengan meningkatnya kesadaran konsumen terhadap lingkungan,
perusahaan di sektor fashion olahraga perlu memahami faktor-faktor yang
mendorong minat konsumen dalam melakukan pembelian produk ramah
lingkungan. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah kuantitatif dan
pengumpulan data menggunakan metode survei online dengan instrumen berupa
kuesioner menggunakan skala Likert 6 poin yang disebarkan kepada masyarakat di
wilayah DKI Jakarta yang tertarik membeli produk Nike. Teknik pengambilan
sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik purposive sampling
dengan jumlah sampel sebanyak 250 responden. Teknik analisis yang digunakan
untuk mengolah data yang terkumpul adalah uji validitas, uji reliabilitas, dan
hipotesis dengan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil yang
didapat pada penelitian ini meliputi green products memiliki pengaruh terhadap
green purchase intention, green price memiliki pengaruh terhadap green purchase
intention, green place memiliki pengaruh terhadap green purchase intention, green
promotion memiliki pengaruh terhadap green purchase intention. Implikasi teoretis
dari penelitian ini memberikan bukti empirik mengenai pengaruh green marketing
mix terhadap green purchase intention. Penelitian ini memiliki sejumlah implikasi
praktis diantaranya menciptakan ekosistem pemasaran yang mendukung adopsi
produk hijau melalui strategi distribusi, harga, dan promosi, yang berkelanjutan.
Kata kunci: Green Products, Green Price, Green Place, Green Promotion, Green
Purchase Intention, Industri Sports Fashio
PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA SISWA SMKN 3 JAKARTA
Widiastuty Cahyani, 1709620061, Pengaruh Pengetahuan Kewirausahaan dan
Lingkungan Keluarga Terhadap Minat Berwirausaha pada Siswa SMKN 3
Jakarta, Skripsi, Jakarta: Program Studi S1 Pendidikan Administrasi
Perkantoran, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Jakarta, 2024.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara pengetahuan
kewirausahaan dan lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha pada siswa
SMKN 3 Jakarta. Metode penelitian yang peneliti gunakan adalah metode survei.
Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik proportional
sampling. Populasi yang ditetapkan adalah siswa dari jurusan manajemen
perkantoran dan layanan bisnis dan juga jurusan bisnis daring dan pemasaran
sebanyak 177 siswa dengan jumlah sampel 115 responden. Metode penelitian yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kuantitatif. Pengumpulan data
dilakukan melalui kuesioner dengan skala likert dengan media Google Formulir dan
diolah dengan program SPSS versi 21.0. Metode analisis pada penelitian ini adalah
uji statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas, uji
regresi berganda, uji hipotesis (uji t dan uji f) dan uji koefisien determinasi. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pengetahuan kewirausahan memiliki
pengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha. 2) Lingkungan keluarga
memiliki pengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha. 3) Pengetahuan
kewirausahan dan lingkungan keluarga secara simultan memiliki pengaruh
signifikan terhadap minat berwirausaha.
Kata kunci: pengetahuan kewirausahaan; lingkungan keluarga; minat
berwirausah