Institut Seni Indonesia Denpasar

ISI Denpasar | Institutional Repository
Not a member yet
    5337 research outputs found

    PERANCANGAN INTERIOR FASHION BRAND PULL&BEAR DAN FASADE PADA MINI MALL ‘MUNGGU CENTRE’ OLEH PERUSAHAAN B-3 DESAIN

    Get PDF
    Magang/praktik kerja merupakan kegiatan pembelajaran bagi seorang mahasiswa yang akan dididik di lapangan dan lebih diarahkan tentang bagaimana menjadi desainer yang baik dalam mewujudkan suatu bangunan, menata suatu ruangan, serta projek-projek lainnya di suatu perusahaan yang telah dipilih. Sehingga mahasiswa mendapatkan wawasan dan pengalaman berupa bagaimana sistem kerja secara riil atau nyata ketika di lapangan. Mahasiswa melakukan pelaksanaan magang pada suatu perusahaan yang bernama B-3 Desain atau Bali Bagus Building Desain pada kesempatan ini. Perusahaan B-3 Desain ini merupakan perusahaan yang berada di bawah naungan PT. Sri Sedana, kedua perusahaan ini bergerak di bidang konsultan dan kontraktor bangunan arsitektur dan interior. Studio atau kantor perusahaan B-3 Desain ini berlokasi di Jl. Raya Kutuh, Sayan, Ubud, Gianyar - Bali. B-3 Desain ini telah menjalankan beberapa projek-projek arsitektur dan interior, seperti resort/spa, villa, rumah tinggal, dan jenis bangunan komersial lainnya. Salah satu projek yang diberikan dan dilaksanakan kepada mahasiswa adalah projek mini mall Munggu Centre yang berlokasi di Jl. Raya Munggu-Tanah Lot, Badung-Bali. Mahasiswa merancang bagian tampak depan/fasade bangunan dengan konsep dan kriteria desain yang telah disepakati bersama klien. Selain itu, mahasiswa juga merancang interior pada salah satu fashion brand yang bernama Pull&Bear, dan desain interior ini digunakan sebagai master plan dalam mock up denah penataan fasilitas pada ruang-ruang mini mall Munggu Centre. Kata Kunci : Magang/Praktik Kerja, B-3 Desain, Mini Mall Munggu Centre, Fashion Brand Pull&Bea

    Perancangan Font dan Desain Preview Font Two Hand di Alit Desain Studio

    Get PDF
    Font merupakan suatu kumpulan lengkap dari huruf, angka, simbol, atau karakter yang memiliki ukuran dan ciri tertentu. Font merupakan bagian desain grafis yang penting, tanpa font suatu desain sulit dimengerti karena font berisi alfabet dan simbol untuk bahasa non verbal. Bergabung di Alit Desain Studio sebagai mahasiswa Magang/ Praktik Kerja desain komunikasi visual. Penulis tertarik mencoba merancang satu desain font sebagai sebuah karya baru yang berbeda dari desain yang pernah dibuat sebelumya. Font yang dirancang adalah jenis font serif yaitu jenis huruf yang memiliki kait pada bagian ujung strokes (goresan). Selain perancangan desain font penulis juga akan membuat desain media komunikasi visual sebagai media visual yang dimaksudkan untuk menginformasikan tentang adanya Font type baru bernama font Two Hand. Kata Kunci: Desain Komunikasi Visual, Tipografi, Font

    PERANCANGAN FEEDS INSTAGRAM THE AMBENGAN TENTEN DI JANJI DESIGN LAB, DENPASAR

    Get PDF
    Janji Design Lab menjadi tempat penulis dalam pelaksanaan magang/praktik kerja MBKM. Janji Design Lab merupakan perusahaan kreatif penyedia jasa Social Media Management, yang berlokasi di Jl. Imam Bonjol Gg. Rahayu No. 16A, Pemecutan klod, Kec. Denpasar Barat, Denpasar, Bali. Selama pelaksanaan magang/pratik kerja MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka), mahasiswa dipercaya untuk membantu perancangan feeds Instagram The Ambengan Tenten Apartement. Untuk mengetahui sistem manajemen dari Janji Design Lab dalam menangani proyek perancangan feeds ini, dianalisis berdasarkan unsur 6M dalam manajemen, yaitu man, money, machine, materials, methods, dan market. Sedangkan perancangan feeds Instagram The Ambengan Tenten Apartement dilakukan dengan memahami brief dari klien yang kemudian dibuat sebuah konsep “Being More Produktive In Rainy Days” hingga terwujud 9 feeds Instagram The Ambengan Tenten Apartement untuk di bulan November. Tentunya ada hal baru yang ditemukan dari sisi alih pengetahuan, alih keterampilan dan alih teknologi. Beberapa temuan diantaranya adalah alur pengerjaan sebuah proyek brand, mempelajari lebih banyak tentang penggunaan software Adobe Illustrator dan Adobe Lightroom dan juga pengaplikasian Asana sebagai program yang membantu proses manajemen sebuah proyek pada brand. Kata Kunci: Feeds Instagram, Janji Design Lab, The Ambengan Tenten Apartemen

    VISUALISASI BODY-SHAMING DALAM FOTOGRAFI EKPRESI

    Get PDF
    Karya Tugas Akhir (TA) yang berjudul “Visualisasi body-shaming Dalam Fotografi Ekspresi”, pencipta mengambarkan adanya pengaruh yang dapat ditimbulkan akibat polemik yang terjadi dimasyarakat secara luas yakni body-shaming terhadap kesehatan mental seseorang termasuk menurunnya tingkat kepercayaan dan nilai diri atau selfesteem. Tindakan perundungan fisik body-shaming umumnya dilakukan dengan unsur kesengajaan baik secara verbal maupun nonverbal seperti pada sosial media khususnya Instagram. body-shaming dapat diartikan sebagai pemberian komentar negatif yang menjurus kepada penghinaan kepada fisik seseorang. Studi/Projek Independen ini menggunakan foto ekpresi sebagai media yang di dalam medium kanvas. Dalam penciptaanya, pencipta menggunakan beberapa tahapan meliputi ekplorasi, ekprerimentasi, forming, dan finishing. Menggunakan sejumlah teori yang berkaitan dengan body-shaming serta, teori fotografi ekpresi serta teori estetika fotografi. Hasil dari Studi/Projek Independen ini adalah sepuluh buah karya foto ekpresi yang memvisualisasikan perasaan yang dialami korban body-shaming serta bagian-bagian tubuh yang kerap menjadi objek penghinaan. Karya ini masingmasing berjudul Desperate, Fracture dan Impenetrable. Karya ini diciptakan dengan tujuan untuk menggunakan fotografi sebagai sarana untuk meningkatkan kesadaran dalam berprilaku yang baik dan benar sehingga tidak melakukan tindakan perundungan verbal yang berujung pada prilaku body-shaming. Kata Kunci: Visualisasi,body-shaming, Fotografi Ekpres

    SURAT PENCATATAN CIPTAAN Seni Lukis: KIJANG PULANG KE RUMAH IMPIAN

    Get PDF

    CAMANA-WANGSAPATRA-SIDDHAWARA DESA SWABUDAYA NAGASEPAHA

    Get PDF
    Om Swastiastu, Namobudaya, Salam Kebajikan, Rahayu. Terima kasih dihaturkan ke hadapan Hyang Widi Wasa atas asung kertha wara nugraha-Nya, pelaksanaan Nata Citta Swabudaya (NCS) Desa Nagasepaha dapat terlaksana dengan lancar, sukses, dan bermakna. NCS merupakan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, dan Pengembangan Pendidikan (LP2MPP) Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar bermitra dengan Desa Nagasepaha, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Desa Nagasepaha dipilih sebagai mitra NCS karena potensi desa yang layak dikembangkan dalam bidang seni budaya. Adapun kegiatan NCS di Desa Nagasepaha terdiri atas penciptaan tari dan iringan (Murdha Nata Dedarining Aringgit), video promosi Desa Nagasepaha, digital marketing Desa Nagasepaha, produk inovatif, peletakan prasasti NCS ISI Denpasar dan buku monografi Desa Nagasepaha. Kegiatan NCS dilaksanakan dengan saling bersinergi dan bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat yang ada di Desa Nagasepaha. Buku monografi Desa Nagasepaha dengan judul Camana-WangsapatraSiddhawara memberikan gambaran mengenai Desa Nagasepaha dengan potensi sumber daya alam berupa mata air yang dijadikan energi kehidupan serta daya seniman bertalenta di Den Bukit. Camana merupakan sebelas perigi yang mengalirkan tirta amerta di setiap sudut Kampung Naga (Nagasepaha) diantaranya Kayehan Dedari dan Petirtan Taman Sari. Wangsapatra berkaitan dengan latar belakang karma desa sebagai pelukis kaca, seniman anyam mote, seniman emas-perak, wayang dan seniman seni pertunjukkan. Hal ini dibuktikan dengan adanya penetapan lukisan wayang kaca Nagasepaha sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Siddhawara terkait dengan keunggulan kreativitas, inovasi dalam taksu berkesenian masyarakatnya, ditunjukkan dengan pemujaan Dewa Bagus-Sang Taksu di Pura Dalem Nagasepaha. Potensi Desa Nagasepaha dikembangkan melalui program NCS sebagai upaya mendorong pemajuan perekonomian masyarakat setempat sejalan visi NCS, yakni mewujudkan ekosistem seni budaya berkelanjutan. Keluaran NCS yaitu: (1) Murdha Nata: Dedaring Aringgit; (2) Produk inovatif sulam mote menghasilkan purwarupa tempat tisu, stubby cooler, dan gelang mote tri datu. Pengembangan lukis kaca melalui workshop; (3) Digital marketing “Sentra Kerajinan Kampung Naga”; (4) Video promosi “Kampung Naga”; (5) Buku monograf dan artikel; 6) Workshop pembangunan prasasti Nata Citta Swabudaya. Semua produk yang diciptakan hasil dari kegiatan NCS ini telah terdaftar di Sentra Kekayaan Intektual ISI Denpasar “Kerthi Widya Mahardika”. Seluruh tim NCS Desa Nagasepaha menghaturkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Desa Nagasepaha yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan NCS ini. Om Shanti, Shanti, Shanti Om Denpasar, 1 Juni 2022 Nyoman Lia Susanthi, S.S., M.A

    SWAGINA-SAMPANA-RUPASAMPANNA Desa Swabudaya Penglipuran

    Get PDF
    HATUR PIUNING KETUA TIM DESA ADAT PENGLIPURAN Om Swastiastu, Namobudaya, Salam Kebajikan, Rahayu Terima kasih dihaturkan ke hadapan Hyang Widi Wasa atas asung kertha waranugraha-Nya, pelaksanaan Nata Citta Swabudaya (NCS) Desa Adat Penglipuran dapat terlaksana dengan lancar, sukses, dan bermakna. CS merupakan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, dan Pengembangan Pendidikan (LP2MPP) Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar bermitra dengan Desa Adat Penglipuran, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Desa Adat Penglipuran dipilih sebagai mitra NCS karena potensi desa yang layak dikembangkan dalam bidang seni budaya. Adapun kegiatan NCS di Desa Adat Penglipuran terdiri atas rekonstruksi tari dan iringan Baris Presi, pembuatan film dokumenter tari Baris Jojor, pelatihan berbusana adat Bali, tata rias dan sanggul Bali, pelatihan menggambar, membuat ornamen alat-alat upacara, pelatiahan MC, pelatihan pembuatan merchandise melalui cetak resin dan cetak saring, peletakan prasasti NCS ISI Denpasar dan buku monografi Desa Adat Penglipuran. Kegiatan NCS dilaksanakan dengan saling bersinergi dan bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat yang ada di Desa Adat Penglipuran. Buku monografi Desa Adat Penglipuran dengan judul Swagina-Sampana-Rupasampanna memberikan gambaran mengenai Desa Adat Penglipuran dengan potensi sumber daya alam yang dikelilingi oleh hutan bambu dan tanah perkebunan, sehingga suasana desa sangat sejuk, tenang dan nyaman. Secara visual desa adat Penglipuran sangat unik dan menarik, karena Masingmasing pekarangan memiliki angkul-angkul unik sebagai pintu rumah masuk dan memiliki bentuk yang sama antara yang satu dengan yang lainnya. Bentuk angkul-angkul yang seragam dan atapnya terbuat dari tumpukan bambu merupakan identitas dari wajah desa yang sangat artistik. Masyarakat Penglipuran sangat menjunjung tinggi nilai-nilai tradisi yang ada, baik secara fisik maupun non fisik, sehingga Desa adat Penglipuran menjadi destinasi desa wisata yang sangat terkenal di manca negara. Masyarakat Penglipuran sangat makmur karena sangat produktif, selain mengembangkan IKM loloh cemcem dan kunyit, juga banyak terjun sebagai peternak, perajin, dan seniman serta ekonomi masyarakat sangat didukung oleh pariwisata yang semakin meningkat. Selain terkenal karena keunikan permukimannya, Desa Adat Penglipuran juga sebagai desa yang bersejarah. Hal ini dibuktikan dengan adanya monumen perjuangan Anak Agung Anom Mudita yang terletak di bagian selatan desa, dan masyarakat menyebutnya sebagai Pura Dalem Mudita. Melihat Potensi Desa Adat Penglipuran sebagai desa Wisata yang berbasis lingkungan dan adat budaya, maka pelaksanaan NCS sangat tepat sebagai upaya mendorong pemajuan seni budaya masyarakat setempat yang sejalan visi NCS, yakni mewujudkan ekosistem seni budaya berkelanjutan. Seluruh tim NCS Desa Adat Penglipuran menghaturkan terima kasih kepada seluruh prajuru dan masyarakat karena telah memberikan perhatian yang besar dan berkontribusi dalam pelaksanaan NCS ini secara maksimal. Denpasar, 16 Juni 2022 Dr. Drs. I Wayan Suardana, M.S

    METODE PENCIPTAAN SENI LUKIS Melalui Pendekatan: Brainstorming, Tangram dan Interpretasi Semantik

    Get PDF
    KATA PENGANTAR Puja dan puji syukur saya panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, karena dapat menyelesaikan bisa membuat bahan pembelajaran Metode Penciptaan Seni Lukis Melalui Pendekatan: Brainstorming, Tangram dan Interpretasi Semantik. Buku ini sebagai upaya melengkapi proses pembelajaran seni lukis yang terstruktur dengan tahapan-tahapan untuk mencapai apa yang menjadi tujuan pembelajaran, yaitu berkarya seni lukis dengan kemampuan untuk menggali ide-ide dan sebagai kunci untuk kreativitas. Metode pembelajaran dengan alternatif-alternatif berbagai pendekatan merupakan cara-cara yang ditempuh para pengampu mata kuliah Seni Lukis (Seni Lukis Pemandangan, Seni Lukis Alam Benda, Seni Lukis Modern, Seni Lukis Kontemporer) untuk menciptakan situasi pengajaran yang menyenangkan dan mendukung bagi kelancaran proses belajar dan tercapainya prestasi belajar yang memuaskan. Hal ini diharapkan agar setiap mahasiswa dapat lebih memahami dan mampu mengembangkan konsep gagasan dan metodologi seni lukis dalam riset dan kemampuan teknik. Dengan harapan kemampuan mahasiswa sebagai seorang pelukis bisa melukis secara akademis, berangkat dari riset, berdasarkan pengamatan, pengalaman dan internalisasi diri. Kemudian dibuat prosedur berkarya seni lukis, dengan berbagai pendekatan sehingga lahirnya sebuah karya menjadi pengetahuan yang bermakna. Pembelajaran seni lukis bukan saja bagaimana bisa melukis dengan baik dan mampu secara teknis dan gagasan. Tetapi juga belajar seni lukis mengetahui bagaimana sebuah karya seni menjadi sebuah karya seni. Sejalan dengan perkembangan zaman, yang disebut dengan seni bukan saja dari karya seninya kemampuan teknik membuat karya, tapi juga mempunyai pengetahuan seni, yang menjadi karya itu disebut dengan seni. Buku kecil ini dimaksudkan untuk menggarisbawahi metode dalam beberapa tahap proses kreatif dengan meminjam/ mempergunakan pendekatan Brainstorming, Tangram dan Interpretasi Simantik sehingga akan terbuka ruang-ruang imajiner dan kebolehjadian dalam proses kreatif. Konsep-konsep yang dikemukakan dalam brainstorming dapat dipergunakan untuk menggali ide-ide dan sebagai kunci untuk membuka semua pintu dan menawarkan hasil-hasil yang sangat mengejutkan. Memacu meningkatkan kemampuan mengkaitkan apa yang lazimnya tidak terkait, merelevankan suatu relasi yang sebelumnya tidak relevan. Tangram dapat menolong untuk mendapatkan identitas baru dari yang sederhana, dari hal-hal kecil yang ada dan hidup disekitar kita karena disitu tergelar serta terpendam potensipotensi yang penting dan berarti untuk membuka imej-imej yang bergema. Sedangkan interpretasi semantik mampu memberikan kerangka pengalaman yang lebih komprehensif, dengan memasuki relung-relung relasi yang tersembunyi dari suatu fenomena. Secara operasional semantik dapat membantu untuk melihat hubungan antara subtansi karya seni lukis dan bahasa ungkap/ekspresinya. Hal di atas sesuai dengan tulisan Victor Shklovsky, seorang ahli estetika dari Rusia menulis: Seni muncul untuk membantu kita menemukan sensasi hidup: seni muncul untuk membuat kita merasakan sesuatu, membuat batu menjadi ”berbatu”. Tujuan dari seni adalah memberi sensasi pada suatu obyek seperti yang terlihat, bukan seperti yang terkenali. Teknik dari seni adalah untuk membuat sesuatu “tidak lazim‛. Terselesaikannya buku ini adalah berkat adanya dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak. Untuk itu, pada kesempatan yang baik ini, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pihak-pihak yang secara langsung maupun tidak langsung membantu terlaksananya penerbitan buku ini. Untuk itu, pada kesempatan yang baik ini, editor menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada: 1. Rektor Institut Seni Indonesia Denpasar, Prof. Dr. I Wayan Adnyana, S.Sn., M.Sn atas segala dukungannya terhadap penulisan buku ini dari sejak perencanaan, proses penulisan, hingga ke tahap penerbitan; 2. Kepala LP2MPP Institut Seni Indonesia Denpasar, Dr. I Komang Arba Wirawan, S.Sn., M.Si yang telah memberikan arahan, dan memfasilitasi proses penerbitan buku ini. 3. Dr. A.A. Gde. Bagus Udayana, S.Sn, M.Si, Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Denpasar beserta jajarannya atas dukungan moral, sarana, dan prasarana yang sangat berharga; 4. Kepada pihak-pihak lainnya yang namanya tidak bisa disebutkan satu persatu yang juga telah memberikan dukungan sepanjang proses penerbitan buku ini. Disadari bahwa buku ini masih jauh dari sempurna, oleh sebab itu kritik dan saran para pengguna dan pembaca buku ini sangat diharapkan. Akhirnya, dengan segala kekurangan dan keterbatasannya, buku ini dipersembahkan kepada pembaca, semoga bermanfaat adanya. I Wayan Setem tapi dari pengetahuan seni. Karya seni lahir bukan saja dar

    Kekuatan

    Get PDF

    CAMANA-WANGSAPATRA-SIDDHAWARA DESA SWABUDAYA NAGASEPAHA

    Get PDF
    Om Swastiastu, Namobudaya, Salam Kebajikan, Rahayu. Terima kasih dihaturkan ke hadapan Hyang Widi Wasa atas asung kertha wara nugraha-Nya, pelaksanaan Nata Citta Swabudaya (NCS) Desa Nagasepaha dapat terlaksana dengan lancar, sukses, dan bermakna. NCS merupakan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, dan Pengembangan Pendidikan (LP2MPP) Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar bermitra dengan Desa Nagasepaha, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Desa Nagasepaha dipilih sebagai mitra NCS karena potensi desa yang layak dikembangkan dalam bidang seni budaya. Adapun kegiatan NCS di Desa Nagasepaha terdiri atas penciptaan tari dan iringan (Murdha Nata Dedarining Aringgit), video promosi Desa Nagasepaha, digital marketing Desa Nagasepaha, produk inovatif, peletakan prasasti NCS ISI Denpasar dan buku monografi Desa Nagasepaha. Kegiatan NCS dilaksanakan dengan saling bersinergi dan bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat yang ada di Desa Nagasepaha. Buku monografi Desa Nagasepaha dengan judul Camana-WangsapatraSiddhawara memberikan gambaran mengenai Desa Nagasepaha dengan potensi sumber daya alam berupa mata air yang dijadikan energi kehidupan serta daya seniman bertalenta di Den Bukit. Camana merupakan sebelas perigi yang mengalirkan tirta amerta di setiap sudut Kampung Naga (Nagasepaha) diantaranya Kayehan Dedari dan Petirtan Taman Sari. Wangsapatra berkaitan dengan latar belakang karma desa sebagai pelukis kaca, seniman anyam mote, seniman emas-perak, wayang dan seniman seni pertunjukkan. Hal ini dibuktikan dengan adanya penetapan lukisan wayang kaca Nagasepaha sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Siddhawara terkait dengan keunggulan kreativitas, inovasi dalam taksu berkesenian masyarakatnya, ditunjukkan dengan pemujaan Dewa Bagus-Sang Taksu di Pura Dalem Nagasepaha. Potensi Desa Nagasepaha dikembangkan melalui program NCS sebagai upaya mendorong pemajuan perekonomian masyarakat setempat sejalan visi NCS, yakni mewujudkan ekosistem seni budaya berkelanjutan. Keluaran NCS yaitu: (1) Murdha Nata: Dedaring Aringgit; (2) Produk inovatif sulam mote menghasilkan purwarupa tempat tisu, stubby cooler, dan gelang mote tri datu. Pengembangan lukis kaca melalui workshop; (3) Digital marketing “Sentra Kerajinan Kampung Naga”; (4) Video promosi “Kampung Naga”; (5) Buku monograf dan artikel; 6) Workshop pembangunan prasasti Nata Citta Swabudaya. Semua produk yang diciptakan hasil dari kegiatan NCS ini telah terdaftar di Sentra Kekayaan Intektual ISI Denpasar “Kerthi Widya Mahardika”. Seluruh tim NCS Desa Nagasepaha menghaturkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Desa Nagasepaha yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan NCS ini. Om Shanti, Shanti, Shanti Om Denpasar, 1 Juni 2022 Nyoman Lia Susanthi, S.S., M.A

    4,402

    full texts

    5,337

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    ISI Denpasar | Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇