Institut Seni Indonesia Denpasar

ISI Denpasar | Institutional Repository
Not a member yet
    5337 research outputs found

    Penyebaran Pratisentana I Dewa Gdong Artha

    Get PDF
    Kodifikasi sejarah merupakan sebuah bentuk proses pengisahan peristiwa-peristiwa masalalu. Terlepas dari keotentikan pengisahan tersebut, proses ini sangat erat kaitannya dengan sikap, pendekatan, atau orientasi hidup manusia. Oleh karena itu, perbedaan pandangan terhadap masa lalu yang pada dasarnya adalah objektif dan absolut, pada gilirannya akan menjadi suatu kenyataan yang relatif (Dudung,2007). Sebab, faktafakta sejarah ibarat kepingan-kepingan puzzle berserakan dimana-mana. peneliti berperan merangkai kembali kepingankepingan ini, dengan baik dan benar. Dalam proses ini, kepingankepingan fakta dituangkan oleh peneliti dalam bentuk tulisan, cerita atau yang sering disebut historiografi (penulisan sejarah)

    CEREMONIAL SINGING: KIDUNG AS RELIGIOUS PRAXIS IN CONTEMPORARY BALI

    Get PDF
    Kidung is Balinese ritual hymn or canticle, typically recited in a homophonic choir by a grop of local singers based on a pre-existing text to accompany religious celebrations. Selected lyric of kidung verse is deliberately recited for a number of ritual reasons. The role of kidung is to complete the ritual and religious celebration as the fifth Gita. The four related ritual gitas or sacred sounds include the sound of symbolic narrative forms (Swara Yantra Abinaya) of wayang puppetry, infused with edification and devine philosophy; the sound of Gamelan music accompanying temple dances (may it be a female Rejang dance, Makerab dance, Sutri, Pendet dance, or male Baris warrior dance, Sandaran dance, etc.); the sound of Kulkul wooden bell, and the sound of Veda / mantra incantation recited by the temple priest, who invariably leads the ritual ceremony. Kidung hymn and gamelan music together create Vadyagita. The dance and the mantra incantation together create Nertya Puja, which creates devine matrix of the on-going ritual ceremony. Almost no Hindu-Balinese religious ceremony (yadnya) is complete without kidung singing with lyrics drawn from Middle Javanese literature. Kidung is used for the panca yadnya (five ceremonies) namely: dewa yadnya (for god), bhuta yadnya (lower spirit), rsi yadnya (for priest), pitra yadnya (for ancestor), and manusa yadnya (for human), with the appropriate kidung text selection. This singing supports the solemnity of spiritual practice of singers and listeners, perfecting the ceremony as an offering of expressive communication. Keywords: kidung, yadnya, Hindu-Balinese relig

    Tersedia Template, Proses Desain dalam Hitungan Jam

    Get PDF

    SURAT PENCATATAN CIPTAAN Seni Pertunjukan: Tari Murdha Nata Sekar Gadung

    Get PDF

    BUKU: Tari Kreasi Baru Arjuna Tapa

    Get PDF
    Kata Pengantar Puji syukur kita panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat-Nya penyusunan Buku Ajar ini dapat terselesaikan tepat pada waktunya tanpa hambatan atau rintangan yang berarti. Walaupun penulis sadari bahwa Buku Ajar ini masih jauh dari sempurna. Penulisan Buku Ajar ini sebagai pertanggungjawaban untuk memenuhi Pelaksanaan Penelitian dan Penciptaan Seni (P2S) bagi Dosen ISI Denpasar oleh Lembaga Penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat dan Pengembangan Pendidikan (LP2MPP) ISI Denpasar. Tujuan Buku Ajar ini dalam rangka meningkatkan kemampuan penciptaan tari yang menempuh Mata Kuliah Koreografi Tari sebagai Mata Kuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK) dengan istilah Koreografi Tari. Dengan adanya Buku Ajar ini diharapkan mahasiswa dapat mengetahui bagaimana membuat atau merancang struktur ataupun alur sehingga menjadi suatu pola gerakan-gerakan tari yang menjadi satu kesatuan tari yang utuh. Secara garis besar, buku ajar ini memberikan pengetahuan secara mendasar tentang Koreografi Tari Kreasi Baru Arjuna Tapa melalui proses penciptaan yaitu penjajagan, percobaan, danpembentukan. Pada kesempatan ini, tidak lupa penyusun meyampaikan rasa terima kasih yang sedalam- dalamnya kepada: 1. Bapak Prof. Dr. I Wayan Adnyana, S.Sn., M.Sn, selaku Rektor Institut Seni Indonesia Denpasar yang telah memberikan kesempatan dalam penulisan buku ajar ini. 2. Bapak Dr. I Komang Arba Wirawan, S.Sn.,M.Si, selaku Ketua LP2MPP Institut Seni Indonesia Denpasar yang telah memberikan kesempatan dan memberikan dana melalui Penelitian dan Penciptaan Seni (P2S) ISI Denpasar. 3. Bapak Dr. I Ketut Garwa, S.Sn.,M.Sn, selaku Dekan Fakultas Seni Pertunjukan yang memberikan peluang dalam kesempatan ini. 4. Rekan-rekan penulis, I Gede Oka Surya Negara, SST.,M.Sn, dan I Gede Mawan, S.Sn.,M.Si, yang telah berjuang keras untuk mengerjakan dan membantu mengkoreksi isi atau materi buku ajar ini. 5. Kepada semua pihak baik dosen, mahasiswa ISI Denpasar yang tak dapat penulis sebutkan satu persatu, yang telah membantu sehingga buku ajar ini bisa terwujud tepat pada waktunya. Mudah-mudahan Buku Ajar ini dapat bermanfaat dan memperlancar bagi proses belajar mengajar di Institut Seni Indonesia Denpasar. Bagi mahasiswa agadapat digunakan sebagai pedoman dalam Koreografi Tari. Untuk itu saran dan kritik demi kesempurnaan Buku Ajar ini sangat kami harapkan. Denpasar, 17 Oktober 2022 Penuli

    SURAT PENCATATAN CIPTAAN Musik Karawitan: URIP ING GENI

    Get PDF

    Sociality of Rats

    Get PDF
    My recent exploration of nee farming with the dynamics of life m the fields has stimulated my creativrty Mice are one of them. Rats are often agncultural pests, but m Balinese belief, rats are also valued as Jro Ketut and the vehicle of Lord Ganesha Of course this rs a duality. The nature of mice that like to hide, when they appear they run with agile movements, Jump and swim reliable. Rats are also the most social and sociable rodents. Based on a number of realitres about rats, the creator mspires to created an installation sculpture wrth a number of rats 1n their social attitudes

    "Bergerak Bersama !!!"

    Get PDF

    SURAT PENCATATAN CIPTAAN Seni Terapan: PIRING DEKORASI DREAM FANTASY

    Get PDF

    4,402

    full texts

    5,337

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    ISI Denpasar | Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇