Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
University of Nahdlatul Ulama Surabaya RepositoryNot a member yet
11472 research outputs found
Sort by
GAMBARAN PRAKTIK BAIK IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERWALI 2022 TENTANG PENANGGULANGAN STUNTING DI PUSKESMAS WONOKUSUMO TAHUN 2024
Puskesmas Wonokusumo telah menunjukkan keberhasilan dalam menurunkan angka kejadian stunting secara drastis, berdasarkan data yang diperoleh, jumlah kasus stunting mengalami penurunan dari 486 kasus pada tahun 2021 menjadi 30 kasus pada tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif yang didasarkan pada Perwali No. 79 Tahun 2022 tentang penurunan stunting, yang telah diterapkan di Puskesmas Wonokusumo, Kota Surabaya. Metode yang digunakaan dalam penilitian ini adalah kualitatif dengan desain penelitian studi kasus, menggunakan teori Merilee. S Grindle (1980). Pemilihan informan penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam yang kemudian dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi gizi spesifik melalui posyandu di Puskesmas Wonokusumo berperan penting dalam penanganan stunting. Program yang dijalankan meliputi Pemberian Makanan Tambahan (PMT), multivitamin laduni, Tablet Tambah Darah (TTD) untuk ibu hamil, imunisasi dasar lengkap, serta pemantauan pertumbuhan balita. Program ini dilaksanakan oleh bidan, petugas gizi, dan Kader Surabaya Hebat (KSH) yang berkoordinasi secara terpadu. Selain itu, intervensi gizi sensitif seperti penyuluhan 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dan bantuan sosial untuk masyarakat dengan status sosial ekonomi rendah juga memiliki peran penting dalam penurunan stunting. Berdasarkan hasil penelitian, Puskesmas Wonokusumo telah melaksanakan intervensi gizi spesifik melalui program posyandu dan intervensi gizi sensitif melalui penyuluhan 5 Pilar STBM serta bantuan sosial. Untuk Puskesmas Wonokusumo disarankan agar mempertahankan dan meningkatkan intervensi ini guna menurunkan angka stunting sesuai kebijakan yang berlaku
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI SMPN 27 SURABAYA
Pengetahuan sangat penting diterapkan kalangan remaja. Terutama pada
saat menstruasi sering diabaikan oleh remaja putri. Oleh karena itu saat
menstruasi harus menjaga kebersihan organ reproduksin terutama vagina.
Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan
dengan perilaku personal hygiene menstruasi pada remaja putri di SMPN 27
Surabaya.
Desian penelitian adalah korelasi dengan pendekatan Cross Sectional.
populasi seluruh siswi SMPN 27 Surabaya sebanyak 200 responden
menggunakan tekhnik total sampling Instrumen penelitian yang digunakan
adalah lembar kuisoner dengan skala likert. Data dianalisa dengan Uji Korelasi
Rank Spearman dengan α=0,05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah responden sebanyak 200 orang
terdapat 146 responden (100%) tingkat pengetahuan kurang sedangkan 155
responden (77,5%) perilaku personal hygiene saat menstruasi kurang.
Bedasarkan hasil Uji Rank Spearman dengan nilai kemaknaan α=0,05.
Didapatkan nilai p=0,01 maka hipotesis penelitian (Ho) di tolak, berarti ada
hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi
pada remaja putri di SMPN 27 Surabaya.
Kesimpulan penelitian remaja putri di SMPN 27 Surabaya selurunya
memiliki pengetahuan dan perilaku yang kurang terhadap personal hygiene saat
menstruasi. Diharapkan pihak sekolah dapat memberikan pengetahuan tentang
personal hygiene pada siswi. Sarana pengetahuan dapat berupa buku Kesehatan
atau berupa penyuluhan tentang personal hygiene saat menstruasi
HUBUNGAN STRES AKADEMIK DENGAN KUALITAS TIDUR PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN NURUL HUDA SURABAYA
Stres akademik pada santri terjadi karena perasaan tertekan yang
ditimbulkan dari tugas sekolah formal dan non-formalnya yang bisa mengurangi
durasi tidur santri dari waktu normalnya sehingga dapat menimbulkan kualitas tidur
yang buruk dan mengakibatkan masalah kesehatan. Tujuan penelitian untuk
mengetahui hubungan stres akademik dan kualitas tidur pada santri di Pondok
Pesantren Nurul Huda Surabaya.
Metode penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional.
Populasi sebesar 117 santri dengan jumlah sampel 91 responden dengan cara
pengambilan sampel menggunakan tehnik probability sampling yaitu proportional
stratified random sampling. Variabel independen adalah stres akademik dan
variabel dependen yaitu kualitas tidur. Pengumpulan data menggunakan kuesioner
dan dianalisis menggunakan uji Rank Spearman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar (53,8%) sebanyak 49
responden dengan tingkat stres akademik dalam kategori sedang dan hampir
seluruhnya (83,5%) sebanyak 80 responden mengalami kualitas tidur dengan
kategori buruk. Hasil analisa data ρ ꞊ 0,00 ‹ ɑ ꞊ (0,05) yang menunjukkan bahwa H1
diterima yang artinya terdapat hubungan antara stres akademik dan kualitas tidur
pada santri di Pondok Pesantren Nurul Huda Surabaya.
Stres akademik berhubungan dengan kualitas tidur. Sehingga diharapkan
para santri dapat menggunakan waktu istirahat di siang hari untuk mengerjakan
tugas agar waktu tidur pada malam hari tidak berkurang dan dapat mengurangi
perasaan tertekan karena akademik
HUBUNGAN JENIS KELAMIN, USIA, PENGETAHUAN, STATUS GIZI DAN PERAN PERAWAT DENGAN TERJADINYA PENYAKIT TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS TANJUNGSARI SURABAYA
Tingginya angka ketidakpatuhan minum obat pada penderita TB di Indonesia,
yang masih berada di urutan kedua tertinggi di dunia menurut WHO. Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis hubungan jenis kelamin, usia, pengetahuan,
status gizi, dan peran perawat dengan pasien tuberkulosis (TB) di Puskesmas
Tanjungsari, Surabaya.Metode penelitian yang digunakan adalah analisis
observasional dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh
pasien TB paru yang terdaftar di Puskesmas Tanjungsari dari Juli hingga
Desember 2023, dengan sampel sebanyak 33 pasien. Data dikumpulkan melalui
kuesioner yang mencakup data demografis, tingkat pengetahuan tentang TB,
status gizi, dan peran perawat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden
adalah laki-laki (67%) dengan usia terbanyak di rentang 36-45 tahun (47%).
Sebagian besar responden memiliki status gizi kurang (57%) dan tingkat
pengetahuan cukup (54%). Uji statistik Chi-Square mengindikasikan adanya
hubungan signifikan antara jenis kelamin, usia, pengetahuan, status gizi, dan
peran perawat dengan kejadian TB di Puskesmas Tanjungsari (ρ < 0,05). Temuan
ini menggarisbawahi pentingnya faktor demografis dan peran perawat dalam
penanganan TB. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tambahan
bagi profesi keperawatan dan menjadi dasar pengembangan intervensi kesehatan
yang lebih efektif di masa depan. Penelitian ini memberikan manfaat bagi
puskesmas dalam meningkatkan edukasi dan pencegahan TB ,bagi masyarakat
dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat untuk mencegah penyebaran
TB
THE EFFECTIVENESS OF USING FUN BRAIN TO IMPROVE STUDENTS ENGLISH READING COMPREHENSION
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Fun Brain, sebuah
platform pendidikan, untuk meningkatkan pemahaman membaca bahasa Inggris di
kalangan siswa SMP di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif,
dengan memanfaatkan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan
keterampilan membaca. Temuan menunjukkan bahwa Fun Brain secara signifikan
meningkatkan pemahaman membaca siswa, menyediakan lingkungan belajar yang
menarik dan interaktif yang mendorong retensi dan pemahaman teks bahasa Inggris
yang lebih baik. Selain itu, siswa melaporkan pengalaman positif, menunjukkan
peningkatan motivasi dan keterlibatan. Penelitian ini mendukung integrasi alat
pendidikan digital dalam pembelajaran bahasa, menyoroti potensinya untuk
mengubah pengalaman belajar tradisional
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 3-4 TAHUN MELALUI KEGIATAN FINGER PAINTING DI KBM CAMPUREJO PANCENG GRESIK
Kemampuan motorik halus pada anak KBM Campurejo Panceng Gresik masih
tergolong rendah. Hal ini disebabkan karena metode dan media yang digunakan
kurang menarik. Terlihat dari hasil belajar siswa menunjukkan bahwa 3 dari 15
siswa memiliki kemampuan motorik halus yang baik. Oleh karena itu, perlu
adanya penelitian tindakan kelas berupa finger painting. Tujuan yang ingin
dicapai dalam penelitian ini adalah unutuk mengetahui apakah kegiatan finger
painting dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia 3-4 tahun.
Dalam penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). PTK
dilakukan seorang guru untuk mengatasi permasalahan didalam kelas, PTK ini
menggunakan dua tahap yaitu, observasi dan dokumentasi. Tahap tersebut
merupakan siklus yang berlangsung untuk meningkatkan keterampilan motorik
halus anak melalui kegiatan finger painting.
Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat adanya peningakatan pada setiap siklus.
Pada tahap pra siklus 41% dengan kriteria mulai berkembang, siklus I meningkat
menjadi 66% dengan kriteria berkembang sesuai harapan dan siklus II meningkat
lagi menjadi 93% dengan kriteria berkembang sangat baik. Disimpulkan bahwa
melalui kegiatan finger painting dapat meningkatkan keterampilan motorik halus
anak usia 3-4 tahun KBM Campurejo Panceng Gresik. Meningkatnya kemampuan
motorik halus anak dapat dicapai dalam setiap kegiatan yang dilakukan pada
setiap siklus.
Kesimpulan penelitian ini adalah metode pembelajaran finger painting dapat
meningkatkan motorik halus anak usia 3-4 tahun di KBM Campurejo Panceng
Gresik. Disarankan kepada guru KBM Campurejo Panceng Gresik dapat
menggunakan metode pembelajaran finger painting dengan media pembelajaran
yang lebih menarik dan menyenangkan
THE IMPLEMENTATION OF KAHOOT IN LEARNING ENGLISH VOCABULARY IN JUNIOR HIGH SCHOOL
Penelitian ini menyelidiki peran bahasa Inggris sebagai bahasa global dalam
pendidikan di Indonesia, dengan fokus pada komunikasi, akuisisi pengetahuan,
dan pertukaran budaya. Penelitian ini menyelidiki masalah dalam penguasaan
kosakata bahasa Inggris di kalangan siswa sekolah menengah pertama di
Surabaya dan menilai kegunaan Kahoot, sebuah platform pendidikan online,
dalam meningkatkan pembelajaran kosakata. Dengan menggunakan penelitian
kualitatif deskriptif, penelitian ini menyelidiki implementasi Kahoot dan
dampaknya terhadap keterlibatan siswa dan hasil pembelajaran. Temuan ini
menyoroti kemampuan Kahoot untuk menciptakan lingkungan belajar interaktif
yang meningkatkan retensi kosakata dan motivasi siswa, menekankan
potensinya untuk mendukung pendidikan bahasa Inggris
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA FLASH CARD TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS I SDN SEMOLOWARU SURABAYA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Media Flash Card dalam meningkakan kemampuan membaca siswa kelas I SDN Semolowaru 1 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode desain eksperimen yakni Pre Experimental Design. Bentuk penelitain Pre Experimental Design adalah model One Group Pre-test Post-test Design. Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas I SDN Semlowaru Surabaya. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa pre-test yakni sebelum dan post-test sesudah. Karena hasil akan dibandingkan sebelum dan sesudah diberikan treatment. Validitas instrument yang digunakan yakni validitas konstruk dan menggunakan alat hitung bantu berupa SPSS 25. Analisis data yang digunakan yaitu Teknik analisis kuantitatif deskriptif dengan analisis uji paired t-test. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan tiga hal berikut ini. Pertama kemampuan membaca siswa sebelum menggunakan media flash card di kelas I SDN Semolowaru 1 Surabaya tergolong kurang. Hal ini dibuktikan dalam nilai rata- rata siswa 55. Kedua, kemampuan membaca siswa sesudah menggunakan media flash card di kelas I SDN Semolowaru 1 Surabaya tergolong baik. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata siswa 83,5. Ketiga, ada pengaruh terhadap kemampuan membaca siswa kelas I SDN Semolowaru 1 Surabaya. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan kata lain H1 diterima dan H0 ditolak
PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING PADA MATA PELAJARAN IPAS MATERI GAYA DI SEKITAR KITA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SD
Penelitian pembelajaran inkuiri terbimbing pada mata pelajaran IPAS Materi Gaya di Sekitar Kita terhadap hasil belajar siswa SD. Berdasarkan masalah yang dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa. Hal ini disebabkan karena seringnya penyampaian guru yang kurang variatif pada saat proses pembelajaran, sehingga siswa tidak cukup berani untuk mengkomunikasikan pikiran. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran inkuiri terbimbing pada mata pelajaran IPAS materi gaya di sekitar kita terhadap hasil belajar siswa SD, (2) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa SD setelah diajarkan menggunakan pembelajaran inkuiri terbimbing pada mata pelajaran IPAS materi gaya di sekitar kita, (3) mendeskripsikan respon siswa pada pelaksanaan pembelajaran menggunakan inkuiri terbimbing pada mata pelajaran IPAS materi gaya di sekitar kita terhadap hasil belajar siswa SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan sasaran penelitian di SDN Rungkut Kidul II/581 Surabaya dengan jumlah 28 siswa teknik pengumpulan data menggunakan observasi, test dan pengumpulan angket. Berdasarkan hasıl analisis data dan pembahasan, penulis memperoleh kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini yaitu keterlaksanaan pembelajaran penerapan inkuiri terbimbing pada mata pelajaran IPAS materi gaya di sekitar kita terhadap hasil belajar siswa SD berada pada kategori terlaksana dengan kategori baik dan sangat baik. Pembelajaran inkuiri terbimbing efektif untuk meningkatkan hasil belajar berdasarkan hasil perhitungan uji N-gain score. Sebagaian besar respon siswa menunjukkan hasil bahwa siswa sangat senang dengan penerapan pembelajaran inkuiri terbimbing
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN STUDENTS QUESTION LEARNING (SQL) TERHADAP KETUNTASAN BELAJAR IPA SISWA KELAS 4 DI SD UNGGULAN ZAINUDDIN
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan, hambatan, dan tingkat ketuntasan hasil belajar IPA SD dengan model pembelajaran student questions learning pada siswa kelas IV SD Unggulan Zainuddin. Berdasarkan pretest pada penelitian awal, ketuntasan hasil belajar siswa rendah. Hal ini dapat terlihat dari mayoritas siswa mendapatkan nilai 75. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari - Mei 2024, bertempat di SD Unggulan Zainuddin Ngeni Kecamatan Waru dengan subjek 17 siswa. Penelitian ini dilakukan dengan rancangan penelitian One-Group Pretest-Posttest Design yang mana hasil pembelajaran diukur sebelum dan sesudah perlakuan. Penelitian ini menggunakan dilakukan dengan beberapa tahap dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Alat pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif terhadap data berupa lembar keterlaksanaan pembelajaran dan lembar hasil kerja siswa. Berdasarkan observasi awal pada hasil pretest, terdapat 3 siswa tuntas dan 14 siswa tidak tuntas. Setelah melakukan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran student question learning jumlah siswa tuntas meningkat menjadi 14 siswa dengan persentase ketuntasan 82% dan 3 siswa tidak tuntas dengan persentase 17%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran student question learning dapat digunakan pada saat pembelajaran dan dapat meningkatkan ketuntasan hasil belajar siswa